Bhinneka Tunggal Ika

Juli 29, 2009 pukul 2:03 pm | Ditulis dalam Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag:

Di dalam sebuah rapat kecil, urat kita serasa menjadi tegang ketika apa yang sudah kita putuskan pada akhirnya harus dirombak karena ada orang yang kurang paham atau malah tidak setuju.
Tentu tenaga, waktu dan kesabaran akan disita habis-habisan untuk menyamakan prinsip lagi.

Jika kumpulan kecil tadi kita kali dengan sejuta, maka itulah gambaran kusut dalam sebuah negara yang ber-bhinneka.

Founding fathers kita mencetuskan, Bhinneka Tunggal Ika. Biarpun otak kita berbeda, bahasa, logat, pemikiran, adat dan sebagainya, kita tetaplah satu yaitu Republik Indonesia.

Ranah itu memang membangkitkan tingkat nasionalisme, bulu kuduk kita berdiri kala mendengar Indonesia Raya dikumandangkan di event Internasional misalnya.

Tetapi…
(setiap kata tetapi selalu mengejutkan kita, meminjam kalimat Swindoll)
…ketika memasuki wilayah agama, maka apa yang terjadi adalah lahirnya pertanyaan ujung , “Lebih tunduk kepada negara, atau kepada Tuhan?”…

Orang yang memilih lebih tunduk kepada Tuhan tentunya sedang melakukan apa-apa yang kemungkinan tidak sama dengan apa yang diinginkan Negara. Bahwa mengatakan Presiden penakut, pendosa adalah perbuatan yang tunduk kepada Tuhan, tetapi melewati kelancangan kenegaraan.

Cara yang jitu, kita hanya perlu menggali “kekuatan” Tuhan kita.
Kalau kita memahami Tuhan mahakuasa, apa faedahnya untuk tidak tunduk kepada negara.
“Berbuatlah yang baik”, kata Kitab Suci. Kalau ada pemerintahan yang tidak menyetujui kebaikan, itulah yang harus dilawan. Dilawan dengan berbuat baik lagi.. berbuat baik lagi, lagi dan lagi…

Jadi perbedaan yang ada adalah untuk menajamkan kita.
Janganlah kiranya kita berjuang untuk memperoleh kesamaan, sebab kita sudah diciptakan berbeda.
Perbedaan adalah salah satu wajah dari keunikan.

Iman menajamkan iman.
Agama menajamkan agama.
Kebaikan melahirkan kebaikan.

Bhinneka Tunggal Ika, satu di dalam berbuat baik

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: