Selamat Tahun Baru

Desember 29, 2009 pukul 9:56 am | Ditulis dalam Saya melihat | 5 Komentar
Tag: , ,

Sejarah mungkin sangat membantu kita. Sejarah bisa juga membutakan kita.
Suatu kotbah di kebaktian umum, tanggal 27 Desember 2009, berbunyi, kita tidak tahu tepatnya kapan Yesus lahir, tetapi kita merayakannya, karena kita tahu tepat Tuhan sudah datang sebagai manusia.

Kita tahu 25 Desember adalah tanggal yang sama yang digunakan penyembah berhala (Dewa matahari) untuk merayakan hari besar dewanya itu, dan …. karena Kristen awal adalah dari mereka-mereka ini juga, maka hari itu, 25 Desember digunakan juga oleh Kristen, bukan untuk menyembah dewa matahari, tetapi mengenang terlahirnya Juruselamat mereka, merayakan inkarnasi agung, Firman Allah menjadi daging. Dan terbukti … penyembahan dewa matahari itu sudah terhilang, dan penyembahan TUHAN (baik Tuhannya matahari itu juga), bisa bertahan sampai sekarang… walau ada sedikit pembelokan-pembelokan,… sebab lambang natal sudah beralih ke sosok pria tua berjenggot dengan segala kantung hadiahnya, atau patung-patung es dengan segala atribut setannya…. walau ada makna yang bisa ditarik dari sana, tetapi semoga makna dasanya tidak dilupakan, yaitu… Firman Allah menjadi manusia, tetapi sudahlah, memang sedari awal selalu ada saja yang demikian. Batu dan tanah dan emas bersatu kuat,… setelah ‘dibakar’ barulah emasnya terlihat dan keluar, bercahaya dan indah.

Dan …. oleh karena awam mengetahui demikian, maka ada juga, saya memberitahukan, beberapa makna yang terluput.

Sampai sekarang wilayah Tapanuli, yang mayoritas Kristen, tidak pernah merayakan Natal sebagaimana orang Kristen yang hidup di wilayah lain (misalnya Jawa, atau luar Indonesia). Pada Natal orang Batak yang tinggal di perantauan (Jawa) saling kungjung mengunjungi,… tetapi orang Batak yang di Tapanuli, dan mereka yang masih membawa itu ke perantauan sana, saling mengungjungi bukan di Natalnya, tetapi di tahun barunya.

Jadi buat rekan-rekan sesama Batak, yang berkunjung di Hakadosh ini, saya dan keluarga, mengucapkan..
Selamat Tahun Baru…. yang bermakna, mengingatkan, “apakah kita sudah memiliki hidup yang baru”.
Sebab yang lama segera berlalu, yang baru segera datang. Semoga tahun-tahun yang terus berjalan yang sanggup kita lewati sanggup juga mengingatkan, atau sebisa mungkin membuka mata hati kita, bahwa Hidup Yang Baharu hanya di dalam DIA, yang sanggup memberi hidup.

Taendehon ma sian bukku logu i..” Naung salpu taon na buruki,…. ho ma hupuji Tuhanki”. (terjemahan literalnya: Mari kita nyanyikan dari Buku Lagu: “Lewatlah sudah tahun yang buruk,… Engkaulah yang ku puji o Tuhanku”). Lagu ini biasanya dinyanyikan di dalam doa keluarga (setiap keluarga) di rumah masing-masing, tepat pada tanggal 1 Januari pukul 00.00. Ketika semua orang, orang dunia, menyalakan terompet tahun baru, orang Batak menyanyikan lagu puji-pujian, salah satunya lagu ini.

Note:
Tanpa mengurangi makna dan menghilangkan identitas BATAK, orang Batak yang saya maksud di atas adalah Batak sub TOBA.

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Happy New Year 2010.

  2. Met Tahun Baru

  3. Dengan nama Allah Pencipta langit dan Bumi. Dia yang membentangkan daratan dan lautan dan yang memberi kehidupan di atas Bumi ini .. kami yang ditebus dengan darah Kristus datang disertai rasa hormat dan kudus menyembah kepada Mu ya Allah Semesta alam.
    .
    Dalam setahun yg sudah kami jalanin ini, Engkau karuniakan bagi kami hidup mengenal dan berbuat dalam namaMu. Bukan karena kami maka hidup itu datang kepada kami tetapi Engkau Sang Pemberi Hidup yang memberinya kepada kami sebagai rahmad dan kebaikanMu saja. Karena itu apa yg ada pada kami bukan karena kehendak kami tetapi semuanya ada hanya karena kasihMu semata.
    .
    Karena dariMu lah hidup dan keberadaan kami sehingga semata hanya untukMu lah kami hidup di dunia ini. Sekalipun kami mampu melakukan sesuatu untuk membuktikan kecintaan kami kepadaMu tetapi kasih karuniaMu sudah lebih dari cukup sebagai syarat kami tetap Engkau pandang dan ada di hadapanMu. Dengan apa kami membalaskan kasih dan karuniaMu Ya Tuhan Allah kami selain hidup penuh cinta kepadaMu saja. Sebab semua yg ada pada kami itu semua adalah milikMU semata.
    .
    Sekarang juga Tuhan, sebentar lagi kami akan meninggalkan tahun-tahun masa lalu kami dalam menyongsong tahun baru yang akan datang. Kami mohonkan kepadaMU ya Allah kami, karuniakan untuk kami hati yang seperti hamba, yang tetap penuh kerendahan hati untuk mengakui segala kekurangannya kepadaMU Bapa . Ajarlah hati ini dan beri hikmat bagi kami supaya kami dapat menghitung hari-hari kami di muka BUmi ini. Dan beroleh pengetahuan yang senantiasa hanya untuk menyenangkan hatiMU.
    .
    Di tahun-tahun lalu kami simpan janji dan kasihMU Bapa untuk menyingkirkan hal-hal yg banyak menyakitin hati ini dengan hal-hal yg belum tercapai . Kini di tahun yg sebentar lagi akan menjelang, maka urapinlah kami dengan Roh Mu Yang Kudus spy hati kami siap sedia akan banyaknya menjalanin tantangan di depan sana. Karena tanpa Engkau Bapa disamping kami, kami ini tidak ada apa-apannya.

    Dalam nama Yesus Kristus
    Yang beroleh pengenalan oleh Roh Kudus
    Kami berdoa menyembahMu Bapa Allah kami

    Amen

    Selamat Tahun Baru 1 Januari 2010
    Untuk lae niba na huhaholongin

    • selamat tahun baru lae…

  4. Assalamu alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Wahai Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,

    Akhirnya tahun baru telah tiba…
    Tahun penentuan, apakah kita akan tetap jatuh terpuruk semakin jauh ke dalam kubangan kehinaan,
    Ataukah kita akan bangkit berhijrah menuju ke arah datangnya cahaya kemenangan di depan.

    Baca selengkapnya di

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/12/happy-new-year.html

    —————————————————–
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: