Tak satu iota-pun….(9)

November 30, 2009 pukul 10:53 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

…..Kasihilah TUHAN, kasihilah sesamamu…

Matius 19:16-21
Pada suatu hari seorang laki-laki datang kepada Yesus. “Pak Guru,” katanya, “perbuatan baik apa yang harus kulakukan supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?”
Yesus menjawab, “Mengapa engkau bertanya kepada-Ku mengenai apa yang baik? Hanya ada Satu yang baik. Kalau engkau ingin hidup, engkau harus taat kepada perintah-perintah Allah.”
“Perintah yang mana itu?” tanya orang itu. Yesus menjawab, “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan bersaksi dusta, hormatilah ayah dan ibumu; dan kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.”
“Semua perintah itu sudah kuturuti,” jawab orang muda itu. “Apa lagi yang perlu?”
Yesus berkata kepadanya, “Kalau engkau ingin menjadi sempurna, pergilah jual semua milikmu. Berikanlah uangnya kepada orang miskin, dan engkau akan mendapat harta di surga. Sesudah itu, datanglah mengikuti Aku!

Kasih apakah yang lebih besar dari Pengurbanan Kristus?
IA memanggil kita saudara, sehinggal kita memiliki Bapa yang Satu.
IA menebus kita, sehingga kita layak di hadapan Bapa.
IA menyertai kita selalu, sehingga TUHAN dipermuliakan dalam segala perbuatanNYA.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

karena Bapa mengasihi Anak, maka Ia mempermuliakanNYA,
karena Anak mengasihi Bapa, maka Ia rela menjadi Kurban,
karena Roh Kudus mengasihi Bapa dan Anak, maka Ia rela diutus menemani semua orang yang berseru di dalam Roh dan Kebenaran, ya Abba, ya Bapa….

dan kitapun harus sama, kepada Dia, oleh Dia, dan dari Dia, … Allah adalah kasih, memiliki roh yang rela, memiliki kasih, bukan karena daging kita, tetapi karena roh kita dipenuhi oleh ROH yang adalah sumber kasih itu sendiri.

Iklan

Tak satu iota-pun….(8)

November 30, 2009 pukul 10:37 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Keluaran 20:12
Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu..

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu akan mengenal siapa sesamamu, yaitu mereka yang berani memilih hidup seperti Kristus hidup, sesama kita mempunyai orang tua yang sama, Bapa yang sama, yaitu DIA yang menciptakan alam semesta, DIA yang mengutus Roh Kudus di dalam nama Yesus Juruselamat kita …:

Matius 12:46-50, BIS
Sementara Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, datanglah ibu dan saudara-saudara-Nya. Mereka berdiri di luar sambil berusaha untuk dapat berbicara dengan Dia.
Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus, “Pak, ibu dan saudara-saudara Bapak ada di luar. Mereka ingin berbicara dengan Bapak.”
Lalu Yesus menjawab, “Siapakah ibu-Ku? Siapakah saudara-saudara-Ku?”
Lalu Ia menunjuk kepada pengikut-pengikut-Nya dan berkata, “Inilah ibu dan saudara-saudara-Ku.
Orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga, dialah saudara laki-laki, saudara perempuan, dan ibu-Ku.”

Tak satu iota-pun….(7)

November 30, 2009 pukul 10:28 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Keluaran 20:8-11
Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu akan menyembah TUHAN, karena IA telah menyediakan hari besar buat kita, hari raya, hari kebesaran besar, hari kemenangan, hari dimana IA mengikrarkan Janji Keselamatan, kepada semua manusia, so sunatlah hatimu, milikilah kasih, IA bahkan telah menyediakan suatu hari, dimana IA dan semua umat Allah hanya berada di dalam DIA, memuji dan menyembah, dan semakin nyata akan namaNYA, IMANUEL, TUHAN beserta kita. Kita adalam imam-imam yang memegang janji, imam tidak tunduk kepada sabbat, tetapi ia melayani, jadi hiduplah seperti Kristus, karena walapun IA adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, tetapi IA datang sebagai “palayan”, Imam Agung Allah Yang Maha Tinggi …:

Matius 12:1-13, BIS
Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus lewat sebuah ladang gandum, pengikut-pengikut-Nya mulai memetik gandum, lalu memakannya karena lapar.
Ketika orang-orang Farisi melihat itu, mereka berkata kepada Yesus, “Lihat! Pengikut-pengikut-Mu melanggar hukum agama kita dengan melakukan yang dilarang pada hari Sabat.”
Yesus menjawab, “Belum pernahkah kalian membaca tentang apa yang dilakukan Daud waktu ia dan orang-orangnya lapar?
Ia masuk ke dalam Rumah Allah; lalu makan roti yang sudah dipersembahkan kepada Allah. Padahal menurut hukum agama kita, ia maupun orang-orangnya tak boleh makan roti itu–hanya imam-imam saja yang boleh.
Atau belum pernahkah kalian membaca di dalam hukum Musa bahwa tiap hari Sabat imam-imam yang bertugas di Rumah Tuhan, melanggar peraturan hari Sabat, tetapi tidak disalahkan?
Perhatikan apa yang Kukatakan ini: di sini ada yang lebih besar dari Rumah Tuhan.
Di dalam Alkitab tertulis: Belas kasihanlah yang Kukehendaki, bukan kurban binatang. Kalau sekiranya kalian benar-benar mengerti perkataan itu, pasti kalian tidak akan menyalahkan orang-orang yang tidak bersalah.
Karena Anak Manusia berkuasa atas hari Sabat.”
Yesus meninggalkan tempat itu lalu pergi ke sebuah rumah ibadat.
Di situ ada orang yang tangannya lumpuh sebelah. Beberapa orang yang mau mencari-cari kesalahan Yesus, bertanya kepada-Nya, “Apakah boleh menyembuhkan orang pada hari Sabat?”
Yesus menjawab, “Seandainya ada seorang dari antara kalian punya seekor domba, dan pada hari Sabat domba itu jatuh ke dalam lubang yang dalam; apakah pemilik domba itu tidak akan berusaha mengeluarkan domba itu dari dalam lubang itu?
Nah, manusia lebih berharga dari domba! Jadi, kalau begitu, boleh menolong orang pada hari Sabat.”
Kemudian Yesus berkata kepada orang yang tangannya lumpuh sebelah itu, “Ulurkanlah tanganmu.” Orang itu mengulurkan tangannya, dan tangan itu sembuh seperti tangannya yang sebelah.

Tak satu iota-pun….(6)

November 30, 2009 pukul 10:12 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Keluaran 20:3-7
“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan..”

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu akan mengenal TUHAN, karena IA adalah Kasih, so sunatlah hatimu, milikilah kasih, maka pengenalanmu akan Kristus akan berhasil, sebab IA adalah Penyataan TUHAN kepada dunia, Bapa akan mengutus Roh Kudus di dalam nama Tuhan Yesus agar setiap kita berbuah, dan dari buah ini maka dunia bisa membaca Firman TUHAN, Kristus…:

Matius 7:15-27, BIS
“Hati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu. Mereka datang kepada kalian berkedok domba, tetapi mereka sebenarnya seperti serigala yang buas.
Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya. Belukar berduri tidak mengeluarkan buah anggur, dan semak berduri tidak menghasilkan buah ara.
Dari pohon yang subur diperoleh buah yang baik, dan dari pohon yang tidak subur buah yang buruk.
Pohon yang subur tidak dapat menghasilkan buah yang buruk, dan pohon yang tidak subur tidak dapat menghasilkan buah yang baik.
Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, ditebang dan dibakar.
Begitu pula dengan nabi-nabi palsu. Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya.”
“Tidak semua orang yang memanggil Aku, ‘Tuhan, Tuhan,’ akan menjadi anggota umat Allah, tetapi hanya orang-orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga.
Pada Hari Kiamat banyak orang akan berkata kepada-Ku, ‘Tuhan, Tuhan, bukankah dengan nama-Mu kami sudah menyampaikan pesan Allah? Dan bukankah dengan nama Tuhan juga kami sudah mengusir roh-roh jahat serta mengadakan banyak keajaiban?’
Tetapi Aku akan menjawab, ‘Aku tidak pernah mengenal kalian! Pergi dari sini, kalian yang melakukan kejahatan!'”
“Nah, orang yang mendengar perkataan-Ku ini, dan menurutinya, sama seperti orang bijak yang membangun rumahnya di atas batu.
Pada waktu hujan turun, dan air banjir datang serta angin kencang memukul rumah itu, rumah itu tidak roboh sebab telah dibangun di atas batu.
Dan orang yang mendengar perkataan-Ku ini, tetapi tidak menurutinya, ia sama seperti orang bodoh yang membangun rumahnya di atas pasir.
Pada waktu hujan turun, dan air banjir datang serta angin kencang memukul rumah itu, rumah itu roboh. Dan kerusakannya hebat sekali!”

dan untuk melengkapi pengetahuan siapa Yesus, dalam penyataanNya, Anda bisa meneruskan bacaan sampai ke Matius 8-11,

beberapa point:
Matius 11:28-30, BIS
Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu.
Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar.
Karena perintah-perintah-Ku menyenangkan, dan beban yang Kutanggungkan atasmu ringan.”

Tak satu iota-pun….(5)

November 30, 2009 pukul 9:17 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Keluaran 20:17 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.”

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu tidak akan membeberkan segala kepunyaanmu, memamer-mamerkan hartamu, meremehkan Iblis perusak itu, dan kamu pasti akan mengenal siapa Allah, yaitu Dia yang selayaknya menjadi sumber dari segala permintaanmu, mintalah segala yang berkenan di-hatiNYA, kenalilah TUHAN-mu, sebab IA baik, untuk selama-lamanya, so sunatlah hatimu, hiduplah di dalam Roh dan kebenaran, sebab ALLAH adalah ROH adaNya..:

Matius 7:6-11, BIS
Jangan berikan barang yang suci kepada anjing, supaya anjing itu jangan berbalik dan menyerangmu. Dan jangan berikan mutiara kepada babi, supaya babi itu jangan menginjak-injak mutiara itu.”
“Mintalah, maka kalian akan menerima. Carilah, maka kalian akan mendapat. Ketuklah, maka pintu akan dibukakan untukmu.
Karena orang yang minta akan menerima; orang yang mencari akan mendapat; dan orang yang mengetuk, akan dibukakan pintu.

Di antara kalian apakah ada ayah yang memberikan batu kepada anaknya, kalau ia minta roti?
Atau memberikan ular, kalau ia minta ikan?
Walaupun kalian jahat, kalian tahu juga memberikan yang baik kepada anak-anakmu. Apalagi Bapamu di surga! Ia lebih lagi akan memberikan yang baik kepada orang yang minta kepada-Nya.

Tak satu iota-pun….(4)

November 30, 2009 pukul 9:08 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Keluaran 20:16 Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu tidak akan menghakimi sesamamu, kamu tidak akan mengucapkan kata-kata yang tidak benar, kamu tidak akan munafik, tidak akan mencari-cari kesalahan orang lain, milikilah hati yang bersih, dan letakkanlah kesaksianmu kepada Dia yang mau menghargainya di dalam Roh, jangan memberikan hatimu kepada dia, si Iblis, bapa dari segala pendusta, so sunatlah hatimu, hiduplah kudus, sebab ALLAH adalah Kudus..:

Matius 7:1-5, BIS
Janganlah menghakimi orang lain, supaya kalian sendiri juga jangan dihakimi oleh Allah.
Sebab sebagaimana kalian menghakimi orang lain, begitu juga Allah akan menghakimi kalian. Dan ukuran yang kalian pakai untuk orang lain, akan dipakai juga oleh Allah untuk kalian.
Mengapa kalian melihat secukil kayu dalam mata saudaramu, sedangkan balok dalam matamu sendiri tidak kalian perhatikan?
Bagaimana kalian dapat mengatakan kepada saudaramu, ‘Mari saya keluarkan kayu secukil itu dari matamu,’ sedangkan di dalam matamu sendiri ada balok?
Hai munafik! Keluarkanlah dahulu balok dari matamu sendiri, barulah engkau melihat dengan jelas, dan dapat mengeluarkan secukil kayu dari mata saudaramu.

Tak satu iota-pun….(3)

November 30, 2009 pukul 8:57 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 1 Komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Keluaran 20:15 Jangan mencuri.

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu tidak akan melakukan segala yang jahat, kamu tidak akan mengkhawatirkan tentang semua hal yang fana, kamu tidak akan meletakkan segala hidupmu di bawah kuasa keinginan hatimu, kamu tidak akan mengkhawatirkan hal-hal yang di luar kuasamu, kamu tidak akan mengasihani dirimu, so sunatlah hatimu, cukupkanlah dirimu dengan semua yang Tuhan sediakan…:

Matius 6:19-34, BIS
“Janganlah mengumpulkan harta untuk dirimu di dunia, di mana rayap dan karat dapat merusaknya dan pencuri datang mencurinya. Sebaliknya, kumpulkanlah harta di surga, di mana rayap dan karat tidak merusaknya, dan pencuri tidak datang mencurinya.
Karena di mana hartamu, di situ juga hatimu!”
“Mata adalah lampu untuk badan. Kalau matamu jernih, seluruh badanmu terang-benderang.
Tetapi kalau matamu kabur, seluruh badanmu gelap-gulita. Jadi kalau lampu di dalam dirimu itu gelap, alangkah pekatnya kegelapan itu!”
“Tidak seorang pun dapat bekerja untuk dua majikan. Sebab ia akan lebih mengasihi yang satu daripada yang lain. Atau ia akan lebih setia kepada majikan yang satu daripada kepada yang lain. Begitulah juga dengan kalian. Kalian tidak dapat bekerja untuk Allah dan untuk harta benda juga.
Sebab itu ingatlah; janganlah khawatir tentang hidupmu, yaitu apa yang akan kalian makan dan minum, atau apa yang akan kalian pakai. Bukankah hidup lebih dari makanan, dan badan lebih dari pakaian?
Lihatlah burung di udara. Mereka tidak menanam, tidak menuai, dan tidak juga mengumpulkan hasil tanamannya di dalam lumbung. Meskipun begitu Bapamu yang di surga memelihara mereka! Bukankah kalian jauh lebih berharga daripada burung?
Siapakah dari kalian yang dengan kekhawatirannya dapat memperpanjang umurnya biarpun sedikit?
Mengapa kalian khawatir tentang pakaianmu? Perhatikanlah bunga-bunga bakung yang tumbuh di padang. Bunga-bunga itu tidak bekerja dan tidak menenun; tetapi Raja Salomo yang begitu kaya pun, tidak memakai pakaian yang sebagus bunga-bunga itu! Rumput di padang tumbuh hari ini dan besok dibakar habis. Namun Allah mendandani rumput itu begitu bagus. Apalagi kalian! Tetapi kalian kurang percaya!
Janganlah khawatir dan berkata, ‘Apa yang akan kita makan’, atau ‘apa yang akan kita minum’, atau ‘apa yang akan kita pakai’? Hal-hal itu selalu dikejar oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Padahal Bapamu yang di surga tahu bahwa kalian memerlukan semuanya itu.
Jadi, usahakanlah dahulu supaya Allah memerintah atas hidupmu dan lakukanlah kehendak-Nya. Maka semua yang lain akan diberikan Allah juga kepadamu.
Oleh sebab itu, janganlah khawatir tentang hari besok. Sebab besok ada lagi khawatirnya sendiri. Hari ini sudah cukup kesusahannya, tidak usah ditambah lagi.”

Tak satu iota-pun….(2)

November 30, 2009 pukul 8:47 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 1 Komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Matius 5:27, BIS
“Kalian tahu bahwa ada ajaran seperti ini: Jangan berzinah.

Keluaran 20:14 Jangan berzinah.

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu tidak akan menghina Roh yang ada padamu dengan nafsu birahi, kamu tidak akan membutakan mata hatimu, kamu tidak akan melangkah lebih jauh terhadap segala kejahatan, kamu tidak akan mengerjakan segala dosa, yang itu semua setara dengan berzinah, so sunatlah hatimu, hiduplah dengan hati yang bersih…:

Matius, 5:28-30, BIS
Tetapi sekarang Aku berkata kepadamu: barangsiapa memandang seorang wanita dengan nafsu berahi, orang itu sudah berzinah dengan wanita itu di dalam hatinya. Kalau mata kananmu menyebabkan engkau berdosa, cungkillah dan buanglah mata itu! Lebih baik kehilangan salah satu anggota badanmu daripada seluruh badanmu dibuang ke dalam neraka. Kalau tangan kananmu menyebabkan engkau berdosa, potong dan buanglah tangan itu! Lebih baik kehilangan sebelah tanganmu daripada seluruh badanmu masuk ke neraka.”
….(32) barangsiapa menceraikan istrinya padahal wanita itu tidak menyeleweng, menyebabkan istrinya itu berzinah, kalau istrinya itu kawin lagi. Dan barangsiapa yang kawin dengan wanita yang diceraikan itu, berzinah juga.”

Tak satu iota-pun….(1)

November 30, 2009 pukul 8:36 am | Ditulis dalam Apologet, Saya melihat | 1 Komentar
Tag: , ,

Matius 5:17-20, BIS
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya. Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi! Oleh karena itu, barangsiapa melanggar salah satu dari perintah-perintah itu, sekalipun yang terkecil, dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi yang paling kecil di antara umat Allah. Sebaliknya, barangsiapa menjalankan perintah-perintah itu dan mengajar orang lain berbuat begitu juga, akan menjadi besar di antara umat Allah. Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!”

Matius 5:21, BIS
“Kalian tahu bahwa pada nenek moyang kita terdapat ajaran seperti ini: Jangan membunuh; barangsiapa membunuh, harus diadili.

Keluaran 20:13 Jangan membunuh.

arti sesungguhnya, kalau ada kasih, kamu tidak akan menghina saudaramu, kamu tidak akan memarahi tanpa alasan saudaramu, kamu tidak akan mengucapkan kata-kata yang sia-sia kepada sesamamu, yang itu semua setara dengan membunuh, so sunatlah hatimu, hiduplah berdamai sebisa mungkin dengan siapa saja…:

Matius 5:22-26, BIS
Tetapi sekarang Aku berkata kepadamu, barangsiapa marah kepada orang lain, akan diadili; dan barangsiapa memaki orang lain, akan diadili di hadapan Mahkamah Agama. Dan barangsiapa mengatakan kepada orang lain, ‘Tolol,’ patut dibuang ke dalam api neraka. Oleh sebab itu, kalau salah seorang di antara kalian sedang mempersembahkan pemberiannya kepada Allah, lalu teringat bahwa ada orang yang sakit hati terhadapnya, hendaklah ia meninggalkan dahulu persembahannya itu di depan mezbah, lalu pergi berdamai dengan orang itu. Sesudah itu, dapatlah ia kembali dan mempersembahkan pemberiannya kepada Allah. Seandainya ada orang mengadukan kalian ke mahkamah, berdamailah dengan dia selama masih ada waktu sebelum sampai di mahkamah. Kalau tidak, orang itu akan menyerahkan kalian kepada hakim, yang akan menyerahkan kalian kepada polisi. Lalu polisi akan memasukkan kalian ke dalam penjara.
Dan ingatlah: Pasti kalian tidak akan bisa keluar dari penjara itu, sebelum seluruh dendamu lunas sama sekali.”

Perjuangan demi satu warna

November 27, 2009 pukul 7:55 am | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: ,

Dalam satu keluarga, tidak jarang kita mengalami perselisihan dengan istri atau sebaliknya dengan suami, ada perbedaan, dan untuk menuju satu warna itu seperti mustahil…

mari melihat ke atas lagi,
di dalam lembaga Gereja, bisa saja satu jemaat, tetapi jika diskusi doktrin, tiap kepala bisa melantunkan warna suara berbeda meskipun bermain di not 1 (do)…

negara?
Upsss, perbedaan bisa melangit,….

Umat Allah?, ya warna itu tetap ada….

Apakah kita harus berjuang demi satu warna?

Roma 12:5 Begitu juga dengan kita. Meskipun kita semuanya banyak, namun kita merupakan satu tubuh karena kita bersatu pada Kristus. Dan kita masing-masing berhubungan satu dengan yang lain sebagai anggota-anggota dari satu tubuh.

tidak,
kita jangan berjuang demi satu warna, tetapi kita harus berjuang mengenal bagian kita di dalam Tubuh Kristus, karena Tubuh Kristus hanya SATU. Berjuang satu warna seperti berbuat baik demi kasih karunia, itu tidak nyambung. Menyogok untuk suatu pemberian gratis? aneh bukan?

Roma 12:9 Kasihilah dengan ikhlas. Bencilah yang jahat, dan berpeganglah kepada apa yang baik.

Karena kita berada di dalam Satu Tubuh, maka kita mengikuti Tubuh itu, yaitu Kasih dan Baik.

dan karena kita berada di dalam Satu Tubuh, maka kita tentu tidak satu anggota, ada tangan, karunia melayani, ada hati, karunia mengajar, ada kaki, karunia pengabar Injil, ada mata, karnua nubuat, dan lain sebagainya….

dan…. tubuh tidak baik dan tidak elok jika kehilangan satu anggota apapun> Ketika mata berkata akulah tubuh, maka ia telah hilang, ketika kaki berkata akulah warna yang benar, maka ia telah terhilang….
Dinamis dan harmonis…. kasih dan iman dan pengharapan bukanlah jenis perjuangan menuju satu warna, tetapi adalah suatu hidup yang berada di dalam Satu Tubuh, Tubuh Kristus, yang rohaniah….

Hanya prosesi belaka

November 27, 2009 pukul 7:40 am | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | 34 Komentar
Tag: ,

Hosea 6:6 Aku lebih suka kamu mengenal Aku dan selalu mengasihi Aku, daripada kamu membakar dan mempersembahkan kurban kepada-Ku.

TUHAN pernah memberi Hukum, tentang segala kurban, bahkan IA menyenangi kurban Habel. TUHAN menginginkan dalam persembahan kurban itu umat Allah tidak membuat “simpul” kurban itu menuju Allah, tetapi seharusnya kurban itu sebagai pertanda bahwa mereka mengenal Allah, berada di dalam Allah. Ternyata apa yang terjadi adalah kebiasan penyembahan berhala sudah merasuk sedemikian dalamnya. Kurban atau persembahan menjadi sogokan demi kesejahteraan, demi kekayaan, demi kesenangan dunia, dan setelah kurban atau persembahan itu mereka bebas melakukan kebiasaan buruk mereka, inilah yang disebut sebagai keadaan tidak mengenal dan tidak mengasihi TUHAN.

Dan masih ada yang lebih mengerikan lagi…

Hosea 8:2-3 Sekalipun mereka menyebut Aku Allah mereka, dan berkata bahwa mereka adalah umat-Ku yang mengenal Aku, namun mereka tidak mau menerima apa yang baik. Oleh karena itu mereka akan dikejar oleh musuh-musuh mereka.

Inipun sering kita lakukan, kita mengenal DIA yang menebus kita, menamakan diri kita Kristen, kristus kecil, anak-anak Tuhan, tetapi… apa yang baik kita tolak, lebih hangat pembicaraan di dalam rapat-rapat “menebar” kas, “membagi harta” bendahara, keuangan, daripada mendalami Firman, lebih senang kita menyatakan kesalahan orang daripada berusaha membangunnya, ketidakadilan dalam menyatakan kebenaran lebih kita suka daripada memancarkan damai dengan kasih… seterusnya musuh-musuh pun, iblis, singa yang menanti di gerbang, mengejar, ia memasuki pikiran, menafsir dengan kosong…

Hosea 7:1 TUHAN berkata, “Setiap kali Aku ingin menyembuhkan umat-Ku Israel dan memulihkan keadaan mereka, maka yang Kulihat
hanyalah kejahatan dan dosa mereka. Mereka saling menipu, mereka memasuki rumah orang untuk mencuri, dan mereka merampok di jalan-jalan

Jangan hanya prosesi, tetapi kenal dan kasihilah TUHAN, sebab ada suatu waktu TUHAN datang melawat, maka kita dapat mengenaliNYA..
sebab sudah pernah berulangkali IA datang melawat umat yang IA ciptakan, ketika IA datang dalam “kelemahan”, IA di tolak. Sedang dalam KUASA, mereka menolak, apa yang terjadi jika IA sampai harus mati?, Damai yang penuh kasih itu, Yang Baik itu, ditolak…
Ketika IA datang dalam kemulianNYA, kedatangan yang ke dua, semoga kita tidak menolakNYA, karena kita lebih bangga dengan segala prosesi kekristenan, agama yang naif dan munafik, agama yang IA harapkan adalah…. IA kita kenal dan kita kasihi, anak-anak Allah, kristus kecil.

Bijaksana

November 26, 2009 pukul 10:54 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 8 Komentar
Tag:

Daniel 12:10
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.

Siapakah “dia” yang bijaksana?
yaitu mereka yang mau dan mampu merendahkan diri, dan yang pasti tahan uji.

Siapakah yang paling bijaksana?
TUHAN,

bukti?
IA telah turun ke dunia, sebagai manusia, bahkan sampai ke dunia orang mati.

lalu adakah yang bijaksana di bumi?
ada,

data?
yaitu mereka yang mau dan mampu dan rela hidup seperti Kristus hidup.

Pengetahuan yang banyak bukan jaminan, kalau ternyata pengetahuan kita itu mengangkat kita semakin tinggi, tetapi jika segala yang kita punyai memampukan kita hidup “turun” ke bawah, merendahkan diri, dan berani, tahan uji, itulah kebijaksanaan itu. Hamba tak lebih dari “tuan”-nya.

mekanisnya?
… hanya satu contoh saja,… ada waktu untuk berdiam diri,…
ketika seseorang menghakimi Anda, pikirkan, cermati, pelajari, renungkan, lalu cerminkan ke Kristus,… tab…tab..tab… keluarkan dalam kelakuan, jangan menyerang, tetapi ungkapkan kebenaran….bukan dengan kata-kata, sekali lagi bukan dengan topeng, tetapi lakukan… itulah bijaksana.

2 Nasehat, 1 sangat mematikan

November 25, 2009 pukul 8:20 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Nasehat dari seekor Babi:

“Janganlah kamu seperti aku sebab setelah aku bersih, aku mandi lumpur lagi”.


Nasehat dari seorang Nabi:

“Ikutlah teladanku, tirulah aku, mari kita berbuat baik, mari kita menjadi kuat, mari kita menguasai umat manusia, bantulah yang miskin, cintailah keadilan, damailah, …. dan yang terpenting untuk landasan itu semua marilah kita menyembah Allah yang lain”.

makna nasehat seekor Babi:
Setelah kamu menerima Yang bersih (TUHAN), jangan mempermainkannya, jangan lagi hidup di dalam kedaginganmu, d.l.s.

Siapa paling berani?

November 24, 2009 pukul 11:29 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Bisasaja ditulis paling berani bunuh diri, paling berani di dalam peperangan, d.l.l, tetapi bukan yang itu…

Ajaran Tuhan, inilah orang yang tidak dianggap menjadi umat Allah, salah satunya adalah:
TB, Wahyu 21:8 Tetapi orang-orang penakut, …

alias tidak berani, pengecut.

Nuh, 8 dari ribuan orang, berani mendirikan bahtera.
Abram, 10-an orang, berani meninggalkan harta bendanya menuju tanah yang mereka sendiri tidak tahu dimana.
Yosua dan Kaleb adalah 2 dari 12 pengintai, mereka berani.
Yehuda, 1 dari 12 adalah suku yang paling luas daerah kekuasaannya waktu merebut Kanaan, mereka berani.

Daniel, Yesaya, Ayub, Yeremia, Mikha,… d.l.l, mereka benar-benar berani.
.
.
.
Rasul-rasul, 5000-an orang miskin, Kristen, melawan satu kekaisaran yang terkuat pada masanya, mereka berani.

Lalu berani di sini apa?
yaitu dia yang memiliki roh yang menuruti kemauan TUHAN.

Roma 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

note:
-musuh kita bukan darah dan daging
-perang orang percaya, perang para pemberani adalah perang rohani

Bagaimana semua dunia diberkati?

November 24, 2009 pukul 10:49 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Abraham diberkati, dimana semua bangsa akan memohon berkat seperti Allah (El-Shadday) memberkati Abraham.
Dari Abraham inilah yang meneruskan perjanjian ke Ishak, dan seterusnya ke Yakub yang disebut Israel.

Israel, bangsa yang diberkati, telah menjadi umat pilihan, umat Allah sendiri. Padahal TUHAN berfirman,”Aku adalah Allah segala bangsa, Allah suku bangsa, setiap lidah, setiap bahasa akan memuji Aku”.

Tetapi kita tahu Israel adalah Israel, mereka eksklusif, mereka memiliki agama. Setelah peristiwa Kanaan, tidak akan pernah lagi kita dengar mereka memperluas wilayah ke-rohanian. Cukuplah di Kanaan. Dan wilayah itu tidak pernah bertambah, malah berkurang, dan malah pernah hilang….

Lalu bagaimana dunia mendapat berkat melalui Abraham?…

“Salibkan Dia, salibkan Dia, salibkan Dia…”
Inilah teriakan menuju berkat ke semua dunia ini.
ingat… bukan karena kuat gagah kita, mengangkat pedang dan sebagainya, tetapi melalui penderitaanlah, memikul salib, kita beroleh berkat yang dijanjikan ke Abraham.

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.