Karena semua bukan berarti tidak ada

Oktober 27, 2009 pukul 3:38 pm | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

bukti

Semua manusia tidak ada yang benar.
Bukan berarti tidak ada yang benar.

Yang Benar membuat satu dari sekian yang tidak benar itu menjadi benar.
Atau
Yang Benar itu menjadi salah satu bagian dari yang tidak benar itu.

Iklan

Relatifitas?, O.. No

Oktober 27, 2009 pukul 8:54 am | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | 4 Komentar
Tag: ,

Ketika manusia mengaku semakin cerdas maka ilmu pengetahuan juga semakin meningkat.
Akan sangat lucu bahwa ternyata ada ilmu evolusi phikology yang mengatakan jiwa toleransi, jiwa altruis dari manusia adalah suatu penyakit, betapa anehnya buat kita yang terbiasa dan disebut dengan kebudayaan timur bukan.

Dan ada batas absolute yang lebih parah lagi, bahwa benar menurut kamu belum tentu benar menurut saya. Dan sebaliknya dan seterusnya. Sungguh sebuah tamparan bagi yang mengaku beragama, dan lucunya kita juga yang mengaku beragama banyak setuju dalam beberapa hal.

Kita tidak menafikan bahwa banyak hal yang dapat kita pergunakan dari “ilmu dunia” ini, tetapi yang menjadi masalah adalah ketika “ilmu” itu menjadi bahan baku, rumus baku untuk menggariskan segala sesuatu dalam satu pedoman tunggal. Dengan dalih yang sama pemikiran ini juga menuduh kaum agama yang cenderung terpecah juga melakukan hal yang sama, mengklaim Ultimate One pada pihak tertentu saja, dan tetapi dan menjadi relatif terhadap kelompok atau agama yang lain.

Sekali lagi, bagi saya itu sangat mudah saja, bumi hanya satu, maka TUHAN hanya satu, tuhan yang lain pasti menciptakan dunia saja. Dan persimpangan perbedaan bumi dan dunia itu pasti ada di titik tertentu, dan pertemuannya jelas banyak diberbagai hal, menjelaskan bahwa ada faktor X yang ada, tetapi rusak dan ternoda, sehingga faktor X itu bisa jadi masih melekat padanya, sehingga ada X-1 atau X+1.

Lalu bagaimana menghancurkan pemikiran relatifitas terhadap The Ultimate One ini? yaitu dengan mengenali Hukum Tabur-Tuai (Galatia 6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya).

Imamat 19:19 Kamu harus berpegang kepada ketetapan-Ku. Janganlah kawinkan dua jenis ternak dan janganlah taburi ladangmu dengan dua jenis benih, dan janganlah pakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan.

Jangan menggabung-gabungkan ajaran-ajaran, jika sudah maka Anda akan mendapat pemikiran hybrid. Jangan menanam dua ajaran, jangan menanamkan dua pemikiran, jangan ada kepribadian ganda, jangan ragu dengan yang satu, sekali Anda ragu, maka Anda akan menuai kebimbangan.
Dan terakhir,
Jangan menyelimuti kemuliaan Anda dengan dua kemulian, jangan bersembunyi dalam dua muka, peliharalah dirimu dari kesucian dan kesetian.

Jangan berburuk sangka terhadap saya, agama-agama lahir dari semua pelanggaran di atas.

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.