Yohanes

Januari 28, 2010 pukul 9:48 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 8 Komentar
Tag: ,

Yohanes, יוחנן, Yo.chanan, THE LORD is gracious, TUHAN adalah kasih.

Yohanes adalah salah satu dari 12 Rasul, dan ia adalah murid kesayangan Yesus… bukan tanpa alasan, melainkan ia adalah seorang manusia yang mau dan rela diproses oleh Gurunya….

Perhatikan keadaan apa yang bisa dirubah oleh Yohanes dari dirinya sendiri….

Suatu waktu, Yohanes melihat seseorang mengusir setan demi nama Yesus, padahal ia bukan salah satu dari kelompok orang-orang yang mengikut Yesus, pada masa itu.
Yohanes berkata: “Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita. (Lukas 9:49)

Yohanes seorang yang eksklusif,… dan itu bisa dia rubah…Yohanes menjadi soko guru jemaat yang membagikan kasih Allah bagi jemaat….

Suatu waktu, Yesus mau melewati Samaria mau menuju Yerusalem (kita tahu banyak orang Samaria yang tidak suka dengan orang Yerusalem, karena di Yerusalem adalah pusat Yahudi yang juga banyak yang membenci mereka)…dan memang orang di suatu desa di Samaria tersebut menolak Yesus dan pengikutNya lewat hanya karena tujuan mereka adalah Yerusalem….lalu

Lukas 9:54 Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: “Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?”
atas perkataan ini Yesus menegor mereka, yang artinya Yohanes ini adalah seorang yang emosial, tidak berpikir jauh… dan ia berhasil mengubahnya…ia menjadi seorang yang penuh kasih karunia, mengajar dan membimbing, rela dipenjara demi menunjukkan Kasih dan wataknya yang tajam, keras dan dalam terpancar di dalam tulisan-tulisannya.

Yohanes adalah orang yang setia di dekat Gurunya, untuk terus belajar dan mengenal Yesus, Mesiasnya….
dan ia adalah orang yang tidak mau terus menerus melakukan kesalahan-kesalahan yang sama…Yohanes mau berubah dan mau bertumbuh di dalam Yesus yang semakin hari semakin ia kenal semakin dalam…. terbukti dari…. betapa dalam dan berkuasaya Roh Kudus menggunakan Yohanes di dalam menulis Injil Yohanes. Yohanes merangkum semua theologi Perjanjian Lama di dalam Injil Yohanes yang di dalam narasinya mengikuti jalur kehidupan Sang Sabda yang menjadi daging di bumi ini.

Yohanes adalah tipe manusia baharu yang komplit, ia adalah seorang rasul, ia juga seorang pekabar Injil, penasehat dan ia sekaligus juga seorang Nabi, yang kepadanya dilimpahkan Wahyu Kristus, Kitab yang sampai sekarang membuat orang harus menguras otak untuk mengartikannya, dan sedemikian menjadi sangat dicintai oleh orang-orang yang berminat di dalam eskatologi. Di dalam penulisan Wahyu Yohanes bagaikan penggabungan antara Yeremia, Yehezkiel, Yesaya dan Daniel.

Yohanes mengerti arti memiliki dan merelakan apa-apa yang tidak musti harus ia pertahankan.
Yakobus saudara Yohanes menjadi orang yang pertama dari sekian murid yang mati martir, Yohanes menjadi saksi penghancuran bait Allah di Yerusalem, Yohanes mengetahui semua kematian-kematian yang mengerikan dari murid-murid awal (ada yang dibakar, dimasukkan ke kandang binatang buas, ada juga yang digergaji dan bahkan ada yang disalibkan terbalik, Petrus), dan Yohanes melihat semua peristiwa ‘Via Dolorosa’.

Yesus melihat hati Yohanes jauh ke dalam, dan Yesus melihat masa depan Yohanes jauh ke depan,… dan sangat tidak salah para murid bisa melihat buah dari keadaan hatinya yang mau berubah dan mau dididik oleh Guru mereka, murid-murid lain mengatakan Yohanes sebagai murid yang paling dikasihi Yesus.

Mazmur 139:23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku.

Note:
Yohanes mempunyai seorang murid yang terkenal yaitu Polycarpus, dan Polycarpus adalah guru dari St. Irenaeus, salah seorang bapa gereja. Policarpus sejaman dan sering disebut sebagai Bapa Gereja Apostolik dengan Ignatius dari Antiokia dan Clement dari Roma. Polycarpus dari Smirna mati martir dengan dibakar, Ignatius mati martir dengan dimasukkan ke kandang singa, dan Clement mati martir dengan diceburkan ke laut dan lehernya diikatkan ke jangkar.

Iklan

8 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Mengenai ayat Lukas 9:54, kenapa Yesus melarang kedua muridnya menyuruh api turun dari langit? Karena kesannya seolah-olah yakobus dan yohanes punya kekuasaan membinasakan dengan menurunkan api, padahal kedua murid ini hanya manusia biasa. Manusia biasa tidak sanggup menurunkan api dari langit, bahkan saya sendiri pun tak sanggup. Atau mungkin ayat ini cuma kiasan, ya? Kalau kiasan, berarti kata-kata Yesus adalah kiasan.

    • karena Yesus Kristus datang bukan untuk menghakimi…, tetapi setelah kedatangan ke dua nanti baru Ia datang sebagai HAKIM…

      kesan mengenai Yohanes (dan Yakobus) sudah dijelaskan diatas, gelar mereka berdua ini adalah Sons of Thunder, saya kita itu sudah bisa menjelaskan juga…

      itu bukan kiasan,…. sebab Yohanes pasti telah mengetahui peristiwa Sodom dan Gomora, dan jika Yesus setuju itu adalah perkara yang mudah bagi DIA, karena Surga dan Bumi telah diserahkan kepada DIA…

  2. @ Fitri
    Kita bisa saja turunkan api dari langit … sekarang gunanya utk apa ?? hehehe Wong di daratan banyak sekarang ini banyak api, sangkin banyaknya sumber api .. gereja-gereja dimana2 malah murah sekali dibakarin … ntahulah siapa lah itu , kadang kasihan juga sih Fit .. ohya sumber api ada dr gas elpiji, minyak lampu yg lebih mahal dari gas..
    di tempatmu berapa minyak lampu seliter … mahal nggak … , tp yg paling murah sumber api itu dari hati ini ya Fit… bisa membakar kemarahan orang..
    Pengin juga sih lihat api turun dari langit tp dimana ya Fit … ?

    • Ya kalo musim hujan geledek nyamber nyamber itu kan banyak api turun dari langit. Malahan alang2 saja bisa kebakar. 🙂

      • Mas love,

        Kabur dulu yuk. Saya saja lagi mau tanya tentang ayat Lukas, tapi malah bawa-bawa gereja.

        Mungkin ini trik untuk membungkam mulut muslim yang selalu mempertanyakan keaslian Injil.

  3. Marah ya? Ya udah, aku kabur dulu ya..

    • @ Fitri

      Dek Fitri ya manisss…

      Karena engkau hanya bertanya dan tidak pernah mau ditanya dan hanya mendengar apa yg kamu tanya tanpa mau mendengar apa yg ditanya orang kepadamu maka apapun bunyi suara itu hanya masuk dari kuping kiri dan keluar keluar dari kuping kanan maka saya menjawabmu ttg yg tidak kamu tanyakan …
      .
      Semestinya bersyukurlah kamu krn kamu langsung berhadapan dgn pertanyaan yg senantiasa ada di hatimu. Jadi saya dn sdr Parhobas cukup mengerti akan kelabilan pribadimu berdasarkan dari setiap pertanyaan2mu .

      Salam Kasih

  4. Oke, nggak usah khawatir. Saya nggak akan tanya lagi tentang kristen di sini. Tapi jangan memberitakan apapun pada saya lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: