Injil

Oktober 25, 2009 pukul 7:31 pm | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan komentar
Tag: , , , ,

Seperti kita ketahui ada empat kitab yang disebut Kitab Injil, yaitu, Matius , Markus , Lukas dan Yohanes.
Injil secara umum artinya adalah Kabar Gembira, Berita Gembira atau Kabar Baik saja. Oleh karena itu ada empat bagian Injil yang dijelaskan kepada kita oleh Alkitab, yaitu:

1. Injil Kerajaan Allah

    Ini adalah Berita Gembira yang Allah rencanakan untuk membangun KerajaanNya di atas bumi ini, melalui Tunas Daud, Yesus Kristus. Lihatlah nubuat ini:
    Lukas 1:32-33 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”

    Injil ini telah dimulai oleh Yohanes Pembaptis, dilanjutkan oleh Yesus dan murid-muridNya dan diakhiri setelah Yahudi menolak Sang Raja itu, Yesus disalibkan.
    Karena Yohanes Pembaptis adalah roh Elia, maka ia telah membuka jalan atas Kerajaan Yesus, tetapi karena Kerajaan Yesus ini ditolak, maka Gereja mempunyai tugas untuk memberitakan Injil Kerajaan Kristus kepada semua bangsa-bangsa.
    Matius 24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
    Jadi Gereja harus memberitakan tentang Injil Kerajaan Allah sebagai kesaksian.

2. Injil Kasih Karunia Allah

    Ini adalah Berita Gembira tentang Yesus Kristus, Raja yang ditolak Yahudi, mati di atas salib, untuk Keselamatan. Injil ini dideskripsikan dalam banyak hal. Rasul contohnya menamainya Injil Allah (Roma 1:1), Injil yang sumbernya adalah Kasih Allah itu sendiri (Yohanes 3:16), Injil yang karakternya yang penuh Kasih Karunia (Kisah Para Rasul 20:24), Injil yang Subjek utamanya adalah Kristus (Roma 1:16, 2 Korintus 10:14), dan Injil ini adalah Kuasa TUHAN untuk Keselamatan, Injil ini adalah Kedamaian karena memberi damai antara yang berdosa kepada Allah dan membawa damai kepada jiwa (Efesus 6:15)

3. Injil Kemuliaan Allah

    Injil ini adalah Berita Gembira tentang Kasih Karunia Allah yang membicarakan tentang DIA yang ada di dalam Kemuliaan, dan membawa banyak anak-anak untuk KemuliaanNya (Ibrani 2:10). Tentu ini mereferensikan tentang kedatanganNYA yang ke dua, dan tentu bagi mereka yang sangat rindu dalam penantian akan penampakan KemualianNYA (Titus 2:13). Kepada Injil inilah setan, ilah dari segala jaman bergerak dan sangat berusaha untuk membutakan pikiran dari setiap orang
    2 Korintus 4:3-4 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

4. Injil Kekal

    Injil Kekal akan diproklamasikan pada jaman penghakiman. Hanya Injil ini yang dilakukan oleh satu malaikat saja, ini bukanlah Injil Kerajaan Allah, bukan pula Injil Kasih Karunia Allah, dan juga bukan Injil Kemuliaan Allah, melainkan Berita Gembira tentang Hari Penghakiman.
    Wahyu 14:6-7 Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: “Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.”

    Inilah Injil bagi Israel (pemenang) dan semua yang melewati api penghakiman, karena Injil ini mendeklarasikan tentang penderitaan yang akan segera berakhir pada saat penghakiman dan penghancuran anti-krist dan para pengikutnya. Injil ini memanggil semua manusia untuk beribadah kepada Allah Penciptanya, bukan sebagai Juruselamatnya. Jadi Injil ini adalah Berita Gembira yang sudah diceritakan sedari dulu, sejak purbakala, dari Eden sampai bapa-bapa leluhur, ke nabi-nabi. Ini bukan Injil yang menitikberatkan pada “penyesalan”, “lakukan ini dan bukan itu”, dan lain sebagainya tetapi tentang “Takut akan TUHAN, memberi kemuliaan hanya kepada DIA, sembahlah DIA Yang telah menciptakan langit dan bumi, lautan, gunung-gunung dan air dan segalanya.

Keempat Kitab Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes sangat jelas menjelaskan tentang empat Berita Gembira di atas.

Dan tentu injil yang lain dari 4 Injil di atas adalah “injil yang lain”, injil palsu. Sudah diulas di Injil yang lain, yang pada dasarnya adalah injil yang tidak mengajarkan tentang Keyakinan kepada Keselamatan Yang dari Allah, atau injil yang tidak dapat menjaga, tidak dapat sempurna dan tidak dapat menekankan kedalaman akan Pekerjaan Baik Allah, atau injil yang menekankan tentang rupa-rupa usaha sendiri demi keselamatan.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.