Jangan menyerah

Februari 18, 2010 pukul 7:05 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Orang yang gampang menyerah, di dalam bahasa theologisnya disebut, lemah, pengecut.
Padahal kita ditantang untuk tampil bak pahlawan. Dan pahlawan tergagah adalah dia yang sanggup mengalahkan dirinya sendiri.

Orang yang memelajari Alkitab juga sering mengalaminya, ia menyerah. Memang latar belakang bisa menjadi faktor utama. Dan yang menyerah ini tanpa disadari sudah mendirikan tiang gantungan bagi dirinya, sayangnya tidak sadar.

Contoh tiang pancungan kepada orang gampang atau sering menyerah.

a. Takutlah akan Tuhan saja (Matius 10:28),
b. Kasihilah Tuhan saja (Matius 22:37),
c. di dalam kasih tidak ada takut (1 Yohanes 4:18)

Sebuah paradoks?, TEPAT. Ingat paradoks bukanlah kontradiksi. Tetapi oleh kata menyerah ayat di atas bisa menjadi KONTRADIKSI, dan kalau masih bertahan di sana, maka….. tanpa disadari tiang gantungan, kematian sebenarnya sudah erat terikat di leher….sambil berkata: “Alkitab penuh kontradiksi”, tiang gantungan yang menjulang, sama seperti tiang gantungan yang didirikan oleh Haman orang Amalek di jaman Ester. Ia pikir ia mendirikan tiang gantungan itu untuk menggantung Mordekhai, tahu-tahunya, tangan TUHAN yang misterius bekerja, tiang itu menjadi gantungan bagi dirinya sendiri.

Takut di a, menjelaskan, takut kepada TUHAN, kenapa? karena TUHAN sanggup dan bisa membunuh kita, bahkan bukan hanya tubuh, tetapi juga roh kita. Lihatlah kekuasaanNYA, kekudusanNYA dan jangan main-main.
Sementara takut di c menjelaskan ketakutan atau teror akan ketidak percayaan akan TUHAN yang hadir dari kebimbangan kita sendiri. Jikalau Anda percaya kepada TUHAN, maka percayalah bahwa TUHAN memberikan rencanaNYA kepada Anda sepenuhnya, dan kalau Anda percaya maka letakkanlah segala hidup Anda di bawah tanganNYA… Teror terbesar apa? yaitu tidak masuk surga,… padahal YESUS berkata, “Percayalah kepadaKu karena Aku adalah Jalan menuju Bapa, tidak ada yang lain”. Jadi kalau Anda percaya kepada Yesus, maka bagian surga itu adalah bagian ke sekian yang diberikanNYA kepada Anda, bukan lagi tujuan utama, sebab TUHAN, Raja Sorga adalah YESUS, kalau Anda percaya Dia, tentu IA akan menggenggam Anda di sorgaNYA….dan itu jugalah yang dijelaskan sebagai kasih itu. Kalau Anda mengasihi ALLAH, maka itu sangat paralel dengan percaya kepadaNYA, tunduk kepadaNYA,…. dan tentu memiliki hubungan pribadi denganNYA. Bagaimana TUHAN, Raja Alam semesta mau berkenan bersahabat dengan kita manusia yang nista ini?, …. ROH Kudus,..Diutus oleh Bapa di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Dengan begitulah kita mengenal dan mengasihi TUHAN, sebab IA begitu dekat dengan kita, IA tidak di bertahtah sebagai RAJA di surga yang jauh, tetapi IA juga terus mengetok pintu hati kita.

Jangan menyerah! Adillah kepada diri sendiri.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: