Baptisan

Oktober 21, 2009 pukul 8:21 am | Ditulis dalam Apologet | 2 Komentar
Tag: , , ,

Yohanes 1:25-27 Mereka bertanya kepadanya, katanya: “Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?”. Yohanes menjawab mereka, katanya: “Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”

Orang yang bertanya ini adalah orang Farisi, golongan Yahudi yang sangat fasih akan pengajaran Alkitab Perjanjian Lama. Jelas mereka tahu peristiwa baptisan yang pernah bapa leluhurnya alami. Antara lain baptisan di laut Teberau bersama Musa, dan di Yordan bersama Yosua. Dan yang membaptis itu adalah hanya TUHAN. Artinya sendiri adalah bangsa yang seharusnya mati, di Mesir,menjadi bangsa mendapat kemenangan, di Kanaan. Dan hanya TUHAN-lah yang membawa Israel dari Mesir sampai Kanaan.
Farisi ini juga sangat mengerti sosok Mesias yang dijanjikan itu, karena Mesias itu adalah Allah, maka hanya Ia yang layak membaptis, yaitu memberi kemenangan yang gilang gemilang kepada Umat Allah (Israel dalam pemikiran mereka pada masa itu) dan memerintah menjadi Raja.

Tetapi Yohanes Pembabtis menjelaskan, ia hanya membaptis dengan air, yaitu supaya orang Farisi itu teringat akan Sosok yang memberi baptisan kepada bapa leluhur mereka, dan Sosok yang membaptis bapa leluhur mereka dengan Kemenangan sudah ada di antara mereka. “Mesias yang Anda maksud sudah sedang datang di antara kita, tunggulah pengajaranNya”, kata Yohanes.

Maka kalau kita mengenal baptisan kita, yaitu baptisan pemandian darah Yesus di dalam kurbanNya, kematiaanNya, maka tentunya kita juga sudah hidup di dalam DIA, sebab DIA juga hidup, dan hanya DIA satu-satunya pemberi kemenangan, kemenangan dari dosa, kemenangan dari moral rusak, kemenangan dari dunia, kemenangan dari kematian.

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ” Bukan krn perbuatan baik yg telah kita lakukan, tetapi karena rahmatNya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yg dikerjakan oleh Roh KUdus ” ( Titus 3:5 ) . Jadi Allah menghendaki spy semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran ( I Tim 2:4) .
    >> Jadi jikalau ada orang yg belum dilahirkan kembali (melalui baptisan kudus) maka itu bukan salah ALLAH, itu adalah tanggung jawab manusia. Mereka sengaja menolak Allah karena mereka menganggap tidak mungkin perintah yg sederhana itu membuat manusia dapat diselamatkan. Mereka menolak karena mereka memakai akal yg dikuasai pikiran yg sesat.

    • terimakasih lae atas masukannya

      salam;


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: