Mazmur 1

Januari 11, 2010 pukul 4:48 pm | Ditulis dalam Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

​​​​​​​How blessed is the one who does not follow the advice of the wicked,
or stand in the pathway with sinners,
or sit in the assembly of scoffers![1]
​​​​​​​Instead he finds pleasure in obeying the LORD’s commands;
he meditates on his commands day and night.[2]
​​He is like a tree planted by flowing streams;
it yields its fruit at the proper time,
and its leaves never fall off.
He succeeds in everything he attempts.[3]
​​​​​​​Not so with the wicked!
Instead1 they are like wind-driven chaff.[4]
​​​​​​​For this reason the wicked cannot withstand judgment,
nor can sinners join the assembly of the godly.
​​​​​​​Certainly the LORD guards the way of the godly,
but the way of the wicked ends in destruction.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,
dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buahnya pada musimnya,
dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Bukan demikian orang fasik:
mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman,
begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar,
tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

[1].Ps 26:4; Prov 1:10; Prov 1:15; Prov 4:14-15; 1Cor 15:33; Eph 5:11;
[2].Deut 6:6; Deut 17:19; Josh 1:8; Ps 119:1;
[3].Jer 17:8;
[4].Job 21:18; Ps 35:5; Isa 17:13; Isa 29:5; Hos 13:3;

Iklan

Bagaimana mungkin?

Januari 11, 2010 pukul 10:27 am | Ditulis dalam Apologet | 6 Komentar
Tag: ,

Kita mungkin saja sudah tahu hal yang demikian ini,…

Yeremia 32:17 Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu!

Tidak ada yang mustahil bagi Allah….., tetapi ketika kita diperhadapkan dengan masalah, muka ketemu muka dengan masalah, kita akan sedikit bimbang, ragu.. apalagi kalau TUHAN sering dalam keadaan diam.

Abraham, Ishak, Yakub, … Musa,…. dan lain-lain, semuanya pernah mengatakan hal yang sama,…”Bagaimana mungkin?”, …tetapi TUHAN menjawab semua ketidakmungkinan itu dengan Tangan TUHAN yang kuat.

Mari menuju Maria, bunda Yesus…Ketika ia didatangi Malaikat. Sang Malaikat berkata: “Engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak, namai Dia YESUS, IA akan disebut Anak Allah Yang Maha Tinggi”.

Maria langsung mempertanyakan, “Bagaimana mungkin, saya mengandung dan melahirkan, saya belum menikah, saya belum pernah dijamah seorang lelakipun?”

Dan inilah jawaban yang sangat menyejukkan: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. ” [1]

Atas kuasa Roh Kudus Maria akan mengandung. Dengan suatu kemustahilan bagi manusia, Allah yang adalah ROH menjadi daging, tiada yang mustahil bagi Allah. Dan karena ‘daging’ itu adalah dari ROH, dan sebab ROH adalah Kudus, maka ‘daging’ itu juga adalah kudus. Allah adalah Satu, Esa, maka tidak ada 2 yang kudus, melainkan hanya satu, maka ‘daging’ yang kudus, yang dari ROH itu disebut Anak Allah.

Yohanes menulisnya sangat indah…”yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah”. [2],dan Kristus menjadi yang Sulung dari Allah, karena kita disebutNYA sahabat, ranting….

Bagaimana mungkin, segala sesuatu ada dari ketiadaan?, ex nihilo?
Lihatlah alam semesta ini, itu sangat mungkin.

Dan.. segala sesuatu mungkin, jika TUHAN berkehendak. TUHAN kudus dan adil. Ingatlah itu.

[1] Luk 1:35
[2]Joh 1:13

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.