Meratap…

November 23, 2009 pukul 10:16 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , ,

Kitab Ratapan bisa memberi contoh kepada kita…

Nyanyian Rakyat Aceh bisa mendirikan bulu kuduk, jika mereka melantunkan ratapan-ratapan, kesedihan-kesedihan.
Rakyat Padang juga memiliki lagu-lagu ratapan, kesedihan yang menyengat.
Orang Batak (Toba), juga memiliki ratapan-ratapan, andung-andung, yang sangat memilukan hati. Kesedihan yang luar biasa, bahkan kita bisa sampai menitikkan air mata hanya karena mendengar tangisan ini.

Ratapan melebihi tangisan, ini adalah raungan yang mencurahkan isi hati, bahkan semua yang tidak sanggup kita utarakan lagi hanya bisa digambarkan dengan tangisan jenis ini,…

Tangisan karena ditinggal yang dikasihi bisa mewakili, dan lain hal…

Tetapi ratapan yang paling menyesakkan adalah kalau kita ditinggal oleh TUHAN, (
Orang masih bisa bersenang-senang jika ia mempunyai kekuatan,
Orang masih bisa tertawa jika ia mempunyai penghiburan,
dan lain sebagainya,..
tetapi Jika TUHAN menghancurkan satu-persatu kebahagian semu itu, dan TUHAN membiarkan itu semua terjadi begitu lama, maka kita-pun akan meratap, meraung, hancur…

berbahagialah orang yang bisa merasakan ditinggal oleh Tuhan, karena TUHAN akan menolong

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: