Selamat Datang Yesus

Desember 14, 2009 pukul 9:48 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Pada saat kelahiran Raja Penyelamat, Mesias, Kristus, ahli perbintangan dari timur datang mengucap selamat. Menurut para penafsir, mereka ini adalah orang-orang yang paling tidak pernah membaca tulisan Daniel. Daniel adalah seorang ahli tafsir yang diberkati TUHAN, ia seorang nabi. Karena bagi kita semua kejadian itu sudah dituliskan di Alkitab, maka kita bisa mengucapkan “Selamat datang Yesus”, “di sini di hatiku, terlahirlah bagiku, supaya aku menjadi manusia yang baharu”.

Kelahiran Raja Penyelamat itu tepatnya diketahui juga oleh para pemuka agama di jaman Herodes, mereka langsung dengan tangkas merefer ke Kitab Mikha (Mikha artinya Siapa Seperti TUHAN?), yaitu kitab yang ditulis oleh Nabi Mikha pada jaman nabi Yesaya, sekitar abab ke-7 SM, tetapi mereka tidak membiarkan Yesus lahir di hatinya, mereka malah memburu dan mau membunuhnya.


Mikha 5:2-7, BIS
TUHAN berkata, “Hai Betlehem Efrata, engkau salah satu kota yang terkecil di Yehuda! Tetapi dari engkau akan Kubangkitkan seorang penguasa untuk Israel yang asal usulnya dari dahulu kala.”


Jadi, TUHAN akan membiarkan umat-Nya dikuasai oleh musuh-musuh mereka sampai wanita yang ditentukan untuk menjadi ibu penguasa itu telah melahirkan Dia. Sesudah itu orang-orang sebangsanya yang berada di pembuangan akan dipersatukan kembali dengan bangsa mereka.


Apabila penguasa itu datang, Ia akan memerintah umat-Nya dengan kekuatan dan kekuasaan dari TUHAN Allahnya sendiri. Umat-Nya akan hidup dengan aman, karena semua orang di seluruh dunia akan mengakui kebesaran-Nya, dan Ia akan memberikan kedamaian. Apabila tentara Asyur menyerbu negeri kita dan mendobrak pertahanan kita, kita akan mengerahkan pemimpin-pemimpin kita yang terkuat untuk memerangi mereka. Pemimpin-pemimpin kita itu akan mengalahkan Asyur dengan kekuatan senjata, dan menyelamatkan kita dari tangan mereka.


Orang Israel yang masih tersisa akan menjadi seperti embun sejuk dari TUHAN untuk banyak bangsa, dan seperti turunnya hujan pada tanaman. Mereka akan bersandar kepada Allah, dan bukan kepada manusia.

Yang bisa mengucapkan ‘Selamat Datang Yesus’ di hatinya, akan seperti embun sejuk dari TUHAN untuk semua orang, mereka akan bersandar kepada Kristus, Allah-nya, Penguasa yang telah datang di Betlehem, yang telah menyelesaikan tugasNYA lalu duduk di Rumah TUHAN di sorga. Dan mereka akan disebut umat Allah, karena mereka bersandar kepada Allah, dan bukan kepada pikirannya sendiri. Seperti para murid dan rasul dan Kristen pertama, mereka menjadi embun yang sejuk bagi Yahudi, dan Yunani. Demikian juga-lah kiranya kita. Amin

Note:
Bet-Lechem = Rumah Roti, dan Yesus adalah Roti dari Surga (roti surga=makanan rohani=Firman Allah)
Epratah/Eprath = Subur, penuh dengan roti

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: