Tidak menunggu lama untuk penggenapan Janji YESUS

Januari 18, 2012 pukul 7:54 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Pemberitaan Yohanes Pembaptis perihal Mesias yang dijanjikan:

Matius 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Markus 1:8 Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”

Lukas 3:16 Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Yohanes 1:33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

DIA yang datang itu akan membaptis dengan Roh Kudus, dengan Roh ALLAH. Itulah intinya.

Janji YESUS;

Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
(Yohanes 14:14-18)

Penggenapan pertama:
Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang–demikian kata-Nya–”telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”
(Kisah Para Rasul 1:4-5)

YESUS mengumpulkan anak-anakNYA pertama dari Yerusalem, dari Israel, kepada bangsa dimana Sang Putera di utus Bapa.
Dan setelah Yerusalem dibaptis dengan Roh Kudus, maka selanjutnya,

Penggenapan kedua:
Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti dahulu ke atas kita. Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus. Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?” Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: “Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.”
(Kisah Para Rasul 11:15-18)

Perhatikan tanda yang digaris bawahi di atas, ALLAH yaitu Bapa,Anak dan Roh Kudus Yang ESA, dalam pribadi masing-masing berperan dalam KESATUAN, kepada keselamatan.

Baptisan YESUS inilah yang harus dimiliki sehingga beroleh selamat, baptisan kelahiran baru.

Sehingga apa yang dituliskan ini akan digenapi juga,
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
(Markus 16:16)

Murid-murid awal karena percaya janji YESUS maka mereka bertahan meski ketakutan melanda, ya mereka bertahan di Yerusalem, karena mereka percaya kepada si Pembuat janji, Kristus maka mereka menerima Roh ALLAH,
Kornelius dan beberapa orang Yunani percaya, maka TUHAN juga mencurahkan RohNYA,..

Yahudi sebagai yang dipandang yang terpilih, dikhususkan, sudah menerima
Yunani sebagai yang dipandang manusia yang terbuang dari Janji, sekarang dicangkokkan, sudah juga menerima.

Itu sudah menjadi simbolis yang baik, bahwa YESUS menepati janjiNYA, yang mana kali ini tergolong cepat.
Setelah peristiwa kebangkitan, langsung janji itu digenapi. IA membaptis dengan Roh KUDUS.

Anthiokia

September 9, 2011 pukul 8:06 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 2 Komentar
Tag: , , , ,

(Kisah Para Rasul 11:26) Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

sumber gambar:
module peta, e-sword.

Supaya jangan sampai keliru, bahwa pada masa itu ada dua kota Anthiokia yang dikenal. Satu di pusat Turki, satu lagi di selatan Turki.

Melihat peta yang dimuat di wikipedia, maka Anthiokia yang sedang kita bicarakan adalah di sini:

Paulus memberitakan Injil sampai ke Anthiokia di pusat Turki itu, tetapi sebelum Paulus menjadi orang percaya, di Anthiokia orang yang percaya YESUS sudah sangat banyak.
Pada masa itu Anthiokia yang pusat Turki disebut dengan menggunakan daerah utamanya, Pisidia, jadi kota itu disebut Antiokia di Pisidia untuk membedakannya dengan Antiokhia yang diselatan, kota ini sering juga disebut Antiokhia di Siria.

(Kisah Para Rasul 13:14) Dari Perga mereka melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ.

Ketika kaum helenis dibawah kekuasaan Alexander memperluas wilayahnya secara militer, maka daerah Israel dan sekitarnya adalah salah satu daerah taklukan juga.


sumber gambar:

http://library.thinkquest.org

Menurut beberapa ahli, daerah taklukan di sekitar Israel itu dipusatkan pemerintahannya di Alexandria, di Mesir. Dalam suatu masa, kemungkinan ketika Alexander mau meninggal, daerah itu dibagi menjadi 4 wilayah. Salah satu wilayah itu disebut Siria dengan ibu kota Anthiokia. Sampai ketika Romawi menguasai daerah itu, maka Anthiokia telah menjelma menjadi kota yang ramai, besar dan berpengaruh. Sehingga tidak menjadi suatu keheranan banyak orang Yahudi merantau ke daerah ini pada masa-masa itu.

Jika kita ingat ketika jemaat mula-mula memilih pelayan-pelayan untuk kaum janda, maka mereka memilih 7 orang pengurus. Dan salah satu pengurus itu adalah Nikolaus. Meski ia masih dikatakan penganut agama Yahudi, tetapi ia telah menjadi orang percaya kepada Tuhan YESUS. Nikolaus berasal dari Anthiokia di Siria (baca Kisah Para Rasul 6:5)

Jadi Yerusalem sebagai pusat lahirnya berita gembira, telah memiliki ikatan kuat dengan Anthiokia.
Yerusalem sendiri telah menjadi pusat lahirnya pemberontak-pemberontak pada masa itu, sampai pada sekitar tahun 70M, Bait Suci dihancurkan oleh penjajah sebagai simbol bahwa perlawanan atas dasar suku maupun agama ataupun bangsa Yahudi (identitas Yahudi sebagai agama dan sebagai suku dan sebagai bangsa tentu harus dapat dibedakan), telah kalah dan musnah sama sekali. Tentu itu sesuai dengan nubuatan YESUS, bahwa Bait Suci yang dari batu itu harus hancur, selayaknya sekarang harus melihat Bait Suci Yang sesungguhnya, Bait Suci dimana kita menyembah ALLAH bukan melulu harus di Yerusalem, tetapi dimana-mana, karena ROH TUHAN ada dimana-mana. Tentu mengingat nubuat dan ajakan ini kita teringat kepada Perempuan Samaria yang bercakap-cakap dengan YESUS di sebuah sumur.

Bait Allah Yang sesungguhnya adalah YESUS, yang diruntuhkan dan telah dibangun kembali selama tiga hari.
Jika kita mengingat bagaimana sejarah Israel yang berhubungan dengan Bait Suci maka kita bisa melihat beberapa hal:
1. Sebelum Israel memasuki Kanaan, suku Ruben dan teman-temannya mendirikan Bait Suci di tentangan Yordan, yang kemudian ditentang oleh saudaranya yang lain. Mereka tidak berani mendirikan Bait Suci karena itu menentang TUHAN, sebab TUHAN belum mengijinkan dan daerah itu bukan daerah yang diijikan TUHAN.

2. Ketika Raja Daud ingin mendirikan Bait Suci, TUHAN melarang, TUHAN berkata: “Anakmu yang akan mendirikan Bait Suci”.

3. Ketika Israel terpecah menjadi dua, maka Israel Utara, atau Samaria, mendirikan Bait Suci tandingan. Mereka mengatakan kita tidak perlu lagi ke Yerusalem untuk menyembah TUHAN, kita mempunyai bait dan imam sendiri sebab kita mengenal tuhan yang lain.

Dari sini dapat kita pastikan tidak ada bangunan Bait Allah yang lain yang dilayakkan dan didirikan selain daripada yang didirikan oleh Raja Salomo, sebelum dan sesudahnya tidak ada. Itu masuk logika, sebab tidak ada satupun wilayah atau bangunan yang sedemikian memikat para nabi-nabi awal selain daripada Bait Suci yang di Yerusalem. Dan tidak ada kekaisaran kuno, hampir seluruhnya, yang tidak pernah melewatkan daerah Kanaan dari object jajahan.

Hancurnya Bait Suci yang telah sekian kali direstorasi ini, melambangkan bahwa ada Anak Daud yang akan membangun Bait Suci yang sesungguhnya, dimana Nama TUHAN dipanggil dan diagungkan.

(Yohanes 4:21) Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.

YESUS sendiri sering dipanggil sebagai Anak Daud.

Dan firman TUHAN ini terbukti dan terlaksana sejak jemaat mula-mula dibangun atas dasar Kristus.
Pada saat Bait Suci di Yerusalem diluluh lantakkan, pada saat itu umat Allah telah menyebar, ke Anthiokia, ke Roma, dan daerah-daerah lainnya.

Penyebutan Antiokhia sebagai kota besar dimana Kristen pertama disebut, sebelum Paulus bertobat, sebelum Roma pusat Romawi menerima Injil, sebagai bukti kepada kita bahwa menyembah TUHAN tidak berdasar geografis, gedung, bangunan, dan sebagainya, tetapi pada saatnya, yaitu ketika KRISTUS telah dipermuliakan, ketika Kristus mengutus ROH KUDUS, maka dalam ROH dan KEBENARAN-lah kita berani datang menghadap tahtaNYA Yang Kudus.

YESUS ke Tirus dan Sidon

September 8, 2011 pukul 8:07 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , , ,

Jika kita membaca Alkitab, maka ada janji buat Abraham, bahwa keturunannya akan diberikan tanah Kanaan.

(Kejadian 10:19) Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa.

Itulah salah satu batas daerah utara Kanaan pada masa purba di Alkitab. Sidon.
Sebelum bangsa Israel memasuki tanah Kanaan itu, mereka terlebih dahulu mengundi suku-suku dan menetapkan daerah mana yang akan mereka tinggali. “Mengundi” dalam tradisi Alkitab selalu berkaitan/dimaknai dengan keputusan TUHAN yang diutamakan, bukan keputusan manusia. Bahkan di gunung Nebo, sebelum Musa mati, kepada Musa telah diperlihatkan Tanah Perjanjian itu.


(Ulangan 34:1-4) Kemudian naiklah Musa dari dataran Moab ke atas gunung Nebo, yakni ke atas puncak Pisga, yang di tentangan Yerikho, lalu TUHAN memperlihatkan kepadanya seluruh negeri itu: daerah Gilead sampai ke kota Dan, seluruh Naftali, tanah Efraim dan Manasye, seluruh tanah Yehuda sampai laut sebelah barat, Tanah Negeb dan lembah Yordan, lembah Yerikho, kota pohon korma itu, sampai Zoar….

Dan kalau kita sampai kepada masa-masa Hakim-Hakim, masa setelah Yosua mati, maka Sidon tidak pernah dikuasai oleh Israel.
Pada masa Yosua diperkirakan peta Israel adalah sbb:

Tetapi pada masa Hakim-Hakim, dapat kita perhatikan petanya menjadi sbb:

(Hakim-Hakim 1:31-32) Suku Asyer tidak menghalau penduduk Ako, penduduk Sidon serta Ahlab, Akhzib, Helba, Afek dan Rehob, sehingga orang Asyer itu diam di tengah-tengah orang Kanaan, penduduk asli di negeri itu, sebab orang-orang itu tidak dihalaunya.

Terlihat Sidon tidak masuk wilayah Israel.
Bahkan ketika masa kejayaan Salomo, dimana masa itu Salomo memperluas wilayahnya, ia tidak juga pernah mengusai Sidon. Sidon di luar Israel. Pada masa itu Sidon telah dikuasai oleh orang-orang Fenesia.


Pengaruh Salomo yang sampai Damascus tidak berpengaruh ke Fenesia. Daerah itu disebut wilayah Lebanon pada waktu itu.

Bahkan setelah 12 suku terpecah belah oleh dosa-dosa mereka, wilayah Israel dihancurkan oleh penjajah. Dan bahkan oleh ulah jahat keturunan Raja Salomo, Israel Raya terpecah menjadi dua bagian. Utara dan Selatan atau lebih dikenal sebagai Israel dan Yudea.

Pada masa perpecahan oleh penjajah-penjajah, maka Israel telah terpecah belah, dan kemudian dikuasai oleh beberapa kerajaan.
Sekali lagi Sidon tidak masuk wilayah Israel/Yudea lagi. Bahkan Israel sendiri telah terhilang dalam sejarah penebusan. Tanah mereka bahkan telah diisi oleh orang-orang yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan Penebusan TUHAN, tanah Israel, yang sering disebut Samaria pada maa YESUS telah sejak dahulu dihuni orang-orang yang disuruh Raja Asyur untuk tinggal disana. Dan dalam masa Ezra kita ketahui mereka ini mengaku menjadi bagian dari orang Yudea, atau orang Israel secara umum dalam iman, karena mereka menyembah ALLAH Israel (Baca Ezra 4:2)

Pada masa pelayanan YESUS, peta Palestina, ya daerah itu telah dikuasai oleh kekaisaran Romawi.

Terlihat hampir seluruh wilayah Israel Kuno telah dikuasai oleh Romawi. Kita tidak tahu bagaimana Romawi membagi wilayah, apakah berdasar sejarah atau hal lain, tetapi pada masa pemerintahan mereka Yudea pernah dijadikan menjadi sebuah Propinsi tersendiri, diperkirakan sekitar tahun 6 M. Tanpa menyebutkan Samaria lagi, yang dapat dipastikan Sidon menjadi bukan bagian dari Yudea.

Peta berikut adalah peta propinsi-propinsi Romawi pada tahun tertentu:

Terlihat bahwa Sidon dan Tirus tidak termasuk pada Yudea lagi, melainkan masuk ke Propinsi Siria.
Berikut peta Propinsi Yudea;

Sejarah yang sangat panjang, hampir 2000 tahun mengatakan bahwa Sidon dan Tirus berada diambang batas Kanaan, tidak lagi termasuk kepada wilayah Israel, Yudea.

Sehingga suatu saat seorang perempuan Kanaan, yang kemungkinan salah satu dari orang yang diangkut orang Raja Asyur untuk tinggal di daerah Israel Kuno, bertemu YESUS …

(Matius 15:22-25) Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.”
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: “Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.”
Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: “Tuhan, tolonglah aku.”

Terkadang kata-kata hanya umat Israel akan sering dipermainkan oleh banyak orang untuk menyelipkan maksud lain, demi kebutuhan allah lain.
Kata bergaris bawah di atas akan dapat dimengerti jika dibaca dalam iman, Israel yang dicari adalah Israel sejati.
Suatu waktu YESUS pernah mengabarkan Injil jauh sampai ke daerah Sidon. Berikut peta pelayanan tersebut:

Jika kita perhatikan maka YESUS berkeliling di wilayah yang bukan wilayah Israel, baik Israel kuno maupun Israel masa itu, bahkan Israel modern sekarang sekalipun.
Peta Israel modern:

Wilayah Sidon dan Tirus masuk wilayah Lebanon.

Bahwa YESUS merespon wanita kanaan itu oleh karena imannya, dan karena YESUS ternyata juga melayani sampai jauh ke Sidon dan Tirus (bulan wilayah Israel), maka kita dapat mengerti dan sedemikian oleh iman dapatlah juga kita semakin jelas memahami oleh makna dari tulisan di Kitab Perjanjian Baru berikut:

(Roma 2:29) Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.

Oleh ROH Kudus, yang mengenal segala pikiran dan hati dan dapat memilah pertimbangan-pertimbangan seseorang, IA dapat mencari dan mengumpulkan kita Israel Sejati. IA adalah Penginjil Ulung, dapat dipastikan oleh pekerjaan ROH KUDUS-lah Perjanjian Baru dapat ditulis, oleh DIA-lah segala pengajaran YESUS dapat diingat kembali oleh murid-murid yang kemudian menuliskan Kitab Injil.
Dan ROH KUDUS, ROH PENGINJIL, masih dan akan masih ada bersama kita, meraih, membuka, mengetok setiap kita yang mengenal DIA dalam ROH dan Kebenaran.
Jika YESUS sampai ke Sidon dan Tirus, jauh dari Israel, maka ROH Kudus telah menjangkau sampai ke ujung-ujung dunia.

Pada masa Penginjilan pertama oleh murid-murid pasca kenaikan YESUS ke sorga, oleh Roh KUDUS ditambahkan orang-orang yang percaya kepada YESUS hampir 3000 orang, dan daerah mereka mencakup daerah-daerah yang luas, dari ujung timur Israel, daerah Mesopotamia sampai Elam (Iran sekarang), sampai ke ujung Barat (daerah Romawi) dan ke selatan (daerah Mesir, dan Arabia)

(Kisah Para Rasul 2:9-11) kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.”

Yang digaris bawahi harus diperhatikan baik-baik, bahwa target penginjilan Roh KUDUS yang diutus oleh KRISTUS, mencakup seluruh orang, seluruh dunia, sampai Maranatha.

Inilah wilayah yang sementara dijangkau oleh Penginjil Agung, paling tidak sampai sekarang, dan semoga persatuan cara pandang iman semakin diperlihatkan dan bukan hal-hal yang duniawi:

Karena di dalam ROH dan Kebenaran, maka kita harus membaca dalam roh, dalam iman. TUHAN tidak akan sampai bersusah payah mengusai dunia ini dalam bentuknya yang lahiriah, jika suatu saat nanti dunia ini akan IA berhentikan, kiamat. Tetapi karena dunia ini akan berlalu, terbakar habis, maka IA menginginkan kita kembali ke hadiratNYA, kita seharusnya ke sana, yaitu ke Kerajaan Sorga, tempat Israel sejati menyembah dan hanya menyembah ALLAH-nya.

sumber gambar:

http://www.preceptaustin.org,

http://www.bible-history.com,

http://en.wikipedia.org,

d.l.l

Pentingnya melihat dengan mata hati

Juni 3, 2010 pukul 7:35 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag: , , , ,

Di Yohanes 10, ada dua hal tentang penolakan dan penerimaan dituliskan kepada kita. Berita penolakan lebih panjang memang daripada berita penerimaan.

Penerimaan itu hanya diletakkan di dua ayat penghujung pasal 10 Injil Yohanes…
Mari melihat 3 ayat terakhir dari Yohanes berikut:

(John 10:40-42 [ITB])
Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ.

Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: “Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar.”

Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

Orang yang percaya ini adalah orang yang mengetahui dan mendengar tentang ALLAH. Dan orang-orang yang menolak Yesus kiranya juga adalah orang yang sama, bahkan mereka mendapat gelar ahli taurat atau ahli agama, secara pengetahuan dan kedekatan dengan ‘hukum’ TUHAN tentu tidak usah dipertanyakan,…
tetapi kenapa ada perbedaan mencolok di antara dua kelompok manusia ini?

Yesus di awal pasal 10 memang mengatakan bahwa DOMBA-Nya akan mendengar suara Gembala, dan Gembala adalah YESUS…”Aku adalah Gembala”, kata TUHAN di Kitab Mazmur…
Ketika Gembala memperdengarkan suaraNya, maka domba-dombaNya mengerti, mereka mendengar dan melihat dengan mata hati, lain hal dengan yang tidak menggunakan mata hatinya, yang tidak melihat hal-hal yang rohaniah, ketika mereka mendengar suara TUHAN, mereka lari ketakukan. seperti serigala di kandang domba, maka ketika Gembala datang, si serigala akan lari terbirit-birit.
Bahkan ia semakin ketakutan karena suara panggilan kasih yang diperdengarkan oleh Gembala, seolah menjadi suara usiran dan penghinaan, karena matahatinya sama sekali tidak bisa menangkap hal-hal yang rohaniah.

Mata hati, gerbang Roh Kudus mengetok pintu untuk dibukakan kepada Kristus… gerbang yang sama yang dimanfaatkan oleh logika yang tidak mau tunduk kepada ROH, gerbang yang sama yang selalu direcoki iblis…
Pengetahuan ahli agama, ahli taurat telah menutup matahatinya, sehingga ketika Kristus lewat mereka menolak, tetapi mata hati yang terbuka oleh orang-orang yang suka membuka lebar-lebar telinga mata hatinya, telah menerima harta sorgawi yang paling berharga, percaya kepada DIA, yang membukakan pintu gerbang sorga, membuka ikatan dosa, dan menuntun mereka kepada TerangNya yang ajaib.

Kisah Para Rasul

April 30, 2010 pukul 2:35 pm | Ditulis dalam Apologet | 2 Komentar
Tag: ,

Salah satu kitab di Perjanjian Baru adalah Kitap Kisah Para Rasul. Kitab ini sendiri adalah lanjutan dari Kitab Injil Lukas.
Injil Lukas menjelaskan tentang Kisah Yesus menjadi manusia, pelayananNya, dan pengorbananNya, serta tentu peristiwa kenaikan ke sorga.

Kisah Para Rasul ini, di dalam Alkitab Yahudi Orthodox disebut juga Kitab Kisah Roh Kudus, GEVUROT MEYRUACH HAKODESH, The Work of Ruach HaKodesh.
Dan memang di kitab ini kita dapat melihat bagaimana Janji YESUS bahwa Bapa akan mengutus ROH KEBENARAN di dalam Nama YESUS KRISTUS akan datang segera untuk menami dan meneguhkan pelayanan yang telah dilakukan YESUS di bumi.
Sehingga sangat jelas dikisahkan di Kitab ini bagaimana dengan memanggil Nama YESUS mukjijat terjadi…. dan harap diingat;
Kotbah pertama Petrus di depan para Yahudi, orang yang percaya kepada TUHAN adalah….

Kisah Para Rasul 4:8-12, Terjemahan Baru
Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: “Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua,
jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan,
maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati–bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.
Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan–yaitu kamu sendiri–,namun ia telah menjadi batu penjuru.

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Roh Penghibur

Maret 17, 2010 pukul 8:58 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 4 Komentar
Tag:

Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Yohanes 15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

Itulah nubuat YESUS, yaitu sesuatu yang akan terjadi sesaat setelah kematianNYA. Kita tahu bahwa selama YESUS ada di bumi, pada masa pelayananNYA, tidak pernah IA menulis suatu kitab apapun, dan sedemikian juga murid-muridNYA. Ibarat di sekolah, murid-murid ini diajarkan tentang praktek dulu, mereka sedang hidup di ruangan laboratorium yang disebut praktikum kehidupan, tujuan utamanya adalah melayani, sebab Tuan mereka sendiri, YESUS, datang untuk melayani manusia, agar sekiranya percaya kepada DIA, maka mereka dapat memanggil Tuan itu Saudara, yang tujuannya agar memampukan kita memanggil ALLAH dengan Bapa.

Setelah masa praktikum itu selesai, dan harus selesai, sebab Kitab Suci telah mencatat semua peristiwa yang akan terjadi, semua peristiwa yang akan menimpa Mesias, maka dijanjikanlah kedatangan Roh Kudus, Penghibur.

Di dalam konteks masa itu, maka Penghibur benar-benar telah menghibur mereka, setelah ditinggal oleh kenaikan ke sorga Guru mereka. Mereka diingatkan oleh berita-berita penghiburan yang ada pada YESUS, tentang kuasa, tentang kebangkitan dan tentang kehidupan…hidup bersama ALLAH…IMANUEL,..Petrus menjadi salah satu contoh, meskipun ia martir dengan disalib terbalik, tetapi semua orang beriman akan teringat tentang kuasa ALLAH yang besar turun kepada dia, oleh Petrus ALLAH membangkitkan Tabhita (Dorkas) dari kematian, menyembuhkan yang cacat, dls. Betapa bersuka citanya dia sehingga kuasa yang sama, yang pernah ia lihat ketika Tuannya, YESUS, membangkitkan Lazarus dari kematian, sekarang ia dihibur dengan mampu mempraktekkan kuasa itu…. sedemikian nyatanya kuasa itu, sehingga memampukan dia, merelakan dia, untuk martir, disalib terbalik…

Dan semua guru-guru kita di awal masa itu, mendapat penghiburan yang luar biasa…. saking luar biasanya, seorang yang terpenjara, seperti Paulus, bahkan sanggup menghibur orang-orang yang tidak dipenjara secara daging,…Yohanes tentu sangat sedih ketika saudaranya Yakobus dihukum mati oleh Herodes, tetapi kesedihan itu tidak sanggup mengalahkan hiburan Yang dari TUHAN, ia terus memberitakan Injil.

Penghibur, Roh Kudus, inilah yang mengispirasi, yang mengingatkan murid-murid akan semua perkataan YESUS, yang kemudian dicatat, dan kemudian disebut Kitab Injil, Berita Gembira. Penghibur mengilhami hal-hal yang menggembirakan tentunya. Dan Roh Kudus juga mencatat berita-berita gembira yang lain, yang akan menjadi berita gembira yang sama kepada seluruh dunia, maka lengkaplah semua Perjanjian itu…. Sehingga kegembiraan yang dialami oleh bapa-bapa rohani kita dari masa-ke-masa akan menjadi berita gembira yang sama, sebab asalnya adalah sama, yaitu dari ROH KUDUS, yang menghibur kita sekalian…yaitu tentang janji anugerah kuasa BAPA, ALLAH, dapat dirasakan di bumi ini, janji tentang Imanuel, TUHAN beserta kita, baik di bumi maupun di sorga,…. suatu janji yang menyanggupkan Paulus menulis berita gembira ini..“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”, Filipi 1:21

Ketika Roh Kudus Bekerja

Maret 8, 2010 pukul 8:43 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 3 Komentar
Tag:

Roh Kebenaran, Roh Allah, Roh TUHAN, diutus oleh Bapa di dalam Nama YESUS KRISTUS. IA ada di dunia, untuk menemani orang percaya di dalam doa-doa, di dalam pergumulan dengan manusia dan ALLAH, yang menjadikan persembahan kita menjadi persembahan yang harum di hadapan TUHAN.

Roh Kudus memampukan kita, membuka mata hati kita dari segala kebutaan, untuk dapat melihat bahwa Yesus adalah TUHAN. Dan akibat utama, implikasi dari kemampuan itu adalah hidup seperti Kristus, memuliakan Allah yang adalah Bapa kita, dan tentu hidup penuh pengenalan akan Allah. Kita mengenal Allah dari segala iman, pengharapan dan kasih, artinya bukan mengenal tanpa menyelami, tanpa menjeburkan diri di dalam NAMA-NYA, kita harus berada di dalamNYA. Dan karena berada di dalamNYA, maka kita hidup, kita hidup, maka orang lain bisa melihat kebaikan, kelemahlembutan, penguasaan diri, dan lain sebagainya yang adalah sinar yang dipancarkan oleh kita. Sinar tentu adalah terang.

Roh Kudus-aku-orang lain

Hubungan antara “aku” dengan “sesama manusia”, landasan utamanya adalah Roh Kudus, sebab tadi ktia sudah ketahui, oleh Roh Kudus, maka kebaikan, penguasaan diri, kelemahlembutan, dls, akan terpancar. Sehingga ketika Roh Kudus datang menjamah kita, maka Roh Kuduslah yang akan terlihat, dimuliakan, diagungkan, Dari Dia, oleh Dia dan untuk Dia. Jadi bukan kita “center”-nya, kita adalah mitra Allah.

Roh Kudus-aku-dan manusia

Roh Kudus adalah inisiasi yang diharapkan, output yang ideal, yang semestinya, di dalamkonteks relasi antar sesama. Tetapi oleh hubungan sesama manusia sangat sering terjadi discrepancy, sesuatu yang tidak diharapkan tetapi sangat normal terjadi dan kemungkinan yang bisa terjadi. Yang di dalam idealnya kita sebut “error”. Seperti blok di atas, “error” adalah selisih antara KudusNya Roh Allah, dikurangi dengan apa yang terjadi ketika relasi antara “aku” dan “sesama manusia” tidak seperti yang diharapkan. Dan mungkin kita ingat, Alkitab berkata, “Tidak ada satupun manusia yang masuk di dalam standard kudus di mata TUHAN, hanya YESUS saja”. YESUS adalah Anak Allah, makanya IA kudus, sebab ALLAH adalah KUDUS. Jadi mari memandang “manusia” di sini adalah sesama kita. Dan karena tidak ada yang masuk standard KUDUS-NYA TUHAN, lalu bagaimana ‘manusia’ bisa masuk ke hadirat TUHAN?, sebab TUHAN tidak berkenan dengan ketidakkudusan, Alkitab berkata: “Kuduslah kamu sebab Allah adalah kudus”. Apapun yang kita lakukan, apapun itu, tidak akan pernah dapat terlihat kudus di mata TUHAN, sebab IA MAHA dan kita tidak. Kecuali TUHAN tidak dipercayai sebagai MAHA, maka IA bisa disuap. Sekali laki Alkitab mencatat, TUHAN tidak dapat disuap, sebab secangkir air apa yang dapat engkau berikan kepada samudera raya?.

Mukjizat, Anugerah, Hikmat dan semua atribut ALLAH, bekerja. Kehilangan kepercayaan akan adanya mukjizat akan membuat kita buta. Air menjadi anggur, orang mati dibangkitkan, dls, secara literal tidak dapat dirumuskan, tetapi TUHAN bisa membuat itu semua. Dunia ada dari ketiadaan menjadi ada, dls, itu semua adalah mukjizat, anugerah, hikmat Allah. Siapa yang dapat menyelelidiki hikmat ALLAH? Hanya Roh Kudus. Jadi ketika Roh Kudus bekerja, segala sesuatu menjadi jelas. Ingat, oleh Roh Kudus, perawan Maria bisa mengandung, mukjizat, anugerah, hikmat berpadu, kuasa dls. Jangan coba-coba untuk memikirkannya, sebab mukjizat hanya bisa diselami, dirasakan, dan disyukuri dan diberitakan, itu tidak dapat dirumuskan.

Jadi, ketidaksanggupan manusia untuk melangkah memasuki tahta Suci Allah, ketidakmampuan manusia mengikuti standard Allah, oleh karena KEMAHAAN TUHAN, maka TUHAN berikan mukjizat, TUHAN limpahkan anugerah, Hikmat TUHAN bekerja, ROH KUDUS bekerja, IA ubahkan kita, IA transformasikan kita sekalian, menjadi umat kudusNYA dengan hanya oleh ANUGERAHNYA. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)

Roh Kudus bekerja, YESUS, Firman Allah, menjadi manusia, anugerah besar sepanjang jaman, supaya jika kita percaya kepada YESUS, jika kita percaya kepada pekerjaan Roh Kudus, maka kita beroleh hidup yang kekal. Hidup kekal, karena kita hidup di hadiratNYA, di hadiratNYA Yang Kudus.

Kenapa harus Sunat Hati?

Februari 18, 2010 pukul 10:39 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Ayub 42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.

Manusia boleh bangga dengan segala apa yang ia dengar, pengetahuannya, agama bisa dipelajari dengan segala kekayaannya, tetapi Ayub menjadi saksi, semua apa yang kita ketahui itu tidak ada gunanya, kalau kita tidak bertemu secara langsung dengan TUHAN. Hubungan pribadi yang luar biasa. Hubungan inilah yang sangat diperlukan. Bukan pengetahuan itu, bukan hapalan Anda, dan bukan referensi dan juga bukan tulisan-tulisan ilahi…Sebab juga tertulis “Menyelidiki Kitab Suci tidak membawa hidup, jika kita tidak percaya kepadaNYA”..

Kita bisa membaca dengan baik kata ini :“Kasihilah sesamamu”. Bisa dihapal dengan gambang, bahkan bisa ditulis dengan indah, ditempel di aula atau rumah, tetapi kalau pribadi kita, karakter kita tidak berhubungan dengan “KASIH” itu, apa gunanya itu? apa faedahnya”?,telah menjadi idola, telah menjadi arca, patung tak bernyawa, kita telah menjadikannya sebagai patung-patung dewa yang tidak bernafas dan yang tidak dapat mencium, allah lain.

Hanya sebagai contoh saja,
TUHAN pernah memberi Perjanjian Sunat,.. tetapi ingat, setiap manusia mampu melakukan itu, karena mati demi dewa, allah lainpun, orang sanggup melakukan, apalagi hanya sunat khatan. Itu gambang. Sebab ada yang melakukan sunat, tanpa mengenal siapa Yang berjanji.

Ada satu yang tidak sanggup dilakukan manusia, Sunat Hati. Sebab itu hanya ada jika kita percaya kepada DIA. Ketika kita percaya maka kita akan berbuah, kasih, iman, dan pengharapan.

Ulangan 10:16 Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.

Kenalilah TUHAN secara langsung, IA ada di sini melalui ROH KUDUSNYA, dan jangan tegar tengkuk, layani DIA, dan tunduklah, sunat hati, terimalah DIA.

Memampukan memanggil Yesus Tuhan

Desember 15, 2009 pukul 9:43 am | Ditulis dalam Apologet | 9 Komentar
Tag:

1 Korintus 12:3,
BIS
Kalian harus tahu bahwa orang yang dipimpin Roh Allah tidak dapat berkata, “Terkutuklah Yesus!” Begitu juga tidak seorang pun dapat mengatakan, “Yesuslah Tuhan!” kalau orang itu tidak dipimpin Roh Allah.
TB
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: “Terkutuklah Yesus!” dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: “Yesus adalah Tuhan”, selain oleh Roh Kudus.

Siapakah Roh Allah, Roh Kudus?
Berikut data-datanya (Anda bisa cek di http://www.biblos.com untuk ayat dan penjelasan)

Sebagai Ayat Pendukung
YHWH Keluaran 17:7; Ibrani 3:7-9; Bilangan 12:6; 2 Petrus 1:21;
TUHAN semesta Alam Yesaya 6:3; Yesaya 6:8-10; Kisah Para Rasul 28:25;
TUHAN Yang Mahatinggi Mazmur 78:17; Mazmur 78:21; Kisah Para Rasul 7:51;
Dipanggil Sebagai TUHAN Lukas 2:26-29; Kisah Para Rasul4:23-25; Kisah Para Rasul1:16; Kisah Para Rasul1:20; 2 Tessalonika 3:5;
Dipanggil Allah Kisah Para Rasul5:3; Kisah Para Rasul5:4;
Terdapat pada Formula Baptis Matius 28:19;
Kekal Ibrani 9:14;
Omnipresent Mazmur 139:7-13;
Omniscient 1 Korintus 2:10;
Omnipotent Lukas 1:35; Roma 15:19;
Roh Kemuliaan dan Roh Allah 1 Petrus 4:14;
Pencipta Kejadian 1:26; Kejadian 1:27; Job_33:4;
sama dan satu dengan Bapa Matius 28:19; 2 Korintus 13:14;
Penolong dari segala sesuatu Daniel 4:35; 1 Korintus 12:6; 1 Korintus 12:11;
Penggagas Kelahiran Baru Yohanes 3:5; Yohanes 3:6; 1Jo_5:4;
Membangkitkan Tuhan Yesus dari kematian Kisah Para Rasul 2:24; 1 Petrus 3:18; Ibrani 13:20; Roma 1:4;
Penginpirasi Alkitab 2 Timotius 3:16; 2 Petrus 1:21;
Sumber Kebijaksanaan 1 Korintus 12:8; Yesaya11:2; Yohanes 16:13; Yohanes 14:26;
Sumber segala kuasa mukjizat Matius 12:28; Lukas 11:20; Kisah Para Rasul 19:11; Roma 15:19;
Meneguhkan dan mengirim Penginjilan Kisah Para Rasul 13:2; Kisah Para Rasul 13:4; Kisah Para Rasul 9:38; Kisah Para Rasul 20:28;
Mengarahkan kemana Injil harus diberitakan Kisah Para Rasul 16:6; Kisah Para Rasul 16:7; Kisah Para Rasul 16:10;
Bertahta pada orang-orang kudus Yohanes 14:17; 1 Korintus 14:25; 1 Korintus 3:16; 1 Korintus 6:19;
Penghibur Gereja Kisah Para Rasul 9:31; 2 Korintus 1:3;
Menguduskan Gereja Yehezkiel 37:28; Roma 15:16;
Saksi Yang Benar Ibrani 10:15; 1Jo_5:9;
meyakinkan tentang dosa, kebenaran, dan penghakiman Yohanes 16:8-11;

Roh Kebenaran

Desember 3, 2009 pukul 2:47 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Yohanes 16:13-15,
TB
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”

BIS
Tetapi kalau Roh itu datang, yaitu Dia yang menyatakan kebenaran tentang Allah, kalian akan dibimbing-Nya untuk mengenal seluruh kebenaran. Ia tidak akan berbicara dari diri-Nya sendiri tetapi mengatakan apa yang sudah didengar-Nya, dan Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang akan terjadi di kemudian hari.
Ia akan mengagungkan Aku, sebab apa yang disampaikan-Nya kepadamu, diterima-Nya daripada-Ku.
Semua yang ada pada Bapa adalah kepunyaan-Ku. Itu sebabnya Aku berkata bahwa apa yang disampaikan Roh kepadamu, diterima-Nya dari Aku.”

IA akan membimbing/menyatakan kebenaran tentang Allah. Pribadi yang disebut Roh Kudus ini-lah yang memampukan kita mengenal semua penyataan Tuhan kita. Kita tidak dapat melihat Bapa, dan kita tidak dapat melihat Yesus sekarang, dan hanya dengan menerima Roh Kebenaran inilah kita dapat melihat kemuliaan Bapa melalui Tuhan Yesus. Sebab Roh Kudus juga tidak kelihatan tetapi nyata “efek”Nya bisa kita rasakan, Ia membuka mata hati kita yang buta.


1 Korintus 2:13
Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.
Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Semua orang bisa mengklaim telah menerima Roh Kudus, tetapi kerasnya denominasi, bersaing kebenaran, telah menampar kita keras sekali.
Yang yang harus kita ingat adalah kita semua satu tubuh, dan jangan menyebut Tuhan Yesus dengan bahasa lidah, tetapi sebutlah Tuhan Yesus dengan bahasa Kasih. Bahasa Kasih adalah melakukan semua yang Bapa perintahkan, yang sebagai acuannya, batu penjurunya adalah sebagaimana Kristus pernah hidup di dalam keadaan manusia.

Tabernakel setiap manusia

Oktober 24, 2009 pukul 9:18 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , ,

Tabernakel, Bait Allah di dalam diri setiap manusia, karena Tabernakel yang dulu itu (..Tabernakel yang dibangun Musa) adalah perlambang dari Tabernakel yang dibangun oleh Tuhan sendiri, yaitu mereka yang menjadi umat Allah;

1 Korintus 3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

1. Inilah semua pintu masuk paling luarnya:

  • Penglihatan
  • Penciuman
  • Pendengaran
  • Pengecapan
  • Perabaan
    1 Yohanes 1:1
    …yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba…

2. Dari semua pintu masuk itu akan menemui Altar Badaniah

    1 Korintus 3:1-3
    ….tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.
    …. bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya…. Karena kamu masih manusia duniawi….


3. Jika Altar badaniah ini bisa menundukkan keduniawiannya, maka ada pintu masuk berikutnya untuk masuk lebih ke dalam:

  • Imaginasi
  • Hati Nurani
  • Memory
  • Pemikiran/Pertimbangan
  • Kasih sayang
    Hukum Kasih…Kasihilah TUHANmu dengan segala Jiwa, roh dan tubuhmu…, dan kasihilah sesamamu…

4. Setelah melewati pintu masuk di atas, maka akan memasuki Altar roh (Phyche) dalam alam kesadaran kita.

    Dan orang yang berada di dalamnya sudah menjadi berbeda dengan orang yang masih di Altar Badaniah

    1 Korintus 2:14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

5. Dari Altar roh itu ada Altar Roh (Pneuma)

    Di sinilah Altar Maha Kudus, tempat Roh Allah satu dengan roh kita, pintu masuk ke sini hanya Roh Kudus itu yang bisa memasukinya. Di sinilah kebanyakan orang yang sudah beriman banyak berjatuhan, dan kalau Roh Allah sudah berada di dalamnya, maka kita disebut imam…, umat pilihan ALLAH

1Petrus 2:9-10 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Dan perampok dan yang tidak tahu beribadah akan membuat Tabernakelnya acak-acakan, dan kebanyakan orang yang tidak ada Ruang Maha Kudusnya cenderung untuk meloncat-loncat kesana kemari.

Maka teruslah membukakan pintu-pintu itu, Tuhan Yesus mengetuk setiap pintu, maka bukalah, Ia berdiri di setiap pintu itu, menunggu kamu membukanya.

Latihlah badan Anda, latihlah roh Anda, dan pengenalanmu akan Kristus Yesus-pun semakin sempurna.

Kemuliaan bagi Dia, yang berkenan melihat umatNYA, Halalu Yah.

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.