Memaklumi sebuah dosa

Desember 16, 2009 pukul 8:26 am | Ditulis dalam Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Ada di sebuah jaman, TUHAN bertindak sangat tegas mengenai beberapa pelanggaran. Contohnya Gehazi, pelayan Elisa. Ketika ia menerima suap, TUHAN menghukumnya dengan kusta, bahkan sampai turun temurun.
Ada juga peristiwa TUHAN mematikan langsung orang yang tidak ‘sopan’ dengan tabut Allah, bahkan ada saat Allah mengutuk suatu bangsa karena mempermainkan tabut itu.
Mungkin peristiwa Sodom dan Gomora sedikit memakan waktu, karena dosa mereka sudah menumpuk, tetapi dari situ juga kita dapat pelajaran, bahwa TUHAN sangat murka, dan mau menjalankan murka itu.
Dan yang paling mutakhir dari catatan Alkitab adalah sepasang suami istri yang membohongi Roh Allah, langsung mati, di jaman para rasul, di Perjanjian Baru.

Ketika TUHAN memberi kasih setia dengan kemurahan atas kasih sayang, beberapa kekeliruan tidak IA hukum langsung, Petrus pernah ‘munafik’, dalam hal ini TUHAN memakai Paulus untuk menasehatinya. Alim ulama Yahudi keras kepala, TUHAN memakai Stevanus, Filipus, Petrus, Yohanes dan murid-murid yang lain untuk menasehati.

Dan ketika TUHAN memberi kita waktu untuk mengikuti jalanNYA, mengenal kasih setiaNYA, kita malah memaklumi dosa-dosa kita, dan beberapa di antaranya sudah berbuah maut. Keraskepala, mudah marah, tidak bijaksana dan sebagainya. Ketulusan seorang anak hanya dimengerti anak-anak, ketulusan seorang bijak berharga di mata yang menghargainya, saya yakin hanya ‘batu’ yang tidak dapat menerima didikan.

Memaklumi dosa adalah membiarkan dosa itu menguasai kita sedikit demi sedikit.
Mengenal dosa adalah supaya kita bisa menghindarinya, dan yang sanggup mengenalnya dengan sangat tajam adalah TUHAN di dalam RohNya. Dan yang memampukan kita melawan dosa adalah TUHAN di dalam Yesus Kristus.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: