Menerima sedetik, kekudusan seumur hidup

Januari 4, 2010 pukul 5:02 pm | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Menerima keselamatan adalah perkara DETIK.
Koq bisa,… ya hanya 3 respon ini saja untuk menerima keselamatan (tidak dengan peraturan dan birokrasi keagamaan):

1. Ketahuilah bahwa Anda berdosa (tidak ada seorangpun yang tidak berdosa di mata TUHAN)
2. Ketahuilah Yesus Kristus telah mati di salib demi dosa-dosamu itu.
3. Imani, percaya, DIA sebagai Juruselamat pribadimu.

tanpa tiga langkah itu pribadimu hanya akan menuju jalan yang luas, dunia membuka mulutnya sangat lebar untuk itu.

Teknik meminta pertemuan langsung dengan Sang Juruselamat, atau pewahyuan-pewahyuan langsung hanya membuat hati kita semakin keras tentunya.

Nah setelah 3 langkah itu, mari berjalan di jalan yang sangat sempit… hiduplah di dalam kekudusan. Ini adalah pekerjaan seumur hidup. Setelah menerima dan percaya dan mengimani, mari buktikan penerimaan itu dengan hidup kudus. BERAT? tentu. Menggotong salib dengan keadaan terluka memang berat.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: