Tritunggal dan Tritheis

Maret 18, 2010 pukul 11:22 am | Ditulis dalam Apologet | 62 Komentar
Tag: ,

Nomor: Tritunggal Tritheis
1. Secara literal 3 Yang satu Secara literal 3 tuhan
2. Ada 1 Esensi Ada 3 Esensi
3. Ada 3 Pribadi Yang Berbeda Ada 3 Pribadi yang berbeda
4. 3 Pribadi Yang Esa 3 Pribadi yang saling konflik
5. 3 Pribadi tetapi Satu Esensi 3 Pribadi dengan tiga esensi
6. 3 Pribadi Yang independen, setara, dan akur (saling mengasihi) 3 Pribadi yang independen, mungkin setara, dan tidak akur (bisa ada konflik)
7. Contoh: Bapa, Firman dan Roh Kudus adalah 3 Pribadi yang Esa Contoh: untuk menjelaskan perbedaan 3 pribadi dan 3 esensi: Parhobass, Lae Sihotang, Fitria
8. Tritunggal

Sketsa Tritunggal
Tritheis

Sketsa Tritheis
9. Monotheis bukan monotheis/pagan

62 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Hi hi 😀 ada namaku. . .di atas.

    • yah untuk memperjelas saja,….ngga marah kan nick Anda dicatut? hehehe

      • Nggak marah kok. . .

  2. @ Fitri

    Pernyataan sdr Parhobas itu sangat luar biasa dalam memanusiakan penjelasan keTritunggalan Allah itu.
    .
    (Fil 2:5-11)
    Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
    yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
    melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
    Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
    dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    .
    nak Fit yg manis , itulah ayat yg menjadi Ilham Roh Kudus yg spektakuler dlm menerangkan ajaran keKristenan ttg Kesetaraan Kristus dgn dgn ALLAH.
    .
    Bapa yg daripadaNya segala sesuatu ada mewujudkan kasihNya kpd Kristus dalam segala hal apa saja karena memang kehendakNYa supaya Kristus ditinggikan hanya utk kemuliaan NAMA BAPA itu sendiri. Tetapi kesetaraan itu bukanlah yg menjadi prioritas Yesus krn kasihNya kpd BapaNYa. Itu makanya segala ajaran yg berupaya menjelaskan hubungan yg salah antara Yesus dan Allah itu kami sebut menyimpang dari keKristenan.

    Semoga kamu mendapat pencerahan.

    Salam

    • Aku kan tidak bertanya. 🙄 🙄 🙄

  3. Tritunggal itu tiga pribadi yah, bukannya satu pribadi ? Cuma tanya lho 😀

    3 pribadi satu esensi ? Jadi yang esa esensinya ???

    • tabelnya sudah jelas di atas… mohon dibaca

      • Justru setelah membaca tabelnya itu makanya aku menegaskan ke kamu:) Ternyata gicu yah ?

        Itu pendapat semua aliran Protestan dan Katholik atau pendapat sebagian aliran saja ?

      • @lovepassword
        Justru setelah membaca tabelnya itu makanya aku menegaskan ke kamu:) Ternyata gicu yah ?
        yah begitulah adanya..

        Itu pendapat semua aliran Protestan dan Katholik atau pendapat sebagian aliran saja ?
        saya sendiri ngga tahu berapa ribu aliran Protestan di dunia ini dan apa saja doktrin mereka, jadi sangat pasti kalau landasan Anda Doktrin Denominasi Protestan, belum tentu setuju dengan artikel…
        tetapi kalau Anda memasukkan unitarian dan saksi yehova sebagai kristen maka tentu mereka tidak setuju dengan tabel itu… Jadi bisa Anda perjelas denominasi mana yang termasuk Protestan? mengenai Katolik saya kurang paham, tetapi secara umum penjelasan Tritunggal paling tidak hanya merefer ke model penjelasan ala Agutine, Owen dan Boettner

        Tabel di atas adalah gambaran umum dari Tritunggal yang diterima oleh Kristen, sebab landasannya sangat jelas dari Alkitab…

        Tritunggal menjadi doktrin utama kekristenan…

  4. Oke, jawaban yang bagus. Terima kasih deh.

    • hehehe saya ngga butuh pujian koq, yang saya tanya harap dijawab dong, kan gitu…

      Protestan itu yang mana dan siapa saja?

      Note:
      sebab banyak Gereja Protestan pecah bukan karena DOKTRIN yang berbeda, perpecahan hanya karena praktek prosesi keibadahan dan tanggung jawab para penatua/pengurus di dalamnya….sebagai perbandingan Anda bisa membandingkan antara HKI-GKPI-HKBP (tiga gereja yang lahirnya di tanah Batak)

      • Kamu mungkin nggak butuh pujian. Tetapi setidaknya kan ada manusia lain yang senang kalo kamu kupuji. Hi Hi Hi. 😀

        SALAM ya Semuanya.

      • @lovepassword…

        piss piss ngga usah bercabang2 kalimatnya….

        kalau sudah selesai biarkan itu selesai…

        salah satu syarat yang satu paket dengan memaafkan adalah.. melupakan kesalahan orang…

      • Iya Iya..aku kan cuma menggoda. 😀

        Nyamber dikit gicu lho. … 🙂

        Oke deh. Ntar ada yang ngambek beneran bisa berabe. Hi Hi Hi

        Tapi kayaknya sih nggak. Manusia di sini cool semua . Cuma ada yang pringas-pringis ada juga yang sok serius. Itu saja.

        Oke deh Par.

        Salam Semuanya.

      • @Parhobass :

        .sebagai perbandingan Anda bisa membandingkan antara HKI-GKPI-HKBP (tiga gereja yang lahirnya di tanah Batak)

        ===> Biarpun saya rada hobi membaca buku2 agama maupun situs2 agama, tetapi terus terang saya tidak tahu mengenai HKI-GKPI dan HKBP dalam artian : Saya Tidak tahu pendapat masing , beda pendapat mereka ada pada sisi mana, persamaannya dimana – serta tidak tahu mengapa harus ada tiga organisasi itu , apakah ada friksi pribadi ada masalah apa sehingga sampai ada tiga organisasi dsb.

        Kamu pastilah jauh lebih tahu soal itu. Kalo kamu berminat mungkin bisa kamu sambung penjelasanmu.

        SALAM

      • @lovepassword

        mungkin bisa Anda baca di:
        http://www.hkbp.or.id
        http://www.hki-online.or.id
        http://www.gkpi.org

        garis besarnya gini:
        HKBP adalah awal dan sumber utama Gereja/Huria di Batak Toba dan sekitarnya
        HKI pecah dari HKBP karena Orang Pribumi ingin mandiri, “merdeka” dari penginjil2 luar negeri
        GKPI mereformasi HKBP karena adanya “aturan organisasi” yang tidak disetujui

        jadi tidak ada satupun doktrin kekristenan yang disentuh dari pemisahan itu…

  5. Protestan itu yang mana dan siapa saja?

    Mana kutahu? Hi Hi Hi. Kamu saja nggak tahu apalagi aku. 😀

    kalo kamu tanya sama Katholik , perpecahan itu juga dikritik sama Katholik juga. Dengan asumsi karena kebebasan menafsirkan yang sedemikian bebas dengan dalih bimbingan Roh Kudus ( Sola Fide dan Sola Scriptura) , tetapi kok nyatanya justru perpecahannya makin cepat dan sedemikian banyak. Itu bisa kamu baca dalam buku2 tafsir Katholik.

    tapi aku setuju denganmu dalam sisi : Penyebab sebuah perpecahan apapun itu penyebabnya bervariasi : Mungkin memang karena ada perbedaan pendapat, tetapi memang mungkin juga karena friksi pribadi, karena idealisme, karena penyelewengan. Intinya karena ketidakpuasan terhadap yang lama. Pastinya itu.
    Jadi kalo bicara kemungkinan penyebab perpecahan apapun itu – penyebabnya tentu juga macam-macam. Itu masih masuk akal.

    Mungkin bisa karena beda pendapat, bisa juga karena ketidaksukaan pribadi, dsb

    SaLAM

    • @lovepassword

      sebenarnya pernyataan/pertanyaan Anda ini yang membuat saya bertanya demikian:

      Itu pendapat semua aliran Protestan dan Katholik atau pendapat sebagian aliran saja ?

      saya tanya demikian supaya seandainya anda mengutip2 pendapat dari link lain, dan bahkan membawa2 pernyataan Skeptic macam Robert Sheaffer, sehingga kita bisa berdiskusi lebih lanjut, dan kita bisa menjelaskan kenapa aliran Protestan itu ada dan kenapa bisa alirannya tidak diterima (contohnya SSY, dll) khususnya perihal tritunggal…

      Note:
      sangat sulit melihat kebenaran, jika kita harus membandingkan begitu banyak isi kepala orang, padahal sumbernya cuman satu ALKITAB…
      dan ALKITAB menjelaskan dan menekankan pentingnya hubungan pribadi kita sendiri dengan TUHAN, aliasss ada saat menuntut kita “bermain” solo

  6. @ Lovepasword

    Itu pendapat semua aliran Protestan dan Katholik atau pendapat sebagian aliran saja ?
    .
    .

    Baiklah saudaraku Lovepas yg suka selalu ngeyel .. hehehe …

    Dalam sejarah keKristenan sepanjang masa hingga sekarang ini, seluruh pemeluk Kristen yg benar2 sejati dan sesuai dgn apa yg tertulis di Alkitab adalah mereka yg percaya dan menyerahkan dirinya untuk dibaptis dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Lain itu yg tidak mempercayai salah satu dariNya disebut menyimpang dari ajaran benar dalam Kristen. Penyimpangan itu dapat kamu lihat pd ajaran Unitarian, saksi Jehuwa. Walaupun mereka menganggap dirinya Kristen tetapi mereka telah membuat Allah yg Esa itu tdk menurut Kitab Suci.
    Ada catatan kkritis dari seorang Theoloq Guillaume Penguin Bookss 1956 yg mengatakan
    Ajaran keTritunggalan Ilahi dlm keKristenan itu menjadi salah satu “batu sandungan” dlm dialog Kristen-Islam, sehingga telah melahirkan upaya pemikiran dari para teolog Kristen utk minimal merekonstruksi bahkan berupaya mendekonstruksi-kan sama sekali ajaran itu.
    .
    Nah ini menimbulkan tafsiran sesuka hati mereka para Kristiani yg tidak mendengarkan suara Roh Kudus. Dialog dan debat yg tidak berkesudahan antara Islam Kristen ratusan hingga ribuan tahun telah menciderain ajaran Kristen yg murni itu. Karena sejak semula Kristen Purbakala telah mengenal Yesus Kristus adalah Tuhan yg menjelma menjadi manusia. Dia yg di utus Bapa Allah utk melawat manusia berdosa.
    .
    Para Kristiani yg sesat spt Unitarian dsb berupaya memperkenalkan ajaran yg meyimpang itu agar ajaran itu dapat berterima menurut akal dan logika manusia sesuai dgn perdebatan dan pengaruh lainnya. Tetapi Kristen sejati baik itu Gereja Katolik , Protestan dan Ortodoks hanya mengakui kepercayaan mereka yg teguh kpd yg diserukan murid Kristus yg pertama itu.
    .
    Harap kamu catat ya mister Lov
    reaksi Alquran yg kerap kritis dalam tulisan2 di dalamnya thd berbagai bentuk teologia(akidah) Kristen , tidak semua didasarkan atas syahadat Rasuli (pengakuan Iman) murni yg pertama sekali itu. Akan tetapi mereka mengutip dari cara ibadah (sekte2/ bidah sesat/menyimpang) dan ucapan org Yahudi yg membenci kaum Kristen yg benar2 menjadi murid Kristus yg benar .
    .
    Artinya hampir semua penilaian Islam ttg keTritunggalan itu tidak didasarkan kpd paham Kristen yg benar dan yg lurus. Itu makanya di Alquran ada tertulis Allah sesekali tidak beranak dan diperanakkan. Dan contoh yg sangat jelas sangat salah tetapi malah masuk ke dalam kitab suci AQ tsb adalah Allah sesekali bukanlah tiga yg terdiri dari ALLAh, Isa (Yesus) dan Maryam
    .
    .
    Begitu ya love …
    Bagaimana …
    .
    belum ngerti pak Agus ..
    .

    Ya udah tanya lagi …

    • @RAS : pak AGus kamu itu memang penuh semangat . Saking semangatnya kutanya apa kau jawab apa pula. 😀

      Lagian aku itu belum ngeyel lho. Cuma lagi tanya doang kok. 😀 Kalo aku tanya itu ya tanya 😉

      Beneran aku tuh lagi tanya. Ngeyelnya paling ntar-ntar tapi nggak waktu aku tanya itu.

      Coba kamu lihat jawaban Parhobass : Parhobass menduga bahwa aku mungkin akan memberikan link lain dan dia sudah mempersiapkan itu.

      Aslinya aku malah belum kepikiran meskipun memang mau bertanya. Tapi ide ini boleh juga mungkin kapan-kapan bisa kita diskusikan itu : Apakah Trinitas itu sama menurut aliran2 Kristen atau nggak sama.

      Masalahnya dalam prosesnya kan setahuku juga lumayan alot pembahasannya terutama kaitannya dalam memandang hubungan Bapa dan Anak. Jadi memang masih mungkin sisa perbedaan pendapat pada masa lalu itu ada sampai sekarang.
      Tetapi pada saat ini saya lagi nggak pengin ngomongin itu, karena perlu survey dulu itu.

      Ntarlah kalo kapan-kapan kita mau diskusi atau Parhobass mau diskusi itu kita sambung lagi.

      SALAM

      Ajaran keTritunggalan Ilahi dlm keKristenan itu menjadi salah satu “batu sandungan” dlm dialog Kristen-Islam, sehingga telah melahirkan upaya pemikiran dari para teolog Kristen utk minimal merekonstruksi bahkan berupaya mendekonstruksi-kan sama sekali ajaran itu.
      ===> Saya rasa nggak gitu2 amat sudut pandangnya RAS, dalam masing2 agama memang ada perbedaan pendapat. Lha memang ada pendapat aliran2 yang seide dengan agama2 lain ada juga pendapat lain lagi yang lebih besar perbedaannya.

      Anggapan bahwa tafsir itu kompromistis memang bisa saja ada yang seperti itu. Tetapi ada juga yang sejak awal memang diyakini begitu bahkan sebelum interaksi antar agama terjadi.

      Konon katanya konon Kristen Yahudi perdana juga lain dengan Kristen setelah Kristen mengalami perjumpaan dengan Yunani. Salah satunya ada dalam pendapat Ioanes Rakhmat.
      Jadi kalo bicara tafsir yah uas itu. Macem-macem.

      Kalo Parhobass berminat yah kapan2 mungkin bisa kita bahas seberapa banyak sih ragam Trinitas dalam Kristen itu.

      SALAM

  7. @lovepassword

    untuk melanjut penuturan Lae Sihotang, saya buat table baru lagi. Pada umumnya ada 4 hal utama yang menjadikan Doktrin utama Tritunggal sangat hangat:

    Hal Utama Mesias adalah Tuhan Pribadi Yang terpisah Roh Kudus adalah Pribadi Kesetaraan Antar Pribadi
    Alkitab X X X X
    Gereja abad 4 X X X ???
    Ariansm X X
    Modalism X X

    Terlihat jelas bahwa semuanya berdasar Alkitab, cuman jika seseorang mempertahankan hal-hal yang tidak di Alkitab maka akan tercipta aliran-aliran yang salah..dan masalah ini timbul justru bukan di awal kekristenan, malah pada abad2 ke tiga, setelah Kristen sudah merata di timur tengah dan sudah pula sampai ke eropah, sudah menjadi “agama” yang tadinya berupa aliran Jalan Tuhan…

    contoh di atas adalah:
    a. Gereja Abad 4
    Dikatakan tidak ada kesetaraan di antara 3 Pribadi, ini adalah salah satu penyebab pemecah antara Katolik Ortodoks Barat dan Timur. Padahal kalau dibaca ayat kutipan Lae Sihotang di atas maka sangat jelas kesetaraan 3 Pribadi, sebab ALLAH adalah ESA…

    b. Arianism, juga menggunakan Alkitab di dalam segala argumentnya,… tetapi jika Arian membaca Yohanes 1:1, maka sangat jelas bahwa Firman adalah ALLAH…dan sangat jelas, bagaimana orang ini tidak mengakui Roh Kudus sebagai ALLAH yang esa, yang berakibat fatal, sebab Alkitab berkata: “Roh Kudus memampukan kita memanggil YESUS TUHAN”..

    c. Modalism
    Ini sangat terlihat jelas di dalam analogi-analogi yang mengatakan “berganti status”, suatu saat Bapa berganti status dengan Anak, lalu sekarang menjadi Roh Kudus.., dasar Alkitabnya juga ada…
    Tetapi jika dibaca peristiwa pembaptisan YESUS, dan juga peristiwa kenaikan YESUS ke sorga, maka akan sangt jelas, ada 3 Pribadi Yang esa…

  8. Saya rasa tabel kamu itu rada tidak adil. Yang paling atas mestinya tulisannya Parhobass itu 🙂

    Masalahnya ya yang lain2 itu pasti sama kayak kamu juga pasti mengklaim dasarnya Alkitab.

    Lha masalahnya antar aliran itu tentu bukan masalah Kitab Sucinya biasanya bukan itu meskipun bisa saja ada sisi itu. Tetapi biasanya masalahnya adalah bagaimana menafsirkan Kitab Suci. Penekanan pada satu dan lain ayat yang berbeda-beda antar penafsir.

    Sebagai contoh : Misalnya Arianisme mungkin protes tafsir : Firman itu adalah Allah, mereka mungkin menafsirkan seperti ini : Firman itu bersifat Allah atau Firman itu bersifat Ilahi atau dalam Firman itu tercermin sifat2 Allah.
    Jadi itu soal tafsir Parhobass. Soal Bagaimana menafsirkan.

    Kalo menurutmu argumentasi Arianisme tidak membaca salah satu atau salah dua ayat ya itu logika yang tidak terlalu tepat.

    Tidak masuk akal jika kita mengatakan seorang penafsir melewatkan satu atau dua ayat , yang lebih masuk akal adalah bahwa penafsiran seorang penafsir bisa berbeda-beda terhadap satu atau lebih ayat.

    Kurang lebih gambarannya : seperti RAS yang kemarin rada maksa mengatakan lubang jarum itu nama jalan/gang/nama gerbang di Yerusalem dimana unta harus menunduk atau setidaknya barang bawaan harus diturunkan. Tetapi pada sisi lain ada ratusan penafir yang menolak klaim semacam itu dengan alasan mereka : Tidak ada bukti nama jalan itu ada pada jaman Yesus, hiperbola ala itu ternyata sering dipakai Yesus dan masyarakat pada jamannya , sehingga lubang jarum ya memang lubang jarum sebagai sebuah perumpamaan bukan nama gang dsb.

    Kalimat ini bukannya nyamber lho. Saya cuma menjelaskan bahwa ayat yang sama kan masih sangat mungkin ditafsirkan berbeda.

    SALAM

    • Masalah keseteraan antar pribadi saya yakin bukan cuma gereja abad ke 4, dari analisaku sih kemungkinan besar itu juga topik yang masih debatable sampai sekarang 🙂

      Salah satu alasannya misalnya : Yesus tidak tahu kapan akhir jaman, Allah Bapa tahu, dsb. Intinya pada banyak kesempatan terkesan Yesus mencitrakan dirinya memang lebih rendah dari Bapa. Ada banyak ayat yang bisa ditafsirkan demikian, meskipun tentu saja pihak lain juga bisa mengambil ayat yang lain lagi. Tetapi saya rasa itu topik yang masih cukup meriah. Masalahnya juga lagi2 jelas pada cara menafsirkan ayat.

      SALAM

      • @lovepassword
        salah satu pemecah, juga adalah akibat tidak menyelami kata2 orang..

        contohnya:

        saya sebut begini
        Terlihat jelas bahwa semuanya berdasar Alkitab, cuman jika seseorang mempertahankan hal-hal yang tidak di Alkitab maka akan tercipta aliran-aliran yang salah

        Anda nimpalin begini:
        Masalahnya ya yang lain2 itu pasti sama kayak kamu juga pasti mengklaim dasarnya Alkitab.

        kan bingung saya jadinya….

        saya tambahkan lagi,
        karena semua berdasar Alkitab dan membuat “satu” ayat lebih tinggi dari ayat yang lain maka akan tercipta “kekosongan”, yang berujung kepada kecatatan Alkitab itu sendiri..

  9. @ Lovepassword

    Kurang lebih gambarannya : seperti RAS yang kemarin rada maksa mengatakan lubang jarum itu nama jalan/gang/nama gerbang di Yerusalem dimana unta harus menunduk atau setidaknya barang bawaan harus diturunkam
    .
    .
    Nah, kamu bukan pendebat yg baik. Hehehe.. masak kasus yg sdh ditutup msh diangkat pd topik posting ini ? Saya sdh menerangkan tanpa mau tahu apa itu berbagai pendapat org lain (kata sdr Parhobas .. jgn berpatokan dgn berbagai isi kepala org). Karena kamu saja yg spt ngeyel terus tanpa merendahkan hatimu menerima berita keselamatan itu.

    .
    .
    @ Lovepasword
    Masalah keseteraan antar pribadi saya yakin bukan cuma gereja abad ke 4, dari analisaku sih kemungkinan besar itu juga topik yang masih debatable sampai sekaran
    .
    .
    Menurutmu itu debatable !! Tetapi antara perdebatan dan keyakinan hanya setipis benang saja. . Sekarang saya bertanya kpdmu menurutmu sendiri sesuai keyakinanmu bagaimana rupanya kesetaraan yg kamu maksudkan itu. Nanti akan saya beri penjelasan dukung mendukung dgn sdr Parhobas. Perdebatan menurutmu hanya menyesuaikan kpd kesesuaian hasil akhir yg dapat diterima semua orang,walau itu susah utk didapatkan. Kalau menurut saya perdebatan hanya memperkenalkan dan mewartakan hal2 yg tidak kamu pahamin spy kamu mengerti karya apapun yg sangkut menyangkut ttg Kristus Juruselamat itu. Sbg contoh Spt ttg Kalam (Firman Allah) adalah suatu yg sangat kritis contoh model keyakinan Islam dan Kristen yg selalu hangat sp sekarang diperdebatkan
    .
    .
    @ Lovepasword
    Yesus tidak tahu kapan akhir jaman, Allah Bapa tahu, dsb. Intinya pada banyak kesempatan terkesan Yesus mencitrakan dirinya memang lebih rendah dari Bapa.
    .
    .
    Kita memiliki daya argumentasi yg kuat seandainya kita juga mengakui campur tangan Allah dlm berkata2. Sekarang saya tanya .. apakah engkau merasa Allah yg kamu kenalitu menyertai setiap perkataanmu dalam setiap memperkatakan namaNYa. Jangan2 kamu hanya berdebat spt tong gemerincing yg hanya bernyanyi tidak sesuai dgn irama roh di hatimu .
    .
    Artinya ya Lov .. seorang Atheis pun jauh lebih pandai berdebat dgn sangat piawai merangkai kata2 krn dia sudah sedemikian rupa telah mematikan suara hati (rohnya) utk seturut dgn akal budi logikanya. kamu dapat bertanya kpd sdrku Parhobas apa artinya ttg Agnostik itu

    • @RAS : Nah, kamu bukan pendebat yg baik. Hehehe.. masak kasus yg sdh ditutup msh diangkat pd topik posting ini ? ==> Saya cuma memberi contoh bahwa satu ayat pun bisa ditafsirkan berbeda. Kebetulan ada kasus faktual yang bisa kita lihat bersama. Cuma itu saja . Nggak usah mringis gitu dong. Hi Hi Hi . Kemarin kan aku sudah ngomong sama Parhobass pendapatmu walaupun bagiku rada lemah tetapi pendapat saudara Robinson Agus Sihotang masih layak dihargai sepanjang dia juga menghargai tafsir lain yang berbeda tentu.

      Tetapi kalau kau menyalahkan terus mau menjebakku ya silahkan saja kau ulangi lagi my dear. Hi Hi Hi.

      Intinya kan sederhana saja : Saya cuma mau menunjukkan ke kamu : Kamu jangan hobi menyalahkan orang dengan tafsir ala kamu yang aslinya yang sangat mungkin itu mudah dicounter balik.

      Jangan dibiasakan Pak Agus , setiap ayat cuma dijadikan sarana menjebak orang lain, bahkan biarpun kau pikir pengatahuan Alkitabmu setinggi langit sedalam lautan. Piss deh.

      Jangan kau ulangi lagi upaya jebak menjebak yah… ??? Itu sangat kontraproduktif. Hobimu yang senang menghakimi makhluk hidup yang lain bagusnya juga sedikit kau kurangi pelan-pelan. Salam DAMAI deh.

      Saya sdh menerangkan tanpa mau tahu apa itu berbagai pendapat org lain ===> Ada ungkapan :Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

      Kalo kamu hobi menerangkan. Hobimu ngedumel tanpa mau mendengar. Orang lainpun juga akan berbuat serupa.

      Kalo kamu ingin didengar kamu harus mendengar. Itulah isi kitab para Nabi. Kalo kamu mau protes lagi ya ntar juga ada orang yang protes . 😀

      Menurutmu itu debatable !! Tetapi antara perdebatan dan keyakinan hanya setipis benang saja Dan SeterusNya ==> Yang saya diskusikan dengan Parhobass pada saat ini adalah sosiologis historis agama, saya tidak sedang memperdebatkan apa yang kalian percayai . Belajarlah sedikit berpikir lebih tenang Pak Agus tercinta.

      Kamu bisa baca jawaban Parhobass :
      saya tanya demikian supaya seandainya anda mengutip2 pendapat dari link lain, dan bahkan membawa2 pernyataan Skeptic macam Robert Sheaffer, sehingga kita bisa berdiskusi lebih lanjut, dan kita bisa menjelaskan kenapa aliran Protestan itu ada dan kenapa bisa alirannya tidak diterima (contohnya SSY, dll) khususnya perihal tritunggal… ===> Parhobass ingin saya bisa berdiskusi lebih lanjut tetapi : Bahkan saya belum ngomong apa-apa, tanggapanmu sudah sedemikian meriahnya. Hi Hi Hi …Susah susah.. 😦

      RAS..RAS bedakanlah antara berdiskusi dengan berkelahi. Saya dan Parhobass itu sedang serius diskusi , lha kalo sambil mringis mringiss dikit tertawa2 kecil baik dia atau aku ya itu biar nggak terlalu datar saja diskusinya.

      Saranku sih : Biarpun kamu itu ngefans sama Parhobass toh dia juga masih manusia dan Parhobass pun nyadar itu – lha wong Parhobassnya kalem2 saja kok kamu yang esmosi terus-terusan lho.

      Nanti akan saya beri penjelasan dukung mendukung dgn sdr Parhobas. ===> Ya silahkan saja RAS, tetapi kalo aku sih , aku nggak urusan yang ngomong siapa – kalo pas aku setuju ya setuju kalo aku nggak setuju ya nggak setuju. Tapi kalian mau berkolaborasi juga hak kalian itu 🙂

      Tapi Ini saran serius RAS : Kamu itu melihat orang lain terlalu hitam putih. Kamu membiasakan dirimu membuat stigma hitam putih kepada figur sehingga seakan kamu malah mengabaikan pendapat. Ini ajang diskusi tetapi kamu bahkan seakan mengabaikan pendapat karena berpegang erat-erat pada citra makhluk hidup lain.

      Sampai2 kemarin2 waktu aku diskusi sama Mas Dewo kamu juga ikutan nyamber aku , dengan alasanmu yang konyol itu : Kami saja yang notabene bla bla kadang nggak paham apa maksud Mas Dewo apalagi anda yang bla..bla.

      Kalo kamu menyalahkan atau membenarkan pendapat orang, lihatlah pendapatnya. Jangan pendapat ngawur kamu biarkan malah kamu bela karena kamu memandang dia figur manusia yang keren sehingga tidak bisa bersalah.

      Endingnya kau tanya saja sama Parhobass, menurutnya Dewo bener apa nggak pada waktu itu. Saranku itu super duper serius . Mau kamu dengerin apa gak ya itu urusanmu. Tapi ini saran serius bukannya mau nyamber 🙂

      Kita memiliki daya argumentasi yg kuat seandainya kita juga mengakui campur tangan Allah dlm berkata2 ===> Terserah apa pikiranmu itu hakmu – tetapi mudah-mudahan dengan kalimatmu ini kamu tidak sedang mau ngomong bahwa semua pendapatmu tidak bisa salah karena itu identik dengan pendapat Allah sendiri. 😀

      kamu dapat bertanya kpd sdrku Parhobas apa artinya ttg Agnostik itu ===> Apa yang mau kamu katakan dengan kalimatmu ini ?

      Kamu nggak bisa ya bertukar pendapat tanpa selalu mencoba nyamber nyasar ke yang lain-lain ???

      Saya menghargai kebaikanmu RAS. Kamu juga selalu nggak enak ati kan setiap ada serngan kepada agama2 lain. Saat ini aku ngomong itu saja deh. Saya menghargaimu. Terimakasih. SALAM Damai….

      SALAM Pak Agus tercinta
      GBU

    • @RAS tercinta :

      Atheis pun jauh lebih pandai berdebat dgn sangat piawai merangkai kata2 krn dia sudah sedemikian rupa telah mematikan suara hati (rohnya) utk seturut dgn akal budi logikanya

      ===> Masalah Ateis RAS, sebodoh pengetahuan saya : Alasan seseorang menjadi ateis itu kompleks dan tidak bisa disederhanakan ala kamu itu. Hi Hi Hi .

      Seorang ateis bisa saja asalnya dari kelompok fundamentalis kuat. Dulunya pembela agama mati-matian, saking semangatnya membela agama kemudian belajar sedemikian kerasnya ya dalam rangka membela agama itu. Setiap ada serangan dia cari jawabannya , tetapi berangsur-angsur dia merasa kok nggak sreg lalu dengan proses demi proses dia jadi ateis.

      Atau bisa juga sisi sebaliknya ateis berasal dari kelompok liberal yang saking liberalnya dalam menafsirkan kemudian merasa agama sudah nggak punya greng lagi, nggak punya nyala atau sisi yang membedakan dengan non agama. Kemudian dia juga dari ateis.

      Ateis juga bisa berasal dari kemuakan perilaku umat beragama.

      Misalnya dalam kasus Karl Marx. Dia melihat di negaranya sana banyak terjadi ketidakadilan dan tokoh2 agama tidak punya kontribusi dalam mengentaskan kemiskinan. Agama malah dijadikan semacam bemper atau semacam dalih untuk meningkatkan citra kaum kaya, seperti penciptaan kesan : Kaum kaya itu berarti kaum yang terberkati, dsb sementara pada sisi lain Tokoh Agama justru berkolaborasi dengan penguasa korup untuk menindas rakyat miskin. Kaum miskin dininabobokkan dengan ayat2 agama agar tidak memberontak, sehingga kemudian muncullah kalimat legendaris itu : Agama adalah candu dunia.

      Kamu harus melihat bahwa perkembangan gerakan anti agama atau setidaknya gerakan yang mengabaikan agama secara formal asal muasalnya sedikit banyak berasal dari kelakukan kadal buduk tokoh2 agama itu sendiri.

      Lihatlah itu semua , jangan cuma melihat dengan kacamata kuda. Ketika penafsirkan agama yang konyol membuat Abad kegelapan panjang pada suatu masa, maka kemudian muncul kelompok2 yang merasa lelah dengan situasi itu. Ketika penafsiran agama jutru menciptakan kegelapan secara normal saja karena ada sifat mempertahankan diri dalam diri manusia, maka muncul perlawanan terhadap kegelapan itu.

      Agama dijadikan sarana menindas, agama disalahgunakan untuk memperkaya diri, agama dijadikan sarana untuk membenarkan diri dan merasa boleh menghukum orang lain atas nama Tuhan, agama dijadikan sarana memonopoli ilmu pengetahuan, agama dijadikan dalih memusnahkan manusia lain.

      Lha selama umat beragama nggak sadar juga kalo dosa-dosa ateisme itu asalnya juga dari kelakukan umat beragama ya akan -dan pasti selalu akan lahir paham2 baru yang berada pada sisi berlawanan dengan agama.

      Siapa yang salah dengan lahirnya ateisme ? Ya kelakukanmu dan kelakukanku mungkin salah satu sebab yang melahirkan paham2 antik semacam itu.

      Setidaknya jelas ada kontribusi dosa pemeluk agama terhadap hal-hal semacam itu.

      Jika para pemuka agama Kristen bukan cuma jadi penjilat penguasa – mungkin Karl Marx , Nietzsche dsb tidak akan mengemukakan idenya yang aneh-aneh itu. Jadi plis RAS, lihatlah juga sisi ini.

      SALAM

  10. @Mas love
    Agamamu sekarang apa ya? Kok, aku bingung.

    • @Mbak Pit Pit yang baik :

      Jadi kamu nggak tahu tho apa agamaku ? Sama aku juga nggak tahu. (mringis dulu ah)

      Bagi yang berminat menjual agamanya, buat saja proposal. Yang cantik gitu . Kali-kali saja aku tertarik. 😀

      Ada yang ngomong agama itu logis, ada yang ngomong agama melampaui logika. Entah yang bener yang mana. Sejak diblognya guru TKku tercinta , aku juga sudah bilang kalo aku ini agnostik . Aku ini murid batiniah Karen Armstrong. Seperti Bambang Ekalaya yang berguru pada pendeta Dorna. Mudah-mudahan sih Karen tidak mengkhianatiku. 😀

      Salam Iya Mbak.

      • Sekedar info beberapa bulan lagi (entah kapan menunggu jadwal sih) aku mungkin mau ke Jepang beberapa minggu atau bulan mempelajari salah satu aliran agama di Jepang kalo memang ada sponsor dan tidak ada halangan lain . Kalo nggak salah sih namanya Tenrikyu , itu salah satu aliran monoteisme yang ada di Jepang. karena saya berminat dalam perbandingan agama, saya rasa itu kesempatan yang bagus kan ?

        Jika saya besok-besok setelah saya kembali lagi dan berdiskusi dengan kalian. Dan mungkin keluar idiom-idiom aneh-aneh, mudah-mudahan nggak ada lagi yang tanya : Mas Love, agamamu sekarang apa ? Hi Hi hi.

        Salam Mbak Pit-Pit

        Salam Semaunya ya …eh salam semuanya

  11. @ Lovepasword

    Kamu jangan hobi menyalahkan orang dengan tafsir ala kamu yang aslinya yang sangat mungkin itu mudah dicounter balik.

    .
    .
    Lha .. si Love ini… ??
    Saya memberitahukan kpdmu bhw Tritunggal hanya di akui oleh Kristen yg memang benar2 Kristen.. Koq kau bilang saya menyalahkan org dhn tafsiran saya. Apakah kutipan yg saya ambil menurut Alkotab itu salah ? Lah , koq jd bingung aku …

    .
    .
    @ Lovepasword
    Jangan kau ulangi lagi upaya jebak menjebak yah… ??? Itu sangat kontraproduktif. Hobimu yang senang menghakimi makhluk hidup yang lain bagusnya juga sedikit kau kurangi pelan-pelan.
    .
    .
    jangan merajuk gitu Love.. nggak baik utk kesehatanmu .., memangnya kamu merasa menghakimin dirimu. Jikalau menurut saya kamu mengambil ayat yg sesuai di hatimu utk mengkounter saya krn ayat yg tidak kau suka .. maka waktu akan habis tanpa ada inti masalah yg kamu dapat
    .
    .
    @Lovepasword
    Kita memiliki daya argumentasi yg kuat seandainya kita juga mengakui campur tangan Allah dlm berkata2 ===> Terserah apa pikiranmu itu hakmu – tetapi mudah-mudahan dengan kalimatmu ini kamu tidak sedang mau ngomong bahwa semua pendapatmu tidak bisa salah karena itu identik dengan pendapat Allah sendiri
    .
    .

    Saya sedikitpun tdk pernah bermegah dgn segala sesuatu apapun yg ada pd saya. Yang saya megahkan adalah pengenalan Kristus dan ALLAH yg benar2 telah mengasihi hidup saya dan semua yg percaya kpdNYa. Justru jikalau kamu urung-uringan dgn segala sesuatu yg diterangkan ttg firman Tuhan itu maka disitulah mulai bekerja Roh melawan kekuatan akal dunia di hatimu.
    .
    .
    @Lovepasword
    Menurutmu itu debatable !! Tetapi antara perdebatan dan keyakinan hanya setipis benang saja Dan SeterusNya ==> Yang saya diskusikan dengan Parhobass pada saat ini adalah sosiologis historis agama, saya tidak sedang memperdebatkan apa yang kalian percayai . Belajarlah sedikit berpikir lebih tenang Pak Agus tercinta.
    .
    .
    Karena saya tahu akan kemana ending setiap diskusi dgnmu. Kamu sangat gemar dgn hal-hal tinjauan sejarah , filosofis dan kajian yg menyertai ragam wacana pendapat setiap aspek humaniora dan keyakinan orang. Kamu tidak tertarik dgn keselamatan yg ditawarkan Kristus itu. Itu makanya dibutuhkan kekuatan stamina otak dan kesabaran jikalau berdiskusi dgnmu
    .
    .
    @ Lovepasword
    Kamu nggak bisa ya bertukar pendapat tanpa selalu mencoba nyamber nyasar ke yang lain-lain ???

    Saya menghargai kebaikanmu RAS. Kamu juga selalu nggak enak ati kan setiap ada serngan kepada agama2 lain. Saat ini aku ngomong itu saja deh. Saya menghargaimu
    .
    .
    Nah .. kan dapat sumber masalahnya ..!! Kamu memfokuskan dirimu utk mengkounter serangan thd keyakinan tertentu yg kebetulan adalah keyakinanmu. Secara tipikal saya kagum dgn perdebatanmu spt berdebat dgn si JelasNggak yg agak keras dan ekstrim. Tetapi harap kamu catat tipe pendebat harus tetap mempertahankan pendapatnya dgn sepenuh jiwa dan raganya tanpa sedikitpun memiliki perasaan sakit hati. Lha, dgn tipe spt dgn sdrku Parhobas dan saya saja kamu mengaku meringis dan ngedumel gitu, gimana dgn tipe Jephman dan Jelasnggak yg konfrontal sekali…. Tetapi kami tetap menghormati keyakinan masing-masing di negara kita Indonesia ini. Hanya jgnlah setiap perkataan yg keluar dari hati dan mulut kita ini hanyalah kesia-siaan belaka
    .
    .
    @Lovepasword
    Seorang ateis bisa saja asalnya dari kelompok fundamentalis kuat. Dulunya pembela agama mati-matian, saking semangatnya membela agama kemudian belajar sedemikian kerasnya ya dalam rangka membela agama itu.
    .
    .
    Jikalau demikian pendapatmu apakah kamu juga termasuk Ateis gitu ?? Karena saya dan Fitri juga bingung semua jawabanmu dari keyakinan mana ??
    .
    .
    @ Lovepasword
    Siapa yang salah dengan lahirnya ateisme ? Ya kelakukanmu dan kelakukanku mungkin salah satu sebab yang melahirkan paham2 antik semacam itu.

    Setidaknya jelas ada kontribusi dosa pemeluk agama terhadap hal-hal semacam itu.
    .
    .
    Yang menyalahkan seseorang jd Ateis memangnya siapa Love .. koq jd merepet dirimu ??
    .
    .
    @ Lovepasword
    Jika para pemuka agama Kristen bukan cuma jadi penjilat penguasa – mungkin Karl Marx , Nietzsche dsb tidak akan mengemukakan idenya yang aneh-aneh itu. Jadi plis RAS, lihatlah juga sisi ini.
    .
    .
    Jujur love.. jadi pusing bercanda dgnmu , jawab dulu tuh pertanyaan si Fitri

    • @RAS tercinta :

      Lha .. si Love ini… ??
      Saya memberitahukan kpdmu bhw Tritunggal hanya di akui oleh Kristen yg memang benar2 Kristen.. Koq kau bilang saya menyalahkan org dhn tafsiran saya. Apakah kutipan yg saya ambil menurut Alkotab itu salah ? Lah , koq jd bingung aku …

      ===> Emangnya Kristen yang benar2 Kristen itu ada yah?

      Contohnya siapa RAS ? Hi Hi Hi..

      Kamu itu kan sudah kubilangi saya dan Parhobass itu lagi serius mendiskusikan sisi historis agama termasuk sisi perbedaan pendapat. Lha Parhobass saja kayaknya antusias, saya serius menjawab kamu malah ngomeli aku. 😀

      Kamu bisa baca di atas : Saya bilang terimakasih atas penjelasanmu kepada saudara Parhobass tapi dia tampaknya sungguh berminat dengan diskusi kami sehingga malah ngomong : Aku nggak butuh terimakasih, tolong dijawab saja menurutmu aliran Protestan ada berapa ?

      Parhobass tampaknya sungguh berminat juga dengan sisi historis ini tapi kalian membuat suasana seperti ibu-ibu sedang menasehati balitanya. Prinsipnya : bahkan aku aslinya nggak urusan dengan apa yang kalian percayai. saya diskusi ya diskusi. Itu saja.

      Lha ketika saya sedang serius diskusi kalian malah merasa kesamber kanan kiri. kalian mencoba membuat dikotomi antara iman dan akal , kalian mencoba memisahkan antara agama dan sisi sosiologis historis agama . Atas dasar iman ? Iman yang bagaimana ? Apakah iman bisa salah ? atau iman tidak bisa salah ?

      ===============================
      Karena saya tahu akan kemana ending setiap diskusi dgnmu. Kamu sangat gemar dgn hal-hal tinjauan sejarah , filosofis dan kajian yg menyertai ragam wacana pendapat setiap aspek humaniora dan keyakinan orang. Kamu tidak tertarik dgn keselamatan yg ditawarkan Kristus itu. Itu makanya dibutuhkan kekuatan stamina otak dan kesabaran jikalau berdiskusi dgnmu

      ===> Lha kamu itu yah aneh. Lha wong saya itu lagi mikir sosiologis historis agama. Dan itu faktanya ada, sejarahnya juga kamu tahu. Aku kalo memberikan data kan ya nggak pernah kupelintir sedemikian rupa.

      Lha ketika memang kenyataannya seperti itu : Masalah Arianiasme dan sebagainya memang beneran ada, mengapa kamu malah mengomel padaku ketika itu kuungkapkan.

      Kalo dasar agama Kristen cuma disandarkan atas ketidaktahuan pengikutnya dengan dalih pokoknya iman pokoknya iman padahal Katholik saja mringis dengan konsep ini , SOla Fide , Sola Scriptura itu kan ya nggak diakui Katholik kan ? – sementara sejarah, dsb bila perlu ditutup-tutupi entah dengan cara apapun termasuk menakut-nakuti pengikutnya dengan ancaman neraka.

      Saya cuma mau ngomong : Dunia sudah berubah sayangku. data ada dimana-mana, mencari data cuma butuh waktu hitungan menit.

      Tafsir-tafsir yang dibuat para penafsir yang dulu ngomongnya muluk dengan dalih iman dengan dalih Kitab Suci , sekarang ini terbukti banyak yang berantakan kan : Heliosentris, kisah tercintanya pesawat terbang, dsb. Mengapa agama malah bisa menjadi penghambat ketimbang pendukung peradaban manusia ???

      Menyandarkan iman kepada ketidaktahuan itu hak masing-masing tetapi mana bisa anda menakuti-nakuti orang yang tidak percaya. Pokoknya elo harus percaya omongan gw. Apalagi sejarah juga sudah membuktikan bahwa omongan kayak gitu , bisa meleset berkali-kali.

      Ateisme pada saat ini nomor empat di dunia kalo nggak salah. Perkembangannya cukup bikin sport jantung agama2 mainstream kan ? Lha mengapa kalian tidak berpikir mengapa itu bisa terjadi ? Apa kontribusi kalian terhadap terjadinya gelombang ketidakperdulian masyarakat terhadap agama semacam itu ?

      Ketika saya bicara sosiologis historis dengan Parhobass itu jelas penting. Setidaknya dengan belajar sejarah , kita tahu apa yang pernah terjadi dan bisa sama-sama belajar darinya. Tapi kalian membuat dikotomi aneh seakan ingin membubur sejarah dengan dalih iman. Lha itu hak anda tetapi saya tidak sependapat.

      Kalo agama pernah melakukan kesalahan ya lihatlah itu pelajari, kalo agama memang punya berbagai perbedaan pendapat ya lihatlah itu. Kalo faktanya memang ada, kan ya tidak perlu semua yang antik-antik disembunyikan dengan dalih iman. Hi Hi Hi

      SALAM RAS

  12. Tritunggal tidak bisa dijelaskan dengan pemahaman logika manusia; Tritunggal hanya bisa dimengerti melalui iman kepada Tuhan dan penyertaan Roh Kudus.
    Barangsiapa yang mencoba untuk memahami Tritunggal dengan logika akan kehilangan akalnya,
    dan barangsiapa yang menolak Tritunggal, akan kehilangan nyawanya

    • Tritunggal tidak bisa dijelaskan dengan pemahaman logika manusia; Tritunggal hanya bisa dimengerti melalui iman kepada Tuhan dan penyertaan Roh Kudus.

      ===> Lalu darimana kamu tahu kalo yang benar itu imanmu dan Roh Kudus benar menyertaimu ? 😀

      Barangsiapa yang mencoba untuk memahami Tritunggal dengan logika akan kehilangan akalnya,
      dan barangsiapa yang menolak Tritunggal, akan kehilangan nyawanya ===> Gaya gini mah malah lebih nakut-nakuti ketimbang Orde Baru ala Soeharto.

      Memahami tetapi tidak dengan logika ? Lalu memahaminya dengan apa ? Lalu untuk apa Tuhan memberikan logika ? Memahami dengan imankah ? darimana juga kamu bisa tahu kalo iman kamu yang benar ? Lha wong pendapat kamu saja belum tentu disetujui oleh manusia2 lain yang sama2 mengaku beriman . 🙂

      Jika ada perbedaan pendapat antar aliran/mazhab apakah itu artinya Roh Kudus dan Roh Kudus sedang berkelahi satu dengan yang lain ?

      • @lovepassword

        maksudnya gini kira-kira dari pernyataan mr.sectio
        masih ingat kutipan dari Kitab Roma yang saya bawa ke topik di jelasnggak?

        Roma 11:33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!

        Satunya2nya Wahyu tentang Allah adalah YESUS, yang bisa disentuh dan dijamah dan didengar pada masa inkarnasiNYA, itulah kenapa disebut juga Firman Yang Hidup,
        tetapi TUHAN juga “menyisakan” firman yang tertulis… Alkitab…karena memang ALLAH tidak dapat dilihat, sehingga Alkitab menjadi kesaksian kepada siapa saja.

        Semakin Alkitab digali, maka semakin dalam isinya, kenapa? karena Alkitab bercerita tentang ALLAH, YANG MAHA. Dan karena kita tidak Maha, maka kita harus menyadarinya, kalau tidak sadar maka kita akan memaksa “otak” kita untuk menampung sesuatu yang seharusnya tidak sanggup ia tampung, sehingga “pecah” di dalam bahasa sederhananya GILA… tetapi bukan perkara kita harus mengetahuinya secara total, tetapi menerimaNYA secara TOTAL, sebab TUHAN harus dan sepatutnya memang dipercayai… nah kalau tidak dipercayai maka kita bisa mampus, di dalam bahasa mr. sectio, kehilangan nyawa sebab di dalam DIA-lah kehidupan.

        nah kembali kepada pertanyaan yang saya yakini masih menjadi batu sandungan kepada Anda,… lalu dengan berpecahnya Gereja, apakah itu melambangkan bahwa Roh Kudus juga berantam?
        pertanyaannya, kenapa Anda mengangkat semua kesalahan manusia kepada pundak Gereja? Kalau Anda percaya ALLAH Yang Esa, tentu pertanyaan begini tidak akan ada, tetapi karena pemahaman Anda masih terbentur di dalam batu sandungan yang disebut manusia, maka selalu terlihat kekaburan. Melihat TUHAN koq dengan kacamata orang lain?. Contoh, seorang pendeta memerkosa jemaatnya, lalu apakah pendeta ini representasi TUHAN? sampai2 TUHAN mengajarkan pemerkosaan? TIDAK, pendeta ini menjadi representasi kebenaran TUHAN, yaitu tidak ada satupun manusia yang suci…Pendeta ini bisa saja bertobat, tetapi memang masasilamnya telah menjadi batusandungan kepada orang lain seperti Anda…tetapi TUHAN ingatkan, jangan matamu tertuju kepada siapapun, melainkan kepada TUHAN saja… itulah yang dikejar para orang beriman yang berintegritas…Nah hal-hal seperti ini bisa jelas terlihat, itu sangat sederhana dan mudah dilihat, ada hal lain yang sangat tidak kasat mata, contohnya di dalam DOKTRIN. Maka mari menerapkan hal yang sama seperti kita menerapkannya terhadap point di atas.

        Kita bukan diselamatkan karena Gereja, bukan oleh agama, bukan oleh apa yang kita miliki di dunia ini, tetapi hanya oleh hubungan pribadi kita kepada TUHAN dan bagaimana kita membuktikan itu di dalam kehidupan kita sehari… hari..

        Ada pernyataan di atas, YESUS tidak mengetahui hari kiamat, Bapa tahu… dan Anda berpendapat bahwa dengan demikian YESUS lebih rendah dari Bapa…
        nah coba kita balik,…. YESUS-lah yang menghapus dosa seluruh umat manusia, bukan Bapa, lalu apalah Bapa lebih rendah dari YESUS?.. TIDAK… itulah makanya YESUS berkata, apa yang Bapa lakukan itu juga yang Aku lakukan, artinya ALLAH itu ESA…sebab Bapa dan YESUS adalah Satu, tetapi di dalam Keesaan itu yang Antar Pribadi yang independen itu yang saling mengasihi itu ada “TUGAS” yang dipegang, itulah dasar INDEPEN itu sendiri.

      • Semakin Alkitab digali, maka semakin dalam isinya, kenapa? karena Alkitab bercerita tentang ALLAH, YANG MAHA. Dan karena kita tidak Maha, maka kita harus menyadarinya, kalau tidak sadar maka kita akan memaksa “otak” kita untuk menampung sesuatu yang seharusnya tidak sanggup ia tampung, sehingga “pecah” di dalam bahasa sederhananya GILA… tetapi bukan perkara kita harus mengetahuinya secara total, tetapi menerimaNYA secara TOTAL, sebab TUHAN harus dan sepatutnya memang dipercayai… nah kalau tidak dipercayai maka kita bisa mampus, di dalam bahasa mr. sectio, kehilangan nyawa sebab di dalam DIA-lah kehidupan.

        ===> Kalo sesuatu digali terus makin dalam, nggak usah Alkitab atau Kitab Suci apapun Par, tanah di depan rumahku pun kalo kamu gali terus ya galiannya makin lama makin dalam .

        Pertanyaannya bukan sekedar retorika Memahami Total nggak bisa karena itu mesti menerima Total. Lha masalahnya adalah apa standard yang mesti digunakan agar setidaknya manusia tahu bahwa yang dia terima adalah sesuatu yang memang benar. Dengan media atau alat bantu apa manusia tahu itu ?

        Kamu tidak perlu membuat dikotomi iman dan logika. Dari sisi aliran Kristen sendiri pun saya tahu pasti hubungan dua hal ini asli debatable. Saya pernah diskusi lama2 berbulan2 dengan ImanKristen, ya masalah iman dan logika ini.

        Dia bilang logika belum tentu benar, lha imanpun juga belum tentu benar. Iman membawa manusia kepada Allah ? Ya relatif dong, siapa juga yang bilang logika tidak bisa membawa manusia kepada Allah ? 🙂

        Di dalam Kristen mungkin menarik melihat pendapat Agustinus dan Thomas Aquinas, di dalam Islam mungkin juga menarik melihat pendapat Al Ghazali dan Ibn Rusyd.

        Saya tahu bahwa ada keterbatasan dalam logika . Tetapi lha emangnya iman itu apa juga pasti benar ??? Siapa yang menjamin kalo semua iman benar ? Nggak ada kan?

        Saya bertanya apakah Roh Kudus berkelahi satu sama lain itu untuk sekedar mengingatkan kalian : Jika kalian bolak2balok mengklaim menganai Roh Kudus itu mengapa bisa ada sedemikian banyak denominasi yang saling berbeda pendapat baik kecil maupun besar. Kamu boleh menjawab bahwa sebagian karena masalah pribadi . Itu bisa saja tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa yang namanya beda pendapat substansial itu memang ada. Bahkan Katholik pun kalo kamu pernah membaca tafsir katholik terang-terangan menyindir konsep tersebut. Jika memang semua selesai dengan dalih tafsir pasti dibimbing Roh Kudus , tentu saja aneh jika Roh Kudus harus tiap hari gebuk-gebukan.

        pertanyaannya, kenapa Anda mengangkat semua kesalahan manusia kepada pundak Gereja? Kalau Anda percaya ALLAH Yang Esa, tentu pertanyaan begini tidak akan ada, tetapi karena pemahaman Anda masih terbentur di dalam batu sandungan yang disebut manusia, maka selalu terlihat kekaburan. ===> Saya tidak mengangkat manusia pada pundak Gereja atau institusi agama manapun. yang saya katakan adalah Dari sisi sosiologis kemasyarakatan manusia yang selalu mengklaim pemegang kebenaran mbok ya nyadar justru karena klaim tersebutlah maka jika ada kesalahan maka sedikit banyak maka ajaran agama itu kena getahnya.

        Itu bukan cuma urusan gereja, urusan lain ya sama saja. Misalnya ada teroris yang memakai bemper Islam, kebetulan dibela oleh pemuka agama islam tertentu.Lha sedikit banyak maka pasti akan ada pandangan masyarakat yang mempertanyakan hal itu.

        Kita bisa bilang : Jangan salahkan agamanya , atau jangan menyalahkan Tuhan karena ada sekelompok orang yang memakai nama Tuhan. Tetapi kamu sendiri tahu kan tidak mudah bagi masyarakat banyak apalagi awam untuk membedakan ajaran agama dan deviasi ajaran agama. Masyarakat cenderung melihat secara mudah ya implementasinya.

        Kalo kamu bilang Tuhan baik trus kamu menggusur pedagang sampai keluarganya terlantar misalnya ya bagi mereka Tuhan kamu itu nggak ada baiknya. Nuansa psikologisnya kan seperti itu. Kamu kan juga tentu pernah mendengar kalimat populer : Pohon dinilai dari buahnya.

        Buah yang asem aslinya tidak menggambarkan kalo semua buah bakal asem karena bisa saja emang terlalu muda. Tetapi tidak bisa dipungkiri memang cara penilaian termudah ya sisi itu.

      • Ada pernyataan di atas, YESUS tidak mengetahui hari kiamat, Bapa tahu… dan Anda berpendapat bahwa dengan demikian YESUS lebih rendah dari Bapa…
        nah coba kita balik,…. YESUS-lah yang menghapus dosa seluruh umat manusia, bukan Bapa, lalu apalah Bapa lebih rendah dari YESUS?.. TIDAK… itulah makanya YESUS berkata, apa yang Bapa lakukan itu juga yang Aku lakukan, artinya ALLAH itu ESA…sebab Bapa dan YESUS adalah Satu, tetapi di dalam Keesaan itu yang Antar Pribadi yang independen itu yang saling mengasihi itu ada “TUGAS” yang dipegang, itulah dasar INDEPEN itu sendiri.

        ===> Yang saya katakan adalah ada banyak tafsir. Lha kalo gereja abad ke empat menurutmu bingung atas hal ini, sekarang pun yang mempertanyakan lumayan banyak . Hi Hi Hi. Mengapa demikian ? Karena memang ada sejumlah ayat yang mengesankan demikian.

        Kalo kamu mencoba mengungkapkan pemikiranmu soal kesetaraan itu yah tentu boleh2 saja dan itu hak kamu. Tetapi yang saya bahas aslinya kan bukan menggugat itu. Saya cuma ngomong bahwa pendapat A ada, pendapat B juga ada, pendapat D juga ada.

        Masing2 mengklaim ya dasarnya Kitab Suci agamanya. Saya pernah juga membaca buku2nya Frans Donald yang menulis aneka buku soal Kristen Tauhid . Sama kayak kamu ya dia hobi mosting ayat2 yang menurutnya mendukung pendapatnya dan saking semangatnya – entah berapa kali dia menulis kalo pendapatnya “Alkitabiah” Hi Hi Hi … Lha sekarang pun kamu menulis di tabelmu paling atas itu Alkitab seakan yang lain bukan Alkitab dasarnya.

        Tetapi pointnya aslinya yah semua pendapat dari semua aliran kebanyakan ya mengklaim dasar pemikirannya berasal dari Kitab Suci agamanya.
        Meskipun kadang2 ada juga tambahan variasi semacam Kitab Suci tambahan atau Kitab Suci lain.

        YESUS-lah yang menghapus dosa seluruh umat manusia, bukan Bapa, lalu apalah Bapa lebih rendah dari YESUS?.. TIDAK…===> Hi Hi Hi , kalo masalah ini kita omongin diskusinya jadi aduhai melebar, apalagi saya kan lagi mikir dan sampai sekarang juga belum ketemu jawabannya mengapa buah antik itu dibuat di sana kalo endingnya cuma membawa keterpisahan manusia dan Tuhan ? Kalo akarnya saja belum ketemu tentu pembahasan yang lain menjadi lebih melebar. Kecuali kalo kamu bisa menjelaskan fungsi buah itu disitu dengan cukup masuk akal. sehingga tidak terkesan bahwa konsep penebusan dosa dalam agama Kristen seperti sandiwara yang dirancang Allah.

        Tetapi bahkan kalo sudut pandangnya Kristen, saya rasa perdebatannya juga rada panjang. Lha Yesus itu ada dunia yang nyuruh siapa sih …? 🙂

        SALAM

      • @lovepassword
        “…Lalu darimana kamu tahu kalo yang benar itu imanmu dan Roh Kudus benar menyertaimu ? …”
        >>>setiap orang yang beriman kepada Allah dan memohon agar dirinya dipenuhi oleh Roh Kudus, maka pada saat itu juga dirinya telah menerima Roh Kudus. Roh Kudus akan membimbing orang itu untuk mengakui dosa-dosanya, menerima bahwa hanya Yesus-lah yang bisa menebus dosa manusia, serta menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan. dan orang itu akan dipakai Tuhan untuk menjalankan pekerjaan-pekerjaan besar di dunia ini, terutama dalam mengabarkan Injil dan memberi kesaksian kepada orang yang belum menerima Kristus sbg juruselamatnya di akhir jaman, seperti mr.lovepassword ini.

        Gaya gini mah malah lebih nakut-nakuti ketimbang Orde Baru ala Soeharto.
        >>>namun sayangnnya itulah yang terjadi. siapa yang menolak Tritunggal dan mengeraskan hatinya, maka pada akhir jaman kelak namanya tidak tercantum dalam pustaka kehidupan di sorga (dengan kata lain, tidak menerima kehidupan rohani/kehilangan nyawanya).

        “…memahami tetapi tidak dengan logika ? Lalu memahaminya dengan apa ?..”
        >>>apakah ada saya mengatakan bahwa logika hanya satu-satunya sarana untuk memahami? jangan terlalu sempit dalam memahami hal tsb. semua hal yang ada di dunia ini, mungkin bisa dipahami cukup dengan logika di otak (organ yang bisa mati jika kekurangan oksigen selama 8 menit). namun segala sesuatu yang datang dari Tuhan dan bersifat rohani, tidak akan bisa dipahami dengan logika. gunakanlah iman percaya, minta agar Roh Kudus mau membimbing dan menuntun kepada pemahaman yang baik dan yang benar.

        “… Lalu untuk apa Tuhan memberikan logika ? ..”
        >>>saya sendiri mengakui bahwa logika itu penting dan bermanfaat untuk melakukan banyak hal di bumi yang hanya sesaat ini, namun bukan itu yang utama. logika bisa musnah, logika dapat lenyap. namun iman kepada Tuhan Yesus sebagai juruselamat pada hari Maranatha kelak, akan menyelamatkan manusia dari maut dan memberi sukacita selama masih tinggal di bumi.

        “…darimana juga kamu bisa tahu kalo iman kamu yang benar ? ”
        >>>ada sangat banyak sekali bukti bahwa hanya Kristus yang benar dan menyelamatkan. Ia tidak menunjukkan ke mana jalan selamat (seperti yang hanya dapat dilakukan oleh nabi2 palsu), tetapi IA SENDIRILAH JALAN ITU dan dengan lembutnya Ia berkata: Mari, ikutlah Aku. siapakah di dunia ini orang yang bisa melakukan banyak pekerjaan mulia, mujizat, perilaku yang luhur dan bangkit dari kematian, selain Yesus Kristus sang juruselamat? bahkan nabi2 palsu masih memohon agar ia didoakan umatnya agar kelak ia masuk surga! alangkah menyedihkan nasibnya dan nasib umatnya itu!

      • @lovepassword

        Pertanyaannya bukan sekedar retorika Memahami Total nggak bisa karena itu mesti menerima Total. Lha masalahnya adalah apa standard yang mesti digunakan agar setidaknya manusia tahu bahwa yang dia terima adalah sesuatu yang memang benar. Dengan media atau alat bantu apa manusia tahu itu ?
        ketika saya berbahasa kiasan tidak usah membawa-bawa kepada yang literal….ALLAH itu MAHA, maka kalau Anda tidak maha maka relakanlah dirimu menampung segala yang sanggup kamu terima dari Yang Maha itu….kira2 begitu bahasanya…

        Pertanyaannya bukan sekedar retorika Memahami Total nggak bisa karena itu mesti menerima Total. Lha masalahnya adalah apa standard yang mesti digunakan agar setidaknya manusia tahu bahwa yang dia terima adalah sesuatu yang memang benar. Dengan media atau alat bantu apa manusia tahu itu ?
        pertanyaan ini sedang saya gali dari Anda di artikel yang lain. Anda berkata segala sesuatu berasal dari Allah, pertanyaan saya (yang masih menunggu jawaban dari Anda adalah, darimana Anda tahu itu Allah)…
        tetapi mari saya jawab…. ALLAH Yang Esa adalah Bapa, dan Anak dan Roh Kudus… ketika YESUS datang, jelas timbul perpecahan di antara umatNYA, sedemikian juga ketika ROH KUDUS datang, timbul juga perpecahan… lalu di antara yang berpecah ini, siapa yang benar? siapa yang menjadi acuan/standard kebenaran? JAWABnya adalah TUHAN…. Rasul-rasul berdiri atas standard YESUS, GEREJA berdiri atas standard YESUS…. lalu kan masing-masing jemaat mengklaim bahwa mereka lebih diurapi ROH KUDUS, pertanyaannya apakah jemaat/Gereja masih mengingat kata Alkitab :”HANYA ALLAH YANG BENAR”, dan satu lagi..”Lihatlah ajaran dari perbuatannya”…Lalu bagaimana orang yang “bejat” koq berkata-kata tentang yang benar? bisa apa ngga? Alkitab berkata: “Orang dibenarkan dihadapan ALLAH”, jadi Abraham berkata-kata tentang iman bukan karena ia benar, tetapi karena ia dibenarkan dihadapan TUHAN.. bukti? Abraham lebih tunduk kepada Sara di dalam perihal mengambil Hagar sebagai “istri”…d.l.s…tetapi apakah Abraham bertahan dengan pelanggarannya? TIDAK ia terus diubahkan, ia terus membuktikan bahwa ia mengenal YANG Benar….

        Dia bilang logika belum tentu benar, lha imanpun juga belum tentu benar. Iman membawa manusia kepada Allah ? Ya relatif dong, siapa juga yang bilang logika tidak bisa membawa manusia kepada Allah ?
        mungkin konteksnya agak berbeda… tetapi kalau saya tangkap begini,… kalau ada 2 hal dibenturkan antara iman dan logika, maka kita memilih yang mana? nah dari dasar ini kita bisa membedakan orang beriman apa ngga? iman lebih tinggi dari logika. JELAS. Bukti? karena di iman masih ada yang disebut MUKZIJAT, apakah Anda tidak percaya ada mukjizat? kalau tidak maka kejarlah dengan logika Anda, contohnya bagaimana Air menjadi anggur, inilah yang disebut potensi gila…sebab Anda sedang mengejar hal-hal yang tidak dapat Anda capai dengan otak…jadi pemikiran Anda yang relatif itu sangat wajar, karena anda melihat TUHAN dari kacamata pemikiran manusia, dimana pemikiran itu tidak dapat mencapai MAHA… dan celakanya Anda lebih percaya sesuatu yang masih bisa disentuh.. bukan sesuatu yang bisa dirasakan, didengar, d.l.l…contoh: Suara itu tidak bisa disentuh tetapi bisa dirasakan/didengar…Artinya sesibuk apapun Anda mencari jawabannya kembali ke awal, secapek apapun Anda mencari tujuannya hanya ada di hatimu…itu saja…ibarat seorang profesor belajar keras tentang PB padahal ada seorang anak SD yang tidak tahu apa2 bisa langsung percaya YESUS… apakah ALLAH melihat titel/sekolah/pengetahuan? TIDAK… Alkitab berkata, ALLAH melihat hatimu…

        Saya bertanya apakah Roh Kudus berkelahi satu sama lain itu untuk sekedar mengingatkan kalian : Jika kalian bolak2balok mengklaim menganai Roh Kudus itu mengapa bisa ada sedemikian banyak denominasi yang saling berbeda pendapat baik kecil maupun besar. Kamu boleh menjawab bahwa sebagian karena masalah pribadi . Itu bisa saja tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa yang namanya beda pendapat substansial itu memang ada. Bahkan Katholik pun kalo kamu pernah membaca tafsir katholik terang-terangan menyindir konsep tersebut. Jika memang semua selesai dengan dalih tafsir pasti dibimbing Roh Kudus , tentu saja aneh jika Roh Kudus harus tiap hari gebuk-gebukan.
        Pengukuran Analog tidak bisa dibandingkan dengan pengukuran Digital..biarpun hasilnya bisa mendekati…Protestan mengenal tradisi yang hanya dimaktupkan di Alkitab, sementara Katolik tidak demikian, tentu pembicaraan juga berbeda, dan perbendaharaannya juga berbeda…Seperti kata Alkitab, biarpun Anda mengetahui semua bahasa, bahkan bahasa langit sekalipun, tetapi kalau Anda tidak memiliki kasih itu sama saja tidak ada arti,… jadi pengajaran/doktrin dan dogma bisa berbeda karena konteks dan maksud tertentu, tetapi apakah dengan dogma dan ajaran/doktrin itu menjadi tidak ada kasih? kalau tidak ada maka itu pasti sesat… kan gitu? Kalau kita melihat TUHAN dengan perilaku manusia maka selamanya kita tidak akan menemukan kedamaian di dalam hati, toh semua “organisasi” bahkan yang mengaku agama dari TUHAN tidak ada yang tidak berbuat salah bukan? kenapa bisa? karena sudah tertulis, bahwa HANYA YESUS YANG BENAR…Yang Benar ini juga bisa dilihat salah, kalau hati kita keras kepala…yang untuk itu layak yang disebut tegartengkuk…

        Saya tidak mengangkat manusia pada pundak Gereja atau institusi agama manapun. yang saya katakan adalah Dari sisi sosiologis kemasyarakatan manusia yang selalu mengklaim pemegang kebenaran mbok ya nyadar justru karena klaim tersebutlah maka jika ada kesalahan maka sedikit banyak maka ajaran agama itu kena getahnya.
        Yang mengklaim kebenara itu apakah sejajar dengan perbuatannya? kan itu kata Alkitab, lihatlah dari perbuatannya,… kalau perbuatannya tidak sejalan, maka kata Yesus, paling tidak lihatlah ajaran yang ia ucapkan…

        Kita bisa bilang : Jangan salahkan agamanya , atau jangan menyalahkan Tuhan karena ada sekelompok orang yang memakai nama Tuhan. Tetapi kamu sendiri tahu kan tidak mudah bagi masyarakat banyak apalagi awam untuk membedakan ajaran agama dan deviasi ajaran agama. Masyarakat cenderung melihat secara mudah ya implementasinya.
        koq agak cengeng yah pernyataan ini,… hehehe
        mengambinghitamkan masyarakat… mari selidiki hati kita masing-masing, bukankah Anda juga sering berdebat tentang YAHUDI yang menyalib YESUS, kalau YAHUDI tidak menemukan perbedaan dengan YESUS maka tentu mereka mengakui YESUS, kan gitu pendapat Anda…harapannyakan bukan melihat pandangan orang lain.. tetapi Anda bagaimana? Anda sendiri berpihak kepada siapa? seperti kata saya sebelumnnya, ada kalanya TUHAN membiarkan kita bermain solo.. dan kebanyakan di antaranya adalah pilihan-pilihan yang hanya dua jenis, YA atau TIDAK…

        Kalo kamu bilang Tuhan baik trus kamu menggusur pedagang sampai keluarganya terlantar misalnya ya bagi mereka Tuhan kamu itu nggak ada baiknya. Nuansa psikologisnya kan seperti itu. Kamu kan juga tentu pernah mendengar kalimat populer : Pohon dinilai dari buahnya.

        Buah yang asem aslinya tidak menggambarkan kalo semua buah bakal asem karena bisa saja emang terlalu muda. Tetapi tidak bisa dipungkiri memang cara penilaian termudah ya sisi itu.
        Contoh Anda bisa dipecahkan,… Alkitab berkata :”Takutlah akan TUHAN”… jangan karena pedagang mempunyai 10 anak yang akan terlantar jika ia digusur lalu membiarkan ia berdagang sembarangan, sebab ada juga kata Alkitab yang lain:”Taatilah pemerintah”…kecuali kalau semua baik dan benar, kepada siapa kita takut? kan gitu?…

      • @Parhobas :

        Jawabanmu benar-benar tertata dan terstruktur. Hi Hi Hi. Nggak malu-maluin sama sekali. Sip deh sip…
        Ketenanganmu juga sangat terkontrol kali ini. 🙂

        Aku harus full konsentrasi , nggak bisa disambi makan pisang goreng rupanya. 😀
        ===============================
        ketika saya berbahasa kiasan tidak usah membawa-bawa kepada yang literal….ALLAH itu MAHA, maka kalau Anda tidak maha maka relakanlah dirimu menampung segala yang sanggup kamu terima dari Yang Maha itu….kira2 begitu bahasanya… ==> Lha menurutmu kamu sendiri bisa menerima sampai seberapa parhobass ? emangnya ada takerannya ya ?

        Yang mengklaim kebenaran itu apakah sejajar dengan perbuatannya? kan itu kata Alkitab, lihatlah dari perbuatannya,… kalau perbuatannya tidak sejalan, maka kata Yesus, paling tidak lihatlah ajaran yang ia ucapkan ===> Kamu mau ngomong barangsiapa tidak memusuhi berarti kawan ? 😀 atau barangsiapa yang tidak berkawan berarti musuh. Agama memiliki dua sisi ini bersama-sama. Tapi memang lebih keren yang pertama.

        Lihatlah ajarannya ?
        Lihatlah buahnya ?
        Menurutmu mana yang lebih mudah dilihat ?

        koq agak cengeng yah pernyataan ini,… hehehe
        mengambinghitamkan masyarakat… ===> Saya tidak pernah mengkambing hitamkan masyarakat. Yang saya katakan kalo ada misinterpretasi atas ajaran agama , kadangkala kita harus maklum karena yang salah biasanya diri sendiri yang sering menciptakan kesalahpahaman. Itu saja intinya.

        Kalo masyarakat mah, mana bisa kita menyalahkan semua orang. Kalo semua orang kita anggap salah, biasanya jelas memang kita sendiri yang oon.
        ===============================
        Contoh Anda bisa dipecahkan,… Alkitab berkata :”Takutlah akan TUHAN”… jangan karena pedagang mempunyai 10 anak yang akan terlantar jika ia digusur lalu membiarkan ia berdagang sembarangan, sebab ada juga kata Alkitab yang lain:”Taatilah pemerintah”…kecuali kalau semua baik dan benar, kepada siapa kita takut? kan gitu?…

        ===> Tampaknya aku ngasih contoh yang salah sehingga endingnya malah antik kayak gini. Substansinya yang mau saya katakan adalah : Cara termudah bagi sebagian orang untuk melihat ajaran itu baik atau nggak, adalah dengan perbuatan atau kelakukan pengikutnya . Itu wajar saja dan rada sulit disalahkan karena secara empiris memang penilaian manusia biasanya gitu. Bagusnya itu dijadikan catatan bersama.

        Dalam kasus pedagang karena kamu serius menanggapi sisi itu. Kalo saya harus memilih antara nyawa orang lain atau pemerintah. Saya lebih memilih mempertahankan hidup orang lain. 😀 Tentu saja sepanjang keduanya memang sedemikian besar bedanya sampai tidak dapat dikompromikan.

        Dulu pada masa Orde Baru, Romo Sandyawan melindungi belasan aktivis demonstran yang notabene buruan aparat pemerintah. kalo aktivis pro demokrasi berlindung kepadamu entah jadi apa nasip mereka sekarang 🙂

        Saya rasa romo tersebut pasti juga cukup paham bagaimana mengartikan kata : Taat kepada pemerintah. Jika memang tidak ada yang bisa dipilih dalam kondisi aduhai kepepet, keselamatan manusia harus didahulukan. Konsep sederhana dalam agama kan aslinya memang sederhana : Pilih yang manfaatnya paling besar dan mudaratnya paling kecil. Pendapat manusia terkait ini memang berbeda , cara mengimplementasikan ini bisa saja berbeda. Tapi semangatnya saya rasa sama.

        SALAM

  13. @ Lovepasword

    Emangnya Kristen yang benar2 Kristen itu ada yah?

    Contohnya siapa RAS
    .
    .
    Selidiki hatimu dan baca setiap koment di atas
    .
    .
    @Lovepasword
    Parhobass tampaknya sungguh berminat juga dengan sisi historis ini tapi kalian membuat suasana seperti ibu-ibu sedang menasehati balitanya. Prinsipnya : bahkan aku aslinya nggak urusan dengan apa yang kalian percayai. saya diskusi ya diskusi. Itu saja.
    .
    .
    Oh begitu.. hehehe.. ya sudah silahkan diskusi dgn sdr Parhobas
    .
    .
    @ Lovepasword
    Ketika saya bicara sosiologis historis dengan Parhobass itu jelas penting. Setidaknya dengan belajar sejarah , kita tahu apa yang pernah terjadi dan bisa sama-sama belajar darinya. Tapi kalian membuat dikotomi aneh seakan ingin membubur sejarah dengan dalih iman. Lha itu hak anda tetapi saya tidak sependapat.
    .
    .
    ya ya ya … silahkan saja mister love.. hehehe

    • Hi Hi Hi.. Saya malah jadi bingung, mengapa mendadak kamu bilang silahkan melulu ya ? 🙂

      Tumben juga kau RAS.. 😀

  14. diajak bicara tritunggal dan tritheis eeeh malah lari ke masalah validitas penulis dan orang Kristen….

    hmmmm

    • Saya kan cuma menanggapi. Hi Hi hi…Lha wong aku juga maksudnya mau menanggapimu tetapi tampaknya yang ngefans kamu banyak sehingga aku perlu menjawab dulu kelompok PFC itu : Parhobass Fans Club . 😀 ..Karena kalo aku nggak setuju denganmu kesannya gimana dianggap entah gimana gitu yah… 🙂

      • @ Lovepasword
        aku juga maksudnya mau menanggapimu tetapi tampaknya yang ngefans kamu banyak sehingga aku perlu menjawab dulu kelompok PFC itu : Parhobass Fans Club ..
        .
        .

        Masak jikalau bersesuaian dalam pendapat kau katakan fans ! Dan kalau tidak sependapat dgnmu kau katakan ini itulah, Lov lov .. sptnya susah untuk berdiskusi dgn mu, wong menjalar kesegala arah.. Irregular Verbs lebih mendominasi akal dan pendapatmu hehehehe

      • Hallo RAS… Pa Kabar ?

  15. @Pak Dokterku tercinta : “…darimana juga kamu bisa tahu kalo iman kamu yang benar ? ”
    >>>ada sangat banyak sekali bukti bahwa hanya Kristus yang benar dan menyelamatkan. Ia tidak menunjukkan ke mana jalan selamat (seperti yang hanya dapat dilakukan oleh nabi2 palsu), tetapi IA SENDIRILAH JALAN ITU dan dengan lembutnya Ia berkata: Mari, ikutlah Aku. siapakah di dunia ini orang yang bisa melakukan banyak pekerjaan mulia, mujizat, perilaku yang luhur dan bangkit dari kematian, selain Yesus Kristus sang juruselamat? bahkan nabi2 palsu masih memohon agar ia didoakan umatnya agar kelak ia masuk surga! alangkah menyedihkan nasibnya dan nasib umatnya itu!

    ==> Saya pengin tahu apa yang kamu sebut dengan bukti itu – harus dianalisa memakai logika atau bukan ?

    Ia sendirilah jalan itu ? Yesus memang jalan. apakah jalan hidup yang diajarkan Yesus itu : Kasihilah Tuhan Allahmu dan Kasihilah sesamamu manusia. Jelas itu adalah inti jalan Yesus bukan ? Hi Hi Hi. Itu adalah inti dari Taurat : Hubungan dengan Tuhan dan manusia. Jalan hidup yang diajarkan Yesus adalah hubungan vertikal dan horizontal. Setahu saya sih gitu. Dan tidak ada masalah sama sekali dengan hal itu.

    😀 😀 🙂

    Salam Pak Dokter

    • @lovepassword
      “… Saya pengin tahu apa yang kamu sebut dengan bukti itu – harus dianalisa memakai logika atau bukan ?..”
      >>>nih saya kasih tahu satu yah. siapakah di dunia ini orang yang bisa bangkit dari kematiannya sendiri, selain Yesus? bahkan nabi2 yang lain pun tidak. kalau misalnya ditanya, mana yang bisa memberi keselamatan di akhir jaman: orang yang cuma bisa nyuruh2 supaya buat amal baik dan semoga (bukan pasti!) masuk surga, atau orang yang sudah bangkit dari kematiannya sendiri bahkan naik ke surga dan berkata, ikutlah Aku..? apakah kebangkitan dari kematian fisik itu bisa dianalisis pakai logika manusia?

      “… apakah jalan hidup yang diajarkan Yesus itu : Kasihilah Tuhan Allahmu dan Kasihilah sesamamu manusia. Jelas itu adalah inti jalan Yesus bukan ? Hi Hi Hi….”
      >>>bukan itu jalannya. sudah saya katakan di atas, Yesus itu sendirilah jalan. bukan kasihilah bla-bla-bla. setelah kita beriman padaNya dan menyerahkan seluruh hidup ke dalam kuasaNya, maka pada saat itu juga kita sudah diselamatkan hingga Maranatha kelak. adapun kasih dll itu adalah ajaran yang harus dikerjakan oleh orang yang sudah menerima Yesus sebagai juruselamatnya. barangsiapa yang sudah menerima Yesus dan dipenuhi oleh Roh Kudus, maka Ia akan tergerak untuk mengasihi Tuhan dan sesamanya (jangan terbalik). tidak ada gunanya orang mati-matian mengasihi sesama manusia, tetapi Ia sendiri tidak menerima Yesus Kristus di hatinya. orang seperti itu tetap akan menerima mautnya pada akhir jaman kelak.

      • Jadi kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia itu bukan jalan yang diajarkan Yesus yah ?

        Ada juga yah pendapat seperti itu ?

        jalan hidup itu apa sih ? Jalan hidup itu way of life kan ? Yang namanya jalan itu melekat pada ajaran . Lha apa ajaran yang diajarkan Yesus : Hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

        Ini jalanku . apa artinya ? ya cara hidupku begini ini.
        Jika kamu ngomong Yesus jalanku itu artinya kamu mengikuti jalan yang diajarkan Yesus , lha ajarannya apa : Hubungan dengan Allah dan manusia. Kasihilah Tuhanmu dan Kasihilah sesamamu. Sudah . Di dalam dua hukum ini terdapat ringkasan hukum2 agama termasuk Taurat.

        ikutlah aku maksudnya apa ? Ya mengikuti caraku dong. Mengikuti jalanku.

        barangsiapa yang sudah menerima Yesus dan dipenuhi oleh Roh Kudus, maka Ia akan tergerak untuk mengasihi Tuhan dan sesamanya (jangan terbalik) ===> Lha buktikan saja kalimatmu, yang menilai kan masyarakat. Hi Hi Hi …

  16. @ Lovepasword

    .
    .
    barangsiapa yang sudah menerima Yesus dan dipenuhi oleh Roh Kudus, maka Ia akan tergerak untuk mengasihi Tuhan dan sesamanya (jangan terbalik) ===> Lha buktikan saja kalimatmu, yang menilai kan masyarakat. Hi Hi Hi …
    .
    .
    Dari semua komentmu di atas maka tdk satupun yg saya lihat menyentuh menurut judul posting sdr Parhobas di atas… ? … Saya mau tanya kpdmu dan jawab aja langsung to the point ya..?? Menurut pikiranmu, ilmumu, keyakinanmu , kata papamu dan utok-utokmu sendiri… Apakah Tritunggal itu… Jangan ketawa cengengesan hihihi hahhaha.. (kurang baik buat kesehatanmu ), masak mau ke Jepang tipe org pembanding agama spt dirimu begitu… Nah jawabmu itu yg kita diskusikan dgn pembanding dari judul sdr Parhobas di atas…

    • @Robinson Agus Sihotang tercinta : Dari semua komentmu di atas maka tdk satupun yg saya lihat menyentuh menurut judul posting sdr Parhobas di atas… ?

      ==Kamu itu jan antik RAS, kalo Parhobass posting

      1+ 1 = 2. Kemudian ada makhluk hidup yang tanya padaku

      Apa warna bajunya mak Erot ? Lalu kujawab merah. Lha memang merah nggak terlalu terkait dengan 1+1 = 2. Tapi aku kan menanggapi postingan rekan yang lain. 😀

      ================================
      Saya mau tanya kpdmu dan jawab aja langsung to the point ya..?? Menurut pikiranmu, ilmumu, keyakinanmu , kata papamu dan utok-utokmu sendiri… Apakah Tritunggal itu…

      Setahuku Tritunggal itu nama tempat waktu aku latihan Taekwondo dulu. 🙂 Kamu tanya kok ya maksa lho. :d

      Gini yah : Kalo kamu bicara tritunggal sama aku, itu panjang dan mesti dilihat dulu subtansi permasalahnnya .

      Mengapa ada konsep penebusan dosa dsb ? Karena manusia dianggap sudah berdosa sedemikian besar karena makan buah larangan di Taman Eden sehingga terputus total hubungannya dengan Allah ( atau gambaran mudahnya mati atau mati rohani ).

      Lha konsep ini saja secara mendasar menjadi pertanyaan besar yang layak dikritisi serius .

      Bagaimana kita bisa percaya kepada konsep penebusan dosa sedemikian rupa jika substansi makan buah itu sendiri juga masih layak dipertanyakan logikanya secara super serius.
      Mengapa manusia bisa disimpulkan mati hanya gara2 makan buah yang bahkan disediakan oleh Allah sendiri ??? Itu dilema logika super duper serius. Manusia dihukum atau mendapat konsekuensinya itu okelah, tapi kalo makan lalu mati itu tidak masuk akal dari sisi Allah Maha Pengasih dan Penyayang serta Allah Maha Tahu .

      Jika pertanyaan dasarnya tidak bisa diselesaikan. Maka konsep penebusan dosa itu sendiri juga menjadi tidak relevan .

      Jika dosa yang konon mematikan manusia itu aslinya tidak mematikan , maka tidak ada yang perlu ditebus .

      Saya lebih suka berpikir bahwa dari kesalahannya lah manusia bisa belajar. Setiap kesalahan memang ada konsekuensinya. Tetapi jika tidak berani bersalah, manusia tidak akan kemana-mana.

      Jika Pandora ternyata tidak membuka kotak bencana, maka tidak akan ada bencana tetapi juga tidak akan ada manusia2 baru dengan harapan baru .

      Karena Pandora dengan rasa ingin tahu yang diberikan Zeus membuka kotak bencananya , maka keluarlah bencana dimana-mana tetapi jangan lupa didalam bencana itu juga melekat erat harapan. Perahu Promotheus ada bagi mereka yang berani membuka kotak bencana. 🙂

      Itu analoginya.

      Jika Hawa tidak makan buah itu, menurutmu jadi apa manusia ? Karena Hawa makan buah itulah makanya manusia belajar. Dan sejak awal juga sudah ditulis manusia itu khafilah atau gampangannya manusia itu citra Allah kan ? Rasa ingin tahu itu sudah melekat pada manusia kan ?

      Manusia mendapat konsekuensi dari setiap kesalahannya ? Ya itu pasti dong, tetapi kalo nggak berani bersalah ya nggak bakal maju .
      Menurutku sih gitu.

      Lha iman ala anak2 menurutku harus dilihat juga dari sisi itu.

      Yang takut bersalah itu manusia dewasa, anak-anak selalu berani mencoba.

      Jika Yesus mengatakan Surga di tangan anak-anak, di dunia manusia sekarang pun kalian bisa melihat itu : Manusia yang berhasil umumnya adalah manusia tidak takut mencoba, tidak takut berbuat salah. Meskipun yang namanya kesalahan memang selalu ada konsekuensinya.

      SALAM

      • @ Lovepasword

        Gini yah : Kalo kamu bicara tritunggal sama aku, itu panjang dan mesti dilihat dulu subtansi permasalahnnya .
        Mengapa ada konsep penebusan dosa dsb ? Karena manusia dianggap sudah berdosa sedemikian besar karena makan buah larangan di Taman Eden sehingga terputus total hubungannya dengan Allah ( atau gambaran mudahnya mati atau mati rohani ).
        Lha konsep ini saja secara mendasar menjadi pertanyaan besar yang layak dikritisi serius .

        .
        .

        Jangan ngawur gitu dong mister.. jawabanmu tidak kena ke judul posting di atas. Kalau mau jawab ttg hal2 yg terjadi di taman Eden , yah kita pergi keposting ttg Taman Eden kemarin
        Sekarang saya tanya sekali lagi hanya ttg Tritunggal itu menurutmu ? Perlu kamu ketahui diskusi yg baik adalah diskusi yg walaupun ada yg saling adu jotos tetapi akan ada dari situ yg kita ambil kesimpulannya. Kita biasakan berdiskusi dgn pengetahuan yg memadai sesuai ilmu dibidang itu. Mudah-mudahan kemanapun kita berdialog tidak akan mempermalukan orang yg kita wakilin…

      • @RAS tercinta : Whaduh aku dipanggil Mister. Hi Hi Hi…Apa perlu jambulku ku cat pirang ya..?

        Gini ya Mas RAS, kamu kan membahas soal Tritunggal atau trinitas bener iya ? Lha mengapa ada konsep semacam itu ? Alasannya apa? latar belakangnya apa ? Salah satu alasannya konon gini : Karena manusia berdosa besar luar biasa terputus total hubungannya dengan Allah maka bla..bla bla…

        Jika A maka untuk menyelesaikan A dilakukan B
        Jika A maka kemudian B

        Lha bagaimana saya membahas B jika A saja masih sedemikian memusingkan kepada saya kan. Kalo kamu bisa bantuan aku menyelesaikan dilema logika masalah dosa asal, soal Adam makan buah yang dianggap berdosa luar biasa.

        Jika A nya bisa terpenuhi maka B nya tentu bisa kita diskusikan. Lha jika A saja masih sedemikian rumit dan banyak sisi tidak bisa kusetujui , bagaimana kita membahas B kan iya ? Maksudku itu begitu.

        bagaimana jika itu aslinya bukan dosa asal, tetapi memang rancangan Allah supaya dimakan manusia ? Kan sudah lain urusannya. 🙂

        Mudah-mudahan kemanapun kita berdialog tidak akan mempermalukan orang yg kita wakilin… ===> Saya tidak dalam kapasitas mewakili siapapun dan institusi apapun . Pendapat saya ya pendapat saya. Sederhana itu. Lha memangnya saya ini siapa bisa mewakili suatu institusi atau apapun. Mengingat ada banyak pendapat dan cara menafsirkan saya rasa tidak bijaksana jika saya dan kamu mengklaim mewakili bla bla bla. karena nyatanya kemarin2 dalam soal unta tercinta kan juga sudah kubuktikan bahwa pendapatmu juga didebat oleh banyak pendapat aliran Protestan yang lain kan. Jadi saranku sih mendingan kita berdebat mewakili diri sendiri. Tidak perlu sok kebesaran gaya mewakili siapapun atau institusi atau apapun.

        SALAM Iya
        Salam lagi deh

  17. @lovepasword yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus
    saya melihat jawaban kamu banyak yang berdasarkan asumsi belaka, tapi walaupun demikian saya akan tetap menjawab pertanyaan kamu
    (dan saya sangat kagum pada Parhobass dan Robinson Agus Sihotang yang sangat sabar dan telaten dalam menjawab pertanyaan2 si lovepassword ini)
    ….
    tapi sebelum saya jawab, saya punya perumpamaan yang bagus nih, biar lovepassword tahu membedakan mana yang namanya jalan, mana yang namanya ajaran

    “Alkisah ada seorang ibu berusia paruh baya, datang naik bus dari Sumatera ke Jakarta, membawa anaknya yang sedang sakit keras, mau dibawa berobat ke RSCM. Ibu ini ga tahu apa-apa soal lingkungan Jakarta, jadi dia sangat bingung tak tahu arah (apalagi anaknya sakit dan rewel).
    Di tengah jalan ia bertemu dengan seorang bapak yang sedang nongkrong di pinggir jalan:
    Ibu: “pak, saya lagi bingung nih..anak saya sakit…saya mau bawa ke RSCM…bapak tahu ga jalan ke sana..?”
    Bapak: “whaduh bu…saya belum pernah ke sana sih..tapi katanya ke sana naik mikrolet jurusan kampung rambutan dulu (sambil nunjuk)..trus turun di stasiun depok, nyambung kereta api…jangan nyasar ke tanah abang..”
    Ibu: “aduh pak, pelan2 dong…stasiun depok itu di mana?”
    Bapak: “pokoknya lu lihat aja deh, di mana ada tulisannya stasiun depok..lu turun situ aja nanti (mulai ga sabar)”
    Ibu: “trus..membedakan kereta yang mau ke RSCM dengan ke tanah abang gimana yah…saya belum pernah naik kereta pak soalnya..” (anak yang di pangkuannya mulai rewel dan gelisah)
    Bapak: “ntar lu lihat aja tulisannya.! habis itu naik mikrolet lagi ke RSCM, warna ijo kalau ga salah jurusan kampung melayu (lupa nama mikroletnya)”
    Ibu: “oh naik mikrolet lagi pak..?? nomor berapa ya?” (anak di pangkuannya mulai nangis)
    Bapak: “aduh saya ga tahu..lihat2 aja ntar..saya juga belum pernah ke situ soalnya!”
    Ibu: (makin bingung..) oh yaudah makasih ya pak..

    rupanya percakapan mereka disaksikan oleh seorang pemuda dari jauh…dia melihat kegelisahan ibu ini…dengan lembut ia pun memanggil ibu ini:
    Pemuda: “ada apa bu, bisa saya bantu..?”
    Ibu: “iya nih mas, saya mau ke RSCM tapi ga tahu jalannya…tadi saya tanya bapak di sana, dia cuma ngajarin doang, kasar lagi, tapi saya malah makin bingung..saya takut kesasar mas…”
    Pemuda: (memperhatikan anak yang digendong si ibu) “anaknya sakit apa bu?”
    Ibu: “anak saya lagi sakit keras..dan harus dibawa segera ke rumah sakit”
    Pemuda: “baiklah bu..mari, IKUTLAH SAYA. sebab saya adalah dokter di RSCM. tadi saya sedang ada urusan di sini, sekarang mau kembali ke RSCM. ibu silakan masuk ke mobil saya, kita akan bersama-sama ke RSCM dalam waktu kurang dari setengah jam.”
    Ibu: (sambil memperhatikan identitas pemuda tersebut di bajunya, yang menunjukkan dia adalah orang RSCM) “benarkah? terima kasih, terima kasih..saya senang sekali, sekali lagi terima kasih..” (raut wajahnya yang semula bingung menjadi bahagia dan penuh syukur)
    Dan mereka pun berangkat ke RSCM, dan anaknya bisa ditolong tepat waktu. bayangkan jika seandainya ibu itu mengikuti AJARAN bapak yang pertama, besar kemungkinannya dia akan tersesat dan anaknya tidak tertolong, apalagi bapak tersebut belum pernah ke RSCM melalui rute yang diajarkannya (dia cuma dengar2 dari orang saja).
    ….
    perumpamaan tersebut bisa menggambarkan hal2 sbb:
    -ibu dan anak tersebut merupakan gambaran manusia yang sedang mencari keselamatan dan damai sejahtera
    -rumah sakit menggambarkan surga/keselamatan yang dicari-cari manusia
    -si bapak yg pertama menggambarkan orang2/nabi2 palsu yang cuma bisa mengajarkan ajaran keselamatan, tapi dia sendiri belum pernah menerima keselamatan itu/diselamatkan. dia cuma tahu ngajarin tapi orang2 yang mendengar belum tentu bakalan selamat (alias bakal kesasar)
    -pemuda itu menggambarkan Yesus Kristus, yang mengajak orang ikut Dia, sebab Dia sendirilah jalan keselamatan itu (Dia adalah orang surga, sama seperti dokter adalah orang rumah sakit)

    jadi, bedakan antara jalan dan ajaran ya…jalan itu cuma satu, yaitu Yesus Kristus, sedangkan ajaran ada banyak, ada ajaran islam, ajaran atheis dll.

    nah, skrg saya jawab pertanyaan kamu:

    “Jadi kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia itu bukan jalan yang diajarkan Yesus yah ?”
    >>>sekali lagi saya tegaskan, itu bukan jalan. Yesus Kristus lah JALANNYA. orang bisa berbuat baik kepada sesamanya tanpa harus mengenal Yesus Kristus, tapi mereka tetap tidak akan diselamatkan. satu-satunya jalan adalah Yesus Kristus, beriman dan meletakkan seluruh hidup kepada Yesus Kristus sang juruselamat.

    “Ada juga yah pendapat seperti itu ?”
    >>>ini bukan pendapat melainkan inilah inti utama agama Kristen. ternyata lovepassword yang selama ini berkoar-koar ttg Kristen tidak tahu inti dari keKristenan itu sendiri 😀

    “jalan hidup itu apa sih ? Jalan hidup itu way of life kan ”
    >>>lho, kok jadi ngomongin jalan hidup?? saya kan lagi ngomongin jalan keselamatan. jalan keselamatan saya adalah Yesus Kristus, sedangkan jalan hidup saya adalah menjadi tenaga medis. adapun jalan hidup lovepassword adalah komentator di internet 😀

    “Yang namanya jalan itu melekat pada ajaran”
    >>>betul. tapi yang pertama-tama adalah JALAN itu sendiri (yaitu YESUS KRISTUS). setelah jalan itu diterima/ditempuh, maka ikutilah ajaran2nya. jangan terbalik. sekali lagi, orang bisa saja berbuat baik tapi mereka tidak menerima dosanya ditebus oleh Yesus, sehingga perbuatan baik mereka tidak ada gunanya sama sekali. baca Titus 3:5

    jadi saya tekankan di sini bahwa satu-satunya jalan adalah Yesus Kristus, Tuhan yang turun ke bumi untuk menebus dosa-dosa manusia melalui penyaliban (maut) dan bangkit kemudian. tidak ada gunanya orang mati-matian mengerjakan ajaran-ajaran dari versi manapun, kalau mereka sendiri menolak bahwa dosanya sudah ditebus oleh Yesus Kristus. baca Yesaya 59:2.

    ok mr.lovepassword, semoga ini bisa menjawab rasa penasaranmu. ingatlah bahwa Tuhan Yesus memanggil dirimu untuk menerima pengampunan yang diberikaNnya melalui penyalibanNya di kayu salib. Tuhan memberkatimu, syaloom.

    • @Mas Dokter : Tadinya kupikir kamu itu pemuda harapan bangsa di masa depan. Tak tahunya nggak usah nunggu lama kamu juga sudah kayak pemuda harapan bangsa. Hi Hi Hi

      Kemu semakin terlihat matang , mudah-mudahan sih bukannya matang sebelum waktunya. Kalo Parhobass dan RAS sabar itu ya memang hobi mereka sabar. Tapi kamu juga nggak kalah sabar kok… 🙂 Kayaknya gitu sih.
      Kalo ngomong denganku entah kenapa pada baik-baik ya..pada sabar-sabar.. 🙂 Hi Hi Hi

      Contohmu itu menarik Mas Dokter, tetapi agaknya terlalu standard jadi kurang greng gitu ya… Tapi saya tetap menghargai usahamu dalam menjelaskan pendapat kamu itu.

      Salam Iya
      GBU

  18. LP…hahahaha..kayaknya cuman saya yang ngak sabar menghadapi kamu…..whuahahahah…

    • @PENUAI tercinta : kalo kamu ngobrol denganku sebulan saja , pasti deh kamu tambah sabar. 😀 Hi Hi hi

      Biar kamu lebih semangat , tak kasih ayat nih :
      Amsal 25 ayat 15. Gimana sudah tambah sabar sekarang ???? Hi Hi Hi…

      Salam Iya…

      Mringis dulu ah.
      Salam lagi deh…

      See You

      • wahhh sebulan…lama amat tuchh emang kamu tahan sebulan ngobrol..tanpa makan, tanpa minum dan tanpa tidur…whuahahahah….

        LP ayat itu diambil dari mana ? Injil yang “asli” apa yang “palsu”….klo yang “asli” saya punya, klo yang “palsu” saya ndak punya….

        Hihihiii…..

        Kok mringis LP, makany klo ngobrol itu jangan sampai berbulan-bulan, jagalah kesehatanmu 🙂

        Salam sabar deh…hehehehee…
        GBU

      • @penuai : Yang bilang ngobrol tanpa makan minum siapa ? Hi Hi Hi, ngobrol sambil makan bakso dong. Kau yang traktir … 😀

  19. @ Lovepasword

    Gini ya Mas RAS, kamu kan membahas soal Tritunggal atau trinitas bener iya ? Lha mengapa ada konsep semacam itu ? Alasannya apa? latar belakangnya apa ? Salah satu alasannya konon gini : Karena manusia berdosa besar luar biasa terputus total hubungannya dengan Allah maka bla..bla bla…

    Jika A maka untuk menyelesaikan A dilakukan B
    Jika A maka kemudian B

    Lha bagaimana saya membahas B jika A saja masih sedemikian memusingkan kepada saya kan. Kalo kamu bisa bantuan aku menyelesaikan dilema logika masalah dosa asal, soal Adam makan buah yang dianggap berdosa luar biasa.
    .
    .
    Ohh.. jadi kamu tidak mau mendiskusikan Trinitas ( Tritunggal) sesuai pikiranmu krn belum puas ttg dosa asal ?? … Baiklah , untuk posting kali ini kita tutup.., krn jumlah komentnya sudah sangat tinggi, kita pindah ke posting yg nanti diposting sdr Parhobas sesuai permintaanmu ini OK

    • @lae Sihotang;

      alur logikanya lovepassword yang butuh diluruskan

      Alkitab adalah pewahyuan ALLAH yang tertulis
      YESUS adalah pewahyuan ALLAH yang hidup

      dari dua wahyu inilah kita mendapat ajaran Tritunggal, artinya kalau ALLAH tidak melakukan pewahyuan maka ajaran tritunggal tidak ada…

      ini yang benar

      sementara logika lovepassword;

      Karena manusia berdosa maka ALLAH “bermutasi”/”berevolusi” menjadi Tritunggal…

      padahal logika seperti ini sudah seharusnya dapat dihilangkan jika membaca Yohanes 1:1

      atau kalau berbicara dan mau melanjutkan mengenai topik Lae dengan lovepassword, sudah ada artikel sebenarnya yang membahas tentang “dosa asal”, yang saya beri judul : Penyelamatan

      mari meloncat ke sana. heheheh

  20. Oke, biar kuamat-amati dulu, tak baca-baca dulu ya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: