Hati yang keras

September 5, 2009 pukul 5:47 pm | Ditulis dalam Apologet, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Firaun dikeraskan hatinya, supaya bangsa-bangsa mengetahui dan mengenal bahwa TUHAN-lah Sang Maha Kuasa.
Ini bukanlah melulu menjadi suatu sejarah, tetapi ini menjadi perbandingan sampai sekarang kepada kita.

Salah satunya adalah atas segala yang kita ketahui.
Ya dengan mengetahui bahwa 1+1+1=3,
maka kita akan mengeras hatinya dan susah menerima bahwa ternyata 1+1+1=1, ini bisakah?
Bisa sekali, yang mengetahui tentu paham semua ini.

Bidang ragam memang bisa terjadi, tetapi pemaksaan kehendak adalah bentuk ketidaksanggupan merendahkan diri, bentuk kesombongan dan keangkuhan bersatu, sehingga keraslah hatinya.

Firaun sanggup melakukan semua yang dilakukan TUHAN melalui Musa, walau amplitudonya berbeda, tetapi semua pengetahuannya telah membuat ia keras hati, dan pada akhirnya ia harus mati menderita, sangat menderita bahkan. TUHAN mengijinkan semua pengetahuan itu, IA bukannya tidak mau ADIL, tetapi memang firman harus terjadi, dan akan kembali tanpa batal.

Jika difirmankan akan ada firaun-firaun baru, yang keras hatinya, yang tidak mau menerima pengampunan yang dari ALLAH, maka siap-siaplah untuk mati, ya mati sangat menderita.

Sehingga firman, “Ujilah segala sesuatu”, akan dilayangkan kepada semua TUHAN, termasuk TUHAN yang BENAR.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: