Kegeraman yang melahirkan pelanggaran

November 11, 2009 pukul 8:46 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 1 Komentar
Tag: , ,

Esau, telah dewasa, waktunya ia mengambil wanita sebagai pasangan hidupnya. Ia mengambil dua wanita Kanaan sebagai istrinya.

Ketika orang tuanya, Ishak dan Ribka, menyuruh Yakub suadara Esau untuk mengambil istri dari Mesopotamia, tempat leluhurnya, maka tahulah Esau bahwa kedua orang tuanya itu tidak senang kalau Esau memperistri orang Kanaan. Ia-pun geram. Dalam kegeramannya ia malah pergi mengambil istri lagi, dari keturunan Ismael.

Kegeraman Esau ia tunjukkan dengan mengambil keputusan yang lain dimana ia lagi-lagi tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan orang tuanya.

Terkadang kita juga demikian, saking geramnya bisa-bisa kita melabrak banyak hal yang berbau moral. Malah saya bisa melihat, ketika seseorang kecewa terhadap keadaannya yang tidak mengerti akan rahasia TUHAN, bisa membuat dia murtad.

Iklan

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas

    Benar sekali lae..
    Esau mengambil jalan yg sebenarnya sudah ditentukan Allah jauh sebelum dia dn adiknya Yakub lahir ke dunia. ( Pada waktu dikandungan ibu mereka, Esau memegang tumit Yakub)
    Sehingga dalam setiap mengambil keputusan maka Esau selalu hanya menggunakan mata jasmaniahnya saja. Tidak seperti Yakub yg walau terlampau cerdik tetapi selalu memakai mata rohani dalam mengambil setiap keputusan. Keputusan yg paling fatal adalah menyerahkan hak kesulungannya kpd adiknya Yakub demi mendapatkan semangkuk kacang merah. Jadi lae, disamping kita takut akan Tuhan , kita juga perlu cerdik dalam setiap mengambil keputusan yg dapat saja berakibat fatal didalam kehidupan kita.

    Shalom ma jala horas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: