Orang atau Allah

Desember 26, 2009 pukul 9:01 pm | Ditulis dalam Apologet | 1 Komentar
Tag:

Pertanyaan yang masih menjadi misteri bagi banyak orang adalah… Siapakah pengarang Alkitab?
Di dalam bahasa tertentu kita bisa mengatakannya, siapakah penulis Alkitab, dalam arti penggagas dan ‘ide’ dasar di baliknya.

Kita tidak harus memasukkan segala yang tidak memiliki moral tentunya, sehingga hanya 2 ‘oknum’ yang menjadi pemeran utama.
Manusia atau Allah, tentu bagi mereka yang masih percaya Allah.

Tetapi manusia, oleh moral, dibagi menjadi 2 pihak, baik dan jahat.
Mungkinkah orang jahat bisa menulis Alkitab? Dari perbuatan seseorang kita bisa mengetahui moralnya. Standard moral apa yang disajikan oleh Alkitab menjadi momok yang menjulang tinggi, lebih besar dari unta tentunya, untuk bisa mengatakan bahwa tidak mungkin orang jahat menulis Alkitab. “Kasihilah musuhmu!”, tertulis di Alkitab. Jika seorang manusia yang ilahi dan berkuasa, tetapi bermoral buruk akan segera mengkorup ayat ini. “Lemparilah dengan batu sampai mati siapapun yang melanggar perintah TUHAN”, jika seorang yang hipokrit menulis ini, sedaya kuatpun ia menyembunyikan bulu serigalanya dibalik bulu dombanya, segera, atau anak-anaknya, atau mungkin siapa yang disekelilingnya akan segera memancarkan teror, pembunuhan massal atas nama kekudusan atau kesucian.
Jadi kita bisa mengeliminir orang-orang yang jahat.
Orang baik.
Ya orang baik akan dipuja, dipuji oleh orang-orang yang bisa merasakan segala kebaikan. Akan sangat mudah baginya mengatakan bahwa Daud, raja yang akan dikenang sepanjang masa, tidak pernah berjinah dengan istri Uria. Akan sangat mudah menyembunyikan status Rahab, dan…. tidak ada rumus yang paling rumit selain menggoreskan tinta putih pada kata Yesus :”tidak sampai ayam berkokok 3 kali engkau Petrus akan ‘membohongi’ Aku”. Tetapi ada begitu banyak hal-hal yang tersembunyi yang dinyatakan, diungkapkan.

Terakhir…. Allah adalah Dia yang menjadi Tokoh utama di balik tangan-tangan penulis Alkitab.

Alkitab menceritakan tentang Penulisnya (dibaca Penggagasnya), dan
dengan IA jugalah kita melihatnya. Sebab sudah dijelaskan di atas, jangan menggunakan kacamata orang jahat, itu tidak akan berhasil. Jangan juga dengan kacamata orang baik, Anda hanya akan membuat benturan-benturan yang sangat mampu membunuh roh Anda,… hanya dan oleh hanya DIA yang memampukan.

Ketahuilah, bacaan kita sama, contoh: Pada mulanya adalah Firman, ……Firman adalah Allah, tetapi di dalam kaca mata manusia (baik dan jahat), rahasia tidak akan terkuat,… dan semoga mereka yang telah bisa membacanya secara rohaniah, beroleh hidup dan mau sempurna seperti Kristus adalah Sempurna.

Iklan

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. mantapppp


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: