Yesaya 9:1-6

Desember 11, 2009 pukul 9:24 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 1 Komentar
Tag: ,

Saya mengambil dari penomoran Tanakh, Alkitab Yahudi,

Ketika Yehuda mau diserang Asyur, akibat dosa-dosanya, Yesaya mendapat nubuat pendamaian dari TUHAN.

Yesaya 9:1-6, TB
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.

Yehuda sudah sangat berdosa, gelap sekali. Sedemikian juga seluruh dunia, telah dikuasai kegelapan, tetapi TUHAN menjanjikan Kabar Gembira, Injil, Terang yang dari TUHAN sendiri.
Yohanes 8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”
Kita telah melihat Terang yang ajaib itu, dan yang tidak dapat melihatnya, kegelapan masih berkuasa atas dia.

Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan.
Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.

Ketika Asyur mengangkut Yehuda kepembuangan, Yesaya bernubuat, bahwa ada sebagian yang akan dikembalikan ke Yehuda.
Ketika dunia sudah terbuang kepada kemauannya sendiri, kepada kegelapan yang dasyat, TUHAN berjanji akan mengembalikan mereka, kepada kemuliaan yang dari TUHAN.
Dan kegeringan apa yang dapat disebut lagi kalau seseorang dilunasi hutangnya, tuntas ?
TUHAN sendirilah yang menanggung beban yang seharusnya kita tanggung, suka cita yang luar biasa, bagi mereka yang mengetahuinya.


Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api.

Dan ‘dia’ yang membawa kebenaran adalah ‘dia’ yang menderita… siap menderita…sedemkian jugalah mereka yang telah mendapat ‘pelunasan hutang’ itu, mereka harus siap menderita, Kristus menderita maka demikian jugalah anak-anak Allah.

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Dengan cara apakah TUHAN membawa Penebusan, Keselamatan kepada seluruh dunia?
yaitu dengan inkarnasi TUHAN, Firman menjadi daging. Mesias, Raja Penyelamat harus dilahirkan, agar sama seperti kita, berdaging, hidup bersama-sama dengan umatNYA.
Dan Sang Putera ini harus dikurbankan sesuai tuntuntan Taurat, Hukum Allah,
Imamat 17:11 Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.
Ya TUHAN sendiri memberikan darah pendamaian, pendamaian bagi nyawa kita dengan nyawa Anak Tunggal Bapa, Kristus. Dan setelah kurban darah itu, Kristus harus bangkit, dan naik ke sorga, sebagai bukti bahwa IA berasal dari TUHAN, untuk TUHAN dan kepada TUHAN. TUHAN sendirilah yang menyelamatkan.

Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Ya, sang Mesias harus dikenal sebagai keturunan dari Raja Daud, ketika irkarnasiNya. Dan Ia akan mengabarkan tentang Injil Kerajaan Allah, sebab Allah akan memerintah sebagai Raja dari kekal sampai kekal.

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Di dlm kuasa Yesus damai sejahtera tdk berk
    Kesudahan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: