Senjata Perang Melawan Musuh

November 17, 2009 pukul 8:51 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag:

Hitler mungkin berpikir: “Tank..”
Awam mungkin berpikir: “Ilmu bela diri”.
Ada juga yang berpikir: “Bom..”

karena dianggap musuh adalah sesama manusia, mungkin saja.

Musuh kita lebih dari manusia, walau kadang bermanifestasi di dalam manusia dan mahluk-mahluk yang lebih wah bagi manusia…. Ingat musuh kita yang terkadang bermanifestasi itu adalah ciptaan yang paling wah, hebat, dan boleh dikatakan luar biasa. Ia bahkan mau menyaingi Yang Maha Tinggi.

Senjata Perang kita adalah….

berdirilah tegap,
berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman,
dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu.

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas

    Sangat setuju laeku
    .
    .
    Senjata Perang kita adalah….

    berdirilah tegap,
    berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
    kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
    dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman,
    dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
    Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu.

    laeku terkasih …

    mungkin ini yg membuat bhw mukjizat-2 jarang terjadi di sekitar orang-orang percaya. Sekiranya perlengkapan kita orang yg percaya itu kita kenakan dalam diri kita maka saya yakin seperti kata Tuhan itu, bhw gunung-gunung akan ditunggang balikkan, laut-laut akan dikeringkan. Setan dan roh-roh jahat jatuh bangun spt orang kelimpungan. Orang-orang sakit akan berduyun-duyun mendatangin orang-orang benar bahkan orang-orang mati akan dapat kita bangkitkan. Jikasekiranya firmanKu ada di dalam kamu dan kamu ada di dalam Aku maka tiada yg mustahil bg kita yg mempercayaiNya. Bukankah Yesus Kristus sama diwaktu dahulu, sampai sekarang bahkan sampai akan datang ? Sekiranya kita mempercayaiNya dan mengenakan hal-hal senjata rohani di atas, maka bagi orang awam hal yg kita lakukan itu adalah suatu mukjizat maka bg kita itu hanya hal-hal biasa krn hanya utk menyatakan kemuliaanNya saja. Saat ini tuaian semakin banyak, jadi ini masanya mukjizat itu kita nyatakan lae, sebab jika itu kita lakukan maka kita lakukan krn percaya saja dan Allah mendengarkan kita. Amen

    Shalom

    • @Lae Sihotang,

      ia lae,
      kadang memang kita harus melihat rahasia pekerjaan TUHAN,
      tidak selamanya IA membuat mukjijat, terkadang IA mengadakan sesuatu hanya sekali sepanjang jaman, tetapi selama-lamanya IA berada di dalam kita,..
      sehingga sangat deterima kenapa Roh Kudus berkata, “iman, pengharapan dan kasih…dan yang terbesar di antaranya adalah kasih”.

      jika tidak ada lagi kasih diantara yang beriman, maka kita bisa ragu dan berkata:”dimana TUHAN”… tetapi kasih itu masih ada di mana-mana…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: