Dari Dia, kepada Dia dan oleh Dia

Desember 4, 2009 pukul 10:13 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

Efesus 3:14-21, BIS
Oleh sebab itulah saya berlutut di hadapan Bapa.
Dari Dialah setiap keluarga di surga dan di bumi menerima sifat-Nya yang khusus.
Saya berdoa semoga Allah yang mahamulia berkenan untuk menguatkan batinmu dengan Roh-Nya.
Semoga karena kalian percaya kepada Kristus, Kristus tinggal di dalam hatimu, dan hidupmu didasarkan dan dikuasai oleh kasih.
Saya berdoa semoga bersama-sama dengan semua umat Allah, kalian dapat menyelami betapa luasnya dan panjangnya serta tingginya dan dalamnya kasih Kristus, yang dengan akal manusia tidak dapat dipahami sedalam-dalamnya. Semoga kalian mengenal kasih Kristus itu, sehingga kalian penuh dengan kepribadian Allah yang sempurna.
Dengan kuasa Allah yang giat bekerja di dalam diri kita, Allah dapat melakukan jauh lebih banyak daripada apa yang dapat kita minta atau pikirkan.
Hendaknya Allah dimuliakan turun-temurun di dalam jemaat, melalui Kristus Yesus. Terpujilah Allah selama-lamanya! Amin.

Bapa adalah sumber dari segala sesuatu, IA yang esa dengan RohNya memampukan kita kuat dan berani menghadap DIA, sebagai imam-imam, kristus-kristus kecil. Dan apa yang rohani ini harus diraih dengan karunia Kristus, pengurbanan, sehingga siapa yang menerima Kristus adalah dia yang menundukkan rohnya kepada ROH, karena oleh pengurbanan Kristuslah kita “dicangkokkan” kepada kemulianNya, sehingga sifat Allah kita terima sepenuhnya, yaitu kasih.

Jadi Bapa yang tidak kelihatan mewariskan kasihNya kepada siapa saja yang Ia kenan, yang Ia limpahkan di dalam Roh agar kita sanggup menerima dan melakukan kasih, mengenal kasih dan bertumbuh. Dan lambang dari semua kasih itu, yang dapat kita lihat, penyataan yang sempurna adalah, kasih yang diperlihatkan di dalam darah Kristus, sehingga DIA disebut Anak Tunggal Allah, yang Sulung di antara semua saudara.
Jadi oleh pengenalan kita oleh kasih Kristuslah, yang ditopang oleh RohNya, sehingga kita sanggup memuliakan Bapa. Dengan demikian kita penuh akan pengenalan akan Allah yang mahamulia.

Penerimaan kita terhadap apa yang dapat kita lihat, Yesus Kristus, di dalam Alkitab, semoga juga diberikan Roh oleh Bapa di dalam Nama Yesus Kristus, sehingga oleh DIA, kita bisa terhibur di dalam penderitaan yang selalu ada, kita bisa menyembah di dalam kebenaran, kita bisa memuliakan Allah secara penuh.

Dari Bapa yang penuh Karunia, kepada Kristus yang penuh Kasih dan oleh Roh yang penuh Kebenaran, yang Satu.
Dari Kristus yang mengurbankan darahNya, kepada Bapa yang Mulia dan oleh Roh yang memampukan, yang Satu.
Dari Roh yang melimpah berkat, kepada Tuhan Yesus yang menyelamatkan dan oleh Bapa yang menjadi benteng, yang Satu.

Bagi DIA, Allah yang Esa segala kemulian.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: