Keselamatan dan Beroleh Keselamatan

Desember 24, 2009 pukul 4:38 pm | Ditulis dalam Pemikiran | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Pertanyaan yang terpenting dari semua pertanyaan adalah “Apa yang seharusnya aku lakukan untuk beroleh selamat?”. Paulus memberi jawaban dengan mengatakan, kepada pendosa yang mengenal dosanya, di dalam Kisah Para Rasul 16:31:”Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, maka kamu akan selamat ”
Hanya ini yang dapat dilakukan oleh semua manusia yang mengenal dosanya.
Keselamatan hanya oleh iman di dalam penyucian darah Kristus, hubungan secara personal yang penuh keyakinan atas kurban Keselamatan oleh Kristus yang telah menghapuskan dosa-dosa, percaya IA mengangkat dosa-dosa itu di dalam salibNYA, dan membawanya kedalam kematianNYA, sedemikian harus mati juga kedagingan kita, dan percaya di dalam kebangkitan Kristus yang telah memberikan kehidupan yang baru kepada kita. Bukan oleh barang yang fana, tetapi oleh darah Kristus. Lihatlah kebenaran ini di dalam 1Yohanes 1:7, “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.” Darah ini sungguh-sungguh telah menyucikan semua dosa, baik dosa di masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang.

Orang yang berpikir bahwa perbuatan-perbuatan baik, moralitas yang tinggi, kebudayaan, pengurbanan, air mata, baptis, keanggotaan gereja, pemberian, pelayanan atau siapun dia atau apapun yang ia kerjakan tidak dapat memampukan kita untuk membersihkan partikel terkecil sekalipun dari dosa, atau nyata-nyata ia tidak mengerti rancangan Keselamatan. Kita tidaklah juga dapat diselamatkan jika kita percaya secara setengah-setengah, setengah di dalam Kristus dan setengah lagi atas perjuangan diri sendiri, kemauan diri sendiri. Siapapun yang berpikir bahwa keselamatannya bergantung kepada darah kurban Kristus dan menambah bonus berupa pekerjaan-pekerjaan sendiri, tidak akan beroleh selamat.

Ada dua pilihan, dengan belajar dari Firman Allah dan dari observasi bahwa, begitu banyaknya doktrin palsu yang meluas di dalam kekristenan, yaitu, percaya sepenuhnya di dalam Kristus, serta sebaik mungkin atas kemampuan diri kita sendiri dalam berperilaku untuk beroleh selamat, atau percaya sepenuhnya di dalam Kristus, serta sebaik mungkin di dalam berperilaku untuk tetap bertahan di dalam keselamatan itu.

Melalui sebuah pengujian dari agama-agama palsu fakta akan terkuak, bahwa mereka mengajarkan Keselamatan sebagai yang bersifat total atau sebagian-sebagian, yaitu dengan kehidupan yang baik atau perbuatan-perbuatan baik. Siapa saja yang memiliki pengajaran dan mengajarkannya sedemikian adalah guru palsu, musuh dari segala kebenaran. Janganlah menjadi pertimbangan jika guru palsu itu baik. Jika kita memberi racun kepada anak-anak kita, sementara kita berpikir, tadinya, itu makanan yang sehat, dari hasilnya akan kelihatan, kematian adalah ujungnya, sedemikianlah pengajaran dari guru palsu, penuh racun. Fakta kebaikan tidak akan menyembunyikan efek kematian yang diakibatkannya.

Jelas, Fiman Allah mengajarkan bahwa umat Kristen harus hidup kudus, suci, jujur, bertumbuh di setiap langkahnya.
Juga bahwa kesempurnaan adalah tujuan utama, harus juga menyalibkan kedagingan dengan segala kemauannya, dan kemauan yang bulat untuk mempertahankan tubuh mereka bersih, bahwa apapun yang mereka lakukan dan kerjakan haruslah dilakukan dan dikerjakan demi kemulian Allah.
Dikatakan, mereja wajib memuliakan Allah yaitu Roh yang ada di dalam mereka, mereka wajib berjalan di dalam segala yang rohaniah dan bukan segala keserakahan badaniah.
Pengajaran ini sangat jelas, bahwa orang yang telah diselamatkan melakukan semuanya ini bukan untuk beroleh selamat atau untuk bertahan di dalam keselataman itu, tetapi demi menyenangkan dan memuliakan Juruselamat.

Ada banyak kerajaan, tepatnya hanya ada dua saja, Kerajaan Kristus dan kerajaan Setan. Pikirkanlah anda berada di yang satunya atau yang satunya lagi. Kristus berkata :”Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”, Matius 12:30.
Pemerintahan Kristus terdiri dari mereka yang telah terlahir baru, mereka yang bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus (Kisah Para Rasul 20:21)
Pemerintahan Setan terdiri dari mereka yang tidak terlahir baru, yang tidak bertobat kepada Allah dan yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus:

1. Kita menjadi kepunyaan Kristus di dalam Hak-Nya sebagai Pencipta, Dia berikan kita hidup.
2. Kita menjadi kepunyaan Kristus di dalam Hak-Nya sebagai Pemberi, Dia menyediakan segala sesuatu yang memampukan untuk bertahan hidup
3. Kita menjadi kepunyaan Kristus di dalam Hak-Nya sebagai Juruselamat, Dia mati untuk keselamatan kita

Bagaimanapun pilhan manusia cenderung tertuju kepada Setan, dari pada Allah
Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas (Roma 1:21; Roma 1:28),
Jadi ada sebagian manusia telah tidak beroleh selamat, dan bagian ini di dalam segala jaman, telah hidup di dalam perang terbuka dengan rancangan nyata Allah. Sejak dosa pertama manusia, perang telah ditabur antara Setan dan Kristus, dan Setan adalah ilah dari dunia ini dimana kebanyakan manusia lebih memilih mengikuti dia. Pada dasarnya alangkah jahatnya manusia ini, ia menggunakan hidupnya untuk melayani Setan, yaitu hidup yang telah Allah berikan, hidup yang Allah sediakan. Apakah ada allah yang bisa melihat ini? Allah melihatnya, dan Kristus mengambil kita dari sana, dari kerajaan Setan itu, sehingga mereka yang percaya akan mengurlurkan tangannya untuk menangkap uluran tangan Kristus, untuk menariknya dari lumpur yang mematikan itu, menuju kehidupan yang abadi bersama Dia, dan mereka yang menolak akan dihancurkan bersama dengan Setan.

Ingatlah kata-kata ini,
1. Seluruh manusia telah berdosa. “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian” (Yesaya 53:6). “seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.” (Roma 3:10). “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23).
2. Buah dari dosa adalah maut, artinya dosa menyebabkan kita terpisah kekal dengan Allah.”Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23). “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.” (Efesus 2:1).
3. Kristus sendiri telah mati demi kita, menggantikan kita, mengangkat atau mengambil semua hukum dari dosa di dalam tubuhNYA, “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.” (1 Petrus 2:24). “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian” (Yesaya 53:6).
4. Kita menjadi anak-anak Allah melalui iman percaya di dalam Kristus, percaya penuh di dalam kurban yang telah Ia lakukan untuk menggantikan kita di atas salib. “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya” (Yohanes 1:12). “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Yohanes 5:24).
5. Janji Allah menyertai orang yang diselamatkan. “dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa” (Yohanes 10:28-29). “Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya” (Yudas 1:24).
6. Firman Allah mengarahkan kita bahwa hidup baru yang telah kita terima diperoleh dengan hanya menerima Kristus, dan membuktikan penerimaan itu dengan hidup benar dan bertumbuh. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10). “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:19-20). “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita” (Kolose 3:17).

disari dan diterjemahkan dari:
How Tobe Saved, Anderson R.J

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: