Firman Allah

Januari 15, 2010 pukul 2:48 pm | Ditulis dalam Apologet | 1 Komentar
Tag: ,

The Word (bhs. Inggris), Ha-Davar (bhs Ibrani),ho Logos (bhs. Yunani), Firman (bhs. Indonesia), Hata (bhs. Batak)…. mengantar kita kepada Sosok yang dinamai YESUS. Tentu Yohanes 1:1 adalah ayat yang sangat terkenal.

Saya sudah menulisnya di beberapa saat:
1. Yohanes 1:1
2. Yohanes 1:11

Dari manakah referensi kita untuk dapat menjelaskan ‘apa’ itu Firman?
(apa saya buat di dalam tanda quote, karena sebenarnya ‘apa’ itu agak rancu bagi Kristen. Karena pertanyaan apa itu Firman seharusnya siapa itu Firman)

‘Firman’ adalah penjelasan yang sangat dalam secara theologis, yang bisa dibilang berbau filosofis oleh penggagas Injil Yohanes. ‘Firman’ menjadi representasi Pribadi atas segala apa yang TUHAN inginkan, yang TUHAN perintahkan.

Perhatikan ayat-ayat dari pemazmur berikut:
Mazmur 33:6
Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.

Mazmur 107:19-20
Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.
Mazmur 119:89
Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.

Mazmur 147:15-18
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.
Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.
Ia melemparkan air batu seperti pecahan-pecahan. Siapakah yang tahan berdiri menghadapi dingin-Nya?
Ia menyampaikan firman-Nya, lalu mencairkan semuanya, Ia meniupkan angin-Nya, maka air mengalir.

Ayat-ayat di atas menjadi dasar untuk menjelaskan kenapa Yesus disebut Firman Allah, karena Yesus adalah ‘Sosok’ yang akan menjalankan misi penyelamatan, yang membawa Nama TUHAN PENEBUS, membawa Nama TUHAN JURUSELAMAT.

Yesaya 43:11
Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.

Hosea 13:4
Tetapi Aku adalah TUHAN, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal allah kecuali Aku, dan tidak ada juruselamat selain dari Aku

Yesaya 59:20
Dan Ia akan datang sebagai Penebus untuk Sion dan untuk orang-orang Yakub yang bertobat dari pemberontakannya, demikianlah firman TUHAN.

Yeremia 50:34
Tetapi Penebus mereka adalah kuat; TUHAN semesta alam nama-Nya. Tentulah Ia akan memperjuangkan perkara mereka, supaya Ia memberi ketenteraman kepada bumi, tetapi kegemparan kepada penduduk Babel.

Iklan

1+1+1=3

Januari 15, 2010 pukul 11:23 am | Ditulis dalam Apologet | 9 Komentar
Tag: ,

1+1+1=3

Marilah melihat konteks, tidak usah jauh-jauh ke pengembangan matematis atau fisika yang lain.
Ini murni sebagai berikut:satu ditambah satu ditambah satu sama dengan tiga.

Dari ujung bumi sampai ke ujung bumi tidak akan ada yang protes.
Lalu masalahnya dimana?

TIDAK ADA MASALAH.

Kita juga tahu 1 + 1 + 1 = 3, yang kita tidak pahami dari penyanggah adalah….
1 di atas bukan mewakili esensi, tetapi mewakili pribadi. (Kita di dalam kualitas orang yang mempercayai tafsir atau ajaran tritunggal, karena banyak juga yang tidak mempercayainya walaupun mengaku mengenal Alkitab)

Bapa, Anak dan Roh Kudus benar adalah 3 Pribadi,… tidak dapat di sangkal, jumlah numeric adalah 3 Pribadi…
1 Pribadi + 1 Pribadi + 1 Pribadi = 3 Pribadi

TIDAK ADA MASALAH

Yang menjadi masalah dimananya?
Tentu di penyanggah dan penuduh.

Sebab keterbatasan kepercayaan telah mengganti Pribadi tadi dengan Esensi yang kemudian dengan berani membuat rumusan sendiri sebagai berikut:

1 Allah (esensi) + 1 Allah (esensi) + 1 Allah (esensi) = 3 Allah (esensi)

Pertanyaan,… siapa juga yang pernah di sejarah ajaran ketritunggalan yang membuat rumusan begini,
yang ada adalah…

1 Pribadi (Esensi Allah) + 1 Pribadi (Esensi Allah) + 1 Pribadi (Esensi Allah) = 3 Pribadi (Esensi Allah)

Jadi?

Ya Allah adalah ESA… dah 6000 tahun koq diwarning.

Tri itu bukan Tiga Allah, itu adalah tiga Pribadi
Tunggal itu adalah Allah… karena Allah Hanya SATU.

Jadi Tritunggal?

adalah ajaran yang berkata : Allah yang ESA dengan Tiga Pribadi
siapa 3 Pribadi itu, Bapa, Firman dan Roh, so Allahnya ?
TUHAN…

jadi TUHAN adalah Bapa dan Firman dan Roh yang esa.

1+1+1=3
rumusan inipun terlalu dipaksakan sebenarnya….
masak TUHAN dipaksa masuk angka-angka… gila ajah kali.
Tetapi keterbatasan manusia tidak dikesampingkan oleh TUHAN, DIA mau dan rela untuk itu. Jadi manusia aja mau!!!…

Past-Present-Future

Januari 15, 2010 pukul 8:16 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag:

Memandang Yesus ada baiknya selalu melihat DIA di dalam kurun 3 waktu, yaitu: Past-Present-Future. Sedemikian untuk membaca Alkitab, khususnya 4 Kitab Injil, kita harus melihat juga salah satu set konteks di dalam 3 waktu ini di dalam setiap pengajaran Yesus.

Di dalam InkarnasiNYA, Yesus, berulangkali menjelaskan posisi DIA, sebelum inkarnasi, sedang inkarnasi, dan setelah inkarnasi itu.

Firman Allah menjadi manusia, inilah inkarnasi itu. Dan karena kualitas inilah IA disebut Anak Allah.

“Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.” Wahyu 4:8b

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.