Nubuat, penggenapan dan pengurapan

Februari 10, 2010 pukul 2:35 pm | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , ,

TUHAN berjanji memberkati Nuh dan keturunannya. Kesalahan Ham (yaitu diantaranya adalah tidak hormat kepada orang tuanya) membawa kutuk. Lalu Nubuat itu datanglah…
Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya
baca Kejadian 9:25-27

Nubuat ini jelas tergenapi…

Kedorlaomer, Raja Elam, bersama sekutu-sekutunya, telah memerintah atas tanah-tanah Kanaan, selama 12 tahun, dan meski ada pemberontakan mereka tetap menguasainya.
Kedorlaomer adalah raja Elam, dan Elam adalah anak Shem. Shem saudara Ham orang Kanaan.

Meski nubuatan itu tergenapi, tetapi TUHAN telah memilih cara lain, bukan dengan kekuatan manusia, Kedorlaomer dan sekutunya, tetapi oleh Abram.

Suatu saat Kedorlaomer dan sekutunya melawan pemberontak dari raja-raja di Kanaan. Pada saat itu Lot saudara Abram telah tinggal di sana, di daerah konflik. Maka setelah Kedorlaomer dan sekutunya dapat mengalahkan raja-raja di Kanaan, maka Lot kena dampak, sebab ia telah tinggal di tanah Kanaan, lalu Kedorlaomer dan sekutunya merampas harta Lot. Abram, orang Ibrani adalah keturunan Shem dari Arkpaksad. Arphaksad adalah saudara Elam, nenek moyang Kedorlaomer. Abram memimpin pasukan merebut kembali milik Lot dari tangan Kedorlaomer yang adalah sesama pengemban nubuatan ‘pemegang’ tuan atas Kanaan.

Abram berhasil. Abram orang Ibrani, keturunan ke 10 dari Nuh berhasil mengalakan Kedorlaomer. Karena Kedorlaomer pada waktu itu berkuasa atas Kanaan, maka bisa saja Abram langsung menguasai Kanaan. Tetapi Abram tidak melakukannya, karena nubuatan ‘Kanaan jadi hamba kepada Shem’ masih harus menunggu cara penggenapan yang lain. Awal dari penggenapan itu adalah…
setelah Abram mengalahkan Kedorlaomer, ia bertemu Melkisedek, dan Abram diurapi, ia diberkati.. Ia harus melahirkan keturunan, suatu bangsa yang nanti memegang atau mengemban nubuatan di pundaknya, yaitu ‘memperhamba’ Kanaan. Kanaan harus dikuasai, tetapi harus di dalam keadaan adil. Hukumman dapat dilaksanakan jika dosa sudah membubung ke langit. Dan nubuatan perhambaan itu terlaksana setelah ratusan tahun berikutnya, setelah dosa Kanaan telah sampai ke langit, Kanaan telah memperhambakan dirinya kepada dewa-dewa kenajisan. Dengan demikian adillah TUHAN menghapus Kanaan dengan cara membuat dia hamba kepada tuan, ISRAEL. HAKIM adil menghukum jika pilihan terdakwa hanya kepada dosa saja.

Nubuat penting, karena TUHAN selalu mengatakan terlebih dahulu sebelum segala sesuatu terjadi…
Penggenapan juga penting, tetapi alangkah baiknya jika kita mengerti urapan TUHAN, sebab jika TUHAN berkata, maka itu terjadi, dan kerena itu harus terjadi, maka biarlah itu terjadi atas rancangan TUHAN, maka tunggulah Tangan TUHAN, dan kenalilah TUHAN, jangan sampai kita mendahului kemauan TUHAN… yang akhirnya berujung kepada kekalahan seperti Kedorlaomer, raja Elam.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: