Kanon Perjanjian Baru

Januari 21, 2010 pukul 5:18 pm | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Berikut adalah sejarah Kanon PB yang pernah dilakukan oleh orang, dan bukan otoritas Kekristenan, karena otoritas Gereja belum ada, baru setelah abad 3-lah, melalui Kerejaan Romawi, otoritas itu ada.

Athanasius
(b. 296)
Origen
(b. 185)
Irenaeus
(b. 130)
Marcion*
(b. 85)
Matthew
Mark
Luke
John
Acts
Romans
1 Corinthians
2 Corinthians
Galatians
Ephesians
Philippians
Colossians
1 Thessalonians
2 Thessalonians
1 Timothy
2 Timothy
Titus
Philemon
Hebrews
James
1 Peter
2 Peter
1 John
2 John
3 John
Jude
Revelation**
Matthew
Mark
Luke
John
Acts
Romans
1 Corinthians
2 Corinthians
Galatians
Ephesians
Philippians
Colossians
1 Thessalonians
2 Thessalonians
1 Timothy
2 Timothy
Titus
Philemon
Hebrews
James
1 Peter
2 Peter
1 John
2 John
3 John
Jude
Revelation
Matthew
Mark
Luke
John
Acts
Romans
1 Corinthians
2 Corinthians
Galatians
Ephesians
Philippians
Colossians
1 Thessalonians
2 Thessalonians
1 Timothy
2 Timothy
Titus
Philemon
Hebrews
James
1 Peter
2 Peter
1 John
2 John
3 John
Jude
Revelation

Luke

Romans
1 Corinthians
2 Corinthians
Galatians
Ephesians
Philippians
Colossians
1 Thessalonians
2 Thessalonians

Philemon

sumber: http://www.bible-researcher.com
Note:
* Marcion adalah sekte yang mengatakan bahwa TUHAN di PB, YESUS adalah lebih besar dari TUHAN di PL, YHWH
** Hanya beberapa gereja di asia minor menolak Wahyu

Iklan

Beban dan Tanggungjawab

Januari 21, 2010 pukul 2:30 pm | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Tidak ada yang sanggup melihat ALLAH, dalam arti tidak ada suatu usaha apapun dari manusia yang sanggup memasuki kualitas ALLAH. Antara lain kudus dan suci. Sebab 0.000000000000001 kemunafikan sama saja dengan kemunafikan. Penilaian adalah hanya salah satu dari YA atau TIDAK.

Manusia telah terpisah dari ALLAH, dalam keadaan inilah maka manusia itu tidak sanggup menjembatani dirinya sendiri. Sebab ALLAH adalah KUDUS dan manusia bukan. Karena ALLAH adalah ROH dan manusia bukan.
Keterpisahan ini akan membawa manusia kepada kesudahannya yang amat mengerikan. Manusia yang kepadanya diberikan atau dihembuskan Roh untuk dapat hidup, akan terpisah dan tersiksa, karena alam semesta yang diciptakan bukanlah sesuatu yang tiada akhir, semuanya akan berujung.

BEBAN. Inilah beban yang tidak sanggup manusia angkat di atas pundaknya. Sehingga ALLAH mengangkat BEBAN ini di atas pundakNYA sendiri. Dengan inkarnasi FIRMAN di dalam diri YESUS.
YESUS telah mengangkat BEBAN itu sekali saja. IA membawanya ke dalam tumpahan darah salib. BEBAN dunia dari yang telah ada, yang ada, sampai yang akan ada, IA angkat semua di pundakNYA, JURUSELAMAT… Ya DIA adalah JURUSELAMAT.

Ada Hitam ada juga putih, ada yang tidak percaya ada juga yang tidak percaya, sekali lagi tetap di YA atau TIDAK. Dan yang mempercayai itu akan juga diwarisi salib, penderitaan, tetapi bukan salib berisi BEBAN tetapi salib TANGGUNG JAWAB. TUHAN yang mengangkat BEBAN itu sendiri mempercayakan tanggungjawab kepada mereka yang percaya, yaitu tanggung jawab hidup seperti KRISTUS, hidup benar.

Jadi percayalah BEBAN-mu sudah diangkat ALLAH, dan setelah percaya ber-TANGGUNGJAWAB-lah terhadap imanmu itu.

BEBAN sudah selesai, sekarang waktunya membuktikan TANGGUNG JAWAB.

Menyelamatkan hanya orang Israel

Januari 21, 2010 pukul 9:14 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 11 Komentar
Tag: , , ,

Matius 15:22-28, BIS
Wanita Kanaan: “Anak Daud, kasihanilah saya! Anak perempuan saya kemasukan roh jahat. Keadaannya parah betul.”
…Yesus tidak menjawab…
Murid: “Pak, suruh wanita itu pergi. Dia hanya ribut-ribut saja di belakang kita!”
Yesus: “Aku diutus hanya kepada bangsa Israel, khususnya kepada mereka yang sesat.”
Wanita itu datang lalu sujud di hadapan Yesus dan… berkata
Wanita Kanaan: “Tolonglah saya, Tuan.”
Yesus: “Tidak baik mengambil makanan anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”

“Benar, Tuan,” jawab wanita itu, “tetapi anjing pun makan sisa-sisa yang jatuh dari meja tuannya.”
Lalu Yesus berkata kepadanya, “Ibu, sungguh besar imanmu! Biarlah terjadi apa yang kauinginkan!” Pada saat itu juga anak wanita itu sembuh.

Yang patut di catat:
1. Mengenai Perempuan Kanaan.

  • Perempuan Kanaan ini sangat mengenal masalah yang ada padanya, dan ia tidak berdaya menyelesaikannya.
  • Kemungkinan besar ia sudah mendengar berita tentang janji Mesias yang datang dari keturunan Daud
  • Di samping ia mengenal masalah yang ia hadapi, ia tahu siapa yang bisa menyelesaikan masalahnya
  • Pengetahuannya ia buktikan dengan imannya yang kuat
  • Pelajaran buat kita adalah, biarpun segala sesuatu terasa tidak mungkin, berdoalah kepada ALLAH, sumber segala sesuatu, jika TUHAN berkenan (dibaca: jika rancangan TUHAN untuk itu ada), maka semua permintaan itu pasti terlaksana. Dan Iman dan perbuatan adalah dua sejoli yang satu.

    2. Mengenai Yesus.
    Mat 15:24 Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”
    Untuk menjelaskan ini ada beberapa point:

  • Yohanes 4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
  • Kutipan ini adalah kutipan dari perbincangan Yesus kepada perempuan Samaria, yang juga bukan orang Yahudi, secara umum bisa disebut bukan orang Israel. Di sini dijelaskan Keselamatan pasti datang, dan sedang ada pada Pribadi Firman Allah, Yesus, tetapi sebagai manusia yang adalah inkarnasi Firman Allah, IA harus dilahirkan dari suatu bangsa, Yahudi. Dan itu tentu sudah dipersiapkan ribuan tahun sebelumnya. Artinya Yesus sedang berada di dalam keadaan mencerahkan Yahudi dulu, baru setelah tugasNya selesai, Roh Kuduslah yang akan memberitakan Injil Kerajaan Allah di dalam Gereja, yaitu Yahudi yang sudah dicerahkan itu, ke seluruh dunia.

  • Yohanes 1:47 Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”
  • Sekali lagi jangan remehkan siapa YESUS. IA bisa melihat jauh ke dalam, ke dalam hati yang paling dalam. IA bisa mengetahui siapa ISRAEL SEJATI. Jadi Yesus memang datang untuk membawa orang-orang Israel sejati, orang-orang yang berkemenangan, orang yang beriman dan perbuatannya bersandar kepada TUHAN, sama seperti perempuan Kanaan di atas, ia layak disebut Israel sejati dibanding para ahli agama, otoritas Yahudi di jaman itu. Dan di dalam Gereja, sekarang mengemban tugas ini atas bimbingan Roh Kudus untuk meraih Israel-israel sejati, manusia-manusia yang tidak diperanakkan oleh daging tetapi oleh Roh.

    Nasehat bagi kita:
    Yesus mendengarkan doa-doa kita, sebab IA tahu keadaan isi hati kita yang tidak berdaya menghadapi semua kehidupan ini, sehingga serahkanlah hidup kita di tangan TUHAN yang kuat, maka IA akan menolong

    3. Mengenai Murid-murid.
    Roma 2:29 Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.

    Lihatlah keadaan murid pada masa itu, mereka menghalangi perempuan Kanaan itu untuk beroleh jawaban atas pergumulannya. Dan sering kita juga melakukan hal yang sama. Kristen sejati adalah mereka yang tidak nampak kekristenannya, tetapi yang iman dan perbuatannya adalah sejalan.

    Amsal 11:19 Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian.

    Itulah Kristen, pengikut Kristus, sejati, berpegang pada kebenaran yang sejati.

    Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
    Entries dan komentar feeds.