Firman

Desember 22, 2009 pukul 8:13 am | Ditulis dalam Apologet | 1 Komentar
Tag:

Yohanes 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Firman Allah. Bukanlah suara atau kata-kata….

Ibrani 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

1 Petrus 1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

bahkan sewaktu penciptaan ..

Kejadian 1:3 Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

Mazmur 33:6 Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.

Ibrani 1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi…

di dalam Kamus Fausset, Firman Allah adalah outcome of God’s essence, sebab hanya oleh Firman Allah-lah segala sesuatu ada, dan oleh karena Firman pulalah kita mengetahui esensi tentang TUHAN.

Firman Allah yang kemudian berinkarnasi di dalam Nama yang kita kenal Yeshua, Yesus telah menjadi batu sandungan, dan karena ‘tugas’ penyelamatan dan penebusan, Ia diberi gelar Mashiach, dan karena sudah dijanjikan sejak jaman purbakala akan kedatanganNya dan memang banyak mesias-mesias palsu, maka kita memanggilNya Ha-Mashiach.
Pengajaran yang berbunyi: “Yesus adalah ciptaan Allah”, sudah sedang melupakan esensi Yesus.
Sebab sudah dikatakan, oleh Firman Allah-lah segala sesuatu diciptakan. Pencipta tidak boleh dan sangat tidak boleh ditempatkan pada posisi menjadi yang diciptakan, betapa lancangnya manusia, betapa sesatnya.
Sebab jika kita masih mengaku bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Allah, artinya kita mengaku penciptaan, maka kita juga harus mengakui Penciptanya, atau sebaliknya, dan yang benar, jika kita menerima Pencipta, maka kita juga harus mengakui segala apa yang Ia lakukan untuk kita. Dan pengakuan itu adalah bahwa IA Pencipta adalah dari kekal ke kekal, dan demi kemulianNYA IA menciptakan bumi.

Iklan

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas
    .
    .
    Mzm. 24:7 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
    .

    Kristus sudah datang lae…
    Sehingga dalam kesempatan yg penuh ucapan syukur ini, disertai sikap dengan penuh kerendahan hati dan hormat, saya pribadi mengucapkan SELAMAT ARI DI HATUTUBU NI TUHAN TA SIPALUA I…
    Semoga Natal di tgl 25 Desember 2009 ini membawa kebahagian dan sukacita yg penuh kasih tu lae dohor sude kaluarga. Dan memiliki keteguhan hati menyongsong Thn Baru 1 Januari 2010.

    Damai Kasih Kristus menyertai kita semua.

    Amen Alelujah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: