Yeshua Ha-Mashiach (ישוע חמשיח)

Oktober 16, 2009 pukul 11:14 am | Ditulis dalam Apologet | 11 Komentar
Tag: , ,

Banyak kekeliruan yang didapat oleh orang yang tidak mengerti akan siapa YESUS KRISTUS. Tetapi kalau diteliti bisa jadi gaya bahasa paradoks-lah yang membuatnya. Perhatikanlah Paradoks Sang Mesias ישוע חמשיח (Yeshua Hamashiach, Ibrani-Aram):

1. Yesaya 43:11
Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.
(TUHAN=YHWH=juruselamat, saya tekankan supaya lebih jelas)

2. Kolose 2:9
Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan
(Dia=Yesus=Allah, saya tekankan supaya lebih jelas)

3. Yesaya 9:6
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai
(anak=putera=Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai=Mesias, saya tekankan supaya lebih jelas)

4. Yohanes 13:12 -13
Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan..
(pelayan=hamba=Tuhan=imam=Guru=Yesus, saya tekankan supaya lebih jelas)

5. Lukas 23:43
Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”
(Pemilik Firdaus=disalib=Yesus, saya tekankan supaya lebih jelas)

6. Yohanes 19:30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
(Yesus=manusia mati, saya tekankan supaya lebih jelas)

7. 1 Timotius 2:5
Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus.
(perantara=utusan=nabi=Yesus, saya tekankan supaya lebih jelas)

8. 2 Petrus 2:20
Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula
(Tuhan=Juruselamat=Yesus=Kristus=Mesias, saya tekankan supaya lebih jelas)

Kalau kita simpulkan dari semua paradox itu:
Yesus: Raja, Tuhan, dan Imam dari semua, namun juga hamba untuk semua.

Nah bagi orang yang percaya kenalilah diri Anda….
Yang percaya adalah raja-raja dan imam, tetapi juga menjadi pelayan untuk semua.
1 Petrus 2:9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib

itu kan kata Perjanjian Baru (kata si skeptik)… eh itu sudah dinubuatkan lho…
Yesaya 62:2
Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri.

11 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. @ Parhobas

    Alkitab adalah narasi tentang bangsa pilihan Allah yakni Israel. Segala perjalanan dan hal-hal yg dialami Israel adalah gambaran dari bangsa-bangsa yang percaya kepada Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah Allah yg masih samar-samar nampak di dalam perjanjian lama. Ketika Yosua memimpin Israel, berperang melawan bangsa-bangsa yg menghalangin perjalanan Israel memasuki Tanah Kanaan sampai akhirnya masuk ke Tanah Kanaan bukankah dia itu menggambarkan Yesus Kristus yang memimpin kita ( Bangsa Pilihan Allah) anak-anak Rajani memasukin Tanah Perjanjian ( Yerusalem Baru). Itu makanya Alkitab bukanlah tulisan dan kehendak dari manusiawi tetapi dituliskan dgn tuntunan Roh Kudus untuk menggambarkan bhw Yesus Kristus adalah Juruselamat yang Hidup . Dan barulah pada Perjanjian baru nampak setelah semuanya tergenapin bhw Yesus Kristus adalah Raja Damai menurut peraturan Melkisidek. Dia Pencipta dunia ( Alpha) maka Dia juga yang mengakhiri dunia ini ( Omega) . Kemuliaan bagi Tuhan Yesus Allah yang bertahta di atas puji-pujian bangsa bangsa yg Dia tebus dan Damai sejahtera bagi yang berkenan kepadaNYa

  2. @ Parhobas

    Yesaya 9:6
    Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai
    (anak=putera=Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai=Mesias, saya tekankan supaya lebih jelas)

    Lae, saya berdiskusi dgn seorang saudara kita muslim ttg ayat tsb, pd blog ( Vila Putih ) dan saya hampir stroke dgn jawabannya, membuat saya terkejut dan mar amangoi .. hehehe

    begini diskusi tsb:
    Wedul Sherinan :
    Mas ramalan dalam Yesaya itu sebenarnya mengacu ke Nabi Muhammad

    Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab(Al-Quran) yang termeterai (penutup), apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai”;dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.” (Yesaya 29:11-12)===>Seperti kejadian saat nabi Muhamamd menerima Al-Quran pertama kali

    Boama i ate lae…
    Heheheh .. suda ni rohak ki ateh

    Syalom ma di laekku

    • Laeku Sihotang;

      -Kalau muslim merasa itu adalah nubuatan buat nabinya, terserah dia, itu menjadi pembuktian terbalik bahwa Alkitab itu valid, dan tuduhan allahnya/agamanya/nabinya bahwa Alkitab dikorupsi menjadi ngawur. Mereka harus belajar konsisten.

      – mengenai kata diberikan itu, lihatlah imamat 17 ayat 11, maknanya.
      jadi ayat ini sendiri menjelaskan 3 hal
      1. bayi lahir, bahwa Mesias harus dilahirkan, artinya Ia harus menjadi manusia
      2. putera diberikan, sesuai imamat 17:11, ia harus dikurbankan, mati, untuk pendamaian dan keselamatan setiap nyawa
      3. lalu setelah itu Ia akan kembali ke kemulianNya

      tanya saja sama muslim yang tidak konsisten itu, apakah Muhammad dipanggil ALLAH?
      dan bandingkan juga dengan semua nubuatan tentang Mesias, itu listnya sudah ada saya buat di
      https://hakadosh.wordpress.com/2009/09/26/sudah-datangkah-mesiasmu

      sebagai masukan,
      Ayat ini menjadi perdebatan sengit antara Yahudi dan Kristen, terlebih setelah ditemukan pada Alkitab Orang Yahudi dari abad 11, ayat ini menerangkan, bahwa Mesias itu hanya penolong YHWH, untuk mengkounter kristen dalam hal Yesus adalah Mesias yang dinantikan,…. tetapi puji Tuhan setelah ditemukan Dead Sea Scroll dimana kitab Yesaya adalah kitab yang terlengkap dan terbaik yang ditemukan, maka TEXT ALKITAB Kristen yang diambil langsung dari KITAB YAHUDI MASORETIC persis sama dengan yang di Qumran itu… ini membuktikan bahwa keakuratan Alkitab itu terjaga, terjaga bukan karena yang dianggap salah di”bumihanguskan” sama sekali, tetapi semua text dibandingkan, kita mempunyai kitab2 tua dari bahasa Aram, Ibrani, Siryac, Arab, Koptic, Latin dan Yunani, nah kalau yang di Ibrani misalnya berbeda maka bisa dibandingkan dengan yang lainnya…

      Salam;

  3. @ RAS,

    Sila baca konteksnya mas dan baca dengan berhati2.

    ayat 11 ==> diberikan kepada org yg tahu membaca ==> tidak dapat membaca.

    ayat 12 ==> diberikan kepada org yg tidak tahu membaca ==> tidah dapat membaca.

    Jadi, baik yg tahu mahupun yg tidak tahu membaca kan SAMA saja responnya IAITU SAMA-SAMA TIDAK TAHU MEMBACA.

    Nah, ngga ada hubungan dengan Muhammad.

    Sekali lagi mas, baca buku tafsir dan saudara akan tau bahwa konteks ayat ini menceritakan kelakuan@ modus operandi ahli2 kitab pada zaman Nabi Yesaya.

    Hati2 lho, muslim2 akan melakukan apa saja demi mencari pembenaran.

    Mereka akan mencari2 kalimat atau ayat yg mirip/mendukung ‘nabi’ mereka tapi kalo kita kurang mengerti Al-Kitab, kita akan terjebat.

    Contoh, apa saja yg berbau Arab akan dihubungkan dengan ‘nabi’ mereka padahal itu ngga nyambung/di luar konteks/bukan yg dimaksudkan penulis kitab.

    Asal ditulis serban, maka mrk akan langsung hubungkan dgn Muhammad seolah2 org Yahudi tidak pernah pakai serban..

    Begitu juga dgn kalimat seperti pedang, kafilah, wadi, padang pasir, pokok kurma, unta, kuda, tanah Arab, org Arab, Teman/Taiman, Ismail, bukit, Baka, ziarah dikaitkan dgn naik haji, korban dll. Semuanya akan memicu kepada ‘nabi’.

    Nah, hati2 lho.

    Lagian, harus ditanya, apakah Kitab Para Nabi spt Yesaya ini menubuatkan Muhammad padahal menurut Quran, hanya kitab Taurat, Zabur dan Injil saja dikatakan meramalkan Muhammad!

    Jadi, membawa2 Kitab para Nabi/Kitab Yesaya iirelevants dgn diskusi kedatangan Muhammad karena Quran sendiri yg menyatakannya.

    Semoga memberi pencerahan.

    Salam kasih.

    • tepat sekali mas, inilah yang sering kita lupakan, seorang “dialogist” lebih suka mempelajari “milik” orang lain untuk menyerang, daripada menyelami kedalaman “milik” sendiri….

      padahal apologet bukan untuk menyerang, tetapi menjelaskan, supaya sedapat mungkin mereka dapat mengerti titik masalah yang sebenarnya.

      thx mr CB

  4. @ CosmicBoy dan Parhobas

    Untuk saudaraku terkasih Bpk CosmicBoy dan laeku yg terhormat Parhobas , jujur saja kita hampir kewalahan jikalau bertanya jawab begitu kepada mereka saudara/i muslim. Begitu kerasnya serangan mereka yg jikalau kita tidak memiliki Hikmat dari Roh Kudus maka kita bisa jatuh bangun dn kelimpungan dgn jawaban seenaknya dari mereka yang menganggap sepi kemurahan TUHAN kita Yesus itu. Baiklah kita saling menguatkan dan berdoa dalam satu Roh agar walau kita berlainan tempat tetapi berita Injil dari Firman Allah yg kita sampaikan itu dapat lebih lagi menjangkau mereka diseluruh dunia. Amin..
    Salam Hormat buat sahabatku berdua, Shalom

    • yup sepakat lae, saling mendoakan…..

      nb.
      seneng juga bisa bertukar pikiran di dalam blog ini dengan lae

  5. Jadi, kalo kalian berdiskusi sama mereka jangan lupa sama saya.

    Saya ngga keberatan.

    Juga saya, semoga kalian juga tidak keberatan.

    Saling mendoakan dan saling melakukan (bantu-bantu gituh).

    Dan sesama kita jangan malu bertanya…dalam Tuhan ngga ada yg senior dan junior.

    Meskipun saya lulusan teologi, saya juga memerlukan pertologan kalian.

    Saya juga masih kekurangan koq.

    Salam kasih buat kalian berdua.

    • yup tidak lupalah mestinya…

      saling berbagi

  6. Lagi asik Membaca artikel-artikelmu yang telah lalu… 😉

    • @lovepassword

      baca ajah semuanya… biar “ketidakfokusanmu” bertambah hehehe….

      tapi saya masih yakin semuanya tidak sambil lalu doang… semoga Anda bisa menyelidiki hati….

      mungkin Anda tidak terlalu suka matematika,… nah karena menurutku matematika pada dasarnya pondasinya adalah filsafat,.. so melalui matematika kita bisa tahu bahwa banyak hal yang disebut “belum terjawab” karena memang salah kaprah dan salah soal, dan karena itulah sering berantem sama orang terapan alias fisika…. nah kalau Anda bisa memilah-milah pemikiran yang sehat seperti itu Anda akan cepat menemukan TUHAN,.. dan tentu semoga TUHAN berkenan…. kan gitu toh?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: