Sunatlah…

Januari 22, 2010 pukul 9:00 am | Ditulis dalam Apologet | 23 Komentar
Tag: ,

Kejadian 17:10-12
Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.

bandingkan dengan:

Ulangan 10:14-16
Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya; tetapi hanya oleh nenek moyangmulah hati TUHAN terpikat sehingga Ia mengasihi mereka, dan keturunan merekalah, yakni kamu, yang dipilih-Nya dari segala bangsa, seperti sekarang ini. Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.

dan

Yeremia 4:4
Sunatlah dirimu bagi TUHAN, dan jauhkanlah kulit khatan hatimu, hai orang Yehuda dan penduduk Yerusalem, supaya jangan murka-Ku mengamuk seperti api, dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkan, oleh karena perbuatan-perbuatanmu yang jahat!

Abraham disunat pada saat ia sudah tua, Ismael sesudah remaja, dan Ishak-lah yang pertama disunat di hari ke delapan setelah lahir, sesuai tanda perjanjian TUHAN kepada Abraham.

Abraham mendapat anugerah kasih sayang dari TUHANnya, El Shadday. Dan karena penerimaan hatinya atas semua kehendak TUHAN, ia percaya kepada TUHAN, maka TUHAN menganggap itu sebagai kebenaran (baca: Kejadian 15:6, Galatia 3:6, Yakobus 2:23). Kepercayaan, iman, dan hati yang tunduk inilah yang disebut sunat hati, dan karena sunat hati inilah TUHAN memberi tanda perjanjian supaya semua keturunan Abraham dengan bukti percaya di dalam hatinya rela melakukan suatu tanda sunat kulit kathan. Jangan sampai dibalik, karena sunat kulit kathan maka hatinya menjadi percaya atau beriman, tetapi karena percaya dan beriman maka ia rela melakukan apa saja yang TUHAN perintahkan, salah satunya tanda sunat.

Keturunan Abraham kiranya juga melakukan hal yang sama, percaya, lalu disunat, percaya lalu dibaptis.
Jika Anda tidak percaya sunatmu tidak ada gunanya, jika Anda tidak percaya baptisanmu tidak ada gunanya.
Percaya adalah berani tunduk dan hidup di dalam naungan Yang Perkasa, sama seperti Abraham berani keluar dari hidupnya yang lama di kampung leluhurnya ke suatu daerah yang sama sekali ia belum tahu, tetapi ia rela karena El Shadday berjanji menemani dia.

Kepercayaan inilah yang kiranya dimiliki oleh semua orang yang mengaku memanggil Abraham sebagai bapa, bapa orang beriman, itu jugalah yang disebut sebagai anak-anak yang dilahirkan bukan dari daging tetapi dari roh. Karena percaya kita maka roh Abraham turun kepada kita, yaitu roh yang tunduk dan rela, dan mengenal Siapa TUHAN yang disembahnya, maka kita secara roh memanggilnya bapa leluhur.

Sunatlah hatimu, maka Perjanjian Tuhan berlaku atas kamu.
Ada yang bersunat, kathannya hilang bersih, tetapi hatinya keras seperti batu, lalu apa gunanya?, apa bukti Anda disunat? apa bukti Anda dibaptis? apa bukti Anda percaya?. Seperti kuburan ditaburi tanah putih, tetapi di dalamnya cacing tanah berpesta pora, tulang belulang dan segala yang kotor (baca: Matius 23:27, Kisah Para Rasul 23:3).

Kata Yesus : “Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah; Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal… (baca: Lukas 16).

Keturunan Abraham oleh roh, sudah melakukan sunat yang lebih dari sunat lahiriah, yaitu sunat hati.
Karena kesempurnaan perjanjian atas sunat sudah diangkat kuknya oleh YESUS. Ingat semua iota Taurat sudah disempurnakan, diangkat di atas pundak YESUS. Dan karena semua sudah sempurna, maka Yesus memberi kuk yang melandasi semua Taurat itu, yaitu kuk Kasih. TUHAN yang memberi dan IA pula yang mengambil, TUHAN yang merombak maka IA pula yang melimpahkan anugerah, TUHAN yang berjanji maka IA pula yang menyempurnakan. Karena IA adalah TUHAN yang berotoritas, dan memiliki rancangan, maka serahkanlah hidupmu di atas naungan sayapNYA yang Perkasa,… persis seperti Abraham melakukannya.

Beberapa orang yang TUHAN lihat hatinya dan bukan kulit kathannya antara lain Habel, Henokh, Nuh, Ayub, dan bahkan Abraham sendiri.

23 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Untuk melaksanakan sunat di hati sesuai anjuran Paulus, mungkin harus di bedah di rumah sakit dan butuh biaya besar selama perawatan dan pengobatan.

    • Kitab Ulangan itu ditulis oleh Musa, dan Kitab Yeremia oleh Yeremia,…
      Paulus sebagai seorang Farisi tahu betul titik komanya Tanakh,… jadi Paulus sadar betul arti sunat itu… dan kemudian kalau penuduh menuduhkan bahwa Paulus atas inisiatif sendiri mengajarkan sunat hati, amatlah sangat disayangkan…

      Ulangan 10:14-16
      Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya; tetapi hanya oleh nenek moyangmulah hati TUHAN terpikat sehingga Ia mengasihi mereka, dan keturunan merekalah, yakni kamu, yang dipilih-Nya dari segala bangsa, seperti sekarang ini. Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.

      Yeremia 4:4
      Sunatlah dirimu bagi TUHAN, dan jauhkanlah kulit khatan hatimu, hai orang Yehuda dan penduduk Yerusalem, supaya jangan murka-Ku mengamuk seperti api, dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkan, oleh karena perbuatan-perbuatanmu yang jahat!

      nah kalau hati kita bersunat, maka memang tidak ada curiga mencurigai tanpa alasan apapun….

      jika oleh sunat orang beriman, maka mampuslah para kaum hawa….

  2. Kalau ada kartu Askesmu ya pasti murahlah operasinya
    hehehehe

  3. Kalo minta bantuan Ponari mungkin malah gratis πŸ™‚ πŸ˜€ πŸ™‚

  4. Kartu ASKES ku ada.

  5. hehehehehehe

  6. Ternyata ribet juga kalau beragama Kristen karena sunat di hati harus ke rumah sakit.

    • @Fitri,

      Anda membicarakan dua hal yang bertolak belakang….

      sunat hati itu bukan perkara fisik, karena kekeraskepalaan itu bukanlah sesuatu yang berbau fisik. Tidak ada orang yang keras kepala lalu kepalanya dipotong supaya tidak keras kepala lagi bukan? apa gunanya kalau dia sudah mati? ia tidak dapat membuktikan ketidakkeraskepalaannya lagi bukan?

      sunat hati adalah masalah roh, esensi, karakter.
      contoh ada seorang pendeta tetapi suka memfitnah, itu namanya ia belum sunat hati, artinya statusnya tidaklah menjadi dasar. seharusnya Status adalah buah dari sunat hati.

      d.l.l.

      jadi sia-sia seorang sunat khitan, tetapi hatinya tidak… hatinya masih diisi oleh roh-roh jahat..

    • lho, kenapa sunat hati larinya ke rumah sakit??? sunat hati ga usah jauh2 ke rumah sakit, cukup dengan menunjukkan perilaku perkataan dan pemikiran yang sejalan dengan ajaran Tuhan Yesus (ajaran kasih, sukacita, damai sejahtera dsb), maka itulah sunat hati…
      jangan2 maksud mbak fitri: sunat hati=memotong hati, seperti sunat kelamin? ntar mati dong orangnya,wkwkw

  7. @ r_tobing

    .
    .

    Nah.. itulah dek Rodry yg membuat saya selalu tersenyum jikalau berdialog dgn tuan putri itu. Dari beberapa dialog dgn para temannya yg lucu-lucu lainnya itu.. saya ada menangkap bhw mereka selalu mengartikan secara harafiah menurut tulisan di Alkitab. Spt sdr Wedul yg mengatakan waktu para kaum Farisi memanggil Yesus … guru ..guru !! Eh malah dibilang Wedul , mereka yg mengatakan guru adalah murid Tuhan Yesus. heheheh

    • betul amang sihotang
      aku melihat bahwa kawan2 kita ini terlalu mempersoalkan hal2 duniawi yg sebenarnya gak esensial, dan parahnya lagi ditafsirkan secara bulat2 (apa yang tertulis, maka itulah artinya, padahal enggak selalu…). mereka selalu menafsirkan bahasa Ilahi ke dalam bahasa manusia, ke dalam apa yang bisa dicerna menurut logika manusia yang sempit itu…(padahal yang menciptakan otak manusia itu kan Tuhan ya)

      contoh aja, aku paling geli lagi kalau ada yang bilang seperti ini: “di alkitab ditulis terang diciptakan di hari pertama, lalu matahari diciptakan hari kesekian….bagaimana mungkin ada terang tanpa matahari???”
      hahahaha… lha ini kan pertanyaan goblok (karena terlalu bulat2 menerima bahasa kitab suci, gak dicerna dulu)… kaya’nya mereka lupa kalau Tuhan itu serba bisa… emangnya mustahil bagi Tuhan untuk mendatangkan terang tanpa matahari, hanya melalui firman (perkataanNya)?? ya enggak kan… kebetulan saja pemikiran kita sebagai manusia yg terlalu sempit (duniawi) dgn menganggap bahwa satu2nya sumber terang adalah matahari.

      yah, mungkin kita harus bersabar dalam menghadapi kawan2 kita yang ‘terlalu polos’ ini.. hak-hak-hak….
      syalom πŸ™‚

  8. Ngomong-ngomong, biaya sunat di hati berapa biayanya?

    • biayanya adalah….
      seharga seluruh tubuh jiwa dan roh mu…
      makanya sangat penting dan menjadi keharusan…

      yang harganya itu setara dengan atau cukup dengan mengatakan :”Aku percaya di dalam YESUS KRISTUS”

      • Mahal atau murah itu ??? πŸ™‚

      • @mas love
        Mungkin murah kalau ada kartu ASKES.

      • @lovepassword and Fitri

        yang dapat menilai tubuh, jiwa dan rohnya maka ia akan menilainya sangat mahal, dan saking mahalnya ia sunatlah hatinya….

        tetapi yang tidak dapat menilainya menganggap jiwa tubuh dan rohnya murahan dan saking murahnya melihat itu sebagai ejekan dan meremehkannya….

  9. @r-tobing / Rodry Mikhael Lumban Tobing

    he he, link blogku jangan disebut di FB ya. Kalau teman sekampusku tau tentang isi blogku, aku nggak enak dengan teman-temanku yang kristen maupun islam. Apalagi pihak dosen di kampus juga tau FB aku. Kalau tak hati-hati, aku juga bisa di tuntut UU ITE seperti adik tingkatku karena menuliskan makian dan kritikan terhadap dosen. Dan dosen itu tau karena adik tingkatku juga tergabung dalam grup universitas.

    Curhat dan status kami yang tergabung dalam FB ternyata sering di pantau oleh salah satu dosen kami. Dan saya pernah dikirim pesan lewat FB oleh dosen saya itu agar berhati-hati dalam menulis di FB, jika tidak ingin mengalami kasus seperti adik tingkat saya itu.

  10. @mbak fitri
    lho, berarti mbak fitri pengen ‘ngumpet2’ biar ga diketahui org terutama kawan sekampus?? wkwkw… kalau emang idealis dan vokal, kenapa mesti takut blognya dipublikasikan… blog dan komentar2 saya aja (yg agak2 pedas) banyak yang tahu, dan saya katakan bahwa itu memang pemikiran saya, bukan pura2 sehingga harus ‘disembunyi2kan’…(kaya gusdur lho mbak, idola saya yg idealis dan tidak sembunyi2)
    btw kan mbak fitri ntar lagi lulus,knp msh takut dipantau sama dosen?? wkwk

  11. Sebenarnya saya sudah keluar dari grup fakultas ku itu karena sudah lulus dan mau wisuda tgl 30 jan ini. Tapi saya nggak enak dengan teman dekat saya yang kristen itu. Ntar gara-gara liat isi post dan komentar blog, teman saya jadi marah. Tapi teman saya itu sudah lulus bulan juni 2009 dan sekarang dia di kampungnya Bulungan, Malinau. Orangnya cantik tuh. Aku nemu akun FB nya juga secara tak sengaja. Namanya Mulya Sari.

  12. Ngomong-ngomong tentang sunat. Apa yesus juga sunat di hati?

    • @ fitri

      Kalo menurut fitri, apakah Isa almasih itu memang turun dari Surga??

    • yohanes 1:1
      Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

      Firman itu adalah Allah…

      jadi pertanyaan Anda, apakah Yesus sunat hati, itu sejajar dengan apakah Allah benar-benar Allah?

  13. Kok, tanya tentang Isa Almasih? Tumben amat dan nggak seperti biasanya. Karena biasanya hanya memberitakan Yesus, maka saya tanya apakah yesus sunat di hati dan bukan sunat kelamin seperti yahudi dan islam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: