Apollos, Yahudi dari Mesir

Maret 18, 2010 pukul 8:44 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag:

Alexandria adalah sebuah kota kuno di pesisir utara Mesir, kota ini menjadi salah satu pusat kota pelajar. Diperkirakan di sini pernah ada perpustakaan-perpustakaan kesohor dengan jumlah koleksi buku berkisar 400 ribu sampai 900 ribu buah. Dari kota pelajar inilah seorang Yahudi bernama Apolos berasal.

Kisah Para Rasul 18:24-28
….datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.

Alexandria-Ephesus


map diedit dari biblos.com
Jadi Apolos mendatangi Efesus, di daerah Barat Turki sekarang….lumayan jauh jika dilalui dengan perjalanan darat.

Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.
… dari latar belakangnya, dimana Alexandria yang megah akan sumber-sumber pengajaran, tentu ia telah mendengar tentang ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Yesus….apalagi peristiwa YESUS terjadi di tanah leluhurnya, Yahudi, Israel…kemungkian meski ia tinggal di Mesir, ia sering memantau tanah nenek moyangnya itu. Ia sangat bersemangat dan gigih mengajarkan tentang ajaran Yesus, tentang pertobatan dan penyerahan diri kepada TUHAN, dan diimbolkan di dalam praktek dan pengetahuan tentang Baptisan Yohanes..Dengan pegangan Kitab Suci, maka tentu ia dapat membuktikan bahwa Ajaran Yesus tidak bertentangan dengan keyahudiannya, tidak bertentangan dengan Kitab Sucinya…

Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.
Priskila dan Akwila adalah orang yang telah bertobat dan menyerahkan diri kepada TUHAN. Ketika mereka mendengar pengajaran Apolos, maka mereka mengundang Apolos ke rumahnya,….degan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah…Apa itu Jalan Allah?, mari kita sebutkan satu, Bahwa YESUS, dimana Apolos mengajarkan ajaranNYA, adalah Mesias, Firman Allah yang menjadi manusia, yang mati tersalib, bangkit dan naik ke sorga….Apolos mendengar hal yang baru? benar. Maka dapat kita pastika Apolos dengan Priskila dan Akwila pada saat itu, di rumah itu, sibuk membuka-buka Kitab Suci… mencari ayat-ayat,.. menjelaskan ayat-ayat…sehingga Alkitab berkata..:”dengan teliti menjelaskan tentang Jalan Allah”..

Karena Apolos ingin menyeberang ke Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya maka ia, oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya.
Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.

Sekiranya Apolos ini tidak mengetahui Kitab Suci dan tidak pernah membandingkannya dengan ajaran Yesus, maka pasti ia akan sama keras kepalanya dengan beberapa Mahkamah Yahudi pada masa itu, ia akan berkeras menolak Priskila dan Akwila…Tetapi ia memang seorang yang tunduk kepada ALLAH yang telah memberikan kepadanya Kitab Suci sebagai landasan untuk mengambil keputusan besar… dan oleh Kitab Suci yang sama, sekarnag ia diperbaharui, ia dilimpahi oleh pengetahuan yang lebih lagi… dengan Kitab Suci, yaitu Kitab Suci yang sama yang digunakan para Pemuka Agama, ia dapat membuktikan bahwa YESUS adalah MESIAS…. sehingga banyak orang berpendapat bahwa Kitab Ibrani, yaitu sebuah Kitab di Perjanjian Baru yang disusun di dalam kanon setelah Surat Paulus kepada Filemon, ditulis oleh Apolos.

Pada akhirnya Apolos semakin diperbaharui, sebab ia akhirnya menerima baptisan ROH KUDUS, melalui tumpang tangan dari pendahulunya Paulus, …dan Paulus menerima Baptisan dan pendahulunya Barnabas dengan saksi seorang nabi Ananias.

Sebuah perkataan Yohanes Pembaptis…
Matius 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Dahulu Apolos mengetahui tentang pertobatan dan penyerahan diri kepada ALLAH, sekarang ia diperbaharui tentang kuasa dan kekuatan serta kelimpahan di dalam Nama TUHAN, YESUS Kristus….di dalam Nama itu Petrus membangkita orang mati, Paulus membangkitkan orang mati..dan kita mendapat penghiburan dan kekuatan untuk terus saling mengasihi…

Oh betapa bahagianya orang yang membuka hatinya untuk terus mau diperbaharui oleh TUHAN dengan kuasa ROH TUHAN di dalam Nama TUHAN YESUS….

Mazmur 34:8 Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: