Mengakui apa tidak

Agustus 20, 2009 pukul 11:12 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , , ,

Hakim Hakim 13:1 Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya.

Pelajaran dari ayat ini adalah…
Jika satu orang, jika satu golongan, jika satu suku, jika satu bangsa, jika satu agama jahat di mata TUHAN, maka TUHAN akan mengijinkan segala “pembantaian”.

Bicara soal pembantaian, subjek dan objeknya bisa digunakan TUHAN siapa saja, sebab DIA MAHA KUASA.

Kalau Anda di pihak yang “terbantai”, bersyukurlah, berarti TUHAN ingin Anda mendengar bisikanNYA untuk lebih mengenal DIA.

Kalau Anda di pihak yang “membantai”, rendah hatilah, sebab TUHANlah yang memberi/mengijinkan kuasa itu kepada Anda…

Pihak-pihak bergonta ganti dalam hal subjek dan objek dari “pembantaian” supaya manusia sadar dan paham bahwa manusia tidak ada yang sempurna, harus saling merendahkan diri.
Tidak ada satu manusiapun yang berada di atas, semua sama, semua berdosa, semua tidak ada yang suci, semua tidak ada yang adil, semua tidak ada yang kudus.

Ya selama kita mengakui bahwa TUHAN itu Maha Suci,
Ya selama kita mengakui bahwa TUHAN itu Maha Kudus,
Ya selama kita mengakui bahwa TUHAN itu Maha Adil,
maka kita, manusia, tidak boleh saling menghakimi.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: