Bagaimana Caranya?

Januari 7, 2010 pukul 2:33 pm | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag:

Kanon, atau tali pengukur, adalah penggabungan beberapa buku/kitab oleh orang-orang khusus yang relijius menjadi Kitab Suci.

Berbicara mengenai Kanon ini akhirnya kita harus membedakan antara orang-orang khusus relijius yang dimaksud. Nyatanya Katolik dan Protestan berbeda di dalam hal ini. Walau secara umum PL dan PB-nya sama. Tetapi Kanon pertama semua diterima oleh ke dua belah pihak, yaitu 66 buah Kitab menjadi 1 Kitab Suci.

Sebelum Perjanjian Baru, sudah ada Kitab Suci Yahudi, Tanakh. Tanakh = Torah (5 Kitab Musa atau cukup Kitab Musa saja) + Naviim (Surat Nabi-nabi, atau Nabi-nabi) + Khetuvim (Surat-surat).

Bagaimana caranya Kristen mengkanonkan PL-nya? Kenapa menerima semua Tanakh sebagai PL-nya Kristen?
Tidak lain karena Yesus selalu mengutip Tanakh. Tanakh dibagi atas 3 Kitab besar yaitu:

Torah Prophets Writings
* Genesis
* Exodus
* Leviticus
* Numbers
* Deuteronomy
* Joshua
* Judges
* Samuel
* Kings
* Isaiah
* Jeremiah
* Ezekial
o Hosea
o Joel
o Amos
o Obadiah
o Jonah
o Micah
o Nahum
o Habakkuk
o Zephaniah
o Haggai
o Zecariah
o Malachi
* Psalms
* Proverbs
* Job
* Song of Solomon
* Ruth
* Lamentations
* Ecclesiastes
* Esther
* Daniel
* Ezra-Nehemiah
* Chronicles

Tak lebih dari tahun 100M-lah ketiga Kitab besar ini menjadi 1 Kitab Besar yang disebut Tanakh tadi.
Jadi beberapa kitab menjadi 3 Kitab besar, dan 3 Kitab besar menjadi 1 Kitab, Tanakh.

Lalu perhatikan kutipan Yesus ini di dalam perumpaan di Lukas 16, di situ dikatakan kesaksian Musa dan para Nabi. Klop maka 2 kitab besar dari 3 masuk kanon, sekarang tinggal satu lagi. Yesus berulangkali menguktip surat-surat dari Mazmur… so lengkap sudah. 3 Kitab besar yang menjadi Tanakh itu masuk PL.

Mari kita cari salah satu cara membuktikannya dengan mengambil salah satu ayat saja.
1 dari Kitab Musa:
Bandingkan antara Ulangan 8:3 dengan Matius 4:4 dan Lukas 4:4, Lukas 4:30-35
1 dari Kitab Para Nabi:
Bandingkan antara Yesaya 50:6 dengan Matius 5:9, Matius 26:67-68, Matius 27:30-31, Markus 15:19-20, Lukas 6:29, Lukas 22:63-65, Yohanes 18:22
1 Dari Kitab Surat-surat:
Bandingkan antara Mazmur 22 dengan Matius 27:46, Markus 15:34

Nah pada akhirnya dengan demikian genaplah semuanya 66 buah kitab. Bukan ‘ taaaatt dahhhh’ atau ‘wusssssss’ dari langit jadi sebuah Kitab, tetapi Wussss selama 4000 tahun baru menjadi 66 Kitab disebut Alkitab (bahasa Indonesianya)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: