Taman Eden bernama Alkitab

November 13, 2009 pukul 8:10 am | Ditulis dalam Apologet | 18 Komentar
Tag: , , ,

Taman Eden, dikhususkan buat Adam dan Hawa. Mereka hidup, mereka memiliki kemuliaan sebagai ciptaan yang lebih dari yang lainnya. Karena mereka memiliki kuasa, maka Tuhan menempatkan di sana 2 pohon, pohon kehidupan dan pohon pengetahuan. Kenyataan berkata pohon pengetahuan lebih diminati menjadi objek bergeraknya kehidupan manusia dari jaman ke jaman.

Alkitab, diberikan, dikhususkan kepada manusia. Orang-orang yang mengalami perjumpaan khusus dengan TUHAN, dalam Roh, menulis perkataan TUHAN, menulis jalan hidup umat TUHAN. Sampai semua tulisan itu terkumpul menjadi satu kesatuan, 66 buah kitab. Dengan upaya yang sangat serat akhirnya memang Alkitab yang sudah diterjemahkan lebih dari 500-an bahasa, sudah menjadi milik dunia. Semua orang bisa mendapatkannya. Internet, menjadi mesin, bank data, media Alkitab sekarang banyak ditemukan, dari yang berbahasa ini dan itu, semua, sejarahnya.. lengkap, commentary.. banyak sekali.
Tetapi di dalam Alkitab ada 2 pohon yang dapat kita lihat. Pohon kehidupan dan Pohon pengetahuan.
Banyak orang yang mencari Alkitab bukan untuk mendapat kehidupan, tetapi mau mencari “pengetahuan”, mungkin untuk keperluan sendiri atau lain hal. Dan tidak jarang diantara mereka ini tanpa ia sadari sudah mendapat kematian yang amat sangat mematikan. Mata rohaninya seharusnya dicungkil, supaya Tuhan Yesus memberi mata yang baharu, kaki rohaninya seharusnya dipotong saja, supaya jangan melangkah lebih lanjut lagi, supaya Tuhan Yesus beri kaki yang baharu, yang kesenangannya adalah Firman Tuhan…. tetapi… tidak banyak diantara kita memilih Pohon Pengetahuan.
Berbahagialah yang memakan pohon kehidupan itu, karena Tuhan Yesus berjanji, kelak akan mengalami kebangkitan dan menuju kehidupan yang kekal, di dalam Dia.
Pohon pengetahuan itu memang menarik minat, indah kelihatannya, kita bisa melakukan banyak hal. Kita bisa mengetahui Yang Baik dan Yang Jahat. Kita malah bisa mengutuk TUHAN, kita bisa mencaci penghuni sorga, kita bisa ….. yah kita bisa mengucapkan kata-kata yang Iblis-pun tidak berani ucapkan di hadapan Sang Pencipta. Dan terakhir didalamnya ada kutuk yang menyertai, MATI.

Iklan

18 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Saya jadi mikir, kenapa ya disebutnya pohon kehidupan dan pohon pengetahuan, kenapa gak akar atau batang, atau yang lainnya….???

  2. @ Ester

    hmmm..

    kenapa ito bertanya begitu ???
    Ini mau dijawab serius apa santai saja? hehehe

    Dari namamu harusnya kamu tahu, di kitab Alkitab bhw nama Tuhan atau Allah tidak pernah disebutkan satu kalipun di kitab Ester.

    Jadi kenapa dimasukkan sbg satu kitab ke dlm Alkitab, karena sama dgn pertanyaanmu di atas itu. Ada yg tersirat dan ada pula yg tersurat.
    Mudah-mudahan ito dapat pencerahan.

  3. @Ester,
    hehehe…

    Pohon itu hidup
    artinya lengkap, ada akar, ada batang dan ada daun, serta sebagainya, sebuah dunia yang lengkap…ada proses pertumbuhan, ada photositesanya d.l.l

    jadi kalau dibilang akar saja, berarti belum lengkap… ada kematian
    kalau hanya batang, sama juga, tidak lengkap, itu mati..

    mati ya tidak ada kehidupan…,

    nah ditarik dari sini, Tuhan memberikan Alkitab (firmanNYA) itu untuk orang yang hidup supaya dapat hidup lebih lagi.. bukan untuk orang mati supaya hidup..

    tetapi ketika manusia yang hidup itu yang seharusnya memilih kehidupan bisa juga malah mati, karena pilihan yang salah.

    secara singkat,
    TUHAN yang hidup memberi hidup dan kehidupan supaya segala yang hidup yang IA ciptakan hidup bersama DIA.
    (jangan dibalik menjadi..TUHAN yang hidup memberi hidup dan kehidupan supaya segala yang mati yang IA ciptakan hidup bersama DIA, ini kebalik karena IA menciptakan Adam dan hawa hidup, tidak mati)

  4. @Sihotang
    Thanks untuk penjelasannya.
    Saya hanya bertanya apa filosofi dari pohon itu sendiri. Mungkin saya tipe pembelajar yang beda kalo menurut bapak. Karena saya juga pernah berpikir kenapa Yesus bilang “Dia adalah pokok anggur yang benar”. Menurut saya dengan mencoba memahami seperti apa pokok anggur itu akan memperdalam pemahaman saya akan makna Yesus pokok anggur yang benar.

    So please think carefully before commenting.
    Thank you.

  5. @ Ester

    sdri yg terkasih dlm Kristus

    I’m so sory if U take incorrect my coment, cause i always support coments the Cristians.

    Karena bukan saya bermaksud untuk memberikan pendapat negatif ttg komentar anda. Hanya saya ingin tahu apakah anda benar-benar bertanya karena memang tidak tahu. Ternyata anda salah tanggap dgn komentar saya di atas. Hehehe…
    Sekali lagi maafkan saya.

    Shalom

  6. @ Sihotang

    Tidak apa-apa pak.

    Yang pasti saya bertanya karena memang ingin tahu lebih dalam.

  7. @ Ester

    sdri Ester yg dikasihi Tuhan..
    Penjelasan pak Parhobas sudah cukup menerangkan ttg pohon Kehidupan dan Kebenaran. Saya cukup menambahkan sedikit saja. Pohon harus digambarkan hrs sesuai dgn keseluruhannya. Tidak dapat kita katakan akar, ranting atau daun atau buahnya saja.
    Pohon Kehidupan dan Kebenaran itu memang sebenarnya ada. Keduanya ditempatkan Allah di Taman Eden dgn posisi ditengah-tengah pohon lain. Dari namanya kita dapat mengetahui bhw pohon kehidupan itu akan memberi kehidupan kekal bagi yg memakannya. Justru Adam dan Hawa sudah sempat memakannya maka mereka berdua sempat berumur 900 thn. Tetapi krn dosa tipuan Iblis melalui ular yg membujuk kedua manusia tsb memakan pohon pengetahuan maka akhirnya mereka berdua sudah menjadi sama dgn Allah menjadi tahu mana yg jahat dan yg baik. Pengetahuan yg mereka peroleh dgn memakan buah pengetahuan itu justru sangat fatal krn manusia akhirnya terkutuk dn dijauhkan dr Allah. Nah cerita itu sangat nyata bg kita yg percaya. Sebab Allah telah berfirman barangsiapa setia dan percaya hingga kesudahannya maka kita akan kembali memakan buah kehidupan dari Pohon Kehidupan itu.( Wahyu) Setiap yg telah percaya kepada Kristus Yesus dan setia hingga kesudahan jaman. Maka Allah akan menganugerahkan buah dari Pohon Kehidupan, sehingga kehidupan kita akan sekekal Kristus bersama-sama dgn Allah di Surga nanti..

    Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.
    (Wahyu 22:14)

    Semoga ito mendapat pencerahan.

    Shalom Aleluja

    • penjelasan yang mantap lae

  8. Dalam Islam, Adam dan Hawa memakan buah khuldi karena tergoda setan ketika berada di surga. Sehingga Adam dan Hawa diturunkan ke dunia. Tidak ada hubungannya dengan dosa warisan.

    Dan memang sekarang ini umur manusia sangat pendek jika dibandingkan dengan umur Adam yang bertahan hingga 900 th lebih hidup di dunia.

    • pertanyaan ke Anda adalah:
      1.Adam diciptakan di surga apa dunia?
      2. Tanah yang digunakan untuk menciptakan Adam dari bumi apa surga?
      3. Adam bertempat di surga apa bumi ketika sudah diciptakan?
      4. Tau tidak apa itu dosa warisan?

      tambahan ke Anda:
      Adam usianya 930 tahun

  9. Silakan cari di wikipedia tentang Adam dan Hawa menurut Islam, jika ingin lebih lengkap. Seingat saya vilaputih juga sudah pernah membahas tentang Adam dan Hawa.

    1. Adam diciptakan di surga
    2. Saya kurang tahu Tuhan menciptakan Adam dari tanah surga atau bumi. Hanya disebutkan dari tanah berlumpur hitam, hingga setan yang dicipta dari api enggan sujud pada Adam.
    3. Adam masih bertempat di surga ketika bumi sudah diciptakan. Saat disurga malaikat mengajarkan nama2 benda pada Adam sebagai bekal pengetahuan untuk di dunia kelak.
    4. Untuk dosa warisan dulunya saya tidak tahu. Yang saya dengar dari rekan kristiani, yang dimaksud dosa warisan adalah ketika manusia bisa merasakan sakit, fisik yang menua, dan berbagai beban hidup lainnya. Dalam Islam hal itu tidak ada, karena manusia sudah ditakdirkan demikian oleh Tuhan.

    • hal-hal yang sudah berbeda ini (jawaban Anda di 1,2,3,4,5) tidak bisa Anda bandingkan dengan apa yang sudah diketahui dari Alkitab..

      kambing tidak bisa dibandingkan dengan domba (walau ada kemiripan, tetapi itu tidak akan pernah sama)

      semoga Anda paham maksud saya

  10. Saya paham. Itu hanya versi menurut Islam dan saya tidak berniat memaksa anda meyakini yang saya jabarkan. Tapi hanya sekedar info.

    • Tuhan Yesus memberkati

  11. Mengapa harus membuat dikotomi antara kehidupan dan pengetahuan. Pohon pengetahuan jelas ada di situ karena kehendak Tuhan. Karena Tuhan Maha Tahu, Dia juga tahu bahwa pohon itu bakal dimakan manusia.

    APakah pengetahuan itu memang dosa ? Atau sebaliknya kesalahan demi kesalahan adalah jalan menuju tangga tangga kehidupan yang lebih baik. Dari kesalahannya manusia jatuh. Tetapi tanpa kesalahan apakah manusia bisa belajar.

    Saya cukup yakin bahwa kesalahan itu adalah hal yang mungkin saja memang sudah dirancang terjadi.

    Seorang Pastur Ivan Illicch dalam buku descholing society kalo nggak salah – pernah menulis kisah klasik Yunani yang menurutnya mirip dengan kisah makan buah pengetahuan dalam Alkitab : KOTAK PANDORA.

    Zeus memberikan kotak bencana yang tidak boleh dibuka. Di satu sisi Zeus memberikan rasa ingin tahu yang tinggi pada Pandora.
    Sesuai skenario Zeus Pandora membuka kotak itu. Muncullah bencana , banjir besar dsb. Tetapi Promotheus seorang dewa yang dihukum Zeus sudah menyiapkan perahu . Semua manusia musnah tenggelam kecuali sepasang manusia. Lha mereka kemudian melanjutkan kehidupan yang baru di tempat yang baru. Inilah legenda yang juga mirip dengan kisah Nabi Nuh.

    SALAM

  12. @lovepassword
    Mengapa harus membuat dikotomi antara kehidupan dan pengetahuan. Pohon pengetahuan jelas ada di situ karena kehendak Tuhan.

    tepat.
    Tuhan menciptakan segala sesuatu untuk teratur. Untuk teratur harus ada hukumnya, ada batasnya.
    dan ada saatnya kita harus menjadi “pemain solo”, untuk membuktikan kita tetap taat apa tidak, tetap kudus apa tidak, d.l.s

    Karena Tuhan Maha Tahu, Dia juga tahu bahwa pohon itu bakal dimakan manusia.

    sama besarnya peluang kalau manusia itu tidak memakannya juga…

    APakah pengetahuan itu memang dosa ?

    jangan dibalik bung.
    Hukum Pertama adalah, jangan makan ini itu, nanti kamu mati.
    Jadi efek pertama adalah bukan pada saat makannya, tetapi di hatinya berkata YA maka mulutnya tunduk. jadi sunatlah hati Anda, kata PL dan PB.

    Atau sebaliknya kesalahan demi kesalahan adalah jalan menuju tangga tangga kehidupan yang lebih baik. Dari kesalahannya manusia jatuh. Tetapi tanpa kesalahan apakah manusia bisa belajar.

    jangan melanggar terus menerus.. pelanggaran sekali di hati yang belajar tunduk menjadi pemelajaran, tetapi Hukum Tabur Tuai berkata, apa yang telah kamu tabur itu yang kamu tuai. Jadi kesalahan sekali itu akan menyebabkan hukuman, sehingga jangan diulang terus menerus, bisa murtad.

    Saya cukup yakin bahwa kesalahan itu adalah hal yang mungkin saja memang sudah dirancang terjadi.

    prejudice memang agak mengasikkan.

    Seorang Pastur Ivan Illicch dalam buku descholing society kalo nggak salah – pernah menulis kisah klasik Yunani yang menurutnya mirip dengan kisah makan buah pengetahuan dalam Alkitab : KOTAK PANDORA.

    Zeus memberikan kotak bencana yang tidak boleh dibuka. Di satu sisi Zeus memberikan rasa ingin tahu yang tinggi pada Pandora.
    Sesuai skenario Zeus Pandora membuka kotak itu. Muncullah bencana , banjir besar dsb. Tetapi Promotheus seorang dewa yang dihukum Zeus sudah menyiapkan perahu . Semua manusia musnah tenggelam kecuali sepasang manusia. Lha mereka kemudian melanjutkan kehidupan yang baru di tempat yang baru. Inilah legenda yang juga mirip dengan kisah Nabi Nuh.

    tale is a tale. Faith is a faith. Choose your destiny (mirip kata2 game MK3 hehehe)

    SALAM

    Shalom aleik/ha

  13. @Mister Parhobass tercinta : ada saatnya kita harus menjadi “pemain solo”, untuk membuktikan kita tetap taat apa tidak, tetap kudus apa tidak, d.l.s

    ===> Apa yang harus dibuktikan untuk Sang Maha Tahu. Yang Tahu Masa Lalu Masa Kini bahkan Masa Depan ? 🙂

    ================================
    sama besarnya peluang kalau manusia itu tidak memakannya juga…

    ===> Intinya itu untuk apa ada pohon ujian di situ ? Untuk membuat manusia tidak luluskah ? Atau Tuhan memang tidak tahu kalo buah itu nantinya dimakan manusia ?

    Kalo anda tetap menguji seseorang yang anda tahu pasti tidak lulus , kemungkinan yang menurut saya paling masuk akal yah itu karena anda pingin menunjukkan pada dia : belajarlah dari kesalahan-kesalahan yang telah kamu lakukan itu. 🙂

    Saya rasa diakui atau tidak. Cerita2 model gituan itu berpengaruh dalam perspepsi agama terhadap ilmu pengetahuan.

    Buah Pengetahuan digambarkan jelek kan yah? Kesalahan itu asalnya dari pengetahuan. Maka konsepnya itu : Menurutlah jangan nyari-nyari sendiri. Hi Hi Hi.

    Tema besar banyak agama kan yah gitu. Karena itu diakui atau tidak agama gebuk-gebukan terus dengan pengetahuan. Karena secara mendasar secara filosofis ada konsep seperti itu. Konsep yang dikritik keras oleh kelompok2 yang lebih liberal 🙂

    Kalo menurutku sih perlulah sedikit diadakan penafsiran yang lebih membumi gicu yah :

    Pertama : Tuhan itu Maha Tahu. Tuhan tahu – kalo Dia membuat pohon di taruh di situ yah pasti buahnya bakal dimakan manusia . Dia tahu itu. Masak nggak tahu ?

    Kedua : Lha karena Dia tahu tetapi malah sengaja memberikan pohon di situ tentu ada tujuannya . Tujuannya apa ? Agar manusia itu belajar belajar dan belajar. Dari kesalahannya manusia belajar, lha karena manusia belajar yah bisa salah. Itu kan siklus. Manusia diusir keluar dari zona nyaman untuk belajar, belajar dan belajar.

    Karena pengetahuannya, manusia bisa bersalah, tetapi dari pengetahuan itu manusia juga bisa meningkatkan taraf kehidupannya selanjutnya.

    Lha untuk bisa sukses, berhasil dalam hidup itu manusia sejak awal yah memang harus kerja keras, harus belajar, tahuh bangun. termasuk bisa salah barang. Kalo salah yah diperbaiki salahnya. Berbuat lagi mencoba lagi salah lagi, dan seterusnya.

    Kalo nggak berani salah sama sekali yo nggak maju-maju .

    Simbol makan buah itu : Manusia didesain untuk berani bersalah tetapi juga harus berani memperbaiki kesalahannya untuk maju. Jangan lalu malah dibalik : Karena makan buah pengetahuan kita jadi selalu bersalah. 🙂 Harus merasa bersalah seumur hidup tanpa upaya memperbaiki kesalahan. Keluarnya manusia dari zona nyaman itu ditujukan agar manusia berproses.
    =============================
    tale is a tale. Faith is a faith. Choose your destiny (mirip kata2 game MK3 hehehe)

    ===> Masalahnya ada faith di dalam tale. Ada juga tale di dalam faith. 🙂 Itulah makanya Yesus seneng banget mengisahkan dongeng-dongeng. Karena dongeng itu kan yah lebih masuk di hati 🙂

    SALAM BOS.

    • @lovepassword

      Apa yang harus dibuktikan untuk Sang Maha Tahu. Yang Tahu Masa Lalu Masa Kini bahkan Masa Depan ? 🙂

      Intinya itu untuk apa ada pohon ujian di situ ? Untuk membuat manusia tidak luluskah ? Atau Tuhan memang tidak tahu kalo buah itu nantinya dimakan manusia ?

      saya kira Anda membuat pondasi yang keliru, untuk membuktikan ini bukan pada Maha TahuNYA, tetapi Kudus dan SuciNYA. Karena manusia diberi kesanggupan untuk memilih, maka TUHAN memberi Hukum supaya dalam keadaan Kudus dan Suci Tuhan jangan sampai dinista. Pilihan Ya dan Tidak memiliki peluang yang sama untuk dilakukan, dan TUHAN siap sedia untuk kedua hal itu, disinilah letak Maha Tahunya. Ingat TUHAN pertama memberi berkat, penuhilah bumi, beranak cuculah, baru kutuk.

      Tuhan adalah Designer toh, nah kalau ada ciptaanNYA yang memercikkan tinta merah di setiap lembaran hijau yang IA buat, Ia tahu apa keadaannya, Ia menguasai keadaan, dan Ia tahu cara mengatasi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: