Mengapa menjadi penting

Januari 6, 2010 pukul 2:22 pm | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

Alkitab, memang paling tidak sudah diterjemahkan hampir 150 bahasa yang bisa diakses online,internet. Coba lihat di biblos.com. Nyatanya sudah ada lebih dari 900 bahasa sudah menerjemahkan Kitab Suci (dari bahasa Ibrani dan Yunani), bahkan menurut suatu sumber, di tahun 2002, Alkitab, baik secara keseluruhan, sebagian atau hanya PB saja sudah diterjemahkan ke 2287 bahasa (sumber biblica.com.) Atau bisa juga Anda lihat di wikipedia.org, di sana ditulis 2479 bahasa (terjemahan sebagaian dan seluruhnya)

Untuk yang berbahasa Indonesia atau yang serumpun (melayu) saja sudah ada puluhan. Belum yang doyan berbahasa Inggris. Yang pada akhirnya orang, bisa saja, sebagai pemula bingung, koq begitu banyak seh versinya (terjemahannya), mana yang betul? pikirnya lagi.

Akhirnya untuk memulai membaca Alkitab sangatlah perlu mengetahui proses penerjemahan, atau ada baiknya membaca Kata Pengantarnya terlebih dahulu, kalau tidak, maka pikiran sendiri akan berusaha menggiring Alkitab itu, yang nantinya akan menjadi pancung kematian sendiri.

Iklan

Lelucon, 6=6?

Januari 6, 2010 pukul 12:09 pm | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

A: 6 = 6?
B: belum tentu
A: “Maksudnya?”

B: “6 liter tidak sama dengan 6 kilogram”
A: “lho koq?”
B: “ya ia.. 6 disitu bisa jadi bukan enam, sementara yang satunya huruf modif dari G”

sebaiknya A ngabur saja, sebab si B sedang berlelucon dengan segala pengetahuannya.

Nyaman di dalam pangkuan Iblis

Januari 6, 2010 pukul 10:04 am | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Untuk mengurus paspor,… ditulis jelas tabel harga-harga. Tetapi untuk cepat dan mudah kita nyaman mengeluarkan ratusan persen dari harga normal. Setelah kita mendapat paspor itu, kita merasa tidak melakukan kesalahan apapun,… bebas tersenyum mengunjungi negara tujuan yang indah-indah, dan.. beberapa bersaksi malah di depan para seiman. TUHAN itu baik katanya.

Untuk mengurus SIM, ehheemm,.. 350ribu lolos sudah. Ketika lolos dari tabrakan maut, Puji Allah katanya.

Untuk menjadi pegawai negeri atau instansi tertentu,… puluhan juta masuk ke kantong oknum, … Amin, betapa baiknya Allah itu, anak-anak saya semua sudah berhasil jadi pegawai anu… doa sang ibu di masa tuanya.

dan buuuaanyak lagi….

Itulah perihal hukum-hukum yang dibuat manusia. Susahnya ‘itu’ dilakukan di pelataran manusia yang lebih mengenal hukum-hukum tidak tertulis. Dan betapa susahnya negara macam ini untuk maju melangkah, integritas rendahan. Karena betapa banyaknya manusia ini yang hidup nyaman di pangkuan sang Iblis.

Tau nggak? itu juga menjadi masalah yang rumit untuk dijelaskan kepada manusia yang lebih tidak mau mengenal masalah-masalah rohaniah.

Melarikan diri dari pertempuran

Januari 6, 2010 pukul 9:07 am | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

Tidak ada orang yang benar yang rela melarikan diri dari pertempuran, yang walaupun kemenangan pasti dapat diraih karena bertindak benar. Perang senjata selalu dimulai dari perang rohani, perang pribadi, perang keinginan daging terhadap nurani terdalam (nurani yang kalah akan membuat kedagingan membubung tinggi).

Betapa bagusnyapun itu dibungkus, perang adalah perang. Perang yang datang dari TUHAN terkadang ada juga, perang ini untuk menjalankan penghakiman, bahasan bukan di sini tentunya.
Perang yang saya maksud adalah.. perang satu lawan satu antara roh dan tubuh. Kalau itu terjadi sebaiknya kita melarikan diri saja.

Perang roh melawan perang tubuh, perang rohaniah, adalah perang yang terjadi antara pikiran dan hati, antara rasionalitas dan suara TUHAN. Dari rentang 6000 tahun, kita hanya bisa melist sedikit perang penghakiman TUHAN, tetapi sangat tidak terbatas dan tidak terdeteksi mata perang rohaniah yang terjadi. Perang inilah yang sering dituliskan untuk mengajar kita cara menghadapinya di Alkitab. Sehingga tidak susah mencari atau melihat umat TUHAN yang sering rubuh tembok pertahanannya akibat kekalahan rohnya. Korupsi, berbantah-bantahan, keras kepala, roh tidak tertib, tuduh menuduh dan lain-lain adalah sekian dari jenis-jenis akibat kekalahan perang ini. Dan hanya sedikit memang yang berhasil memenangkannya.

Contoh-contoh perang roh dan kedagingan bisa dilihat di dalam peristiwa Yusuf dan Potifar, peristiwa Yakub dan Esau, peristiwa Abraham dan Lot, peristiwa Kain dan Habel, peristiwa Sarah dan Hagar,… dan banyak lainnya.

TUHAN vs manusia

Januari 6, 2010 pukul 8:47 am | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

Pikiran pertama kita ketika melihat orang yang kita sayangi melakukan atau meminta ‘kejahatan’ adalah…”Duh kalau aku menasehati dia langsung, entar dia marah deh..”,…

Atau ketika seorang penceramah berkelat-kelit di dalam pengajaran ketuhanan, begitu susahnya kita meluruskan jalan di tempat, takut ini dan itu, pertimbangan itu dan ini…

Kemungkinan kita juga tahu bahasa-bahasa kita yang kotor dan kosong, tetapi alasan pengetahuan dan keimanan itu dipupuk demi pertahanan diri…

Bahkan banyak yang tidak kita ketahui, dengan jenis sarang-sarang laba-laba itu bisa menjadi seolah kita ketahui semuanya, tidak mau merendahkan diri, yang bahkan berasal dari tanah…

Dengan dalih mengikuti tuntutan agama, orang bisa lebih takut kepada manusia atau agama dibanding TUHAN.
Dan dalam keadaan TUHAN yang susah dijangkau karena hati yang keras, itu bisa semakin mengeraskan hati dan berujung ke maut.
Sehingga ‘perang’ TUHAN vs manusia masih sering dan akan selalu terjadi.
Apalah manusia ini kata manusia agamais, tetapi kelakuannya lebih sering melampaui kehendak TUHAN.

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.