TUHAN mengukur KasihNYA

Maret 25, 2010 pukul 3:41 pm | Ditulis dalam Apologet | 2 Komentar
Tag: ,

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

John 3:16 For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth on him should not perish, but have eternal life.

Yohanes 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Itulah “ukuran” dari Kasih ALLAH akan dunia ini yang begitu besar.

John 3:18 He that believeth on him is not condemned: but he that believeth not is condemned already, because he hath not believed in the name of the only begotten Son of God.

Ketika ALLAH “mengukur” KASIH-NYA kepada ciptaanNYA, IA menaruhnya kepada ciptaanNYA yang paling tinggi di bumi, sebagai object utama dari segala ciptaanNYA….manusia.

ALLAH Yang adalah KASIH, yang hakekatNYA adalah ROH menjadi manusia. Manusia adalah object utama segala ciptaan ALLAH, dan object utama ini terus dan selalu menjadi pusat perhatian ALLAH, kita bahkan digambarkan bagai biji mataNYA.

Dan “ukuran” yang TUHAN anugerahkan adalah sebesar KASIH KRISTUS, yang rela menumpahkan darahNYA bagi semua orang.

Ciptaan itu jangan disia-siakan, jika disia-siakan, maka buruklah hasilnya…Adam sudah menjadi contoh…
Darah Kristus jangan disia-siakan, jika disia-siakan akan lebih buruk akibatnya daripada menyia-nyiakan ciptaan….

Note:
Hanya melihat dari sudut yang berbeda saja…..

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Seharusnya kasih itu sepanjang masa kan? Kalau di ukur berarti ada batasnya dong. 😆

    • @fitri

      sangat tepat,
      kata “mengukur” di atas hanya sedikit menjelaskan tentang porsi yang tepat… artinya KASIH ALLAH cukup untuk semua manusia bagi siapa saja …apa lagi bagi orang yang percaya kepada DIA,…

      makanya saya buat Note di bawah itu, supaya jangan disalah mengerti seolah-olah “ukuran” manusia sama dengan “ukuran” TUHAN…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: