Tampar pipi kiri, kasih yang kanan

Desember 30, 2009 pukul 11:49 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Ketika kita mengalami jenis-jenis pengniayaan, baik kasar, lembut dan lain hal, memang darah kita bisa mendidih.
Tetapi kalau kita menuruti darah itu, maka kita tak lebih dari manusia lahiriah, yaitu manusia yang mengikuti kemauan dagingnya, dan menjadi kontra dengan pengakuan kita bahwa Roh Kudus ada di dalam kita.

Ketika ditampar pipi kiri, maka yang pertama diingatkan adalah darah kita, nafsu kita, katakan kepadanya,…
…Allah adalah Hakim,.. Mazmur 75:7 dan bukan karena Allah di sudut sana, dan kita di sini, melainkan kita sudah mengaku bahwa ada Allah di sini, kita sudah di dalamNYA, umat Allah, imamat rajani, jadi berikanlah pipi kanan untuk mengartikan kita layak menderita untuk hal-hal yang ada di rancangan TUHAN.

Roh memang penurut dan daging lemah (Matius 26:41), sehingga roh yang kuat bisa dengan cepat memperingatkan semua kedagingan, semua yang lahiriah,… bagaimana roh kita menjadi seperti itu,.. dengan menerima Roh TUHAN, caranya? percayalah Yesus Kristus, tunduklah kepadaNYA, dan ikutlah jalanNYA (Yohanes 14:6). Sebab roh manusia menjadi pelita TUHAN (Amsal 20:27), untuk menerangi kegelapan itu, dan roh berbicara dengan ROH sebab roh bersatu dengan ROH, bukan dengan daging kita, bukan dengan kemauan kita.

Pembalasan ada di tangan TUHAN, bukan berarti kita menuntut balas dendam melalui tangan TUHAN,.. bukan. Tetapi TUHAN sudah menyediakan suatu masa, Hari TUHAN (Yoel 2), untuk memisahkan panenan yang baik dari ilalang-ilalang, perusak. Jadi hari itu sudah ada, akan datang dan tersedia untuk yang suka menampar, dan tidak berhenti dari menampar itu. Semoga kita cepat menceburkan diri di dalam Rahmat dan AnugerahNYA, karena Hari TUHAN amatlah mengerikan, bahkan orang yang percayapun akan banyak yang terseret dan tergilas. Tetapi kita mengikut dan tunduk kepada Yesus bukan karena kengerian Hari TUHAN itu, melainkan karena TUHAN menciptakan kita pada dasarnya demi kemuliaan Kristus, dengan demikian kita menuruti roh oleh ROH yang memampukan hanya demi kemulian DIA.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: