Yosia Raja Yehuda

Maret 9, 2010 pukul 9:35 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Pada saat Yeremia dan Zefanya TUHAN utus sebagai nabi ke daerah Yehuda, pada suatu saat, Yehuda diperintah oleh seorang anak berusia 8 tahun, Yosia (arti namanya: Yang disembuhkan TUHAN) memerintah.

Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. (2 Ch 34:2, TB).

Ia simbol pertobatan yang sangat luar biasa pada masa itu. Pada usia 16 tahun ia sudah memulai misi mencari wajah Allah leluhurnya. Di dalam hal ini, acuan setiap raja yang bersahabat dengan TUHAN adalah Raja Daud, Raja pertama yang dipilih TUHAN dan raja pertama yang begitu dipakai TUHAN. Empat tahun berikutnya, kira-kira di waktu sekarang ia sudah sarjana theologia dengan judul skripsi :”ALLAH, Taurat Allah, dan Kerajaan ALLAH”… Yosia tahu ALLAH adalah KUDUS, IA pernah memberikan Taurat yang harus dijalankan, dan bagaimana Kerajaan Allah harus ditegakkan di bumi Israel. Oleh karena ALLAH KUDUS, maka Yehuda, beserta ibukotanya Yerusalem ia tahirkan dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan. Mezbah-mezbah para Baal dirobohkan di hadapannya; ia menghancurkan pedupaan-pedupaan yang ada di atasnya; ia meremukkan dan menghancurluluhkan tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan, dan menghamburkannya ke atas kuburan orang-orang yang mempersembahkan korban kepada berhala-berhala itu. (2Ch 34:3c-4)
Tulang-tulang para imam juga ia bakar, imam para dewa tentunya.

Bahkan ia merambah ke daerah-daerah Israel di utara, yang telah menjadi puing-puing. Segala yang berhubungan dengan berhala ia bumi hanguskan.

Kalau melihat perihal ini, sangat jelas digambarkan oleh penulis kitab Tawarikh, betapa jauhnya Israel (Utara dan Selatan) dari TUHAN, betapa mereka sudah menjauh, betapa jahatnya…. betapa mereka telah melupakan Perjanjian dengan TUHAN, ALLAH semesta langit dan bumi. Dan kita bisa melihat, bahwa memang selalu dengan jumlah yang sedikit saja umat ALLAH di muka bumi ini, sebab dengan kebejatan pada masa itu, selalu ada satu dua nabi, dan biasanya nabi ada juru tulisnya atau muridnya…itu saja yang tersisa…

Pada umur 36, ia memerintahkan Safan, seorang panitera, Maaseya, seorang penguasa kota, dan Yoah, seorang bendahara, klop sudah, untuk memulai pembangunan rumah ALLAH, Bait Suci yang telah roboh oleh penjajahan. Imam besar pada masa itu adalah Hilkia, maka oleh seluruh rakyat, baik Yehuda dan Israel yang tersisa menyumbangkan uang mereka, melalui Hilkia diserahkanlah uang itu kepada pekerja-pekerja. Rumah TUHAN mulai dibangun kembali… dan… sesuatu terjadi…

Imam Hilkia menemukan gulungan Kitab Musa, Taurat, yang telah diberikan TUHAN kepada Israel dengan perantaraan MUSA, abdi Allah itu…. Yosia yang mencari wajah ALLAH menemukan secercah petunjuk, TAURAT ditemukan, setelah ia mendengar Taurat yang dibacakan oleh Safan, ia mengoyakkan pakaiannya, simbol pertobatan, pengakuan salah, oleh orang Israel….Ia lalu mencari petunjuk dari seorang nabiah, agar kiranya dapat menjelaskan isi Taurat itu. Nabiah itu memberi penjelasan, serta memberi nubuat, petunjuk dari TUHAN kepada Israel dan juga kepada Yosia.

Yosia memerintahkan kepada rakyatnya untuk bertobat, mengikuti Tuhan, melakukan kitab Taurat dengan segenap hati, jiwa dan raganya. Pada saat itu Yosia mengharapkan supaya rakyatnya ikut di dalam perjanjian yang tertulis di dalam Kitab itu. Perjanjian kepada TUHAN, bahwa orang Israel harus melakukan Firman TUHAN dengan segenap hati, jiwa dan raga, dan jika tidak mereka akan dihukum TUHAN.

Yosia menjauhkan segala dewa kekejian dari semua daerah orang Israel dan menyuruh semua orang yang ada di Israel beribadah kepada TUHAN, Allah mereka. Maka sepanjang hidup Yosia mereka tidak menyimpang mengikuti TUHAN, Allah nenek moyang mereka. (2Ch 34:33)

Merekapun melakukan Taurat, salah satunya adalah melakukan perayaan-perayaan, Paskah salah satunya, peringatan keluarnya Israel, sang budak selama 400 tahun, dari Mesir

Paskah semacam itu tidak pernah lagi dirayakan di Israel sejak nabi Samuel. Seorangpun di antara raja-raja orang Israel tidak pernah merayakan Paskah seperti yang dirayakan Yosia dengan para imam dan orang-orang Lewi, dengan seluruh orang Yehuda dan Israel yang dapat hadir, dan dengan penduduk Yerusalem. (2Ch 35:18)

Betapa lamanya bukan? hampir 300 tahun, mereka melupakan Taurat TUHAN.
Nekho, pemerintah Mesir, sedang mengemban TUGAS dari ALLAH yang disembah Raja Yosia.
Tetapi TUHAN tidak beralih dari murka-Nya yang sangat bernyala-nyala itu yang telah bangkit terhadap Yehuda oleh karena segala sakit hati-Nya yang ditimbulkan Manasye. (2Ki 23:26).
TUHAN tidak mau memutar arah ADIL-NYA dengan usaha-usaha Israel, TUHAN memutuskan, TUHAN merancangkan, TUHAN tidak menampakkan wajah KASIH-NYA…
Ketika Nekho datang menyerang Yehuda, dia sudah memperingatkan Yosia, bahwa bukan Yosia yang hendak dimusnahkan, tetapi keluarga kerajaan lainnya….. ADIL, sebab TUHAN tahu dan mampu melihat umatNYA yang dengan jumlah sedikit itu, Yosia, Yeremia, dan beberapa nabi dan nabiah lainnya, tidak banyak…

Mesir dan Yehuda (Israel) berperang, Mesir sedang dipakai TUHAN, mereka membawa pesan TUHAN… dan
Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido. (2Ch 35:22)

Di dalam peperangan itu YOSIA-pun wafat, Yerusalem berkabung, sampai-sampai Yeremia menuliskan lagu-lagu ratapan, lagu perkabungan yang luar biasa…

Tunduklah kepada TUHAN, selamilah rancanganNYA, dan sebisa mungkin ikutilah perjanjian damai dengan TUHAN.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: