Ketika Roh Kudus Bekerja

Maret 8, 2010 pukul 8:43 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag:

Roh Kebenaran, Roh Allah, Roh TUHAN, diutus oleh Bapa di dalam Nama YESUS KRISTUS. IA ada di dunia, untuk menemani orang percaya di dalam doa-doa, di dalam pergumulan dengan manusia dan ALLAH, yang menjadikan persembahan kita menjadi persembahan yang harum di hadapan TUHAN.

Roh Kudus memampukan kita, membuka mata hati kita dari segala kebutaan, untuk dapat melihat bahwa Yesus adalah TUHAN. Dan akibat utama, implikasi dari kemampuan itu adalah hidup seperti Kristus, memuliakan Allah yang adalah Bapa kita, dan tentu hidup penuh pengenalan akan Allah. Kita mengenal Allah dari segala iman, pengharapan dan kasih, artinya bukan mengenal tanpa menyelami, tanpa menjeburkan diri di dalam NAMA-NYA, kita harus berada di dalamNYA. Dan karena berada di dalamNYA, maka kita hidup, kita hidup, maka orang lain bisa melihat kebaikan, kelemahlembutan, penguasaan diri, dan lain sebagainya yang adalah sinar yang dipancarkan oleh kita. Sinar tentu adalah terang.

Roh Kudus-aku-orang lain

Hubungan antara “aku” dengan “sesama manusia”, landasan utamanya adalah Roh Kudus, sebab tadi ktia sudah ketahui, oleh Roh Kudus, maka kebaikan, penguasaan diri, kelemahlembutan, dls, akan terpancar. Sehingga ketika Roh Kudus datang menjamah kita, maka Roh Kuduslah yang akan terlihat, dimuliakan, diagungkan, Dari Dia, oleh Dia dan untuk Dia. Jadi bukan kita “center”-nya, kita adalah mitra Allah.

Roh Kudus-aku-dan manusia

Roh Kudus adalah inisiasi yang diharapkan, output yang ideal, yang semestinya, di dalamkonteks relasi antar sesama. Tetapi oleh hubungan sesama manusia sangat sering terjadi discrepancy, sesuatu yang tidak diharapkan tetapi sangat normal terjadi dan kemungkinan yang bisa terjadi. Yang di dalam idealnya kita sebut “error”. Seperti blok di atas, “error” adalah selisih antara KudusNya Roh Allah, dikurangi dengan apa yang terjadi ketika relasi antara “aku” dan “sesama manusia” tidak seperti yang diharapkan. Dan mungkin kita ingat, Alkitab berkata, “Tidak ada satupun manusia yang masuk di dalam standard kudus di mata TUHAN, hanya YESUS saja”. YESUS adalah Anak Allah, makanya IA kudus, sebab ALLAH adalah KUDUS. Jadi mari memandang “manusia” di sini adalah sesama kita. Dan karena tidak ada yang masuk standard KUDUS-NYA TUHAN, lalu bagaimana ‘manusia’ bisa masuk ke hadirat TUHAN?, sebab TUHAN tidak berkenan dengan ketidakkudusan, Alkitab berkata: “Kuduslah kamu sebab Allah adalah kudus”. Apapun yang kita lakukan, apapun itu, tidak akan pernah dapat terlihat kudus di mata TUHAN, sebab IA MAHA dan kita tidak. Kecuali TUHAN tidak dipercayai sebagai MAHA, maka IA bisa disuap. Sekali laki Alkitab mencatat, TUHAN tidak dapat disuap, sebab secangkir air apa yang dapat engkau berikan kepada samudera raya?.

Mukjizat, Anugerah, Hikmat dan semua atribut ALLAH, bekerja. Kehilangan kepercayaan akan adanya mukjizat akan membuat kita buta. Air menjadi anggur, orang mati dibangkitkan, dls, secara literal tidak dapat dirumuskan, tetapi TUHAN bisa membuat itu semua. Dunia ada dari ketiadaan menjadi ada, dls, itu semua adalah mukjizat, anugerah, hikmat Allah. Siapa yang dapat menyelelidiki hikmat ALLAH? Hanya Roh Kudus. Jadi ketika Roh Kudus bekerja, segala sesuatu menjadi jelas. Ingat, oleh Roh Kudus, perawan Maria bisa mengandung, mukjizat, anugerah, hikmat berpadu, kuasa dls. Jangan coba-coba untuk memikirkannya, sebab mukjizat hanya bisa diselami, dirasakan, dan disyukuri dan diberitakan, itu tidak dapat dirumuskan.

Jadi, ketidaksanggupan manusia untuk melangkah memasuki tahta Suci Allah, ketidakmampuan manusia mengikuti standard Allah, oleh karena KEMAHAAN TUHAN, maka TUHAN berikan mukjizat, TUHAN limpahkan anugerah, Hikmat TUHAN bekerja, ROH KUDUS bekerja, IA ubahkan kita, IA transformasikan kita sekalian, menjadi umat kudusNYA dengan hanya oleh ANUGERAHNYA. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)

Roh Kudus bekerja, YESUS, Firman Allah, menjadi manusia, anugerah besar sepanjang jaman, supaya jika kita percaya kepada YESUS, jika kita percaya kepada pekerjaan Roh Kudus, maka kita beroleh hidup yang kekal. Hidup kekal, karena kita hidup di hadiratNYA, di hadiratNYA Yang Kudus.

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Om Parhobass

    “…Alkitab berkata, “Tidak ada satupun manusia yang masuk di dalam standard kudus di mata TUHAN, hanya YESUS saja”….

    =====

    Dengan kenyataan diatas, sudah sepatutnya “error” yg merupakan bagian tak terpisahkan dari jatidiri manusia, diperhitungkan sbg konstanta dgn nilai tertentu yg menentukan pencapaian output.

    Sebagai contoh, jika sudah diketahui bhw “penglihatan” merupakan error mendasar dari target “konversi”, jangan memaksakan penggunaan “manual” dlm bentuk visual meski di tempat lain manual visual tsb sangat efektif. “Aparat Pemerintah” harus menemukan solusi misalnya dgn membuat audio manual, atau manual dgn huruf braile, sehingga tujuan kebijakan “konversi” dpt tercapai dgn baik.

    Lebih dari itu, “Aparat Pemerintah” harus senantiasa allert bukan saja terhadap error-error yg terjadi, melainkan juga terhadap potensi error (error yg belum terjadi), apalagi jika kita tahu bhw setiap manusia membawa potensi error secara kodrati sebagaimana dikemukakan Alkitab bhw “Tidak ada satupun manusia yang masuk di dalam standard kudus di mata TUHAN, hanya YESUS saja”.

    Maka dari itu, ERROR mutlak diwaspadai, diangkat kepermukaan, dibahas, dan diatasi, bukan diabaikan, apalagi ditutup-tutupi dengan dalih dan argumentasi apapun!

    salam

    • @fanya

      karena manusia itu sudah rusak, di dalam diskusi kita disebut error, maka dibututuhkan Yang tidak Error yaitu ALLAH, di dalam ROH ALLAH di dalam Nama Yesus Kristus, … oleh karenaNYA tidak akan ada pengajaran PALSU…

      oleh karena itulah maka ALKITAB selalu mewarning adanya pengajaran PALSU…NABI PALSU,.. PEMERINTAH PALSU…

      dan oleh ERROR itulah maka MESIAS datang…

      nah didalam menghadapi ERROR itu maka YESUS YANg tidak ada ERRORnya datang; karena IA adalah FIRMAN ALLAH,..
      beda hasilnya jika YANG SUDAH JELAS2 ERROR menyelesaikan ERROR, contohnya Nabi Palsu akan sangat tidak perlu dibawa2 untuk menyalahakan ERROR, ok

      saya kira harus bisa dipahami…

      salam

    • @ Fanya

      Dek Fanya yg terkasih …
      Standart Allah yg ada di dalam Kristus adalah standart karena kasih karunia. Mengertikah kamu arti kasih karunia itu. Artinya adalah bahwa semua manusia baik golongan , umur , jenis kelamin , bangsa dan agama apapun semua tidak ada yg benar-benar kudus ( suci hatinya ) di hadapan Allah. Tidak ada satupun manusia dibenarkan Allah krn melakukan perbuatan agama atau ibadah apapun jikalau niatnya memang hendak mendekat kpd ALLAH yg Benar. Semua yg mendekat kpdNYa adalah krn kasih karunia dan kebaikan Allah itu sendiri. Nah, oleh karena itu Allah sendiri menetapkan hanya ada SATU yg mampu untuk DIA pandang KUDUS untuk bisa mendekat ke HadiratNYa. Siapakah DIA ? Dia adalah Yesus Kristus.., spy dgn percaya kpdNYA maka setiap yg ada didalam namaNYA semua dibenarkan ALLAh itu sendiri. Penjelasan bpk Parhobas di bawah ini sangat panjang lebar telah menjabarkannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: