Hamba Abraham dan penyembahan

Februari 12, 2010 pukul 8:29 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , ,

Usia Abraham sudah lanjut, dan Ishak juga sudah waktunya untuk mempersunting istri. Abraham menginginkan seorang istri bagi Ishak dari leluhurnya, dari kota Nahor, tempat Abraham dulu dipanggil TUHAN. Abraham tidak mau anaknya mempersunting perempuan Kanaan.

Hamba tertua, komandan hamba sepertinya, diambil sumpah oleh Abraham, untuk melakukan misi mencari perempuan itu.
Percakapan saya buat supaya sedikit mengena bagi orang jaman sekarang…
Abraham: “Sersumpahlah di dalam nama TUHAN, Allah yang empunya langit dan bumi, supaya engkau tidak mengambil seorang perempuan Kanaan”
Hamba : “ok”… mungkin sedikit gemetar dan merinding
Abraham: “Pergilah ke kota Nahor di Aram-Mesopotamia, tempat aku tinggal dulu”
Hamba : “Kalau misalnya perempuan itu tidak mau ke Kanaan ini, apakah aku harus membawa Ishak ke sana?”
Abraham: “Awas, jangan kaubawa anakku itu kembali ke sana, TUHAN, Allah yang empunya langit dan bumi, telah memanggil aku dari sana, dan IA berjanji memberikan tanah Kanaan ini kepadaku dan keturunanku, jadi jangan engkau melawan TUHAN”…
Hamba : “Upsss”,… semakin ngeri neh
Abraham: ia melanjutkan..”..TUHAN juga akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu, sehingga engkau dapat mengambil seorang isteri dari sana untuk anakku”.

Abraham memesankan juga, sekiranyapun ada yang mau diperistri Ishak, tetapi jika ia tidak mau dibawa ke Kanaan, maka hamba ini harus meninggalkannya,… artinya carilah perempuan yang lain.

Hamba inipun berangkatlah menuju Aram-Mesopotamia….

Sesampainya di Aram, pada suatu petang hari ia mau meminumkan unta-unta yang ia bawa pada suatu sumur, dimana sumur ini biasanya para ladies ladies menimba air,… lalu ia berdoa begini…
“TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai tujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham. Di sini aku berdiri di dekat mata air, dan anak-anak perempuan penduduk kota ini datang keluar untuk menimba air. Kiranya terjadilah begini: anak gadis, kepada siapa aku berkata: Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum, dan yang menjawab: Minumlah, dan unta-untamu juga akan kuberi minum–dialah kiranya yang Kautentukan bagi hamba-Mu, Ishak; maka dengan begitu akan kuketahui, bahwa Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku itu.”

Belum ada amennya, belum selesai doanya, sekonyong-konyong datanglah Ribka, yang lahir bagi Betuel, anak laki-laki Milka, isteri Nahor, saudara Abraham; Ribka sangat cantik parasnya, perawan, ia baik…
Kemudian berlarilah hamba itu mendapatkannya serta berkata: “Tolong beri aku minum air sedikit dari buyungmu itu.” dan seterusnya dan seterusnya,…. Ribka menjadi jawaban doa-doa hamba ini….

TUHAN tentu tidak pernah teriak-teriak atau berfirman kepada hamba ini untuk mengaku-ngaku sebagai TUHAN untuk disembah. Dari sumpah yang pernah ia punya ia tahu, bahwa TUHAN adalah Allah yang empunya bumi dan langit. Dan sekarang setelah doa-doanya terjawab apa yang harus dilakukan? dari semua perbuatan TUHAN bagi dia, apa yang sanggup ia lakukan?…
Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah TUHAN, serta berkata: “Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang tidak menarik kembali kasih-Nya dan setia-Nya dari tuanku itu; dan TUHAN telah menuntun aku di jalan ke rumah saudara-saudara tuanku ini!”.

Yah penyembahan dan penyerahan diri itu diawali dari bukti kasih TUHAN, bukti pekerjaan TUHAN, bukan oleh Deklamasi ketuhanan dari TUHAN.

Cara kerja yang ajaib ini akhirnya berhasil, Ishak menikah dengan Ribka. Dan Ribka adalah istri satu-satunya dari anak perjanjian Ishak, seperti perlambang Gereja, Sang mempelai wanita, adalah satu-satunya bagi Mempelai Pria, yaitu Kristus sebagai kepala Gereja.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: