Bijaksana

November 26, 2009 pukul 10:54 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 8 Komentar
Tag:

Daniel 12:10
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.

Siapakah “dia” yang bijaksana?
yaitu mereka yang mau dan mampu merendahkan diri, dan yang pasti tahan uji.

Siapakah yang paling bijaksana?
TUHAN,

bukti?
IA telah turun ke dunia, sebagai manusia, bahkan sampai ke dunia orang mati.

lalu adakah yang bijaksana di bumi?
ada,

data?
yaitu mereka yang mau dan mampu dan rela hidup seperti Kristus hidup.

Pengetahuan yang banyak bukan jaminan, kalau ternyata pengetahuan kita itu mengangkat kita semakin tinggi, tetapi jika segala yang kita punyai memampukan kita hidup “turun” ke bawah, merendahkan diri, dan berani, tahan uji, itulah kebijaksanaan itu. Hamba tak lebih dari “tuan”-nya.

mekanisnya?
… hanya satu contoh saja,… ada waktu untuk berdiam diri,…
ketika seseorang menghakimi Anda, pikirkan, cermati, pelajari, renungkan, lalu cerminkan ke Kristus,… tab…tab..tab… keluarkan dalam kelakuan, jangan menyerang, tetapi ungkapkan kebenaran….bukan dengan kata-kata, sekali lagi bukan dengan topeng, tetapi lakukan… itulah bijaksana.

Iklan

8 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas

    Siapakah β€œdia” yang bijaksana?
    yaitu mereka yang mau dan mampu merendahkan diri, dan yang pasti tahan uji.
    .
    .

    Berbahagialah meraka yang rendah hatinya sebab merekalah yang memiliki Bumi ini.
    Berbahagialah mereka yang membawa damai sebab merekalah yang disebut dengan anak-anak Allah.
    .
    .
    Dari ayat tsb telah nyata walaupun manusia dan dunia menertawakan sikap sejatinya orang-orang Kristen yg lemah menurut dunia ini tetapi dibalik kelemahan itu ternyata Allah berkuasa mengaruniakan kekuatan anugerahNya dan sikap berpihak kpd anak-anak manusia yg tetap berhikmat dn selalu bijakasana krn beriman kpdNya.

    Shalom

    • shalom lae…

  2. Gini yah sudut pandangnya itu mbok ya Jangan selalu seakan dunia atau MH ( baca Makhluk Hidup ) Lain jadi terdakwa.

    Walaupun manusia dan dunia menertawakan orang Kristen …? Yang menertawakan itu yah siapa ? Paling banter yah bukan menertawakan tetapi saling menertawakan. Hi Hi Hi. Atau malah tertawa bersama. Bener nggak ?

    Karena itu saranku sih Jangan merasa rendah hati deh soalnya kalo merasa sudah rendah hati itu endingnya selalu saja merasa direndahkan melulu . Isinya seakan-akan dimusuhi semua makhluk hidup padahal faktanya kalopun saling senggol itu ada yah karena memang saling senggol . Nyatanya kan gitu. Lha tentu saja memang bukan kalian tetapi secara faktual kamu kan iya bisa melihat kejadian-kejadian itu kan. Ada saling samber. Kemudian kayak anak TK saling tuduh elo mulai duluan gitu kan yah . Nggak bisa : kamu yang duluan.

    Kesel nggak ? Iya kesel. Aku saja aslinya capek. Hi Hi Hi.

    Salam Para Teman
    GBU

    • mahluk lainlah yang menjadi pendakwa,….
      seorang terdakwa akan meminta pembela..

      siapa Pembela, TUHAN.

      kenapa kita menjadi “duduk di depan” pendakwa?
      karena kita sama2 pendosa, cuman memang ada yang tidak mengenal dosanya, sehingga ia duduk bersama pendakwa, sehingga ia tidak membutuhkan Pembela

      • @Parhobass tercinta :
        Kata-katamu itu pendek tetapi selalu romantis πŸ™‚

        Sampe bingung aku mau ngomong apa ?

        Kamu belajar ngomong keren kayak gitu berapa tahun ?

  3. @ Mas Lov

    Kita tdk dapat mengerti mengapa Kristus datang memutarkan segala apa yg ada di Taurat. Dalam suatu kesempatan Kristus pernah mengatakan , janganlah kamu membalas kejahatan dengan kejahatan, krn hanya Allah yg memiliki hak untuk membalas ketidak adilan yg kita terima. Demikian juga ada perintahNya yg tidak semua orang bahkan org Kristen terima yakni, jikalau org menampar pipi kirimu berilah pipi kananmu untuk ditampar kembali. Pada kesempatan lain Kristus juga mengatakan, berbahagialah mereka yg membawa damai sebab merekalah yg disebut anak-anak Allah. Nah, jujur banget untuk mengikut perintah itu kami yg menjadi murid-murid Kristus di dunia ini sangat menderita tetapi jujur juga puas dn mengalami damai sejahtera krn untuk itulah kami dipanggil spy seturut dgn diriNya dan kiranya berkenan di hati Bapa Allah itu. Jadi menjadi Kristen itu mas, harus memikul salibnya masing-masing. Dan itu sudah pasti menjadi tertawaan menurut dunia sekuler sekarang ini. Mudah-mudahan mas mendapat pencerahan

    Salam

  4. @lovepassword

    Kata-katamu itu pendek tetapi selalu romantis πŸ™‚

    Sampe bingung aku mau ngomong apa ?

    Kamu belajar ngomong keren kayak gitu berapa tahun ?

    hehehe,
    penderitaanlah yang mengajar,…
    itu bermula di tahun 1999,…

    terkadang (kadang-kadang, bukan selamanya) jawaban itu datang sendiri<– entahlah ini dari Roh apa bukan saya sedang menguji

  5. apalah diri sy ni di hadapan orang-orang pada umumnya mungkin di anggap kutu….. bahkan bisa juga VIRUS…….. namun sy tdk pernah berkecil HATI dan selalu memohon hanya kepadaNya saja agar sy tercatat di dalam daftar buku tamuNYA amiiin GB all n always……………………………………………………………………………………..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: