Domba-domba Allah

Februari 20, 2010 pukul 8:56 am | Ditulis dalam Apologet | 9 Komentar
Tag: , , , ,


gambar dari http://he.wikipedia.org

Umat Allah sering juga disebut domba-domba Allah. Ciri-ciri itu tentu ada kemiripan, sebab salah satu ciri domba adalah kenal betul dengan gembalanya dan selalu dekat dengan kelompoknya. Menggambarkan, bak SALIB, vertikal-horizontal.

Tetapi marilah perhatikan point-point berikut ini:
1. Kejadian 49:24 namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel

2. Mazmur 23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

3. Yesaya 40:11 Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

4. Yeremia 23:4 Aku akan mengangkat atas mereka gembala-gembala yang akan menggembalakan mereka, sehingga mereka tidak takut lagi, tidak terkejut dan tidak hilang seekorpun, demikianlah firman TUHAN.

5. Yehezkiel 34:23 Aku akan mengangkat satu orang gembala atas mereka, yang akan menggembalakannya, yaitu Daud, hamba-Ku; dia akan menggembalakan mereka, dan menjadi gembalanya.

6. 1 Petrus 2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

7. Wahyu 7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka.”

Hubungan TUHAN dengan umat yang Ia pilih, seperti hubungan antara gembala dengan domba-dombanya. IA melindungi, menuntun, menjaga dan memimpin, mencari yang tersesat, dan memelihara serta menaungi dengan kedamaian, menggembalakan. Domba-domba mengenal suara tuannya.

Perhatikan point 5 di atas,… TUHAN berjanji mengangkat seorang gembala, dari keturunan Daud, disebut hambaNYA, tetapi di point 7, ‘gembala’ itu disebut Anak Domba yang menggembalakan, ini jelas menjelaskan tentang inkarnasi, tentang Firman Allah yang menjadi Anak Manusia. Anak Domba menjelaskan bahwa Gembala ini telah pernah menjadi salah satu dari ‘domba’, manusia. Dan Anak Domba ini mengingatkan kita tentang korban darah, korban keselamatan dan korban penghapusan dosa, persembahan yang harus tidak bercacat cela, harus murni dan harus kudus. (baca Imamat 3). Ingat kurban tidak sama dengan korban.

Lalu siapakah Anak Domba ini? siapa DIA Gembala itu? Siapa Dia yang beserta domba-domba itu, beserta umatNYA?…..Kita langsung teringat kepada suatu Nama, IMANUEL, Allah beserta kita, Tuhan beserta kita.

Yesaya 7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Imanuel adalah Gembala kita, TUHAN adalah Gembala kita, karena IA begitu dekat dengan kita. Gembala tentu selalu dekat dengan domba-dombanya…. “Mari domba-domba yang tersesat, mendekatlah!”.

Kata Tuhan Yesus: “Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku”, Yohanes 10:11,14

Yang tidak mengenal Gembala, yang tidak mengenal Tuhan Yesus, masih tersesat… maka dengarlah suaraNYA… IA begitu lembut, di hati terdalam,… IA memanggil dengan RohNYA Yang Kudus, ROH ALLAH.

Kata Yesus ….”Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.”

maka kitalah yang dimaksudnya….segeralah berkumpul, kepada IMANUEL. Sebab kelak TUHAN beserta kita, semuanya, dari segala jaman, bahasa dan suku dan bangsa, karena kita ditempatkanNYA di “padang hijau”, di sorga, di RumahNYA, KERAJAAN ALLAH. Haleluya, Amin

Iklan

9 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Seperti kata Om Yesus Kristus di blogku, selalu memakai kata ‘Wahai domba-dombaku..’

    • sepertinya dia tidak paham apa yang ia bicarakan,

      dan semoga anda juga bisa mengerti, setelah Anda membaca Artikel ini….

  2. @parhobass tercinta : Kayaknya masalah di blognya jelasnggak sudah kuselesaikan dengan happy ending. 🙂 Biarpun rasanya di kuping masih rada aneh, mungkin saja pendapat Mas Dewo itu ada sisi lain yang perlu dilihat. Tak anggep yah okelah. Itu kan cuma masalah cara pandang.

    Mendingan kuikuti saranmu, saran Robinson sama saran Ikutan. Tak perlu kasus itu diperpanjang kan ? Hi Hi Hi . Sekarang kamu mau ngobrol apa sama aku ? Ngaku saja kau, kau kemarin emang sengaja gangguin aku kan ? Hi Hi Hi.

    Apa kabarmu Parhobass ?

  3. Ternyata aku dah pernah mampir di sini… 🙂

    • @lovepassword

      yah sebenarnya sudah pernah mampir, tetapi mungkin seperti biasa, hanya sambil lalu hahahaha, atau mungkin memorinya perlu di-defrag sedikit hehehe

      tapi sudahlah daripada Anda menuduh saya sok dewasa dan sok-sok yang laen heheh….

      gimana perjalanan ke Jepang?

      • Yeee… Yang menuduh kamu sok dewasa siapa ? Lha wong aku nyamber semua orang kok…Kamu saja yang merasa. He he he… 😀

        Ke jepang itu nggak tahu waktunya kapan? Aku sendiri juga bingung. Mana kalo jadwal belum jelas itu membuat aku nggak bisa ngapa-ngapain …Hi hI hi …. Jadi rada bingung aku…

      • @lovepassword

        oh walahhh nyamber semua orang tho…. termasuk diri sendiri kan? hehehe

        ok deh… selamat jalan kalau jadi dan keep pray dah;…

      • Diri sendiri iyalah… Namanya juga semua orang.. he he he

  4. Wow!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: