Janji TUHAN itu pasti ditepati

Januari 14, 2011 pukul 7:47 am | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 105 Komentar
Tag: , ,

(Keluaran 1:1-7 [ITB])
Inilah nama para anak Israel yang datang ke Mesir bersama-sama dengan Yakub; mereka datang dengan keluarganya masing-masing:
Ruben, Simeon, Lewi dan Yehuda; Isakhar, Zebulon dan Benyamin; Dan serta Naftali, Gad dan Asyer.

Seluruh keturunan yang diperoleh Yakub berjumlah tujuh puluh jiwa. Tetapi Yusuf telah ada di Mesir.
Kemudian matilah Yusuf, serta semua saudara-saudaranya dan semua orang yang seangkatan dengan dia.
Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya; mereka bertambah banyak dan dengan dahsyat berlipat ganda, sehingga negeri itu dipenuhi mereka.

Mengingat Israel, maka kita teringat akan janji TUHAN kepada Abraham, bahwa ia akan memiliki keturunan yang banyak.

Di ayat kutipan di atas dijelaskan, bahwa keturunan Abraham dari Ishak dari Yakub (yang disebut Israel) minus Yusuf telah berjumlah 70. Bicara ibu Sara yang mandul dan hanya memiliki 1 (satu) anak, maka jumlah 70 itu sudah banyak.

Tetapi konsentrasi kita mari kita lepaskan dari penjelasan kuantitatif itu.
Mari kita beranjak kepada Janji TUHAN itu.

Dari pembuka ayat di atas dijelaskan bahwa keluarga Yakub, Israel, sedang menuju Mesir, mereka kesana karena di Kanaan telah terjadi kelaparan yang panjang. Dan sedemikian mereka tinggal di sana.
Nah janji TUHAN adalah membuat mereka berlipat kali ganda. Namun ada suatu upaya dari penguasa bumi (Mesir kala itu) yang iri terhadap perkembangan jumlah orang Israel itu. Dan mereka pada akhirnya diperbudak.
Tidak tanggung-tanggung mereka diperbudak sekitar 400 tahun.

Ada sebuah lagu berusia tua, sangat kuno, di Kitab Mazmur demikian:
TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa;
Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa;
tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya,
rancangan hati-Nya turun-temurun.
(Mazmur 33:10-11)

Rencana penguasa Mesir adalah mengurangi, atau sebisa mungkin membinasakan Israel. Mereka telah melakukannya, sementara pada saat yang sama, pada Israel ada rencana TUHAN yang sedang akan terjadi, yaitu mereka akan menjadi bangsa yang berjumlah banyak. DUA hal yang bertentangan sedang terjadi, satu menginginkan kebinasaan, satu lagi sedang ada janji hidup dengan jumlah banyak.

Nah meski mereka diperbudak, meski mereka mau dibinasakan, tetapi rencana, rancangan TUHAN pasti terjadi, karena TUHAN tidak pernah lalai akan janji-janjiNYA.
Pada akhirnya meski dengan “unjuk” kekuatan yang dasyat, bangsa itu keluar juga dari Mesir. Dan supaya kita tahu bahwa bangsa Israel ketika keluar dari Mesir jumlahnya menjadi sekitar dua jutaan orang. Dari 70 menjadi 2.000.000,….. Janji sedang akan ditepati. Dari 1 -> 70 -> 2.000.000, meski ada variable time, tetapi itu sudah sebuah garis ekponensial yang radikal. Janji ditepati.

Rasul-rasul pertama, orang-orang Kristen awal, mereka dianiaya, dibunuh, dicincang, digergaji, ditenggelamkan, dicaci, dihina,…. tetapi itu adalah upaya dari penguasa dunia pada masa itu,…Janji YESUS adalah bahwa IA akan menyertai sampai akhir jaman,… dan kita tahu sekarang, penguasa masa itu adalah Romawi,… dan asal tahu saja, Romawi telah hilang dari muka bumi ini tetapi Umat ALLAH masih ada.

Dapat kita lihat, polanya sama, yaitu Janji TUHAN selalu akan ditepati.

Contoh-contoh di atas dapat ditemui banyak sekali di dalam Alkitab. Sebab begitulah Nama TUHAN kita. Nama TUHAN disertai atau tepatnya Nama TUHAN adalah pengejawantahan terhadap apa Yang DIA lakukan dan Yang dapat kita rasakan. ALLAH adalah KASIH, maka NamaNYA kita sebut KASIH, karena kita melihat KASIH-NYA, kita merasakan KASIH-NYA,…dan NAMA-NYA itu dapat mudah kita lihat pada Pribadi YESUS, Yang nampak dengan mata kita. Dan oleh karena itulah, salah satu alasan yang kuat, kenapa ALKITAB dipenuhi narasi-narasi kehidupan, khususnya kehidupan Israel. Karena Israel menjadi bukti sejarah atas keadaan Nama TUHAN di muka bumi ini. Bahkan seorang Israel pernah ditanya, “Bagaimana Anda tahu ALKITAB itu benar atau tidak?”, beliau menjawab: “Lihat saja bangsa Israel sekarang, maka Anda akan tahu bahwa ALKITAB dapat dipercaya”. Yah dengan meneliti sejarah-sejarah Israel maka kita akan dapat menilai/mengukur ALKITAB untuk kepentingan rohani kita. Salah satu sejarahnya adalah tentang JANJI, salah satu janji TUHAN adalah: “Jika kamu menjauh dari hukum-hukum-Ku, maka kamu akan AKU serakkan ke seluruh muka bumi”.
Nah dari janji ini, sudah akan sedang digenapi, coba cari di muka bumi ini, bahwa meski jumlah seluruh orang yang masih berafiliasi dengan darah Israel hanya berkisar 15 juta jiwa, tetapi orang dengan darah Israel telah ada di semua benua di muka bumi ini.
Babel, Persia, Romawi, d.l.l adalah bangsa-bangsa yang berencana membumi hanguskan Israel, tetapi … rancangan mereka itu gagal, dan malah menjadikan rancangan TUHAN tergenapi, yaitu Israel dibuang ke bangsa-bangsa lain di muka bumi ini.

Itulah Janji TUHAN kita, pasti ditepati,… dan temukanlah Janji itu di ALKITAB,… dan hiduplah di dalamNYA,…
Dan karena ada rancangan damai sejahtera, maka pasti ada damai sejahtera.
Dan lebih tegas lagi, NamaNYA adalah IMANUEL, TUHAN beserta kita,… itu Janji.

About these ads

105 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. @ Laeku terkasih

    TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa;
    Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa;
    tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya,
    rancangan hati-Nya turun-temurun.
    (Mazmur 33:10-11)

    .
    .

    Sangat benar ayat tsb lae …
    Dan hal yg terpenting untuk diketahui oleh semua yg membaca blog ini adalah bahwa anugerah kasih setia Allah ttg KESELAMATAN yg Kekal itu masih berlaku kpd setiap orang yg percaya kepada Yesus Kristus Anak Allah yg Maha Kudus hingga hari . Camkanlah bahwa keputusan anda yg belum percaya kpd Kristus ikut menentukan cepat atau lambat tentang datangnya akhir jaman itu.
    Jikalau anda menolak rahmat pengampunan Allah dalam nama Yesus Kristus maka telah tersedia hukuman kekal kebinasaan yg mengerikan di seberang dunia Fana ini. Terimalah Yesus Kristus sbg Tuhan dan Juruselamatmu maka engkau dan semua keluargamu akan di selamatkan. Bukan perkataan kami tetapi perkataan dari Kitab Suci yg telah dimeteraikan oleh ALLAH itu.
    Maranatha Amin

  2. Robin,
    Seandainya khotbah anda itu disampaikan kepada suku terasing di suatu pulau terpencil, yang terisolasi sama sekali dengan dunia luar, maka mereka sama sekali tidak mengerti yang anda bicarakan ?
    Seandainya ada mesin waktu, dan anda pergi ke Israel di zaman sebelum Yesus lahir dan dikenal, mereka tidak tahu siapa itu Yesus, yang mereka kenal menurut Perjanjian Lama Tuhan mereka adalah Allah…. Yang Maha Suci dan Maha Tinggi.

    Yang menebus dosa nabi Musa, Daud, Abraham sebelum Yesus ada itu siapa Pak ?

  3. Sect,
    Menurut ajaran anda, supaya manusia terbebas dari dosa, harus melalui 2 prosesi yaitu :
    1. Prosesi penebusan dosa oleh Yesus di tiang salib.
    2. Syahadat, pengakuan secara lisan dalam prosesi pembabtisan.

    Pertanyaanya, kapan manusia melakukan prosesi yang kedua sebelum nama Yesus dikenal ?

    Salam,

    • @Triadi

      dosa manusia tidak terbebas melalui prosesi,

      prosesi dilakukan sebagai perlambang, sebagai pengukuhan bahwa apa yang ia ikrarkan itu telah akan sedang terjadi…

      salam

  4. @ Triadi

    Seandainya khotbah anda itu disampaikan kepada suku terasing di suatu pulau terpencil, yang terisolasi sama sekali dengan dunia luar, maka mereka sama sekali tidak mengerti yang anda bicarakan ?
    .
    .
    .

    >> Nak Triadi yg terkasih ..
    ada tertulis
    Yoh. 8:47 Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah.” Yg artinya karunia keselamatan itu adalah peranan aktif dari ALLAH sendiri, sehingga yg diminta darimu adalah utk mempercayai DIA yg diutus ALLAH utk kamu percayaiNYA. Tetapi sekalipun demikian bukan berarti mereka yg percaya dari lahirnya akan diselamatkan tetapi menerima dan mengenal pribadi Kristus dgn kesadaran sendiri melalui perbuatan dan perkataan yg akan mendapat keselamatan.

    .
    .
    @ Triadi
    Yang menebus dosa nabi Musa, Daud, Abraham sebelum Yesus ada itu siapa Pak ?

    .
    .

    Semua orang setelah Adam jatuh ke dalam dosa akan mewarisi dosa kejatuhan itu. Allah memakai org-2 yg kamu sebutkan itu utuk maksud rencana Allah sbg rencana penebusan dosa-2 manusia. Mereka bapa kaum org beriman itu mengambil bagian dari rencana ALLAH yg akan turun ke dunia utk menjadi manusia. Sekalipun Abraham , Musa dsb adalah rekan Allah di jaman perjanjian lama dahulu tetapi semua mereka akan ditebus Kristus sewaktu Kristus menggenapinya menjadi manusia. Kamu berpikir ttg kedatangan Kristus jauh setelah masa hidup para pahlawan iman tsb. Padahal Kristus telah hidup dlm kekekalan jauh sebelum Abraham, Musa ada hidup di dunia ini. Mereka sendiri mejadi kesaksian hidup bhw Kristus akan datang utk menebus dosa-dosa mereka dan semua manusia yg percaya kpdNYA

    Yoh. 10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka Abraham, Musa dan Daud mendengarkan perkataan Kristus itu krn Kristus itu adalah ALLAH yg mereka sembah dan menyatakan peratuaran-2 Taurat tanda-2 kedatanganNYA ke dunia setelah genap jamannya. Itu makanya kamu tidak menerima ALLAH yg datang sbg manusia itu karena sangkamu Kristus adalah manusia biasa yg hanya hidup jauh setelah kematian Abraham dan lainnya..

  5. Robin,
    Kalau begitu prosesi yang kedua tidak perlu dipenuhi :

    2. Pengakuan secara lisan dalam prosesi pembabtisan.

    Berarti orang tidak perlu beragama Kristen untuk memperoleh keselamatan atau penebusan dosa ??? :)

  6. Robin,
    Siapa yang menebus dosa manusia sebelum Yesus datang ke dunia ?

    • @Triadi;

      Sebelum YESUS datang ke dunia, tidak ada penebusan.
      Sebab orang-orang yang dipanggil TUHAN semasa sebelum kedatangan YESUS dipanggil untuk memberitakan bahwa YESUS akan datang ke dunia…

      salam

  7. @ Triadi
    Siapa yang menebus dosa manusia sebelum Yesus datang ke dunia ?
    .
    .
    .

    Apa kamu mengerti arti penebusan wahai adi ??

    Penebusan tidak akan terjadi sebelum segala sesuatunya digenapin ..
    Dosa manusia yg terjadi krn kejatuhan manusia pertama akan digenapin Kristus sewaktu DIA di utus ke dunia ini. Nah .. itu digenapin setelah pada Abad 1 Masehi.

    mengerti adi ?
    .
    .
    belon pak .., nggak ngerti aku ?
    .
    .
    ya, udah tanya lagii ?

  8. Robin,
    Kapan kesaksian penebusan dosanya, untuk umat sebelum 1 Masehi ?
    Makanya saya menanyakan :
    Supaya manusia ditebus dosanya, harus ada 2 prosesi :
    1. Prosesi penebusan dosa oleh Yesus dengan pengorbanannya di tiang salib.
    2. Kesaksian secara lisan, seperti dalam prosesi pembabtisan dengan mulutnya sendiri, bahwa Yesus adalah Juru Selamet.

    Lalu kapan manusia melakukan kesaksian yang no-2 di atas, sebelum nama Yesus dikenal ( atau sebelum lahir ) di dunia ?
    Anda masih belum nyambung rupanya…

  9. @ Triadi

    Lalu kapan manusia melakukan kesaksian yang no-2 di atas, sebelum nama Yesus dikenal ( atau sebelum lahir ) di dunia ?
    Anda masih belum nyambung rupanya…

    .
    .

    Hehehe… sebenarnya bukan tidak menyambung .., tetapi kamu berupaya spy jawban yg kamu inginkan itu akan serupa dgn keinginanmu.
    Bukankah Abraham sudah melakukan apa yg akan dilakukan Kristus saat DIA ke dunia ini ? Bukankah Abraham sudah diperintahkan untuk pergi dari keuarganya yg kafir. Kesaksian Abraham dari ALLAH adalah dari benihnya akan lahir anak perjanjian yg akan meneruskan janji ALLAH itu. Kesaksian Abraham dikuatkan dgn hendak mengurbankan Ishak lambang kesetiaannya kpd Allah. Tidakkah kau lihat bhw Allah menggantikan korban anaknya Ishak itu dgn seekor domba ? Jadi Qurban yg dilakukan Ishak anak Abraham itu adalah kesaksian dari pengurbanan Yesus Kristus .. bedakan dgn keyakinanmu dimana Qurban Ismail hanya hakekat dari rasa mengasihi kaum miskin yg tdk punya apa-2. Tidakkah kau dapat lihat bhw penebusan itu harus ada korban spt yg dilakukan Kristus dgn mengurbankan diriNYA. Kalau kau percaya kpd darah dan kematian Yesus Kristus maka keselamatan dari ALLAH akan ada padamu.
    Kesaksian MUsa adalah memberitahukan bhw semua peraturan Taurat adalah bayang-2 dari karya yg akan dilakukan Kristus saat DIA datang ke dunia ini…
    Jadi semua orang-2 sebelum kedatangan Kristus itu tanpa mereka sadarin telah memberi kesaksian bhw tidak ada keselamatan kekal yg menghapus dosa selain di dalam nama Yesus Kristus.

    .
    ngerti nak Triadi ..?
    .
    .
    belon pak ..

    .
    .
    Oke tanya lagi

  10. @Robin

    Bukankah Abraham sudah melakukan apa yg akan dilakukan Kristus saat DIA ke dunia ini ?

    Emangnya Ibrahim melakukan apa?

    Bukankah Abraham sudah diperintahkan untuk pergi dari keuarganya yg kafir. Kesaksian Abraham dari ALLAH adalah dari benihnya akan lahir anak perjanjian yg akan meneruskan janji ALLAH itu. Kesaksian Abraham dikuatkan dgn hendak mengurbankan Ishak lambang kesetiaannya kpd Allah.

    Hahaha… di lain pihak umat kristen mengatakan bahwa Yesus di salib, sementara umat islam bahwa yang di salib bukan Yesus (Isa AS). Itu artinya umat kristen mengatakan bahwa Yesus dalam kristen bukan Yesus dalam Islam. Lalu mengapa Nabi2 dalm Islam kalian putar balikan kisahnya? Seperti Ibrahim yang mempunyai dua orang putra yakni Ismail dan Ishak. Lalu mengapa di dlm kristen bahwa yang di kurbankan adalah Ishak dalam Islam justru Ismail yang di kurbankan?

    Jawababnnya sebenarnya sangat mudah di telusuri oleh agama di luar Islam dan Kristen kalau memang mau adil. Dunia modern juga tahu kalau istri pertama Nabi Ibrahim adalah Siti Sarah. Istri pertama Nabi Ibrahim ini tidak hamil setelah sekian lama hidup bersama dengan Nabi Ibrahim. Itulah sebabnya Nabi Ibrahim menikah lagi dengan Siti Hajar, itupun atas nasehat Siti Sarah sendiri. Pernikhan ini membuahkan anak yang sholeh yakni lahirnya calon nabi yang baru yaitu Nabi Ismail AS.

    Sebenarnya dengan hadirnya Siti Hajar di tengah2 keluarga Ibrahim yang pada waktu itu juga hidup bersama dengan Siti Sarah menimbulkan kecemburuan di hati Siti Sarah. Nah…agar perlakuan dari Siti Sarah kepada Siti Hajar tidak menimbulkan persoalan yang baru, maka Allah memerintahkan kepada Ibrahim untuk mengungsi dari tempat itu bersama istrinya dan anaknya.

    Allah membimbing mereka bertiga sampai di lembah baka (Mekkah), ketika setelah sampai di lembah itu Ibrahim meninggalkan anak dan istrinya dan menyerahkan kedua manusia itu kepada perlindungan Allah seutuhnya.

    Di karenakan perbekalan mereka berdua habis maka Siti Hajar mencari-cari sumber mata air di lembah itu kalau-kalau ada sumur yang bisa di temui atau bisa di minum airnya. Maka Siti Hajarpun berlari ke Bukit Shafa namun air yang di ingininyapun tidak juga di temui. Di kejauhan di lihatnya seperti ada genangan air di daerah Marwah, padahal yang dilihatnya adalah fatamorgana akibat terik panas matahari. Dari Marwah dia melihat hal yang sama di bukit Shafa, akhirnya Siti Hajar juga mendatangi bukit Shafa, namun juga tidak di temui ada air di sanah. Kejadian ini berulang terus menerus sampai 7 kali. Peristiwa ini di abadikan oleh umat islam dalam rukun ibadah haji, agar umat islam mengetahui dan merasakan beratnya penderitan seorang ibu yang begitu sayang kepada anaknya. Rukun haji ini di namakan Sa’i.

    Setelah usahanya tidak berhasil, maka Siti Hajar kembali menemui anaknya yang sedang menangis akibat kehausan, hempasan kaki anak kecil inilah yang membuat retak tanah dan mengeluarkan air. maka Siti Hajar yang melihat kejadian inipun berseruh dan lupa dengan kepenatannya. “zamzam…zamzam (berkumpulah,…berkumpulah).

    Mengetahui ada sumber air itu maka salah satu suku yang hidup pada waktu itu, berhenti sejenak untuk melepas lelah, suku ini meminta izin kepada Siti Hajar untuk meminta air, Siti Hajarpun mengizinkan mengambil air itu dengan sepuas-puasnya, dan Siti Hajar juga mengizinkan mereka untuk menetap di sanah.

    Ismailpun setelah merangkak menjadi anak2 berbaur dengan suku Jurhum tersebut dan belajar bahasa mereka yakni bahasa arab.
    Setelah Ismail dewasa dan juga menikah dengan anak salah satu dari suku Jurhum tersebut tidak sempat memiliki keturunan sebab keburu bercerai. Maka Ismailpun menikah kembali juga dengan suku tersebut.

    Nah…ketika Ismail hidup dengan istri keduanya inilah Ibrahim mendatanginya untuk kesekian kalinya, dengan membawa sebuah kabar. Yaitu perintah Allah untuk mendirikan Masjid (Ka’bah). Maka mereka berduapun mendirikan sebuah bangunan segi empat atas petunjuk Allah. setelah bangunan itu selesai merekapun berdoa, yang doa mereka di abadikan oleh Allah dalam Al Quran.

    Setelah bangunan tersebut selesai Nabi Ibrahim pulang. Waktupun berlalu dengan cepatnya.

    Maka wahyupun turun melalui sebuah mimpi yang harus mengkurbankan anaknya. mimpi pertama tentang kurban ini tidak begitu mengganggunya. akan tetapi setelah berturut2 3 kali maka tahulah Ibrahim bahwa mimpinya itu berasal dari Allah bukan dari Iblis.

    Maka kembali Ibrahim menemui Ismail dengan membawa sebuah khabar yang mengerikan. Ismailpun menjawab yang jawabannya ini juga di abadikan oleh Allah di dalam Al Quran.

    Saat2 yang mendebarkan pun tiba yaitu Ibrahim membwa Ismail ke Mina. Leher Ismailpun di sembelih dengan sebuah konsekwensi bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
    (cerita sengaja saya singkat).

    Nah kalau Alkitab mengatakan bahwa yang di kurban oleh Ibrahim adalah Ishak tolong anda sebutkan kronologis menurut versi anda tersebut dan mana hasil dari kurban tersebut yang kalian peringati setiap tahunnya seperti umat islam dengan rukun hajinya tersebut?!!!

    Tidakkah kau lihat bhw Allah menggantikan korban anaknya Ishak itu dgn seekor domba ? Jadi Qurban yg dilakukan Ishak anak Abraham itu adalah kesaksian dari pengurbanan Yesus Kristus .. bedakan dgn keyakinanmu dimana Qurban Ismail hanya hakekat dari rasa mengasihi kaum miskin yg tdk punya apa-2. Tidakkah kau dapat lihat bhw penebusan itu harus ada korban spt yg dilakukan Kristus dgn mengurbankan diriNYA. Kalau kau percaya kpd darah dan kematian Yesus Kristus maka keselamatan dari ALLAH akan ada padamu.

    Ada dua pendapatmu yang sangat salah!!!
    1. Engkau mengatakan bahwa yang di kurbankan adalah Ishak, padahal Ishak tetap bersama Ibunya. Tujuan dari Kurban itu anda katakan sebagai penebusan dosa yang di lakukan oleh Ishak sebagai sebuah kesaksian Yesus. Padahal sama2 kita ketahui bahwa Yesus waktu itu belum lahir.

    2. Sementara anda menuduh bahwa Kurban Ismail adalah sebuah bentuk dari upacara bagi2 daging pada kaum miskin.

    Kalau anda mengatakan bahwa berkurbannya kaum umat islam sebagai bentuk ketaatan mereka terhadap Allah, mungkin persoalannya menjadi lain.

    Anda tidak saja menghargai kepercayaan kami anda juga tidak memiliki ilmu pengetahuan tentang akan hal ini. dan satu lagi yang amat parah bahwa di alkitab anda dan termasuk anda berbohong dan berdusta. Kedustaan demi kedustaan yang ada di Alkitab kalian jadikan sumber hukum yang abadi, padahal engkau sendiri mengatahui dengan jelas atas kedustaan paulus dan kitabmu itu.

    Kesaksian MUsa adalah memberitahukan bhw semua peraturan Taurat adalah bayang-2 dari karya yg akan dilakukan Kristus saat DIA datang ke dunia ini…
    Jadi semua orang-2 sebelum kedatangan Kristus itu tanpa mereka sadarin telah memberi kesaksian bhw tidak ada keselamatan kekal yg menghapus dosa selain di dalam nama Yesus Kristus.

    Sekarang giliran Musa yang engkau jadikan tumbal Yesusmu itu, padahal antara Musa dan Yesus tidak ada sangkut pautnya dengan penebusan dosa segala. dan Musa sendiri tidak perna mengajarkan dogma penebusan dosa.

    Bukankan surat ataupun sertifikat penebusan dosa itu di ajarkan oleh gereja di zaman kekaisaran romawi? Apa hubungannya antara Musa dan Kerajaan Romawi?

    Bukankah kejadian ini timbul pada abad ke 3 setelah Paus mengangkat dirinya bagaikan dewa dan kaisar juga harus tunduk dengan segala aturannya? Bukankah kekuasaan Paus sama dengan tuhan, mengharamkan ini dan itu, melarang ini dan melarang itu, bukankah Galileo salah satu ilmuwan yang menjadi kurban? Bukankah Paus ini juga dapat mengampuni dosa seluruh umat manusia dengan menjual surat penebusan dosa? Bukankah Paus ini juga menganggap dirinya sebagai utusan Yesus?

    Kalau engkau tidak mengetahui sejarah kristen dengan jelas, sebaiknya engkau tanyakan ulama2 islam yang mereka bicara penuh dengan kejujuran dan jangan engkau tanyakan masalah ini pada ulama2mu (pendeta) maupun kardinalmu.

    Engkau bisa membandingkan seluruh jawaban itu mana yang dusta dan mana yang benar2 sesuai dengan realita yang ada.

    • @Filar

      untuk membuktikan secara singkat siapa anak perjanjian itu gampang saja…

      jika dikatakan “Nabi”, maka dari anak siapakah “Nabi” setelah generasi Abraham,…
      dari keturunan Ishak, atau dari keturunan Ismael?…

      kalau dari Ishak, maka Perjanjian itu ada pada Ishak
      kalau dari Ismael, maka Perjanjian itu ada pada Ismael,..

      nyatanya YAKUB adalah anak ISHAK…

      so,
      informasi yang mengatakan Ismael adalah bla bla bla bal… itu pasti datang dari Iblis, Raja Dusta…

      salam singkat saja
      Note:
      Istri Abraham ada yang ANda lupakan, yaitu KETURA…
      pertanyaan singkat, kenapa anak2 Ketura tidak pernah bertentangan dengan anak2 dari Ishak?
      jawabannya adalah:
      karena Ismael pada akhirnya berafiliasi dengan orang Arab, yaitu dari daerah Mesir…yang adalah asal Hagar..
      jadi Hagar dikucilkan ke Mesir bukan ke Mekkah…artinya Shem anak Nuh yang diberkati TUHAN, berkat itu mengalir ke Arpaksad (nenek moyang orang Ibrani dan Arab), tetapi mengalir ke Heber , terus ke Peleg (nenek moyang Ibrani), bukan ke anak yang lain Yoktan (nenek moyang bangsa Arab),… jelas permusuhan telah dimulai sejak itu…
      permusuhan karena ALLAH memilih Peleg anak Heber (asal bangsa Ibrani, Abraham) ketimbang anak yang lainnya yaitu Yoktan anak Heber (asal bangsa Arab, Hagar)

      • @Par

        Penjelasan anda tidak ada sangkut pautnya dengan Yakub bin Ishak. Apa ubungannya Kurban Ismael dengan Yakub, Musa, Isa?

        Ternyata anda membawa saya ke debat yang lain dan memencongkan haluan kapal!!!

        Terbukti bahwa anda mengatakan berita yang saya postingkan anda katakan dari Iblis. Apakah anda tidak mampu menjawab?

        Kalau memang apa yang anda katakan bahwa Ismael di buang ke Mesir, bagaimana dengan Sumur Zamzam itu? Saya ingin tahu sejarah Zamzam itu menurut versimu? Engkau harus menerangkannya secara detail!!!

        Satu lagi yang harus engkau jawab mengapa Ka’bah beradah di kota Mekkah dan bukan di Mesir?. Kutunggu jawaban darimu!!!!!!!!!!!!!!

      • @Filar

        Abraham sampai ke Mekkah itu adalah mitos, legenda, dongeng, itu intinya…

        kenapa bisa?
        karena Abraham menurunkan waris Perjanjian kepada Ishak, bukan Ismael…

        kenapa bisa?
        salah satu buktinya adalah…
        anak-anak Ishaklah yang kemudian mewarisi Perjanjian dari Abraham,…
        yang dikenal “nabi” setelah Abraham adalah YAKUB anak ISHAK,.. bukan anak-anak Ismael…

        nah kenapa Ka’bah ada di Mekkah?
        jawabnya singkat,
        karena pada jaman nabi-nabi, Israel sudah menyembah ALLAH, sementara orang di daratan lainnya menyembah batu, setan, iblis, dan patung-patung…
        salah satu tempat penyembahan setan, batu, patung, berhala adalah Ka’bah…dan tidak ada sangkut pautnya dengan Abraham/Ismael… sebab Ismael mengenal ALLAH yang di Kanaan bukan di tempat lain

        salam

    • @ Fillar
      Nah kalau Alkitab mengatakan bahwa yang di kurban oleh Ibrahim adalah Ishak tolong anda sebutkan kronologis menurut versi anda tersebut dan mana hasil dari kurban tersebut yang kalian peringati setiap tahunnya seperti umat islam dengan rukun hajinya tersebut?!!!

      .
      .

      Sdr Fillar terkasih

      Apa yg dilakukan Abraham terhadap anaknya Ishak tidak akan pernah kau akui krn itu tidak akan ada gunanya utk di ceritakan kpdmu. Hanya ketahui saja Alkitab adalah sumber pertamakali yg menceritakan ttg “pengurbanan” itu. Saya hanya memberitahukan temanmu si Triadi bahwa orang-2 yg sebelum Kristus ada di dunia ini telah melakukan bayang-2 pekerjaan Kristus itu. Pokok keyakinan Kristen adalah kematian krn Pengorbanan Yesus Kristus akan dosa-2 dunia ini.
      ngerti Fillar

      .
      .Belon pak ?
      .
      ya udah tanya lg?

      .
      .
      @ Fillar Biru

      Sekarang giliran Musa yang engkau jadikan tumbal Yesusmu itu, padahal antara Musa dan Yesus tidak ada sangkut pautnya dengan penebusan dosa segala. dan Musa sendiri tidak perna mengajarkan dogma penebusan dosa

      .
      .

      Adakah hatimu mulai semakin mengasihi Kristus hai saudaraku ? Krn ku lihat kau semakin gencar mengkalim ini dan itu ttg ketidakbenaran berita Injil itu. Saya percaya semakin engkau membenci Kristus maka akan semakin kau dapatkan jawaban kegelisahan hatimu akan jawaban penasaran ttg Tuhanku itu. Kristus itu sudah mati bagi dosa-dosa kita semua. Terimalah DIA sbg Juruselamatmu yg hidup. Engkau akan diselamatkan dari siksa neraka yg sangat mengerikan setelah kita nanti mati.

      .
      .
      Ada lg pertanyaanmu Fillar ?
      .
      .
      bingung aku pak Robin … ?
      .
      .
      Ya udah tanyakan lagi

      @ Fillar Biru
      Kalau engkau tidak mengetahui sejarah kristen dengan jelas, sebaiknya engkau tanyakan ulama2 islam yang mereka bicara penuh dengan kejujuran dan jangan engkau tanyakan masalah ini pada ulama2mu (pendeta) maupun kardinalmu.
      .
      .

      Begini ya Fillar yg sangat kami kasihi…
      Pernah kubilang kpd bapakku… pak ee .., bgm sih sejarah keluarga kita ?? Lalu bapakku bercerita dgn mendetil dan sabar disertai kejujuran sbg rasa bangganya dan kasih akan keinginan tahuanku akan silsilah dan kebenaran sejarah keluargaku. Kemudian kutanyakan lagi kpd kakekku .. dan dia semakin jelas menerangkan kekuranglengkapan sejarah keluarga kami itu. Hingga suatu hari akupun bangga bercerita kpd paman yg adalah tetangga yg termasuk karib keluarga kami juga. Aku terkejut krn dia malah bercerita hal-hal yg selalu menjadi kebalikan dan ketidakbenaran akan sejarah keluarga kami itu. Apa yg harus kulakukan ? Saya ternyata harus belajar percaya kpd mata hati yg tidak kelihatan ini. Karena jikalau saya bertanya kpd generasi keempat sebelum kakek saya niscaya pasti jawaban mereka akan semakin sangat benar dari ketrg bapak dan kakek saya. Semoga kamu memahaminya

      Salam kasih

    • @FILAR BIRU

      di lain pihak umat kristen mengatakan bahwa Yesus di salib, sementara umat islam bahwa yang di salib bukan Yesus (Isa AS). Itu artinya umat kristen mengatakan bahwa Yesus dalam kristen bukan Yesus dalam Islam

      logikanya, ajaran yg belakangan muncullah yang memberi pendapatnya ttg ajaran yang sudah ada sebelumya. Sosok Yesus dalam empat Injil yang ditulis langsung oleh orang2 di zamanNya sudah sangat jelas. Justru Islam yang “sewot” dgn penyaliban Yesus dalam Kristen, dibuktikan dgn munculnya ayat2 yang menyangkal penyaliban dan kebangkitan Yesus.

      Lalu mengapa Nabi2 dalm Islam kalian putar balikan kisahnya?

      Nabi-nabi yang mana? Saya tidak kenal dgn nabi2 dalam Islam. Lagipula, dalam kitab siapa sih mereka duluan muncul?

      Seperti Ibrahim yang mempunyai dua orang putra yakni Ismail dan Ishak. Lalu mengapa di dlm kristen bahwa yang di kurbankan adalah Ishak dalam Islam justru Ismail yang di kurbankan?

      saya nggak tahu. Abraham mengorbankan Ishak, begitulah yang dikatakan Taurat, kitab yang muncul tahun 2050 SM, jauh sebelum abad 6 M.

      sekian. salam.

      • @Sectio

        justru islam itu meluruskan yang kalian bengkokan,

      • @filar

        justru islam itu meluruskan yang kalian bengkokan,
        dogma anugerah telah diterima dan diimani,…

        tetapi Filar berserta imannya telah membengkokkan Dogma Anugerah dengan mencampurbaurkan dengan Dogma Upah….

        so siapa yang membengkokkan sekarang?

        saudara Filar, rendahkan hati, itu lebih baik dan lebih menguntungkan….

  11. [...] menjadi anak-anak Abraham, yang mendapat berkat, warisan iman. Itu adalah Janji… Dan karena ALLAH akan menepati janjiNYA, maka IA disebut juga AMIN. Sekali lagi kita diberitahu bahwa NAMA TUHAN menyatakan [...]

  12. @Par

    Abraham sampai ke Mekkah itu adalah mitos, legenda, dongeng, itu intinya…

    Hahaha… sebaiknya kamu ceritakan kisah ini pada anakmu saja. Kalau hanya seorang aku saja yang menceritakan ini boleh jadi engkau mengatakan hanya karangan aku saja atau mitos.

    kenapa bisa?
    karena Abraham menurunkan waris Perjanjian kepada Ishak, bukan Ismael…
    kenapa bisa?
    salah satu buktinya adalah…
    anak-anak Ishaklah yang kemudian mewarisi Perjanjian dari Abraham,…
    yang dikenal “nabi” setelah Abraham adalah YAKUB anak ISHAK,.. bukan anak-anak Ismael…

    kalau mau adil seharusnya engkau tidak berkata begitu, aku berlaku adil dalam sejarah di dunia ini, sebab setiap sejarah yang ada hal itu tidak akan bertentangan dengan agama yang aku anut, bahkan sebaliknya yang merupakan bukti2 Kebesaran Tuhan. Saya mengenal Ishak dan mengakuinya sebagai Nabi. Itu tandanya saya tidak berat sebelah. Ishak sampai ke generasi Isa dari keluarga Ibrahim adalah orang-orang yang hidup dengan mengakui hanya ada satu Tuhan. Saya dan umat islam tidak pernah menghina mereka bahkan kami menghormati mereka dan beriman padanya.

    Apa yang terjadi dengan dirimu dan agamamu, menjelek2kan Ismael dan keturunannya. Kalau engkau memang seorang yang beragama dan di landasi dengan pondasi ahklak yang mulia perkataanmu yang keluar bukan kedengkian dan kesyirikan melainkan juga adalah kemuliaan. sebagaimana kami memuliakan keluarga Ishak, Yakub, Sulaiman, Musa, Isa dll. Apakah engkau melihat pada diri kami suatu kedengkian? Saya menjadi ragu dengan kapasitasmu sebagai orang yang memeluk agama. Biasanya agama2 di dunia ini tahu bener apa itu dosa, kedengkian dan ahklak2 yang kotor lainnya. Nah ketika saya berdialog dengan manusia2 kristen semuanya mempunyai perangai yang tidak menunjukan bahwa dia seorang yang beragama.

    Kalau kamu tidak mengakui garis keturunan Nabi Ismael, bagi kami tidak apa2 tapi bukan lantas mencaci maki katurunannya. Tidak kalian akui dan kalian akui tetap saja seorang Muhammad SAW pernah hidup di zaman ini. Apa kalian pikir seorang Muhammad SAW lahir di mesir, afrika atau di dataran china?

    Oleh sebab itu di dalam berdialog dengan siapa saja kemukakan bukti dan dalil2 yang kuat serta tunjukan kepada kami bahwa kalian adalah manusia2 beriman yang berbudi ahklaktulkarimah.

    nah kenapa Ka’bah ada di Mekkah?
    jawabnya singkat,
    karena pada jaman nabi-nabi, Israel sudah menyembah ALLAH, sementara orang di daratan lainnya menyembah batu, setan, iblis, dan patung-patung…
    salah satu tempat penyembahan setan, batu, patung, berhala adalah Ka’bah…dan tidak ada sangkut pautnya dengan Abraham/Ismael… sebab Ismael mengenal ALLAH yang di Kanaan bukan di tempat lain.

    jawaban anda tidak satupun menunjukan bukti yang autentik yang sesui dengan sejarah peradaban manusia. melainkan hanya berisi fitnah demi fitnah yang tidak punya dasar apapun.

    kalau aku tanya padamu bagaimana cara engkau mendapatkan uang, tentu engkau mengatakan dengan bekerja pada salah satu perusahaan dan hasil dari jasaku adalah upah yang diberikan oleh perusahaan itu. Nah…jawaban seperti inilah yang aku harapkan, terlepas apakah agamaku.

    Jadi aku memintamu untuk menceritakan bagaimana bangunan Ka’bah itu didirikan jangan lihat dulu apa agamaku dan apa agamamu, yang aku minta darimu adalah sejarahnya saja.

    Di luar konteks Kristen manusia mengakui bahwa yang mendirikan Ka’bah adalah Ibrahim dan anaknya Ismael.

    @Robin

    Apa yg dilakukan Abraham terhadap anaknya Ishak tidak akan pernah kau akui krn itu tidak akan ada gunanya utk di ceritakan kpdmu. Hanya ketahui saja Alkitab adalah sumber pertamakali yg menceritakan ttg “pengurbanan” itu. Saya hanya memberitahukan temanmu si Triadi bahwa orang-2 yg sebelum Kristus ada di dunia ini telah melakukan bayang-2 pekerjaan Kristus itu. Pokok keyakinan Kristen adalah kematian krn Pengorbanan Yesus Kristus akan dosa-2 dunia ini.
    ngerti Fillar

    Sudah aku katakan dari dahulu bahwa kami mengakui Ishak, Yakub, Sulaiman, Musa, Isa adalah Hamba Allah sekaligus adalah Nabi dan Rasul dan kami beriman kepada mereka semua, tidak ada di antara mereka yang kami beda-bedakan. Itulah umat islam berlaku jujur dan sportif. berlainan dengan kalian yang mencaci maki Nabi Muhammad SAW.

    Adakah hatimu mulai semakin mengasihi Kristus hai saudaraku ? Krn ku lihat kau semakin gencar mengkalim ini dan itu ttg ketidakbenaran berita Injil itu. Saya percaya semakin engkau membenci Kristus maka akan semakin kau dapatkan jawaban kegelisahan hatimu akan jawaban penasaran ttg Tuhanku itu. Kristus itu sudah mati bagi dosa-dosa kita semua. Terimalah DIA sbg Juruselamatmu yg hidup. Engkau akan diselamatkan dari siksa neraka yg sangat mengerikan setelah kita nanti mati.

    Aku tidak membenci Yesus (nabi Isa) aku hanya tidak suka dengan ketidak jujuran kitabmu, itu saja.

    Engkau menyinggung permasalahan penebusan dosa dan Juruselamat segala.

    Ku tantang engkau dengan analogi berikut ini:

    1. Di dalam sejarah dunia di ketahui bahwa sebelum Adam dan Hawa di turunkan sudah ada penghuni planet ini yaitu dari golongan manusia juga yang kerjanya suka berperang dan menunmpahkan darah, apakah pengampunan dosa juga menembus pd golongan mereka?

    2. Bila engkau mempunyai seorang anak dan melakukan kesalahan mencuri dan membantah dengan apa yang engkau larang, setelah di ketahui dia bertobat dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu apakah hukuman tetap di berikan padanya?

    3. Apabila kejahatan-kejahatan di dunia ini di lakukan terus menerus dan hal itu dapat merugikan orang lain, sedangkan kejahatan2 orang tersebut sudah diampuni oleh juruselamat, apakah engkau pikir orang yang dirugikan dengan kejahatannya tidak di adili padahal orang tersebut mengimani yesus sebagai juru selamat? Ku tunggu jawaban darimu

    Begini ya Fillar yg sangat kami kasihi…
    Pernah kubilang kpd bapakku… pak ee .., bgm sih sejarah keluarga kita ?? Lalu bapakku bercerita dgn mendetil dan sabar disertai kejujuran sbg rasa bangganya dan kasih akan keinginan tahuanku akan silsilah dan kebenaran sejarah keluargaku. Kemudian kutanyakan lagi kpd kakekku .. dan dia semakin jelas menerangkan kekuranglengkapan sejarah keluarga kami itu. Hingga suatu hari akupun bangga bercerita kpd paman yg adalah tetangga yg termasuk karib keluarga kami juga. Aku terkejut krn dia malah bercerita hal-hal yg selalu menjadi kebalikan dan ketidakbenaran akan sejarah keluarga kami itu. Apa yg harus kulakukan ? Saya ternyata harus belajar percaya kpd mata hati yg tidak kelihatan ini. Karena jikalau saya bertanya kpd generasi keempat sebelum kakek saya niscaya pasti jawaban mereka akan semakin sangat benar dari ketrg bapak dan kakek saya. Semoga kamu memahaminya

    Kalau engkau bertanya pada golongan orang buta, jawabannya memang begitu, bukankah aku suruh kamu bertanya pada kaum muslimin yang lain? lain yang disuruh lain pula yang engkau kerjakan. Ya…beginilah kehidupan kalian, penuh dengan kesesatan dan kemunafikan.

    • @Filar

      Satu hal yang berat diakui adalah bahwa bukti sejarah telah mencatat Isa disalib, sementara allah yang ANda imani berkata beliau tidak disalib.
      Islam selalu menghubungkan Isa dengan Yesus:
      dari sini timbul pertanyaan:
      a. Apakah Isa sama dengan YESUS?
      a.1. Jika sama, maka allah Anda telah membohongi sejarah, sebab sejarah turut mencatat bahwa YESUS (ISA) disalib
      a.2. Jika tidak sama, lalu kenapa Islam selalu menghubung2kannya? ada apa gerangan?…

      begitu pula dengan masalah Ismael dan masalah Ishak…
      telah terjadi distorsi yang akut dari Anda …

      jadi pembuktian paling adil untuk menuntun kita mendapat kebenaran mengenai ISHAK dan ISMAEL adalah dengan cara seperti itu:
      yaitu:
      1. Yakub itu anak siapa?
      2. Anak Yakub (Israel), Yusuf, itu cucu Ishak apa Ismael?
      3. Nabi-nabi lain, itu nenek moyangnya siapa? Ishak apa Ismael?

      pertanyaan:
      lalu kenapa tiba2 ada seorang yang disebut nabi di abad 6 Masehi dihubung-hubungkan dengan Ismael? sementara Ismael bukanlah orang Arab, melainkan orang Ibrani (karena ayahnya seorang Ibrani, yaitu Abraham), tetapi karena ia diusir dan ibunya berasal dari orang Arab dan istri2nya juga dari orang Arab akhirnya dia menjadi diafiliasikan dan dia juga mau menjadi bagian dari Arab…

      buka mata hati, rendahkan diri, itu lebih baik dan lebih menguntungkan…

      JANJI TUHAN kepada Shem, turun ke Arphakdsad, turun kepada Heber, turun kepada Peleg, turun kepada Terah, turun kepada Abraham, turun kepada Ishak, turun kepada YAKUB… dst…dari YAKUB turun ke DAUD,… dan seterusnya dari situ secara manusia lahirlah SANG MESIAS…

      Anda tidak bisa menyangkal itu…
      yang menyangkal kebenaran adalah kekeraskepalaan.
      dan kekeraskepalaan adalah pengejawantahan dari sang Pendusta yaitu roh iblis…

      • @Par

        Satu hal yang berat diakui adalah bahwa bukti sejarah telah mencatat Isa disalib, sementara allah yang ANda imani berkata beliau tidak disalib.
        Islam selalu menghubungkan Isa dengan Yesus:
        dari sini timbul pertanyaan:
        a. Apakah Isa sama dengan YESUS?

        Yang di salib memang bukan Nabi Isa. Namun seseorang yang di serupai wajahnya dengan Nabi Isa Oleh Allah akibat dari pengkhianatannya kepada Nabi Isa. Di sinilah letak permasalahanya antara islam dengan kristen. Sedangkan cerita mengenai kenabiannya sekaligus kerasulannya sangat jelas di mata kaum muslimin yang lain, bahwa Isa di lahirkan ke dunia ini untuk berdakwa di antara bani-bani Israel. Karena setelah misi kerasulan Musa selesai maka yang meneruskannya adalah Isa putra Maryam setelah itu di lanjutkan oleh Nabi Muhammad SAW di tanah arab.

        a.1. Jika sama, maka allah Anda telah membohongi sejarah, sebab sejarah turut mencatat bahwa YESUS (ISA) disalib

        siapa yang bohong? yang bohong itu paulus kamu bukan Isa AS bukan juga Muhammad SAW apa lagi Allah SWT, NGERTI???

        a.2. Jika tidak sama, lalu kenapa Islam selalu menghubung2kannya? ada apa gerangan?…

        jelas ada hubungannya kalau tidak ngapain saya datang ke sini menjelaskannya padamu???!!! Karena Nabi Isa adalah nabi umat islam di seluruh dunia ini, Ngerti???

        begitu pula dengan masalah Ismael dan masalah Ishak…
        telah terjadi distorsi yang akut dari Anda …

        Setelah Kenabian Isa yang kalian putar balikan kedudukannya, sekarang permasalahan Ishak bin Ibrahim. Ishak itu anak Siti Sarah putra kedua dari Nabi Ibrahim AS, sedangkan Ismael anak pertama dari Nabi Ibrahim dari istri keduanya, Siti Hajar.

        jadi pembuktian paling adil untuk menuntun kita mendapat kebenaran mengenai ISHAK dan ISMAEL adalah dengan cara seperti itu:
        yaitu:
        1. Yakub itu anak siapa?
        2. Anak Yakub (Israel), Yusuf, itu cucu Ishak apa Ismael?
        3. Nabi-nabi lain, itu nenek moyangnya siapa? Ishak apa Ismael?

        1. 2. 3. Saya tahu dan mengerti apa yang anda katakan. Kamu tahu kenapa dari golongan Ishak banyak melahirkan nabi2, itu tandanya keturunannya banyak yang menjadi pembakang kepada Allah, itu sebabnya Allah selalu mengutus nabi dan para rasul agar keturunan Ibrahim dari generasi Ishak ini tidak kurang ajar, ngerti

        pertanyaan:
        lalu kenapa tiba2 ada seorang yang disebut nabi di abad 6 Masehi dihubung-hubungkan dengan Ismael? sementara Ismael bukanlah orang Arab, melainkan orang Ibrani (karena ayahnya seorang Ibrani, yaitu Abraham), tetapi karena ia diusir dan ibunya berasal dari orang Arab dan istri2nya juga dari orang Arab akhirnya dia menjadi diafiliasikan dan dia juga mau menjadi bagian dari Arab…

        kamu yang bertanya kamu pula yang menjawab hahaha lucu tapi jawabanmu itu tidak betul. Ismael itu menikah dengan suku Jurhum, seperti yang saya jawab dan saya ceritakan di postingan kemarin. dari buah perkawinannya ini melahirkan Khaidir. maka dari Khaidir inilah sampai kepada Nabi Muhammad SAW, sebagaimana yang terjadi dengan Ishak sampai kepada nabi Isa. Itu artinya antara Nabi Muhammad SAW dengan nabi Isa As adalah dua saudara juga, yang bapak nenek moyang mereka adalah Nabi Ibrahim Alaihissalam. MENGERTI?

        buka mata hati, rendahkan diri, itu lebih baik dan lebih menguntungkan…
        seharusnya kamu yang membuka mata hatimu, biar aku lebih enak menjelaskannya padamu

        JANJI TUHAN kepada Shem, turun ke Arphakdsad, turun kepada Heber, turun kepada Peleg, turun kepada Terah, turun kepada Abraham, turun kepada Ishak, turun kepada YAKUB… dst…dari YAKUB turun ke DAUD,… dan seterusnya dari situ secara manusia lahirlah SANG MESIAS…

        Hahaha itu katamu, bukankah di alkitabmu sendiri bahwa Yesus mengakui bahwa dia bukan sang mesias, bukankah Sang Mesias adalah saudaranya sendiri yakni Nabi Muhammad SAW, jangan berani mungkir ya

        Anda tidak bisa menyangkal itu…
        yang menyangkal kebenaran adalah kekeraskepalaan.
        dan kekeraskepalaan adalah pengejawantahan dari sang Pendusta yaitu roh iblis…

        lagi2 engkau tidak mampu menjawab counterku dengan dalil di alkitabmu, engkau hanya menuduh Iblis sebagai pendusta hahahah kasian Iblis.

      • @Filar

        Satu hal yang berat diakui adalah bahwa bukti sejarah telah mencatat Isa disalib, sementara allah yang ANda imani berkata beliau tidak disalib.
        Islam selalu menghubungkan Isa dengan Yesus:
        dari sini timbul pertanyaan:
        a. Apakah Isa sama dengan YESUS?

        Yang di salib memang bukan Nabi Isa. Namun seseorang yang di serupai wajahnya dengan Nabi Isa Oleh Allah akibat dari pengkhianatannya kepada Nabi Isa. Di sinilah letak permasalahanya antara islam dengan kristen.
        Untuk itu Anda harus bisa dipermalukan oleh sejarah, sebab nyatanya sejarah telah mencatat bahwa YESUS disalib…

        Sedangkan cerita mengenai kenabiannya sekaligus kerasulannya sangat jelas di mata kaum muslimin yang lain, bahwa Isa di lahirkan ke dunia ini untuk berdakwa di antara bani-bani Israel.
        Yesus datang pertama kali bukan untuk menghakimi tetapi untuk menyelamatkan, jadi Isa yang ANda sebut bukan YESUS…

        Karena setelah misi kerasulan Musa selesai maka yang meneruskannya adalah Isa putra Maryam setelah itu di lanjutkan oleh Nabi Muhammad SAW di tanah arab.
        Musa bukan Rasul..sepertinya Anda tidak bisa membedakan antara Rasul dengan Nabi…

        a.1. Jika sama, maka allah Anda telah membohongi sejarah, sebab sejarah turut mencatat bahwa YESUS (ISA) disalib

        siapa yang bohong? yang bohong itu paulus kamu bukan Isa AS bukan juga Muhammad SAW apa lagi Allah SWT, NGERTI???
        tidak ada sangkut pautnya Paulus berbohong atau tidak, yang pasti yang mengatakan YESUS tidak disalib, maka mereka harus bisa dipermalukan sejarah.. sebab sejarah telah mencatat YESUS disalib…

        a.2. Jika tidak sama, lalu kenapa Islam selalu menghubung2kannya? ada apa gerangan?…

        jelas ada hubungannya kalau tidak ngapain saya datang ke sini menjelaskannya padamu???!!! Karena Nabi Isa adalah nabi umat islam di seluruh dunia ini, Ngerti???
        Jika Yesus sama dengan Nabi Isa, lalu apa yang telah Ia ajarkan yang juga telah Anda lakukan?

        begitu pula dengan masalah Ismael dan masalah Ishak…
        telah terjadi distorsi yang akut dari Anda …

        Setelah Kenabian Isa yang kalian putar balikan kedudukannya, sekarang permasalahan Ishak bin Ibrahim. Ishak itu anak Siti Sarah putra kedua dari Nabi Ibrahim AS, sedangkan Ismael anak pertama dari Nabi Ibrahim dari istri keduanya, Siti Hajar.
        Tidak ada yang mengatakan Ishak anak pertama, yang saya tekankan di awal adalah bahwa ternyata anak perjanjian yang mewarisi iman Abraham adalah Ishak, pembuktiaanya adalah bahwa ternyata Yakub anak Ishak yang meneruskan iman Abraham, bukan anak2 Ismael,… semakin nyata lagi bahwa bukan anak cucu Ismael yang meneruskan iman Abraham melainkan keturunan dari Yakub yang kemudian disebut Israel…

        jadi pembuktian paling adil untuk menuntun kita mendapat kebenaran mengenai ISHAK dan ISMAEL adalah dengan cara seperti itu:
        yaitu:
        1. Yakub itu anak siapa?
        2. Anak Yakub (Israel), Yusuf, itu cucu Ishak apa Ismael?
        3. Nabi-nabi lain, itu nenek moyangnya siapa? Ishak apa Ismael?

        1. 2. 3. Saya tahu dan mengerti apa yang anda katakan. Kamu tahu kenapa dari golongan Ishak banyak melahirkan nabi2, itu tandanya keturunannya banyak yang menjadi pembakang kepada Allah, itu sebabnya Allah selalu mengutus nabi dan para rasul agar keturunan Ibrahim dari generasi Ishak ini tidak kurang ajar, ngerti
        dikatakan bahwa yang dikasihi TUHAN adalah mereka yang dihajar, diajar dan dibimbing, nah dikala Israel dihajar/dibimbing TUHAN maka keturunan Ismael pada masa itu telah menyembah setan, batu, patung, iblis, d.l.l…

        pertanyaan:
        lalu kenapa tiba2 ada seorang yang disebut nabi di abad 6 Masehi dihubung-hubungkan dengan Ismael? sementara Ismael bukanlah orang Arab, melainkan orang Ibrani (karena ayahnya seorang Ibrani, yaitu Abraham), tetapi karena ia diusir dan ibunya berasal dari orang Arab dan istri2nya juga dari orang Arab akhirnya dia menjadi diafiliasikan dan dia juga mau menjadi bagian dari Arab…

        kamu yang bertanya kamu pula yang menjawab hahaha lucu tapi jawabanmu itu tidak betul. Ismael itu menikah dengan suku Jurhum, seperti yang saya jawab dan saya ceritakan di postingan kemarin. dari buah perkawinannya ini melahirkan Khaidir. maka dari Khaidir inilah sampai kepada Nabi Muhammad SAW, sebagaimana yang terjadi dengan Ishak sampai kepada nabi Isa. Itu artinya antara Nabi Muhammad SAW dengan nabi Isa As adalah dua saudara juga, yang bapak nenek moyang mereka adalah Nabi Ibrahim Alaihissalam. MENGERTI?
        jauh setelah nabi abad 6 M diterima barulah pengikutnya mencari2 silsilah dan menghubungkannya dengan Ismael, nyatanya ada dua generasi yang hilang, Anda harus lapang dada mengakuinya…
        semisalpun Anda masih ngotot menghubungkan nabi abad 6 M degan Ismael, maka dapat dipastikan bahwa nenek moyangnya, atau semua keturunan Ismael sampai titik tertentu dari keturunan di bawahnya telah menyembah setan, batu, patung, berhala dan iblis….

        buka mata hati, rendahkan diri, itu lebih baik dan lebih menguntungkan…
        seharusnya kamu yang membuka mata hatimu, biar aku lebih enak menjelaskannya padamu

        JANJI TUHAN kepada Shem, turun ke Arphakdsad, turun kepada Heber, turun kepada Peleg, turun kepada Terah, turun kepada Abraham, turun kepada Ishak, turun kepada YAKUB… dst…dari YAKUB turun ke DAUD,… dan seterusnya dari situ secara manusia lahirlah SANG MESIAS…

        Hahaha itu katamu, bukankah di alkitabmu sendiri bahwa Yesus mengakui bahwa dia bukan sang mesias, bukankah Sang Mesias adalah saudaranya sendiri yakni Nabi Muhammad SAW, jangan berani mungkir ya

        klaim bahwa Muhammad adalah Sang Mesias adalah klaim sepihak dari muslim, bukan dari ALLAH…
        jika Muhammad adalah Sang Mesias maka beliau harus dilahirkan di Betlehem, di daerah Yudea… nyatanya?…
        jadi asumsi atau iman yang mengatakan Muhammad adalah Mesias jelas itu adalah berasal dari Iblis, Raja Dusta…
        sekali lagi, jika Muhammad adalah Mesias, apakah beliau mengenal ALLAH?, sepertinya tidak sama sekali..
        bukti:
        salah satu bukti adalah ketika beliau menginginkan Aishah sebagai istrinya…
        keinginan seoarang yang sudah menikah seperti itu kata YESUS adalah ZINAH, dan ZINAH seperti itu sama dengan penyembahan berhala…

        Anda tidak bisa menyangkal itu…
        yang menyangkal kebenaran adalah kekeraskepalaan.
        dan kekeraskepalaan adalah pengejawantahan dari sang Pendusta yaitu roh iblis…

        lagi2 engkau tidak mampu menjawab counterku dengan dalil di alkitabmu, engkau hanya menuduh Iblis sebagai pendusta hahahah kasian Iblis.
        apakah engkau juga tidak menjawab saya dengan dalil AQmu?… aneh kamu ini…

      • @Par

        Untuk itu Anda harus bisa dipermalukan oleh sejarah, sebab nyatanya sejarah telah mencatat bahwa YESUS disalib…

        Mengapa musti malu? bukankah kepercayaan anda yang banyak menuai malu?

        Yesus datang pertama kali bukan untuk menghakimi tetapi untuk menyelamatkan, jadi Isa yang ANda sebut bukan YESUS…

        Tugas seorang nabi bukan untuk menghakimi ataupun menyelamatkan sebab dua tugas itu adalah milik Allah, tugas seorang nabi hanya menyampaikan itu sebabnya dia di katakan NABI yang akar katanya NABA dalam bahasa arab yang artinya KABAR BESAR. NGERTI?

        Musa bukan Rasul..sepertinya Anda tidak bisa membedakan antara Rasul dengan Nabi…

        Hahaha…ada 25 Rasul dalam Al Quran salah satunya adalah Musa Alaihissalam. (SEPERTINYA ENGKAU INGIN MENGAJARKAN IKAN BERENANG)

        tidak ada sangkut pautnya Paulus berbohong atau tidak, yang pasti yang mengatakan YESUS tidak disalib, maka mereka harus bisa dipermalukan sejarah.. sebab sejarah telah mencatat YESUS disalib…

        Saya sudah mengatakan dari dahulu, bahwa memang benar ada manusia yang di salib, tapi yang di salib itu bukan Yesus, tapi orang lain

        a.2. Jika tidak sama, lalu kenapa Islam selalu menghubung2kannya? ada apa gerangan?…

        Jika Yesus sama dengan Nabi Isa, lalu apa yang telah Ia ajarkan yang juga telah Anda lakukan?

        Bagus…Dia mengajarkan apa yang di ajarkan Nabi Muhammad SAW

        Tidak ada yang mengatakan Ishak anak pertama, yang saya tekankan di awal adalah bahwa ternyata anak perjanjian yang mewarisi iman Abraham adalah Ishak, pembuktiaanya adalah bahwa ternyata Yakub anak Ishak yang meneruskan iman Abraham, bukan anak2 Ismael,… semakin nyata lagi bahwa bukan anak cucu Ismael yang meneruskan iman Abraham melainkan keturunan dari Yakub yang kemudian disebut Israel…

        Pengakuanmu sudah mendekati apa yang tertulis di Al Quran, hanya saja engkau masih mendustai Nabi Muhammad SAW sebagai anak cucu Ibrahim dari garis Ismael

        dikatakan bahwa yang dikasihi TUHAN adalah mereka yang dihajar, diajar dan dibimbing, nah dikala Israel dihajar/dibimbing TUHAN maka keturunan Ismael pada masa itu telah menyembah setan, batu, patung, iblis, d.l.l…

        Bagus….ternyata engkau sudah mengakuinya, hanya saja engku masih berat sebelah

        jauh setelah nabi abad 6 M diterima barulah pengikutnya mencari2 silsilah dan menghubungkannya dengan Ismael, nyatanya ada dua generasi yang hilang, Anda harus lapang dada mengakuinya…
        semisalpun Anda masih ngotot menghubungkan nabi abad 6 M degan Ismael, maka dapat dipastikan bahwa nenek moyangnya, atau semua keturunan Ismael sampai titik tertentu dari keturunan di bawahnya telah menyembah setan, batu, patung, berhala dan iblis….

        Kalau ada silsilah yang hilang, maka tentu Nabi Muhammad SAW tidak perna ada, buktinya dia ada kok, kutanya padamu, engkau menyembah siapa? bukankah kalian menyembah manusia?

        klaim bahwa Muhammad adalah Sang Mesias adalah klaim sepihak dari muslim, bukan dari ALLAH…

        Sebenarnya tidak sulit untuk mempelajari alkitabmu, banyak ayat2 dari perkataan Yesus, bahwa dia bukanlah Mesias melainkan saudaranya sendiri yakni Nabi Muhammad SAW.

        jika Muhammad adalah Sang Mesias maka beliau harus dilahirkan di Betlehem, di daerah Yudea… nyatanya?…

        sekalipun di bulan di lahirkan Nabi Muhammad SAW tetaplah saudaranya Nabi Isa Alaihissalam

        jadi asumsi atau iman yang mengatakan Muhammad adalah Mesias jelas itu adalah berasal dari Iblis, Raja Dusta…

        Ketika aku mengatakan kebenaran kepadamu engkau katakan dari Iblis, Ketika paulusmu mendatangimu engkau katakan dari malaikat

        sekali lagi, jika Muhammad adalah Mesias, apakah beliau mengenal ALLAH?, sepertinya tidak sama sekali..
        bukti:
        salah satu bukti adalah ketika beliau menginginkan Aishah sebagai istrinya…
        keinginan seoarang yang sudah menikah seperti itu kata YESUS adalah ZINAH, dan ZINAH seperti itu sama dengan penyembahan berhala…

        ternyata engkau tidak membacah sejarah islam, engkau hanya pintar tuduh menuduh, padahal yang menawarkan Rasulullah SAW untuk menikah lagi setelah Siti Khadijag wafat adalah sahabatnya sendiri, tapi di lain pihak engkau mengatakan bahwa Rasulullah SAW menginginkan Siti Aisyah. Memang banyak yang terbalik dengan pandanganmu, itu sebabnya agama kalian sarangnya fitnah

        apakah engkau juga tidak menjawab saya dengan dalil AQmu?… aneh kamu ini.

        Oh jadi kamu ingin aku mempostingkan ayat2 Al Quran? Hahahaahah baru tau aku. Ini luar biasa. Ada kemajuan

      • @Filar

        Untuk itu Anda harus bisa dipermalukan oleh sejarah, sebab nyatanya sejarah telah mencatat bahwa YESUS disalib…

        Mengapa musti malu? bukankah kepercayaan anda yang banyak menuai malu?
        Orang salah itu biasanya malu kalau sudah tahu salah,…

        Yesus datang pertama kali bukan untuk menghakimi tetapi untuk menyelamatkan, jadi Isa yang ANda sebut bukan YESUS…

        Tugas seorang nabi bukan untuk menghakimi ataupun menyelamatkan sebab dua tugas itu adalah milik Allah, tugas seorang nabi hanya menyampaikan itu sebabnya dia di katakan NABI yang akar katanya NABA dalam bahasa arab yang artinya KABAR BESAR. NGERTI?

        Musa bukan Rasul..sepertinya Anda tidak bisa membedakan antara Rasul dengan Nabi…

        Hahaha…ada 25 Rasul dalam Al Quran salah satunya adalah Musa Alaihissalam. (SEPERTINYA ENGKAU INGIN MENGAJARKAN IKAN BERENANG)
        Yesus akan datang untuk kedua kalinya untuk menghakimi… Navi (bhs Ibrani, Nabii (bhs Arab),.. memberitakan bahwa MESIAS akan datang, Kerajaan ALLAH akan datang,… Mesias sudah datang,… yang memberitakan Mesias sudah datang dan Mesias akan memerintah di Kerajaan ALLAH disebut Rasul

        tidak ada sangkut pautnya Paulus berbohong atau tidak, yang pasti yang mengatakan YESUS tidak disalib, maka mereka harus bisa dipermalukan sejarah.. sebab sejarah telah mencatat YESUS disalib…

        Saya sudah mengatakan dari dahulu, bahwa memang benar ada manusia yang di salib, tapi yang di salib itu bukan Yesus, tapi orang lain
        Anda akan dipermalukan sejarah…

        a.2. Jika tidak sama, lalu kenapa Islam selalu menghubung2kannya? ada apa gerangan?…

        Jika Yesus sama dengan Nabi Isa, lalu apa yang telah Ia ajarkan yang juga telah Anda lakukan?

        Bagus…Dia mengajarkan apa yang di ajarkan Nabi Muhammad SAW
        Ada yang disebut Ahmadyiah,.. kenapa disebut dan sering ditolak oleh Islam umumnya adalah karena mereka telah berbeda dari patron Islam itu sendiri. Nah dengan analogi ini, Islam telah lahir dan terpisah dari Kristen,… kenapa bisa? karena patronnya telah berbeda, Kristen artinya pengikut Kristus, jadi kalau Muhammad mengajarkan apa yang diajarkan oleh Yesus dapat dipastikan beliau adalah seorang Kristen,… nyatanya?….jadi itu sekaligus membuktikan bahwa Muhammad tidak mengajarkan apa yang diajarkan oleh YESUS, meski tidak dapat dipungkiri bahwa banyak nilai universal yang dapat ditarik secara garis besar..

        Tidak ada yang mengatakan Ishak anak pertama, yang saya tekankan di awal adalah bahwa ternyata anak perjanjian yang mewarisi iman Abraham adalah Ishak, pembuktiaanya adalah bahwa ternyata Yakub anak Ishak yang meneruskan iman Abraham, bukan anak2 Ismael,… semakin nyata lagi bahwa bukan anak cucu Ismael yang meneruskan iman Abraham melainkan keturunan dari Yakub yang kemudian disebut Israel…

        Pengakuanmu sudah mendekati apa yang tertulis di Al Quran, hanya saja engkau masih mendustai Nabi Muhammad SAW sebagai anak cucu Ibrahim dari garis Ismael
        Nah mulai sekarang katakan pada dirimu sendiri, Ishaklah anak perjanjian bukan Ismael, buktinya adalah bahwa anak-anak Ishaklah yang menjadi nabi berikutnya bukan anak-anak Ismael…

        dikatakan bahwa yang dikasihi TUHAN adalah mereka yang dihajar, diajar dan dibimbing, nah dikala Israel dihajar/dibimbing TUHAN maka keturunan Ismael pada masa itu telah menyembah setan, batu, patung, iblis, d.l.l…

        Bagus….ternyata engkau sudah mengakuinya, hanya saja engku masih berat sebelah
        jika bagus, maka jika Anda mengakui Muhammad adalah keturunan Ismael, maka dapat dipastikan nenek moyang Muhammad itu penyembah Setan, Iblis, batu, patung, d.l.l…

        jauh setelah nabi abad 6 M diterima barulah pengikutnya mencari2 silsilah dan menghubungkannya dengan Ismael, nyatanya ada dua generasi yang hilang, Anda harus lapang dada mengakuinya…
        semisalpun Anda masih ngotot menghubungkan nabi abad 6 M degan Ismael, maka dapat dipastikan bahwa nenek moyangnya, atau semua keturunan Ismael sampai titik tertentu dari keturunan di bawahnya telah menyembah setan, batu, patung, berhala dan iblis….

        Kalau ada silsilah yang hilang, maka tentu Nabi Muhammad SAW tidak perna ada, buktinya dia ada kok, kutanya padamu, engkau menyembah siapa? bukankah kalian menyembah manusia?
        Filar-filar,… saya jadi aneh dengan bahasa-bahasamu….
        dua generasi hilang itu artinya, ada dua generasi yang tidak bisa disebutkan untuk menghubungkan antara nenek moyang Muhammad kepada garis keturunan Ismael..
        contohnya:
        kita dipastikan adalah keturunan ADAM, tetapi terlalu banyak garis keturunan yang hilang untuk dapat ditarik sebagai bukti bahwa nenek moyang orang batak adalah saudara dengan nenek moyang orang sunda… sedemikian ada dua nama yang hilang jika harus memaksakan Muhammad adalah keturunan langsung dari garis Ismael…

        klaim bahwa Muhammad adalah Sang Mesias adalah klaim sepihak dari muslim, bukan dari ALLAH…

        Sebenarnya tidak sulit untuk mempelajari alkitabmu, banyak ayat2 dari perkataan Yesus, bahwa dia bukanlah Mesias melainkan saudaranya sendiri yakni Nabi Muhammad SAW.
        salah satu pondasi orang Islam mengklaim bahwa YESUS menyebut Muhammad adalah Mesias adalah dengan mengutip Injil Barnabas, tetapi jika mengutip Injil Barnabas maka itu sangat berbahaya bagi Islam itu sendiri,..

        jika Muhammad adalah Sang Mesias maka beliau harus dilahirkan di Betlehem, di daerah Yudea… nyatanya?…

        sekalipun di bulan di lahirkan Nabi Muhammad SAW tetaplah saudaranya Nabi Isa Alaihissalam
        jika Mesias lahir di bulan itu mengartikan bahwa Anda sedang menghina dan menubuh TUHAN tidak menepati janji dan nubuatan… jadi Mesias tidak bisa lahir di bulan, di Jakarta, .. d.l.l, IA harus lahir di Betlehem, karena TUHAN sudah mengatakannya…

        jadi asumsi atau iman yang mengatakan Muhammad adalah Mesias jelas itu adalah berasal dari Iblis, Raja Dusta…

        Ketika aku mengatakan kebenaran kepadamu engkau katakan dari Iblis, Ketika paulusmu mendatangimu engkau katakan dari malaikat
        nyatanya apa yang kamu sebut “kesalahan” ternyata adalah kebenaran… contoh sudah menumpuk kawan,.. salah satunya adalah ANUGERAH anda acak adut dengan UPAH…

        sekali lagi, jika Muhammad adalah Mesias, apakah beliau mengenal ALLAH?, sepertinya tidak sama sekali..
        bukti:
        salah satu bukti adalah ketika beliau menginginkan Aishah sebagai istrinya…
        keinginan seoarang yang sudah menikah seperti itu kata YESUS adalah ZINAH, dan ZINAH seperti itu sama dengan penyembahan berhala…

        ternyata engkau tidak membacah sejarah islam, engkau hanya pintar tuduh menuduh, padahal yang menawarkan Rasulullah SAW untuk menikah lagi setelah Siti Khadijag wafat adalah sahabatnya sendiri, tapi di lain pihak engkau mengatakan bahwa Rasulullah SAW menginginkan Siti Aisyah. Memang banyak yang terbalik dengan pandanganmu, itu sebabnya agama kalian sarangnya fitnah
        hmm masalah semakin runyam:
        Jika Muhammad mengenal ajaran YESUS yang mengatakan bahwa menginginkan seorang wanita saja di luar istri kita di dalam hati itu sudah ZINAH, dan ZINAH disamakan dengan penyembahan berhala, nah jika Muhammad mengenal ini maka ketika sahabatnya menawarkan wanita apapun pasti ia akan menolak, karena itu ZINAH… nyatanya? beliau menginginkannya maka ia tidak menolak, ia menginginkannya karena ia tidak mengenal ajaran YESUS…

        apakah engkau juga tidak menjawab saya dengan dalil AQmu?… aneh kamu ini.

        Oh jadi kamu ingin aku mempostingkan ayat2 Al Quran? Hahahaahah baru tau aku. Ini luar biasa. Ada kemajuan
        cara berpikirmu sudah akut rusaknya kawan Filar,….
        ketika kamu mengatakan saya, Lae Sihotang dan yang lain mengutarakan apa-apa yang dari Alkitab, kamu serta merta antipati/apriori, padahal kenyataannya kamu sendiri juga mengutip/mengutarakan apa yang dari AQ,…

  13. @ Fillar Biru

    Itulah umat islam berlaku jujur dan sportif. berlainan dengan kalian yang mencaci maki Nabi Muhammad SAW.
    .
    .
    Bah .. na boa do amataon … ? Lain kau bilang lain kau katakan ? Coba kau tunjukkan dulu kpdku mana kalimatku yg mencaci ttg pribadi beliau yg kau katakan. Hehehe .. jgn begitulah.. hai dongan ni si Lusifer… Kalau kau dapat tunjukkan saya mengakui kebenaran keyakinanmu. Tetapi jikalau tidak maka sebaliknya kukatakan kpdmu .. heheh

    .
    .
    @ Fillar Biru
    Aku tidak membenci Yesus (nabi Isa) aku hanya tidak suka dengan ketidak jujuran kitabmu, itu saja.
    .
    .

    Ah .. itu kan dimulutmu saja … tetapi firman Allah tidak akan pernah kembali dgn gagal wahai Fillar ! Di hatimu sudah mulai ada getar-2 rasa penasaran akan karya keselamatan Kristus itu .. saya percaya

    .
    .
    @ Fillar Biru
    1. Di dalam sejarah dunia di ketahui bahwa sebelum Adam dan Hawa di turunkan sudah ada penghuni planet ini yaitu dari golongan manusia juga yang kerjanya suka berperang dan menunmpahkan darah, apakah pengampunan dosa juga menembus pd golongan mereka?

    .
    .
    Hehehe .. maafkan Fillar .. keyakinan dlm Kristen tidak ada manusia di Bumi sebelum Adam di ciptakan

    .
    .
    @ Fillar Biru

    Bila engkau mempunyai seorang anak dan melakukan kesalahan mencuri dan membantah dengan apa yang engkau larang, setelah di ketahui dia bertobat dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu apakah hukuman tetap di berikan padanya?

    .
    .
    Hukuman yg adil adalah melaksanakan penghukuman sekalipun yg bersalah sudah bertobat . Tidak usah jauh-2 deh .., Negara-2 di manapun putusan pengadilan tetap harus dilaksanakan sekalipun si terdakwa menyesalin kesalahannya.., terlebih lagi pengadilan Surgawi … hehehe

    .
    .
    @ Fillar Biru

    Apabila kejahatan-kejahatan di dunia ini di lakukan terus menerus dan hal itu dapat merugikan orang lain, sedangkan kejahatan2 orang tersebut sudah diampuni oleh juruselamat, apakah engkau pikir orang yang dirugikan dengan kejahatannya tidak di adili padahal orang tersebut mengimani yesus sebagai juru selamat?
    .
    .

    Kejahatan tetap kejahatan !!!
    Ingat Fillar .., ALLAH yg kami sembah adalah ALLAH YANG MAHA KUDUS .. jadi Dia tidak akan mentolerir kejahatan sekecil apapun itu. Sekalipun kami mengimanin Kristus sbg Juruselamat , kami akan tetap dimasukkan ke neraka dgn mengingkarin kekudusan Allah yg ada dlm Kristus jikalau melakukan pelanggaran dosa apaun juga. Jadi kau perhatikan ya , kalau kau ingin di anggap anak yg berbakti dari ayahmu maka kau harus mematuhi semua perintahnya. Jauh lebih berat kehidupan keKristenan itu wahai Fillar.., krn kami hidup harus dgn kerendahan hati dlm Kristus

  14. @ Fillar Biru

    Ya…beginilah kehidupan kalian, penuh dengan kesesatan dan kemunafikan.

    .
    .

    Matius 7 :1 intinya .. JANGAN KAMU MENGHAKIMIN ORANG LAIN DGN TAKARAN YG ADA PADAMU. SUPAYA ALLAH TIDAK AKAN MENGHAKIMINMU SESUAI APA YG KAMU PERBUAT KPD ORANG LAIN

    Berikan pendapat dan argumentmu dgn nilai rasa yg punya nilai kemanusiaan yg tinggi tanpa menghakimin keyakinin orang lain. Itulah beda keyakinan kita wahai dongan ni si Lusifer

  15. Robin,
    Kebiasaaan seperti yang laen-2 nih… Suka subyektif dan keluar dari topik masalah.. Nggak nyambung.
    Pengorbanan Yesus kok dihubungkan dengan pengorbanan Abraham. Anda sudah keluar konteks.

    • @Triadi,

      maaf saya potong pembicaraan Anda dengan saudara lae Sihotang,…

      sebelum jauh berbicara mengenai “KURBAN KRISTUS”, maka perlu ditanyakan, dan saya sudah menanyakan, dan saya butuh kejelasan posisi Anda…

      yaitu:

      darimana ANda tahu ALLAH kalau bukan melalui YESUS…

      saya tunggu
      (ini penting karena akan menjadi dasar yang kuat untuk dapat mengerti “persamaan” kurban oleh Abraham-Ishak dengan kurban Kristus di salib…)

  16. @Robin

    Ah .. itu kan dimulutmu saja … tetapi firman Allah tidak akan pernah kembali dgn gagal wahai Fillar ! Di hatimu sudah mulai ada getar-2 rasa penasaran akan karya keselamatan Kristus itu .. saya percaya

    bagus… ternyata engkau menceritakan sendiri keadaan hatimu, ternyata engkau ragu setelah sekian lama aku memaparkan kenyataan yang ada di dunia ini dengan realita dan bukti yang tak terbantahkan. Sekarang tergantung padamu, engkau terimah Nabi Muhammad SAW itu menjadi Nabimu dan menerimah Yesus juga sebagai Nabi dan Rasul, tinggal menunggu waktunya saja. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini engkau menjadi mualaf sejati, yang menjunjug tinggi Kedudukan Allah sebagai Tuhan Yang Maha Perkasa.

    Di dalam duniamu yang hidup dengan ketidakpastian, maka di dlm islam engkau akan menemui kedamaian dan ketenangan jiwa, akan lepas segala syak dan wasangka yang tidak2. oleh sebab itu bersaksilah engkau bahwa Tiada Tuhan Melainkan Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

    Hehehe .. maafkan Fillar .. keyakinan dlm Kristen tidak ada manusia di Bumi sebelum Adam di ciptakan

    bagus ternyata dogma yang engkau usung2 selama ini hanya bualan paulus bukan?, ternyata tidak sampai menembus semesta alam ini. Maka kembalilah engkau kepada fitrah manusia. menjadi umat Nabi Muhammad SAW tidak akan merendahkan kedudukanmu dan derajatmu malahan sebaliknya meninggikan derajatmu, sebab engkau ber-Nabikan Nabi Semesta Alam.

    Hukuman yg adil adalah melaksanakan penghukuman sekalipun yg bersalah sudah bertobat . Tidak usah jauh-2 deh .., Negara-2 di manapun putusan pengadilan tetap harus dilaksanakan sekalipun si terdakwa menyesalin kesalahannya.., terlebih lagi pengadilan Surgawi … hehehe

    Beginikah jawabanmu??? Ku tanya padamu dulu kamu penah kuliah dimana? Jawabanmu sangat menyedihkan. Pertanyaanku itu apabila aku tanyakan pada ahli Tata Negara dan pakar hukum mungkin jawabannya baru yang engkau katakan tadi.

    Bukankah pertanyaanku menyangkut dogma gila Paulusmu? Bukankah engkau bicara soal penebusan dosa, bukankah engkau menantangku untuk beranalogi dengan dogma juru selamat yang engkau bangga-banggakan itu?

    Engaku bicara masalah penebusan dosa dan juruselamat!!! ketika anakmu menyesali perbuatannya dan bertobat tidak mengulanginya lagi, ternyata engkau tetap melaksanakan hukumannya. Hahahahahah LALU UNTUK APA PENEBUSAN DOSA DAN JURU SELAMAT??? Dimana letak keadailanmu? HAHAHAHAHA

    ENGAKU TAHU APA ITU MAHA ADIL? Setelah engkau mengakui perbuatanmu dan bertobat dengan penuh penyesalan, apakah Tuhanmu tetap akan mencampakanmu ke neraka? Apakah Tuhanmu tetap akan menghukummu? Padahal Tuhanmu juga menyandang Predikat MAHA ADIL. Apakah menurutmu TUHANMU ADIL DENGAN MENGHUKUMU? DAN SATU LAGI TUHANMU ITU BUKANKAH MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYANYANG?

    kalau engkau berbuat dosa dan kesalahan dan tidak menyesali perbuatanmu itu, nah…apabila Tuhanmu tidak menghukumu maka itu tidak adil. Tapi apabila engkau bertobat dan Tuhanmu menghapuskan dosamu itu tandanya Tuhanmu Maha Adil. (SEKARANG TERJEBAK ENGKAU BUKAN DENGAN DOGMA GILA PAULUSMU ITU, KELUARLAH ENGKAU DARI KUNGKUNGAN GEREJA) itu lebih baik bagimu dan akan meninggikan derajatmu sebagai manusia.

    Yang lain tidak aku bahas lagi sebab aku sudah tahu kualitas jawabanmu dan jawabanku tetap akan sama. Engkau terjebak dengan analogimu sendiri. Makanya jangan coba2 engkau bermain kata denganku ya Robin cayang hahahaha.

    • @FILAR BIRU

      Sekarang tergantung padamu, engkau terimah Nabi Muhammad SAW itu menjadi Nabimu

      Apa alasannya sehingga kami harus menerimanya sebagai Nabi? Apa yang dibawanya? Apa yg dijanjikannya? Adakah ia diramalkan kedatangannya oleh nabi2 sebelumnya? Adakah mujizatnya? trims.

      menjadi umat Nabi Muhammad SAW tidak akan merendahkan kedudukanmu dan derajatmu malahan sebaliknya meninggikan derajatmu,

      sorry bos. ajaran beliau ada yg melanggar hakikat manusia sebagai ciptaan Tuhan. contoh: di awal Tuhan hanya menciptakan manusia sepasang, satu suami (adam) dan satu istri (hawa). Dari gaya hidup beliau yg beristrikan banyak, I know that there is something wrong with him . belum lagi yang lain. maka, dimana letak peninggian derajatnya?

      sekian. salam.

      • @Sectio

        Apa alasannya sehingga kami harus menerimanya sebagai Nabi? Apa yang dibawanya? Apa yg dijanjikannya? Adakah ia diramalkan kedatangannya oleh nabi2 sebelumnya? Adakah mujizatnya? trims.

        Aku sungguh terkejut dengan statemenmu ini, kukira selama ini kamu mengetahui sejarah para nabi dan rasul. NGAPAIN KAMU GENTAYANGAN DI DUNIA MAYA SELAMA INI?

        Kalau aku ceritakan sangat panjang dan matamu bisa jatuh karenanya! Mengapa engkau harus menerimahnya sebagai nabi dan rasul jawabannya hanya satu, bahwa PINTU SYURGA ITU KUNCINYA ADALAH DUA KALIMAT SYAHADAT. Jadi tidak benar tuhanmu berada di syurga ongkang2 kaki menunggu kedatanganmu. Ku katakan hal ini sebenarnya padamu agar engkau sadar.

        Apa yang dibawahnya?
        Apa engkau buta? Apa engkau tidak pernah mendengar orang mengaji, apa engkau tidak pernah menjumpai AL QURAN?

        Apakah di ramalkan kedatangannya?
        Engkau bacalah sendiri kitabmu itu, engkau akan menjumpai ciri2nya. Aku sudah capek mengetiknya dari dulu itu2 terus. tapi ada baiknya aku cutil satu dua ayat di bibel:

        “Ia harus menerima sorga hingga waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang telah difirmankan Tuhan melalui mulut para nabi sucinya sejak dunia ini dimulai. Karena Musa sungguh telah berkata kepada para pendeta. Tuhanmu akan membangkitkan seorang nabi untukmu dari saudaramu, yang seperti aku; kepadanya kamu harus mendengar segala apa yang akan dikatakan kepadamu”.

        DAN INI:

        “Aku akan bangkitkan kepada mereka seorang Nabi dari antara saudara mereka sendiri, seperti yang diutus kepada kamu, dan akan meletakkan kata-kataKu pada mulutnya” (Ulangan 18:18).

        DAN INI:

        “Aku akan berdoa kepada Bapak, dan Dia akan memberikan kepada kamu Penghibur yang lain, dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya”. (Yohanes 14:16-17)

        DAN INI:

        “Sudah sepantasnya bagi kamu bahwa aku akan pergi, karena jika aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang kepadamu” (Yohanes 16:7)

        Ku kira empat ayat di dalam Injil itu sudah cukup bagi kaum yang berakal untuk mengetahui akan kedatangan Nabi Muhammad SAW.

        DAN PERKATAAN YESUS DI DALAM AL QURAN:

        “Dan tatkala ‘Isa bin Maryam berkata: Wahai para putera Israel, sesungguhnya aku Utusan Allah kepada kamu, yang membenarkan apa yang ada sebelumku tentang Taurat, dan memberi kabar baik tentang seorang Utusan yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad” (Al Quran, 61:6).

        Ayat itu adalah perkataan Yesusmu dalam Al Quran, apakah engkau akan melawan perkataanya?

        Adakah Mukjizatnya?

        Kalau ingin sombong umat islam itu bahwa Mukjizat Nabi Muhammad SAW itu adalah yang paling banyak di antara sekian banyak Nabi, bahkan diri beliau adalah Mukjizat itu sendiri.

        Ada baiknya aku menceritakan sedikit tanda kelahiran kedua nabi ini”

        Sebenarnya Al Quran tidak membicarakan keajaiban apa pun mengenai kelahiran Yesus. Malaikat tak ragu memang menghibur Maryam, namun itu dilakukan kepadanya karena akan melahirkan anak dalam keadaan yang sangat sulit. Persalinan anak itu terjadi di luar penginapan, karena tak ada tempat di dalam lalu ia membungkusnya dengan “kain pembalut” dan meletakkannya “di sebuah palungan (tempat makan binatang)”. Demikian diceritakan oleh Injil. Al Quran tidak sedetail itu menceritakan peristiwa kelahiran beliau, tapi dari situ juga muncul gambaran bahwa Maryam ketika itu dalam perjalanan jauh dan tidak menikmati kesenangan sebagaimana di rumah dan tidak ada pula seorang pembantu pun yang membantunya. Sungguh beliau membutuhkan kenyamanan, dan karena perhatian yang begitu dalam terhadap saat melahirkan, Al Quran membicarakan tentang ketenangan yang diberikan kepadanya oleh malaikat. Kalau dikatakan pohon korma menjadi hijau dan mata air mengalir, Al Quran di mana pun tak mengatakan itu. Yang ada hanya dikatakan sebagai berikut:
        “Dan rasa sakit karena akan melahirkan menggerakkan dia menuju ke batang kurma …. Maka suara memanggil-manggil dia dari arah bawah: Jangan merasa susah, sesungguhnya Tuhanmu telah menyiapkan air yang mengalir di bawah engkau, dan goyangkanlah batang kurma ke arah engkau; itu akan menjatuhkan buah kurma segar yang sudah masak di hadapanmu. Makanlah dan minumlah dan sejukanlah matamu” (19:23-26).

        Ayat ini menunjukkan bahwa pohon kurma sudah ada di sana dan suara itu hanya untuk menarik perhatian Maryam agar beliau mengambil makanan maupun air tanpa harus pergi jauh-jauh, di sana ada buah kurma masak yang segar di pohonnya yang beliau sendiri berjalan ke arah pohon kurma itu untuk memetiknya demi menghilangkan rasa sakit karena melahirkan, dan air segar di parit mengalir di bawahnya.
        Meskipun kita menduga bahwa di sana ada keajaiban dengan tersedianya makanan bagi perempuan itu, perkara itu terlalu kecil dan tak begitu penting bila dihadapkan dengan kejadian luar biasa yang menandakan kelahiran Nabi Muhammad SAWsaw. Al Quran membicarakan itu dalam ungkapan yang jelas:
        “Apakah engkau tak melihat bagaimana Tuhanmu bertindak terhadap para pasukan gajah? Bukankah Dia telah membuat serangan mereka berakhir dengan kacau dan Dia mengutus sekawanan burung untuk melawan mereka, melempari mereka dengan batu yang keras. Maka Dia membuat mereka bagaikan jerami yang musnah dilahap!” (Al Quran, Surat 105).

        Ayat ini mengingatkan kita pada peristiwa Abrahah, seorang raja-muda Kristen dan pasukannya dari Yaman di bawah kekuasaan raja di Abyssinia, yang menyerbu Makkah. Tujuan Abrahah adalah menghancurkan Ka’bah dan mengalihkan semangat keagamaan bangsa Arab maupun perdagangannya ke kota San’a yang di sana telah dibangun gereja megah untuk tujuan itu. Pasukan tentara Abrahah ini dikenal di Arab ketika itu dengan sebutan ashabul-fiil atau pasukan gajah, karena tentara mereka menggunakan gajah. Ketika pasukan besar tentara itu berada kurang lebih tiga hari lagi perjalanan menuju Makkah, ‘Abdul Muthallib, kakek Nabi Muhammad SAWMuhammad, tak kuasa untuk mempertahankan Ka’bah, lalu berdo’a kepada Tuhan: “Ya Tuhan, pertahankanlah Rumah-Mu sendiri, dan jangan sampai salib itu menghancurkan Ka’bah”. Sejenis penyakit cacar ganas atau sejenis penyakit pes yang sangat berbahaya memporak-porandakan pasukan Abrahah dan mereka lari tunggang-langgang dan Ka’bah secara ajaib terselamatkan dari niat jahat kaum Kristen. Dan kisah sejarah ini terjadi tahun 570 Masehi, tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sungguh ini pertanda luar biasa yang telah ditunjukkan kepada dunia pada waktu kelahiran Nabi Muhammad SAW. Apa yang dapat dihubungkan dengan peristiwa Maryam yang menggoyangkan batang korma dan air yang mengalir jika dibandingkan dengan keajaiban yang ditunjukkan dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW?! Ini diceritakan di dalam Al Quran, sementara sejumlah tanda-tanda lainnya tentang kelahiran beliau bisa dijumpai di berbagai Kitab Hadits.

        sorry bos. ajaran beliau ada yg melanggar hakikat manusia sebagai ciptaan Tuhan. contoh: di awal Tuhan hanya menciptakan manusia sepasang, satu suami (adam) dan satu istri (hawa). Dari gaya hidup beliau yg beristrikan banyak, I know that there is something wrong with him . belum lagi yang lain. maka, dimana letak peninggian derajatnya?

        sama para kristenir yang lainnya setelah tidak mampu mencari celah kelemahan Al Quran maka kalian mendatangi nabiNya dengan perkataan dan tuduhan kotor yang tidak mempunyai ilmu pengetahuan sama sekali, perkataan kalian sama dengan perkataan orang2 terdahulu.

        Sebagai seoarang Nabi dan seorang Rasul, tentu Muhammad SAW harus adil di dalam bertindak. Oleh sebab itu Allah memberinya ujian dengan banyaknya istri beliau. Di samping sebagai ujian, banyak istri juga memberikan rasa persatuan diantara kabilah2 yang ada di tanah arab itu, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa bangsa arab adalah bangsa keras kepala dan kerjanya suka berperang. Bunuh membunuh di dalam kalangan bangsa arab adalah makanan sehari-harinya.

        Di dalam keadaan seperti itulah Rasulullah itu di utus. Di dalam kalangan bangsa arab banyak terdapat hukum2 yang sudah berurat dan berakar dengan kuat, hukum2 yang menyimpang dari nilai2 mulia ini harus di singkirkan. Di dalam paham jahiliyah seorang tuan tidak boleh mengawini pembantunya sendiri, maka paham seperti inilah yang harus di singkirkan nabi.

        Banyak diantara istri-istri nabi itu janda2 tua yang mana suami mereka meninggal akibat beberapa perang yang mereka ikuti.

        Jadi Rasulullah menikah bukan di karenakan mengubar hawa nafsu, melainkan menjalankan perintah Tuhan sendiri.

        Kalau kita bawakan ke diri kita siapa sudi mau kawin dengan janda2 tua? Istri Nabi itu hanya satu orang yang gadis, yakni Siti Aisyah. Lagian bukankah Rasulullah mengawini banyak wanita bukankah setelah Siti Khadijah meninggal?

        sekian dariku

      • @Filar,

        saya harus memotong, karena Anda telah dengan berani memotong-motong dan memanai ALKITAB…
        saya akan ambil ayat kutipan ANda…

        “Aku akan bangkitkan kepada mereka seorang Nabi dari antara saudara mereka sendiri, seperti yang diutus kepada kamu, dan akan meletakkan kata-kataKu pada mulutnya” (Ulangan 18:18).

        pembuktianya seingkat, kita dasarkan pada kata “dari antara saudara mereka sendiri”..
        nah coba bandingkan siapakah “saudara” Musa yang orang Yahudi, Yesus secara manusia orang Yahudi, atau Muhammad orang Arab Quraisy?…

        jawabnya singkat YESUS, bukan Muhammad.

        jawaban kedua:
        nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

        “Aku akan berdoa kepada Bapak, dan Dia akan memberikan kepada kamu Penghibur yang lain, dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya”. (Yohanes 14:16-17)

        Saudara telah memotong ayat ini demi kepentingan saudara, dosamu besar kawan…
        ayat lengkapnya adalah:
        Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
        (Yohanes 14:16-17)

        perhatikan bahwa di ayat 17nya ditekankan siapa yang disebut Penolong itu, yaitu ROH KEBENARAN yang adalah ROH ALLAH yang adalah ALLAH itu sendiri…sebab ROH KUDUS diam di dalam umat pilihanNya,… apakah Muhammad diam di dalam Anda?
        apakah Muhammad ALLAH? jika ya, berarti Islam telah membuat manusia jadi ALLAH… itu dosa besar kawan…

        “Sudah sepantasnya bagi kamu bahwa aku akan pergi, karena jika aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang kepadamu” (Yohanes 16:7)

        ayat lengkapnya adalah:

        Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
        (Yohanes 16:7)

        siapa Penghibur dijawab di atat 13nya:

        Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
        (Yohanes 16:13)

        tetapi mari fokus kepada ayat kutipan Anda saja:
        dikatakan bahwa yang mengutus Penghibur yang adalah Roh Kebenaran itu adalah YESUS sendiri:

        pertanyaan;
        yang mengutus Muhammad itu YESUS apa allah Anda?
        kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAH-nya MUHAMMAD
        kalau bukan, berarti allah Anda bukanlah YESUS…

        dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

        tuduhan berbalik kepada diri sendiri…

        dosamu besar kawan…

      • @FILAR BIRU
        Aku sungguh terkejut dengan statemenmu ini, kukira selama ini kamu mengetahui sejarah para nabi dan rasul.

        saya tahu sejarah para Nabi, yaitu mereka-mereka yang berasal dari keturunan Daud.

        Mengapa engkau harus menerimahnya sebagai nabi dan rasul jawabannya hanya satu, bahwa PINTU SYURGA ITU KUNCINYA ADALAH DUA KALIMAT SYAHADAT

        saya balikkan: SUDAH ADAKAH SATU ORANG – SATU ORANG SAJA – YANG SAAT INI SUDAH PASTI BERADA/MASUK SURGA KARENA DUA KALIMAT ITU? BAGAIMANA NASIB ORANG2 YANG SUDAH MATI SEBELUM NABI ANDA DILAHIRKAN? MEREKA TIDAK AKAN PERNAH KENAL DUA KALIMAT SYAHADAT.

        Apa engkau buta? Apa engkau tidak pernah mendengar orang mengaji, apa engkau tidak pernah menjumpai AL QURAN?

        Hanya Quran? kalau begitu analoginya sama saja dengan saya berkata, “penulis JK Rowling membawa 7 jilid buku Harry Potter”. nothing special, man :mrgreen:

        “Aku akan berdoa kepada Bapak, dan Dia akan memberikan kepada kamu Penghibur yang lain, dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya”. (Yohanes 14:16-17)
        hahaha, anda lupa membaca ayat selanjutnya;
        – yaitu Roh Kebenaran
        – dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya –> Roh Kebenaran kekal abadi, sedangkan nabi anda sudah wafat sejak abad 6
        – dunia tidak melihat dia —> Roh Kebenaran tidak bisa dilihat, sedangkan nabi anda benar-benar kasat mata
        – dunia tidak mengenal dia —> nabi anda terkenal
        – Ia diam dalam kamu —> ini yg paling penting. karena tidak abadi maka nabi anda tidak bisa diam di dalam saya.

        Jadi Rasulullah menikah bukan di karenakan mengubar hawa nafsu, melainkan menjalankan perintah Tuhan sendiri.

        hakikat manusia adalah berpasang-pasangan. Hawa diciptakan oleh Tuhan agar berpasangan dengan Adam, tepat satu-satu. Sesama suami-isteri saling melengkapi dan menemani di kala susah-senang. Nabb Nuh ketika mengungsi naik kapal membawa serta keluarganya, yaitu isterinya (satu) dan masing-masing anaknya dengan menantunya satu-satu pasang.
        beranalogi filosofis: Anda tahu mengapa manusia punya dua telinga padahal cuma punya satu mulut? supaya manusia lebih banyak mendengarkan daripada ngomong. begitu juga, manusia laki hanya punya satu organ genital dan wanita juga hanya punya satu, tidak lebih tidak kurang. tujuannya agar manusia itu tidak mengawini lebih dari satu orang.
        maka, lagi-lagi, I think that there’s something wrong with your god. adakah tuhan plin-plan dengan ciptaannya? lagipula masih ada banyak sekali cara lain kalau cuma buat menyelamatkan janda-janda. itu yang tidak bisa saya terima, bahkan oleh orang atheist sekalipun.
        nb: sudah baca berita AA gym yg dicerai istri pertamanya karena poligami dengan istri kedua? :mrgrenn:

        Kalau kita bawakan ke diri kita siapa sudi mau kawin dengan janda2 tua

        banyak: duda atau pemuda yg berniat. yang jelas bukan pria yg sudah beristeri.

        sekian dan salam.

  17. Parhb,

    darimana ANda tahu ALLAH kalau bukan melalui YESUS…

    Sepertinya saya sudah menjawab, tergantung dari sisi mana melihatnya. Dari sisi agama saya, jawabnya : mengenali dari fitrah diri saya sendiri dan menggunakan instrument-nya berupa risalah yang di bawa Rasul ( perlu anda tahu definisi Rasul menurut Islam dan Kristian adalah berbeda, Rasul = pembawa/penyampai ).
    Rasul-2 pembawa risalah yang sudah ada sejak zaman Nuh (Noah), Ibrahim(Abraham), Musa, Isa (Yeshua, Iesous), hingga Muhammad, dimana semuanya mengajarkan monotheisme murni kepada Tuhan yang Esa.
    Tuhan Yang Esa yang tidak dibatasi waktu, tempat dan zaman, tidak seperti nama yang anda tuhan-kan tersebut.
    Seandainya mesin waktu manusia bisa diciptakan, manusia akan mengenal Tuhan yang sama dimanapun dia berada sebagai Sang Pencipta, dengan tidak mempermasalahkan lagi di zaman sebelum Masehi punya dosa waris yang sudah ditebus atau belum, di Era Masehi punya dosa waris sudah yang ditebus atau belum…
    Orang yang tidak pernah mengenal Yeshua juga tidak tahu, apakah dosanya sudah ditebus atau belum.
    Jika hukum lama sudah digantikan dengan hukum baru, orang wajib mengikuti hukum yang baru. Begitu juga ajaran yang lama mesti ditinggalkan, dan mengikuti ajaran penggenapnya.
    Jadi sekali lagi perlu ditekankan, konsep dosa asal adalah ciptaan Paulus, dan Yeshua tidak pernah menyampaikan hal itu dalam bible. Sungguh menyedihkan, manusia dilahirkan di dunia sebagai pendosa, padahal sebenarnya dia adalah khalifah, wakil Tuhan sebagai penguasa alam.

    • @Triadi

      Sepertinya saya sudah menjawab, tergantung dari sisi mana melihatnya.
      jika tergantung sisi agama yang dilihat berarti memang apa yang disebut “ALLAH” bukan ULTIMATE…
      dan itu sangat bertentangan…

      itulah dasar utama pertanyaan saya,..
      ALLAH menyatakan DIRINYA hanya melalui EKSPRESI, IDE, dari TUHAN, yang dalam ini disebut Firman ALLAH, yang kemudian disebut YESUS…
      jadi kalau ada seseorang yang mengenal TUHAN pasti itu melalui Firman ALLAH/YESUS..

      jika ada orang yang mengetahui ALLAH bukan dari YESUS langsung berarti ia mengetahui dari hasil “pemikiran”, atau “ideologi” dari orang-orang yang pernah “mengenal” YESUS…

      Yahudi mengenal dan percaya pada Firman ALLAH, tetapi mereka menolaknya di dalam Pribadi YESUS… mereka percaya ALLAH akan turun sebagai Mesias, nah MESIAS di dalam diri YESUSlah yang ditolak…
      Kristen percaya bahwa Mesias yang dinantikan Yahudi itu digenapi di dalam Pribadi YESUS…

      anehnya Islam percaya AL MASIH telah turun, mereka tidak percaya bahwa MESIAS/AL MASIH yang dinantikan YAHUDI itu adalah AL MASIH yang sebenarnya, karena Al MASIH yang digambarkan ISLAM jelas sangat berbeda dengan AL MASIH yang dinantikan YAHUDI…


      Dari sisi agama saya, jawabnya : mengenali dari fitrah diri saya sendiri dan menggunakan instrument-nya berupa risalah yang di bawa Rasul ( perlu anda tahu definisi Rasul menurut Islam dan Kristian adalah berbeda, Rasul = pembawa/penyampai ).
      Rasul-2 pembawa risalah yang sudah ada sejak zaman Nuh (Noah), Ibrahim(Abraham), Musa, Isa (Yeshua, Iesous), hingga Muhammad, dimana semuanya mengajarkan monotheisme murni kepada Tuhan yang Esa.
      mengenai Rasul anda bisa cari linknya di blog saya ini, sudah ada…
      secara kata perkata sama saja antara Rasul dan nabi (pembawa berita),.. bedanya adalah berita apa yang diberitakan,.. Nabi memberitakan kedatangan Kristus, Rasul memberitakan Kristus telah datang… jadi sejak Yohanes Pembaptis ke belakangnya itu tidak ada yang disebut Rasul, melainkan nabi…

      Nah dari sini kita kembali harus merefer ke YESUS, sebab Rasul diutus oleh YESUS sendiri,…artinya kembali ke awal, kita mengenal ALLAH harus melalui YESUS…
      YESUS–>Rasul–>kita manusia biasa…

      nah rasul itu ada yang palsu, maka jika ada hal yang Anda ketahui tentang ALLAH tetapi bukan melalui YESUS, maka itu dipastikan datang dari rasul palsu…

      Tuhan Yang Esa yang tidak dibatasi waktu, tempat dan zaman, tidak seperti nama yang anda tuhan-kan tersebut.

      pemikiran seperti ini harus disimak dengan pelan-pelan.
      Jika allah ANda tidak dibatasi waktu, lalu kenapa wahyunya (AQ) harus terkurung untuk datang di kurun waktu abad 6 MASEHI?
      artinya ada suatu masa allah ANda “terjun” di dalam waktu,
      nah nabi-nabi telah menceritakan bahwa untuk beberapa kali TUHAN telah turun ke bumi… bahkan penciptaan sendiri ada waktu yang diperhitungkan, yaitu 6 hari…
      pertanyaan apakah benar TUHAN membutuhkan waktu 6 hari untuk mencipta, atau TUHAN sementara masuk kepada waktu?…
      ternyata TUHAN mencipta 6 hari, untuk sementara IA turun di dalam set waktu… implikasinya adalah bahwa memang TUHAN bisa dan mampu masuk di dalam waktu…

      jadi kalau Anda mengimani TUHAN tidak bisa masuk ke dalam set waktu, maka iman Anda yang mempercayai penciptaan 6 hari harus dikoreksi, itu berlawanan…

      Seandainya mesin waktu manusia bisa diciptakan, manusia akan mengenal Tuhan yang sama dimanapun dia berada sebagai Sang Pencipta, dengan tidak mempermasalahkan lagi di zaman sebelum Masehi punya dosa waris yang sudah ditebus atau belum, di Era Masehi punya dosa waris sudah yang ditebus atau belum…
      Orang yang tidak pernah mengenal Yeshua juga tidak tahu, apakah dosanya sudah ditebus atau belum.
      Jika hukum lama sudah digantikan dengan hukum baru, orang wajib mengikuti hukum yang baru. Begitu juga ajaran yang lama mesti ditinggalkan, dan mengikuti ajaran penggenapnya.
      Jadi sekali lagi perlu ditekankan, konsep dosa asal adalah ciptaan Paulus, dan Yeshua tidak pernah menyampaikan hal itu dalam bible. Sungguh menyedihkan, manusia dilahirkan di dunia sebagai pendosa, padahal sebenarnya dia adalah khalifah, wakil Tuhan sebagai penguasa alam.

      kenapa harus mencari sesuatu yang tidak mungkin, sekarangpun bisa dibuktikan apakah dosamu sudah ditebus apa belum….

      cara sederhana,…
      sekarang disebut tahun apa?
      yaitu tahun Masehi…
      darimana asal katanya?
      yaitu MESIAS..
      apa artinya?
      yaitu TAHUNNYA TUHAN…

      nah tinggal refer ajah, sejak kapan tahun masehi ditetapkan?
      yaitu sejak KRISTUS ada di dunia ini dalam misi masuk dalam set waktu..
      jadi sejak itulah dosamu telah dihapuskan…
      pertanyaannya adalah
      apakah Anda menerima pekerjaan Kristus atau Anda sedang menolaknya?

      saya percaya Anda sedang di dalam kondisi menolak…

  18. @Sectio

    saya tahu sejarah para Nabi, yaitu mereka-mereka yang berasal dari keturunan Daud.

    Hmmm…itu juga betul, tapi masih banyak lagi bro apa engkau pikir Nabi Yunus, Nuh, Ibrahim bukan nabi menurutmu?

    saya balikkan: SUDAH ADAKAH SATU ORANG – SATU ORANG SAJA – YANG SAAT INI SUDAH PASTI BERADA/MASUK SURGA KARENA DUA KALIMAT ITU?

    ada, Adam dan Hawa dan ada satu orang lagi yakni nabi yang pandai membuat baju besi, dia pernah ke syurga, dia melihat pintu syurga dan melihat isinya

    BAGAIMANA NASIB ORANG2 YANG SUDAH MATI SEBELUM NABI ANDA DILAHIRKAN? MEREKA TIDAK AKAN PERNAH KENAL DUA KALIMAT SYAHADAT.

    setiap suku bangsa ada nabinya, dan setiap nabi mengajarkan tahuid

    Hanya Quran? kalau begitu analoginya sama saja dengan saya berkata, “penulis JK Rowling membawa 7 jilid buku Harry Potter”. nothing special, man :mrgreen:

    Apakah buku harry potter adalah kitab suci?

    “Aku akan berdoa kepada Bapak, dan Dia akan memberikan kepada kamu Penghibur yang lain, dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya”. (Yohanes 14:16-17)
    hahaha, anda lupa membaca ayat selanjutnya;
    – yaitu Roh Kebenaran
    – dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya –> Roh Kebenaran kekal abadi, sedangkan nabi anda sudah wafat sejak abad 6
    – dunia tidak melihat dia —> Roh Kebenaran tidak bisa dilihat, sedangkan nabi anda benar-benar kasat mata
    – dunia tidak mengenal dia —> nabi anda terkenal
    – Ia diam dalam kamu —> ini yg paling penting. karena tidak abadi maka nabi anda tidak bisa diam di dalam saya.

    Roh Kebenaran yang di maksud di situ adalah Jiwa Nabi Muhammad, bukan jasadnya

    hakikat manusia adalah berpasang-pasangan. Hawa diciptakan oleh Tuhan agar berpasangan dengan Adam, tepat satu-satu. Sesama suami-isteri saling melengkapi dan menemani di kala susah-senang. Nabb Nuh ketika mengungsi naik kapal membawa serta keluarganya, yaitu isterinya (satu) dan masing-masing anaknya dengan menantunya satu-satu pasang.
    beranalogi filosofis: Anda tahu mengapa manusia punya dua telinga padahal cuma punya satu mulut? supaya manusia lebih banyak mendengarkan daripada ngomong. begitu juga, manusia laki hanya punya satu organ genital dan wanita juga hanya punya satu, tidak lebih tidak kurang. tujuannya agar manusia itu tidak mengawini lebih dari satu orang.
    maka, lagi-lagi, I think that there’s something wrong with your god. adakah tuhan plin-plan dengan ciptaannya? lagipula masih ada banyak sekali cara lain kalau cuma buat menyelamatkan janda-janda. itu yang tidak bisa saya terima, bahkan oleh orang atheist sekalipun.

    ternyata engkau tidak mengerti dan membaca secara seksama point pertama dari counterku. beristri banyak yang di lakukan oleh Rasulullah SAW adalah salah satu ujian dari Allah di samping rasa sifat kasih sayangnya sesama manusia. Kamu tahu mengapa Allah mengujinya dengan ini? jawabnya tidak lain agar nabi mampu menunjukan rasa keadilan pada istri2nya.

    Dan point kedua dari counterku itu adalah bahwa untuk menghancurkan undang2 atau hukum yang berlaku pada saat itu, sebab pada saat itu di kalangan bangsa arab seorang tuan di larang mengawini atau menikah dengan seorang budak. Apa kamu pikir Rasulullah itu kawin dengan gadis2 cantik di tanah arab itu?

    nb: sudah baca berita AA gym yg dicerai istri pertamanya karena poligami dengan istri kedua? :mrgrenn:

    poligami tidak di larang dalam islam kalau bisa adil. Itu sebabnya beristri lebih dari satu itu berat

    Kalau kita bawakan ke diri kita siapa sudi mau kawin dengan janda2 tua

    banyak: duda atau pemuda yg berniat. yang jelas bukan pria yg sudah beristeri.

    Apa kamu mau dengan nenekku? makanya jangan asal ngomong P:

  19. @Par

    “Aku akan bangkitkan kepada mereka seorang Nabi dari antara saudara mereka sendiri, seperti yang diutus kepada kamu, dan akan meletakkan kata-kataKu pada mulutnya” (Ulangan 18:18).

    pembuktianya seingkat, kita dasarkan pada kata “dari antara saudara mereka sendiri”..
    nah coba bandingkan siapakah “saudara” Musa yang orang Yahudi, Yesus secara manusia orang Yahudi, atau Muhammad orang Arab Quraisy?…

    di ayat itu tidak ada tulisan yahudi melainkan ‘saudara’. Apa engkau lupa bahwa Ismael bersaudara kandung sebapak dengan Ishak. Apa engkau tahu apa yang aku maksudkan?

    jawaban kedua:
    nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

    siapa yang menggenapi? bukankah Yesusmu mengakui sendiri bahwa dia mengatakan bukan Mesias? dan sekarang engkau mengatakan yang berlawanan dengan ajaran ysesu. Itu sebanya dari dulu2 aku mengatakan padamu bahwa kalian hanya beriman pada paulus

    “Aku akan berdoa kepada Bapak, dan Dia akan memberikan kepada kamu Penghibur yang lain, dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya”. (Yohanes 14:16-17)

    Saudara telah memotong ayat ini demi kepentingan saudara, dosamu besar kawan…
    ayat lengkapnya adalah:
    Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
    (Yohanes 14:16-17)

    perhatikan bahwa di ayat 17nya ditekankan siapa yang disebut Penolong itu, yaitu ROH KEBENARAN yang adalah ROH ALLAH yang adalah ALLAH itu sendiri…sebab ROH KUDUS diam di dalam umat pilihanNya,… apakah Muhammad diam di dalam Anda?
    apakah Muhammad ALLAH? jika ya, berarti Islam telah membuat manusia jadi ALLAH… itu dosa besar kawan…

    roh di situ artinya dan maksudnya ada jiwa Nabi Muhammad SAW.

    “Sudah sepantasnya bagi kamu bahwa aku akan pergi, karena jika aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang kepadamu” (Yohanes 16:7)

    ayat lengkapnya adalah:

    Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
    (Yohanes 16:7)

    siapa Penghibur dijawab di atat 13nya:

    Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
    (Yohanes 16:13)

    tetapi mari fokus kepada ayat kutipan Anda saja:
    dikatakan bahwa yang mengutus Penghibur yang adalah Roh Kebenaran itu adalah YESUS sendiri:

    pertanyaan;
    yang mengutus Muhammad itu YESUS apa allah Anda?
    kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAH-nya MUHAMMAD
    kalau bukan, berarti allah Anda bukanlah YESUS…

    anda berbelit2 Muhammad maupun Yesus, Tuhannya hanya satu, Allah SWT

    dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

    tuduhan berbalik kepada diri sendiri…

    dosamu besar kawan…

    apa yang aku katakan adalah kebenaran dan engkau akan merasakannya sendiri nanti.

    • @Filar

      “Aku akan bangkitkan kepada mereka seorang Nabi dari antara saudara mereka sendiri, seperti yang diutus kepada kamu, dan akan meletakkan kata-kataKu pada mulutnya” (Ulangan 18:18).

      pembuktianya seingkat, kita dasarkan pada kata “dari antara saudara mereka sendiri”..
      nah coba bandingkan siapakah “saudara” Musa yang orang Yahudi, Yesus secara manusia orang Yahudi, atau Muhammad orang Arab Quraisy?…

      di ayat itu tidak ada tulisan yahudi melainkan ‘saudara’. Apa engkau lupa bahwa Ismael bersaudara kandung sebapak dengan Ishak. Apa engkau tahu apa yang aku maksudkan?
      Mengingat permusuhan antara liga Arab dengan Israel sekarang ini dapat kita ambil pelajaran, yaitu:
      Liga Arab merasa dirinya satu saudara, satu ikatan sehingga mereka serempak memusuhi Israel….
      nah dari sini kita ketahui pelajaran, bahwa Liga Arab lebih merasa dirinya satu saudara ketimbang Israel… bahkan Israel yang secara darah lebih dekat kepada Suriah masih dianggap bukan saudara oleh Suriah,… jadi kalau Anda menggunakan ayat ini untuk menyatakan Muhammad saudara Musa,… itu sudah keinginan yang ambisius…itu seperti mengatakan Batak adalah saudara dari Jawa, jauhhhh sekali kawan…

      jawaban kedua:
      nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

      siapa yang menggenapi? bukankah Yesusmu mengakui sendiri bahwa dia mengatakan bukan Mesias? dan sekarang engkau mengatakan yang berlawanan dengan ajaran ysesu. Itu sebanya dari dulu2 aku mengatakan padamu bahwa kalian hanya beriman pada paulus
      Al Masih adalah bahasa Arab dari Mesias (Ibrani) atai Kristus (Yunani), jadi kalau ANda menyebut ISA AL MASIH (Yang ANda sebut YESUS KRISTUS), maka ANda telah mengakui bahwa MESIAS adalah YESUS,. jadi kalau ANda menyebut YESUS bukan MESIAS, maka itu disebut logika berputar, logika ingin menang sendiri,… Filar, sehatkanlah logikamu kawan, itu lebih baik dan menguntungkan…

      “Aku akan berdoa kepada Bapak, dan Dia akan memberikan kepada kamu Penghibur yang lain, dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya”. (Yohanes 14:16-17)

      Saudara telah memotong ayat ini demi kepentingan saudara, dosamu besar kawan…
      ayat lengkapnya adalah:
      Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
      (Yohanes 14:16-17)

      perhatikan bahwa di ayat 17nya ditekankan siapa yang disebut Penolong itu, yaitu ROH KEBENARAN yang adalah ROH ALLAH yang adalah ALLAH itu sendiri…sebab ROH KUDUS diam di dalam umat pilihanNya,… apakah Muhammad diam di dalam Anda?
      apakah Muhammad ALLAH? jika ya, berarti Islam telah membuat manusia jadi ALLAH… itu dosa besar kawan…

      roh di situ artinya dan maksudnya ada jiwa Nabi Muhammad SAW.
      roh dan jiwa itu dua hal yang berbeda kawan Filar,… sudah menilah ALKITAB, sudah mengkorupsi Alkitab sekarang mengatakan roh di dalam jiwa Muhammad,… dosamu besar Filar…

      “Sudah sepantasnya bagi kamu bahwa aku akan pergi, karena jika aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang kepadamu” (Yohanes 16:7)

      ayat lengkapnya adalah:

      Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
      (Yohanes 16:7)

      siapa Penghibur dijawab di atat 13nya:

      Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
      (Yohanes 16:13)

      tetapi mari fokus kepada ayat kutipan Anda saja:
      dikatakan bahwa yang mengutus Penghibur yang adalah Roh Kebenaran itu adalah YESUS sendiri:

      pertanyaan;
      yang mengutus Muhammad itu YESUS apa allah Anda?
      kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAH-nya MUHAMMAD
      kalau bukan, berarti allah Anda bukanlah YESUS…

      anda berbelit2 Muhammad maupun Yesus, Tuhannya hanya satu, Allah SWT
      jika ANda berani mengutip ayat dari Yohanes di atas, maka di situ kuncinya sudah jelas yang mengutus Penghibur itu adalah YESUS sendiri,… so sekarang yang mengutus Muhammad siapa? YESUS apa bukan?, kalau bukan berarti allah Anda bukan TUHAN…

      dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

      tuduhan berbalik kepada diri sendiri…

      dosamu besar kawan…

      apa yang aku katakan adalah kebenaran dan engkau akan merasakannya sendiri nanti.
      sejarah dan kenyataan telah semakin terkuak bagi Anda, jangan sampai menunggu YESUS datang ke dua kali kawan, sebab dosamu besar sekali….

      • @Par

        Mengingat permusuhan antara liga Arab dengan Israel sekarang ini dapat kita ambil pelajaran, yaitu:
        Liga Arab merasa dirinya satu saudara, satu ikatan sehingga mereka serempak memusuhi Israel….
        nah dari sini kita ketahui pelajaran, bahwa Liga Arab lebih merasa dirinya satu saudara ketimbang Israel… bahkan Israel yang secara darah lebih dekat kepada Suriah masih dianggap bukan saudara oleh Suriah,… jadi kalau Anda menggunakan ayat ini untuk menyatakan Muhammad saudara Musa,… itu sudah keinginan yang ambisius…itu seperti mengatakan Batak adalah saudara dari Jawa, jauhhhh sekali kawan…

        Nabinya ‘kan nggak bermusuhan, bukankah mereka satu dalam ikatan TAUHID.

        Seorang mukmin apapun suku bangsanya baik yahudi maupun nasrani kalau mereka berada dalam tali Allah maka mereka adalah bersaudara. Apa lagi antara Jawa dan Batak yang nyata2 dalam wilayah yang sama.

        Seorang Negro akan bersaudara denganku kalau dia islam, begitu juga dengan suku2 yang ada di dunia ini. Engaku telah menyempitkan apa yang di lapangkan oleh Tuhanmu!

        jawaban kedua:
        nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

        di dalam ajaran islam tidak ada istilah genap menggenapi selain dari pada ini:

        5.3 …Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu…

        Al Masih adalah bahasa Arab dari Mesias (Ibrani) atai Kristus (Yunani), jadi kalau ANda menyebut ISA AL MASIH (Yang ANda sebut YESUS KRISTUS), maka ANda telah mengakui bahwa MESIAS adalah YESUS,. jadi kalau ANda menyebut YESUS bukan MESIAS, maka itu disebut logika berputar,

        Al Masih tidak sama dengan Mesias. Sebab kalau itu kamu jadi sandaranku, kamu salah besar. Sebab ada dua Al Masih di kenal dalam dunia Islam. Satu seorang nabi (Isa Alaihissalam) dan satu lagi pendusta besar (DAJJAL). (mengenai Dajjal ini tidak ada sangkut pautnya dengan agama kalian, makanya tidak pernah di bahas)

        sedangkan Mesias hanya ada satu orang yaitu Nabi Muhammad SAW.

        logika ingin menang sendiri,… Filar, sehatkanlah logikamu kawan, itu lebih baik dan menguntungkan…

        Saya bukan mau menang sendiri, tapi mengatakan yang sebenarnya

        roh dan jiwa itu dua hal yang berbeda kawan Filar,… sudah menilah ALKITAB, sudah mengkorupsi Alkitab sekarang mengatakan roh di dalam jiwa Muhammad,… dosamu besar Filar…

        Hahahah….ada ujar-ujaran begini: “ampuni selembar nyawaku atau ampuni jiwaku” kira2 maksudnya apa ya heheheh. Tubuh tidak ada jiwa di dalamnya berarti mayat.

        pertanyaan;
        yang mengutus Muhammad itu YESUS apa allah Anda?
        kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAH-nya MUHAMMAD
        kalau bukan, berarti allah Anda bukanlah YESUS…

        Engkau jawablah sendiri, pertanyaanmu seperti anak sd

        anda berbelit2 Muhammad maupun Yesus, Tuhannya hanya satu, Allah SWT
        jika ANda berani mengutip ayat dari Yohanes di atas, maka di situ kuncinya sudah jelas yang mengutus Penghibur itu adalah YESUS sendiri,… so sekarang yang mengutus Muhammad siapa? YESUS apa bukan?, kalau bukan berarti allah Anda bukan TUHAN…

        saya berani mengutip karena itu perkataan Nabi Isa Alaihissalam. Dan perkataan seorang nabi selalu benar karena dia di bimbing oleh Allah SWT.

        dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

        Hahahaha….Tidak baik tuduh menuduh begitu

        sejarah dan kenyataan telah semakin terkuak bagi Anda, jangan sampai menunggu YESUS datang ke dua kali kawan, sebab dosamu besar sekali….

        saya tidak percaya dengan kedatangan Nabi Isa kedua kali, statemen ini saya bahas di blog saya sendiri.

        Di dalam islam percaya dan tidak percaya tidak mempengaruhi bagi pemeluknya dan tidak merusak akidah. Yang percaya silahkan yang tidak percaya ya silahkan juga tidak masalah. Asal saja tidak beramsumsi bahwa Isa=Yesus Kristus, itu jelas salah.

        Mengapa saya tidak percaya! sebab Nabi Isa AS telah wafat pada umur 120 tahun. Dia tidak perna naik kelangit seperti yang kalian tuduhkan, kalian hanya mimpi di siang bolong. Kalian hanya bermimpikan harapan kosong melompong. Dan ketika Cambuk Malaikat Zabaniah melilit di tubuh kalian barulah kalian sadar, bahwa kalian sudah di bohongi oleh paulus dari tarsus sang pendusta bermuka tiga.

      • @Filar

        Mengingat permusuhan antara liga Arab dengan Israel sekarang ini dapat kita ambil pelajaran, yaitu:
        Liga Arab merasa dirinya satu saudara, satu ikatan sehingga mereka serempak memusuhi Israel….
        nah dari sini kita ketahui pelajaran, bahwa Liga Arab lebih merasa dirinya satu saudara ketimbang Israel… bahkan Israel yang secara darah lebih dekat kepada Suriah masih dianggap bukan saudara oleh Suriah,… jadi kalau Anda menggunakan ayat ini untuk menyatakan Muhammad saudara Musa,… itu sudah keinginan yang ambisius…itu seperti mengatakan Batak adalah saudara dari Jawa, jauhhhh sekali kawan…

        Nabinya ‘kan nggak bermusuhan, bukankah mereka satu dalam ikatan TAUHID.

        Seorang mukmin apapun suku bangsanya baik yahudi maupun nasrani kalau mereka berada dalam tali Allah maka mereka adalah bersaudara. Apa lagi antara Jawa dan Batak yang nyata2 dalam wilayah yang sama.

        Seorang Negro akan bersaudara denganku kalau dia islam, begitu juga dengan suku2 yang ada di dunia ini. Engaku telah menyempitkan apa yang di lapangkan oleh Tuhanmu!


        Ketika Jaman Nabi-nabi, maka di ISRAEL ada begitu banyak nabi…
        artinya hanya di ISRAEL dikenal ALLAH YANG ESA…
        pada waktu yang sama bangsa-bangsa lain termasuk keturunan ISMAEL telah menyembah batu, setan, patung, Iblis…
        Keturunan ISRAEL salah satunya adalah MESIAS di dalam manusia
        Keturunan Ismael (jika benar dan jika dipaksakan) adalah Muhammad

        nah menurutmu yang lebih dianggap saudara Musa, apakah YESUS atau MUHAMMAD?

        jawaban kedua:
        nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

        di dalam ajaran islam tidak ada istilah genap menggenapi selain dari pada ini:

        5.3 …Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu…
        jadi buat apa allahmu berjanji kalau tidak ia genapi?
        Jadi janji kedatangan MESIAS/AL MASIH/KRISTUS telah digenapi, kalau ada mesias/al masih/kristus yang lain dapat dipastikan itu palsu, dari iblis dari setan…

        Al Masih adalah bahasa Arab dari Mesias (Ibrani) atai Kristus (Yunani), jadi kalau ANda menyebut ISA AL MASIH (Yang ANda sebut YESUS KRISTUS), maka ANda telah mengakui bahwa MESIAS adalah YESUS,. jadi kalau ANda menyebut YESUS bukan MESIAS, maka itu disebut logika berputar,

        Al Masih tidak sama dengan Mesias. Sebab kalau itu kamu jadi sandaranku, kamu salah besar. Sebab ada dua Al Masih di kenal dalam dunia Islam. Satu seorang nabi (Isa Alaihissalam) dan satu lagi pendusta besar (DAJJAL). (mengenai Dajjal ini tidak ada sangkut pautnya dengan agama kalian, makanya tidak pernah di bahas)

        sedangkan Mesias hanya ada satu orang yaitu Nabi Muhammad SAW.
        semoga ANda yang salah dan bukan Islam secara keseluruhan…

        supaya lebih netral coba Anda buka link dari wikipedia berikut:
        Al-Masih

        logika ingin menang sendiri,… Filar, sehatkanlah logikamu kawan, itu lebih baik dan menguntungkan…

        Saya bukan mau menang sendiri, tapi mengatakan yang sebenarnya

        kamu menyebut ISA dengan AL MASIH…
        kamu menyebut ISA adalah YESUS
        artinya YESUS adalah AL MASIH…

        tetapi sekarang kamu mengatakan MESIAS bukanlah YESUS melainkan MUHAMMAD…

        itu berputar2 kawan Filar…kenapa?
        karena ANda tidak bisa membedakan Mesias/Kristus/Al Masih…

        kalau Anda menyebut YESUS AL MASIH berarti Anda mengaku YESUS adalah AL MASIH/MESIAS/Kristus..
        tetapi kalau Anda mengatakan YESUS/ISA bukan MESIAS..
        lalu kenapa Anda menyebut ISA AL MASIH?..

        nah oleh karena ketidakbenaran karena acakadul beginilah saya yakin 100 persen bahwa ISA tidak sama dengan YESUS…

        kenapa?
        karena ISA disebut AL MASIH, tetapi bukan AL MASIH…

        aneh itu

        roh dan jiwa itu dua hal yang berbeda kawan Filar,… sudah menilah ALKITAB, sudah mengkorupsi Alkitab sekarang mengatakan roh di dalam jiwa Muhammad,… dosamu besar Filar…

        Hahahah….ada ujar-ujaran begini: “ampuni selembar nyawaku atau ampuni jiwaku” kira2 maksudnya apa ya heheheh. Tubuh tidak ada jiwa di dalamnya berarti mayat.
        nyawa atau jiwa itu bisa disejajarkan…
        tetapi nyawa atau jiwa bukanlah roh…
        itu dua hal yang berbeda…

        Filar,
        ANda harus mengakui bahwa Anda telah mengkorupsi ALKITAB dan menafsirnya demi kepentinganmu sendiri,…
        Anda telah mendustai ayat kutipan dari Yohanes, dosamu besar kawan Filar…

        pertanyaan;
        yang mengutus Muhammad itu YESUS apa allah Anda?
        kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAH-nya MUHAMMAD
        kalau bukan, berarti allah Anda bukanlah YESUS…

        Engkau jawablah sendiri, pertanyaanmu seperti anak sd
        dari ayat kutipanmu, yang mengutur Penghibur adalah YESUS…. lalu siapa yang mengutus MUHAMMAD? YESUS atau allahmu?… kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAHnya MUHAMMAD…

        anda berbelit2 Muhammad maupun Yesus, Tuhannya hanya satu, Allah SWT
        jika ANda berani mengutip ayat dari Yohanes di atas, maka di situ kuncinya sudah jelas yang mengutus Penghibur itu adalah YESUS sendiri,… so sekarang yang mengutus Muhammad siapa? YESUS apa bukan?, kalau bukan berarti allah Anda bukan TUHAN…

        saya berani mengutip karena itu perkataan Nabi Isa Alaihissalam. Dan perkataan seorang nabi selalu benar karena dia di bimbing oleh Allah SWT.
        karena benar dan tepat, maka jangan sesekali memotong-motong ucapan YESUS itu ok, dan karena Anda telah memotong-motongnya makanya saya sebut kamu telah berdosa sangat besar… akuilah kesalahanmu itu kawan…

        dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

        Hahahaha….Tidak baik tuduh menuduh begitu
        fakta di depan mata, lebih baik Anda mengakuinya daripada sudah SALAH masih tidak ada malu…

        sejarah dan kenyataan telah semakin terkuak bagi Anda, jangan sampai menunggu YESUS datang ke dua kali kawan, sebab dosamu besar sekali….

        saya tidak percaya dengan kedatangan Nabi Isa kedua kali, statemen ini saya bahas di blog saya sendiri.
        wajar…

        Di dalam islam percaya dan tidak percaya tidak mempengaruhi bagi pemeluknya dan tidak merusak akidah. Yang percaya silahkan yang tidak percaya ya silahkan juga tidak masalah. Asal saja tidak beramsumsi bahwa Isa=Yesus Kristus, itu jelas salah.
        jika sudah meyakini ISA tidak sama dengan YESUS KRISTUS lalu kenapa selalu berkeras berdialog dengan pengikut Kristus?

        Mengapa saya tidak percaya! sebab Nabi Isa AS telah wafat pada umur 120 tahun. Dia tidak perna naik kelangit seperti yang kalian tuduhkan, kalian hanya mimpi di siang bolong. Kalian hanya bermimpikan harapan kosong melompong. Dan ketika Cambuk Malaikat Zabaniah melilit di tubuh kalian barulah kalian sadar, bahwa kalian sudah di bohongi oleh paulus dari tarsus sang pendusta bermuka tiga.

        sejarah telah mencatat lain…

        Paulus tidak mengingini seorang perempuan…
        Muhammad mengingini seorang perempuan di luar istri-istrinya yang lain,,,

        menurut ANda, dari dua orang yang mengaku rasul ini, siapa yang dianggap saudara oleh YESUS, Paulus atau Muhammad?

        ingat YESUS berkata:
        “Mengingini seorang perempuan saja di dalam hati itu sudah disebut ZINAH, dan ZINAH sama dengan PENYEMBAHAN BERHALA”…

  20. @Par

    “Aku akan bangkitkan kepada mereka seorang Nabi dari antara saudara mereka sendiri, seperti yang diutus kepada kamu, dan akan meletakkan kata-kataKu pada mulutnya” (Ulangan 18:18).

    pembuktianya seingkat, kita dasarkan pada kata “dari antara saudara mereka sendiri”..
    nah coba bandingkan siapakah “saudara” Musa yang orang Yahudi, Yesus secara manusia orang Yahudi, atau Muhammad orang Arab Quraisy?…

    di ayat itu tidak ada tulisan yahudi melainkan ‘saudara’. Apa engkau lupa bahwa Ismael bersaudara kandung sebapak dengan Ishak. Apa engkau tahu apa yang aku maksudkan?

    jawaban kedua:
    nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

    siapa yang menggenapi? bukankah Yesusmu mengakui sendiri bahwa dia mengatakan bukan Mesias? dan sekarang engkau mengatakan yang berlawanan dengan ajaran ysesu. Itu sebanya dari dulu2 aku mengatakan padamu bahwa kalian hanya beriman pada paulus

    “Aku akan berdoa kepada Bapak, dan Dia akan memberikan kepada kamu Penghibur yang lain, dia akan abadi bersama kamu selama-lamanya”. (Yohanes 14:16-17)

    Saudara telah memotong ayat ini demi kepentingan saudara, dosamu besar kawan…
    ayat lengkapnya adalah:
    Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
    (Yohanes 14:16-17)

    perhatikan bahwa di ayat 17nya ditekankan siapa yang disebut Penolong itu, yaitu ROH KEBENARAN yang adalah ROH ALLAH yang adalah ALLAH itu sendiri…sebab ROH KUDUS diam di dalam umat pilihanNya,… apakah Muhammad diam di dalam Anda?
    apakah Muhammad ALLAH? jika ya, berarti Islam telah membuat manusia jadi ALLAH… itu dosa besar kawan…

    roh di situ artinya dan maksudnya adalah jiwa Nabi Muhammad SAW.

    “Sudah sepantasnya bagi kamu bahwa aku akan pergi, karena jika aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang kepadamu” (Yohanes 16:7)

    ayat lengkapnya adalah:

    Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
    (Yohanes 16:7)

    siapa Penghibur dijawab di atat 13nya:

    Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
    (Yohanes 16:13)

    tetapi mari fokus kepada ayat kutipan Anda saja:
    dikatakan bahwa yang mengutus Penghibur yang adalah Roh Kebenaran itu adalah YESUS sendiri:

    pertanyaan;
    yang mengutus Muhammad itu YESUS apa allah Anda?
    kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAH-nya MUHAMMAD
    kalau bukan, berarti allah Anda bukanlah YESUS…

    anda berbelit2 Muhammad maupun Yesus, Tuhannya hanya satu, Allah SWT

    dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

    tuduhan berbalik kepada diri sendiri…

    dosamu besar kawan…

    apa yang aku katakan adalah kebenaran dan engkau akan merasakannya sendiri nanti.

    • @ Fillar Biru

      siapa yang menggenapi? bukankah Yesusmu mengakui sendiri bahwa dia mengatakan bukan Mesias? dan sekarang engkau mengatakan yang berlawanan dengan ajaran ysesu. Itu sebanya dari dulu2 aku mengatakan padamu bahwa kalian hanya beriman pada paulus
      .
      .
      Maaf memotong ya Fillar ! Bacalah dgn hikmat bibel itu dgn hati yg penuh damai. Semua yg terkandung di sana selurunya menggenapi kedatangan Kristus dalam menggenapi janji Allah akan penebusan dosa manusia

      .
      .
      @ Fillar Biru
      Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
      (Yohanes 16:7)

      .
      .
      Penghibur yg akan di utus setelah kenaikan Tuhan Yesus ke Surga itu menunjukkan Roh Kudus yakni Penghibur yg akan menyertai anak-anakNYA hingga kedatangan Yesus Kristus kembali ke dunia ini.. ( kalau marguru malua kian kau pasti ttg ngerti itu )

      .
      .
      @ Fillar Biru
      yang mengutus Muhammad itu YESUS apa allah Anda?
      kalau YESUS maka YESUS adalah ALLAH-nya MUHAMMAD
      kalau bukan, berarti allah Anda bukanlah YESUS…

      .
      .
      Maafkan saya ya dongan Lusifer … pertanyaan yg salah pasti akan membuat jawaban juga salah. Kau ini spt bintang iklan jamu kuat. Cobalah dulu kau simak pelan-2 pertanyaanmu itu ..? Yesus Kristus tidak pernah mengutus nama yg kau katakan itu ? Dia hanya berkata bahwa Dia di utus Bapa untuk melakukan apa yg diperintahkan BAPANYA . Dia kemudian mengutus Roh Kudus utk memberi penghiburan bagi setiap yg percaya kpd karya Yesus Kristus ? Kau menganggap bhw Yesus itu bukan Allah dan merendahkan setiap perkataan yg meNuhankan Kristus. Tidakkah kau tahu bhw Kristus adalah Allah yg ada di dalam ALLAH YANG MAHA ESA. Jadi pengetahuanmu yg sempit akan menjerumuskanmu kpd ketidakwarasan saja.Intinya datang saja kpd Kristus dan pinta Dia membukakan pikiranmu yg tertutup itu spy kau jgn banyak berceloteh apa yg sebenarnya sangat membuat kami tertawa

      .
      .
      @ Fillar Biru

      apa yang aku katakan adalah kebenaran dan engkau akan merasakannya sendiri nanti.

      .
      .
      Kebenaran itu adalah pikiran ALLAH yg dinyatakanNYA dgn perbuatan yg sudah pernah dilihat manusia. Allah membuktikan kebenaranNYA dgn hadir
      ke dunia ini dlm bentuk manusia. Di luar yg kau ketahui ttg DIA itulah yg dinamakan KETIDAKBENARAN. Cobalah sedikit-2 kau makan dulu lomok-lomok atau pinadar itu.. spy pikiranmu jgn spt org-2 Farisi yg mengira dgn menyalibkan Kristus berarti sudah menyenangkan ALLAH.

  21. Parh,
    jadi kalau ada seseorang yang mengenal TUHAN pasti itu melalui Firman ALLAH/YESUS..
    jika ada orang yang mengetahui ALLAH bukan dari YESUS langsung berarti ia mengetahui dari hasil “pemikiran”, atau “ideologi” dari orang-orang yang pernah “mengenal” YESUS…


    Menurut kamu, orang mengenal Tuhan yang benar hanya jika melalui Yeshua. Ini sama saja dengan mengingkari kitab sendiri Perjanjian Lama, bahwa umat-2 terdahulu mengenal Tuhan melalui nabi-2 sebelum Yeshua. Nabi Musa, Abraham, Daud, dll. mengenal Allah tanpa melalui dan mengetahui nama Yeshua ( nama asli Yesus ). Apakah yang dimaksud Allah dalam PL sebenarnya adalah Yeshua ? Silahkan obok-2 kitab PL, dan tunjukkan dalil ayatnya yang mengisyaratkan demikian.
    Kamu bersikeras bahwa ayat berikut ditujukan kepada Yeshua :

    “Aku akan bangkitkan kepada mereka seorang Nabi dari antara saudara mereka sendiri, seperti yang diutus kepada kamu, dan akan meletakkan kata-kataKu pada mulutnya” (Ulangan 18:18).

    Jikalau benar demikian, maka nubuat-nya adalah akan dibangkitkan seorang NABI dan bukan dibangkitkan suatu TUHAN…

    anehnya Islam percaya AL MASIH telah turun, mereka tidak percaya bahwa MESIAS/AL MASIH yang dinantikan YAHUDI itu adalah AL MASIH yang sebenarnya, karena Al MASIH yang digambarkan ISLAM jelas sangat berbeda dengan AL MASIH yang dinantikan YAHUDI…


    Yeshua memang sama dengan Isa yang bergelar Al-Masih. Banyak nabi-2 sebelumnya yang juga bergelar mesias selain Yeshua. Dalam bahasa Arab kata Al-Masih bisa memiliki makna ganda , tapi tidak pernah sama sekali diartikan sebagai juru selamat “penebus dosa”.
    Al Masih : Maseh, dari kata Masehi manusia yang lahir di awal penanggalan Masehi
    Bisa berarti : mengusap, menyembuhkan, memiliki mujizat dengan tangannya.

    Nah dari sini kita kembali harus merefer ke YESUS, sebab Rasul diutus oleh YESUS sendiri,…artinya kembali ke awal, kita mengenal ALLAH harus melalui YESUS…
    YESUS–>Rasul–>kita manusia biasa…


    Anda memang aneh, mengaku sebagai penyembah Al*** dan pengikut ajaran Rasul, padahal kedua kata tersebut diadopsi dari bahasa Arab.
    Al*** : Al-Ilah, Tuhan dari segala tuhan dan yang diper-tuhan-kan.
    Dalam bible yang bahasa-2 lain, Tuhan adalah God ( Inggris ), Theos (Yunani), Elohim (Ibrani), tidak pernah dinyatakan sebagai Al***.
    Kenapa anda menggunakan nama Tuhan kami dalam bible versi Indonesia, dimana bible versi Malasia akhirnya ikut-2 mengadopsi istilah tsb. dan menuai protes di negaranya.
    Kalau anda mau menggunakan kata tsb., anda harus bersih dari syirik, taqlid(dogma) buta, dan berhala-2.
    Rasul : dari kata Risala, manusia yang mendapat wahyu Tuhan dan mendapatkan amanat untuk menyampaikannya kepada kaum-nya. Rasul dan Nabi, semua adalah pribadi-2 dengan latar belakang berbudi pekerti yang baik sejak dari KECIL-nya, mereka adalah manusia-2 yang terpilih oleh Tuhan. Tidak ada yang berlatar belakang sebagai pembunuh dan pembantai.
    Kalau ada yang seperti itu, berarti dia adalah Rasul PALSU… Tidak lebih dari orang yang mendapatkan pencerahan spiritual karena pertobatannya. Kualitas orang tersebut mungkin se-lihai anda dalam beropini, menggali, dan bertutur tentang nilai-nilai moral ajaran agama, tapi memiliki kekurangan dalam mengupas substansi-nya…

    cara sederhana,…
    sekarang disebut tahun apa?
    yaitu tahun Masehi…
    darimana asal katanya?
    yaitu MESIAS..
    apa artinya?
    yaitu TAHUNNYA TUHAN…

    nah tinggal refer ajah, sejak kapan tahun masehi ditetapkan?
    yaitu sejak KRISTUS ada di dunia ini dalam misi masuk dalam set waktu..
    jadi sejak itulah dosamu telah dihapuskan…
    pertanyaannya adalah
    apakah Anda menerima pekerjaan Kristus atau Anda sedang menolaknya?
    saya percaya Anda sedang di dalam kondisi menolak…


    Anda memang hebat dan lihai dalam beropini, berfalsafah, dan berpikir secara subyektif…
    Tapi, inilah yang saya maksudkan kekurang-jelian anda dalam mengupas masalah :
    Kalau dosa-waris-ku sudah ditebus aku karena hidup di era Masehi (andai asumsi dosa waris itu ada) , berarti aku tidak perlu beragama Kristen… :)

    Lalu adil-kah Tuhan, karena manusia yang hidup sebelum Masehi tidak ditebus-kan dosanya, karena Yeshua belum dikirimkan ke dunia ini ???

    Saya tidak menolak Yeshua atau Isa, tapi menerimanya sebagai Nabi yang dimuliakan dan bukan sebagai Tuhan…
    Semua makhluk di kolong jagad, pasti mengenal Sang Pencipta, tapi belum tentu mengenal sang penebus. Jika orang tsb. tidak pernah mengenal dan dikenalkan sang penebus, apakah sudah takdirnya orang tersebut menjadi orang ber-dosa dan masuk neraka ? Sungguh malang orang tersebut.
    Tidak mungkin Tuhan bersifat tidak adil…

    • @Triadi

      LOGOS adalah Firman ALLAH adalah Gambaran dari ALLAH yang tidak terlihat itu…

      jadi ketika ALLAH memulai penciptaan, TUHAN mempunyai ekspresi, keinginan,.. dan ekspresi dan keinginan itu dinyatakan sebagai Firman ALLAH, sebagai LOGOS,… dan Firman ALLAH inilah yang menjadi manusia.

      Saya sudah menyebutkan berulang kali kepada Anda tentang hal itu bukan?

      Salah satu anugerah dari Firman ALLAH adalah Roh Nubuat, nah nubuat-nubuat inilah yang diucapkan di Perjanjian Lama,… Nubuat-nubuat itu telah tertulis,… dan nubuat-nubuat ini digenapi, dan karena digenapilah maka Kristen mengatakan bahwa YESUS adalah firman ALLAH (Kitab Suci) yang telah menjadi kenyataan…

      Jadi Firman ALLAH yang telah menjadi manusia itulah yang disebut namaNYA YESUS… dan karena menggenapi nubuatan itulah digelari KRISTUS, karena ROH Nubuat menjanjikan kedatangan MESIAS,.. karena sudah digenapi disebutlah selengkapnya YESUS KRISTUS…

      Jika kamu menyebut YESUS adalah Nabi, tidak masalah, karena memang YESUS adalah Nabi,…

      pertanyaan,
      apakah hanya Nabi?

      kitab Ibrani menjelaskan, IA bukan saja menjabat Nabi, tetapi IA adalah Rasul, Ia juga Imam Agung kita, bahkan IA adalah Firman ALLAH yang telah menjadi manusia…

      Jadi ketika dikatakan YESUS Nabi, Kristen dimanapun tidak akan ada yang protes, sebab memang demikian adanya, yang diprotres adalah dengan mengatakan “hanya” seorang Nabi…
      Jelas itu kesalahan besar, sebab jika YESUS hanya seorang nabi, maka kita harus menunggu Mesias, menunggu Kristus, menungggu Al Masih yang lain…

      nyatanya YESUS disebut Mesias/Kristus/Al Masih, artinya sudah datang.
      Tidak perlu ada lagi perdebatan mengenai itu,… yang diperdepatkan seharusnya menerima atau menolak. Saya menerima, ANda?


      Anda memang aneh, mengaku sebagai penyembah Al*** dan pengikut ajaran Rasul, padahal kedua kata tersebut diadopsi dari bahasa Arab.
      Al*** : Al-Ilah, Tuhan dari segala tuhan dan yang diper-tuhan-kan.
      Dalam bible yang bahasa-2 lain, Tuhan adalah God ( Inggris ), Theos (Yunani), Elohim (Ibrani), tidak pernah dinyatakan sebagai Al***.
      Kenapa anda menggunakan nama Tuhan kami dalam bible versi Indonesia, dimana bible versi Malasia akhirnya ikut-2 mengadopsi istilah tsb. dan menuai protes di negaranya.
      Kalau anda mau menggunakan kata tsb., anda harus bersih dari syirik, taqlid(dogma) buta, dan berhala-2.
      Rasul : dari kata Risala, manusia yang mendapat wahyu Tuhan dan mendapatkan amanat untuk menyampaikannya kepada kaum-nya. Rasul dan Nabi, semua adalah pribadi-2 dengan latar belakang berbudi pekerti yang baik sejak dari KECIL-nya, mereka adalah manusia-2 yang terpilih oleh Tuhan. Tidak ada yang berlatar belakang sebagai pembunuh dan pembantai.
      Kalau ada yang seperti itu, berarti dia adalah Rasul PALSU… Tidak lebih dari orang yang mendapatkan pencerahan spiritual karena pertobatannya. Kualitas orang tersebut mungkin se-lihai anda dalam beropini, menggali, dan bertutur tentang nilai-nilai moral ajaran agama, tapi memiliki kekurangan dalam mengupas substansi-nya…

      ALLAH (bhs Indonesia) memang datang dari bahasa Arab…
      tetapi Arab juga harus berterimakasih kepada orang Aram, yang menyebut ELAH, asal kata ILAH,…

      saudara Triadi, kata Allah itu bukanlah nama, yang menjadi nama adalah ALLAH atau TUHAN (capslock semua), tetapi tidak seperti yang Anda bayangkan, kata capslock itu semua adalah kaidah yang mengikuti aturan umum orang beriman, dimana YHWH tidak dapat dibaca atau diterjemahkan sehingga dibacalah dengan HASHEM atau ADONAI,.. disubsitusi istilahnya,… jadi kalau ANda menyebut allah, jelas itu nama, tetapi bagi umat ALLAH, kata “Allah” bukanlah nama…
      Kalau Anda katakan Kristen mengambil “nama” allamu, itu agak aneh klaim2 seperti ini kawan,.. apakah ini menjadi suatu pertanda bahwa suatu saat orang Arab akan mengklaim bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa Arab berhubung begitu banyaknya kata2 arab yang digunakan di dalam bahasa Indonesia?….

      Anda memang hebat dan lihai dalam beropini, berfalsafah, dan berpikir secara subyektif…
      Tapi, inilah yang saya maksudkan kekurang-jelian anda dalam mengupas masalah :
      Kalau dosa-waris-ku sudah ditebus aku karena hidup di era Masehi (andai asumsi dosa waris itu ada) , berarti aku tidak perlu beragama Kristen… :)

      Lalu adil-kah Tuhan, karena manusia yang hidup sebelum Masehi tidak ditebus-kan dosanya, karena Yeshua belum dikirimkan ke dunia ini ???

      Saya tidak menolak Yeshua atau Isa, tapi menerimanya sebagai Nabi yang dimuliakan dan bukan sebagai Tuhan…
      Semua makhluk di kolong jagad, pasti mengenal Sang Pencipta, tapi belum tentu mengenal sang penebus. Jika orang tsb. tidak pernah mengenal dan dikenalkan sang penebus, apakah sudah takdirnya orang tersebut menjadi orang ber-dosa dan masuk neraka ? Sungguh malang orang tersebut.
      Tidak mungkin Tuhan bersifat tidak adil…

      Mas Triadi, kalau Anda tidak bisa mati, berarti ADAM tidak mewariskan “kutuk”nya (dibaca mewariskan dosanya) kepada Anda…

      jadi Anda cari dulu semua orang yang seiman dengan Anda yang tidak bisa mati, baru ngomongin masalah “dosa waris” kepada saya… ok mas…

      (silab-silab Anda yang salah mengartikan dosa waris)…
      saya tunggu

      konon seorang kaya akan menjadikan anaknya kaya juga,
      anehnya ada orang yang menolak warisan kekayaan itu?
      tetapi karena seorang miskin menjadikan anaknya miskin juga,
      anehnya ada orang yang tidak bisa menolak warisan kemiskinan itu.

      Anda tidak menolak YESUS? tetapi salah satu karya besar/utamaNYA yaitu menghapus dosa Anda, dan hebatnya telah ANda tolak,… piye toh kang?… menghargai YESUS itu bukan hanya ucapan/dogma d.l.l, tetapi menerima karyaNYA…

      dimana letak adilnya TUHAN?…
      justru keadilan TUHAN dinyatakan dengan matinya YESUS di salib.
      karena ANda tidak sannggup menghadap TUHAN dengan segala perbuatanmu dengan segala kerusakanmu yang menyertainya maka TUHAN mengambil inisiatip.
      itulah keadilanNYA… dan karena IA adil maka kita juga harus adil. Salah satu keadilan kita adalah mengakui bahwa IA sanggup dan mau menyelamatkan kita, menghargai hasil karyaNYA, pelukis saja bisa ANda hargai dari lukisannya masak YESUS tidak?

  22. @ Triadi

    Saya tidak menolak Yeshua atau Isa, tapi menerimanya sebagai Nabi yang dimuliakan dan bukan sebagai Tuhan…
    .
    .
    Bagus .. jika engkau sudah menerima Yeshua sbg nabi yg di muliakan itu.. semoga kamu semakin dituntun untuk lebih mendekat dan datang kepda DIA sang Juruselamat itu. Katakan amin ya ..

    .
    .
    @ Triadi
    Semua makhluk di kolong jagad, pasti mengenal Sang Pencipta, tapi belum tentu mengenal sang penebus. Jika orang tsb. tidak pernah mengenal dan dikenalkan sang penebus, apakah sudah takdirnya orang tersebut menjadi orang ber-dosa dan masuk neraka ? Sungguh malang orang tersebut.
    Tidak mungkin Tuhan bersifat tidak adil…
    .
    .
    Kamu salah besar ttg itu wahai saudaraku.. Satupun manusia di dunia ini tidak akan mengenal secara pribadi SANG PENCIPTA itu. Kita semua hanya mengetahui Pencipta itu dari ciptaanNYA dan dari perkataan orang-2 yg merindukanNYA. Tetapi DIA yg sudah datang dalam bentuk sang Penebus sudah menyatakan diriNYA adalah sang Raja yg olehNYA dunia ini diciptakan. Perkataan ini hidup dan mengandung janji yg sangat ajaib. Percayalah kepda Yesus Kristus maka engkau tidak akan dihukum pada siksa api neraka yg mengerikan itu.

    .
    .
    @ Triadi
    Kenapa anda menggunakan nama Tuhan kami dalam bible versi Indonesia, dimana bible versi Malasia akhirnya ikut-2 mengadopsi istilah tsb. dan menuai protes di negaranya.
    Kalau anda mau menggunakan kata tsb., anda harus bersih dari syirik, taqlid(dogma) buta, dan berhala-2.
    .
    .
    Baiklah kalau anda memang tidak mengizinkan nama Tuhan versi itu Alquran utk digunakan Bibel.. tapi maukah engkau menerima Kristus sbg Juruselamatmu yg hidup ? Ini sangat penting utk kamu mengerti dan pahamin. Waktu ini semakin dekat.., dan tidak akan ada yg dapat diselamatkan jikalau kita tidak percaya dalam nama esus Kristus
    .
    .
    @ Triadi
    ni sama saja dengan mengingkari kitab sendiri Perjanjian Lama, bahwa umat-2 terdahulu mengenal Tuhan melalui nabi-2 sebelum Yeshua. Nabi Musa, Abraham, Daud, dll. mengenal Allah tanpa melalui dan mengetahui nama Yeshua ( nama asli Yesus ). Apakah yang dimaksud Allah dalam PL sebenarnya adalah Yeshua ?
    .
    .

    Begini ya Triadi yg baik … Perdebatan model begini sangat baik dgn catatan ada saling menghormatin. Tetapi rasa pedulu kami saya, sdr Parhobas dan mr Cectio hanya ingin agar kita dapat bersama=sama bernyanyi dan bersukacita di Surga melayanin ALLAH yg kita kenal dalam nama Yesus Kristus. Marilah kita datang menyembah DIA sang Juruselamat yg hidup itu. Amin

  23. saudara Fillar, jawabanmu tidak ada yang memuaskan, bahkan terkesan mengada-ada (tidak Qur’an-based) dan ad hominem (menyerang pribadi peserta diskusi), padahal kalau mau tetap bersikap objektif diskusi masih bisa kita teruskan. tapi ya sudahlah, perilakumu memang tipikal. saya ragu dgn cara seperti itu ada org yang tertarik masuk ke ajaranmu.
    (nB: kenapa muslim cepat panik kalau seseorang bertanya sesuatu tentang nabinya?)
    namun baik @Parhobass dan @Robinson Agus Sihotang sudah memberikan jawaban yang baik dan dirasa cukup.

    dan kalau kamu mau lihat, sebenarnya nabi Anda memang ada dinubuatkan di Alkitab, tepatnya di kitab Wahyu (dan bbrp kitab terakhir). terlalu panjang kalau saya diuraikan disini,

    islam-quran-dan-666
    islam-beast-and-pale-horse

    • @Sectio

      saudara Fillar, jawabanmu tidak ada yang memuaskan, bahkan terkesan mengada-ada (tidak Qur’an-based) dan ad hominem (menyerang pribadi peserta diskusi), padahal kalau mau tetap bersikap objektif diskusi masih bisa kita teruskan.

      Aku menjawab berdasarkan fakta sejarah islam, berdasarkan kenyataan yang ada dan tidak aku karang2. Dan apa bila hal itu tidak memuaskan kamu wajar saja, sebab sekopnya adalah islam, tidak mungkin aku menjawab sesui dengan kepercayaanmu, lagi pula seluruh statemenmu menjurus ke wilayah islam, jadi aku menjawabnya sesuai dengan koridor agamaku. Kalu aku tidak objektif dari sisi mana lagi kamu menilaiku, bukankanh jawabanku ini mewakili agamaku?

      tapi ya sudahlah, perilakumu memang tipikal. saya ragu dgn cara seperti itu ada org yang tertarik masuk ke ajaranmu.

      di dlm islam tidak ada istilah Missionaris seperti di agama kalian. Di islam tidak ada paksaan. Islam tidak mengikat manusia untuk memasuki agama Allah ini, manusia silahkan bebas memilih. Soal tertarik dan tidak tertarik dalam dunia islam, itu hak pribadi manusia, hanya saja di dalam dunia islam, setiap pemeluk agama islam wajib menyampaikan kebenaran itu walau pahit dirasakan

      (nB: kenapa muslim cepat panik kalau seseorang bertanya sesuatu tentang nabinya?)

      Saya tidak panik, malahan saya rilex dengan pertanyaan kamu itu, Sebab di dalam Al Quran sendiri Allah telah menjelaskan masing2 nabi dengan umat-2nya itu. Tidak ada kepanikan bagi kami!

      namun baik @Parhobass dan @Robinson Agus Sihotang sudah memberikan jawaban yang baik dan dirasa cukup.

      Untuk koridor kristen jelas ya, tapi tidak ada sangkut pautnya dengan kepercayaan saya, lagi pula saya berdiskusi bukan untuk menyatukan pendapat!

      dan kalau kamu mau lihat, sebenarnya nabi Anda memang ada dinubuatkan di Alkitab, tepatnya di kitab Wahyu (dan bbrp kitab terakhir). terlalu panjang kalau saya diuraikan disini,

      saya juga tahu, tapi tidak salahnya engkau uraikan disini, menurut caramu dalam menjabarkan alkitab itu.

      Dari awal dari diskusi ini terutama dengan dirimu, engkau meminta kepadaku bukti Mukjizat, Apa yang di bawah Muhammad SAW, Mengapa Muhammad SAW banyak Istri!

      Setelah aku uraikan dengan berdasarkan dalil2 yang ada, maka saya tidak melihatmu untuk memberikan pertanyaan dan counter selanjutnya, bahkan kamu hanya menilai pribadiku dengan sampel umum dunia islam. Seharusnya kamu memberikan counter yang terbaik yang ada pada dirimu, bukan memberikan acungan pada Parhobas dan Robin. Mana Statemenmu atas jawabanku itu?

  24. Parhb, Robin, Sectio….
    Ah, anda-2 ternyata berpandangan eksklusif, dengan menghakimi semua non-kristen sebagai calon penghuni neraka. Jika mau, saya juga bisa menghakimi yang lebih keras dari itu..

    Bukankah Paulus berkata juga : Mengakui maupun tidak mengakui adanya Kristus, dosa kutuk semua manusia sudah ditebus secara percuma.
    Andai orang tidak mengakui konsep dosa kutuk-pun, dosa mereka sudah ditebus dengan cuma-cuma.

    • @Triadi
      Ah, anda-2 ternyata berpandangan eksklusif, dengan menghakimi semua non-kristen sebagai calon penghuni neraka. Jika mau, saya juga bisa menghakimi yang lebih keras dari itu..


      Anda mengatakannya menghakimi, tapi kami mengatakannya, melanjutkan pemberitaan berusia 2000 tahun…

      Berita yang sama yang diberitakan Rasul, melalui Alkitab, itu juga yang kami beritakan…

      Bukankah Paulus berkata juga : Mengakui maupun tidak mengakui adanya Kristus, dosa kutuk semua manusia sudah ditebus secara percuma.
      Andai orang tidak mengakui konsep dosa kutuk-pun, dosa mereka sudah ditebus dengan cuma-cuma.


      1. bisa dicantumkan ayatnya?
      2. Dosa kita memang sudah diangkut YESUS di atas salibNYA,. itu termasuk saya, Anda dan seluruh manusia…
      pertanyannya adalah
      a.dosa apa yang dimaksud?
      b. apakah Anda menghargai karya YESUS ini?

  25. @ Triadi

    Parhb, Robin, Sectio….
    Ah, anda-2 ternyata berpandangan eksklusif, dengan menghakimi semua non-kristen sebagai calon penghuni neraka. Jika mau, saya juga bisa menghakimi yang lebih keras dari itu..
    .
    .

    Janji Allah mengandung janji berkat dan penghukuman. Saya meneruskan perkataan Tuhan melalui RasulNYa … barangsiapa percaya akan kabar Injil itu dia tidak akan dihukum., tetapi siapa yg tidak percaya dia akan dihukum oleh firman Allah itu sendiri. Catatan itu tidak berlaku utk yg tidak pernah mendengarkan kbr Injil itu. Saya kira semua orang di dunia ini sudah mendengarkan dan membaca KABAR BAIK itu tetapi sama spt kau dan si Thoyib ( Fillar) itu yg menganggap sepi akan kasih karunia Allah maka tidak ada alasan kelian menganggap ALLAH tidak adil nanti menghukum semua yg mengeraskan hati mereka tidak mau percaya kpd ALLAH Juruselamat itu.

    .
    .
    @ Triadi
    Mengakui maupun tidak mengakui adanya Kristus, dosa kutuk semua manusia sudah ditebus secara percuma.
    Andai orang tidak mengakui konsep dosa kutuk-pun, dosa mereka sudah ditebus dengan cuma-cuma.

    .
    .
    Kau ini pandai-2 an atau kurang ngerti ?? Coba tunjukkan ayat tsb kpd kami di sini … Saya beritahukan kpdmu ya wahai Tritura (oops salah)… Triadi ! Kristus bukan menunjukkan jalan keselamatan itu tetapi Kristus adalah jalan KESELAMATAN itu sendiri. Tanpa DIA kau tidak mengenal ALLAH yg benar-2 sbg satu-2nya yg di sembah dan dimuliakan. Bedakan Allah yg disertai KEBENRAN dgn allah yg diseritakan dgn cara dibenar-benarkan …. Sama spt teman-2 Ayub yg mengira mereka mengenal Allah dgn cara spt benar padahal ALLAH hanya membenarkan Ayub yg memang mengenalNYA dgn Kebenaran.. semoga kau dan Thoyib itu mengerti

  26. Parhobas,Robin..
    Anda mengatakannya menghakimi, tapi kami mengatakannya, melanjutkan pemberitaan berusia 2000 tahun…

    Menurut kalian semua non-Kristen akan ke neraka, menurut aku semua non-Islam juga ke neraka, menurut Budhist, Hinduist, Kong Hu Cu, begitu juga.. Lalu siapa yang akan masuk Surga ???
    Jangan berpandangan telalu exclusive laah..

    1. bisa dicantumkan ayatnya?

    Roma 3:23 : Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
    Roma 3:24 : dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

    2. Dosa kita memang sudah diangkut YESUS di atas salibNYA,. itu termasuk saya, Anda dan seluruh manusia…

    Itulah makanya, aku katakan bahwa tidak perlu beragama Kristen dosa-asal manusia sudah ditebuskan oleh Yeshua (menurut konsep ajaran Paulus).

    barangsiapa percaya akan kabar Injil itu dia tidak akan dihukum., tetapi siapa yg tidak percaya dia akan dihukum oleh firman Allah itu sendiri. Catatan itu tidak berlaku utk yg tidak pernah mendengarkan kbr Injil itu


    Orang yang tidak pernah mendapat pengabaran Injil, tidak 100 % dari mereka akan percaya seandainya mereka semua mendapat pengabaran itu. Lalu dimanakah letak keadilan Tuhan? Semua yang tidak mengetahui pengabaran injil akan dibebaskan dari kesalahan, padahal jika mereka mendapat pengabaran belum tentu mereka itu semua akan percaya….

    Bros, saya tidak sedang mengajak apalagi memaksa kalian mengikuti ajaran kami. Saya hanya tidak ingin kalian menghakimi orang diluar kepercayaan anda sebagai pendosa, karena sayapun bisa bersikap demikian…

    • @Triadi

      Anda mengatakannya menghakimi, tapi kami mengatakannya, melanjutkan pemberitaan berusia 2000 tahun…

      Menurut kalian semua non-Kristen akan ke neraka, menurut aku semua non-Islam juga ke neraka, menurut Budhist, Hinduist, Kong Hu Cu, begitu juga.. Lalu siapa yang akan masuk Surga ???
      Jangan berpandangan telalu exclusive laah..

      Kami sedang tidak mengatakan bahwa semua non Kristen akan masuk neraka, yang kami ucapkan adalah bahwa:
      1. orang yang mengaku Kristen itu sendiri kemungkinan akan ada juga di neraka
      2. orang yang tidak menerima Kristus dan tidak memiliki hubungan pribadi dengan TUHAN maka pasti hidup “di luar” ALLAH, karena ALLAH adalah HIDUP maka diluar Yang Hidup adalah kematian.

      jadi milikilah ROH ALLAH, karena ROH ALLAH-lah yang menyanggupkan Anda untuk dapat hidup…


      1. bisa dicantumkan ayatnya?

      Roma 3:23 : Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
      Roma 3:24 : dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

      Anda katakan:

      Bukankah Paulus berkata juga : Mengakui maupun tidak mengakui adanya Kristus, dosa kutuk semua manusia sudah ditebus secara percuma.
      Andai orang tidak mengakui konsep dosa kutuk-pun, dosa mereka sudah ditebus dengan cuma-cuma.

      saya menanyakan ayat tersebut karena saya yakin betul Anda telah membelokkan makna ayat itu…
      perhatikan kalimat Anda ini dan bandingkan dengan ayat kutipan Anda,.. itu bertolak belakang kawan….
      ayat di atas menjelaskan bahwa “cuma-cuma” itu dikarenakan penebusan di dalam Kristus, karena karya Kristus…
      jadi Kristus jelas ADA

      nah yang pertama yang perlu Anda gali dari diri Anda adalah…
      apakah benar Anda berdosa/kehilangan kemulian?
      (ini kebenaran yang dapat Anda lihat langsung…)
      jika ya, maka Anda akan mencari “penghapus” dosa…
      “penghapus” dosa itu ada dengan perbuatan atau dengan cara menerima YESUS…
      dibuktikan sejak jaman dahulu kala, bahwa dengan perbuatan orang-orang tidak dapat hidup murni di hadapan TUHAN, maka jika tidak dapat maka pilihlah Kristus.
      Setelah memilih Kristus maka hiduplah dengan cara hidupnya Kristus…
      itulah yang disebut menerima dan mengakui bahwa ALLAH benar…

      Anda perlu mengakui bahwa ada seorang pelukis sebelum anda mengagumi suatu lukisan…ya toh…

      jadi sekarang kami beritakan kepada Anda saudara Triadi…
      a. usaha apapun dari Anda tidak akan ada yang sanggup untuk mendekati ALLAH,…
      b. Dosamu sudah dihapuskan oleh Kristus
      c. Terimalah berita itu, berita yang mengatakan bahwa Kristus telah mengambil alih ketidaksanggupanmu.
      d. Jika sudah menerima dan mengakui ketidaksanggupanmu maka hiduplah di dalam Kristus, karena hanya Kristuslah Jalan dan Kebenaran .

      2. Dosa kita memang sudah diangkut YESUS di atas salibNYA,. itu termasuk saya, Anda dan seluruh manusia…

      Itulah makanya, aku katakan bahwa tidak perlu beragama Kristen dosa-asal manusia sudah ditebuskan oleh Yeshua (menurut konsep ajaran Paulus).
      tidak ada yang memanggil Anda menjadi penganut agama tertentu, yang dipanggil kepada Anda adalah ANda mengakui karya TUHAN, Anda mengakui bahwa engkau tidak sanggup sampai kepada ALLAH, dan setelah mengakui itu, maka hiduplah di dalamNYA…

      Bros, saya tidak sedang mengajak apalagi memaksa kalian mengikuti ajaran kami. Saya hanya tidak ingin kalian menghakimi orang diluar kepercayaan anda sebagai pendosa, karena sayapun bisa bersikap demikian…
      ada sebuah miss link yang besar dan ada sebuah dusta yang besar yang disembunyikan oleh rasa mengasihani diri sendiri…

      jika Anda benar-benar muslim, maka ketika Anda membandingkan Kitab Suci Anda dengan Kitab Suci Alkitab, maka secara otomatis allahmu sendiri telah lebih dulu menghakimi mereka yang percaya kepada TUHAN YESUS KRISTUS.

      Nah bicara kebenaran itu maka kita tidak bisa lepas dari kata BENAR dan SALAH…
      kalau ANda merasa BENAR mari dengan berani berkata BENAR, tetapi jiak SALAH, berani tidak mengakui KESALAHAN?….

      Anda berani masuk ke blog ini tentu karena ANda merasa BENAR bukan?
      nah didalam keadaan merasa BENAR ini tentu Anda telah “menilai”/”menghamiki” saya/kami sebagai SALAH bukan? karena Anda anggap salah maka Anda perlu menginformasikan yang BENAR..

      tetapi jika apa yang ANda rasa BEnar itu ternyata salah, maka kami mengundang ANda untuk bertanding bak ksatria, yaitu mengakui SALAH-mu…

      itu bukan menghakimi, tetapi meluruskan apa yang selama ini Anda anggap BENAR ternyata SALAH…

      shalom

  27. Parhobas,Robin..
    Anda mengatakannya menghakimi, tapi kami mengatakannya, melanjutkan pemberitaan berusia 2000 tahun…

    Menurut kalian semua non-Kristen akan ke neraka, menurut aku semua non-Islam juga ke neraka, menurut Budhist, Hinduist, Kong Hu Cu, begitu juga.. Lalu siapa yang akan masuk Surga ???
    Jangan berpandangan telalu exclusive laah..

    1. bisa dicantumkan ayatnya?

    Roma 3:23 : Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
    Roma 3:24 : dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

    2. Dosa kita memang sudah diangkut YESUS di atas salibNYA,. itu termasuk saya, Anda dan seluruh manusia…

    Itulah makanya, aku katakan bahwa tidak perlu beragama Kristen dosa-asal manusia sudah ditebuskan oleh Yeshua (menurut konsep ajaran Paulus).

    barangsiapa percaya akan kabar Injil itu dia tidak akan dihukum., tetapi siapa yg tidak percaya dia akan dihukum oleh firman Allah itu sendiri. Catatan itu tidak berlaku utk yg tidak pernah mendengarkan kbr Injil itu


    Orang yang tidak pernah mendapat pengabaran Injil, tidak 100 % dari mereka akan percaya seandainya mereka semua mendapat pengabaran itu. Lalu dimanakah letak keadilan Tuhan? Semua yang tidak mengetahui pengabaran injil akan dibebaskan dari kesalahan, padahal jika mereka mendapat pengabaran belum tentu mereka itu semua akan percaya….

    Bros, saya tidak sedang mengajak apalagi memaksa kalian mengikuti ajaran kami. Saya hanya tidak ingin kalian menghakimi orang diluar kepercayaan anda sebagai pendosa, karena sayapun bisa bersikap demikian

  28. @ Triadi
    Itulah makanya, aku katakan bahwa tidak perlu beragama Kristen dosa-asal manusia sudah ditebuskan oleh Yeshua (menurut konsep ajaran Paulus).

    .
    .

    Begini ya Tri ….
    Saya , sdr Parhobas dan Mr Sectio telah menerima janji keselamatan dari karya keselamatan dari Kristus itu. Kami tidak dapat berhenti pada tahap hanya menikmatin keselamatan itu sendiri. Kami harus memberitahukan itu juga kpdmu dan kpd si Fillar serta semua lainnya. Krn kamipun harus dapat menjadi saksi Kristus di dlm hidup ini. Jgn kau kira kami memaksakan kepercayaan kami utk kau anut .., krn itu tidak diperbolehkan. Kami beritakan itu hanya untuk mempercepat pengabaran Injil itu. Jika engkau dapat datang kpd Kristus bukankah kami berarti menjadi pengumpul benuh bagi Kerajaan Allah itu.

  29. @Par

    Ketika Jaman Nabi-nabi, maka di ISRAEL ada begitu banyak nabi…
    artinya hanya di ISRAEL dikenal ALLAH YANG ESA…
    pada waktu yang sama bangsa-bangsa lain termasuk keturunan ISMAEL telah menyembah batu, setan, patung, Iblis…
    Keturunan ISRAEL salah satunya adalah MESIAS di dalam manusia
    Keturunan Ismael (jika benar dan jika dipaksakan) adalah Muhammad

    sudah aku katakan dari awal bahwa setiap bangsa2 di dunia ini jelas ada nabinya sebagai pemberi peringatan, hanya saja sebagian dari mereka tidak di catat oleh Al Quran, Al Quran hanya menjelaskan garis besarnya saja

    nah menurutmu yang lebih dianggap saudara Musa, apakah YESUS atau MUHAMMAD?

    Musa dan Isa adalah satu keturunan dari bapak dan ibu (Ibarhim dan Siti Sarah) melaui Ishak sedangkan Nabi Muhammad SAW satu keturunan juga dengan mereka hanya lain ibu melalui Ismail. Itu sebabnya ke dua Nabi itu bersaudara dengan Nabi Muhammad SAW.

    jawaban kedua:
    nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

    sebenarnya Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengaku2 sebagai mesias. Tapi di karenakan alkitab bicara masalah itu maka saya dengan mencoba memberi pengertian pada saudara Sectio. Sekarang saya balik, mana di dalam Akitabmu bahwa Nabi Isa seorang Mesias?

    jadi buat apa allahmu berjanji kalau tidak ia genapi?

    dengan di utusnya Nabi Muhammad SAW ke dunia ini sebenrnya apa yang di janjikan oleh Allah Tuhanmu dengan sendirinya telah klop

    Al Masih adalah bahasa Arab dari Mesias (Ibrani) atai Kristus (Yunani), jadi kalau ANda menyebut ISA AL MASIH (Yang ANda sebut YESUS KRISTUS), maka ANda telah mengakui bahwa MESIAS adalah YESUS,. jadi kalau ANda menyebut YESUS bukan MESIAS, maka itu disebut logika berputar,

    Al Masih tidak sama dengan Mesias. Sebab kalau itu kamu jadi sandaranku, kamu salah besar. Sebab ada dua Al Masih di kenal dalam dunia Islam. Satu seorang nabi (Isa Alaihissalam) dan satu lagi pendusta besar (DAJJAL). (mengenai Dajjal ini tidak ada sangkut pautnya dengan agama kalian, makanya tidak pernah di bahas)

    Al Masih=Juru Selamat. kalau mau jujur sebenarnya seluruh Nabi adalah Juru Selamat. ku katakan mereka juru selamat sebab tugas mereka menyampaikan risalah Allah, agar manusia tidak sesat. Al Masih tidak terbatas dengan Isa Putra Maryam saja kalau memang akar katanya dari Mesias dari bahasa Arab Masaha yang artinya di urapi dalam pengertian Ibrani Juru Selamat.

    Tapi kalau akar katanya adalah Shaha-Yasihu dari kata Al Masih maka engkau harus kecewa sebab Al Masih dalam pengertian ini hanya merujuk pada Nabi Isa seorang tidak pada Nabi Muhammad SAW. (Apa artinya engkau carilah sendiri) Itu sebabnya aku katakan bahwa pengertian antara AL MASIH DAN MESIAS adalah berbeda kalau di tilik dari akar katanya.

    Sekali lagi aku menulis bukan sembarang tulis, tentu aku punya acuan dan sandaran.

    sedangkan Mesias hanya ada satu orang yaitu Nabi Muhammad SAW.
    semoga ANda yang salah dan bukan Islam secara keseluruhan…

    Itu adalah ucapakanku, benar adanya. Begini:
    Sebenarnya kalau mengacu untuk umat per umat sebanarnya Al Masih apa bila sama dengan Mesias itu artinya seluruh Nabi2 adalah juru selamat, sebab setiap seluruh umat di dunia ini, pasti ada nabinya hal itu sesuai dengan Al Quran:

    10:47. Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikit pun) tidak dianiaya.

    Akan tetapi seluruh rasul2 itu dan nabi2 tersebut nasibnya kelak tergantung dengan Umat Muhammad SAW, sebab kami adalah saksi bagi mereka. Sedangkan kami (Umat Islam) saksinya adalah Nabi Muhammad SAW sendiri. Itu sebabnya saya katakan Juru Selamat yang sesungguhnya adalah Nabi Muhammad SAW sendiri. Kalau hal itu mengacu pada Mesias.

    akan tetapi apabila mengacuh pada Al Masih artinya ada dua bro sebab akar katanya ada dua macam seperti yang saya sebutkan tadi.

    APAKAH ENGKAU MASIH BINGUNG?

    supaya lebih netral coba Anda buka link dari wikipedia berikut:
    Al-Masih

    Itu juga benar, tergantung penafsiran kita sendiri2 dan referensi yang kita gunakan.

    kamu menyebut ISA dengan AL MASIH…
    kamu menyebut ISA adalah YESUS
    artinya YESUS adalah AL MASIH…

    apakah saya salah menyebut Isa Putra Maryam dengan Yesus ataupun Yeshua? Sayakan tidak menganggap Yesus itu Tuhan, yang ada dalam benak saya Yesus itu hanyalah seorang nabi yang di utus untuk Bani Israel tidak lebih dari itu. Yang menganggap Yesus itu Tuhan kan kepercayaan kalian yang di ajarkan oleh paulus?

    tetapi sekarang kamu mengatakan MESIAS bukanlah YESUS melainkan MUHAMMAD…

    itu berputar2 kawan Filar…kenapa?
    karena ANda tidak bisa membedakan Mesias/Kristus/Al Masih…

    dalam berbahasa kita tidak boleh terfokus dengan permainan kata, seumpama begini:

    Kata PRESIDENT: si Banu adalah seorang president, apakah setiap president adalah banu?

    Nah bukan kah Al Masih dalam konteks Ibrani adalah yang di urapi apakah yang di urapi bisa di sandangkan dengan sebagai Juru Selamat? itupun kalau akar katanya terambil dari akar kata Masaha. yaitu yang di urapi. Bukankah raja2 pada zaman dahulu juga di urapi? apakah raja2 itu juru selamat?

    Nah dari konteks yang saya jabarkan di sini Al Masih yang saya maksudkan adalah Shaha-Yasihu sebab hanya ada satu orang nabi yang seperti ini yakni Nabi Isa Alaihissalam dan satu lagi Dajjal.

    Pengertian Al Masih yang kedua adalah Mesias yang terambil dari akar kata Masaha yang artinya yang di urapi. Seperti yang saya jabarkan di atas bahwa yang di urapi tidak sama dengan juru selamat. seperti pertanyaan saya apakah raja2 adalah juru selamat?

    Jadi Juru Selamat yang sebenarnya itu adalah Nabi Muhammad SAW. Apabila konteksnya Ibrani maka Nabi Muhammad SAW adalah Sang Mesias.

    Apabila engkau tidak mengerti juga setelah aku jabarkan begini rupa, salahkanlah dirimu sendiri yang tidak tahu apa yang di tulis orang

    Hahahah….ada ujar-ujaran begini: “ampuni selembar nyawaku atau ampuni jiwaku” kira2 maksudnya apa ya heheheh. Tubuh tidak ada jiwa di dalamnya berarti mayat.
    nyawa atau jiwa itu bisa disejajarkan…
    tetapi nyawa atau jiwa bukanlah roh…
    itu dua hal yang berbeda…

    terangkan padaku apa itu roh?

    Filar,
    ANda harus mengakui bahwa Anda telah mengkorupsi ALKITAB dan menafsirnya demi kepentinganmu sendiri,…
    Anda telah mendustai ayat kutipan dari Yohanes, dosamu besar kawan Filar…

    kalau itu tulisan manusia aku tidak akan berdosa, kalaupun itu firman Tuhan aku juga tidak akan berdosa karena aku bukan mengubahnya, melainkan mengambil sari patinya, seperti kebisaanku menyingkat shalallahu’alaihi wassalam dengan dengan tulisan SAW. Aku menyingkatnya karena ini adalah blog bukan buku ataupun kitab suci Al Quran. heheheh

    jika ANda berani mengutip ayat dari Yohanes di atas, maka di situ kuncinya sudah jelas yang mengutus Penghibur itu adalah YESUS sendiri,… so sekarang yang mengutus Muhammad siapa? YESUS apa bukan?, kalau bukan berarti allah Anda bukan TUHAN…

    saya mengutip karena dialog saya dengan Saudara Sectio, sengaja saya ambil kitab anda sendiri agar kalian tidak buta, kalau saya ambil dari Al Quran saya rasa tidak adil kalau hal itu saya paparkan kepada kalian, bukankah saya sangat jarang mengutip ayat2 Al Quran? dari situ sebenarnya kalian bisa menilai sendiri, bahwa saya sangat objektif

    karena benar dan tepat, maka jangan sesekali memotong-motong ucapan YESUS itu ok, dan karena Anda telah memotong-motongnya makanya saya sebut kamu telah berdosa sangat besar… akuilah kesalahanmu itu kawan…

    Yesus kamu bukanlah Tuhan, kecuali Nabi. sekali lagi saya mengambil sari patinya bukan memotong2nya, itu masih untung tidak saya singkat2 seperti nulis di sms.

    dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

    Hahahaha….Tidak baik tuduh menuduh begitu
    fakta di depan mata, lebih baik Anda mengakuinya daripada sudah SALAH masih tidak ada malu…

    seharusnya anda sendiri yang malu, yang tidak mampu memberikan statemen dan counter yang membuat aku pusing. countermu bagiku biasa2 saja tidak ada yang istimewah. Agar engkau di atas angin engkau sengaja menuduhku mengerat2 ayatmu padahal aku sengaja mengambil sari patinya saja atau intinya saja. yang aku anggap orang sekaliber dirimu tidak mempersoalkannya. Padahal kalu mau jujur alkitabmu itu entah kesekian ratus kali di revisi. Jangan berani mungkir. Apakah perlu aku mencantumkan link yang aku ambil dari kopas ayatmu itu? Ini linknya:

    http://nabimuhammad.info/2010/11/kelahiran-pemberitahuan-kelahiran-22-10/

    sejarah dan kenyataan telah semakin terkuak bagi Anda, jangan sampai menunggu YESUS datang ke dua kali kawan, sebab dosamu besar sekali….

    Hahahaha

    saya tidak percaya dengan kedatangan Nabi Isa kedua kali, statemen ini saya bahas di blog saya sendiri.
    wajar…

    Di dalam islam percaya dan tidak percaya tidak mempengaruhi bagi pemeluknya dan tidak merusak akidah. Yang percaya silahkan yang tidak percaya ya silahkan juga tidak masalah. Asal saja tidak beramsumsi bahwa Isa=Yesus Kristus, itu jelas salah.
    jika sudah meyakini ISA tidak sama dengan YESUS KRISTUS lalu kenapa selalu berkeras berdialog dengan pengikut Kristus?

    Boleh engkau memutar balikan fakta asal kitab Nabi Isa bukan Injil

    sejarah telah mencatat lain…

    Paulus tidak mengingini seorang perempuan…
    Muhammad mengingini seorang perempuan di luar istri-istrinya yang lain,,,

    apa sangkut pautnya dengan istri2 nabi diskusi kita?

    menurut ANda, dari dua orang yang mengaku rasul ini, siapa yang dianggap saudara oleh YESUS, Paulus atau Muhammad?

    Sudah jelas Muhammad, paulusmu itukan dari Turki Yesus aja nggak kenal kok ama paulus

    ingat YESUS berkata:
    “Mengingini seorang perempuan saja di dalam hati itu sudah disebut ZINAH, dan ZINAH sama dengan PENYEMBAHAN BERHALA”…

    bagaimana aku mau kawin kalau tidak jatuh cinta pada istriku yang sekarang ini, emangnya kamu di jodohkan oleh bapakmu dengan istri yang sekarang?

    • @Filar

      Ketika Jaman Nabi-nabi, maka di ISRAEL ada begitu banyak nabi…
      artinya hanya di ISRAEL dikenal ALLAH YANG ESA…
      pada waktu yang sama bangsa-bangsa lain termasuk keturunan ISMAEL telah menyembah batu, setan, patung, Iblis…
      Keturunan ISRAEL salah satunya adalah MESIAS di dalam manusia
      Keturunan Ismael (jika benar dan jika dipaksakan) adalah Muhammad

      sudah aku katakan dari awal bahwa setiap bangsa2 di dunia ini jelas ada nabinya sebagai pemberi peringatan, hanya saja sebagian dari mereka tidak di catat oleh Al Quran, Al Quran hanya menjelaskan garis besarnya saja
      jadi ngga ada gunanya dong Abraham dipilih?…

      nah menurutmu yang lebih dianggap saudara Musa, apakah YESUS atau MUHAMMAD?

      Musa dan Isa adalah satu keturunan dari bapak dan ibu (Ibarhim dan Siti Sarah) melaui Ishak sedangkan Nabi Muhammad SAW satu keturunan juga dengan mereka hanya lain ibu melalui Ismail. Itu sebabnya ke dua Nabi itu bersaudara dengan Nabi Muhammad SAW.
      dari satu bapak beda ibu itu, maka YESUS apa Muhammad yang lebih dianggap saudara?
      ingat generasi dari Ismael sampai Muhammad itu sudah puluhan generasi..

      jawaban kedua:
      nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

      sebenarnya Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengaku2 sebagai mesias. Tapi di karenakan alkitab bicara masalah itu maka saya dengan mencoba memberi pengertian pada saudara Sectio. Sekarang saya balik, mana di dalam Akitabmu bahwa Nabi Isa seorang Mesias?
      Sudah saya sebut, Nama YESUS adalah YESUS KRISTUS, yang di dalam bahasa Ibraninya disebut Yeshua Hamashiah, di dalam bahasa Arab disebut Isa Al Masih…
      jadi tidak perlu saya kutip Alkitab kepada Anda, sebab ANda tahu sendiri YESUS disebut juga KRISTUS…

      nah sekarang balik kepada Anda
      Alkitab mana yang mengatakan Muhammad adalah Mesias?,.. apakah dari Injil Barnabas? kalau ya, maka ANda di tepi jurang yang sangat berbahaya…

      jadi buat apa allahmu berjanji kalau tidak ia genapi?

      dengan di utusnya Nabi Muhammad SAW ke dunia ini sebenrnya apa yang di janjikan oleh Allah Tuhanmu dengan sendirinya telah klop
      bagaimana bisa klop kalau tidak ada janji dan tidak ada penggenapan?.. kata Anda kan tidak ada penggenapan, nah kalau tidak ada penggenapan berarti tidak ada janji,… yang klopnya apa?

      Al Masih adalah bahasa Arab dari Mesias (Ibrani) atai Kristus (Yunani), jadi kalau ANda menyebut ISA AL MASIH (Yang ANda sebut YESUS KRISTUS), maka ANda telah mengakui bahwa MESIAS adalah YESUS,. jadi kalau ANda menyebut YESUS bukan MESIAS, maka itu disebut logika berputar,

      Al Masih tidak sama dengan Mesias. Sebab kalau itu kamu jadi sandaranku, kamu salah besar. Sebab ada dua Al Masih di kenal dalam dunia Islam. Satu seorang nabi (Isa Alaihissalam) dan satu lagi pendusta besar (DAJJAL). (mengenai Dajjal ini tidak ada sangkut pautnya dengan agama kalian, makanya tidak pernah di bahas)

      Al Masih=Juru Selamat. kalau mau jujur sebenarnya seluruh Nabi adalah Juru Selamat. ku katakan mereka juru selamat sebab tugas mereka menyampaikan risalah Allah, agar manusia tidak sesat. Al Masih tidak terbatas dengan Isa Putra Maryam saja kalau memang akar katanya dari Mesias dari bahasa Arab Masaha yang artinya di urapi dalam pengertian Ibrani Juru Selamat.

      Tapi kalau akar katanya adalah Shaha-Yasihu dari kata Al Masih maka engkau harus kecewa sebab Al Masih dalam pengertian ini hanya merujuk pada Nabi Isa seorang tidak pada Nabi Muhammad SAW. (Apa artinya engkau carilah sendiri) Itu sebabnya aku katakan bahwa pengertian antara AL MASIH DAN MESIAS adalah berbeda kalau di tilik dari akar katanya.
      kenapa aku harus kecewa kawan Filar, bahwa memang Mesias hanya satu sebab ALLAH itu ESA…,.. justru Anda yang mengatakan bahwa Muhammad adalah Mesias…
      lebih aneh lagi bahwa engkau berkata Isa adalah Al masih,..

      Sekali lagi aku menulis bukan sembarang tulis, tentu aku punya acuan dan sandaran.
      merendahkan diri lebih bagus dan lebih menguntungkan..
      saya masih heran dengan saudara berani mengatakan demikian ini padahal jelas-jelas ayat kutipan dari Yohanes telah Anda korupsi

      sedangkan Mesias hanya ada satu orang yaitu Nabi Muhammad SAW.
      semoga ANda yang salah dan bukan Islam secara keseluruhan…

      Itu adalah ucapakanku, benar adanya. Begini:
      Sebenarnya kalau mengacu untuk umat per umat sebanarnya Al Masih apa bila sama dengan Mesias itu artinya seluruh Nabi2 adalah juru selamat, sebab setiap seluruh umat di dunia ini, pasti ada nabinya hal itu sesuai dengan Al Quran:

      10:47. Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikit pun) tidak dianiaya.

      Akan tetapi seluruh rasul2 itu dan nabi2 tersebut nasibnya kelak tergantung dengan Umat Muhammad SAW, sebab kami adalah saksi bagi mereka. Sedangkan kami (Umat Islam) saksinya adalah Nabi Muhammad SAW sendiri. Itu sebabnya saya katakan Juru Selamat yang sesungguhnya adalah Nabi Muhammad SAW sendiri. Kalau hal itu mengacu pada Mesias.

      akan tetapi apabila mengacuh pada Al Masih artinya ada dua bro sebab akar katanya ada dua macam seperti yang saya sebutkan tadi.

      APAKAH ENGKAU MASIH BINGUNG?
      begini mas Filar;
      jika mengacu ayat ini maka tidak salah Ahmadyiah mengaku Gulam Ahmad sebagai rasul terakhir, nyatanya Islam mengaku bahwa Muhammad adalah yang terakhir,… ini bertentangan dengan iman Anda sendiri,… jangan salahkan saya jika saya sebut kesekian kali Anda ini inkonsisten…

      supaya lebih netral coba Anda buka link dari wikipedia berikut:
      Al-Masih

      Itu juga benar, tergantung penafsiran kita sendiri2 dan referensi yang kita gunakan.
      Dulu Anda pernah mengatakan bahwa Kristen tikda ada pegangannya, nyatanya sekarang semakin jelas, iman Anda tidak ada pegangan yang jelas mas FIlar, Anda tergantung penafsir, jika penafsir salah maka iman Anda juga akan salah… bahaya itu kawan…

      kamu menyebut ISA dengan AL MASIH…
      kamu menyebut ISA adalah YESUS
      artinya YESUS adalah AL MASIH…

      apakah saya salah menyebut Isa Putra Maryam dengan Yesus ataupun Yeshua? Sayakan tidak menganggap Yesus itu Tuhan, yang ada dalam benak saya Yesus itu hanyalah seorang nabi yang di utus untuk Bani Israel tidak lebih dari itu. Yang menganggap Yesus itu Tuhan kan kepercayaan kalian yang di ajarkan oleh paulus?
      dari awal sudah saya tegaskan bahwa Isa tidak sama dengan YESUS… tetapi ketika bicara dengan Anda selalu Anda anggap itu sama… jika sama maka Anda harus siap dipermalukan oleh sejarah… sekarang Anda menggeliat,.. mohon konsisten saudara Filar..

      tetapi sekarang kamu mengatakan MESIAS bukanlah YESUS melainkan MUHAMMAD…

      itu berputar2 kawan Filar…kenapa?
      karena ANda tidak bisa membedakan Mesias/Kristus/Al Masih…

      dalam berbahasa kita tidak boleh terfokus dengan permainan kata, seumpama begini:

      Kata PRESIDENT: si Banu adalah seorang president, apakah setiap president adalah banu?

      Nah bukan kah Al Masih dalam konteks Ibrani adalah yang di urapi apakah yang di urapi bisa di sandangkan dengan sebagai Juru Selamat? itupun kalau akar katanya terambil dari akar kata Masaha. yaitu yang di urapi. Bukankah raja2 pada zaman dahulu juga di urapi? apakah raja2 itu juru selamat?

      Nah dari konteks yang saya jabarkan di sini Al Masih yang saya maksudkan adalah Shaha-Yasihu sebab hanya ada satu orang nabi yang seperti ini yakni Nabi Isa Alaihissalam dan satu lagi Dajjal.

      Pengertian Al Masih yang kedua adalah Mesias yang terambil dari akar kata Masaha yang artinya yang di urapi. Seperti yang saya jabarkan di atas bahwa yang di urapi tidak sama dengan juru selamat. seperti pertanyaan saya apakah raja2 adalah juru selamat?

      Jadi Juru Selamat yang sebenarnya itu adalah Nabi Muhammad SAW. Apabila konteksnya Ibrani maka Nabi Muhammad SAW adalah Sang Mesias.

      Apabila engkau tidak mengerti juga setelah aku jabarkan begini rupa, salahkanlah dirimu sendiri yang tidak tahu apa yang di tulis orang

      ISA adalah AL MASIH…
      sekarang Anda mengatakan Muhammad adalah Mesias…

      jika memakai hukum MESIAS,…
      maka ISA bukan AL MASIH
      MUHAMMAD adalah AL MASIH…

      atau
      ISA adalah AL MASIH
      MUHAMMAD adalah bukan AL MASIH…

      sekarang mana point Anda?

      Hahahah….ada ujar-ujaran begini: “ampuni selembar nyawaku atau ampuni jiwaku” kira2 maksudnya apa ya heheheh. Tubuh tidak ada jiwa di dalamnya berarti mayat.
      nyawa atau jiwa itu bisa disejajarkan…
      tetapi nyawa atau jiwa bukanlah roh…
      itu dua hal yang berbeda…

      terangkan padaku apa itu roh?

      Anda tidak mengerti atau gimana?


      Filar,
      ANda harus mengakui bahwa Anda telah mengkorupsi ALKITAB dan menafsirnya demi kepentinganmu sendiri,…
      Anda telah mendustai ayat kutipan dari Yohanes, dosamu besar kawan Filar…

      kalau itu tulisan manusia aku tidak akan berdosa, kalaupun itu firman Tuhan aku juga tidak akan berdosa karena aku bukan mengubahnya, melainkan mengambil sari patinya, seperti kebisaanku menyingkat shalallahu’alaihi wassalam dengan dengan tulisan SAW. Aku menyingkatnya karena ini adalah blog bukan buku ataupun kitab suci Al Quran. heheheh
      retorika, dalih…..

      jika ANda berani mengutip ayat dari Yohanes di atas, maka di situ kuncinya sudah jelas yang mengutus Penghibur itu adalah YESUS sendiri,… so sekarang yang mengutus Muhammad siapa? YESUS apa bukan?, kalau bukan berarti allah Anda bukan TUHAN…

      saya mengutip karena dialog saya dengan Saudara Sectio, sengaja saya ambil kitab anda sendiri agar kalian tidak buta, kalau saya ambil dari Al Quran saya rasa tidak adil kalau hal itu saya paparkan kepada kalian, bukankah saya sangat jarang mengutip ayat2 Al Quran? dari situ sebenarnya kalian bisa menilai sendiri, bahwa saya sangat objektif
      yang saya permasalahkan justru kutipan Anda itu salah, Anda manipulasi, Anda korupsi…

      karena benar dan tepat, maka jangan sesekali memotong-motong ucapan YESUS itu ok, dan karena Anda telah memotong-motongnya makanya saya sebut kamu telah berdosa sangat besar… akuilah kesalahanmu itu kawan…

      Yesus kamu bukanlah Tuhan, kecuali Nabi. sekali lagi saya mengambil sari patinya bukan memotong2nya, itu masih untung tidak saya singkat2 seperti nulis di sms.
      mengaku salah lebih ksatria….

      dari semua ulasan di atas dapat dipastikan yang membengkokkan ALKITAB adalah iman Anda itu sendiri…

      Hahahaha….Tidak baik tuduh menuduh begitu
      fakta di depan mata, lebih baik Anda mengakuinya daripada sudah SALAH masih tidak ada malu…

      seharusnya anda sendiri yang malu, yang tidak mampu memberikan statemen dan counter yang membuat aku pusing. countermu bagiku biasa2 saja tidak ada yang istimewah. Agar engkau di atas angin engkau sengaja menuduhku mengerat2 ayatmu padahal aku sengaja mengambil sari patinya saja atau intinya saja. yang aku anggap orang sekaliber dirimu tidak mempersoalkannya. Padahal kalu mau jujur alkitabmu itu entah kesekian ratus kali di revisi. Jangan berani mungkir. Apakah perlu aku mencantumkan link yang aku ambil dari kopas ayatmu itu? Ini linknya:

      http://nabimuhammad.info/2010/11/kelahiran-pemberitahuan-kelahiran-22-10/

      jangan lari dari masalah,… Anda harus jujur mengakui bahwa Anda benar2 mengkorupsi Alkitab….

      sejarah dan kenyataan telah semakin terkuak bagi Anda, jangan sampai menunggu YESUS datang ke dua kali kawan, sebab dosamu besar sekali….

      Hahahaha

      saya tidak percaya dengan kedatangan Nabi Isa kedua kali, statemen ini saya bahas di blog saya sendiri.
      wajar…

      Di dalam islam percaya dan tidak percaya tidak mempengaruhi bagi pemeluknya dan tidak merusak akidah. Yang percaya silahkan yang tidak percaya ya silahkan juga tidak masalah. Asal saja tidak beramsumsi bahwa Isa=Yesus Kristus, itu jelas salah.
      jika sudah meyakini ISA tidak sama dengan YESUS KRISTUS lalu kenapa selalu berkeras berdialog dengan pengikut Kristus?

      Boleh engkau memutar balikan fakta asal kitab Nabi Isa bukan Injil

      sejarah telah mencatat lain…

      Paulus tidak mengingini seorang perempuan…
      Muhammad mengingini seorang perempuan di luar istri-istrinya yang lain,,,

      apa sangkut pautnya dengan istri2 nabi diskusi kita?

      menurut ANda, dari dua orang yang mengaku rasul ini, siapa yang dianggap saudara oleh YESUS, Paulus atau Muhammad?

      Sudah jelas Muhammad, paulusmu itukan dari Turki Yesus aja nggak kenal kok ama paulus
      Turki itu belum ada pada masa pelayanan Paulus…
      sekali lagi,…
      Paulus tidak mengingini seorang perempuan
      Muhammad mengingini seorang perempuan di luar istrinya
      menurut Anda di antara dua orang yang mengaku rasul ini siapa yang menuruti perintah YESUS (ingat YESUS berkata yang menuruti perintahNYA adalah saudaraNYA, dan perintah itu adalah mengingini seorang perempuan saja di dalam hati di luar istri itu sudah ZINAH, dan ZINAH disamakan dengan PENYEMBAHAN BERHALA)…

      ingat YESUS berkata:
      “Mengingini seorang perempuan saja di dalam hati itu sudah disebut ZINAH, dan ZINAH sama dengan PENYEMBAHAN BERHALA”…

      bagaimana aku mau kawin kalau tidak jatuh cinta pada istriku yang sekarang ini, emangnya kamu di jodohkan oleh bapakmu dengan istri yang sekarang?
      istrimu hanya boleh satu, jika di luar istrimu itu kamu masih ada keinginan kepada perempuan lain, baik itu hanya dihatimu saja, itu sudah ZINAH,…
      nah bandingkan antara PAULUS dan MUHAMMAD…
      Paulus tidak lagi menginginkan seorang perempuan
      Muhammad memiliki istri lebih dari 4

      pertanyaan
      diantara dua yang mengaku RASUL ini, siapa yang menuruti perintah YESUS yang disebut KRISTUS?…

      • @Par

        jadi ngga ada gunanya dong Abraham dipilih?…

        Di dalam Islam kedudukan para nabi dan rasul sama, kami beriman keseluruh Nabi dan Rasul baik yang di catat di dalam Al Quran maupun tidak. Ibrahim dipilih sebagai ini dan itu ‘kan hanya di dalam dogma kepercayaan anda

        dari satu bapak beda ibu itu, maka YESUS apa Muhammad yang lebih dianggap saudara?

        ke tiga manusia itu semuanya bersaudara. Dan menurut Nabi Muhammad SAW sendiri dalam hadits shahi:

        “Anaa aulan naasi bi ‘iisabni maryama fiddunyaa wal aakhiraati wal anbiyaa-u ikhwaatul li’allaatin ummahaatuhum syattaa wa diinuhum waa hidun”.

        “Saya yang lebih dekat dengan Isa anak Maryam di dunia dan di akhirat. Semua nabi-nabi itu bersaudara karena seketurunan. Ibunya berlainan sedangkan agamanya satu” (HR. Bukhari No. 1501).

        ingat generasi dari Ismael sampai Muhammad itu sudah puluhan generasi..

        Benar, Bukankah Ishak sampai Isa As juga banyak generasinya?

        jawaban kedua:
        nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

        itu jawaban anda realita yang sebenarnya kan beda

        Sudah saya sebut, Nama YESUS adalah YESUS KRISTUS, yang di dalam bahasa Ibraninya disebut Yeshua Hamashiah, di dalam bahasa Arab disebut Isa Al Masih…
        jadi tidak perlu saya kutip Alkitab kepada Anda, sebab ANda tahu sendiri YESUS disebut juga KRISTUS…

        Oke saya mengerti dengan apa yang anda maksudkan. Sekarang saya mau tanya: Apakah Gelar Al Masih itu Allah yang memberikan? Tolong kamu jawab pertanyaan ini dahulu dengan jabaran lengkap!

        nah sekarang balik kepada Anda
        Alkitab mana yang mengatakan Muhammad adalah Mesias?,.. apakah dari Injil Barnabas? kalau ya, maka ANda di tepi jurang yang sangat berbahaya…

        seperti yang telah saya postingkan di dalam alkitab anda sendiri,

        “Seorang Nabi akan Ku bangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini. Aku akan menaruh firman-KU dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang KU perintahkan kepadanya ” ( ULANGAN 18:18 )

        Di dalam ayat itu Allah akan membangkitkan seorang nabi di antara saudara mereka seperti halnya Nabi Musa Alaihissalam. Melihat konteks ayat tersebut Allah memberikan sinyal bahwa Nabi yang akan di bangkitkan itu ada kesamaan dengan Nabi Musa sendiri, oleh sebab itu mari kita perbandingkan antara ketiga mereka agar adil: (pesanku jangan berani mungkir):

        1. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad dalam beberapa hal, huruf depannya M ,… sementara Yesus atau Jesus huruf depannya Y /J

        2. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad , keduanya lahir normal punya ibu dan bapak,.. sementara Yesus tidak memiliki bapak.

        3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya meninggalnya secara normal,.. sementara kalau Yesus “mati” secara misterius, umat Kristen mengaku bahwa Yesus mati di salib, sementara umat Islam mengatakan bahwa Yesus tidak mati dan tidak di salib.

        3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang mengahadapi lawan, lalu mengungsi/hijrah , karena serangan kaum Quraish , Nabi Muhammad mengungsi dari Mekkah ke Madinah, karena penindasan Fir’aun, nabi Musa mengungsi dari Mesir ke bukit Sinai.
        sedangkan Yesus ( Isa Almasih ) tidak mengungsi ke mana mana.

        4. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang, berdakwah, bertempur melawan musuhnya, awal mulanya mereka di tolak, namun setelah itu di terima dan berjaya . Sementara kalau Yesus ,ia tidak terjuang dalam medan pertempuran dan misi dakwahnya pun di tolak oleh kaumnya, Yesus di tolak oleh umatnya sendiri, umat Yahudi dan mereka berniat mau menyalib dan membunuhnya ,…!!!

        Nah dari konteks di atas apa maksud dari kata: SEPERTI ENGKAU INI dalam ayat tersebut? apa menurutmu arti dari kata (seperti engkau ini) bisa di sandingkan dengan karakter Isa Alaihissalam yang berdakwah penuh dengan kasih? Bukankah karakteristik Musa dan Muhammad ada sinkronisasi di antara keduanya?

        Sekali lagi apakah Yesus pernah membelah sesuatu? Kalau Musa membelah lautan maka Muhammad tidak tanggung2 yang di belahnya adalah Bulan! JANGAN BERANI MUNGKIR! Seluruh dunia mencatat Mukjizat ini.

        http://murtadinkafirun.forumotion.net/t8718-kedatangan-nabi-muhammad-saw-di-nubuat-di-sebutkan-oleh-yesus-kristus

        bagaimana bisa klop kalau tidak ada janji dan tidak ada penggenapan?.. kata Anda kan tidak ada penggenapan, nah kalau tidak ada penggenapan berarti tidak ada janji,… yang klopnya apa?

        yang klop adalah visi dan misi Nabi Muhammad SAW sebagai rasul penutup dan di RidhaiNya Islam sebagai sebuah agama. Jadi dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW ke dunia maka misi kerasulan berakhir sudah itu artinya sudah tuntas seluruh Rislah Allah di dunia ini. Kita hanya menunggu hari kiamat saja. Itu yang saya maksudkan dengan klop.

        Jadi kalau engkau tetap menunggu kedatangan Isa Alaihissalam, untuk menjadi hakim dan membenarkan apa yang engkau pegang saat ini, hal itu hanya kesia-siaan belaka, engkau sedang terbuai dengan doktrin gerejamu

        Al Masih adalah bahasa Arab dari Mesias (Ibrani) atai Kristus (Yunani), jadi kalau ANda menyebut ISA AL MASIH (Yang ANda sebut YESUS KRISTUS), maka ANda telah mengakui bahwa MESIAS adalah YESUS,. jadi kalau ANda menyebut YESUS bukan MESIAS, maka itu disebut logika berputar,

        saya tidak pernah berkata dengan mengucapkan Yesus Kristus atau Isa Al Masih, melainkan Isa Alaihissalam Atau sering saya singkat Isa AS. Kalupun saya menyebut dengan istilah lain cukup dengan Yesus saja.

        kenapa aku harus kecewa kawan Filar, bahwa memang Mesias hanya satu sebab ALLAH itu ESA…,.. justru Anda yang mengatakan bahwa Muhammad adalah Mesias…

        kalau mengacu pada Juru Selamat maka Nabi Muhammad SAW adalah tokohnya

        begini mas Filar;
        jika mengacu ayat ini maka tidak salah Ahmadyiah mengaku Gulam Ahmad sebagai rasul terakhir, nyatanya Islam mengaku bahwa Muhammad adalah yang terakhir,… ini bertentangan dengan iman Anda sendiri,… jangan salahkan saya jika saya sebut kesekian kali Anda ini inkonsisten…

        apa hubungannya diskusi kita dengan Ahmadiyah?

        Dulu Anda pernah mengatakan bahwa Kristen tikda ada pegangannya, nyatanya sekarang semakin jelas, iman Anda tidak ada pegangan yang jelas mas FIlar, Anda tergantung penafsir, jika penafsir salah maka iman Anda juga akan salah… bahaya itu kawan…

        kamu kan memberikan referensi sama saya tentang pengertian Al Masih…nah menurut saya Al Masih itu bisa terambil dari akar kata Masaha dan Shaha-Yasihu yang artinya sangat berbedah jauh.

        dari awal sudah saya tegaskan bahwa Isa tidak sama dengan YESUS… tetapi ketika bicara dengan Anda selalu Anda anggap itu sama… jika sama maka Anda harus siap dipermalukan oleh sejarah… sekarang Anda menggeliat,.. mohon konsisten saudara Filar..

        Par…Par…Oke saya turuti apa maumu dengan menganggap bahwa Yesus bukanlah Isa Alaihissalam. Sekarang saya akan bercerita tentang Isa Alaihissalam dalam konteks Islam.

        -Nabi Isa di lahirkan di Bethlehem dan di besarkan di Nazaret yang berbahasa Aramia Barat.

        – Kitab yang di berikan padanya adalah Injil yang dalam bahasa Yunani adalah Evangilos yang berarti Kabar Baik.

        – Mempunyai 12 orang murid yang di kenal dengan sebutan Hawariyun semuanya berasal dari Kanaan (Palestina)

        – Tidak punya bapak, Ibunya bernama Maryam.

        – Di lahirkan antara bulan Juli-Agustus.

        – Mukjizatnya: Pandai bicara ketika masih bayi, menyembuhkan penyakit kusta, mampu menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang buta.

        – Anak keturunan Ishak bin Ibrahim.

        – berusia 120 tahun, berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang di riwayatkan oleh Aisyah.

        – Bertuhankan Allah dengan ajarannya kasih dan sayang.

        Nah…dari konteks islam itu mana konteks kristen?

        ISA adalah AL MASIH…
        sekarang Anda mengatakan Muhammad adalah Mesias…

        jika memakai hukum MESIAS,…
        maka ISA bukan AL MASIH
        MUHAMMAD adalah AL MASIH…

        atau
        ISA adalah AL MASIH
        MUHAMMAD adalah bukan AL MASIH…

        sekarang mana point Anda?

        Pointku ada dalam kitabmu sendiri ( ULANGAN 18:18 ) dan jangan banyak bacot engkau bisa ke sini:

        http://id.wikipedia.org/wiki/Injil_Barnabas#Mesias_keturunan_Ismael.

        dan ini link dari temanku:

        http://chodet22.wordpress.com/2010/06/18/konsep-mesias-dalam-alkitab-dan-menurut-yahudi/

        engkau bisa lihat komentar2 di blog temanku itu.

        Yang jelas setiap nabi dan rasul memberitakan akan datangnya Rasul Besar di akhir zaman yang lazimnya di sebut Nubuat. Apa engkau buta bahwa Rasul yang di beritakan itu sudah wafat 14 abad yang lalu.

        Al Quran juga menceritakan:
        “(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya Muhammad) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil (Alkitab/ Bible/ Gospel) yang ada di sisi mereka,..” (Al A’raf 157)

        dan yang ini:

        http://www.perisai.net/diskusi/topik/19

        terangkan padaku apa itu roh?

        Anda tidak mengerti atau gimana?

        sekali aku bertanya padamu terangkan padaku tentang roh!!!

        http://nabimuhammad.info/2010/11/kelahiran-pemberitahuan-kelahiran-22-10/

        jangan lari dari masalah,… Anda harus jujur mengakui bahwa Anda benar2 mengkorupsi Alkitab….

        setelah aku tunjukan padamu link tersebut engkau mengatakan padaku lari dari masalah, itu artinya engkau belum masuk ke link tersebut.

        Akibat dari perbuatanmu ini yang suka main tuduh menuduh, maka akan banyak link yang aku cantumkan, agar hatimu puas. Biasanya aku berkoment tidak pernah mencantumkan link blog orang lain sebab blog tersebut juga sependapat denganku, bahkan blogku sendiri sangat jarang aku promosikan di sini. Engkau tahu mengapa aku lakukan hal yang demikian? Tidak lain adalah pendapatku sangat objektif.

        Turki itu belum ada pada masa pelayanan Paulus…
        sekali lagi,…

        Turki itu nama sekarang bro, dulu namanya Tarsus. Nanti kalau aku menyebut Tarsus engkau katakan pdku Tarsus nggak ada dalam peta.

        istrimu hanya boleh satu, jika di luar istrimu itu kamu masih ada keinginan kepada perempuan lain, baik itu hanya dihatimu saja, itu sudah ZINAH,…
        nah bandingkan antara PAULUS dan MUHAMMAD…
        Paulus tidak lagi menginginkan seorang perempuan
        Muhammad memiliki istri lebih dari 4

        pertanyaan
        diantara dua yang mengaku RASUL ini, siapa yang menuruti perintah YESUS yang disebut KRISTUS?…

        Nah engkau sendiri yang mengatkan bahwa Nabi Muhammad SAW punya istri lebih dari empat, apakah engkau mengetahui isi hatinya? Apakah Nabi Muhammad SAW memilki perempuan yang tidak di nikahinya? Perempuan manakah yang maksudmu dengan sebutan perempuan lain, apakah Yesusmu mengatakan hanya boleh beristri satu saja? Lalu untuk apa perempuan lain yang di ciptakan oleh Allah? Apakah mereka di jadikan barang pajangan saja, untuk kontes putri pariwisata saja? Pake tu logika Par….

        Misal jumlah penduduk bumi 1500 orang, 1000 perempuan dan 500 orang laki2, lalu yang 500 orang perempuan itu engkau apain? Kalau mereka tidak menikah di karenakan laki2 tidak ada lagi yang bujangan, apakah menurutmu itu adil. Tentu kalau mau adil satu orang laki2 mempunyai 2 orang istri. Lantas apakah mempunyai lebih dari satu orang istri kita berzina?

        YANG BENAR SAJA, itu artinya apa yang di lakukan paulusmu itu sangat bertentangan dengan kodrat dan fitrah manusia.

      • @Filar

        jadi ngga ada gunanya dong Abraham dipilih?…

        Di dalam Islam kedudukan para nabi dan rasul sama, kami beriman keseluruh Nabi dan Rasul baik yang di catat di dalam Al Quran maupun tidak. Ibrahim dipilih sebagai ini dan itu ‘kan hanya di dalam dogma kepercayaan anda
        inkonsisten,….
        syahadat Anda menempatkan kedudukan tertentu pada Muhammad… itu sudah membuktikan bahada Rasul/Nabi tidak sama pada kepercayaan Islam…

        Jika Abraham tidak dipilih maka tidak akan ada faedah dari klaim muslim atas anak Ismael…
        Filar, dalam terus dogma/ajaran yang ada padamu kawan… itu jauh lebih menguntungkan…

        dari satu bapak beda ibu itu, maka YESUS apa Muhammad yang lebih dianggap saudara?

        ke tiga manusia itu semuanya bersaudara. Dan menurut Nabi Muhammad SAW sendiri dalam hadits shahi:

        “Anaa aulan naasi bi ‘iisabni maryama fiddunyaa wal aakhiraati wal anbiyaa-u ikhwaatul li’allaatin ummahaatuhum syattaa wa diinuhum waa hidun”.

        “Saya yang lebih dekat dengan Isa anak Maryam di dunia dan di akhirat. Semua nabi-nabi itu bersaudara karena seketurunan. Ibunya berlainan sedangkan agamanya satu” (HR. Bukhari No. 1501).

        semua manusia adalah saudara karena keturunan ADAM/NUH…
        tetapi YAHUDI dan ARAB sudah tidak menjadi saudara karena dipisahkan ideologi beribu tahun…

        pertanyaan
        PAULUS orang YAHUDI dan MUHAMMAD orang ARAB,
        dari kedua orang yang mengaku RASUL ini siapa yang menjadi saudara MUSA?

        ingat generasi dari Ismael sampai Muhammad itu sudah puluhan generasi..

        Benar, Bukankah Ishak sampai Isa As juga banyak generasinya?
        karena sudah banyak maka terjadi pemisahan suku/persaudaraan,…. nah ISHAK itu keturunannya adalah YAKUB (yang kemudian disebut ISRAEL), dan YESUS secara manusia adalah keturunan DAUD yang adalah Raja ISRAEL….
        nah dari keturunan itu,
        siapa yang lebih dianggap saudara YESUS (secara manusia orang Ibrani) apa MUHAMMAD (secara lahiriah orang Arab)

        jawaban kedua:
        nubuatan ini sudah digenapi, jadi kalau sudah digenapi maka yang mengaku2 menggenapinya dapat dipastikan mesias palsu…

        itu jawaban anda realita yang sebenarnya kan beda

        Sudah saya sebut, Nama YESUS adalah YESUS KRISTUS, yang di dalam bahasa Ibraninya disebut Yeshua Hamashiah, di dalam bahasa Arab disebut Isa Al Masih…
        jadi tidak perlu saya kutip Alkitab kepada Anda, sebab ANda tahu sendiri YESUS disebut juga KRISTUS…

        Oke saya mengerti dengan apa yang anda maksudkan. Sekarang saya mau tanya: Apakah Gelar Al Masih itu Allah yang memberikan? Tolong kamu jawab pertanyaan ini dahulu dengan jabaran lengkap!

        TUHAN melihat bahwa manusia telah berdosa/terpisah dari keadaan baik,
        TUHAN berinisiatip untuk menyelamatkan manusia dari dosa/dari keadaan tidak baik itu,
        Inisiatip ini dijewantahkan dalam Sosok yang disebut MESIAS…
        TUHAN berjanji akan mendatangkan MESIAS ke dunia sehingga Nabi diutus untuk mengucapkan apa yang akan terjadi terhadap MESIAS…

        dari semua nubuatan yang disebutkan itu akan terjadi pada diri MESIAS.

        nah benar bahwa memang banyak orang yang mengaku mesias, tetapi perlu diperiksa nubuatan mana yang telah mesias itu genapi…

        nah dari semua nubuat yang dapat di catat, hanya YESUS yang menggenapinya,..
        dan karena menggenapi itulah maka gelarNya disebut MESIAS/Kristus/Al Masih…

        Jadi gelar itu diberikan oleh orang beriman karena melihat nubuat yang tergenapi,
        dan MESIAS itu sendiri adalah inisiatip ALLAH atas keadaan manusia yang rusak…

        karena ada beberapa nubuat yang digenapi oranglah atau dikalim digenapi maka disebut ada mesias-mesias… tetapi selalu ada bolongnya nubuat yang tidak digenapi, maka disebut mesias palsu atau cukup mesias tetapi bukan haMashiach…

        inisiatip, ucapan, ide, dan kekuatan ALLAH ini disebut LOGOS, atau Firman ALLAH,…
        LOGOS inilah yang menjadi manusia, dan manusia itu dinamai YESUS…dan itulah kesaksian dari ROH KUDUS, yaitu ALLAH sendiri, bahwa LOGOS adalah ALLAH…

        sehingga saksi manusia (rasul-rasul) dan saksi ROH KEBENARAN akan selalu sama…

        Karena ALLAH adalah ROH adanya, dan manusia adalah materi maka Inisiatif TUHAN itu harus Bisa menjadi Perantara antara materi/manusia dengan ROH (ALLAH)… itulah YESUS, IA adalah manusia untuk sementara (MESIAS) dan IA adalah MESIAS…

        nah sekarang balik kepada Anda
        Alkitab mana yang mengatakan Muhammad adalah Mesias?,.. apakah dari Injil Barnabas? kalau ya, maka ANda di tepi jurang yang sangat berbahaya…

        seperti yang telah saya postingkan di dalam alkitab anda sendiri,

        “Seorang Nabi akan Ku bangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini. Aku akan menaruh firman-KU dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang KU perintahkan kepadanya ” ( ULANGAN 18:18 )
        kalau Anda berani mencoba membaca Injil Yohanes pasal-pasal awal maka ANda seharusnya sudah mampu mengetahui bahwa nubuatan ini sudah digenapi…

        Di dalam ayat itu Allah akan membangkitkan seorang nabi di antara saudara mereka seperti halnya Nabi Musa Alaihissalam. Melihat konteks ayat tersebut Allah memberikan sinyal bahwa Nabi yang akan di bangkitkan itu ada kesamaan dengan Nabi Musa sendiri, oleh sebab itu mari kita perbandingkan antara ketiga mereka agar adil: (pesanku jangan berani mungkir):

        1. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad dalam beberapa hal, huruf depannya M ,… sementara Yesus atau Jesus huruf depannya Y /J
        apakah Midun juga akan masuk sebagai kategori nabi dengan dasar ini?

        2. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad , keduanya lahir normal punya ibu dan bapak,.. sementara Yesus tidak memiliki bapak.
        apakah saya juga akan menjadi seorang nabi karena saya juga lahir dengan bapak dan ibu?

        3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya meninggalnya secara normal,.. sementara kalau Yesus “mati” secara misterius, umat Kristen mengaku bahwa Yesus mati di salib, sementara umat Islam mengatakan bahwa Yesus tidak mati dan tidak di salib.
        apakah nenek saya juga akan masuk kategori nabi karena mati secara normal?
        Musa mayatnya tidak ditemukan oleh siapapun,..
        demikian juga YESUS, sebab YESUS telah bangkit..
        itu patut Anda pikirkan…

        3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang mengahadapi lawan, lalu mengungsi/hijrah , karena serangan kaum Quraish , Nabi Muhammad mengungsi dari Mekkah ke Madinah, karena penindasan Fir’aun, nabi Musa mengungsi dari Mesir ke bukit Sinai.
        sedangkan Yesus ( Isa Almasih ) tidak mengungsi ke mana mana.
        Musa tidak mengungsi ke Sinai, tetapi Musa sedang di dalam perjalanan menuju tanah perjanjian….

        4. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang, berdakwah, bertempur melawan musuhnya, awal mulanya mereka di tolak, namun setelah itu di terima dan berjaya . Sementara kalau Yesus ,ia tidak terjuang dalam medan pertempuran dan misi dakwahnya pun di tolak oleh kaumnya, Yesus di tolak oleh umatnya sendiri, umat Yahudi dan mereka berniat mau menyalib dan membunuhnya ,…!!!
        Musa dan Muhammad sama-sama menumpahkan darah orang lain, itu tepat… YESUS malah menumpahkan darahNYA sendiri untuk orang lain (dalam hal ini Musa juga telah menumpahkan harga dirinya demi unek-unek sebangsanya sendiri).

        Nah dari konteks di atas apa maksud dari kata: SEPERTI ENGKAU INI dalam ayat tersebut? apa menurutmu arti dari kata (seperti engkau ini) bisa di sandingkan dengan karakter Isa Alaihissalam yang berdakwah penuh dengan kasih? Bukankah karakteristik Musa dan Muhammad ada sinkronisasi di antara keduanya?

        Sekali lagi apakah Yesus pernah membelah sesuatu? Kalau Musa membelah lautan maka Muhammad tidak tanggung2 yang di belahnya adalah Bulan! JANGAN BERANI MUNGKIR! Seluruh dunia mencatat Mukjizat ini.

        http://murtadinkafirun.forumotion.net/t8718-kedatangan-nabi-muhammad-saw-di-nubuat-di-sebutkan-oleh-yesus-kristus


        dari semua kategori yang kamu sebutkan, itu sangat bias dan tidak fokus,…TUHAN sedang tidak membicarakan tentang hal-hal sepele seperti itu, dan juga sedang tidak menginginkan/menubuatkan hal-hal yang lahiriah, tetapi hal-hal rohaniah yang dimiliki oleh Musa, tetapi tidak mengapa…
        mari mencoba membandingkannya dengan cara demikian, siapa yang lebih fokus dan tepat kenak sasaran:

        Musa Yesus Keterangan
        pada waktu baru lahir mau dibunuh oleh penguasa (Mesir) pada waktu baru lahir mau dibunuh oleh penguasa (Romawi) umur YESUS dan Musa baru beberapa minggu sudah mau dibunuh oleh penguasa, nah ini ada kemiripan atau bukan?
        Orang Ibrani Secara manusia adalah orang Ibrani lebih masuk akal mana YESUS atau Muhammad disebut saudara Musa dalam hal ini?
        Sebelum Musa dipilih sebagai pelepas umatnya ia adalah Pangeran Mesir Sebelum YESUS menjadi manusia untuk menyelamatkan Umat ALLAH, IA adalah LOGOS apa yang ANda lihat di sini?
        Musa adalah Nabi, Imam yang pada masa lahirnya pernah diungsikan ke Mesir Yesus adalah NAbi, Imam Agung yang pada masa lahirNya pernah diungsikan ke Mesir mirip?
        Musa melakukan mukjijat dan disaksikan langsung oleh banyak orang YESUS tak terhitung mukjijat yang dapat dilihat manusia secara langsung apa ada mukjijat langsung dari semua nabi yang ada yang dapat menandingi mukjijat YESUS dan MUSA?
        Musa mendengar suara TUHAN secara langsung disaksikan orang banyak YESUS menyuarakan suara TUHAN disaksikan orang banyak apa ada Nabi/Rasul yang dapat menandingi Musa dan YESUS dalam hal ini?
        Musa sebelum dipanggil, puasa 40 hari Yesus sebelum memulai tugas, puasa 40 hari mirip sekali
        Musa membuat mujijat di atas air (membelah air) YESUS membuat mujijat di atas air (berjalan di atas air) mirip
        Musa orang terpelajar dan bisa baca tulis dengan baik YESUS mengerti Kitab Suci dan bisa baca tulis… mungkin ini agak menohok dengan klaim bahwa Muhammad tidak bisa baca tulis…
        Musa memberi makan orang Israel dengan manna Yesus memberi makan orang Israel dengan 2 roti saja mirip?
        Musa membawa kaum Israel, Umat ALLAH ke tanah Perjanjian YEsus membawa kaum Pemenang, Umat ALLAH ke Sorga Perjanjian… mirip?
        Musa mati di bukit/gunung Yesus mati di bukit.. mirip?

        dan masih banyak lagi kawan….
        dari table terlihat bahwa YESUS lebih “mirip” Musa, ketimbang Muhammad…

        bagaimana bisa klop kalau tidak ada janji dan tidak ada penggenapan?.. kata Anda kan tidak ada penggenapan, nah kalau tidak ada penggenapan berarti tidak ada janji,… yang klopnya apa?

        yang klop adalah visi dan misi Nabi Muhammad SAW sebagai rasul penutup dan di RidhaiNya Islam sebagai sebuah agama. Jadi dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW ke dunia maka misi kerasulan berakhir sudah itu artinya sudah tuntas seluruh Rislah Allah di dunia ini. Kita hanya menunggu hari kiamat saja. Itu yang saya maksudkan dengan klop.
        jadi ngga nyambung dong dengan pembahasan kita sebelumnya…

        Jadi kalau engkau tetap menunggu kedatangan Isa Alaihissalam, untuk menjadi hakim dan membenarkan apa yang engkau pegang saat ini, hal itu hanya kesia-siaan belaka, engkau sedang terbuai dengan doktrin gerejamu
        Ketika YESUS tidak datang saja sudah terlihat siapa yang konsisten dan siapa yang tidak konsisten,… cuman tidak ada kemauan mengaku salah pada Anda,… nah karena tidak ada kemauan itulah saya katakan jangan sampai datang DIA yang TAHU…yaitu YESUS KRISTUS, Tuan dari segala tuan, Raja dari segala raja…

        Al Masih adalah bahasa Arab dari Mesias (Ibrani) atai Kristus (Yunani), jadi kalau ANda menyebut ISA AL MASIH (Yang ANda sebut YESUS KRISTUS), maka ANda telah mengakui bahwa MESIAS adalah YESUS,. jadi kalau ANda menyebut YESUS bukan MESIAS, maka itu disebut logika berputar,

        saya tidak pernah berkata dengan mengucapkan Yesus Kristus atau Isa Al Masih, melainkan Isa Alaihissalam Atau sering saya singkat Isa AS. Kalupun saya menyebut dengan istilah lain cukup dengan Yesus saja.

        kenapa aku harus kecewa kawan Filar, bahwa memang Mesias hanya satu sebab ALLAH itu ESA…,.. justru Anda yang mengatakan bahwa Muhammad adalah Mesias…

        kalau mengacu pada Juru Selamat maka Nabi Muhammad SAW adalah tokohnya

        begini mas Filar;
        jika mengacu ayat ini maka tidak salah Ahmadyiah mengaku Gulam Ahmad sebagai rasul terakhir, nyatanya Islam mengaku bahwa Muhammad adalah yang terakhir,… ini bertentangan dengan iman Anda sendiri,… jangan salahkan saya jika saya sebut kesekian kali Anda ini inkonsisten…

        apa hubungannya diskusi kita dengan Ahmadiyah?
        iman Anda berkata Rasul terakhir adalah Muhammad
        tetapi ANda menyebut ayat AQ bahwa setiap suku/orang memiliki rasulnya masing2,…
        bukanlah Gulam Ahmad rasulnya orang Ahmadyiah?… so apa Anda sedang tidak melihat inkonsistensi Anda?

        Dulu Anda pernah mengatakan bahwa Kristen tikda ada pegangannya, nyatanya sekarang semakin jelas, iman Anda tidak ada pegangan yang jelas mas FIlar, Anda tergantung penafsir, jika penafsir salah maka iman Anda juga akan salah… bahaya itu kawan…

        kamu kan memberikan referensi sama saya tentang pengertian Al Masih…nah menurut saya Al Masih itu bisa terambil dari akar kata Masaha dan Shaha-Yasihu yang artinya sangat berbedah jauh.
        Al Masih, secara sederhana diartikan sbb:

        Al artinya di atas yang lain (contohnya Al Quran artinya bacaan dari segala bacaan atau satu-satunya bacaan, Al Kitab artinya Kitab dari segala Kitab atau satu-satunya Kitab)
        Masih dari dasar mamsuah artinya yang diurapi, yang dipilih,…

        jadi Al Masih adalah,..Satu satunya Yang diurapi…Mesias dari mesias-mesias yang lain… atau Satu-satunya Mesias…

        nah jadi kalau Anda menyebut Muhammad adalah Mesias, maka coba koreksi allah Anda yang menyebut ISA/YESUS sebagai Al Masih…

        dari awal sudah saya tegaskan bahwa Isa tidak sama dengan YESUS… tetapi ketika bicara dengan Anda selalu Anda anggap itu sama… jika sama maka Anda harus siap dipermalukan oleh sejarah… sekarang Anda menggeliat,.. mohon konsisten saudara Filar..

        Par…Par…Oke saya turuti apa maumu dengan menganggap bahwa Yesus bukanlah Isa Alaihissalam. Sekarang saya akan bercerita tentang Isa Alaihissalam dalam konteks Islam.

        -Nabi Isa di lahirkan di Bethlehem dan di besarkan di Nazaret yang berbahasa Aramia Barat.

        – Kitab yang di berikan padanya adalah Injil yang dalam bahasa Yunani adalah Evangilos yang berarti Kabar Baik.

        – Mempunyai 12 orang murid yang di kenal dengan sebutan Hawariyun semuanya berasal dari Kanaan (Palestina)

        – Tidak punya bapak, Ibunya bernama Maryam.

        – Di lahirkan antara bulan Juli-Agustus.

        – Mukjizatnya: Pandai bicara ketika masih bayi, menyembuhkan penyakit kusta, mampu menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang buta.

        – Anak keturunan Ishak bin Ibrahim.

        – berusia 120 tahun, berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang di riwayatkan oleh Aisyah.

        – Bertuhankan Allah dengan ajarannya kasih dan sayang.

        Nah…dari konteks islam itu mana konteks kristen?

        YESUS adalah LOGOS, Firman ALLAH yang menjadi manusia… dan setelah tugasNYA selesai IA kembali ke HakekatNYA…

        di dalam keadaan sebagai manusia:
        – IA adalah keturunan dari Daud, dari Yakub dari Abraham…(sudah dinubuatkan)
        – IA lahir di Betlehem (sudah dinubuatkan)
        – Akan dilahirkan oleh seorang perawan (sudah dinubuatkan)
        – akan dikucilkan pada masa sebelum pelayannnya (sudah dinubuatkan)
        – akan melayani orang lemah(sudah dinubuatkan)
        – akan berdoa/bermazmur di kala matiNYA (sudah dinubuatkan)
        -akan bangkit dan naik ke sorga (sudah dinubuatkan)

        sebagai ROH:
        – Akan disebut Bapa yang perkasa, Raja Damai, Allah Yang kekal (sudah dinubuatkan)
        – Raja dari segala raja, Tuhan dari segala tuhan (sudah dinubuatkan)

        ISA adalah AL MASIH…
        sekarang Anda mengatakan Muhammad adalah Mesias…

        jika memakai hukum MESIAS,…
        maka ISA bukan AL MASIH
        MUHAMMAD adalah AL MASIH…

        atau
        ISA adalah AL MASIH
        MUHAMMAD adalah bukan AL MASIH…

        sekarang mana point Anda?

        Pointku ada dalam kitabmu sendiri ( ULANGAN 18:18 ) dan jangan banyak bacot engkau bisa ke sini:

        http://id.wikipedia.org/wiki/Injil_Barnabas#Mesias_keturunan_Ismael.

        dan ini link dari temanku:

        http://chodet22.wordpress.com/2010/06/18/konsep-mesias-dalam-alkitab-dan-menurut-yahudi/

        engkau bisa lihat komentar2 di blog temanku itu.

        Yang jelas setiap nabi dan rasul memberitakan akan datangnya Rasul Besar di akhir zaman yang lazimnya di sebut Nubuat. Apa engkau buta bahwa Rasul yang di beritakan itu sudah wafat 14 abad yang lalu.

        Al Quran juga menceritakan:
        “(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya Muhammad) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil (Alkitab/ Bible/ Gospel) yang ada di sisi mereka,..” (Al A’raf 157)

        dan yang ini:

        http://www.perisai.net/diskusi/topik/19

        Anda mengklaim sesuatu yang sudah digenapi,.. nah kalau sudah digenapi berarti yang datang setelahnya dan yang mengaku2 setelahnya adalah palsu,… jadi sangat disayangkan kalau iman Anda Anda letakkan pada sesuatu yang palsu…

        terangkan padaku apa itu roh?

        Anda tidak mengerti atau gimana?

        sekali aku bertanya padamu terangkan padaku tentang roh!!!
        manusia terdiri dari tubuh badaniah, jiwa dan roh…meski ada 3 hal ini tetapi manusia tetap satu…

        nah diantara tiga itu yang bisa “berbicara” dengan ALLAH atau malaikat-malaikat atau setan2 atau iblis2 adalah roh …

        dan karena itulah manusia disebut mahluk spiritual, suatu hal yang tidak dimiliki binatang/hewan,..
        sehingga kalau seseorang tidak bisa membedakan mana yang baik, itu disebut berperilaku seperti binatang…

        nah secara singkat begini roh bisa diartikan adalah moral/ahlak/budi pekerti/ide…

        roh itu pribadi dari diri kita
        oleh roh kita orang bisa mengenali kita…
        contoh:
        ketika seseorang menulis buku, maka dari cara dia berpikir dan bernalar dan bercerita kita bisa tahu siapa yang menulis…

        roh kita saja bisa begini, apalagi ROH, yang adalah Bapa dari semua roh…

        nah karena roh kita berbicara kepada ROH/roh lain, maka sebaiknya kita memilih ROH KEBENARAN….
        dan oleh ROH KEBENARAN kita bisa mengetahui mana yang dari ALLAH dan mana yang tidak.. itulah yang diamanatkan oleh YESUS…dan salah satu pengejawantahan dari ROH KEBENARAN adalah ketika ROH KEBENARAN itu menggerakkan rasul-rasul Kristus untuk menulis Perjanjian BARU…jadi Perjanjian Baru adalah IDE/MORAL/AHLAK dari ALLAH yang menjadi nyata bagi kita semua… semua tidak bisa dapat melihat ALLAH secara langsung, tetapi semua bisa dapat secara langsung melihat karya ROH KEBENARAN yaitu ALKITAB… jadi Anda memilih mana?
        kalau Anda katakan percaya ALLAH, maka percayai terlebih dahulu apa yang dapat dilihat dari karya DIA YAng tidak terlihat itu, yaitu ALKITAB…

        http://nabimuhammad.info/2010/11/kelahiran-pemberitahuan-kelahiran-22-10/

        jangan lari dari masalah,… Anda harus jujur mengakui bahwa Anda benar2 mengkorupsi Alkitab….

        setelah aku tunjukan padamu link tersebut engkau mengatakan padaku lari dari masalah, itu artinya engkau belum masuk ke link tersebut.
        ide dan konteksnya akan tetap sama,
        yang seorang mengkopi dari sumber yang lain dan seterusnya dan seterusnya, intinya tetap saja ada kesalahan bukan?

        Akibat dari perbuatanmu ini yang suka main tuduh menuduh, maka akan banyak link yang aku cantumkan, agar hatimu puas. Biasanya aku berkoment tidak pernah mencantumkan link blog orang lain sebab blog tersebut juga sependapat denganku, bahkan blogku sendiri sangat jarang aku promosikan di sini. Engkau tahu mengapa aku lakukan hal yang demikian? Tidak lain adalah pendapatku sangat objektif.
        ayat yang Anda kutip ke blog ini adalah ayat dari kopi paste Anda dari blog2 rujukan Anda itu, makanya Anda tidak memperhatikan lagi tanda baca dan bagian mana yang dipotong,… jadi katakan juga apa yang sudah saya ucapkan kepada Anda bahwa ayat itu telah dipotong, dikorupsi dan dihina demi kepentingan iman saudaramu itu, sayangnya Anda ikut2an mengkorupsi Alkitab,.. sangat disayangkan…

        Turki itu belum ada pada masa pelayanan Paulus…
        sekali lagi,…

        Turki itu nama sekarang bro, dulu namanya Tarsus. Nanti kalau aku menyebut Tarsus engkau katakan pdku Tarsus nggak ada dalam peta.
        Filar, sekali lagi saya mohon untuk mengecek apa yang ANda ucapkan, jangan berlagak ini dan itu kepada saya…
        Tarsus itu bukan nama kuno dari Turky,… Tarsus itu adalah nama sebuah kota di wilayah yang sekarang disebut Turki..
        nama Turki itu baru ada sekitar abad 11 Masehi… sedang kota Tarsus itu sudah ada dijaman YESUS…

        istrimu hanya boleh satu, jika di luar istrimu itu kamu masih ada keinginan kepada perempuan lain, baik itu hanya dihatimu saja, itu sudah ZINAH,…
        nah bandingkan antara PAULUS dan MUHAMMAD…
        Paulus tidak lagi menginginkan seorang perempuan
        Muhammad memiliki istri lebih dari 4

        pertanyaan
        diantara dua yang mengaku RASUL ini, siapa yang menuruti perintah YESUS yang disebut KRISTUS?…

        Nah engkau sendiri yang mengatkan bahwa Nabi Muhammad SAW punya istri lebih dari empat, apakah engkau mengetahui isi hatinya? Apakah Nabi Muhammad SAW memilki perempuan yang tidak di nikahinya? Perempuan manakah yang maksudmu dengan sebutan perempuan lain, apakah Yesusmu mengatakan hanya boleh beristri satu saja? Lalu untuk apa perempuan lain yang di ciptakan oleh Allah? Apakah mereka di jadikan barang pajangan saja, untuk kontes putri pariwisata saja? Pake tu logika Par….

        logika Anda berbalik ke kekacauan yang awal:
        Jika Babi diciptakan ALLAH lalu kenapa tidak bisa dimakan? (itu sama dengan logika jika perempuan diciptakan untuk apa tidak bisa dikawinin lebih dari satu)…

        begini:
        perempuan lain untuk menjadi istri orang lain,…
        bahkan ada perempuan yang mau selibat seumur hidupnya…
        Hawa diciptakan SATU, dan ADAM juga SATU, maka itu yang disebut SEPASANG…
        kalau SATU pria dan 3 atau 4 Wanita itu bukan lagi sepasang, itu tidak masuk dalam kamus, itu ZINAH sama dengan penyembahan berhala…

        oleh karena itu, jadi pertanyaan sebaiknya dijawab:
        PAULUS apa MUHAMMAD yang lebih menuruti ajaran YESUS?
        saya percaya dengan hati yang tulus pasti PAULUS lebih menuruti YESUS ketimbang MUHAMMAD…
        lalu apa yang menyebabkan Anda tidak bisa berkata begitu?

        Misal jumlah penduduk bumi 1500 orang, 1000 perempuan dan 500 orang laki2, lalu yang 500 orang perempuan itu engkau apain? Kalau mereka tidak menikah di karenakan laki2 tidak ada lagi yang bujangan, apakah menurutmu itu adil. Tentu kalau mau adil satu orang laki2 mempunyai 2 orang istri. Lantas apakah mempunyai lebih dari satu orang istri kita berzina?
        pemisalanmu itu sudah mentah sekali…
        Anda menghilangkan salah satu variable yang sangat perlu, yaitu bahwa tidak semua pria dan tidak semua wanita itu menginginkan pernikahan…

        sekali lagi:
        YESUS berkata “Mengingini seorang perempuan di luar istri kita di dalam hati saja, itu sudah ZINAH, dan ZINAH itu adalah disamakan dengan penyembahan BERHALA”…

        jadi menurut Anda Muhammad menuruti ajaran YESUS apa bukan?

        YANG BENAR SAJA, itu artinya apa yang di lakukan paulusmu itu sangat bertentangan dengan kodrat dan fitrah manusia.
        kodrat dan fitrah yang engkau sebut itu YESUS katakan sebagai Nafsu, sebagai Zinah yang sama dengan penyembahan berhala…
        Jadi bagaimana sekarang kawan Filar? masih mengaku mencintai Nabi YESUS?, sebagai Nabi saja Anda telah mungkar apalagi sebagai MESIAS, apalagi sebagai TUHAN…

  30. @ Fillar dan Triadi

    Sudah cukup panjang lebar kabar INJIL itu kelian baca …
    Jadi intinya adalah Kebenaran itu tetap namanya Kebenaran sekalipun tidak diketahui asalnya dari mana tetapi , yg namanya brengsek maka tetap saja namanya brengsek meskipun itu ada di dalam diri kita. Jadi perbedaan teologis dan budaya yg terjadi hampir ribuan tahun telah membuat jurang perbedaan keyakinan di kedua belah pihak keyakinan itu. Hanya kami tetap akan memberitakan INJIL yg merupakan Kekuatan ALLAH yg menyelematkan kami yg percaya kpd NAMA Kristus.

  31. @Par

    inkonsisten,….
    syahadat Anda menempatkan kedudukan tertentu pada Muhammad… itu sudah membuktikan bahada Rasul/Nabi tidak sama pada kepercayaan Islam…

    Begini Par…Kalau seandainya Isa dan Musa masih hidup dan pada saat yang sama Nabi Muhammad SAW di utus, kedua orang nabi ini akan meninggalkan apa yang dia bawah, selanjutnya mereka akan menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW dalam arti kata menjadi umat Muhammad.

    Lihat Hadits ini:

    Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam berkata: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seandainya Musa ‘Alaihissalam muncul kepada kalian kemudian kalian mengikutinya dan meninggalkan aku, sungguh kalian telah sesat dari jalan yang lurus. Seandainya Musa masih hidup dan ia menemui masa kenabianku, niscaya ia akan mengikutiku.” (HR. Ad Darimi, Imam Ahmad, Ibnu As Syaibani – Hasan)

    Jika Abraham tidak dipilih maka tidak akan ada faedah dari klaim muslim atas anak Ismael…

    Par…Ibrahim itu di pilih memangnya untuk apa dulu?
    Engkau lihat ayat ini:

    “Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (muslim) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (Ali Imran 67).

    Dari konteks ayat di atas jelas sudah bahwa Nabi Ibrahim Alaihissalam bukan dari golongan Yahudi/Nasrani.

    semua manusia adalah saudara karena keturunan ADAM/NUH…
    tetapi YAHUDI dan ARAB sudah tidak menjadi saudara karena dipisahkan ideologi beribu tahun…

    nah…di sinilah letak ketidak adilanmu di dalam berdiskusi. Engkau hanya berpihak pada keturunan Ishak padahal keturunan Ismael juga ada yang menjadi Nabi. Padahal aku mengakui seluruh nabi2 dari golongan Bani Israel. Sedangkan engkau hanya satu orang saja yang menjadi Nabi dari keturunan Ismail tidak engkau akui. Sudahlah Par…di akhirat kelak nanti engkau akan mengetahui apa yang aku katakan pada hari ini.

    pertanyaan
    PAULUS orang YAHUDI dan MUHAMMAD orang ARAB,
    dari kedua orang yang mengaku RASUL ini siapa yang menjadi saudara MUSA?

    Apakah tanda2 yang ada pada paulus singkron dengan Kitab Ulangan tersebut? Apakah Musa mengenal paulus? Kalau paulus terbukti mengaku2 rasul akibat dari kecerobohannya dan kebodohannya di dalam alkitab terbongkar dengan sendirinya tanpa dia sadari. Di dalam Alkitab seluruh ajaran paulus sangat berlawanan dengan ajaran Yesus. Yesus di dalam alkitab membangga-banggakan dirinya, sementara Nabi Muhammad SAW tidak perna berlaku demikian.

    Engkau lihat ini pengakuan dari tokoh dunia:

    http://www.dewandakwah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=23&Itemid=39

    karena sudah banyak maka terjadi pemisahan suku/persaudaraan,…. nah ISHAK itu keturunannya adalah YAKUB (yang kemudian disebut ISRAEL), dan YESUS secara manusia adalah keturunan DAUD yang adalah Raja ISRAEL….
    nah dari keturunan itu,
    siapa yang lebih dianggap saudara YESUS (secara manusia orang Ibrani) apa MUHAMMAD (secara lahiriah orang Arab)

    dalam konteks yang anda sebutkan tidak saya bantah, apa yang anda sebutkan adalah benar, hanya saja dalam kitab ulangan tersebut tidak merujuk kepada Nabi Isa AS.

    TUHAN melihat bahwa manusia telah berdosa/terpisah dari keadaan baik,
    TUHAN berinisiatip untuk menyelamatkan manusia dari dosa/dari keadaan tidak baik itu,
    Inisiatip ini dijewantahkan dalam Sosok yang disebut MESIAS…
    TUHAN berjanji akan mendatangkan MESIAS ke dunia sehingga Nabi diutus untuk mengucapkan apa yang akan terjadi terhadap MESIAS…
    dari semua nubuatan yang disebutkan itu akan terjadi pada diri MESIAS.
    nah benar bahwa memang banyak orang yang mengaku mesias, tetapi perlu diperiksa nubuatan mana yang telah mesias itu genapi…

    nah dari semua nubuat yang dapat di catat, hanya YESUS yang menggenapinya,..
    dan karena menggenapi itulah maka gelarNya disebut MESIAS/Kristus/Al Masih…

    Jadi gelar itu diberikan oleh orang beriman karena melihat nubuat yang tergenapi,
    dan MESIAS itu sendiri adalah inisiatip ALLAH atas keadaan manusia yang rusak…

    karena ada beberapa nubuat yang digenapi oranglah atau dikalim digenapi maka disebut ada mesias-mesias… tetapi selalu ada bolongnya nubuat yang tidak digenapi, maka disebut mesias palsu atau cukup mesias tetapi bukan haMashiach…

    inisiatip, ucapan, ide, dan kekuatan ALLAH ini disebut LOGOS, atau Firman ALLAH,…
    LOGOS inilah yang menjadi manusia, dan manusia itu dinamai YESUS…dan itulah kesaksian dari ROH KUDUS, yaitu ALLAH sendiri, bahwa LOGOS adalah ALLAH…

    sehingga saksi manusia (rasul-rasul) dan saksi ROH KEBENARAN akan selalu sama…

    Karena ALLAH adalah ROH adanya, dan manusia adalah materi maka Inisiatif TUHAN itu harus Bisa menjadi Perantara antara materi/manusia dengan ROH (ALLAH)… itulah YESUS, IA adalah manusia untuk sementara (MESIAS) dan IA adalah MESIAS…

    Dari keterangan anda dapat saya simpulkan bahwa tuhan anda telah melakukan kesalahan besar. Saya melihat bahwa tuhan anda tidak mampu mengampuni dosa mahkluk. dan lebih para lagi dia harus mengorbankan anaknya untuk menebus dosa manusia. logika seperti ini apabila di jabarkan ke dalam kehidupan manusia tidak masuk akal. Orang lain yang melakukan kesalahan, anak kita yang di salahkan dan di gantung di tiang jemuran.

    Itu artinya manusia bebas melakukan dosa2 di dunia ini, sebab sudah ada yang menebus. Duh Gusti Allah…ampun…

    1. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad dalam beberapa hal, huruf depannya M ,… sementara Yesus atau Jesus huruf depannya Y /J
    apakah Midun juga akan masuk sebagai kategori nabi dengan dasar ini?

    Engkau sudah pintar, aku sengaja mengambil sampel yang termudah

    2. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad , keduanya lahir normal punya ibu dan bapak,.. sementara Yesus tidak memiliki bapak.
    apakah saya juga akan menjadi seorang nabi karena saya juga lahir dengan bapak dan ibu?

    Itu singkronisasi antara kedua Nabi tersebut

    3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya meninggalnya secara normal,.. sementara kalau Yesus “mati” secara misterius, umat Kristen mengaku bahwa Yesus mati di salib, sementara umat Islam mengatakan bahwa Yesus tidak mati dan tidak di salib.
    apakah nenek saya juga akan masuk kategori nabi karena mati secara normal?
    Musa mayatnya tidak ditemukan oleh siapapun,..
    demikian juga YESUS, sebab YESUS telah bangkit..
    itu patut Anda pikirkan…

    Bangkit? bangkit dari apa? dari kematian? yang tiga hari itu? hahaha mengapa dia harus menggeser batu makamnya? kalau dia roh tentu dia tidak perlu menggeser batu tersebut, dan engkau juga melihat luka di tangannya bukan, apakah roh bisa luka?

    3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang mengahadapi lawan, lalu mengungsi/hijrah , karena serangan kaum Quraish , Nabi Muhammad mengungsi dari Mekkah ke Madinah, karena penindasan Fir’aun, nabi Musa mengungsi dari Mesir ke bukit Sinai.
    sedangkan Yesus ( Isa Almasih ) tidak mengungsi ke mana mana.
    Musa tidak mengungsi ke Sinai, tetapi Musa sedang di dalam perjalanan menuju tanah perjanjian….

    engkau hanya membalik keadaan…Sudah jelas dia membelah lautan

    4. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang, berdakwah, bertempur melawan musuhnya, awal mulanya mereka di tolak, namun setelah itu di terima dan berjaya . Sementara kalau Yesus ,ia tidak terjuang dalam medan pertempuran dan misi dakwahnya pun di tolak oleh kaumnya, Yesus di tolak oleh umatnya sendiri, umat Yahudi dan mereka berniat mau menyalib dan membunuhnya ,…!!!

    Musa dan Muhammad sama-sama menumpahkan darah orang lain, itu tepat… YESUS malah menumpahkan darahNYA sendiri untuk orang lain (dalam hal ini Musa juga telah menumpahkan harga dirinya demi unek-unek sebangsanya sendiri).

    Setelah aku jabarkan kesamaannya engkau hanya pandai berdalih saja

    begini mas Filar;
    jika mengacu ayat ini maka tidak salah Ahmadyiah mengaku Gulam Ahmad sebagai rasul terakhir, nyatanya Islam mengaku bahwa Muhammad adalah yang terakhir,… ini bertentangan dengan iman Anda sendiri,… jangan salahkan saya jika saya sebut kesekian kali Anda ini inkonsisten…

    Ayat yang mana? bukankah zaman kenabian sudah berakhir? Dan Nabi Muhammad SAW adalah penutup para nabi. Bisa engkau postingkan ayat yang engkau maksud?

    apa hubungannya diskusi kita dengan Ahmadiyah?
    iman Anda berkata Rasul terakhir adalah Muhammad
    tetapi ANda menyebut ayat AQ bahwa setiap suku/orang memiliki rasulnya masing2,…
    bukanlah Gulam Ahmad rasulnya orang Ahmadyiah?… so apa Anda sedang tidak melihat inkonsistensi Anda?

    ayat itu kan berbicara pada masa2 sebelum nabi Muhammad SAW di utus, artinya setiap suku bangsa ada nabinya sebelum zaman Muhammad. Ayat itu bukan merujuk untuk zaman setelah nabi Muhammad SAW.

    6:42. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.

    Al Masih, secara sederhana diartikan sbb:

    Al artinya di atas yang lain (contohnya Al Quran artinya bacaan dari segala bacaan atau satu-satunya bacaan, Al Kitab artinya Kitab dari segala Kitab atau satu-satunya Kitab)
    Masih dari dasar mamsuah artinya yang diurapi, yang dipilih,…

    jadi Al Masih adalah,..Satu satunya Yang diurapi…Mesias dari mesias-mesias yang lain… atau Satu-satunya Mesias…

    nah jadi kalau Anda menyebut Muhammad adalah Mesias, maka coba koreksi allah Anda yang menyebut ISA/YESUS sebagai Al Masih…

    Al Masih pada diri Nabi Isa bermaksud yang di urapi, bukan juru selamat.

    Nah…dari konteks islam itu mana konteks kristen?

    YESUS adalah LOGOS, Firman ALLAH yang menjadi manusia… dan setelah tugasNYA selesai IA kembali ke HakekatNYA…

    di dalam keadaan sebagai manusia:
    dia memang manusia tulen.
    – IA adalah keturunan dari Daud, dari Yakub dari Abraham…(sudah dinubuatkan)
    betul

    – IA lahir di Betlehem (sudah dinubuatkan)
    betul

    – Akan dilahirkan oleh seorang perawan (sudah dinubuatkan)
    betul

    – akan dikucilkan pada masa sebelum pelayannnya (sudah dinubuatkan)
    betul

    – akan melayani orang lemah(sudah dinubuatkan)
    tunggu dulu…kalau memang tugasnya untuk mengampuni manusia mengapa harus pandang buluh? Nah…ketahuan engkau terjebak sendiri dengan statemenmu

    – akan berdoa/bermazmur di kala matiNYA (sudah dinubuatkan)
    mana ada manusia mati berdoa

    -akan bangkit dan naik ke sorga (sudah dinubuatkan)
    Nah … ini yang tidak aku percaya, Kalau ada manusia yang naik kelangit seluruh umat yang ada di desa itu atau di kota itu akan menjadi saksi, engkau tidak perlu mengatakannya sekarang padaku, cukup sejarah saja yang bercerita. Orang jaman sekarang tidak kenal siapa itu Gajah Mada, tapi sejarah mencatat bahwa beliau adalah seorang Mahapati Majapahit. Tidakpun engkau menceritakan padaku sejarah tetap akan menceritakannya padaku.

    Buktinya tak seorangpun yang melihat 2000 tahun yang lalu melihat manusia naik kelangit.

    sebagai ROH:
    – Akan disebut Bapa yang perkasa, Raja Damai, Allah Yang kekal (sudah dinubuatkan)
    – Raja dari segala raja, Tuhan dari segala tuhan (sudah dinubuatkan)

    mana ayatnya?

    terangkan padaku apa itu roh?

    Anda tidak mengerti atau gimana?

    sekali aku bertanya padamu terangkan padaku tentang roh!!!
    manusia terdiri dari tubuh badaniah, jiwa dan roh…meski ada 3 hal ini tetapi manusia tetap satu…

    ketahuan engkau sekarang mengada-ada apa bedanya jiwa dan roh?

    nah diantara tiga itu yang bisa “berbicara” dengan ALLAH atau malaikat-malaikat atau setan2 atau iblis2 adalah roh …

    lalu jiwa engkau taruh di mana?

    dan karena itulah manusia disebut mahluk spiritual, suatu hal yang tidak dimiliki binatang/hewan,..

    apakah hewan tidak mempunyai roh? engkau lihat ikan yang terdampar mati. adakah yang kurang dengan ikan itu, mengapa dia mati?

    sehingga kalau seseorang tidak bisa membedakan mana yang baik, itu disebut berperilaku seperti binatang…

    aku bicara padamu masalah roh, statemenmu itu mengacu pada akal manusia, apakah sama otak dengan roh?

    nah secara singkat begini roh bisa diartikan adalah moral/ahlak/budi pekerti/ide…

    kalau engkau samakan roh dengan akal budi, sudah lama ayam di kandangku tidak mau pulang kekandangnya

    roh itu pribadi dari diri kita
    oleh roh kita orang bisa mengenali kita…
    contoh:
    ketika seseorang menulis buku, maka dari cara dia berpikir dan bernalar dan bercerita kita bisa tahu siapa yang menulis…

    roh kita saja bisa begini, apalagi ROH, yang adalah Bapa dari semua roh…

    nah karena roh kita berbicara kepada ROH/roh lain, maka sebaiknya kita memilih ROH KEBENARAN….
    dan oleh ROH KEBENARAN kita bisa mengetahui mana yang dari ALLAH dan mana yang tidak.. itulah yang diamanatkan oleh YESUS…dan salah satu pengejawantahan dari ROH KEBENARAN adalah ketika ROH KEBENARAN itu menggerakkan rasul-rasul Kristus untuk menulis Perjanjian BARU…jadi Perjanjian Baru adalah IDE/MORAL/AHLAK dari ALLAH yang menjadi nyata bagi kita semua… semua tidak bisa dapat melihat ALLAH secara langsung, tetapi semua bisa dapat secara langsung melihat karya ROH KEBENARAN yaitu ALKITAB… jadi Anda memilih mana?

    17:85. Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.

    kesimpulannya engkau hanya mengada2, tidak ada sedikitpun ilmu yang ada padamu untuk mampu menjelaskan permasalahan ini. Engkau hanya mengarang2 saja, apa bila aku tanya sama pendeta yang lain jawabannya tidak ada yang sama, nyatalah bagiku kalian hanya pandai membual.

    kalau Anda katakan percaya ALLAH, maka percayai terlebih dahulu apa yang dapat dilihat dari karya DIA YAng tidak terlihat itu, yaitu ALKITAB…

    Kalau itu buah karya tuhanmu, mengapa selalu di revisi?

    Turki itu nama sekarang bro, dulu namanya Tarsus. Nanti kalau aku menyebut Tarsus engkau katakan pdku Tarsus nggak ada dalam peta.

    Filar, sekali lagi saya mohon untuk mengecek apa yang ANda ucapkan, jangan berlagak ini dan itu kepada saya…

    Tarsus itu bukan nama kuno dari Turky,… Tarsus itu adalah nama sebuah kota di wilayah yang sekarang disebut Turki..

    Nah…engkau sendiri mengetahui Tarsus itu sebuah kota di Turki, Nah apa mungkin seseorang mendatangi Nazaret dan mengaku2 nabi, padahal Nabi Isa tidak pernah bertemu dengan orang yang bersangkutan? Aku sengaja mempelintir sedikit permasalahan ini antara Turki dan Tarsus, agar engkau mengatakan hal yang sebenarnya. Siapa paulus sudah aku postingkan dalam blogku sendiri lengkap dengan asal kotanya itu, termasuk engkau yang sudah berkoment di sanah.

    Hanya saja permasalahannya sekarang, bahwa apakah paulusmu itu mengajarkan apa yang di ajarkan Yesus?

    logika Anda berbalik ke kekacauan yang awal:
    Jika Babi diciptakan ALLAH lalu kenapa tidak bisa dimakan? (itu sama dengan logika jika perempuan diciptakan untuk apa tidak bisa dikawinin lebih dari satu)…

    dalam islam ada haram ada halal. Allah menciptakan yang halal berguna untuk ujian, Allah menciptakan yang haram juga berguna untuk ujian. Berlainan dengan manusia, perempuan di luar nikah dalam islam haram hukumnya untuk di jamah, terlihat boleh, sengaja melihat itu yang tidak boleh. Bukan berarti di larang menikah lebih dari satu

    begini:
    perempuan lain untuk menjadi istri orang lain,…
    bahkan ada perempuan yang mau selibat seumur hidupnya…
    Hawa diciptakan SATU, dan ADAM juga SATU, maka itu yang disebut SEPASANG…
    kalau SATU pria dan 3 atau 4 Wanita itu bukan lagi sepasang, itu tidak masuk dalam kamus, itu ZINAH sama dengan penyembahan berhala…

    kalau itu analogimu berarti harus sama jumlah perempuan dengan jumlah laki2 di dunia ini, apakah menurutmu itu adil?

    oleh karena itu, jadi pertanyaan sebaiknya dijawab:
    PAULUS apa MUHAMMAD yang lebih menuruti ajaran YESUS?
    saya percaya dengan hati yang tulus pasti PAULUS lebih menuruti YESUS ketimbang MUHAMMAD…
    lalu apa yang menyebabkan Anda tidak bisa berkata begitu?

    itukan ajaran paulus. kamu mengamini ya…wajar2 aja toh

    pemisalanmu itu sudah mentah sekali…
    Anda menghilangkan salah satu variable yang sangat perlu, yaitu bahwa tidak semua pria dan tidak semua wanita itu menginginkan pernikahan…

    ya mubazir lah

    sekali lagi:
    YESUS berkata “Mengingini seorang perempuan di luar istri kita di dalam hati saja, itu sudah ZINAH, dan ZINAH itu adalah disamakan dengan penyembahan BERHALA”…

    Jadi bagaimana sekarang kawan Filar? masih mengaku mencintai Nabi YESUS?, sebagai Nabi saja Anda telah mungkar apalagi sebagai MESIAS, apalagi sebagai TUHAN…

    Hahahaha dari dahulu aku mencintainya sebagai nabi, bukan sebagai Tuhan. Dan kamilah umat yang memuliahkannya. Kami memuliakan seluruh nabi dan rasul

    • @Filar

      inkonsisten,….
      syahadat Anda menempatkan kedudukan tertentu pada Muhammad… itu sudah membuktikan bahada Rasul/Nabi tidak sama pada kepercayaan Islam…

      Begini Par…Kalau seandainya Isa dan Musa masih hidup dan pada saat yang sama Nabi Muhammad SAW di utus, kedua orang nabi ini akan meninggalkan apa yang dia bawah, selanjutnya mereka akan menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW dalam arti kata menjadi umat Muhammad.

      Lihat Hadits ini:

      Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam berkata: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seandainya Musa ‘Alaihissalam muncul kepada kalian kemudian kalian mengikutinya dan meninggalkan aku, sungguh kalian telah sesat dari jalan yang lurus. Seandainya Musa masih hidup dan ia menemui masa kenabianku, niscaya ia akan mengikutiku.” (HR. Ad Darimi, Imam Ahmad, Ibnu As Syaibani – Hasan)
      jika demikian semakin jelas inkonsistensinya….
      jika semua rasul dan nabi sama, maka tidak perlu Musa dan Isa menjadi umatnya Muhammad, sebab mereka setara dan sama…. inkonsisten…

      Jika Abraham tidak dipilih maka tidak akan ada faedah dari klaim muslim atas anak Ismael…

      Par…Ibrahim itu di pilih memangnya untuk apa dulu?
      Engkau lihat ayat ini:

      “Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (muslim) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (Ali Imran 67).

      Dari konteks ayat di atas jelas sudah bahwa Nabi Ibrahim Alaihissalam bukan dari golongan Yahudi/Nasrani.
      tidak ada yang mengatakan Abraham seorang Yahudi atau seorang Nasrani,.. yang saya katakan jika Abraham tidak dipilih maka tidak akan ada perlunya Islam mengklaim bahwa Muhammad adalah keturunan dari Ismael anak Abraham…
      jadi justru karena Abraham dipilih maka perlu ada klaim,.. karena jika Abraham dipilih maka pada dirinya ada warisan yang perlu kita miliki,… dan warisan itu turun kepada ISHAK dan bukan ISMAEL, karena jelas terbukti justru keturunan ISHAK, YAKUB yang menjadi nabi setelahnya dan bukan keturunan Ismael…

      semua manusia adalah saudara karena keturunan ADAM/NUH…
      tetapi YAHUDI dan ARAB sudah tidak menjadi saudara karena dipisahkan ideologi beribu tahun…

      nah…di sinilah letak ketidak adilanmu di dalam berdiskusi. Engkau hanya berpihak pada keturunan Ishak padahal keturunan Ismael juga ada yang menjadi Nabi. Padahal aku mengakui seluruh nabi2 dari golongan Bani Israel. Sedangkan engkau hanya satu orang saja yang menjadi Nabi dari keturunan Ismail tidak engkau akui. Sudahlah Par…di akhirat kelak nanti engkau akan mengetahui apa yang aku katakan pada hari ini.
      benar dan salah itu dua warna, jangan salahkan warna saya jika warna yang engkau imani salah…
      cengeng namanya itu.
      Yang perlu kamu pikirkan bukan hal kecengengan seperti itu melainkan harusnya adalah kenapa keturunan YAKUB yang menjadi nabi? kenapa? karena Abraham dipilih, nah kepada siapa warisan Abraham? tentu kepada Ishak, lalu anak Ishak ada dua, Yakub dan Esau, kepada siapa warisan itu turun? tentu kepada Yakub,.. nah ESAU saja tidak diwarisi apalagi anak-anak Ismael? ya toh… ini bukan bicara tidak adil, tetapi bicara siapa yang dipilih TUHAN…

      pertanyaan
      PAULUS orang YAHUDI dan MUHAMMAD orang ARAB,
      dari kedua orang yang mengaku RASUL ini siapa yang menjadi saudara MUSA?

      Apakah tanda2 yang ada pada paulus singkron dengan Kitab Ulangan tersebut? Apakah Musa mengenal paulus? Kalau paulus terbukti mengaku2 rasul akibat dari kecerobohannya dan kebodohannya di dalam alkitab terbongkar dengan sendirinya tanpa dia sadari. Di dalam Alkitab seluruh ajaran paulus sangat berlawanan dengan ajaran Yesus. Yesus di dalam alkitab membangga-banggakan dirinya, sementara Nabi Muhammad SAW tidak perna berlaku demikian.

      Engkau lihat ini pengakuan dari tokoh dunia:

      http://www.dewandakwah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=23&Itemid=39

      yang saya tanya adalah dibanding Paulus (orang Yahudi) dan Muhammad (orang Arab), siapa yang lebih dianggap saudara oleh Musa (orang Yahudi)?,… bicara kitab Ulangan itu sudah bicara YESUS vs Muhammad,… sengaja saya bandingkan Paulus dan Muhammad supaya bisa lebih jelas kepada Anda perbandingan Yahudi dan Arab…

      karena sudah banyak maka terjadi pemisahan suku/persaudaraan,…. nah ISHAK itu keturunannya adalah YAKUB (yang kemudian disebut ISRAEL), dan YESUS secara manusia adalah keturunan DAUD yang adalah Raja ISRAEL….
      nah dari keturunan itu,
      siapa yang lebih dianggap saudara YESUS (secara manusia orang Ibrani) apa MUHAMMAD (secara lahiriah orang Arab)

      dalam konteks yang anda sebutkan tidak saya bantah, apa yang anda sebutkan adalah benar, hanya saja dalam kitab ulangan tersebut tidak merujuk kepada Nabi Isa AS.
      jika bukan Nabi ISA saya tidak tahu, tetapi nubuatan itu tertuju dan sudah digenapi YESUS KRISTUS…, jadi kalau ada orang yang mengklaim nubuatan itu berlaku atas dirinya itu pasti palsu, dan yang palsu datang dari Raja Dusta yaitu Iblis…

      TUHAN melihat bahwa manusia telah berdosa/terpisah dari keadaan baik,
      TUHAN berinisiatip untuk menyelamatkan manusia dari dosa/dari keadaan tidak baik itu,
      Inisiatip ini dijewantahkan dalam Sosok yang disebut MESIAS…
      TUHAN berjanji akan mendatangkan MESIAS ke dunia sehingga Nabi diutus untuk mengucapkan apa yang akan terjadi terhadap MESIAS…
      dari semua nubuatan yang disebutkan itu akan terjadi pada diri MESIAS.
      nah benar bahwa memang banyak orang yang mengaku mesias, tetapi perlu diperiksa nubuatan mana yang telah mesias itu genapi…

      nah dari semua nubuat yang dapat di catat, hanya YESUS yang menggenapinya,..
      dan karena menggenapi itulah maka gelarNya disebut MESIAS/Kristus/Al Masih…

      Jadi gelar itu diberikan oleh orang beriman karena melihat nubuat yang tergenapi,
      dan MESIAS itu sendiri adalah inisiatip ALLAH atas keadaan manusia yang rusak…

      karena ada beberapa nubuat yang digenapi oranglah atau dikalim digenapi maka disebut ada mesias-mesias… tetapi selalu ada bolongnya nubuat yang tidak digenapi, maka disebut mesias palsu atau cukup mesias tetapi bukan haMashiach…

      inisiatip, ucapan, ide, dan kekuatan ALLAH ini disebut LOGOS, atau Firman ALLAH,…
      LOGOS inilah yang menjadi manusia, dan manusia itu dinamai YESUS…dan itulah kesaksian dari ROH KUDUS, yaitu ALLAH sendiri, bahwa LOGOS adalah ALLAH…

      sehingga saksi manusia (rasul-rasul) dan saksi ROH KEBENARAN akan selalu sama…

      Karena ALLAH adalah ROH adanya, dan manusia adalah materi maka Inisiatif TUHAN itu harus Bisa menjadi Perantara antara materi/manusia dengan ROH (ALLAH)… itulah YESUS, IA adalah manusia untuk sementara (MESIAS) dan IA adalah MESIAS…

      Dari keterangan anda dapat saya simpulkan bahwa tuhan anda telah melakukan kesalahan besar. Saya melihat bahwa tuhan anda tidak mampu mengampuni dosa mahkluk. dan lebih para lagi dia harus mengorbankan anaknya untuk menebus dosa manusia. logika seperti ini apabila di jabarkan ke dalam kehidupan manusia tidak masuk akal. Orang lain yang melakukan kesalahan, anak kita yang di salahkan dan di gantung di tiang jemuran.

      Itu artinya manusia bebas melakukan dosa2 di dunia ini, sebab sudah ada yang menebus. Duh Gusti Allah…ampun…

      logikanya sederhana saja, jika kamu tidak mampu makan waktu baru lahir, kamu diberi makan/disuapin atau kamu akan berjuang makan sendiri?
      semua bayi dan yang tidak mampu makan sendiri akan rela disuapin…

      nah ada ngga manusia yang bisa dan sanggup kudus di hadapan YANG MAHA KUDUS?,… kalau ada berarti ada dilema;
      yaitu sebenarnya YANG MAHA KUDUS tidak ada,
      jadi kalau Anda percaya TUHAN MAHA KUDUS, maka Anda yang tidak MAHA KUDUS tidak dapat masuk ke HadiratNYA. Karena kita tidak sanggup maka DIA YANG MAHA KUDUS menyanggupkan kita, memberi pertolongan,…. DIA-lah yang dipanggil Firman ALLAH, yang suatu saat pernah menjadi manusia dan dinamai YESUS…


      1. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad dalam beberapa hal, huruf depannya M ,… sementara Yesus atau Jesus huruf depannya Y /J
      apakah Midun juga akan masuk sebagai kategori nabi dengan dasar ini?

      Engkau sudah pintar, aku sengaja mengambil sampel yang termudah

      2. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad , keduanya lahir normal punya ibu dan bapak,.. sementara Yesus tidak memiliki bapak.
      apakah saya juga akan menjadi seorang nabi karena saya juga lahir dengan bapak dan ibu?

      Itu singkronisasi antara kedua Nabi tersebut
      bukan masalah sinkronisasi, tetapi masalah tidak fokus, tidak tepat sasaran…

      3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya meninggalnya secara normal,.. sementara kalau Yesus “mati” secara misterius, umat Kristen mengaku bahwa Yesus mati di salib, sementara umat Islam mengatakan bahwa Yesus tidak mati dan tidak di salib.
      apakah nenek saya juga akan masuk kategori nabi karena mati secara normal?
      Musa mayatnya tidak ditemukan oleh siapapun,..
      demikian juga YESUS, sebab YESUS telah bangkit..
      itu patut Anda pikirkan…

      Bangkit? bangkit dari apa? dari kematian? yang tiga hari itu? hahaha mengapa dia harus menggeser batu makamnya? kalau dia roh tentu dia tidak perlu menggeser batu tersebut, dan engkau juga melihat luka di tangannya bukan, apakah roh bisa luka?
      karenayang bangkit itu adalah TUBUHNYA sendiri,… bukan roh, YESUS bukan seperti roh yang ada dipikiranmu
      jadi masalah utama Anda adalah Anda telah tidak fokus tidak tepat sasaran jika menggunakan point ini sebagai kategori Muhammad menjadi sama dengan Musa,… itu bias karena ada lebih dari 3 milyar orang mati dengan normal, dan mereka bukan nabi oleh karena kategori ini bukan…

      3. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang mengahadapi lawan, lalu mengungsi/hijrah , karena serangan kaum Quraish , Nabi Muhammad mengungsi dari Mekkah ke Madinah, karena penindasan Fir’aun, nabi Musa mengungsi dari Mesir ke bukit Sinai.
      sedangkan Yesus ( Isa Almasih ) tidak mengungsi ke mana mana.
      Musa tidak mengungsi ke Sinai, tetapi Musa sedang di dalam perjalanan menuju tanah perjanjian….

      engkau hanya membalik keadaan…Sudah jelas dia membelah lautan
      anda katakan Musa mengungsi ke Sinai, saya katakan ia sedang tidak mengungsi, tetapi sedang keluar dari Mesir menuju Kanaan…

      4. Nabi Musa sama dan seperti nabi Muhammad, keduanya berjuang, berdakwah, bertempur melawan musuhnya, awal mulanya mereka di tolak, namun setelah itu di terima dan berjaya . Sementara kalau Yesus ,ia tidak terjuang dalam medan pertempuran dan misi dakwahnya pun di tolak oleh kaumnya, Yesus di tolak oleh umatnya sendiri, umat Yahudi dan mereka berniat mau menyalib dan membunuhnya ,…!!!

      Musa dan Muhammad sama-sama menumpahkan darah orang lain, itu tepat… YESUS malah menumpahkan darahNYA sendiri untuk orang lain (dalam hal ini Musa juga telah menumpahkan harga dirinya demi unek-unek sebangsanya sendiri).

      Setelah aku jabarkan kesamaannya engkau hanya pandai berdalih saja
      karena perbandingngan yang Anda sebut itu tidak fokus tidak tepat sasaran…
      bandingkan dengan table saya sebelumnya, itu lebih fokus, lebih tepat sasaran…

      begini mas Filar;
      jika mengacu ayat ini maka tidak salah Ahmadyiah mengaku Gulam Ahmad sebagai rasul terakhir, nyatanya Islam mengaku bahwa Muhammad adalah yang terakhir,… ini bertentangan dengan iman Anda sendiri,… jangan salahkan saya jika saya sebut kesekian kali Anda ini inkonsisten…

      Ayat yang mana? bukankah zaman kenabian sudah berakhir? Dan Nabi Muhammad SAW adalah penutup para nabi. Bisa engkau postingkan ayat yang engkau maksud?
      Anda sudah mempostingnya, Anda yang mempostingnya di sini, baca lagi saja di atas…

      apa hubungannya diskusi kita dengan Ahmadiyah?
      iman Anda berkata Rasul terakhir adalah Muhammad
      tetapi ANda menyebut ayat AQ bahwa setiap suku/orang memiliki rasulnya masing2,…
      bukanlah Gulam Ahmad rasulnya orang Ahmadyiah?… so apa Anda sedang tidak melihat inkonsistensi Anda?

      ayat itu kan berbicara pada masa2 sebelum nabi Muhammad SAW di utus, artinya setiap suku bangsa ada nabinya sebelum zaman Muhammad. Ayat itu bukan merujuk untuk zaman setelah nabi Muhammad SAW.

      6:42. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.
      nyatanya ada suku bangsa yang baru ada sekitar abad 11 MAsehi, berarti dengan mengacu pada ayat ini maka mereka harus memiliki rasul,… dan karena Muhammad adalah rasul terakhir di abad 6 Masehi maka otomatis ayat ini menjadi salah,… tetapi karena ayat ini tidak mungkin salah berarti Muhammad bukan rasul terakhir,…. lihatlah dilema ini… ini inkonsistensi yang akut…
      Al Masih, secara sederhana diartikan sbb:

      Al artinya di atas yang lain (contohnya Al Quran artinya bacaan dari segala bacaan atau satu-satunya bacaan, Al Kitab artinya Kitab dari segala Kitab atau satu-satunya Kitab)
      Masih dari dasar mamsuah artinya yang diurapi, yang dipilih,…

      jadi Al Masih adalah,..Satu satunya Yang diurapi…Mesias dari mesias-mesias yang lain… atau Satu-satunya Mesias…

      nah jadi kalau Anda menyebut Muhammad adalah Mesias, maka coba koreksi allah Anda yang menyebut ISA/YESUS sebagai Al Masih…

      Al Masih pada diri Nabi Isa bermaksud yang di urapi, bukan juru selamat.
      pertanyaannya adalah kenapa seseorang diurapi? kenapa? karena ada misi pada yang diurapi itu, yaitu menyelamatkan,… karena arti Mesias secara literal adalah Raja Penyelamat… jadi dilema yang akut lain pada diri Anda adalah:
      mengkoreksi allah Anda yang menyebut Isa sebagai Al Masih dan memberikannya kepada Muhammad,
      atau menetapkan Isa tetap sebagai Al Masih …

      Nah…dari konteks islam itu mana konteks kristen?

      YESUS adalah LOGOS, Firman ALLAH yang menjadi manusia… dan setelah tugasNYA selesai IA kembali ke HakekatNYA…

      di dalam keadaan sebagai manusia:
      dia memang manusia tulen.
      tidak ada satu kristenpun di dunia ini yang tidak mengaminkan bahwa Kristus memang benar-benar manusia,… 4 kitab Injil telah menuliskannya…yang perlu ditanya adalah manusia macam apa Kristus itu?

      - IA adalah keturunan dari Daud, dari Yakub dari Abraham…(sudah dinubuatkan)

      betul
      yang perlu Anda pikirkan kenapa harus dari Yakub bukan dari garis Ismael

      - IA lahir di Betlehem (sudah dinubuatkan)
      betul
      karena memang Mesias harus lahir di Betlehem, jadi kalau ada orang yang mengaku Mesias tetapi lahir di Arab, pasti bukan Mesias…

      - Akan dilahirkan oleh seorang perawan (sudah dinubuatkan)

      betul

      karena memang Mesias harus lahir dari perawan, jadi kalau ada orang yang mengaku Mesias tetapi lahir bukan dari perawan, pasti bukan Mesias…

      - akan dikucilkan pada masa sebelum pelayannnya (sudah dinubuatkan)
      betul

      - akan melayani orang lemah(sudah dinubuatkan)
      tunggu dulu…kalau memang tugasnya untuk mengampuni manusia mengapa harus pandang buluh? Nah…ketahuan engkau terjebak sendiri dengan statemenmu
      karena tidak semua manusia mau percaya kepada YESUS…
      analoginya:
      ibu membawa brokoli untuk dimakan
      tetapi karena anak2nya ada yang tidak suka maka ia tidak akan makan brokoli…

      YESUS telah memampukan manusia untuk dapat masuk hadirat TUHAN, tetapi tidak semua manusia mau masuk ke hadirat TUHAN, contohnya ANDA…

      - akan berdoa/bermazmur di kala matiNYA (sudah dinubuatkan)
      mana ada manusia mati berdoa
      mungkin siksa kubur akan sedikit masuk di akal Anda ketimbang berdoa di kala mati,…yang saya maksudkan dari kalimat saya di atas adalah ketika YESUS menuju kematian IA masih bermazmur/bernyanyi/berdoa

      -akan bangkit dan naik ke sorga (sudah dinubuatkan)
      Nah … ini yang tidak aku percaya, Kalau ada manusia yang naik kelangit seluruh umat yang ada di desa itu atau di kota itu akan menjadi saksi, engkau tidak perlu mengatakannya sekarang padaku, cukup sejarah saja yang bercerita. Orang jaman sekarang tidak kenal siapa itu Gajah Mada, tapi sejarah mencatat bahwa beliau adalah seorang Mahapati Majapahit. Tidakpun engkau menceritakan padaku sejarah tetap akan menceritakannya padaku.
      Agama Kristen ada sebagai bukti sejarah bahwa Kristus pernah bangkit dan naik ke sorga…itu sejarah yang bercerita,… nah penolakan Anda akan sejarah inilah sebagai wahana ANda menolak KRISTUS,… jadi yang menolak KRISTUS mana mungkin dibawa Kristus ke hadirat TUHAN?, jadi itu bukan pilih kasih atau pandang bulu, tetapi ANda yang tidak mau percaya…
      Buktinya tak seorangpun yang melihat 2000 tahun yang lalu melihat manusia naik kelangit.
      Rasul YOHANES, Rasul Petrus, Rasul Yakobus, Rasul ..rasul rasulll dan Maria Magdalena, Maria maria yang lain…. dan karena mereka menyaksikannya maka mereka mencatat Perjanjian Baru…sejarah sudah di depan mata, pengampunan dosa sudah di depan mata, Anda menolaknya, jadi jangan salahkan KRISTUS menghakimi engkau kelak di akhir jaman OK!!!


      sebagai ROH:
      – Akan disebut Bapa yang perkasa, Raja Damai, Allah Yang kekal (sudah dinubuatkan)
      – Raja dari segala raja, Tuhan dari segala tuhan (sudah dinubuatkan)

      mana ayatnya?
      baca Kitab dari Nabi Yesaya pasal 9 ayat 6 sampai 7

      terangkan padaku apa itu roh?

      Anda tidak mengerti atau gimana?

      sekali aku bertanya padamu terangkan padaku tentang roh!!!

      manusia terdiri dari tubuh badaniah, jiwa dan roh…meski ada 3 hal ini tetapi manusia tetap satu…

      ketahuan engkau sekarang mengada-ada apa bedanya jiwa dan roh?
      lihat dan baca secara utuh jangan potong2 keterangan sudah ada di bawah ini….baca yang warna merah

      nah diantara tiga itu yang bisa “berbicara” dengan ALLAH atau malaikat-malaikat atau setan2 atau iblis2 adalah roh …

      lalu jiwa engkau taruh di mana?
      Anda sedang bertanya masalah roh dan bukan jiwa, fokus dan tepat sasaran dong kawan….

      dan karena itulah manusia disebut mahluk spiritual, suatu hal yang tidak dimiliki binatang/hewan,..

      apakah hewan tidak mempunyai roh? engkau lihat ikan yang terdampar mati. adakah yang kurang dengan ikan itu, mengapa dia mati?
      karena nnyawanya/jiwanya sudah tidak ada…tapi mari fokus ke roh ok…

      sehingga kalau seseorang tidak bisa membedakan mana yang baik, itu disebut berperilaku seperti binatang…

      aku bicara padamu masalah roh, statemenmu itu mengacu pada akal manusia, apakah sama otak dengan roh?
      baca terus kterangan saya, jangan sampai ketinggalan… perhatikan terus tex merahnya ok…

      nah secara singkat begini roh bisa diartikan adalah moral/ahlak/budi pekerti/ide…

      kalau engkau samakan roh dengan akal budi, sudah lama ayam di kandangku tidak mau pulang kekandangnya
      ooo jadi ayammu memiliki budi pekerti yah,… kalau ya berarti ayam yang engkau miliki itu layak disebut manusia…

      roh itu pribadi dari diri kita
      oleh roh kita orang bisa mengenali kita…
      contoh:
      ketika seseorang menulis buku, maka dari cara dia berpikir dan bernalar dan bercerita kita bisa tahu siapa yang menulis…

      roh kita saja bisa begini, apalagi ROH, yang adalah Bapa dari semua roh…

      nah karena roh kita berbicara kepada ROH/roh lain, maka sebaiknya kita memilih ROH KEBENARAN….
      dan oleh ROH KEBENARAN kita bisa mengetahui mana yang dari ALLAH dan mana yang tidak.. itulah yang diamanatkan oleh YESUS…dan salah satu pengejawantahan dari ROH KEBENARAN adalah ketika ROH KEBENARAN itu menggerakkan rasul-rasul Kristus untuk menulis Perjanjian BARU…jadi Perjanjian Baru adalah IDE/MORAL/AHLAK dari ALLAH yang menjadi nyata bagi kita semua… semua tidak bisa dapat melihat ALLAH secara langsung, tetapi semua bisa dapat secara langsung melihat karya ROH KEBENARAN yaitu ALKITAB… jadi Anda memilih mana?

      17:85. Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.

      kesimpulannya engkau hanya mengada2, tidak ada sedikitpun ilmu yang ada padamu untuk mampu menjelaskan permasalahan ini. Engkau hanya mengarang2 saja, apa bila aku tanya sama pendeta yang lain jawabannya tidak ada yang sama, nyatalah bagiku kalian hanya pandai membual.
      karena allah Anda merahasiakan apa itu roh, maka dapat dipastikan Anda tidak pernah bisa “berbicara”/berdoa kepada ALLAH karena ALLAH hakekatNYA adalah ROH,.. jadi allah ANda telah melarang Anda untuk datang kepada ALLAH YANG Adalah KEBENARAN…..
      dan karena allah ANda merahasiakan apa itu roh maka Anda tidak mengerti apa itu roh…. jadi ada baiknya Anda tidak berbantah2an dengan Kristen dalam hal ini….

      kalau Anda katakan percaya ALLAH, maka percayai terlebih dahulu apa yang dapat dilihat dari karya DIA YAng tidak terlihat itu, yaitu ALKITAB…

      Kalau itu buah karya tuhanmu, mengapa selalu di revisi?
      terjemahannya direvisi bukan sumber terjemahannya…
      kalau ANda mengerti arti terjemahan maka Anda akan paham kenapa direvisi, atau jika Anda tidak paham coba tanya kepada 4 penerjemah resmi al Quran di dalam bahasa Indonesia, atau tanya kepada departemen kebudayaan kenapa menerjemahkan al Quran sampai merevisi terjemahan pertama…

      Turki itu nama sekarang bro, dulu namanya Tarsus. Nanti kalau aku menyebut Tarsus engkau katakan pdku Tarsus nggak ada dalam peta.

      Filar, sekali lagi saya mohon untuk mengecek apa yang ANda ucapkan, jangan berlagak ini dan itu kepada saya…

      Tarsus itu bukan nama kuno dari Turky,… Tarsus itu adalah nama sebuah kota di wilayah yang sekarang disebut Turki..

      Nah…engkau sendiri mengetahui Tarsus itu sebuah kota di Turki, Nah apa mungkin seseorang mendatangi Nazaret dan mengaku2 nabi, padahal Nabi Isa tidak pernah bertemu dengan orang yang bersangkutan? Aku sengaja mempelintir sedikit permasalahan ini antara Turki dan Tarsus, agar engkau mengatakan hal yang sebenarnya. Siapa paulus sudah aku postingkan dalam blogku sendiri lengkap dengan asal kotanya itu, termasuk engkau yang sudah berkoment di sanah.
      Anda ini tidak ada malunya saya kira…
      Paulus memang terlahir sebagai perantau Yahudi, tetapi sebagai seorang Yahudi tulen maka mereka harus berguru ke agamaan di Yerusalem, dan itulah yang dilakukan Paulus. PAda usia belia ia sudah berada di Yerusalem, makanya ia sangat mengerti apa itu Kristen, dan karena ia mengerti ia adalah pembunuh pertama orang2 Kristen…

      Hanya saja permasalahannya sekarang, bahwa apakah paulusmu itu mengajarkan apa yang di ajarkan Yesus?
      saya sudah kasih contoh kepada ANda:
      Paulus tidak menginginkan seorang perempuan lebih dari satu
      Muhammad menikahi perempuan lebih dari 3 atau 4
      Yesus berkata:
      Orang yang menginginkan di dalam hatinya saja seorang perempuan itu sudah ZINAH, dan ZINAH sama dengan penyembahan berhala…

      nah di antara dua orang yang mengaku rasul ini Paulus atau Muhammad yang mengikuti ajaran YESUS?…


      logika Anda berbalik ke kekacauan yang awal:
      Jika Babi diciptakan ALLAH lalu kenapa tidak bisa dimakan? (itu sama dengan logika jika perempuan diciptakan untuk apa tidak bisa dikawinin lebih dari satu)…

      dalam islam ada haram ada halal. Allah menciptakan yang halal berguna untuk ujian, Allah menciptakan yang haram juga berguna untuk ujian. Berlainan dengan manusia, perempuan di luar nikah dalam islam haram hukumnya untuk di jamah, terlihat boleh, sengaja melihat itu yang tidak boleh. Bukan berarti di larang menikah lebih dari satu
      itu tidak menjawab, sebab pertanyaan akan berbalik, kenapa harus menciptakan yang haram untuk menguji emangnya tidak ada ujian yang lain?…artinya logika yang Anda sebut itu sudah tidak baik, rusak…

      begini:
      perempuan lain untuk menjadi istri orang lain,…
      bahkan ada perempuan yang mau selibat seumur hidupnya…
      Hawa diciptakan SATU, dan ADAM juga SATU, maka itu yang disebut SEPASANG…
      kalau SATU pria dan 3 atau 4 Wanita itu bukan lagi sepasang, itu tidak masuk dalam kamus, itu ZINAH sama dengan penyembahan berhala…

      kalau itu analogimu berarti harus sama jumlah perempuan dengan jumlah laki2 di dunia ini, apakah menurutmu itu adil?
      kamu harus memperhitungkan variabel lainnya Filar,
      yaitu saya sebut, bahwa tidak semua PRia dan tidak semua Wanita mau menikah….

      oleh karena itu, jadi pertanyaan sebaiknya dijawab:
      PAULUS apa MUHAMMAD yang lebih menuruti ajaran YESUS?
      saya percaya dengan hati yang tulus pasti PAULUS lebih menuruti YESUS ketimbang MUHAMMAD…
      lalu apa yang menyebabkan Anda tidak bisa berkata begitu?

      itukan ajaran paulus. kamu mengamini ya…wajar2 aja toh
      YESUS yang mengajarkan dan dicatat oleh Rasul Matius…
      dan Paulus setuju atas ajaran itu makanya ia tidak menginginkan perempuan lebih dari 3 atau 4, bahkan 2 saja susah Jinah…
      jadi Muhammad itu dalam kategori ajaran YESUS ini ZINAH atau bukan saudara Filar… dan harap Anda ingat, Zinah itu sama dengan penyembahan berhala…

      pemisalanmu itu sudah mentah sekali…
      Anda menghilangkan salah satu variable yang sangat perlu, yaitu bahwa tidak semua pria dan tidak semua wanita itu menginginkan pernikahan…

      ya mubazir lah
      nyatanya ada orang seperti itu, jadi untuk membuat suatu rumusan jangan hilangkan variable-vaiable yang benar…

      sekali lagi:
      YESUS berkata “Mengingini seorang perempuan di luar istri kita di dalam hati saja, itu sudah ZINAH, dan ZINAH itu adalah disamakan dengan penyembahan BERHALA”…

      Jadi bagaimana sekarang kawan Filar? masih mengaku mencintai Nabi YESUS?, sebagai Nabi saja Anda telah mungkar apalagi sebagai MESIAS, apalagi sebagai TUHAN…

      Hahahaha dari dahulu aku mencintainya sebagai nabi, bukan sebagai Tuhan. Dan kamilah umat yang memuliahkannya. Kami memuliakan seluruh nabi dan rasul
      kenyataan bercerita lain…
      Nabi Muhammad saja tidak mengindahkan ajaran YESUS masalah ZINAH, nah nabi saja begitu apalagi ANda pengikutnya ya toh….
      jadi merendah diri itu bukan perkara omongan tetapi perbuatan juga turut berandil besar…
      jika kamu katakan mengagumi dan memuliakan Nabi YESUS, maka tolong Anda koreksi nabi Anda yang telah mengawini orang lebih dari 3 atau 4, sebab YESUS berkata: ” menginginkan wanita saja di dalam hati itu sudah ZINAH”

  32. @Par

    jika demikian semakin jelas inkonsistensinya….
    jika semua rasul dan nabi sama, maka tidak perlu Musa dan Isa menjadi umatnya Muhammad, sebab mereka setara dan sama…. inkonsisten…

    di dalam islam semua nabi sama, derajat di sisi Allah berbeda. Sebab Nabi Muhammad SAW adalah penghulu segala nabi.

    tidak ada yang mengatakan Abraham seorang Yahudi atau seorang Nasrani,.. yang saya katakan jika Abraham tidak dipilih maka tidak akan ada perlunya Islam mengklaim bahwa Muhammad adalah keturunan dari Ismael anak Abraham…
    jadi justru karena Abraham dipilih maka perlu ada klaim,.. karena jika Abraham dipilih maka pada dirinya ada warisan yang perlu kita miliki,… dan warisan itu turun kepada ISHAK dan bukan ISMAEL, karena jelas terbukti justru keturunan ISHAK, YAKUB yang menjadi nabi setelahnya dan bukan keturunan Ismael…

    itukan klaim kamu, realitanya Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir dari keturunan Ibrahim dari garis Ismail. Masalah kamu mengaku atau tidak itu urusan lain, apa kamu pikir orang2 arab bergotong royong membuat Al Quran itu, sebagai bukti kenabiannya. Dan engkau lihat apakah Al Quran itu terdapat kesalahan?

    benar dan salah itu dua warna, jangan salahkan warna saya jika warna yang engkau imani salah…

    Itu menurut kacamatamu imanku salah,

    cengeng namanya itu.
    Yang perlu kamu pikirkan bukan hal kecengengan seperti itu melainkan harusnya adalah kenapa keturunan YAKUB yang menjadi nabi? kenapa? karena Abraham dipilih, nah kepada siapa warisan Abraham? tentu kepada Ishak, lalu anak Ishak ada dua, Yakub dan Esau, kepada siapa warisan itu turun? tentu kepada Yakub,.. nah ESAU saja tidak diwarisi apalagi anak-anak Ismael? ya toh… ini bukan bicara tidak adil, tetapi bicara siapa yang dipilih TUHAN…

    artinya tuhanmu pilih2 kasih toh?

    yang saya tanya adalah dibanding Paulus (orang Yahudi) dan Muhammad (orang Arab), siapa yang lebih dianggap saudara oleh Musa (orang Yahudi)?,… bicara kitab Ulangan itu sudah bicara YESUS vs Muhammad,… sengaja saya bandingkan Paulus dan Muhammad supaya bisa lebih jelas kepada Anda perbandingan Yahudi dan Arab…

    Kalau maksudmu bahwa dalam ayat dalam alkitab tersebut merujuk pada paulus, seharusnya paulus tidak perlu mengirim surat dan memanteknya dalam Injil. Apa jawabmu?

    jika bukan Nabi ISA saya tidak tahu, tetapi nubuatan itu tertuju dan sudah digenapi YESUS KRISTUS…, jadi kalau ada orang yang mengklaim nubuatan itu berlaku atas dirinya itu pasti palsu, dan yang palsu datang dari Raja Dusta yaitu Iblis…

    Engkau selalu bicara nubuatan yang di genapi, Kalau tidak ada Muhammad lahir ke dunia ini apa itu artinya tetap di genapi? Dalam hal apa di genapi? Dari mana engkau tahu sudah di genapi? Apa maksudmu perjanjian baru itu? PERJANJIAN APA? Siapa yang berjanji? Apa isi perjanjiannya? Genapkah?

    Ada ratusan pertanyaan di kepalaku tentang kecerobohan paulusmu itu? Tapi sudahlah. jawablah pertanyaanku itu dulu.

    TUHAN melihat bahwa manusia telah berdosa/terpisah dari keadaan baik,
    TUHAN berinisiatip untuk menyelamatkan manusia dari dosa/dari keadaan tidak baik itu,

    Itu artinya sebelum tuhanmu melihat, dia tidak tahu kalau manusia berdosa. dan sebelum timbul inisiatifnya kemana saja kerja tuhanmu itu? statemunmu seperti anak kecil, engkau kata aku cengeng tulisanmu telah menceritakan kecengenganmu sendiri. engkau kata logikaku rusak padahal engkau telah menempatkan tuhanmu di bawah telapak kakimu.

    Inisiatip ini dijewantahkan dalam Sosok yang disebut MESIAS…
    TUHAN berjanji akan mendatangkan MESIAS ke dunia sehingga Nabi diutus untuk mengucapkan apa yang akan terjadi terhadap MESIAS…
    dari semua nubuatan yang disebutkan itu akan terjadi pada diri MESIAS.
    nah benar bahwa memang banyak orang yang mengaku mesias, tetapi perlu diperiksa nubuatan mana yang telah mesias itu genapi…

    Engkau periksalah sendiri!!! siapa2 yang mengaku mesias itu.

    nah dari semua nubuat yang dapat di catat, hanya YESUS yang menggenapinya,..
    dan karena menggenapi itulah maka gelarNya disebut MESIAS/Kristus/Al Masih…

    engkau sama dengan paulusmu itu, pendiri kristen. padahal Yesus tidak pernah bicara apa itu mesias. bahkan dia sendiri mengaku bukan Mesias. Apa engkau kenal dengan ayat ini:

    96: 5 Yesus menjawab, “Sebenarnya, Allah telah menjanjikan demikian itu tetapi aku ini bukan mesias yang ditunggu-tunggu itu, karena sesungguhnya dia itu telah dijadikan sebelum aku dan akan datang kemudian aku nanti.”

    Dan ini:

    “Pada saat itu Yesus berkata: ‘Engkau menipu dirimu sendiri; karena Daud di dalam Roh menyebutnya Tuan, dan dengan demikian berkata: “Allah berkata kepada tuanku, duduklah di sebelah kananku, sampai musuh-musuhmu kutaruh di bawah kakimu lawan-lawanmu pijakan kakimu. Allah akan mengirimkan tongkatmu sehingga engkau berkuasa di antara lawan-lawanmu.” Bila utusan Allah yang engkau sebut Mesias adalah anak Daud, bagaimana mungkin Daud menyebutnya tuan? Percayalah padaku, karena sesungguhnya aku berkata kepadamu, bahwa janji itu telah dibuat dalam diri Ismael, bukan Ishak.'” (Barnabas 43:10)

    Apa engkau pikir Barnabas ini bukan murid Yesus.

    logikanya sederhana saja, jika kamu tidak mampu makan waktu baru lahir, kamu diberi makan/disuapin atau kamu akan berjuang makan sendiri?
    semua bayi dan yang tidak mampu makan sendiri akan rela disuapin…

    penebusan dosa tidak ada sangkut pautnya dengan analogimu, lagian kalau seluruh manusia seperti bayi, untuk apa pula dosanya di tebus?

    nah ada ngga manusia yang bisa dan sanggup kudus di hadapan YANG MAHA KUDUS?,… kalau ada berarti ada dilema;
    yaitu sebenarnya YANG MAHA KUDUS tidak ada,
    jadi kalau Anda percaya TUHAN MAHA KUDUS, maka Anda yang tidak MAHA KUDUS tidak dapat masuk ke HadiratNYA. Karena kita tidak sanggup maka DIA YANG MAHA KUDUS menyanggupkan kita, memberi pertolongan,…. DIA-lah yang dipanggil Firman ALLAH, yang suatu saat pernah menjadi manusia dan dinamai YESUS…

    silahkan engkau ceritakan dongeng ini pada anakmu saja, aku juga akan menceritakan pada anakku tentang ketidaksanggupan tuhanmu mengampuni dosa manusia, dan perlu di tebus oleh anaknya sendiri

    karenayang bangkit itu adalah TUBUHNYA sendiri,… bukan roh, YESUS bukan seperti roh yang ada dipikiranmu

    Kalu tubuhnya yang bangkit itu artinya dia belum mati, apakah orang belum mati bisa di katakan bangkit? Apa engkau tahu apa itu BANGKIT?

    nyatanya ada suku bangsa yang baru ada sekitar abad 11 MAsehi, berarti dengan mengacu pada ayat ini maka mereka harus memiliki rasul,… dan karena Muhammad adalah rasul terakhir di abad 6 Masehi maka otomatis ayat ini menjadi salah,… tetapi karena ayat ini tidak mungkin salah berarti Muhammad bukan rasul terakhir,…. lihatlah dilema ini… ini inkonsistensi yang akut…

    Apa bangsa yang baru itu tidak menjumpai Al Quran? Apa kamu pikir Muhammad SAW itu di utus hanya untuk abad ke VI saja? Muhammad SAW itu di utus untuk seluruh manusia, di karenakan dia Allah menciptakan langit dan bumi, ngerti?

    nah jadi kalau Anda menyebut Muhammad adalah Mesias, maka coba koreksi allah Anda yang menyebut ISA/YESUS sebagai Al Masih…

    engkau lihatlah injil barnabas, kitabmu sendiri yang mengatannya

    Al Masih pada diri Nabi Isa bermaksud yang di urapi, bukan juru selamat.
    pertanyaannya adalah kenapa seseorang diurapi? kenapa? karena ada misi pada yang diurapi itu, yaitu menyelamatkan,… karena arti Mesias secara literal adalah Raja Penyelamat… jadi dilema yang akut lain pada diri Anda adalah:
    mengkoreksi allah Anda yang menyebut Isa sebagai Al Masih dan memberikannya kepada Muhammad,
    atau menetapkan Isa tetap sebagai Al Masih …

    yang di urapi itu biasanya raja2 zaman dahulu, pembesar2. mereka ini walaupun di urapi tidak bisa menjadi juru selamat. termasuk yesus sendiri. Yesus hanyalah seorang nabi dan rasul biasa yang mempunyai 12 orang murid. Engkau bandingkan dengan Nabi Muhammad SAW, satu negara yang mengikutinya, perlu engkau ketahui selama Nabi Muhammad SAW masih hidup luas daerah dakwahnya adalah sebesar negara Arab Saudi yang sekarang. Dan sekarang jumlah penduduk muslim di dunia sudah mencapi 1,4 Milyar, Kalau ada agama yang paling sukses di masa depan di daratan eropa dan amerika itu pasti Islam.

    YESUS telah memampukan manusia untuk dapat masuk hadirat TUHAN, tetapi tidak semua manusia mau masuk ke hadirat TUHAN, contohnya ANDA…

    Hahahaha….tahu apa engkau tentang Hadirat.

    – akan berdoa/bermazmur di kala matiNYA (sudah dinubuatkan)
    mana ada manusia mati berdoa
    mungkin siksa kubur akan sedikit masuk di akal Anda ketimbang berdoa di kala mati,…yang saya maksudkan dari kalimat saya di atas adalah ketika YESUS menuju kematian IA masih bermazmur/bernyanyi/berdoa

    kalau sudah mati bisa berdoa, untuk apa neraka itu?

    Agama Kristen ada sebagai bukti sejarah bahwa Kristus pernah bangkit dan naik ke sorga…itu sejarah yang bercerita,… nah penolakan Anda akan sejarah inilah sebagai wahana ANda menolak KRISTUS,… jadi yang menolak KRISTUS mana mungkin dibawa Kristus ke hadirat TUHAN?, jadi itu bukan pilih kasih atau pandang bulu, tetapi ANda yang tidak mau percaya…

    Yang jelas syurga di ciptakan Tuhan bukan untuk diriNya, melainkan untuk hambaNya, engkau mengatakan bahwa yesus naik ke syurga itu artinya engkau mengakui secara tidak langsung bahwa yesus adalah manusia, jangan mungkir

    Buktinya tak seorangpun yang melihat 2000 tahun yang lalu melihat manusia naik kelangit.
    Rasul YOHANES, Rasul Petrus, Rasul Yakobus, Rasul ..rasul rasulll dan Maria Magdalena, Maria maria yang lain…. dan karena mereka menyaksikannya maka mereka mencatat Perjanjian Baru…sejarah sudah di depan mata, pengampunan dosa sudah di depan mata, Anda menolaknya, jadi jangan salahkan KRISTUS menghakimi engkau kelak di akhir jaman OK!!!

    apakah hanya mereka, mengapa engkau tidak mengatakan padaku SELURUH PENDUDUK KOTA

    .Kalau itu buah karya tuhanmu, mengapa selalu di revisi?
    terjemahannya direvisi bukan sumber terjemahannya…

    apa engkau pikir seluruh orang mengerti bahasa Ibrani? Kalau terjemahannya yang salah bagaimana dengan mereka yang hidup ratusan tahun yang lalu yang jelas2 salah artinya? Apa itu menurutmu ADIL

    Anda ini tidak ada malunya saya kira…
    Paulus memang terlahir sebagai perantau Yahudi, tetapi sebagai seorang Yahudi tulen maka mereka harus berguru ke agamaan di Yerusalem, dan itulah yang dilakukan Paulus. PAda usia belia ia sudah berada di Yerusalem, makanya ia sangat mengerti apa itu Kristen, dan karena ia mengerti ia adalah pembunuh pertama orang2 Kristen…

    Berguru pada siapa? pada yesus? bukankah engkau sendiri mengatakan bahwa yesus mati di salib? apakah dia berguru pada hantu? kalau dia seorang nabi apakah seorang nabi perlu berguru? itu artinya tuhanmu harus menunggu kedatangannya, apa tuhanmu tidak tahu dimana dia tinggal?

    jika kamu katakan mengagumi dan memuliakan Nabi YESUS, maka tolong Anda koreksi nabi Anda yang telah mengawini orang lebih dari 3 atau 4, sebab YESUS berkata: ” menginginkan wanita saja di dalam hati itu sudah ZINAH”

    Nabiku adalah penghulu segala nabi, dan yesus adalah pengikut setianya. Bukan yesus saja seluruh nabi yang di utus Tuhan di planet ini adalah pengikut Nabi Muhammad SAW, ngerti?

    Engkau tahu Hari Kiamat itu sebenarnya sudah terjadi, engkau sekarang ini sedang menonton video dirimu di akhirat, aku juga sekarang ini juga sedang menonton videoku di akhirat, videomu dan videoku sedang di putar di sana, video itu adalah duniamu sekarang ini. Engkau tahu bahwa Yesusmu tertunduk di hadapan Allah dengan pertanyaan:

    “Apa yang engkau katakan Tentang Diriku di hadapan kaummu?” Nabi Isa AS menjawab:

    19:36. “Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.”

    Siapa saksimu?

    Nabi Isa Alaihissalam menjawab:

    “Umat Muhammad SAW!”

    Maka perintah Allah:

    ‘Datangkan Umat Muhammad!”

    “Isa Putra Maryam mengatakan padaKu bahwa dia telah menyampaikan ajaranKu di hadapan kaumnya dan saksinya adalah kalian, Umat Muhammad, apa jawab kalian?

    Umat Muhammad menjawab:

    “Demikianlah Isa Putra Maryam telah menyampaikan RisalahMu kepada kaumnya.”

    “Darimana kalian tahu padahal kalian umat yang kemudian?”

    “Al Quranmu sendiri yang mengatakannya kepada kami, dan kami beriman kepadanya”

    “Siapa Saksimu?”

    “Muhammad, RasulMu sendiri”

    “Datangkan Muhammad!”

    “Umatmu mengatakan bahwa Isa Putra Maryam telah menyampaikan RisalahKu kepada kaumnya, apa jawabmu ya Rasul?”

    “Umatku beriman kepadaMu dan kepadaku, apa yang Engkau sampaikan padaku, maka aku sampaikan kepada umatku, tiadalah ucapanku melampaui dari apa yang Engkau wahyukan padaku, tiadalah ucapanku melainkan wahyu yang di wahyukan kepadaku”

    “siapa saksimu”

    “Maha Suci Engkau, Engkaulah Raja Diraja yang menjadi saksiku”

    Kesimpulannya:

    Yesusmu itu saksinya adalah Umat Nabi Muhammad SAW.

    • @filar

      jika demikian semakin jelas inkonsistensinya….
      jika semua rasul dan nabi sama, maka tidak perlu Musa dan Isa menjadi umatnya Muhammad, sebab mereka setara dan sama…. inkonsisten…

      di dalam islam semua nabi sama, derajat di sisi Allah berbeda. Sebab Nabi Muhammad SAW adalah penghulu segala nabi.
      inkonsisten,…jika sama, berarti derajat juga sama,.. dan tentu tidak ada penghulu-penguluan segala….

      tidak ada yang mengatakan Abraham seorang Yahudi atau seorang Nasrani,.. yang saya katakan jika Abraham tidak dipilih maka tidak akan ada perlunya Islam mengklaim bahwa Muhammad adalah keturunan dari Ismael anak Abraham…
      jadi justru karena Abraham dipilih maka perlu ada klaim,.. karena jika Abraham dipilih maka pada dirinya ada warisan yang perlu kita miliki,… dan warisan itu turun kepada ISHAK dan bukan ISMAEL, karena jelas terbukti justru keturunan ISHAK, YAKUB yang menjadi nabi setelahnya dan bukan keturunan Ismael…

      itukan klaim kamu, realitanya Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir dari keturunan Ibrahim dari garis Ismail. Masalah kamu mengaku atau tidak itu urusan lain, apa kamu pikir orang2 arab bergotong royong membuat Al Quran itu, sebagai bukti kenabiannya.
      makanya Anda harus jawab dengan tegas, siapa anak dari Abraham, Ishak atau Ismael yang anaknya menjadi nabi? apakah Yakub atau Kedar?…kalau jawab Anda Yakub berarti keturunan Ismael telah jauh dari TUHAN….satu generasi saja sudah berani jauh dari TUHAN, apalagi puluhan generasi, sejarah juga telah membuktikan bahwa orang Arab sampai jaman nabi2 masih menyembah batu, bulan, patung, setan , iblis….

      Dan engkau lihat apakah Al Quran itu terdapat kesalahan?

      satu:
      coba Anda cari di AQ, siapakah yang akan dikurbankan oleh Abraham, Ishak atau Ismael?….

      dua:
      coba Anda cari di AQ apakah ada ayat yang diakui Muhammad sebagai hasil bisikan iblis..
      tiga:
      Gunung diciptakan untuk menahan bumi dan goncangan kata AQ, nyatanya gunung adalah salah satu sumber gempa ….
      empat:
      katanya AQ itu jelas dan terang, nah coba Anda jelaskan apa artinya catatan-catatan kaki pada terjemahan2 AQ

      cukup 4 saja

      benar dan salah itu dua warna, jangan salahkan warna saya jika warna yang engkau imani salah…

      Itu menurut kacamatamu imanku salah,
      menurutu BENAR SALAH itu adalah SALAH…. akui saja…

      cengeng namanya itu.
      Yang perlu kamu pikirkan bukan hal kecengengan seperti itu melainkan harusnya adalah kenapa keturunan YAKUB yang menjadi nabi? kenapa? karena Abraham dipilih, nah kepada siapa warisan Abraham? tentu kepada Ishak, lalu anak Ishak ada dua, Yakub dan Esau, kepada siapa warisan itu turun? tentu kepada Yakub,.. nah ESAU saja tidak diwarisi apalagi anak-anak Ismael? ya toh… ini bukan bicara tidak adil, tetapi bicara siapa yang dipilih TUHAN…

      artinya tuhanmu pilih2 kasih toh?
      TUHAN memilih dan TUHAN tidak salah pilih
      Manusia memilih dan manusia ada pontesi salah pilih…
      sekarang pilihan BENAR dan SALAH di depan mata Anda, coba pilih BENAR apa SALAH,… apa yang anda pikir benar ternyata adalah salah,…
      jd mari BENAR…
      TUHAN sudah memberikan BENAR, mau milih BENAR?…
      jadi potensi salah pilihmu itu harus kamu pikirkan…
      sama seperti ISMAEL dan ISHAK,… ISMAEL salah pilih
      YAKUB dan ESAU,… ESAU salah pilih,…
      YUDAS ISKARIOT dan SIMON PETRUS Yudas salah pilih, PAULUS dan NIKOLAUS, Nikolaus salah pilih…
      PARHOBASS dan FILAR,.. FILAR sementara ini salah pilih…

      yang saya tanya adalah dibanding Paulus (orang Yahudi) dan Muhammad (orang Arab), siapa yang lebih dianggap saudara oleh Musa (orang Yahudi)?,… bicara kitab Ulangan itu sudah bicara YESUS vs Muhammad,… sengaja saya bandingkan Paulus dan Muhammad supaya bisa lebih jelas kepada Anda perbandingan Yahudi dan Arab…

      Kalau maksudmu bahwa dalam ayat dalam alkitab tersebut merujuk pada paulus, seharusnya paulus tidak perlu mengirim surat dan memanteknya dalam Injil. Apa jawabmu?
      pertanyaanmu ini tidak jelas,….
      MUHAMMAD (Arab) apa PAULUS (YAHUDI) yang bisa dianggap saudara MUSA (YAHUDI), apa jawabmu?

      jika bukan Nabi ISA saya tidak tahu, tetapi nubuatan itu tertuju dan sudah digenapi YESUS KRISTUS…, jadi kalau ada orang yang mengklaim nubuatan itu berlaku atas dirinya itu pasti palsu, dan yang palsu datang dari Raja Dusta yaitu Iblis…

      Engkau selalu bicara nubuatan yang di genapi, Kalau tidak ada Muhammad lahir ke dunia ini apa itu artinya tetap di genapi? Dalam hal apa di genapi? Dari mana engkau tahu sudah di genapi? Apa maksudmu perjanjian baru itu? PERJANJIAN APA? Siapa yang berjanji? Apa isi perjanjiannya? Genapkah?
      Muhammad dianggap sebagai Mesias-pun sudah dinubuatkan,…
      Nubuat itu adalah :”Akan banyak orang yang mengaku sebagai mesias”…
      salah satu gunannya Nabi adalah mengucapkan apa yang akan terjadi.
      Karena itu ucapan TUHAN, maka apa yang diucapkan itu akan terjadi… itu disebut digenapi.
      TUHAN berkata JADILAH BUMI, maka BUMI jadi…
      TUHAN berkata MESIAS akan lahir di BETLEHAM, maka MESIAS lahir di BETLEHEM… digenapi
      YESUS berkata :”akan banyak yang mengaku sebagai MESIAS”,.. maka banyak yang mengaku sebagai MESIAS…
      Nah TUHAN juga memberi JANJI,… siapa yang hidup bersama TUHAN maka akan konsisten, yang tidak hidup didalam TUHAN akan inkonsisten,… maka jelas terlihat, Anda tidak hidup pada TUHAN, dan Anda inkonsisten….

      Ada ratusan pertanyaan di kepalaku tentang kecerobohan paulusmu itu? Tapi sudahlah. jawablah pertanyaanku itu dulu.
      silahkan ditanya satu persatu, saya akan menjawab dengan konsisten…

      TUHAN melihat bahwa manusia telah berdosa/terpisah dari keadaan baik,
      TUHAN berinisiatip untuk menyelamatkan manusia dari dosa/dari keadaan tidak baik itu,

      Itu artinya sebelum tuhanmu melihat, dia tidak tahu kalau manusia berdosa. dan sebelum timbul inisiatifnya kemana saja kerja tuhanmu itu? statemunmu seperti anak kecil, engkau kata aku cengeng tulisanmu telah menceritakan kecengenganmu sendiri. engkau kata logikaku rusak padahal engkau telah menempatkan tuhanmu di bawah telapak kakimu.
      jangan dibalik maknanya ok bung…

      Inisiatip ini dijewantahkan dalam Sosok yang disebut MESIAS…
      TUHAN berjanji akan mendatangkan MESIAS ke dunia sehingga Nabi diutus untuk mengucapkan apa yang akan terjadi terhadap MESIAS…
      dari semua nubuatan yang disebutkan itu akan terjadi pada diri MESIAS.
      nah benar bahwa memang banyak orang yang mengaku mesias, tetapi perlu diperiksa nubuatan mana yang telah mesias itu genapi…

      Engkau periksalah sendiri!!! siapa2 yang mengaku mesias itu.
      banyak orang yang mengaku jadi mesias,… tetapi karena TUHAN adalah ESA, maka mesias yang lain pasti PALSU, dari IBLIS…

      nah dari semua nubuat yang dapat di catat, hanya YESUS yang menggenapinya,..
      dan karena menggenapi itulah maka gelarNya disebut MESIAS/Kristus/Al Masih…

      engkau sama dengan paulusmu itu, pendiri kristen. padahal Yesus tidak pernah bicara apa itu mesias. bahkan dia sendiri mengaku bukan Mesias. Apa engkau kenal dengan ayat ini:

      96: 5 Yesus menjawab, “Sebenarnya, Allah telah menjanjikan demikian itu tetapi aku ini bukan mesias yang ditunggu-tunggu itu, karena sesungguhnya dia itu telah dijadikan sebelum aku dan akan datang kemudian aku nanti.”

      Dan ini:

      “Pada saat itu Yesus berkata: ‘Engkau menipu dirimu sendiri; karena Daud di dalam Roh menyebutnya Tuan, dan dengan demikian berkata: “Allah berkata kepada tuanku, duduklah di sebelah kananku, sampai musuh-musuhmu kutaruh di bawah kakimu lawan-lawanmu pijakan kakimu. Allah akan mengirimkan tongkatmu sehingga engkau berkuasa di antara lawan-lawanmu.” Bila utusan Allah yang engkau sebut Mesias adalah anak Daud, bagaimana mungkin Daud menyebutnya tuan? Percayalah padaku, karena sesungguhnya aku berkata kepadamu, bahwa janji itu telah dibuat dalam diri Ismael, bukan Ishak.’” (Barnabas 43:10)

      Apa engkau pikir Barnabas ini bukan murid Yesus.
      surat di atas itu bicara tentang YOHANES pembaptis…
      Injil Barnabas bukanlah Injil Yang BENAR…
      sekali lagi, pilihan BENAR dan SALAH ada pada ANDA,.. dan pilihan sementara ini adalah SALAH…salah satunya adalah mempercayai Injil Barnabas…

      jika ANda mempercayai Injil Barnabas maka Anda telah sekaligus mengejek allah dan Muhammad…
      pikirkan itu…

      logikanya sederhana saja, jika kamu tidak mampu makan waktu baru lahir, kamu diberi makan/disuapin atau kamu akan berjuang makan sendiri?
      semua bayi dan yang tidak mampu makan sendiri akan rela disuapin…

      penebusan dosa tidak ada sangkut pautnya dengan analogimu, lagian kalau seluruh manusia seperti bayi, untuk apa pula dosanya di tebus?
      justru analoginya itu mengena…
      saya sudah tanya kepada Anda…
      Jika ALLAH Anda akui sebagai MAHA KUDUS
      dan
      Anda mengakui bahwa tidak ada manusia yang MAHA KUDUS
      maka apakah ada manusia yang bisa sanggup menuju HADIRAT YANG MAHA KUDUS itu?

      nah masalah ANda ada dua:
      Anda mengakui ALLAH MAHA KUDUS dan mengaku ANda tidak MAHA KUDUS, atau
      Anda tidak mengakui ALLAH MAHA KUDUS dan mengaku Anda bisa MAHA KUDUS…

      kalau Anda mengaku ALLAH MAHA KUDUS dan mengaku Anda tidak MAHA KUDUS, maka mari ikut diKUDUS-kan oleh TUHAN,…
      sebagai bayi maulah disuapin karena Anda belum bisa makan sendiri…
      karena tidak ada manusia yang tidak bisa lepas dari dosa, maka marilah disucikan oleh DARAH TEBUSAN KRISTUS….

      nah ada ngga manusia yang bisa dan sanggup kudus di hadapan YANG MAHA KUDUS?,… kalau ada berarti ada dilema;
      yaitu sebenarnya YANG MAHA KUDUS tidak ada,
      jadi kalau Anda percaya TUHAN MAHA KUDUS, maka Anda yang tidak MAHA KUDUS tidak dapat masuk ke HadiratNYA. Karena kita tidak sanggup maka DIA YANG MAHA KUDUS menyanggupkan kita, memberi pertolongan,…. DIA-lah yang dipanggil Firman ALLAH, yang suatu saat pernah menjadi manusia dan dinamai YESUS…

      silahkan engkau ceritakan dongeng ini pada anakmu saja, aku juga akan menceritakan pada anakku tentang ketidaksanggupan tuhanmu mengampuni dosa manusia, dan perlu di tebus oleh anaknya sendiri
      wariskanlah dosamu kepada anakmu, dan sekaligus katakan kepada anakmu, dosa waris itu tidak ada,… inkonsisten saja diaku ini kawan…

      karenayang bangkit itu adalah TUBUHNYA sendiri,… bukan roh, YESUS bukan seperti roh yang ada dipikiranmu

      Kalu tubuhnya yang bangkit itu artinya dia belum mati, apakah orang belum mati bisa di katakan bangkit? Apa engkau tahu apa itu BANGKIT?
      bangkit di dalam terminologi kita adalah dari keadaan mati menjadi hidup lagi…
      jadi tubuh YESUS telah mati, dan tubuh itu hidup kembali…

      nyatanya ada suku bangsa yang baru ada sekitar abad 11 MAsehi, berarti dengan mengacu pada ayat ini maka mereka harus memiliki rasul,… dan karena Muhammad adalah rasul terakhir di abad 6 Masehi maka otomatis ayat ini menjadi salah,… tetapi karena ayat ini tidak mungkin salah berarti Muhammad bukan rasul terakhir,…. lihatlah dilema ini… ini inkonsistensi yang akut…

      Apa bangsa yang baru itu tidak menjumpai Al Quran? Apa kamu pikir Muhammad SAW itu di utus hanya untuk abad ke VI saja? Muhammad SAW itu di utus untuk seluruh manusia, di karenakan dia Allah menciptakan langit dan bumi, ngerti?
      inkonsisten,…
      dikatakan setiap suku/bangsa memiliki rasulnya sendiri2..
      apakah Muhammad itu suku badui? apakah Muhammad itu suku Asmat?, kalau bukan berarti badui/asmat d.l.l wajib memiliki rasulnya sendiri…
      tetapi inkonsisten karena rasul terakhir hanya Muhammad,….
      aneh…

      nah jadi kalau Anda menyebut Muhammad adalah Mesias, maka coba koreksi allah Anda yang menyebut ISA/YESUS sebagai Al Masih…

      engkau lihatlah injil barnabas, kitabmu sendiri yang mengatannya
      sayangnya Injil Barnabas tidak perlu dipercayai…kasihan ANda sampai percaya kepada Injil barnabas, Injil yang tidak pernah diakui oleh Umat ALLAH…

      Al Masih pada diri Nabi Isa bermaksud yang di urapi, bukan juru selamat.
      pertanyaannya adalah kenapa seseorang diurapi? kenapa? karena ada misi pada yang diurapi itu, yaitu menyelamatkan,… karena arti Mesias secara literal adalah Raja Penyelamat… jadi dilema yang akut lain pada diri Anda adalah:
      mengkoreksi allah Anda yang menyebut Isa sebagai Al Masih dan memberikannya kepada Muhammad,
      atau menetapkan Isa tetap sebagai Al Masih …

      yang di urapi itu biasanya raja2 zaman dahulu, pembesar2. mereka ini walaupun di urapi tidak bisa menjadi juru selamat. termasuk yesus sendiri. Yesus hanyalah seorang nabi dan rasul biasa yang mempunyai 12 orang murid. Engkau bandingkan dengan Nabi Muhammad SAW, satu negara yang mengikutinya, perlu engkau ketahui selama Nabi Muhammad SAW masih hidup luas daerah dakwahnya adalah sebesar negara Arab Saudi yang sekarang. Dan sekarang jumlah penduduk muslim di dunia sudah mencapi 1,4 Milyar, Kalau ada agama yang paling sukses di masa depan di daratan eropa dan amerika itu pasti Islam.
      ada sesuatu dengan YESUS makanya disebut MESIAS… Anda sudah mengatakannya karena memang IA adalah PEMBESAR, RAJA…
      bicara Angka maka Kristen sudah hampir 3 milyard…tetapi angka tidak membuktikan apa2 bukan… yang penting adalah BENAR atau SALAH…

      YESUS telah memampukan manusia untuk dapat masuk hadirat TUHAN, tetapi tidak semua manusia mau masuk ke hadirat TUHAN, contohnya ANDA…

      Hahahaha….tahu apa engkau tentang Hadirat.
      setahu saya tentang roh… dan setidak tahu Anda mengenai roh…

      - akan berdoa/bermazmur di kala matiNYA (sudah dinubuatkan)
      mana ada manusia mati berdoa
      mungkin siksa kubur akan sedikit masuk di akal Anda ketimbang berdoa di kala mati,…yang saya maksudkan dari kalimat saya di atas adalah ketika YESUS menuju kematian IA masih bermazmur/bernyanyi/berdoa

      kalau sudah mati bisa berdoa, untuk apa neraka itu?
      sessat sebelum mati YESUS bermazmur/berdoa, itu makna konteks kalimat saya…
      bicara neraka itu sudah lain hal, …
      pertanyaan bisa berbalik kepada ANda, MUhammad sekarang sudah mati, nah dimanakah rohnya sekarang?

      Agama Kristen ada sebagai bukti sejarah bahwa Kristus pernah bangkit dan naik ke sorga…itu sejarah yang bercerita,… nah penolakan Anda akan sejarah inilah sebagai wahana ANda menolak KRISTUS,… jadi yang menolak KRISTUS mana mungkin dibawa Kristus ke hadirat TUHAN?, jadi itu bukan pilih kasih atau pandang bulu, tetapi ANda yang tidak mau percaya…

      Yang jelas syurga di ciptakan Tuhan bukan untuk diriNya, melainkan untuk hambaNya, engkau mengatakan bahwa yesus naik ke syurga itu artinya engkau mengakui secara tidak langsung bahwa yesus adalah manusia, jangan mungkir
      sudah saya sebutkan di kesempatan lain, sorga itu adalah HADIRAT TUHAN ADA….
      Sorga itu bukan seperti sorga yang digambarkan oleh allah Anda yang berisi bidari-bidari,….

      Buktinya tak seorangpun yang melihat 2000 tahun yang lalu melihat manusia naik kelangit.
      Rasul YOHANES, Rasul Petrus, Rasul Yakobus, Rasul ..rasul rasulll dan Maria Magdalena, Maria maria yang lain…. dan karena mereka menyaksikannya maka mereka mencatat Perjanjian Baru…sejarah sudah di depan mata, pengampunan dosa sudah di depan mata, Anda menolaknya, jadi jangan salahkan KRISTUS menghakimi engkau kelak di akhir jaman OK!!!

      apakah hanya mereka, mengapa engkau tidak mengatakan padaku SELURUH PENDUDUK KOTA
      disamping orang2 itu, ada 500 orang lain lagi,…
      kenapa tidak satu kota YERUSALEM sekalian, karena tidak semua orang YERUSALEM percaya YESUS, tidak semua menerima YESUS,… Anda tidak mengerti roh karena Anda tidak mau menerima YESUS, jadi jangan salahkah YESUS tidak datang kepada ANda sebab Anda telah menolakNYA…

      .Kalau itu buah karya tuhanmu, mengapa selalu di revisi?
      terjemahannya direvisi bukan sumber terjemahannya…

      apa engkau pikir seluruh orang mengerti bahasa Ibrani? Kalau terjemahannya yang salah bagaimana dengan mereka yang hidup ratusan tahun yang lalu yang jelas2 salah artinya? Apa itu menurutmu ADIL
      karena tidak semua bisa berbhasa Ibrani/Yunani maka ALKITAB itu diterjemahkan,… nah teknik2 terjemahan itu banyak, dan ilmu bahasa itu berkembang….
      jadi ALKITAB terjemahan direvisi itu sangat perlu, supaya orang tetap dapat mengerti…
      teknik terjemahan juga telah mempengaruhi atas revisi penerjemahan AQ,..coba tanya kepada DEPAG kenapa AQ sampai direvisi terjemahannya, itu lebih menolong kepada ANda…

      Anda ini tidak ada malunya saya kira…
      Paulus memang terlahir sebagai perantau Yahudi, tetapi sebagai seorang Yahudi tulen maka mereka harus berguru ke agamaan di Yerusalem, dan itulah yang dilakukan Paulus. PAda usia belia ia sudah berada di Yerusalem, makanya ia sangat mengerti apa itu Kristen, dan karena ia mengerti ia adalah pembunuh pertama orang2 Kristen…

      Berguru pada siapa? pada yesus? bukankah engkau sendiri mengatakan bahwa yesus mati di salib? apakah dia berguru pada hantu? kalau dia seorang nabi apakah seorang nabi perlu berguru? itu artinya tuhanmu harus menunggu kedatangannya, apa tuhanmu tidak tahu dimana dia tinggal?
      IA pernah mati, dan IA telah bangkit…
      Seorang nabi perlu berguru pada imam/nabi sebelumnya, sehingga kalau ia menemukan tulisan yang salah ia mengerti itu salah,… nyatanya ada nabi yang tidak bisa baca tulis, yaitu MUHAMMAD, itu aneh…

      jika kamu katakan mengagumi dan memuliakan Nabi YESUS, maka tolong Anda koreksi nabi Anda yang telah mengawini orang lebih dari 3 atau 4, sebab YESUS berkata: ” menginginkan wanita saja di dalam hati itu sudah ZINAH”

      Nabiku adalah penghulu segala nabi, dan yesus adalah pengikut setianya. Bukan yesus saja seluruh nabi yang di utus Tuhan di planet ini adalah pengikut Nabi Muhammad SAW, ngerti?
      inkonsisten….
      YESUS mengatakan jangan berzinah dengan mengawini wanita lain
      Penghulu Nabi, MUHAMMAD berkata: bisa kawin 3 atau 4,…
      apa mungkin YESUS berkata yang lain dari Muhammad? atau sebaliknya dan seterusnya?.. jelas itu bertentangan…
      jadi salah satu harus PALSU…

      nah karena salah satu harus palsu kita harus konfirmasi kepada moral manusia,.. tanyakan pada setiap wanita siapa yang rela dimadu?
      maka mereka akan menjawab mereka tidak inngin dimadu,.. karena memang manusia diciptakan sepasang,.. secara implisit mereka mengakui YESUS-lah yang BENAR, bukan allahmu melalui Muhammad.

      Engkau tahu Hari Kiamat itu sebenarnya sudah terjadi, engkau sekarang ini sedang menonton video dirimu di akhirat, aku juga sekarang ini juga sedang menonton videoku di akhirat, videomu dan videoku sedang di putar di sana, video itu adalah duniamu sekarang ini. Engkau tahu bahwa Yesusmu tertunduk di hadapan Allah dengan pertanyaan:

      “Apa yang engkau katakan Tentang Diriku di hadapan kaummu?” Nabi Isa AS menjawab:

      19:36. “Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.”

      Siapa saksimu?

      Nabi Isa Alaihissalam menjawab:

      “Umat Muhammad SAW!”

      Maka perintah Allah:

      ‘Datangkan Umat Muhammad!”

      “Isa Putra Maryam mengatakan padaKu bahwa dia telah menyampaikan ajaranKu di hadapan kaumnya dan saksinya adalah kalian, Umat Muhammad, apa jawab kalian?

      Umat Muhammad menjawab:

      “Demikianlah Isa Putra Maryam telah menyampaikan RisalahMu kepada kaumnya.”

      “Darimana kalian tahu padahal kalian umat yang kemudian?”

      “Al Quranmu sendiri yang mengatakannya kepada kami, dan kami beriman kepadanya”

      “Siapa Saksimu?”

      “Muhammad, RasulMu sendiri”

      “Datangkan Muhammad!”

      “Umatmu mengatakan bahwa Isa Putra Maryam telah menyampaikan RisalahKu kepada kaumnya, apa jawabmu ya Rasul?”

      “Umatku beriman kepadaMu dan kepadaku, apa yang Engkau sampaikan padaku, maka aku sampaikan kepada umatku, tiadalah ucapanku melampaui dari apa yang Engkau wahyukan padaku, tiadalah ucapanku melainkan wahyu yang di wahyukan kepadaku”

      “siapa saksimu”

      “Maha Suci Engkau, Engkaulah Raja Diraja yang menjadi saksiku”

      Kesimpulannya:

      Yesusmu itu saksinya adalah Umat Nabi Muhammad SAW.
      dongeng…kiamat itu ditandai dengan DAJJAL, menurut Islam,… emangnya DAJJAL sudah ada? si mata satu itu sudah ada?,… dongeng lagi dikau kawan

      • @par

        Saya menyimpulkan dari apa yang kita diskusikan:

        Seluruh manusia di dunia ini memiliki derajat yang berbeda di sisi Allah, dan Allah juga menciptakan manusia itu berbangsa2 dan bersuku-suku dan yang lebih hebat dari itu semua adalah antara keluarga saja tidak ada rupa dan wajahnya sama, walaupun seibu dan sebapak. Itu menandakan salah satu bukti Allah Maha Kaya. KaryaNya tidak terbatas dengan lukisan wajah manusia, walaupun bibir, hidung dan mata tempatnya sama, akan tetapi tidak ada yang sama bibir , hidung dan mata manusia itu.
        Kalau anda meragukan perkataan saya ini, itu wajar-wajar saja sebab saya berkata berdasarkan fakta dan kenyataan yang ada. Dan apabila itu menyangkut tentang derajat manusia nasibnya juga sama dengan halnya wajah. Di sisi Allah, derajat manusia itu tidak sama, apa lagi para nabi dan rasul. Derajat yang paling tinggi di sisi Allah adalah derajat Nabi Muhammad SAW.
        Seperti firman Allah dalam AQ:
        94:4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.
        Itu adalah pernyataan Allah bukan perkataan manusia. Dan kami merasakan apa yang di firmankan oleh Allah tersebut. Seluruh umat islam di seluruh dunia ini mengirim shalawat dan salam kepadanya, bahkan para malaikat dan Allah sendiri bershalawat kepada Rasulullah SAW, namun dalam konteks yang berbeda dengan shalawat manusia.
        Tidak ada manusia di dunia ini yang nama NabiNya di tinggikan selain dari Nabi Muhammad SAW sendiri. Tidak engkau akui dan engkau akui realita ada di depan mata anda.
        Dan setiap bangsa tentu ada rajanya atau presidennya. Dan di dalam kenabian tentu ada nabi awalnya dan tentu juga ada nabi terakhirnya. Dan Muhammad di pilih oleh Allah sebagai penutup para nabi dan tidak ada nabi sesudah beliau. Dan hal itu terbukti sampai detik ini memang tidak ada nabi yang diutus oleh Tuhan. Al Quran menegaskan bahwa Muhammad merupakan penutup para nabi, itu artinya sampai dunia kiamat tidak ada nabi lagi diutus. Mengenai hal ini bisa saya umpamakan seperti ini: saya mengatakan bahwa di lima tahun kedepan tidak ada manusia yang buta warna, untuk wilayah Jawa Barat. Ada 60 Juta lebih penduduk di Jawa Barat itu, untuk memastikan bahwa tidak ada manusia yang buta warna dalam waktu lima tahun adalah perkara mustahil bukan? Nah apa lagi untuk seluruh Indonesia adalah pekerjaan mustahil untuk anda buktikan bukan? Apa lagi untuk seluruh dunia? Nah statemen Al Quran adalah untuk seluruh mahkluk bahwa tidak ada Nabi setelah Nabi Muhammad SAW sampai detik ini bukan?. Yaitu setelah 14 abad. Dan yang lebih hebat lagi bahwa statement Al Quran mengatakan sampai dunia kiamat.
        Nah apabila kenyataan yang begitu nyata seperti ini sudah tidak mampu engkau terimah dengan akal sehatmu, itu artinya engkau buta. Punya mata tapi tidak melihat!. Setelah begitu terang di hadapanmu apa yang telah saya sampaikan, apakah engkau tidak mau berpikir barang sejenak, melihat dunia ini? Kamu hidup di era Muhammad! Lihatlah bagamaina Allah menciptakan dirimu, itu bukan pekerjaan Yesus, Yesus tidak mampu menciptakan dirimu, juga keluargamu, Yesus tidak mampu menolongmu, Yesus akan berlepas diri dengan apa yang kamu sangkakan pada dirinya:
        “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?’ Isa menjawab: ‘Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: ‘Sembahlah Allah, Tuhanku, dan Tuhanmu,’ dan aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.'” (QS. al-Maidah: 116-117)
        Saya berkata bahwa setiap bangsa2 di dunia ini ada nabinya hal itu tidak berlawanan dengan apa yang saya katakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi untuk seluruh manusia.
        Bangsa2 terdahulu sebelum Nabi Muhammad SAW di utus, pasti ada nabinya sehingga di akhirat kelak apa bila di tanya tentang pertanyaan siapa yang telah di datangkan pada kalian, maka umat2 terdahulu tersebut tidak bisa berdusta selain dari pada mengatakan bahwa telah datang pada kami seorang utusan namun kami mendustainya.
        Nah pertanyaan yang sama juga akan terjadi pada diri anda, sebab anda lahir di era Muhammad. Dan di dalam alam kubur itu akan ada pertanyaan seperti ini: “Sudahkan datang kepadamu seorang pemberi peringatan?”. Nah saya tidak tahu apa yang anda jawab.
        Pernyataan saya bahwa segala umat ada nabinya bukan saya tujuhkan kepada Nabi Muhammad SAW seperti yang anda komentari. Nah…setelah zaman2 nabi tersebut berakhir maka setelah zaman Nabi Muhammad SAW datang, maka Nabi Muhammad SAW di utus untuk seluruh manusia, sebab sudah tidak ada lagi nabi setelahnya. Sebagai nabi terakhir tentu ajarannya harus sempurna tidak boleh salah dan tidak boleh ada celah.

        Kalau anda mengatakan bahwa statemen saya inkonsisten dengan penjelasan di atas, anda harus bisa mencernah dengan baik apa yang saya katakan.
        A di utus untuk kaum A, B di utus untuk kaum B, itu artinya tiap-tiap umat ada nabinya. Maka Z di utus untuk seluruh, A sampai Z.
        Kalau dasar pemikiran anda tidak mampu di sandingkan dengan pemikiran saya, maka anda harus relah banyak belajar lagi.
        Nah kalau anda tetap mengelak dengan apa yang saya jelaskan dengan dalih yang macam2, maka saya juga bisa berkata bahwa untuk kaum F nabinya juga Z.
        Dengan statemen yang sama juga berlaku apa yang di alami dengan keturunan Ibrahim As. Kedua anak Ibrahim yakni Ismail dan Ishak keduanya adalah nabi. Dari garis keturunan Ishak telah melahirkan bangsa Yahudi. Sebuah bangsa yang banyak menyalahi aturan Tuhan dari generasi ke genarasi, itu sebabnya banyak utusan yang di utus dari garis Ishak ini.
        Klaim anda mengatakan bahwa Tuhan sayang pada golongan dari Ishak ini, hal itu juga benar, itu sebabnya Dia selalu menunjuki mereka dengan di utusnya belasan orang nabi. Tapi kalau anda mengklaim bahwa keturunan Ismail dibiarkan Tuhan dan tidak ada yang menjadi Nabi. Sepertinya anda harus mempertimbangkan segala sesuatunya dengan jiwa yang besar. Sebab keturunan Ismail inilah menjadi bangsa yang besar yang menghancurkan Kerajaan Romawi dan Persia, dua negara adidaya pada zaman itu.
        Kalau bicara masalah Nubuat yang ada dalam Alkitab, seharusnya Alkitab menjadi rujukan bagi anda untuk mengetahui dan mempelajari mana ayat2 yang benar berasal dari Yesus dan mana ayat2 yang berasal dari orang lain. Bukalah pikiran anda untuk hal ini.
        Siapa cucu Ibrahim yang menjadi Nabi anda sendiri sudah tahu, hal itu tidak menjelaskan sebuah perjanjian antara Allah dengan Ibrahim dengan di angkatnya Yakub menjadi Nabi. Bukankah tidak seluruh anak yakub yang menjadi nabi?
        Lahirnya keturunan-keturunan Ishak menjadi nabi juga tidak ada sangkut pautnya dengan sebuah perjanjian Allah dengan Ibrahim. Janji Allah kepada Ibrahim sesuai dengan doa Nabi Ibrahim sendiri bersama dengan Ismail?
        2:129. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

        Siapa orangnya yang punya Al Quran dan Al Hikmah kalau bukan Nabi Muhammad SAW sendiri. Dan ingat yang berdoa pada waktu itu adalah Ibrahim dan Ismail, ketika selesai membangun Ka’bah.
        2:130. Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
        Jawab I:
        Klaim anda bahwa orang-orang arab menyembah patung sebelum Rasulullah SAW di utus, itu tidak saya pungkiri, saya akui bahwa pada zaman itu disebut juga zaman Jahiliyah, itu sebabnya di utus seorang nabi.
        Memang di dalam Al Quran tidak di jelaskan secara rinci siapa yang di kurbankan oleh Ibrahim. Namun menurut hadits Rasulullah SAW sendiri:
        Aku adalah anak keturunan dua orang zabihain.
        Dalam sejarahnya Rasulullah SAW sendiri memang terancam, bapak nenek moyangnya terancam di sembelih. Yang pertama adalah Abdullah, bapak Rasulullah sendiri yang terancam sembelih, yang nyawanya di ganti oleh Allah dengan seratus ekor unta. Dan yang kedua adalah kakek buyutnya yaitu Ismail.
        Dan julukan Ibnu Zabihain adalah julukan yang terkenal, karena diriyawatkan bahwa orang Arab pun menyapa beliau SAW dengan panggilan itu.
        Kisah tentang ayah kandung Rasulullah SAW yang juga terancam mau disembelih adalah kisah yang juga sudah kita kenal yaitu nazar kakeknya Abdul Muttalib. Sang kakek ini ketika menggali sumur zamzam pernah bernazar untuk menyembelih anak. Ketika berhasil menggali sumur zamzam, maka Abdul Muttalib berkewajiban untuk melaksanakannazar, lalu diundilah dengan menggunakan anak panah, namun selalu keluar nama Abdullah anaknya yang sangat dicintainya itu. Sehingga setelah beberapa kali selalu nama Abdullah yang keluar, akhirnya ada orang yang menasehatinya untuk menggantinya dengan 100 ekor unta. Barulah setelah Abdul Muttalib menyembelih 100 ekor unta, tidak lagi keluar nama Abdullah dari anak panah undian.
        Argumen Abu Amru bin Al-Ala
        Diriwayatkan dari Al-Ashmai bahwa dia bertanya kepada Abu Amru bin Al-Ala tentang siapakah sesungguhnya anak nabiu Ibrahim yang disembelih? Ismail-kah atau Ishaq-kah?
        Beliau menjawab, ”Wahai Asmai, di mana otakmu? Sejak kapan Nabi Ishaq itu tinggal di Makkah. Yang di Makkah itu adalah Nabi Ismail as. Dialah yang membangun Ka’bah bersama ayahnya. Dan tempat penyembelihan itu adanya juga di Makkah.
        Dalil Ayat Quran: Tentang Ciri Nabi IsmailMeski tidak disebutkan secara eksplisit, namun ayat Quran menunjukkan bahwa yang disembelih itu adalah Ismail, bukan Ishaq. Buktinya, ketika Qurna menyebut nama Ismail, beliau disifati dengan sifat penyabar .
        Dan Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.
        Dan yang dimaksud dengan sabar pada Ismail adalah sabarnya atas penyembelihan. Dan selain itu Allah juga mensifati beliau dengan sifat Shadiqul Wa’di atau orang yang menepati janjinya.
        Dan ceritakanlah kisah Ismail di dalam Al-Quraan. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.
        Dan yang dimaksud dengan yang menepati atau benar janjinya adalah Ismail yang telah berjanji untuk sabar menghadapi cobaan dari Allah untuk disembelih, lalu beliau menepati janjinya untuk tetap bersabar.
        Dalil Ayat Qur’an Tentang Kondisi Nabi Ishaq as
        Sedangkan sebaliknya, kalau kita teliti secara cermat, Allah SWT menyebutkan tentang kondisi Nabi Ishaq yang memiliki anak bernama Yaqub. Silahkan perhatikan ayat berikut:
        Dan isterinya berdiri lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang Ishaq dan setelah Ishaq: Ya’qub.
        Kalau ingin dipaksakan bahwa yang disembelih adalah Nabi Ishaq, maka ada dua kemungkian kapan turunnya perintah penyembelihannya.
        Kemungkinan pertama: Perintah penyembelihan itu sebelum lahirnya anak Ishaq yaitu Yaqub. Dan kemungkinan ini jelas tidak bisa diterima. Mengapa? Bagaimana mungkin Allah memerintahkan untuk menyembelih Ishaq padahal sementara itu Allah juga memberi informasi bahwa Ishaq itu akan punya anak yang bernama Yaqub. Jadi seolah-olah sejak awal perintah untuk menyembelih Ishaq itu sudah ketahuan akhirnya bahwa Ishaq tidak akan mati, lantaran ada informasi bahwa nanti dia akan punya anak yang namanya Yaqub. Kalau Ibrahim tahu bahwa perintah penyembelihan itu pasti akan diganti dengan seekor kambing dan bahwa anaknya itu terus akan hidup dan malah akan punya anak segala, namanya bukan ujian, kan? Tapi main-main.
        Kemungkinan kedua: Perintah untuk menyembelih Ishaq itu setelah Ishaq punya anak yang bernama Yaqub. Artinya, bisa saja perintah itu datang dan Ishaq sudah dewasa dan bahkan sudah punya anak. Ini malah lebih tidak bisa diterima lagi, sebab langsung bertentangan dengan ayat Al-Quran. Sebab mengenai kisah penyembelihan anak Ibrahim itu, Allah menyebutkan sebagai berikut:
        Maka tatkala anak itu sampai berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu! Ia menjawab: Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.
        Jadi usia anak yang disembelih itu adalah ketika masih muda dan baru bisa berusaha berjalan menyusul ayahnya. Bukan anak yang sudah punya anak lagi atau sudah jadi bapak buat orang lain.
        Sehingga dua kemungkinan itu sama-sama tertolak.
        Ayat Al-Quran: Urut-urutan Kisah
        Semua sepakat bahwa anak Nabi Ibrahim yang pertama adalah Ismail dan yang kedua adalah Ishaq. Sebelum punya anak, Ibrahim memohon kepada Allah agar diberi anak.
        Ya Tuhanku, Berilah Aku keturunan yang shalih.
        Karena tidak mungkin Ibrahim meminta anak ketika sudah punya anak pertama. Secara logika, orang yang berdoa meminta anak adalah orang yang belum punya anak.
        Lalu Allah mengabulkan doa Ibrahim dengan firman-Nya:
        Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.
        Dan ayat seterusnya menceritakan tentang anak pertama yang akan disembelih itu. Jadi amat jelas bahwa yang disembelih adalah anak pertama yang bernama Ismail karena selesai Allah memberitakan bahwa doa Ibrahim dikabulkan dan diberi anak, langsung ayat berikutnya berbicara tentang kisah penyembelihan anaknya. Selesai kisah penyembelihan anak, baru Allah berkisah tentang anak Ibrahil yang lain yaitu Ishaq.
        Amat tidak logis bila yang disembelih adalah Ishaq, karena bukan demikian urut-urutan kisahnya.
        Khabar Tentang Kisah Penyembelihan di Makkah
        Selain semua hujjah di atas, masyarakat Makkah memang sangat mengenal kisah penyembelhan itu. Dan yang utama adalah kisah penggantungan tanduk kambing di Ka’bah. Dan itu menunjukkan bahwa anak Ibrahim yang disembelih adalah yang tinggal di Makkah.
        Sedangkan bila mau dikatakan bahwa yang disembelih adalah Ishaq, maka seharusnya tanduk kambing yang digantung itu bukan di Makkah tapi di Baitul Maqdis, Syam.
        Dengan demikian, memang kuatlah pendapat yang mengatakan bahwa anak yang disembelih itu adalah Ismail dan bukan Ishak. Baik dengan dalil hadits yang matsur, keterangan tafsir antara satu ayat dengan ayat lain, kenyataan sejarah dan juga logika.
        Namun tidak salah juga untuk kita tahu apa hujjah/argumentasi mereka yang mengatakan bahwa anak yang disembelih itu adalah Ishaq.
        Ayat Quran
        Mereka mengatakan bahwa ayat Quran menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim Hijrah dan maksudnya adalah ke Syam . Setelah itu muncul ayat yang menyebutkan kisah penyembelihan anak . Jadi yang disembelih adalah Ishak karena Ishaq yang tinggal di Syam.
        Hujjah ini terkoreksi dengan sendirinya, sebab ayat yang menceritakan bahwa Ibrahim hijrah ke Syam itu disisipi doanya yang meminta anak dan ayat yang menceritakan diberinya Ibrahim seorang anak . Baru ayat berikutnya kisah tentang penyembelihan . Jadi 4 ayat itu berbeda waktunya. Ayat 99 terjadi ketika beliau hijrah dari Iraq ke Syam, ayat 100 terjadi di Syam ketika beliau belum punya anak, karena bila yang dia sudah punya anak sebelumnya, tidak mungkin doanya minta anak. Lalu ayat selanjutnya di Makkah ketika beliau dianugerahi anak pertama yaitu Ismail dan berikutnya penyembelihan Ismail itu juga di Makkah .
        Tapi menurut sebuah riawayat bahwa yang berpaham akan hal ini adalah: Umar ra, Ali ra, al-Abbas ra, Ibnu Masud dan Kaab Al-Ahbar. Selain itu juga ada Ikrimah, Said bin Jbair, As-Suddi, Az-zuhri dan Muqatil.
        Sebaliknya yang mengatakan bahwa anak yang disembelih adalah Ismail antara lain adalah: Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Said bin al-Musayyib, Al-Hasan, Mujahid dan Al-Kalbi.
        Semua ini bisa Anda baca Pada beberapa kitab tafsir seperti Al-Qurthubi, At-Tafsir Al-Kabir karya Al-Fakhrurrazi, Tafsir Al-Baidhawi serta Tafsir Ibnu Katsir.

        (sumber: Ahmad Sarwat, Lc.
        Sumber Yang Dikorbankan Nabi Ismail atau Nabi Ishak? : http://assunnah.or.id)
        Jawab II:
        Di dalam Al Quran tidak ada ayat2 yang berisikan bisikan Iblis.

        Jawab III:
        Gunung di ciptakan oleh Allah sebagai pasak untuk bumi, agar bumi tidak goncang.
        Al Qur’an mengarahkan perhatian kita pada fungsi geologis penting dari gunung. Allah berfirman :

        وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

        Artinya : “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS Al-Anbiya’ : 31)

        Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.

        Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al Qur’an diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern.

        Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.

        Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:

        Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305)

        Dalam sebuah ayat, peran gunung seperti ini diungkapkan melalui sebuah perumpamaan sebagai “pasak”:

        أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا # وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا

        Artinya : “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?” (QS An-Naba’ : 6-7)

        Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.

        Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah “isostasi”. Isostasi bermakna sebagai berikut:

        Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster’s New Twentieth Century Dictionary, 2. edition “Isostasy”, New York, s. 975)

        Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur’an berabad-abad lampau sebagai suatu bukti Hikmah Maha Agung dalam ciptaan Allah. Dan Allah berfirman :

        وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

        Artinya : “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS Al-Anbiya’ : 31)

        Jawab IV:
        Catatan kaki pada Al Quran adalah menjelaskan perkara asal muasal sebab musabab ayat Al Quran itu turun, yaitu apa yang di sebut dengan Asbabul Nuzul. Dengan adanya Asbabul Nuzul ini maka umat islam di seluruh dunia mengetahui mengapa ayat ini turun dan apa yang melatarbelakanginya. Dengan adanya cerita di balik turunnya ayat tersebut memudahkan para ahli tafsir untuk mempelajari ayat2 tersebut.

        Contoh:
        130. Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya[90] di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
        [90]. Di antaranya menjadi; Imam, Rasul, banyak keturunannya yang menjadi nabi, diberi gelar khalilullah.

        Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Abdullah bin Salam mengajak dua anak saudaranya, Salamah dan Muhajir untuk masuk Islam dengan berkata: “Kau berdua telah mengetahui, sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman di dalam Taurat, bahwa Ia akan mengutus dari keturunan Ismail, seorang Nabi bernama Ahmad. Barangsiapa yang beriman kepadanya, ia telah mendapat petunjuk dan bimbingan, dan barangsiapa yang tidak iman kepadanya, akan dilaknat. Maka masuk Islamlah Salamah, akan tetapi Muhajir menolak. Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: 130) yang menegaskan bahwa hanya orang-orang bodohlah yang tidak beriman kepada agama Ibrahim.
        (Diriwayatkan oleh Ibnu Uyainah.)

        Mencermati atas statemen anda dengan balasan saya sebagai berikut;
        Mengapa anda memasukkan Injil Barnabas kedalam golongan Injil terlarang? Sementara Injil yang lain anda beriman padanya? Mengapa Injil Barnabas itu harus ada di muka bumi ini? Anda menuduh saya meremehkan Allah dan Rasulnya dengan mempercayai Injil Barnabas, anda lupa salah satu dari Rukun Iman dalam Islam adalah, Beriman dengan kitab2Nya, yaitu Zabur, Taurat, Injil dan Al Quran.
        Allah Maha Suci, itu artinya bukan berarti anda mampu mengukur Kesucian Allah dengan akal manusia yang rendah seperti ini. Kesucian Allah tidak bisa di ukur dengan bentuk kesucian apapun di dunia ini dan tidak pula bisa di terjemahkan dengan kata-kata manusia. Allah Maha Suci bukan berarti suci dalam pikiran manusia.
        Dengan perkataan para malaikatNya dan Nabinya kita bisa memahami sebagian kecil dari arti dan maksud Maha Suci;
        Perkataan Para Malaikat:
        2:32. Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

        Maksud dari perkataan Malaikat ini adalah bahwa Allah adalah di tanganNya segala Ilmu Pengetahuan, tidak ada yang di ketahui oleh para malaikat itu selain dari apa yang di ajarkan saja oleh Allah. Nah hal itu akan menjadi lain apa bila Allah mengajarkan ilmuNya kepada manusia, sebab ilmu manusia dari hari ke hari berkembang. Dan hal itu sangat berkesesuaian dengan balasan Allah dalam ayat selanjutnya bahwa Dia mengetahui atas segala sesuatu. Jadi dari kalimat tersebut engkau bisa mempelajari apa itu Maha Suci.

        Ini Perkataan Nabi Isa As ketika di tanya oleh Allah SWT:

        5:116. Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”.
        Nah…arti Maha Suci di sini berlainan dengan Maha Suci di ayat 2:32. Oleh sebab itu sebagai manusia tidak sepantasnya kamu mesejajarkan Maha Suci Allah dengan manusia. Dengan statemen: “YANG MAHA KUDUS AKAN MEMASUKAN KAMU KEDALAM KUDUSNYA”
        Oleh sebab itu sebagai manusia kita tidak akan pernah tahu betapa SuciNya Allah, Tuhan Semesta Alam. Allah juga mengatakan bahwa Ilmunya Maha Tinggi dan meliputi segala sesuatu. Itu artinya kita sebagai manusia juga tidak akan pernah mampu untuk masuk dalam Ketinggian IlmuNya. Dan apabila juga ingin di bandingkan secara kasar Ilmu Allah dengan ilmu manusia, Rasulullah SAW dalam sabdanya: Ilmu manusia itu seperti setetes air di lautan. Maksudnya apabila engkau ingin juga memperbandingkan antara Ilmu Allah dengan apa yang ada pada manusia, maka silahkan engkau mencelupkan jari tanganmu di lautan dan angkatlah maka engkau akan mendapati air yang menetes dari jarimu ke lautan. Air yang menetes itu adalah ilmu kamu dan lautan samudera itu adalah Ilmu Allah.

        Seperti pembahasan kita yang sudah-sudah, bahwa kepercayaan anda di dalam menyikapi permasalahan dosa waris memang tidak akan pernah berkesesuaian dengan agama apapun di dunia ini. Oleh sebab itu anda sebagai seorang terpelajar seharusnya mempunyai wawasan yang luas akan hal ini. Mampukah anda mencerna dengan benar bahwa 1+1+1=3. Nah agama islam itu mengajarkan hal-hal yang seperti itu, sebab seluruh manusia mengetahui bahwa hasil 3 adalah benar. Tidak ada Ilmu Pengetahuan di dunia ini yang akan membantah apa yang saya katakan tentang penambahan tersebut. Kalau anda mengatakan bahwa 1+1+1=1, anda harus membuktikannya? Sayapun merasa tidak ada Ilmu Pengetahuan yang mampu menterjemahkan hasil tersebut. Hasilnya saja sudah rumit apa lagi dogmanya. Jadi apapun yang anda jabarkan hal itu tidak akan memberikan hasil. Anak kecil saja akan menertawakan anda kalau penjumlahan anda seperti itu. Sudahlah dari segi ilmu anda salah, dari dogmapun anda tidak tahu.
        Dalam dogma anda bahwa yang menciptakan Langit dan Bumi adalah Yesus. Ilmu pengetahuan mengatakan bahwa umur dunia ini sudah hampir 13,8 Milyar tahun, sedangkan Yesus kamu di lahirkan 2000 tahun yang lalu. Kalau saya katakan bahwa perkataanmu yang tidak konsisten itu baru tepat.
        Satu lagi dogma anda bahwa Yesus bangkit dan naik ke syurga. Mengapa yesus anda tidak berpesan pada orang2 dan para muridnya bahwa dosa manusia sudah di tebus dan saya akan naik kelangit. Dari mana anda mengetahui bahwa dia tugasnya adalah menebus dosa dan dia naik kelangit? Naik ke langit dalam rangka apa dan mengapa harus di syurga? Kalau demikian mengapa dia tidak menyudahi kehidupan dunia ini toh dosa manusia sudah di tebus? Menurut saya kepercayaan anda tidak memberikan bukti apapun untuk di jadikan pegangan!
        Masalah percaya dan tidak percaya sama Yesus naik kelangit tidak ada relevansinya dengan penduduk kota Yerussalem. Saya mengatakan kepada anda bahwa mengapa Yesus naik kelangit tidak di saksikan oleh seluruh penduduk kota tersebut. Mengapa hanya orang2 tertentu saja yang anda katakan. Saya mendalami dan mengetahui Ilmu Perencanaan yang namanya Kota apa bila penduduknya di atas 10.000 jiwa. Apakah penduduk Yerussalem hanya 500 orang saja. Apa sangkut pautnya orang yang percaya dan tidak percaya dengan naiknya Yesus ke langit? Itu artinya ada 9500 orang lebih yang tidak percaya sama Yesus namun setidak-tidaknya mereka bisa menjadi saksi bahwa Yesus naik ke langit, bukan?
        Kalau saya umpamakan begini:
        Saya sampai kapanpun tidak akan pernah percaya bahwa ada seekor kuda pandai bicara dan di lain waktu kuda tersebut terbang di saksikan sendiri oleh penduduk kota termasuk saya, itu lain soal. Terbangnya kuda tidak akan pernah menjawab kepercayaan saya bahwa dia pandai bicara.
        Yang lainnya tidak saya bahas lagi sebab bagi saya sudah cukup untuk ini saja dahulu, mengenai hari kiamat dan siapa Dajjal, kalau anda berminat akan saya kopas.

      • @Filar

        Saya menyimpulkan dari apa yang kita diskusikan:

        Seluruh manusia di dunia ini memiliki derajat yang berbeda di sisi Allah, dan Allah juga menciptakan manusia itu berbangsa2 dan bersuku-suku dan yang lebih hebat dari itu semua adalah antara keluarga saja tidak ada rupa dan wajahnya sama, walaupun seibu dan sebapak. Itu menandakan salah satu bukti Allah Maha Kaya. KaryaNya tidak terbatas dengan lukisan wajah manusia, walaupun bibir, hidung dan mata tempatnya sama, akan tetapi tidak ada yang sama bibir , hidung dan mata manusia itu.
        Kalau anda meragukan perkataan saya ini, itu wajar-wajar saja sebab saya berkata berdasarkan fakta dan kenyataan yang ada. Dan apabila itu menyangkut tentang derajat manusia nasibnya juga sama dengan halnya wajah. Di sisi Allah, derajat manusia itu tidak sama, apa lagi para nabi dan rasul. Derajat yang paling tinggi di sisi Allah adalah derajat Nabi Muhammad SAW.
        Seperti firman Allah dalam AQ:
        94:4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.
        Itu adalah pernyataan Allah bukan perkataan manusia. Dan kami merasakan apa yang di firmankan oleh Allah tersebut. Seluruh umat islam di seluruh dunia ini mengirim shalawat dan salam kepadanya, bahkan para malaikat dan Allah sendiri bershalawat kepada Rasulullah SAW, namun dalam konteks yang berbeda dengan shalawat manusia.
        Tidak ada manusia di dunia ini yang nama NabiNya di tinggikan selain dari Nabi Muhammad SAW sendiri. Tidak engkau akui dan engkau akui realita ada di depan mata anda.
        Dan setiap bangsa tentu ada rajanya atau presidennya. Dan di dalam kenabian tentu ada nabi awalnya dan tentu juga ada nabi terakhirnya. Dan Muhammad di pilih oleh Allah sebagai penutup para nabi dan tidak ada nabi sesudah beliau. Dan hal itu terbukti sampai detik ini memang tidak ada nabi yang diutus oleh Tuhan. Al Quran menegaskan bahwa Muhammad merupakan penutup para nabi, itu artinya sampai dunia kiamat tidak ada nabi lagi diutus. Mengenai hal ini bisa saya umpamakan seperti ini: saya mengatakan bahwa di lima tahun kedepan tidak ada manusia yang buta warna, untuk wilayah Jawa Barat. Ada 60 Juta lebih penduduk di Jawa Barat itu, untuk memastikan bahwa tidak ada manusia yang buta warna dalam waktu lima tahun adalah perkara mustahil bukan? Nah apa lagi untuk seluruh Indonesia adalah pekerjaan mustahil untuk anda buktikan bukan? Apa lagi untuk seluruh dunia? Nah statemen Al Quran adalah untuk seluruh mahkluk bahwa tidak ada Nabi setelah Nabi Muhammad SAW sampai detik ini bukan?. Yaitu setelah 14 abad. Dan yang lebih hebat lagi bahwa statement Al Quran mengatakan sampai dunia kiamat.
        Nah apabila kenyataan yang begitu nyata seperti ini sudah tidak mampu engkau terimah dengan akal sehatmu, itu artinya engkau buta. Punya mata tapi tidak melihat!. Setelah begitu terang di hadapanmu apa yang telah saya sampaikan, apakah engkau tidak mau berpikir barang sejenak, melihat dunia ini? Kamu hidup di era Muhammad! Lihatlah bagamaina Allah menciptakan dirimu, itu bukan pekerjaan Yesus, Yesus tidak mampu menciptakan dirimu, juga keluargamu, Yesus tidak mampu menolongmu, Yesus akan berlepas diri dengan apa yang kamu sangkakan pada dirinya:
        “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?’ Isa menjawab: ‘Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: ‘Sembahlah Allah, Tuhanku, dan Tuhanmu,’ dan aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.’” (QS. al-Maidah: 116-117)
        Saya berkata bahwa setiap bangsa2 di dunia ini ada nabinya hal itu tidak berlawanan dengan apa yang saya katakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi untuk seluruh manusia.
        Bangsa2 terdahulu sebelum Nabi Muhammad SAW di utus, pasti ada nabinya sehingga di akhirat kelak apa bila di tanya tentang pertanyaan siapa yang telah di datangkan pada kalian, maka umat2 terdahulu tersebut tidak bisa berdusta selain dari pada mengatakan bahwa telah datang pada kami seorang utusan namun kami mendustainya.
        Nah pertanyaan yang sama juga akan terjadi pada diri anda, sebab anda lahir di era Muhammad. Dan di dalam alam kubur itu akan ada pertanyaan seperti ini: “Sudahkan datang kepadamu seorang pemberi peringatan?”. Nah saya tidak tahu apa yang anda jawab.
        Pernyataan saya bahwa segala umat ada nabinya bukan saya tujuhkan kepada Nabi Muhammad SAW seperti yang anda komentari. Nah…setelah zaman2 nabi tersebut berakhir maka setelah zaman Nabi Muhammad SAW datang, maka Nabi Muhammad SAW di utus untuk seluruh manusia, sebab sudah tidak ada lagi nabi setelahnya. Sebagai nabi terakhir tentu ajarannya harus sempurna tidak boleh salah dan tidak boleh ada celah.
        era nabi sudah ditutup pada saat Yohanes Pembaptis,… jadi kalau masih ada nabi yang mengaku nabi pasti palsu, … sama seperti Smith, dia mengaku nabi di abad 19, dari kenyataan dapat dipastikan dia palsu,….
        perkara keinginan Muhammad tentang pernikahan lebih dari 3 atau 4 itu membuktikan kepada kami yang mengenal ROH KEBENARAN, keinginan seperti itu dikatakan ALLAH sebagai ZINAH, dan ZINAH sama dengan penyembahan berhala…

        Nah jika Anda katakan Muhammad mengepalai semua nabi karena dia yang terakhir, maka ada masalah yang amat sangat berat…
        bahwa Nabi Anda hanya “berbicara” melalui Jibril, sangat jauh berbeda dengan nabi-nabi lain…. dalam hal ini beliau tinggal kelas…
        dan ajaran2 setelahnya pasti adalah klaim sepihak…

        Kalau anda mengatakan bahwa statemen saya inkonsisten dengan penjelasan di atas, anda harus bisa mencernah dengan baik apa yang saya katakan.
        A di utus untuk kaum A, B di utus untuk kaum B, itu artinya tiap-tiap umat ada nabinya. Maka Z di utus untuk seluruh, A sampai Z.
        Kalau dasar pemikiran anda tidak mampu di sandingkan dengan pemikiran saya, maka anda harus relah banyak belajar lagi.
        Nah kalau anda tetap mengelak dengan apa yang saya jelaskan dengan dalih yang macam2, maka saya juga bisa berkata bahwa untuk kaum F nabinya juga Z.
        Dengan statemen yang sama juga berlaku apa yang di alami dengan keturunan Ibrahim As. Kedua anak Ibrahim yakni Ismail dan Ishak keduanya adalah nabi. Dari garis keturunan Ishak telah melahirkan bangsa Yahudi. Sebuah bangsa yang banyak menyalahi aturan Tuhan dari generasi ke genarasi, itu sebabnya banyak utusan yang di utus dari garis Ishak ini.
        Klaim anda mengatakan bahwa Tuhan sayang pada golongan dari Ishak ini, hal itu juga benar, itu sebabnya Dia selalu menunjuki mereka dengan di utusnya belasan orang nabi. Tapi kalau anda mengklaim bahwa keturunan Ismail dibiarkan Tuhan dan tidak ada yang menjadi Nabi. Sepertinya anda harus mempertimbangkan segala sesuatunya dengan jiwa yang besar. Sebab keturunan Ismail inilah menjadi bangsa yang besar yang menghancurkan Kerajaan Romawi dan Persia, dua negara adidaya pada zaman itu.
        Kalau bicara masalah Nubuat yang ada dalam Alkitab, seharusnya Alkitab menjadi rujukan bagi anda untuk mengetahui dan mempelajari mana ayat2 yang benar berasal dari Yesus dan mana ayat2 yang berasal dari orang lain. Bukalah pikiran anda untuk hal ini.
        Siapa cucu Ibrahim yang menjadi Nabi anda sendiri sudah tahu, hal itu tidak menjelaskan sebuah perjanjian antara Allah dengan Ibrahim dengan di angkatnya Yakub menjadi Nabi. Bukankah tidak seluruh anak yakub yang menjadi nabi?
        Lahirnya keturunan-keturunan Ishak menjadi nabi juga tidak ada sangkut pautnya dengan sebuah perjanjian Allah dengan Ibrahim. Janji Allah kepada Ibrahim sesuai dengan doa Nabi Ibrahim sendiri bersama dengan Ismail?
        2:129. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

        Siapa orangnya yang punya Al Quran dan Al Hikmah kalau bukan Nabi Muhammad SAW sendiri. Dan ingat yang berdoa pada waktu itu adalah Ibrahim dan Ismail, ketika selesai membangun Ka’bah.
        2:130. Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
        Jawab I:
        Klaim anda bahwa orang-orang arab menyembah patung sebelum Rasulullah SAW di utus, itu tidak saya pungkiri, saya akui bahwa pada zaman itu disebut juga zaman Jahiliyah, itu sebabnya di utus seorang nabi.
        Memang di dalam Al Quran tidak di jelaskan secara rinci siapa yang di kurbankan oleh Ibrahim. Namun menurut hadits Rasulullah SAW sendiri:
        Aku adalah anak keturunan dua orang zabihain.
        Dalam sejarahnya Rasulullah SAW sendiri memang terancam, bapak nenek moyangnya terancam di sembelih. Yang pertama adalah Abdullah, bapak Rasulullah sendiri yang terancam sembelih, yang nyawanya di ganti oleh Allah dengan seratus ekor unta. Dan yang kedua adalah kakek buyutnya yaitu Ismail.
        Dan julukan Ibnu Zabihain adalah julukan yang terkenal, karena diriyawatkan bahwa orang Arab pun menyapa beliau SAW dengan panggilan itu.
        Kisah tentang ayah kandung Rasulullah SAW yang juga terancam mau disembelih adalah kisah yang juga sudah kita kenal yaitu nazar kakeknya Abdul Muttalib. Sang kakek ini ketika menggali sumur zamzam pernah bernazar untuk menyembelih anak. Ketika berhasil menggali sumur zamzam, maka Abdul Muttalib berkewajiban untuk melaksanakannazar, lalu diundilah dengan menggunakan anak panah, namun selalu keluar nama Abdullah anaknya yang sangat dicintainya itu. Sehingga setelah beberapa kali selalu nama Abdullah yang keluar, akhirnya ada orang yang menasehatinya untuk menggantinya dengan 100 ekor unta. Barulah setelah Abdul Muttalib menyembelih 100 ekor unta, tidak lagi keluar nama Abdullah dari anak panah undian.
        Argumen Abu Amru bin Al-Ala
        Diriwayatkan dari Al-Ashmai bahwa dia bertanya kepada Abu Amru bin Al-Ala tentang siapakah sesungguhnya anak nabiu Ibrahim yang disembelih? Ismail-kah atau Ishaq-kah?
        Beliau menjawab, ”Wahai Asmai, di mana otakmu? Sejak kapan Nabi Ishaq itu tinggal di Makkah. Yang di Makkah itu adalah Nabi Ismail as. Dialah yang membangun Ka’bah bersama ayahnya. Dan tempat penyembelihan itu adanya juga di Makkah.
        Dalil Ayat Quran: Tentang Ciri Nabi IsmailMeski tidak disebutkan secara eksplisit, namun ayat Quran menunjukkan bahwa yang disembelih itu adalah Ismail, bukan Ishaq. Buktinya, ketika Qurna menyebut nama Ismail, beliau disifati dengan sifat penyabar .
        Dan Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.
        Dan yang dimaksud dengan sabar pada Ismail adalah sabarnya atas penyembelihan. Dan selain itu Allah juga mensifati beliau dengan sifat Shadiqul Wa’di atau orang yang menepati janjinya.
        Dan ceritakanlah kisah Ismail di dalam Al-Quraan. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.
        Dan yang dimaksud dengan yang menepati atau benar janjinya adalah Ismail yang telah berjanji untuk sabar menghadapi cobaan dari Allah untuk disembelih, lalu beliau menepati janjinya untuk tetap bersabar.
        Dalil Ayat Qur’an Tentang Kondisi Nabi Ishaq as
        Sedangkan sebaliknya, kalau kita teliti secara cermat, Allah SWT menyebutkan tentang kondisi Nabi Ishaq yang memiliki anak bernama Yaqub. Silahkan perhatikan ayat berikut:
        Dan isterinya berdiri lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang Ishaq dan setelah Ishaq: Ya’qub.
        Kalau ingin dipaksakan bahwa yang disembelih adalah Nabi Ishaq, maka ada dua kemungkian kapan turunnya perintah penyembelihannya.
        Kemungkinan pertama: Perintah penyembelihan itu sebelum lahirnya anak Ishaq yaitu Yaqub. Dan kemungkinan ini jelas tidak bisa diterima. Mengapa? Bagaimana mungkin Allah memerintahkan untuk menyembelih Ishaq padahal sementara itu Allah juga memberi informasi bahwa Ishaq itu akan punya anak yang bernama Yaqub. Jadi seolah-olah sejak awal perintah untuk menyembelih Ishaq itu sudah ketahuan akhirnya bahwa Ishaq tidak akan mati, lantaran ada informasi bahwa nanti dia akan punya anak yang namanya Yaqub. Kalau Ibrahim tahu bahwa perintah penyembelihan itu pasti akan diganti dengan seekor kambing dan bahwa anaknya itu terus akan hidup dan malah akan punya anak segala, namanya bukan ujian, kan? Tapi main-main.
        Kemungkinan kedua: Perintah untuk menyembelih Ishaq itu setelah Ishaq punya anak yang bernama Yaqub. Artinya, bisa saja perintah itu datang dan Ishaq sudah dewasa dan bahkan sudah punya anak. Ini malah lebih tidak bisa diterima lagi, sebab langsung bertentangan dengan ayat Al-Quran. Sebab mengenai kisah penyembelihan anak Ibrahim itu, Allah menyebutkan sebagai berikut:
        Maka tatkala anak itu sampai berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu! Ia menjawab: Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.
        Jadi usia anak yang disembelih itu adalah ketika masih muda dan baru bisa berusaha berjalan menyusul ayahnya. Bukan anak yang sudah punya anak lagi atau sudah jadi bapak buat orang lain.
        Sehingga dua kemungkinan itu sama-sama tertolak.
        Ayat Al-Quran: Urut-urutan Kisah
        Semua sepakat bahwa anak Nabi Ibrahim yang pertama adalah Ismail dan yang kedua adalah Ishaq. Sebelum punya anak, Ibrahim memohon kepada Allah agar diberi anak.
        Ya Tuhanku, Berilah Aku keturunan yang shalih.
        Karena tidak mungkin Ibrahim meminta anak ketika sudah punya anak pertama. Secara logika, orang yang berdoa meminta anak adalah orang yang belum punya anak.
        Lalu Allah mengabulkan doa Ibrahim dengan firman-Nya:
        Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.
        Dan ayat seterusnya menceritakan tentang anak pertama yang akan disembelih itu. Jadi amat jelas bahwa yang disembelih adalah anak pertama yang bernama Ismail karena selesai Allah memberitakan bahwa doa Ibrahim dikabulkan dan diberi anak, langsung ayat berikutnya berbicara tentang kisah penyembelihan anaknya. Selesai kisah penyembelihan anak, baru Allah berkisah tentang anak Ibrahil yang lain yaitu Ishaq.
        Amat tidak logis bila yang disembelih adalah Ishaq, karena bukan demikian urut-urutan kisahnya.
        Khabar Tentang Kisah Penyembelihan di Makkah
        Selain semua hujjah di atas, masyarakat Makkah memang sangat mengenal kisah penyembelhan itu. Dan yang utama adalah kisah penggantungan tanduk kambing di Ka’bah. Dan itu menunjukkan bahwa anak Ibrahim yang disembelih adalah yang tinggal di Makkah.
        Sedangkan bila mau dikatakan bahwa yang disembelih adalah Ishaq, maka seharusnya tanduk kambing yang digantung itu bukan di Makkah tapi di Baitul Maqdis, Syam.
        Dengan demikian, memang kuatlah pendapat yang mengatakan bahwa anak yang disembelih itu adalah Ismail dan bukan Ishak. Baik dengan dalil hadits yang matsur, keterangan tafsir antara satu ayat dengan ayat lain, kenyataan sejarah dan juga logika.
        Namun tidak salah juga untuk kita tahu apa hujjah/argumentasi mereka yang mengatakan bahwa anak yang disembelih itu adalah Ishaq.
        Ayat Quran
        Mereka mengatakan bahwa ayat Quran menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim Hijrah dan maksudnya adalah ke Syam . Setelah itu muncul ayat yang menyebutkan kisah penyembelihan anak . Jadi yang disembelih adalah Ishak karena Ishaq yang tinggal di Syam.
        Hujjah ini terkoreksi dengan sendirinya, sebab ayat yang menceritakan bahwa Ibrahim hijrah ke Syam itu disisipi doanya yang meminta anak dan ayat yang menceritakan diberinya Ibrahim seorang anak . Baru ayat berikutnya kisah tentang penyembelihan . Jadi 4 ayat itu berbeda waktunya. Ayat 99 terjadi ketika beliau hijrah dari Iraq ke Syam, ayat 100 terjadi di Syam ketika beliau belum punya anak, karena bila yang dia sudah punya anak sebelumnya, tidak mungkin doanya minta anak. Lalu ayat selanjutnya di Makkah ketika beliau dianugerahi anak pertama yaitu Ismail dan berikutnya penyembelihan Ismail itu juga di Makkah .
        Tapi menurut sebuah riawayat bahwa yang berpaham akan hal ini adalah: Umar ra, Ali ra, al-Abbas ra, Ibnu Masud dan Kaab Al-Ahbar. Selain itu juga ada Ikrimah, Said bin Jbair, As-Suddi, Az-zuhri dan Muqatil.
        Sebaliknya yang mengatakan bahwa anak yang disembelih adalah Ismail antara lain adalah: Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Said bin al-Musayyib, Al-Hasan, Mujahid dan Al-Kalbi.
        Semua ini bisa Anda baca Pada beberapa kitab tafsir seperti Al-Qurthubi, At-Tafsir Al-Kabir karya Al-Fakhrurrazi, Tafsir Al-Baidhawi serta Tafsir Ibnu Katsir.

        (sumber: Ahmad Sarwat, Lc.
        Sumber Yang Dikorbankan Nabi Ismail atau Nabi Ishak? : http://assunnah.or.id)
        dari jaman sebelum Muhammad dipastikan mereka penyembah setan, dari situ dapat dipastikan bahwa dari jaman Ismael sampai suku Quraisy ada mereka menyembah Setan, patung, iblis, yang disebut juga dengan nama “allah”,…..karena begitu semakin jelas kenapa bukan Ismael yang dipilih melainkan Ishak, dan semakin jelas bahwa dari Ishak-lah nabi-nabi berikutnya, dan semakin jelas dari keturunan Ishaklah yang disebut saudara oleh Musa, dan semakin jelas bahwa dengan mengatakan Ismael dan keturunannya yang terpilih adalah salah satu klaim palsu dari Iblis, setan, d.l.l

        Jawab II:
        Di dalam Al Quran tidak ada ayat2 yang berisikan bisikan Iblis.
        nyatanya ada ayat yang dikatakan Muhammad harus direvisi/diulang/diperbaiki/dibatalkan karena beliau sendiri mengaku itu dari Iblis…

        Jawab III:
        Gunung di ciptakan oleh Allah sebagai pasak untuk bumi, agar bumi tidak goncang.
        Al Qur’an mengarahkan perhatian kita pada fungsi geologis penting dari gunung. Allah berfirman :

        وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

        Artinya : “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS Al-Anbiya’ : 31)

        Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.

        Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al Qur’an diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern.

        Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.

        Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:

        Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305)

        Dalam sebuah ayat, peran gunung seperti ini diungkapkan melalui sebuah perumpamaan sebagai “pasak”:

        أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا # وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا

        Artinya : “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?” (QS An-Naba’ : 6-7)

        Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.

        Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah “isostasi”. Isostasi bermakna sebagai berikut:

        Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster’s New Twentieth Century Dictionary, 2. edition “Isostasy”, New York, s. 975)

        Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur’an berabad-abad lampau sebagai suatu bukti Hikmah Maha Agung dalam ciptaan Allah. Dan Allah berfirman :

        وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

        Artinya : “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS Al-Anbiya’ : 31)
        nyatanya gunung itu adalah salah satu sumber guncangan bumi, bukan sebagai penyangkal goncangan bumi…kita sebut saja Gempa Vulkanik,… itu jelas gempa yang disebabkan gunung…

        Jawab IV:
        Catatan kaki pada Al Quran adalah menjelaskan perkara asal muasal sebab musabab ayat Al Quran itu turun, yaitu apa yang di sebut dengan Asbabul Nuzul. Dengan adanya Asbabul Nuzul ini maka umat islam di seluruh dunia mengetahui mengapa ayat ini turun dan apa yang melatarbelakanginya. Dengan adanya cerita di balik turunnya ayat tersebut memudahkan para ahli tafsir untuk mempelajari ayat2 tersebut.

        Contoh:
        130. Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya[90] di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
        [90]. Di antaranya menjadi; Imam, Rasul, banyak keturunannya yang menjadi nabi, diberi gelar khalilullah.

        Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Abdullah bin Salam mengajak dua anak saudaranya, Salamah dan Muhajir untuk masuk Islam dengan berkata: “Kau berdua telah mengetahui, sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman di dalam Taurat, bahwa Ia akan mengutus dari keturunan Ismail, seorang Nabi bernama Ahmad. Barangsiapa yang beriman kepadanya, ia telah mendapat petunjuk dan bimbingan, dan barangsiapa yang tidak iman kepadanya, akan dilaknat. Maka masuk Islamlah Salamah, akan tetapi Muhajir menolak. Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: 130) yang menegaskan bahwa hanya orang-orang bodohlah yang tidak beriman kepada agama Ibrahim.
        (Diriwayatkan oleh Ibnu Uyainah.)
        catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…

        jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…

        Mencermati atas statemen anda dengan balasan saya sebagai berikut;
        Mengapa anda memasukkan Injil Barnabas kedalam golongan Injil terlarang? Sementara Injil yang lain anda beriman padanya? Mengapa Injil Barnabas itu harus ada di muka bumi ini? Anda menuduh saya meremehkan Allah dan Rasulnya dengan mempercayai Injil Barnabas, anda lupa salah satu dari Rukun Iman dalam Islam adalah, Beriman dengan kitab2Nya, yaitu Zabur, Taurat, Injil dan Al Quran.
        Allah Maha Suci, itu artinya bukan berarti anda mampu mengukur Kesucian Allah dengan akal manusia yang rendah seperti ini. Kesucian Allah tidak bisa di ukur dengan bentuk kesucian apapun di dunia ini dan tidak pula bisa di terjemahkan dengan kata-kata manusia. Allah Maha Suci bukan berarti suci dalam pikiran manusia.
        Dengan perkataan para malaikatNya dan Nabinya kita bisa memahami sebagian kecil dari arti dan maksud Maha Suci;
        Perkataan Para Malaikat:
        2:32. Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

        Maksud dari perkataan Malaikat ini adalah bahwa Allah adalah di tanganNya segala Ilmu Pengetahuan, tidak ada yang di ketahui oleh para malaikat itu selain dari apa yang di ajarkan saja oleh Allah. Nah hal itu akan menjadi lain apa bila Allah mengajarkan ilmuNya kepada manusia, sebab ilmu manusia dari hari ke hari berkembang. Dan hal itu sangat berkesesuaian dengan balasan Allah dalam ayat selanjutnya bahwa Dia mengetahui atas segala sesuatu. Jadi dari kalimat tersebut engkau bisa mempelajari apa itu Maha Suci.

        Ini Perkataan Nabi Isa As ketika di tanya oleh Allah SWT:

        5:116. Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”.
        Nah…arti Maha Suci di sini berlainan dengan Maha Suci di ayat 2:32. Oleh sebab itu sebagai manusia tidak sepantasnya kamu mesejajarkan Maha Suci Allah dengan manusia. Dengan statemen: “YANG MAHA KUDUS AKAN MEMASUKAN KAMU KEDALAM KUDUSNYA”
        Oleh sebab itu sebagai manusia kita tidak akan pernah tahu betapa SuciNya Allah, Tuhan Semesta Alam. Allah juga mengatakan bahwa Ilmunya Maha Tinggi dan meliputi segala sesuatu. Itu artinya kita sebagai manusia juga tidak akan pernah mampu untuk masuk dalam Ketinggian IlmuNya. Dan apabila juga ingin di bandingkan secara kasar Ilmu Allah dengan ilmu manusia, Rasulullah SAW dalam sabdanya: Ilmu manusia itu seperti setetes air di lautan. Maksudnya apabila engkau ingin juga memperbandingkan antara Ilmu Allah dengan apa yang ada pada manusia, maka silahkan engkau mencelupkan jari tanganmu di lautan dan angkatlah maka engkau akan mendapati air yang menetes dari jarimu ke lautan. Air yang menetes itu adalah ilmu kamu dan lautan samudera itu adalah Ilmu Allah.

        Seperti pembahasan kita yang sudah-sudah, bahwa kepercayaan anda di dalam menyikapi permasalahan dosa waris memang tidak akan pernah berkesesuaian dengan agama apapun di dunia ini. Oleh sebab itu anda sebagai seorang terpelajar seharusnya mempunyai wawasan yang luas akan hal ini. Mampukah anda mencerna dengan benar bahwa 1+1+1=3. Nah agama islam itu mengajarkan hal-hal yang seperti itu, sebab seluruh manusia mengetahui bahwa hasil 3 adalah benar. Tidak ada Ilmu Pengetahuan di dunia ini yang akan membantah apa yang saya katakan tentang penambahan tersebut. Kalau anda mengatakan bahwa 1+1+1=1, anda harus membuktikannya? Sayapun merasa tidak ada Ilmu Pengetahuan yang mampu menterjemahkan hasil tersebut. Hasilnya saja sudah rumit apa lagi dogmanya. Jadi apapun yang anda jabarkan hal itu tidak akan memberikan hasil. Anak kecil saja akan menertawakan anda kalau penjumlahan anda seperti itu. Sudahlah dari segi ilmu anda salah, dari dogmapun anda tidak tahu.
        Dalam dogma anda bahwa yang menciptakan Langit dan Bumi adalah Yesus. Ilmu pengetahuan mengatakan bahwa umur dunia ini sudah hampir 13,8 Milyar tahun, sedangkan Yesus kamu di lahirkan 2000 tahun yang lalu. Kalau saya katakan bahwa perkataanmu yang tidak konsisten itu baru tepat.
        Satu lagi dogma anda bahwa Yesus bangkit dan naik ke syurga. Mengapa yesus anda tidak berpesan pada orang2 dan para muridnya bahwa dosa manusia sudah di tebus dan saya akan naik kelangit. Dari mana anda mengetahui bahwa dia tugasnya adalah menebus dosa dan dia naik kelangit? Naik ke langit dalam rangka apa dan mengapa harus di syurga? Kalau demikian mengapa dia tidak menyudahi kehidupan dunia ini toh dosa manusia sudah di tebus? Menurut saya kepercayaan anda tidak memberikan bukti apapun untuk di jadikan pegangan!
        Masalah percaya dan tidak percaya sama Yesus naik kelangit tidak ada relevansinya dengan penduduk kota Yerussalem. Saya mengatakan kepada anda bahwa mengapa Yesus naik kelangit tidak di saksikan oleh seluruh penduduk kota tersebut. Mengapa hanya orang2 tertentu saja yang anda katakan. Saya mendalami dan mengetahui Ilmu Perencanaan yang namanya Kota apa bila penduduknya di atas 10.000 jiwa. Apakah penduduk Yerussalem hanya 500 orang saja. Apa sangkut pautnya orang yang percaya dan tidak percaya dengan naiknya Yesus ke langit? Itu artinya ada 9500 orang lebih yang tidak percaya sama Yesus namun setidak-tidaknya mereka bisa menjadi saksi bahwa Yesus naik ke langit, bukan?
        Kalau saya umpamakan begini:
        Saya sampai kapanpun tidak akan pernah percaya bahwa ada seekor kuda pandai bicara dan di lain waktu kuda tersebut terbang di saksikan sendiri oleh penduduk kota termasuk saya, itu lain soal. Terbangnya kuda tidak akan pernah menjawab kepercayaan saya bahwa dia pandai bicara.
        Yang lainnya tidak saya bahas lagi sebab bagi saya sudah cukup untuk ini saja dahulu, mengenai hari kiamat dan siapa Dajjal, kalau anda berminat akan saya kopas.

        Jika Anda mengakui Injil Barnabas sebagai Injil yang benar, maka yang paling bermasalah adalah Islam dan bukan Kristen,… itu yang seharusnya Anda pikirkan…

        pedoman pemikiran saya adalah begini:
        Injil Barnabas yang dapat diketahui ada dua jenis, satu berasal dari tahun 150 Masehi dan satulagi (yang kemungkinan menggabungkan Injil Barnabas yang pertama dengan ajaran2 Islam) yaitu abad 14 Masehi.

        Bagaimana kita mengetahui bahwa Injil Barnabas yang sekarang adalah hasil karya orang yang mau mempromosikan Muhammad adalah sebagai berikut:
        Islam mempercayai bahwa Firman ALLAh pasti dipelihara dan di jaga,
        nah jika ternyata Injil Barnabas diakui sebagai mana ia ada (yaitu buatan tahun 150M oleh salah satu Rasulnya YESUS), maka pasti Muhammad memasukkan Injil Barnabas pada Al Quran.
        Sebab jika itu benar Injil maka itu adalah Firman ALLAH, dan jika Firman ALLAH maka harus dimasukkan kepada AQ,…. nyatanya tidak ada satupun AQ yang berisi INJIL BARNABAS…
        dilema ada dua:
        1. Injil Barnabas bukanlah Injil yang benar karena tidak ada di AQ, tetapi Muslim mengakui itu benar
        2. Injil Barnabas adalah benar2 Injil, tetapi nyatanya Muhammad sendiri tidak memelihara Firman ALLAh karena tidak ditemukan di AQ…

        jadi ANda memilih mana?
        ANda masih berdiri di persimpangan kawan, ANda itu inkonsisten, kabur,…tidak jelas,… contoh semakin banyak…
        salah satunya adalah masalah ANUGERAH dan UPAH, sekarang masalah FIRMAN ALLAH/Kitab SUCI,… seterusnya masalah roh, seterusnya masalah Esensi ALLAH…

      • @Par

        era nabi sudah ditutup pada saat Yohanes Pembaptis,… jadi kalau masih ada nabi yang mengaku nabi pasti palsu, … sama seperti Smith, dia mengaku nabi di abad 19, dari kenyataan dapat dipastikan dia palsu,….
        perkara keinginan Muhammad tentang pernikahan lebih dari 3 atau 4 itu membuktikan kepada kami yang mengenal ROH KEBENARAN, keinginan seperti itu dikatakan ALLAH sebagai ZINAH, dan ZINAH sama dengan penyembahan berhala…

        Nah jika Anda katakan Muhammad mengepalai semua nabi karena dia yang terakhir, maka ada masalah yang amat sangat berat…
        bahwa Nabi Anda hanya “berbicara” melalui Jibril, sangat jauh berbeda dengan nabi-nabi lain…. dalam hal ini beliau tinggal kelas…
        dan ajaran2 setelahnya pasti adalah klaim sepihak…

        Kalau saya yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir, anda bisa saja itu klaim pribadi saya. Realita yang bicara bahwa sampai detik ini memang tidak ada Nabi baru yang di utus Tuhan. Kalau ada orang2 mangaku nabi orang tersebut harus membuktinya kepada dunia bukan kepada kamu saja. Bukankah Rasulullah telah membuktikan dengan Al Quran sebagai bukti kenabiannya. Perkara anda percaya atau tidak itu masalah lain.

        Nabi Muhammad SAW di utus adalah penyempurna dari ajaran2 nabi2 terdahulu agar manusia menjadi manusia. Tidak ada kapasitas Nabi Muhammad mengikuti nabi2 terdahulu. Mereka, para nabi terdahululah yang seharusnya mengikuti apa yang di bawah oleh Rasulullah SAW.

        Nabi Muhammad SAW menerimah wahyu dari Allah dengan perantara Jibril. Hal ini membuktikan kepada manusia bahwa apa yang di sampaikanya adalah firman2 Allah. Tidak mungkin seorang Malaikat Jibril mendatangi anda bukan?

        dari jaman sebelum Muhammad dipastikan mereka penyembah setan, dari situ dapat dipastikan bahwa dari jaman Ismael sampai suku Quraisy ada mereka menyembah Setan, patung, iblis, yang disebut juga dengan nama “allah”,…..karena begitu semakin jelas kenapa bukan Ismael yang dipilih melainkan Ishak, dan semakin jelas bahwa dari Ishak-lah nabi-nabi berikutnya, dan semakin jelas dari keturunan Ishaklah yang disebut saudara oleh Musa, dan semakin jelas bahwa dengan mengatakan Ismael dan keturunannya yang terpilih adalah salah satu klaim palsu dari Iblis, setan, d.l.l

        Jelas sekali anda tidak mengetahui sejarah perkembangan agama islam, tidak ada nama batu, patung, Iblis, setan dll menggunakan nama Allah. sebab Allah sendiri sudah mengharamkan namanya dengan Lafaz Allah di gunakan oleh MahklukNya.

        Tidak adakah cara anda berkomentar dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan dalil yang tepat seperti di Al Kitab anda misalanya? Mengapa anda hanya menggunakan logika anda pribadi saja? atau anda sudah tidak mampu lagi mengcounter dengan bijaksana dengan apa yang saya paparkan?

        Sungguh anda sangat mnyedihkan, sudahlah anda tidak bisa berkata dengan baik, di tambah lagi counter anda tidak menjurus dengan apa saya paparkan.

        Anda boleh dan syah2 saja mengklaim bahwa Ishak yang di korbankan sebagaimana Islam mengklaim bahwa Ismail yang di kurbankan. Namun anda harus membuktikannya sebegaimana saya menjelaskan dengan dalil2 yang sangat kuat seperti Al Quran dan hadits Rasulullah sendiri.

        Ada dan tidaknya Ayat yang mengacu pada Ismail, tidak membuat kami tidak tahu dengan sejarah, ayat2 di Al Quran sangat jelas, makanya yang bersangkutan yang di jadikan Kurban tidak di sebutkan lagi namanya. Semua orang Islam tahu kemana Ibrahim meninggalkan Istrinya Siti Hajar dengan anaknya Ismail.

        Al Quran di turunkan bukan untuk orang bodoh dan pemalas. Al Quran itu di turunkan kepada orang yang cerdas. Yang apa bila di jelaskan sedikit saja orang sudah mengerti.

        Memang banyak ajaran2 Islam tidak ada dalam Al Quran, namun engkau akan menjumpainya di Al Hikmah. Seperti aturan Sholat dan tata caranya. Nah…demikian juga halnya dengan Kurban Ismail. Siapa yang di kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah. Secara garis besar Al Quran hanya menjelasakan peristiwa tersebut. Dan siapa yang di Kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah.

        nyatanya ada ayat yang dikatakan Muhammad harus direvisi/diulang/diperbaiki/dibatalkan karena beliau sendiri mengaku itu dari Iblis…

        Bisakah anda menunjukan ayat yang anda maksud tersebut?

        nyatanya gunung itu adalah salah satu sumber guncangan bumi, bukan sebagai penyangkal goncangan bumi…kita sebut saja Gempa Vulkanik,… itu jelas gempa yang disebabkan gunung…

        Anda harus belajar ilmu bumi lagi. Saya telah mempostingkan di atas beberapa pendapat kaliber dunia dari buku mereka. Saya kira itu sudah cukup untuk memberikan masukan bagi anda.

        catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…

        jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…

        kalau mau konsekwen Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki, yakni Al Quran dengan huruf Arab tok. Al Quran dengan catatan kaki di berikan oleh penerjemah dengan maksud untuk menjelaskan kepada manusia yang lainnya tentang maksud kata yang sulit dan latarbelakang dari turunnya ayat tersebut, dengan menggunakan ahli2 tafsir terkemuka, agar kaum muslimin yang lain mengetahui sejarah dari turunnya ayat2 tersebut. Hal ini di sebabkan latar belakang manusia tidak sama, padahal semua dari mereka ingin mengetahuinya.

        Bagi mereka yang mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan akurat dan mengetahui dengan jelas sejarah turunnya Al Quran dan penguasaan bahasa arab yang sempurna, catatan kaki tidak berguna bagi mereka.

        Saya beri contoh; misalanya anda seorang dokter yang jam terbangnya sudah lama dan sangat berpengalaman, apa bila anda menjumpai sebuah buku kedokteran yang membahas masalah anatomi tubuh manusia, dan tentu akan banyak catatan kaki di buku itu yang menjelaskan kata2 sulit. Nah…catatan2 kaki itu tidak berguna bagi anda karena anda seorang dokter, bahkan anda bisa saja menambahkannya menurut anda itu sesuai dengan akidah yang ada. Tapi buku itu sangat berguna bagi mereka yang kuliah di bidang itu.

        Tapi yang jelas Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki.

        Jika Anda mengakui Injil Barnabas sebagai Injil yang benar, maka yang paling bermasalah adalah Islam dan bukan Kristen,… itu yang seharusnya Anda pikirkan…

        Islam sangat objektif dalam hal apapun, agama ini punya referensi di langit dan di bumi, Kitab Injil hanyalah bagian kecil dari Tubuh Islam, walaupun itu sudah di selewengkan. Islam tidak akan roboh dengan hal2 seperti itu, dia masih punya Al Quran sebagai jalannya. Apa yang saya ambil itu adalah untuk memberikan yang terbaik buat kamu. Barnabas hidup bukan di era Muhammad dan kalau dia tahu dengan nama itu, itu jelas dari Tuhan, tidak ada manusia sebelum Muhammad menggunakan dan mengetahui nama Muhammad. barnabas adalah salah satu orang yang di beri karunia.

        pedoman pemikiran saya adalah begini:
        Injil Barnabas yang dapat diketahui ada dua jenis, satu berasal dari tahun 150 Masehi dan satulagi (yang kemungkinan menggabungkan Injil Barnabas yang pertama dengan ajaran2 Islam) yaitu abad 14 Masehi.

        Bagaimana kita mengetahui bahwa Injil Barnabas yang sekarang adalah hasil karya orang yang mau mempromosikan Muhammad adalah sebagai berikut:
        Islam mempercayai bahwa Firman ALLAh pasti dipelihara dan di jaga,
        nah jika ternyata Injil Barnabas diakui sebagai mana ia ada (yaitu buatan tahun 150M oleh salah satu Rasulnya YESUS), maka pasti Muhammad memasukkan Injil Barnabas pada Al Quran.

        Kalau itu pendapat anda, berarti anda tidak tahu kapan Muhammad lahir.

        Sebab jika itu benar Injil maka itu adalah Firman ALLAH, dan jika Firman ALLAH maka harus dimasukkan kepada AQ,…. nyatanya tidak ada satupun AQ yang berisi INJIL BARNABAS…

        Al Quran itu membenarkan kitab2 terdahulu, bukan mencontoh dan menjiplak kitab2 terdahulu.

        dilema ada dua:
        1. Injil Barnabas bukanlah Injil yang benar karena tidak ada di AQ, tetapi Muslim mengakui itu benar
        2. Injil Barnabas adalah benar2 Injil, tetapi nyatanya Muhammad sendiri tidak memelihara Firman ALLAh karena tidak ditemukan di AQ…

        Nabi Muhammad SAW tidak perna di suruh oleh Allah untuk memelihara Kitab Suci, baik Injil maupun Al Quran. Tugasnya adalah memperbaiki ahklak manusia.

        jadi ANda memilih mana?
        ANda masih berdiri di persimpangan kawan, ANda itu inkonsisten, kabur,…tidak jelas,… contoh semakin banyak…
        salah satunya adalah masalah ANUGERAH dan UPAH, sekarang masalah FIRMAN ALLAH/Kitab SUCI,… seterusnya masalah roh, seterusnya masalah Esensi ALLAH…

        Jalanku sangat jelas,…berpegang teguh dengan ajaranNya dan RasulNya, Insyah Allah.

        Masalah Anugrah, Upah, Firman Allah sudah di bahas dan di Counter oleh saudariku @Fanya dan Saudaraku @Triadi, saya rasa tidak perlu menjelaskannya lagi. Anda hanya berputar2 saja

      • @Filar

        era nabi sudah ditutup pada saat Yohanes Pembaptis,… jadi kalau masih ada nabi yang mengaku nabi pasti palsu, … sama seperti Smith, dia mengaku nabi di abad 19, dari kenyataan dapat dipastikan dia palsu,….
        perkara keinginan Muhammad tentang pernikahan lebih dari 3 atau 4 itu membuktikan kepada kami yang mengenal ROH KEBENARAN, keinginan seperti itu dikatakan ALLAH sebagai ZINAH, dan ZINAH sama dengan penyembahan berhala…

        Nah jika Anda katakan Muhammad mengepalai semua nabi karena dia yang terakhir, maka ada masalah yang amat sangat berat…
        bahwa Nabi Anda hanya “berbicara” melalui Jibril, sangat jauh berbeda dengan nabi-nabi lain…. dalam hal ini beliau tinggal kelas…
        dan ajaran2 setelahnya pasti adalah klaim sepihak…

        Kalau saya yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir, anda bisa saja itu klaim pribadi saya. Realita yang bicara bahwa sampai detik ini memang tidak ada Nabi baru yang di utus Tuhan. Kalau ada orang2 mangaku nabi orang tersebut harus membuktinya kepada dunia bukan kepada kamu saja. Bukankah Rasulullah telah membuktikan dengan Al Quran sebagai bukti kenabiannya. Perkara anda percaya atau tidak itu masalah lain.

        Nabi Muhammad SAW di utus adalah penyempurna dari ajaran2 nabi2 terdahulu agar manusia menjadi manusia. Tidak ada kapasitas Nabi Muhammad mengikuti nabi2 terdahulu. Mereka, para nabi terdahululah yang seharusnya mengikuti apa yang di bawah oleh Rasulullah SAW.
        nyatanya masih banyak orang yang disebut nabi bahkan sampai abad 19, nah karena masih banyak yang mengaku nabi, maka pertanyaan kembali ke awal, apa dasarnya ya toh…
        dasar ini disebut tali pengukur,… dan Tali Pengukur yang benar adalah ROH KEBENARAN,… jadi kalau ada nabi tidak mengenal Roh Kebenaran dipastikan itu palsu… apalagi kenabian sudah ditutup oleh Yohanes Pembaptis,…

        Nabi Muhammad SAW menerimah wahyu dari Allah dengan perantara Jibril. Hal ini membuktikan kepada manusia bahwa apa yang di sampaikanya adalah firman2 Allah. Tidak mungkin seorang Malaikat Jibril mendatangi anda bukan?
        bicara mungkin tidak mungkin itu terletak pada ALLAH,… tetapi bicara yang datang ke Muhammad adalah Jibril benaran itu menjadi pertanyaan besar,….tetapi itu bukan point utama saya,..
        yang menjadi point utama saya adalah jika dikatakan Nabi Muhammad adalah penghulunya para nabi, maka ada kelas yang jauh dan nyata terjadi, dimana Muhammad menerima wahyu melalui Jibril sementara Nabi yang lain langsung dari ALLAH…
        itu jelas sudah tinggal kelas…

        dari jaman sebelum Muhammad dipastikan mereka penyembah setan, dari situ dapat dipastikan bahwa dari jaman Ismael sampai suku Quraisy ada mereka menyembah Setan, patung, iblis, yang disebut juga dengan nama “allah”,…..karena begitu semakin jelas kenapa bukan Ismael yang dipilih melainkan Ishak, dan semakin jelas bahwa dari Ishak-lah nabi-nabi berikutnya, dan semakin jelas dari keturunan Ishaklah yang disebut saudara oleh Musa, dan semakin jelas bahwa dengan mengatakan Ismael dan keturunannya yang terpilih adalah salah satu klaim palsu dari Iblis, setan, d.l.l

        Jelas sekali anda tidak mengetahui sejarah perkembangan agama islam, tidak ada nama batu, patung, Iblis, setan dll menggunakan nama Allah. sebab Allah sendiri sudah mengharamkan namanya dengan Lafaz Allah di gunakan oleh MahklukNya.
        untuk hal ini Anda yang harus banyak belajar mengenai kata “Allah”…kata ini telah digunakan sebelum terjadi islamisasi di mekkah…nama itu digunakan untuk dewa orang Arab pra Islam…

        Tidak adakah cara anda berkomentar dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan dalil yang tepat seperti di Al Kitab anda misalanya? Mengapa anda hanya menggunakan logika anda pribadi saja? atau anda sudah tidak mampu lagi mengcounter dengan bijaksana dengan apa yang saya paparkan?
        ilmu pengetahuan dalam defenisi Anda kan ilmu pengetahuan yang sedapat mungkin dihubung2kan dengan Al Quran…
        nyatanya bagaimana?
        Contoh:
        Tarsus Anda sebut Turki pra modern, itu jelas sudah bukan ilmu pengetahuan tetapi itu sudah melenceng kawan Filar, debat kusir….

        Sungguh anda sangat mnyedihkan, sudahlah anda tidak bisa berkata dengan baik, di tambah lagi counter anda tidak menjurus dengan apa saya paparkan.
        mananya yang tidak menjurus?

        Anda boleh dan syah2 saja mengklaim bahwa Ishak yang di korbankan sebagaimana Islam mengklaim bahwa Ismail yang di kurbankan. Namun anda harus membuktikannya sebegaimana saya menjelaskan dengan dalil2 yang sangat kuat seperti Al Quran dan hadits Rasulullah sendiri.
        Anda tidak perlu dikasih ayatnya, saksi nyatanya ada 2 agama Yahudi dan Kristen yang mengaminkan bahwa Ishak yang dikurbankan,… sebagai bukti terusan adalah bahwa anak-anak Ishaklah yang menjadi nabi, bukan anak Ismael,… Anda mengakuinya bukan?…nah bicara hal-hal yang sederhana begini saja Anda sudah protes bagaimana dengan ALKITAB? tambah protes lagi nanti ya toh…

        Ada dan tidaknya Ayat yang mengacu pada Ismail, tidak membuat kami tidak tahu dengan sejarah, ayat2 di Al Quran sangat jelas, makanya yang bersangkutan yang di jadikan Kurban tidak di sebutkan lagi namanya. Semua orang Islam tahu kemana Ibrahim meninggalkan Istrinya Siti Hajar dengan anaknya Ismail.
        bicara sejarah, maka saya akan lebih percaya kepada siempunya nenek moyang… sederhana saja…
        orang Arab akan lebih fasih bicara sejarah orang Arab ketimbang orang Jawa,… dan seterusnya orang Israel akan lebih terpecaya bicara sejarah Israel ketimbang orang Quraisy,…. sederhana kan…
        Nah sekarang yang memiliki nenek moyang Ishak adalah Israel,… dan di Kitab Suci mereka tercatat bahwa Ishaklah yang dikorbankan…bahkan ketika orang mengutip peristiwa itu di tahun 1 Masehi mereka masih mengatakan bahwa Ishaklah yang dikorbankan,… jadi kalau sampai ada yang mengatakan Ismael yang dikorbankan, itu sudah dusta, dan biasanya dusta datang dari Iblis…

        Al Quran di turunkan bukan untuk orang bodoh dan pemalas. Al Quran itu di turunkan kepada orang yang cerdas. Yang apa bila di jelaskan sedikit saja orang sudah mengerti.
        maksud Anda kalau orangnya bodoh berarti tidak bisa dikasih AL QURAN?, 40 juta penduduk indonesia adalah miskin, miskin memang bukan acuan utama menjadi bodoh, tetapi dengan miskin orang menjadi terbatas untuk mengecap sekolah, dan seterusnyta akan melahirkan generasi bodoh, nyatanya mereka itu masih mengaku Islam… so Anda sedang mengklaim klaim yang kosong atau gimana?, sekali lagi rendahkan dirimu kawan….

        Memang banyak ajaran2 Islam tidak ada dalam Al Quran, namun engkau akan menjumpainya di Al Hikmah. Seperti aturan Sholat dan tata caranya. Nah…demikian juga halnya dengan Kurban Ismail. Siapa yang di kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah. Secara garis besar Al Quran hanya menjelasakan peristiwa tersebut. Dan siapa yang di Kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah.
        itu artinya AQ itu tidak jelas, tidak terang, masih butuh penjelasan….

        nyatanya ada ayat yang dikatakan Muhammad harus direvisi/diulang/diperbaiki/dibatalkan karena beliau sendiri mengaku itu dari Iblis…

        Bisakah anda menunjukan ayat yang anda maksud tersebut?
        Anda lebih tahu AQ dari saya ya toh (artinya Anda tentu tahu apa yang sedang saya bicarakan), jadi pertanyaan saya adalah pernahkah Muhammad menerima ayat tertentu yang kemudian dikatakan ayat itu dibisikkan oleh Iblis/setan, dan kemudian allahnya menghilangkan yang dibisikkan setan itu?…

        nyatanya gunung itu adalah salah satu sumber guncangan bumi, bukan sebagai penyangkal goncangan bumi…kita sebut saja Gempa Vulkanik,… itu jelas gempa yang disebabkan gunung…

        Anda harus belajar ilmu bumi lagi. Saya telah mempostingkan di atas beberapa pendapat kaliber dunia dari buku mereka. Saya kira itu sudah cukup untuk memberikan masukan bagi anda.
        sederhana saja mas Filar,… Gempa Vulkanik adalah Gempa akibat Gunung berapi,…. nah nyatanya Gunung Berapi masih dikatakan sampai sekarang adalah gunung,… dan menurut AQ Gunung berapi akan menjadi salah satu dari penyangkal goncangan di bumi, nyatanya Gunung berapi adalah sumber dari goncangan itu sendiri bukan penyangkal….

        catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…

        jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…

        kalau mau konsekwen Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki, yakni Al Quran dengan huruf Arab tok. Al Quran dengan catatan kaki di berikan oleh penerjemah dengan maksud untuk menjelaskan kepada manusia yang lainnya tentang maksud kata yang sulit dan latarbelakang dari turunnya ayat tersebut, dengan menggunakan ahli2 tafsir terkemuka, agar kaum muslimin yang lain mengetahui sejarah dari turunnya ayat2 tersebut. Hal ini di sebabkan latar belakang manusia tidak sama, padahal semua dari mereka ingin mengetahuinya.
        semakin jelas bahwa al quran yang dikatakan asli itu tidak jelas, tidak terang, sehingga perlu penjelasan dari penerjemah, dari penulis ulang d.l.l…

        Bagi mereka yang mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan akurat dan mengetahui dengan jelas sejarah turunnya Al Quran dan penguasaan bahasa arab yang sempurna, catatan kaki tidak berguna bagi mereka.
        klaim lagi ini namanya kawan,…
        nyatanya ada paling tidak 4 al quran berbeda yang telah ada sejak jaman Muhammad sampai masa AQ akan disatukan oleh Utsman bahkan antara cucu nabi dan sahabatnyapun ada yang berbeda,… padahal mereka masih saksi-saksi hidup dari keberadaan Muhammad…

        Saya beri contoh; misalanya anda seorang dokter yang jam terbangnya sudah lama dan sangat berpengalaman, apa bila anda menjumpai sebuah buku kedokteran yang membahas masalah anatomi tubuh manusia, dan tentu akan banyak catatan kaki di buku itu yang menjelaskan kata2 sulit. Nah…catatan2 kaki itu tidak berguna bagi anda karena anda seorang dokter, bahkan anda bisa saja menambahkannya menurut anda itu sesuai dengan akidah yang ada. Tapi buku itu sangat berguna bagi mereka yang kuliah di bidang itu.
        bagaimanapun catatan kaki itu akan terus ada dan akan terus digukanan atau mungkin akan terus ditambah, seiring perkembangan jaman, ingat satu suku yang dikatakan keturunan Israel yang menggoda Israel membuat Lembu Emas, sampai sekarang itu tidak jelas, suku itu tidak pernah ada, suatu saat ada perkembangan maka akan diupdate catatan kakinya, atau karena Anda seorang yang beriman kepada AQ, coba Anda jelaskan dimana dan bagaimana suku itu ada? asal usulnya?

        Tapi yang jelas Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki.
        pembagian ayat-ayatnyapun tidak ada kan? dan sekarang semua AQ ada ayat2nya, apakah itu juga termasuk upaya menambahi, mengubah atau gimana?

        Jika Anda mengakui Injil Barnabas sebagai Injil yang benar, maka yang paling bermasalah adalah Islam dan bukan Kristen,… itu yang seharusnya Anda pikirkan…

        Islam sangat objektif dalam hal apapun,
        saya potong sedikit di sini:
        jika Anda mengaku Objective maka akan timbul masalah besar:
        1 Yahudi mengatakan Ishak dikurbankan
        1 Kristen mengatakan Ishak dikurbankan
        berarti ada 2
        1 Islam mengatakan Ismael yang dikurbankan
        nah bicara objective seharusnya Anda mempercayai Yahudi/Kristen
        nyatanya?

        jadi kata2 Anda ini saya katakan klaim kosong….bisa kan begitu ?

        agama ini punya referensi di langit dan di bumi, Kitab Injil hanyalah bagian kecil dari Tubuh Islam, walaupun itu sudah di selewengkan. Islam tidak akan roboh dengan hal2 seperti itu, dia masih punya Al Quran sebagai jalannya. Apa yang saya ambil itu adalah untuk memberikan yang terbaik buat kamu. Barnabas hidup bukan di era Muhammad dan kalau dia tahu dengan nama itu, itu jelas dari Tuhan, tidak ada manusia sebelum Muhammad menggunakan dan mengetahui nama Muhammad. barnabas adalah salah satu orang yang di beri karunia.

        pedoman pemikiran saya adalah begini:
        Injil Barnabas yang dapat diketahui ada dua jenis, satu berasal dari tahun 150 Masehi dan satulagi (yang kemungkinan menggabungkan Injil Barnabas yang pertama dengan ajaran2 Islam) yaitu abad 14 Masehi.

        Bagaimana kita mengetahui bahwa Injil Barnabas yang sekarang adalah hasil karya orang yang mau mempromosikan Muhammad adalah sebagai berikut:
        Islam mempercayai bahwa Firman ALLAh pasti dipelihara dan di jaga,
        nah jika ternyata Injil Barnabas diakui sebagai mana ia ada (yaitu buatan tahun 150M oleh salah satu Rasulnya YESUS), maka pasti Muhammad memasukkan Injil Barnabas pada Al Quran.

        Kalau itu pendapat anda, berarti anda tidak tahu kapan Muhammad lahir.
        Muhammad lahir di abad 6 MASEHI

        Sebab jika itu benar Injil maka itu adalah Firman ALLAH, dan jika Firman ALLAH maka harus dimasukkan kepada AQ,…. nyatanya tidak ada satupun AQ yang berisi INJIL BARNABAS…

        Al Quran itu membenarkan kitab2 terdahulu, bukan mencontoh dan menjiplak kitab2 terdahulu.
        justru itu masalahnya kawan Filar,… Jika ANda mengimani bahwa firman allah dijaga dan dipelihara allah, maka kenapa Injil Barnabas tidak dijaga dan dipelihara dan justru baru sekitar abad 14 kembali muncul?….jawablah itu kawan

        dilema ada dua:
        1. Injil Barnabas bukanlah Injil yang benar karena tidak ada di AQ, tetapi Muslim mengakui itu benar
        2. Injil Barnabas adalah benar2 Injil, tetapi nyatanya Muhammad sendiri tidak memelihara Firman ALLAh karena tidak ditemukan di AQ…

        Nabi Muhammad SAW tidak perna di suruh oleh Allah untuk memelihara Kitab Suci, baik Injil maupun Al Quran. Tugasnya adalah memperbaiki ahklak manusia.
        saya tanya kepada Anda, iman Anda mengatakan bawah allah Anda menjaga firmannya bukan?,… dan firmannya itu salah satunya adalah Kitab Suci bukan?,… nah kalau Injil Barnabas adalah Injil yang benar, lalu kenapa tidak dijaga? kenapa tidak dicantumkan di AQ?

        jadi ANda memilih mana?
        ANda masih berdiri di persimpangan kawan, ANda itu inkonsisten, kabur,…tidak jelas,… contoh semakin banyak…
        salah satunya adalah masalah ANUGERAH dan UPAH, sekarang masalah FIRMAN ALLAH/Kitab SUCI,… seterusnya masalah roh, seterusnya masalah Esensi ALLAH…

        Jalanku sangat jelas,…berpegang teguh dengan ajaranNya dan RasulNya, Insyah Allah.

        Masalah Anugrah, Upah, Firman Allah sudah di bahas dan di Counter oleh saudariku @Fanya dan Saudaraku @Triadi, saya rasa tidak perlu menjelaskannya lagi. Anda hanya berputar2 saja
        saudari fanya jelas membedakan mana UPAH dan mana ANUGERAH, tetapi beliau sama seperti Anda tidak bisa membedakan pondasi ANUGERAH dan UPAH, itu dapat dipahami karena memang dogma Anda acak adul dalam hal menjelaskan letak ANUGERAH dan letak UPAH…

        ingat jika sorga adalah ANUGERAH maka Anda tidak memerlukan TIMBANGAN untuk mendapatkannya,… OK bung!!!

  33. Parhbos,
    ada sebuah miss link yang besar dan ada sebuah dusta yang besar yang disembunyikan oleh rasa mengasihani diri sendiri…

    jika apa yang ANda rasa BEnar itu ternyata salah, maka kami mengundang ANda untuk bertanding bak ksatria, yaitu mengakui SALAH-mu…


    Santai saja bung, saya sudah bilang tidak akan memaksakan keyakinan saya kepada anda…
    Justru saya hanya berusaha masuk dalam cara berpikir dan minum dari air yang kamu minum. Kalau berbicara pemberitaan Injil, maka yang dimaksud adalah pemberitaan kitab kanonik Mat, Mark, Luc, Yoh. Kitab tersebut terkandung makna tersurat dan tersirat. Tersirat disampaikan melalui gaya bahasa dengan mengandung kata-2 seperti Anak, Bapa, Penebusan, Cawan, Domba, Anjing, dll.
    Kata-2 tersebut rupanya ditafsirkan secara harafiah dalam pemikiran trinitarian.
    Saya hanya mengikuti ajaran Yeshua, bahwa dia berkata : Sesungguhnya Tuhan adalah Allah yang Esa, dan itu adalah hukum yang terutama dalam Taurat, kasihilah Tuhan Allah-mu.
    Kitab Injil itu ibaratnya kepingan mata uang yang memiliki 2 sisi, Gambar dan Angka.
    Sisi gambar sebagaimana ditafsirkan oleh Paulus dalam konsep trinitarian, sedangkan saya melihatnya dari sisi angka mengikuti konsep asal moneteisme Abrahamaik yang juga dianut oleh Judaisme sebelum Kristen ada…

    Saya justru mengasihani anda, karena :
    menganggap diri anda terlahir di dunia akibat sebagai pendosa yang dihukum, sedangkan saya dilahirkan agar memakmurkan bumi dan mengenal Tuhan…
    saya dilahirkan dalam keadaan fitrah/suci, dan berusaha untuk mempertahankan kefitrahan tsb. hingga kembali lagi seperti asal..

    Kalau saya memandang bayi yang lahir, maka dalam hati saya berkata : bayi ini begitu lugu, polos, dan bening, meskipun dia makhluk lemah tetapi dia bersinar bak malaikat kecil. Hingga menimbulkan rasa kasih sayang

    Dan bukan berkata (meskipun pada anak sendiri ) : Oh bayi yang malang, engkau dilahirkan penuh dengan dosa. Aku hanya berharap agar engkau cepat besar sehingga dapat bersaksi atas penyelamatan. Sungguh malang wahai engkau anakku…

    Buat aku sudah dosa ditebus atau belum itu tidak penting, karena roh itu berasal dari Tuhan, dan Tuhan itu Maha Suci…
    Yang penting adalah ‘proses’ untuk selalu berbuat yang baik dan benar. Lagi pula Yeshua tidak pernah mengatakan hal terlahir berdosa tsb. dalam misi penginjilannya, yang mengatakan hal tersebut adalah Paulus.
    Justru akulah mengikuti apa yang dikatakan oleh nabi Yeshua.

    Salam ( Shalom ),

    • @Triadi

      Jika Anda merasa mengikuti YESHUA HAMASHIAH,…
      maka ikuti perintah YESHUA berikut:

      (Matius 28:19-20 [ITB])
      Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

      dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

      jadi kalau Anda merasa mengikuti ALLAH, maka ajarlah semua orang yang Anda temui, ajarlah mereka dan ajarkan tentang BAPA, ANAK dan ROH KUDUS, dan sebelumnya jadilah murid YESHUA, jadilah Kristen…sebab YESHUA berjanji IA akan menyertai Anda sampai akhir hayatmu. Selamat melayani.

      shalom aleik/a

  34. Parhobas,

    (Matius 28:19-20 [ITB])
    Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”


    Ada nuansa yang aneh ketika membaca ayat tersebut. Kalau kita baca narasi injil Matius dari awal sampai akhir, Nabi Yeshua tidak pernah menyinggung apapun tentang “baptis”. Yeshua tidak pernah melakukan baptis, justru Yohanes yang disebutkan sebagai pembaptis.
    Diakhir – akhir ayat tahu-tahu menyuruh pembaptisan atas nama ketiga oknum.
    Terkesan tidak nyambung dengan pesan-2 yang ada dalam injil sebelumnya, mirip doktrin Paulus.

    • @Triadi

      kalau sampai itu tidak mengerti, berarti Anda tidak mengenal YESHUA yang kami sembah…Anda mengenal Yeshua yang lain..

      shalom

  35. @ Triadi

    Kalau kita baca narasi injil Matius dari awal sampai akhir, Nabi Yeshua tidak pernah menyinggung apapun tentang “baptis”. Yeshua tidak pernah melakukan baptis, justru Yohanes yang disebutkan sebagai pembaptis.
    .
    .

    sdr Triadi yg terkasih
    Baptisan itu adalah pertanda meterai dari Firman Allah yg dibawa Kristus. Dia memerintahkan itu di akhir pelayananNYa di muka bumi. Itu diperbuat sbg tanda lahiriah yg secara rohaniah menunjukkan bahwa setiap orang yg percaya kpd Kristus Yesus telah masuk menjadi keluarga Kerajaan Allah. Dan itu diperbuat sbg syarat bhw hukum Perjanjian Baru telah digenapin dlm diri orang tsb. Kristus tidak pernah membaptis sesuai perintahNYA tetapi DIA membaptis dgn Baptisan Roh yg meneguhkan perjanjian antara DIA dan orang yg percaya kpdNYA.

  36. @Filar

    khusus penjumlahan 1+1+1=3

    saya tahu target Anda adalah ajaran tritunggal

    saya sudah tekankan pada Anda, dosa terbesar Anda pada dialog kita ini adalah dengan menyebut satuan TUHAN adalah satu satuan…

    Anda memaksakan Triteis sama dengan Tritunggal,…atau kemungkinan besar lainnya adalah sebenarnya Anda tidak bisa membedakan antara Triteis dengan Tritunggal, dan ini tipical dari semua saudara Muslim, kasihan juga sebenarnya

    tetapi sebagai intermezzo saja kepada Anda;
    di dalam Persamaan Logika, maka notasi untuk OR Gate adalah +

    nah notasti TRUE adalah 1
    maka
    TRUE or TRUE or TRUE akan ditulis sebagai 1+1+1
    dan Hukum Logika OR GATE mengatakan selama ada TRUE maka OUTPUTnya akan selalu TRUE (1)
    maka
    rumus di atas akan ditulis sebagai

    1+1+1 = 1

    jadi klaim hukum yang Anda bilang tidak ada pada Ilmu pengetahuan itu akan menjadi membuat Anda berpikir dua kali…
    baca link berikut siapa tahu bisa membuat Anda merendahkan diri:
    Logic Gate dari Wikipedia

    pesan saya, rendah hati lebih menguntungkan…milikilah itu…

  37. @Om Parhobass,

    ingat jika sorga adalah ANUGERAH maka Anda tidak memerlukan TIMBANGAN untuk mendapatkannya,… OK bung!!!
    :
    :
    Jadi menurut Om, surga itu Upah????…

    di rumah fanya bekerja dua orang Mbak PRT. Tiap bulan mereka menerima upah/gaji yg besarnya sesuai dgn kesepakatan bersama dgn catatan mereka menyelesaikan tugas2 yg dibebankan kpd mereka dgn baik dan benar…. Apakah setelah mereka memperoleh upah yg layak tsb urusan berhenti disitu??? ternyata tidak……..
    Memperhatikan kesungguhan,ketekunan dan keikhlasan mereka dlm bekerja, kami tak segan menghadiahi mereka berbagai “anugrah” yg sama sekali tidak masuk dlm klausul perjanjian antara kami dgn mereka……..

    “Anugrah” tsb jelas bukan UPAH!!! Meskipun demikian, turunnya “Anugrah” tsb jelas sangat erat kaitannya dengan nilai2 moral, dedikasi, tanggung jawab dan etika ybs thdp kami selaku “majikan” sehingga kami tergerak utk memberi mereka sesuatu (anugrah) yg sesungguhnya tidak wajib dan bukan merupakan kewajiban bagi kami utk melakukannya……. jelas khan Om?

    Pahala (points) adalah bagian dari UPAH….. let’s say…. 750 rb/month….
    bagaimana dengan biaya menyekolahkan mereka? membayari uang kuliah mereka?? ongkos mereka?? dsb dsb……..??

    Nilai fasilitas Sorga mustahil terbeli (imbang) dengan total pahala (upah) yg dpt dikumpulkan manusia taruhkata sepanjang hidup ybs senantiasa beribadah kpd Tuhan dan tidak pernah melakukan dosa…….
    Namun meski ibadah manusia sering tidak tuntas dan sering pula berbuat dosa,…. untuk mengetahui hal itulah maka amal perbuatan manusia DITIMBANG, namun Allah swt dapat saja mengampuni dosa-dosa manakala kita bertaubat dan bahkan kemudian memasukkan kita kedalam surga-Nya meski sesungguhnya kita tak patut menikmati kemuliaan yg tak ternilai tsb……. itu sebabnya sorga adalah ANUGRAH.

    Demikian yg selama ini fanya pahami, entah pemahaman Om?

    Salam

    • @Fanya

      Menurut Filar surga itu Anugerah sekaligus Upah,
      dasarnya karena memang di Islam ada Dogma TIMBANGAN…

      dedikasi, kerja keras, dan lain sebagainya adalah upaya…
      dan jika oleh upaya itu kamu mengharapkan sesuatu yang sepadan itu disebut UPAH…

      kemurahan hatimu oleh suatu hal yang memang Anda murah hati dan Anda berikan tanpa memandang usaha seseorang itu bisa disebut anugerah…

      jadi itu beda ANUGERAH dan UPAH…
      dan Anda belum bisa membedakan pondasi UPAH dan ANUGERAH itu…

      kalau Anda sebut Anda memberi sesuatu karena dedikasinya, karena ini dan itu, itu masih disebut upah, karena ia layak mendapatkan itu, sepadan dengan itu…

      Jika Anda mengaku ALLAH adalah Maha KUASA, dan mengaku Anda tidak Maha KUASA, maka jika ALLAH memberi Anda sorga itu adalah TOTALLY ANUGERAH, karena tidak ada usaha apapun dari Anda yang bisa memampukan Anda memasuki KERAJAAN/WILAYAH/TEMPAT dari YANG MAHA KUASA, sebab Anda tidak MAHA KUASA…

      Acak adul ANUGERAH/UPAH masuk sorga dapat dipahami karena Filar mengatakan bahwa sorga bukanlah HADIRAT allahnya berada…
      sementara Sorga dalam TERM sebenarnya adalah Dimana HADIRAT TUHAN ADA,…dan karena SORGA adalah hadirat TUHAN berada maka semua manusia berjuang menjelaskan tentang pentingnya sorga…

      sehingga oleh karena ketidakpastian itu acak adul antara ANUGERAH/UPAH itu maka tidak ada satupun kepastian dari semua umat ISLAM untuk masuk surga,…karena akan mempertimbangkan PEMBERIAN dari UPAYA tertentu…

      salam;
      Note:
      1. pertanyaannya adalah.. PAHAMmu itu dari mana kamu dapat?
      2. Sebaiknya saudari tidak usah bersembunyi di antara kata MEMBERI dengan ANUGERAH seolah semua pemberian adalah anugerah… itu sudah dua hal yang berbeda karena ada variable MOTIVASI di dalamnya

      • @Om Parhobass

        dedikasi, kerja keras, dan lain sebagainya adalah upaya…
        dan jika oleh upaya itu kamu mengharapkan sesuatu yang sepadan itu disebut UPAH…

        jadi itu beda ANUGERAH dan UPAH…
        dan Anda belum bisa membedakan pondasi UPAH dan ANUGERAH itu…

        :
        :
        :
        Mencermati pernyataan2 Om sebelumnya bhw Anugrah TELAH diberikan, sementara ttg anak Om tegaskan adalah ANUGRAH – bukan Upah (padahal kehadirannya belakangan dan MUTLAK HARUS DIUPAYAKAN oleh mereka yg menginginkannya), fanya justru melihat pendapat Om Par sbg inkonsisten sekaligus mengacak adul (maaf fanya gunakan istilah yg Om gunakan thd fanya) antara makna Anugrah, Upah dan pemberian.

        fanya meyakini bahwa manusia sepatutnya berharap atas Anugrah Tuhan (misalnya anak, kebahagiaan, sorga dll) dan sudah sepatutnya setiap individu mengupayakan agar Tuhan berkenan menganugrahi kita hal2 tsb…… realistis bukan? Meski begitu Anugrah tetap adalah anugrah, bukan upah agar manusia bersyukur pada-Nya! Itulah yg diajarkan Allah SWT dlm Islam.

        Kami diajarkan untuk berikhtiar, beribadah dan berdoa memohon karunia dan anugrah-Nya yg tak terbatas dan selalu tersedia/siap diberikan kapan saja Allah ridla dan berkenan!

        Salam

      • @fanya

        saya sebutkan bahwa pada orang beriman segala sesuatu adalah anugerah, maka anak juga adalah bagian dari anugerah itu…

        tetapi tidak semua orang beriman, sehingga menjadi tidak semua dianggapnya adalah anugerah…

        jadi saya sebutkan, jika anak disebut sebagai anugerah, maka anggaplah itu sebagai pemberian dan bukan hasil usaha dari Anda…

        jadi kalau sorga adalah anugerah, katakanlah itu anugerah, jangan sebutkan dogma TIMBANGAN untuk memilah ke neraka atau negasi neraka (sorga),…

        Kalau Anda katakan sorga adalah anugerah, berarti Anda orang beriman, tetapi jika ke sorga Anda katakan bagian dari TIMBANGAN, artinya Anda bukan orang beriman kepada TUHAN, tetapi beriman kepada upaya yang dapat Anda lakukan…

        selamat berjuang untuk dapat menerima ANUGERAH dari TUHAN YANG BENAR

  38. Dalam pemahaman fanya, TIMBANGAN sama sekali BUKAN utk mengukur layak tidaknya seseorang masuk Sorga melainkan lebih sbg barometer layak tidaknya seseorang jadi penghuni NERAKA.

    Ketika dosa seseorang ternyata lebih besar dibanding pahala (upah) yg diperoleh melalui amal ibadah selama hidupnya, sepatutnya ia jadi penghuni NERAKA. Namun apakah ybs akan serta merta jadi penghuni neraka? belum tentu…. Dalam Islam dikenal berbagai hal yg dpt mempengaruhi timbangan pahala dan dosa ini, termasuk keberadaan SYAFA’AT dari Nabi Muhammad SAW.

    Sebaliknya apabila amal ibadah seseorang lebih besar dibanding dosa2 dan kesalahannya, maka otomatis ybs tertolak, terselamatkan dan tak layak jadi penghuni neraka…. masuk sorga? belum tentu layak….. meski Allah SWT pasti menganugrahi ybs tempat terbaik baginya…….

    Salam

    • @Fanya

      Anda tidak usah berdialektika dengan UPAH sebagai barometer menjadi penghuni NERAKA, sebab negasi dari NERAKA atau timbangan ringan ke ARAH neraka tentu negasi dari NERAKA dan negasi dari neraka hanya SURGA namanya…

      tegaskan pondasi TITIK

  39. @Par
    nyatanya masih banyak orang yang disebut nabi bahkan sampai abad 19, nah karena masih banyak yang mengaku nabi, maka pertanyaan kembali ke awal, apa dasarnya ya toh…

    Klaim saya bahwa, tidak ada Nabi yang di utus Tuhan setelah Nabi Muhammad SAW, berdasarkan ayat2 Al Quran:
    33:40. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
    Kenyataan setelah Nabi Muhammad SAW ada manusia yang mengaku nabi, Saya menjelaskan kepada anda dengan kalimat di atas BAHWA TIDAK ADA NABI YANG DI UTUS TUHAN SETELAH NABI MUHAMMAD SAW. Apa kamu tidak mengerti dengan kalimat saya yang sederhana di atas? Kamu mengatakan bahwa banyak manusia mengaku nabi! Apakah MENGAKU-NGAKU SAMA DENGAN DI UTUS ATAU UTUSAN TUHAN?
    Salah satu pesan nabi di dalam sebuah hadits mengatakan bahwa akan ada manusia yang mengaku nabi setelah aku, jumlahnya 30 orang.
    “Akan ada dilingkungan umatku 30 orang pembohong yang menda’wakan bahwa ia Nabi. Saya adalah Nabi penutup, tidak ada lagi nabi sesudahku’ (HR. Tirmidzi).

    Di zaman Rasulullah SAW masih hidup saja, ada orang yang mengaku sebagai nabi dari keturunan Bani Hanifah di Yamamah, pada tahun ke 10 H. Nabi paslu tersebut bernama Musailamah Al Kazzab. Beliau pernah berkirim surat kepada Rasulullah SAW agar bumi ini di bagi dua, sebagian untuk Nabi Muhammad SAW dan sebagian untuk dirinya. Tidak sampai di situ dia mengaku2 mendapat wahyu dari Allah SWT, dengan meniru2 susunan Al Quran. : Alfil, Malfil, Wama adrakamal bil, Alfil lahu zanbun watsil, khurthum thowil, inna zalika min khalqi rabbinal qalilâ.

    (Artinya: gajah, apakah gajah itu? Tahukah kamu apakah gajah itu? Gajah itu ialah binatang yang memiliki ekor yang tebal dan belalai yang panjang, yang demikian itu termasuk ciptaan Tuhan yang langka).

    Dan masih banyak lagi penyimpangan yang dilakukan oleh Musailamah Al Kazzab. Akhirnya Nabi palsu ini tidak lama bertahan di muka bumi ini pada tahun 11 H, ia tewas di bunuh oleh Khalid bin Walid pada masa pemerintahan Abu Bakar Siddik. Lalu muncul pula Aswad al Insi dari Yaman mengaku jadi Nabi, dengan keahliannya sebagai penyair dan seorang dukun, akhirnya Nabi pembohong ini pun mati sehari sebelum wafatnya Rasulullah Saw. Berikutnya muncul pula, Mukhtar bin Abi Ubeid mengaku telah dapat wahyu dari Allah Swt., beliau dari keturunan Bani Saqif, lain halnya dengan Thalhah bin Khuwailid Al Asadi punya keahlian perang mengaku telah bertemu dengan Jibril dan mendapat wahyu dari Allah, akirnya Thalhah diperangi oleh Abu Bakar Sidiq, semua pasukannya terbunuh dan dia melarikan diri ke Syam, dan pada akhir hayatnya masuk Islam kembali bertobat kepada Allah Swt. Pasa masa yang sama muncul pula seorang wanita mengaku jadi Nabi yaitu Sajah binti Haris Suwaid. Beliau ahli bahasa Arab dan saingan berat Musailamah al Kazzab, ketika dia disuruh nikah dengan Musailamah al Kazzab nabi yang palsu itu menolaknya akhirnya dia bertobat dan masuk Islam.
    Dalam waktu yang tidak lama, muncul pula Abdul Hasan Ahmad bin Yahya dari golongan Mutazilah, mengaku nabi dan mati tahun 303 H. Dan pada tahun itu juga lahir pula nabi palsu yang bernama Al Mutanabbi dari Kufah Bagdhad. Akhirnya dia mati tahun 354 H. Berikutnya datang pula Abul Aâla al Maâari dari Syam. Beliau menentang mukjizat Alquran dan membuat Alquran tandingan. Beliau mati tahun 1061 M., tidak sempat bertobat. Terakhir sekali adalah Mirza Ghulam Ahmad lahir 1840 M. mati tahun 1908 M, karena penyakit kolera setelah didoâ akan supaya dikutuk oleh Allah Swt. Nabi palsu terakhir ini berasal dari Qadian (nama desa di Punjab India), tidak punya keahlian apa-apa karena dia mengidap penyakit Melancholy (sejenis gila). Beliau mengaku nabi dan mendapat wahyu dari tuhan. Lebih 10.000 ayat yang diterimanya dari Allah menurut nabi gila itu. Ajaran Ahmadiyah ini masuk ke Indonesia mulai pada tahun 1924, dibawa oleh Mirza wali Ahmad Baiq dan Maulana Ahmad dari Lahore, berpusat di Yogyakarta ketika itu. Hingga sekarang ajaran ini masih eksis di negeri mayoritas muslim ini.

    Nampaknya tarik ulur untuk membumi hanguskan ajaran sesat ini begitu kuat, kuat dugaan bahwa kepentingan Israel dan pihak asing untuk mempertahankan ajaran ini tidak dapat dinafikan. Padahal sangat jelas prinsip ajaran Ahmadiyah adalah kafir dan bertentangan dengan ajaran Islam, dan perlu digaris bawahi ini bukan khiafiah tetapi penyimpangan yang wajib diamputasi seperti apa yang dikatakan oleh Pengurus MUI pusat. Di antara penyimpangan-penyimpangan akidah yang dijadikan pegangan oleh Ahmadiyah adalah :

    1. Meyakini Mirza Ghulam Ahmad adalah almasih yang ditunggu kedatangannya menjelang hari kiamat.
    2. Meyakini Nabi Muhammad bukan Nabi akhir zaman bahkan nabi tetap diutus bila diperlukan, dan Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi yang utama dari sekalian nabinabi.
    3. Meyakini bahwa Allah Swt., berpuasa, sholat, tidur, jaga, menulis, bisa benar bisa salah, dan melakukan setubuh dengan perempuan.
    4. Meyakini bahwa Jibril menurunkan wahyu kepada Mirza Ghulam Ahmad, dan juga ilham, statusnya sama dengan Alquran.
    5. Meyakini bahwa tiada yang dikatakan Alquran kecuali yang dibawa oleh Almasih yang ditunggu-tunggu kedatangannya tidak hadits kecuali yang disampaikan oleh Mirza, tidak ada Nabi melainkan di bawah kepemimpinan Mirza.
    6. Meyakini bahwa kitab mereka diturunkan oleh Allah namanya Alkitabul Mubin, selain Alquran.
    7. Meyakini bahwa mereka penganut agama baru mempunyai ajaran syariat tersendiri, dan teman-teman dari Mirza adalah setara dengan sahabat-sahabat Nabi Muhammad.
    8. Meyakini bahwa desa Qadian, adalah seperti madinah Al Munawwarah, dan tanahnya sama seperti tanah Haram.
    9. Membatalkan kewajiban jihad dan wajib taat kepada pemerintah Inggris, karena mereka dianggap sebagai “Ulul Amri” seperti di dalam Alquran.
    10. Semua muslim menurut mereka adalah kafir hingga mereka mau masuk ke kelompok Ahmadiah Qadian, sebagaimana juga haram menikahi pasangan yang tidak segolongan dengan mereka.
    Dikutib dari kitab Mausuâah Muyassarah fil Adyan wal Mazahib Al Muâasirah hal.390.
    Dan masih banyak lagi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh kelompok sesat ini, satu point saja diantara 10 point di atas sudah cukup untuk menggugurkan akidah mereka dari akidah Islam dan dikelompokkan kepada orang-orang murtad dan kafir kepada Allah Swt. Oleh sebab itu, diserukan kepada para jamaah Ahmadiah bertobatlah kepada Allah, karena Allah Maha Penerima taubat.

    Kutipan itu saya ambil dari: http://dunia.pelajar-islam.or.id/dunia.pii/arsip/penyimpangan-penyimpangan-ajaran-ahmadiyah.html

    Sengaja saya kutip tulisan tersebut dari blog muslim, agar keterangan saya ini tidak engkau tuduh saya INKONSISTEN terus menerus, NGERTI?
    dasar ini disebut tali pengukur,… dan Tali Pengukur yang benar adalah ROH KEBENARAN,… jadi kalau ada nabi tidak mengenal Roh Kebenaran dipastikan itu palsu… apalagi kenabian sudah ditutup oleh Yohanes Pembaptis,…

    Itu klaim anda, dan mampukah anda membuktikannya?, Maaf kalau ngomong agama harus ada bukti bung!

    bicara mungkin tidak mungkin itu terletak pada ALLAH,… tetapi bicara yang datang ke Muhammad adalah Jibril benaran itu menjadi pertanyaan besar,….tetapi itu bukan point utama saya,..
    yang menjadi point utama saya adalah jika dikatakan Nabi Muhammad adalah penghulunya para nabi, maka ada kelas yang jauh dan nyata terjadi, dimana Muhammad menerima wahyu melalui Jibril sementara Nabi yang lain langsung dari ALLAH…
    itu jelas sudah tinggal kelas…

    sekali lagi mampukah anda membuktikan klaim anda???!!!, saya punya klaim yang sangat kuat dengan, yaitu: Dengan naiknya Rasulullah SAW ke langit tidak cukupkah itu sebagai bukti bahwa Nabi Muhammad SAW menerima Wahyu secara langsung dari Allah? Apa anda tidak pernah mendengar kata Isra Mi’rad.?

    dari jaman sebelum Muhammad dipastikan mereka penyembah setan, dari situ dapat dipastikan bahwa dari jaman Ismael sampai suku Quraisy ada mereka menyembah Setan, patung, iblis, yang disebut juga dengan nama “allah”,…..karena begitu semakin jelas kenapa bukan Ismael yang dipilih melainkan Ishak, dan semakin jelas bahwa dari Ishak-lah nabi-nabi berikutnya, dan semakin jelas dari keturunan Ishaklah yang disebut saudara oleh Musa, dan semakin jelas bahwa dengan mengatakan Ismael dan keturunannya yang terpilih adalah salah satu klaim palsu dari Iblis, setan, d.l.l
    Jelas sekali anda tidak mengetahui sejarah perkembangan agama islam, tidak ada nama batu, patung, Iblis, setan dll menggunakan nama Allah. sebab Allah sendiri sudah mengharamkan namanya dengan Lafaz Allah di gunakan oleh MahklukNya.

    untuk hal ini Anda yang harus banyak belajar mengenai kata “Allah”…kata ini telah digunakan sebelum terjadi islamisasi di mekkah…nama itu digunakan untuk dewa orang Arab pra Islam…

    Baik…anda mengatakan bahwa nama Allah untuk dewa orang arab pra Islam, yang terjadi sebelum islamisasi di Mekkah. Dari ucapanmu ini mari kita telusuri sejarah.
    1. Islamisasi di kota Mekkah, itu artinya anda berpendapat, bahwa Islam di bangun di atas seruan Muhammad. Itu artinya pada tahun 570+40=610M. Jadi Islam di bangun pada tahun 610 M. Jadi sebelum tahun tersebut, menurut anda Islam sudah mengenal yang namanya Allah bukan? Saya mengambil analisa ini berdasarkan ucapan anda sendiri. Ingat itu!!!
    2. Nama itu di gunakan untuk dewa orang Arab pra Islam. Apakah orang Arab mengenal dewa? Dewa manakah yang menggunakan nama Allah tersebut? Dalam literatur sejarah islam, orang arab menggunakan patung sebagai sesembahan nenek moyang mereka. Sesembahan mereka yang berupa patung itu yang sangat terkenal adalah Latta, Uzza dan Mannat. Di telusuri kemanapun di dalam literatur islam tidak ada patung sesembahan mereka yang bernama Allah. Anda mengatakan dewa orang arab. Baiklah. Di dalam sejarahnya kepercayaan Kedewaan atau Dewa hanya bisa kita sematkan kepada Sejarah Yunani Kuno, Mitologi Yunani Kuno dalam sejarahnya yang di sebut Dewa adalah manusia yang lahir mempunyai kemampuan kemahakuasaan dalam hal-hal tertentu. Itu sebabnya ada banyak Dewa dalam Kepercayaan Yunani Kuno. Ada 12 Dewa dalam sejarah Yunani Kuno Olimpus yang sangat terkenal yaitu: Afrodit, Apollo, Ares, Artemis, Athena, Demeter, Hades, Hefaistos, Hera, Hermes, Hestia, Peseidon dan Zeus.
    Di samping nama2 Dewa yang lain seperti: Kronos, Okeanos, Hiperion, koios, Themis, Krois, Lapetus yang mempunyai anak: Atlas, Prometheus, Apimetheus, Menoetius. Dll.
    Karena saya merasa tidak puas maka sengaja saya mengunjungi beberapa Web dan Blog, maka tidak ada saya temukan Dewa yang bernama Allah. Baik dalam sejarah Yunani Kuno, India, Mesir dan Arab.
    Dan sayapun membongkar kebudayaan Arab pra Islam walaupun sebenarnya saya cukup mengetahui sejarahnya. Akan tetapi mengacu pada referensi2 yang ada di buku2 dan di dunia maya: sejarah bangsa arab lahir dari suku Jurhum, itu pendapat dari beberapa ahli sejarah. Pendapat yang lain mengatakan bahwa Ismail menikah dengan salah satu anggota suku Jurhum, maka lahirlah bangsa Arab. Sebagaimana lahirnya bangsa Yahudi dari keturunan Ishak. Saya lebih memilih pendapat yang kedua itu bahwa bangsa Arab lahir dari keturunan Ismail. Sebagaimana Yahudi lahir dari keturunan Ishak.
    Di dalam sejarahnya, perkembangan bangsa Arab dengan sesembahannya di mulai dari adalah ketika Ka’bah berada dalam kekuasaan Jurhum. Ada pasukan yang dipimpn oleh Amir bin Luhay datang ke Mekkah dan berhasil mengalahkan Jurhum kemudian Amir bin Luhay meletakkan sebuah berhala besar yang bernama Hubal disisi Ka’bah dan memerintahkan penduduk Hijaz agar menyembah berhala itu. Sejak saat itulah, bangsa Arab menyembah berhala sampai suku bangsa Quraisy berkuasa kembali di Hijas.
    Di dalam perkembangan tersebut sesembahan bangsa arab dengan patung berhalanya itu, saya juga tidak menemukan berhala yang bernama Allah seperti klaim anda.
    Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa bangsa Arab adalah bangsa dari keturunan Ismail, itu artinya sebelum lahir Ismail bangsa arab tidak ada. Klaim anda mengatakan bahwa Arab Pra Islam, baik melaui arabnya, dari sejarahnya, tidak ada berhala yang bernama Allah, apa lagi Dewa, yang hanya bisa di sematkan pd kepercayaan Olimpus.
    Sudahlah anda tidak tahu dengan peradaban dan kebudayaan bangsa arab, di tambah lagi dengan penyematan kata Dewa untuk bangsa arab, seharusnya anda sematkan kepada bangsa Yunani Kuno, bukan bangsa arab di tambah anda tidak mengerti apa itu berhala. Yang lebih parah lagi anda mensejajarkan Allah dengan MahklukNya.
    Pernyataan anda tersebut tidak menempatkan sesuatu pd tempatnya, di dalam islam tindakan anda ini di sebut Zalim.

    ilmu pengetahuan dalam defenisi Anda kan ilmu pengetahuan yang sedapat mungkin dihubung2kan dengan Al Quran…
    nyatanya bagaimana?
    Contoh:
    Tarsus Anda sebut Turki pra modern, itu jelas sudah bukan ilmu pengetahuan tetapi itu sudah melenceng kawan Filar, debat kusir….

    statemen saya itu hanya menguji anda di sebabkan anda bingung dengan apa itu Anugrah dan apa itu Upah. Itu masih untung saya tidak mengatakan bahwa Tarsus adalah Turki Tua, bagaimana kalau saya mengatakan bahwa Tarsus terletak di barat laut negeri China? Ketidakpahaman anda dengan ajaran islam telah mengantarkan pola pemikiran anda kedalam kejemuan kronik. Itu sebabnya saya mengatakan begitu. Itu sebabnya pula kalau debat sedikit menoton maka dengan sengaja saya memasukan beberapa pola ‘hiburan’ agar tidak jenuh, seperti beberapa perkataan saya beberapa waktu lalu. Dan pancingan saya mengenah, anda cukup terganggu juga bukan dengan hal yang demikian hehehe. Padahal engkau tahu sendiri bahwa saya punya blog. Itu masih untung aku tidak mengatakan bahwa paulus kamu itu dari Roma atau Bandung. Entah apa jadinya diriku ini hehehe.
    Anda boleh dan syah2 saja mengklaim bahwa Ishak yang di korbankan sebagaimana Islam mengklaim bahwa Ismail yang di kurbankan. Namun anda harus membuktikannya sebegaimana saya menjelaskan dengan dalil2 yang sangat kuat seperti Al Quran dan hadits Rasulullah sendiri.

    Anda tidak perlu dikasih ayatnya, saksi nyatanya ada 2 agama Yahudi dan Kristen yang mengaminkan bahwa Ishak yang dikurbankan,… sebagai bukti terusan adalah bahwa anak-anak Ishaklah yang menjadi nabi, bukan anak Ismael,… Anda mengakuinya bukan?…nah bicara hal-hal yang sederhana begini saja Anda sudah protes bagaimana dengan ALKITAB? tambah protes lagi nanti ya toh…

    Apakah Yahudi sebuah agama? Tentu saja saya protes dengan apa yang anda percayai, sebab hal itu sangat berlawanan dengan realita sesungguhnya. Al Quran itu di turunkan untuk menjelaskan segala sesuatu

    Ada dan tidaknya Ayat yang mengacu pada Ismail, tidak membuat kami tidak tahu dengan sejarah, ayat2 di Al Quran sangat jelas, makanya yang bersangkutan yang di jadikan Kurban tidak di sebutkan lagi namanya. Semua orang Islam tahu kemana Ibrahim meninggalkan Istrinya Siti Hajar dengan anaknya Ismail.

    bicara sejarah, maka saya akan lebih percaya kepada siempunya nenek moyang… sederhana saja…
    orang Arab akan lebih fasih bicara sejarah orang Arab ketimbang orang Jawa,… dan seterusnya orang Israel akan lebih terpecaya bicara sejarah Israel ketimbang orang Quraisy,…. sederhana kan…
    Nah sekarang yang memiliki nenek moyang Ishak adalah Israel,… dan di Kitab Suci mereka tercatat bahwa Ishaklah yang dikorbankan…bahkan ketika orang mengutip peristiwa itu di tahun 1 Masehi mereka masih mengatakan bahwa Ishaklah yang dikorbankan,… jadi kalau sampai ada yang mengatakan Ismael yang dikorbankan, itu sudah dusta, dan biasanya dusta datang dari Iblis…

    Anda berat sebelah dan tidak objektif. Anda tidak mengakui fakta sejarah siapa yang di kurbankan, mungkin masih dapat di terimah karena itu kepercayaan anda. Akan tetapi lahirnya seorang Nabi dari garis keturunan Nabi Ismail dan anda tutup mata, itu artinya anda tidak mampu lagi mana yang berita yang benar dan mana berita yang salah! Anda mengatakan dusta, dusta yang mana?

    Al Quran di turunkan bukan untuk orang bodoh dan pemalas. Al Quran itu di turunkan kepada orang yang cerdas. Yang apa bila di jelaskan sedikit saja orang sudah mengerti.

    maksud Anda kalau orangnya bodoh berarti tidak bisa dikasih AL QURAN?, 40 juta penduduk indonesia adalah miskin, miskin memang bukan acuan utama menjadi bodoh, tetapi dengan miskin orang menjadi terbatas untuk mengecap sekolah, dan seterusnyta akan melahirkan generasi bodoh, nyatanya mereka itu masih mengaku Islam… so Anda sedang mengklaim klaim yang kosong atau gimana?, sekali lagi rendahkan dirimu kawan….

    Apakah pernyataan saya menggunakan kata orang jamak? Kamu tahu siapa maksud saya dengan kata orang di sanah? Apa kamu pikir Muhammad pernah sekolah? Apa kamu pikir Muhammad itu konglomerat? Sebelum berkoment sebaiknya pergunakan nalar bahasa yang baik agar anda tidak terjebak terus, Ok?!

    Memang banyak ajaran2 Islam tidak ada dalam Al Quran, namun engkau akan menjumpainya di Al Hikmah. Seperti aturan Sholat dan tata caranya. Nah…demikian juga halnya dengan Kurban Ismail. Siapa yang di kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah. Secara garis besar Al Quran hanya menjelasakan peristiwa tersebut. Dan siapa yang di Kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah.
    itu artinya AQ itu tidak jelas, tidak terang, masih butuh penjelasan….

    Tidak jelas kalau itu menurut kamu, yang hatimu tidak mau membuka sedikit saja tentang cahaya Ilahi ini. Kalau di cermati secara mendalam, Al Quran memang banyak menyebut para Nabi dan Rasul. Ada 25 Nabi dan Rasul yang di singgung di dalam Al Quran. Sebagian besar Al Quran hanya menceritakan Ahklak mulia nabi yang bersangkutan, sebagian tidak di ceritakan kehidupan sosialnya dalam masyarakat. Agar mengetahui cerita nabi yang di singgung di dalam Al Quran itu gunanya Al Hikmah (Hadits).
    Bagaiman mungkin seorang guru ngaji tidak menjelaskan Al Quran kepada muridnya? Seseorang yang belajar Al Quran untuk mengetahui sejarahnya secara mendalam memang harus belajar dan belajar, baik antar kata maupun antar kalimat.

    nyatanya ada ayat yang dikatakan Muhammad harus direvisi/diulang/diperbaiki/dibatalkan karena beliau sendiri mengaku itu dari Iblis…
    Bisakah anda menunjukan ayat yang anda maksud tersebut?
    Anda lebih tahu AQ dari saya ya toh (artinya Anda tentu tahu apa yang sedang saya bicarakan), jadi pertanyaan saya adalah pernahkah Muhammad menerima ayat tertentu yang kemudian dikatakan ayat itu dibisikkan oleh Iblis/setan, dan kemudian allahnya menghilangkan yang dibisikkan setan itu?…

    Nabi Muhammad SAW tidak pernah menerimah ayat2 dari Iblis atau bisikan Iblis, turunnya wahyu kepada nabi mempunyai ciri2 khusus dan ciri2 itu sudah umum di dalam kalangan umat islam

    sederhana saja mas Filar,… Gempa Vulkanik adalah Gempa akibat Gunung berapi,…. nah nyatanya Gunung Berapi masih dikatakan sampai sekarang adalah gunung,… dan menurut AQ Gunung berapi akan menjadi salah satu dari penyangkal goncangan di bumi, nyatanya Gunung berapi adalah sumber dari goncangan itu sendiri bukan penyangkal….

    apa yang saya katakan ternyata otak anda tidak mampu menangkap dengan baik. Yang anda katakan itu gunung mau meletus bung. Kalau tanah terasa bergoncang ya wajar sajalah. Tapi yang jelas Gunung itu adalah paku atau pasak untuk bumi. Tingginya gunung menjulang di langit juga sama akarnya terbenam ke dalam bumi. Apabila hutan sebagai penghalang erosi, maka Gunung sebagai penghalang untuk goncangan.

    catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…
    jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…
    kalau mau konsekwen Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki, yakni Al Quran dengan huruf Arab tok. Al Quran dengan catatan kaki di berikan oleh penerjemah dengan maksud untuk menjelaskan kepada manusia yang lainnya tentang maksud kata yang sulit dan latarbelakang dari turunnya ayat tersebut, dengan menggunakan ahli2 tafsir terkemuka, agar kaum muslimin yang lain mengetahui sejarah dari turunnya ayat2 tersebut. Hal ini di sebabkan latar belakang manusia tidak sama, padahal semua dari mereka ingin mengetahuinya.

    semakin jelas bahwa al quran yang dikatakan asli itu tidak jelas, tidak terang, sehingga perlu penjelasan dari penerjemah, dari penulis ulang d.l.l…

    baik…analogi anda ini akan buyar apa bila saya ambil contoh; anak anda yang baru masuk tk, apa dia mengenal guru tknya sebelumnya? Apakah anak anda mengenal dengan teman2nya sebelumnya? Apakah anak anda sebelumya tahu jalan ke tknya? Bukankah guru dan teman2nya serta jalan jelas dan terang? Kalau jelas dan terang untuk apa anda memasukan anak anda ke TK? Apakah pendidikan TK bagi anda berguna?

    Bagi mereka yang mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan akurat dan mengetahui dengan jelas sejarah turunnya Al Quran dan penguasaan bahasa arab yang sempurna, catatan kaki tidak berguna bagi mereka.

    klaim lagi ini namanya kawan,…
    nyatanya ada paling tidak 4 al quran berbeda yang telah ada sejak jaman Muhammad sampai masa AQ akan disatukan oleh Utsman bahkan antara cucu nabi dan sahabatnyapun ada yang berbeda,… padahal mereka masih saksi-saksi hidup dari keberadaan Muhammad…

    4 AQ yang anda sebutkan bisakah anda jelaskan? Adakah hubungan 4 AQ yang anda katakan itu adalah catatan kaki? Apakah sama catatan kaki dengan Al Quran itu sendiri?

    Saya beri contoh; misalanya anda seorang dokter yang jam terbangnya sudah lama dan sangat berpengalaman, apa bila anda menjumpai sebuah buku kedokteran yang membahas masalah anatomi tubuh manusia, dan tentu akan banyak catatan kaki di buku itu yang menjelaskan kata2 sulit. Nah…catatan2 kaki itu tidak berguna bagi anda karena anda seorang dokter, bahkan anda bisa saja menambahkannya menurut anda itu sesuai dengan akidah yang ada. Tapi buku itu sangat berguna bagi mereka yang kuliah di bidang itu.

    bagaimanapun catatan kaki itu akan terus ada dan akan terus digukanan atau mungkin akan terus ditambah, seiring perkembangan jaman, ingat satu suku yang dikatakan keturunan Israel yang menggoda Israel membuat Lembu Emas, sampai sekarang itu tidak jelas, suku itu tidak pernah ada, suatu saat ada perkembangan maka akan diupdate catatan kakinya, atau karena Anda seorang yang beriman kepada AQ, coba Anda jelaskan dimana dan bagaimana suku itu ada? asal usulnya?

    di karenakan kecenderungan anda ingin mengetahui sedikit demi sedikit tentang Al Quran itu, mudah2 di kemudian hari engkau mau membaca Al Quran itu ayat demi ayat. Di dalam Islam di kenal dengan istilah Anak Sapi Emas, dan di Taurat di kenal dengan Lembu Emas. Masa kejadian dan peristiwanya sama, yaitu di zaman Nabi Musa As. Di Taurat di jelaskan bahwa yang membuat anak sapi emas dalah Nabi Harun saudara Nabi Musa sendiri. Al Quran menegaskan bahwa yang punya kerjaan adalah Samiri. Apa suku Samiri ini tidak begitu banyak orang yang tahu, juga Al Quran juga tidak menyinggungnya. Apabila kita mencari beberapa buku tentang kisah Nabi Musa, maka akan ada beberapa penjelasan dari penulis bahwa Samiri berasal dari suku Assamirah, yaitu sebuah suku yang terdapat di Bani Israil. Dari mana suku ini berasal sejarah islam memang tidak pernah atau ada yang mengcovernya. Sedikit sekali informasi yang saya ketahui tentang keberadan suku ini. Di pihak lain Yahudi tidak pernah mengakui keberadaan suku ini.
    Namun yang jelas Islam tidak menitik beratkan kepada apa yang terjadi dengan suku2 di Bani Israil. Islam selalu mengedepankan ajaran para nabi dan rasul. Yang dengan kisah itu menjadi contoh suri tauladan pada generasi islam selanjutnya, bahwa seluruh nabi dan rasul mengajarkan tauhid.

    Tapi yang jelas Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki.
    pembagian ayat-ayatnyapun tidak ada kan? dan sekarang semua AQ ada ayat2nya, apakah itu juga termasuk upaya menambahi, mengubah atau gimana?

    Kebanyakan nama2 surat dalam Al Quran di ambil dari awal ayat yang turun, Kisah tentang ayat tersebut. Dll. Menamai ayat tidak sama dengan mengubah isi dari Ayat tersebut juga bukan bermaksud untuk menambahi dari pada ayat2 yang bersangkutan. Kamu ketika baru muncul kedunia ini juga tidak ada namanya kok.

    Jika Anda mengakui Injil Barnabas sebagai Injil yang benar, maka yang paling bermasalah adalah Islam dan bukan Kristen,… itu yang seharusnya Anda pikirkan…
    Islam sangat objektif dalam hal apapun,
    saya potong sedikit di sini:
    jika Anda mengaku Objective maka akan timbul masalah besar:
    1 Yahudi mengatakan Ishak dikurbankan
    1 Kristen mengatakan Ishak dikurbankan
    berarti ada 2
    1 Islam mengatakan Ismael yang dikurbankan
    nah bicara objective seharusnya Anda mempercayai Yahudi/Kristen
    nyatanya? jadi kata2 Anda ini saya katakan klaim kosong….bisa kan begitu ?

    agama ini punya referensi di langit dan di bumi, Kitab Injil hanyalah bagian kecil dari Tubuh Islam, walaupun itu sudah di selewengkan. Islam tidak akan roboh dengan hal2 seperti itu, dia masih punya Al Quran sebagai jalannya. Apa yang saya ambil itu adalah untuk memberikan yang terbaik buat kamu. Barnabas hidup bukan di era Muhammad dan kalau dia tahu dengan nama itu, itu jelas dari Tuhan, tidak ada manusia sebelum Muhammad menggunakan dan mengetahui nama Muhammad. barnabas adalah salah satu orang yang di beri karunia.

    pedoman pemikiran saya adalah begini:
    Injil Barnabas yang dapat diketahui ada dua jenis, satu berasal dari tahun 150 Masehi dan satulagi (yang kemungkinan menggabungkan Injil Barnabas yang pertama dengan ajaran2 Islam) yaitu abad 14 Masehi.
    Bagaimana kita mengetahui bahwa Injil Barnabas yang sekarang adalah hasil karya orang yang mau mempromosikan Muhammad adalah sebagai berikut:
    Islam mempercayai bahwa Firman ALLAh pasti dipelihara dan di jaga,
    nah jika ternyata Injil Barnabas diakui sebagai mana ia ada (yaitu buatan tahun 150M oleh salah satu Rasulnya YESUS), maka pasti Muhammad memasukkan Injil Barnabas pada Al Quran.

    Oh…begitu cara pola pikir anda, begini: Yang jelas Injil bukanlah Al Quran. AQ hanya menegaskan bahwa dia membenarkan kitab2 terdahulu. Tidak ada satupun ayat2 dalam Injil Barnabas di Copy paste oleh AQ. Sebab yang namanya AQ adalah perkataan Tuhan di wakili oleh Nabi. Tidak ada hak oleh seorang Muhammad untuk menguranginya ataupun menambahinya. Apa bila hal itu di lakukannya, maka ancaman Allah kepadanya sangat jelas. Yaitu memutuskan batang leher Muhammad sendiri.
    Kalau mempromosikan Muhammad jadi Nabi, dari mana dia tahu bahwa orang yang bernama Muhammad menjadi nabi? Kenalpun tidak, nama Muhammad sendiri tidak ada orang yang memakainya sebelum Muhammd sendiri. Kalaupun dia mengetahui tujuannya apa dulu, apakah ada untung bagi dirinya?

    Sebab jika itu benar Injil maka itu adalah Firman ALLAH, dan jika Firman ALLAH maka harus dimasukkan kepada AQ,…. nyatanya tidak ada satupun AQ yang berisi INJIL BARNABAS…

    Apakah Firman Allah tersebut di ucapkan oleh Mulut Nabi? Apakah Nabi pernah mengatakannya? Sekali lagi saya tegaskan yang namanya AQ adalah Firman Allah yang diletakan di mulut nabi dan berita ini juga ada di Injil kamu sendiri

    justru itu masalahnya kawan Filar,… Jika ANda mengimani bahwa firman allah dijaga dan dipelihara allah, maka kenapa Injil Barnabas tidak dijaga dan dipelihara dan justru baru sekitar abad 14 kembali muncul?….jawablah itu kawan

    yang dijaga maksudnya oleh Allah itu adalah Al Quran, bukan Zabur, Taurat ataupun Injil, bagaimana sejarahnya Injil Barnabas bisa muncul, engkau sendiri sepertinya lebih mengetahui dari pada saya sendiri. Cerita ini bisa engkau lihat di beberapa web atau blog

    Masalah Anugrah, Upah, Firman Allah sudah di bahas dan di Counter oleh saudariku @Fanya dan Saudaraku @Triadi, saya rasa tidak perlu menjelaskannya lagi. Anda hanya berputar2 saja
    saudari fanya jelas membedakan mana UPAH dan mana ANUGERAH, tetapi beliau sama seperti Anda tidak bisa membedakan pondasi ANUGERAH dan UPAH, itu dapat dipahami karena memang dogma Anda acak adul dalam hal menjelaskan letak ANUGERAH dan letak UPAH…
    ingat jika sorga adalah ANUGERAH maka Anda tidak memerlukan TIMBANGAN untuk mendapatkannya,… OK bung!!!

    Surga memang benar anugrah Allah, walapun orang yang masuk di hadapi dengan berbagai proses. Misal: Anda masuk UI adalah anugrah, walaupun anda harus tes dahulu. APAKAH UI ITU UPAH ANDA?

    • @filar

      bicara klaim-klaim dan membawa ayat2 Kitab Suci, maka Kitab Suci ALKITAB juga telah mencatat bahwa MESIAS hanya SATU karena TUHAN SATU,… kenabian telah habis masa Yohanes Pembaptis, Rasul harus dipilih oleh YESUS sendiri,… nah jika saya memakai ayat pendukung ini maka Anda dapat mengerti bahwa nabi setelah abad 1 Masehi, pasti PALSU…

      tetapi masalah kita bukan di sana, masalah kita adalah… Anda mengutip ayat AQ yang mengatakan masing2 suku dan bangsa memiliki rasulnya sendiri,… nah dengan ayat ini maka sah bagi suatu bangsa yang baru lahir di abad 11 Masehi untuk memiliki rasul, dan paralel dengan Muhammad sebagai Rasul terakhir akan mentah…sebab beliau adalah Rasul di abad 6 Masehi…

      dasar ini disebut tali pengukur,… dan Tali Pengukur yang benar adalah ROH KEBENARAN,… jadi kalau ada nabi tidak mengenal Roh Kebenaran dipastikan itu palsu… apalagi kenabian sudah ditutup oleh Yohanes Pembaptis,…

      Itu klaim anda, dan mampukah anda membuktikannya?, Maaf kalau ngomong agama harus ada bukti bung!
      membuktikannya gampang,… jika ada allah yang mengatakan bahwa perkara roh adalah dirahasiakan melainkan sedikit maka itu sama dengan bahwa allah itu telah mengajari kita untuk tidak berbicara/berdoa dengan TUHAN…. Jika ada agama yang mengatakan damai, tetapi cara berdialognya tidak lebih dari hanya omong kosong (contohnya mengatakan Tarsus adalah Turki lama), maka agama itu pasti tidak ada ROH KEBENARAN…

      bicara mungkin tidak mungkin itu terletak pada ALLAH,… tetapi bicara yang datang ke Muhammad adalah Jibril benaran itu menjadi pertanyaan besar,….tetapi itu bukan point utama saya,..
      yang menjadi point utama saya adalah jika dikatakan Nabi Muhammad adalah penghulunya para nabi, maka ada kelas yang jauh dan nyata terjadi, dimana Muhammad menerima wahyu melalui Jibril sementara Nabi yang lain langsung dari ALLAH…
      itu jelas sudah tinggal kelas…

      sekali lagi mampukah anda membuktikan klaim anda???!!!, saya punya klaim yang sangat kuat dengan, yaitu: Dengan naiknya Rasulullah SAW ke langit tidak cukupkah itu sebagai bukti bahwa Nabi Muhammad SAW menerima Wahyu secara langsung dari Allah? Apa anda tidak pernah mendengar kata Isra Mi’rad.?

      Jika Anda meminta bukti, maka mana bukti Muhammad naik ke langit?
      yang sedang saya tanya kepada Anda adalah… jika Muhammad Anda sebut sebagau penghulu dari semua Nabi, dengan alasan karena beliau yang terakhir, maka saya bertanya kepada Anda,… Muhammad menerima wahyu dari Malaikat, sementara Nabi yang lain langsung dari TUHAN,… so menurut Anda Nabi yang mana yang lebih tinggi derajatnya?….objektiflah seperti yang ANda klaim, jujurlah seperti yang Anda klaim,… beranilah seperti yang Anda klaim…


      dari jaman sebelum Muhammad dipastikan mereka penyembah setan, dari situ dapat dipastikan bahwa dari jaman Ismael sampai suku Quraisy ada mereka menyembah Setan, patung, iblis, yang disebut juga dengan nama “allah”,…..karena begitu semakin jelas kenapa bukan Ismael yang dipilih melainkan Ishak, dan semakin jelas bahwa dari Ishak-lah nabi-nabi berikutnya, dan semakin jelas dari keturunan Ishaklah yang disebut saudara oleh Musa, dan semakin jelas bahwa dengan mengatakan Ismael dan keturunannya yang terpilih adalah salah satu klaim palsu dari Iblis, setan, d.l.l
      Jelas sekali anda tidak mengetahui sejarah perkembangan agama islam, tidak ada nama batu, patung, Iblis, setan dll menggunakan nama Allah. sebab Allah sendiri sudah mengharamkan namanya dengan Lafaz Allah di gunakan oleh MahklukNya.

      untuk hal ini Anda yang harus banyak belajar mengenai kata “Allah”…kata ini telah digunakan sebelum terjadi islamisasi di mekkah…nama itu digunakan untuk dewa orang Arab pra Islam…

      Baik…anda mengatakan bahwa nama Allah untuk dewa orang arab pra Islam, yang terjadi sebelum islamisasi di Mekkah. Dari ucapanmu ini mari kita telusuri sejarah.
      1. Islamisasi di kota Mekkah, itu artinya anda berpendapat, bahwa Islam di bangun di atas seruan Muhammad. Itu artinya pada tahun 570+40=610M. Jadi Islam di bangun pada tahun 610 M. Jadi sebelum tahun tersebut, menurut anda Islam sudah mengenal yang namanya Allah bukan? Saya mengambil analisa ini berdasarkan ucapan anda sendiri. Ingat itu!!!
      2. Nama itu di gunakan untuk dewa orang Arab pra Islam. Apakah orang Arab mengenal dewa? Dewa manakah yang menggunakan nama Allah tersebut? Dalam literatur sejarah islam, orang arab menggunakan patung sebagai sesembahan nenek moyang mereka. Sesembahan mereka yang berupa patung itu yang sangat terkenal adalah Latta, Uzza dan Mannat. Di telusuri kemanapun di dalam literatur islam tidak ada patung sesembahan mereka yang bernama Allah. Anda mengatakan dewa orang arab. Baiklah. Di dalam sejarahnya kepercayaan Kedewaan atau Dewa hanya bisa kita sematkan kepada Sejarah Yunani Kuno, Mitologi Yunani Kuno dalam sejarahnya yang di sebut Dewa adalah manusia yang lahir mempunyai kemampuan kemahakuasaan dalam hal-hal tertentu. Itu sebabnya ada banyak Dewa dalam Kepercayaan Yunani Kuno. Ada 12 Dewa dalam sejarah Yunani Kuno Olimpus yang sangat terkenal yaitu: Afrodit, Apollo, Ares, Artemis, Athena, Demeter, Hades, Hefaistos, Hera, Hermes, Hestia, Peseidon dan Zeus.
      Di samping nama2 Dewa yang lain seperti: Kronos, Okeanos, Hiperion, koios, Themis, Krois, Lapetus yang mempunyai anak: Atlas, Prometheus, Apimetheus, Menoetius. Dll.
      Karena saya merasa tidak puas maka sengaja saya mengunjungi beberapa Web dan Blog, maka tidak ada saya temukan Dewa yang bernama Allah. Baik dalam sejarah Yunani Kuno, India, Mesir dan Arab.
      Dan sayapun membongkar kebudayaan Arab pra Islam walaupun sebenarnya saya cukup mengetahui sejarahnya. Akan tetapi mengacu pada referensi2 yang ada di buku2 dan di dunia maya: sejarah bangsa arab lahir dari suku Jurhum, itu pendapat dari beberapa ahli sejarah. Pendapat yang lain mengatakan bahwa Ismail menikah dengan salah satu anggota suku Jurhum, maka lahirlah bangsa Arab. Sebagaimana lahirnya bangsa Yahudi dari keturunan Ishak. Saya lebih memilih pendapat yang kedua itu bahwa bangsa Arab lahir dari keturunan Ismail. Sebagaimana Yahudi lahir dari keturunan Ishak.
      Di dalam sejarahnya, perkembangan bangsa Arab dengan sesembahannya di mulai dari adalah ketika Ka’bah berada dalam kekuasaan Jurhum. Ada pasukan yang dipimpn oleh Amir bin Luhay datang ke Mekkah dan berhasil mengalahkan Jurhum kemudian Amir bin Luhay meletakkan sebuah berhala besar yang bernama Hubal disisi Ka’bah dan memerintahkan penduduk Hijaz agar menyembah berhala itu. Sejak saat itulah, bangsa Arab menyembah berhala sampai suku bangsa Quraisy berkuasa kembali di Hijas.
      Di dalam perkembangan tersebut sesembahan bangsa arab dengan patung berhalanya itu, saya juga tidak menemukan berhala yang bernama Allah seperti klaim anda.
      Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa bangsa Arab adalah bangsa dari keturunan Ismail, itu artinya sebelum lahir Ismail bangsa arab tidak ada. Klaim anda mengatakan bahwa Arab Pra Islam, baik melaui arabnya, dari sejarahnya, tidak ada berhala yang bernama Allah, apa lagi Dewa, yang hanya bisa di sematkan pd kepercayaan Olimpus.
      Sudahlah anda tidak tahu dengan peradaban dan kebudayaan bangsa arab, di tambah lagi dengan penyematan kata Dewa untuk bangsa arab, seharusnya anda sematkan kepada bangsa Yunani Kuno, bukan bangsa arab di tambah anda tidak mengerti apa itu berhala. Yang lebih parah lagi anda mensejajarkan Allah dengan MahklukNya.
      Pernyataan anda tersebut tidak menempatkan sesuatu pd tempatnya, di dalam islam tindakan anda ini di sebut Zalim.
      saya tanya kepada Anda, apakah kakek Muhammad telah muslim sebelum Muhammad menjadi Nabi?….tolong dijawab

      ilmu pengetahuan dalam defenisi Anda kan ilmu pengetahuan yang sedapat mungkin dihubung2kan dengan Al Quran…
      nyatanya bagaimana?
      Contoh:
      Tarsus Anda sebut Turki pra modern, itu jelas sudah bukan ilmu pengetahuan tetapi itu sudah melenceng kawan Filar, debat kusir….

      statemen saya itu hanya menguji anda di sebabkan anda bingung dengan apa itu Anugrah dan apa itu Upah. Itu masih untung saya tidak mengatakan bahwa Tarsus adalah Turki Tua, bagaimana kalau saya mengatakan bahwa Tarsus terletak di barat laut negeri China? Ketidakpahaman anda dengan ajaran islam telah mengantarkan pola pemikiran anda kedalam kejemuan kronik. Itu sebabnya saya mengatakan begitu. Itu sebabnya pula kalau debat sedikit menoton maka dengan sengaja saya memasukan beberapa pola ‘hiburan’ agar tidak jenuh, seperti beberapa perkataan saya beberapa waktu lalu. Dan pancingan saya mengenah, anda cukup terganggu juga bukan dengan hal yang demikian hehehe. Padahal engkau tahu sendiri bahwa saya punya blog. Itu masih untung aku tidak mengatakan bahwa paulus kamu itu dari Roma atau Bandung. Entah apa jadinya diriku ini hehehe.
      Anda boleh dan syah2 saja mengklaim bahwa Ishak yang di korbankan sebagaimana Islam mengklaim bahwa Ismail yang di kurbankan. Namun anda harus membuktikannya sebegaimana saya menjelaskan dengan dalil2 yang sangat kuat seperti Al Quran dan hadits Rasulullah sendiri.
      ngelesssss

      Anda tidak perlu dikasih ayatnya, saksi nyatanya ada 2 agama Yahudi dan Kristen yang mengaminkan bahwa Ishak yang dikurbankan,… sebagai bukti terusan adalah bahwa anak-anak Ishaklah yang menjadi nabi, bukan anak Ismael,… Anda mengakuinya bukan?…nah bicara hal-hal yang sederhana begini saja Anda sudah protes bagaimana dengan ALKITAB? tambah protes lagi nanti ya toh…

      Apakah Yahudi sebuah agama? Tentu saja saya protes dengan apa yang anda percayai, sebab hal itu sangat berlawanan dengan realita sesungguhnya. Al Quran itu di turunkan untuk menjelaskan segala sesuatu
      Yahudi bisa disebut agama, jika melihat praktek kehidupan spiritualna….Yahudi bisa juga disebut bangsa,jika dilihat dari historis asal muasal

      Ada dan tidaknya Ayat yang mengacu pada Ismail, tidak membuat kami tidak tahu dengan sejarah, ayat2 di Al Quran sangat jelas, makanya yang bersangkutan yang di jadikan Kurban tidak di sebutkan lagi namanya. Semua orang Islam tahu kemana Ibrahim meninggalkan Istrinya Siti Hajar dengan anaknya Ismail.

      bicara sejarah, maka saya akan lebih percaya kepada siempunya nenek moyang… sederhana saja…
      orang Arab akan lebih fasih bicara sejarah orang Arab ketimbang orang Jawa,… dan seterusnya orang Israel akan lebih terpecaya bicara sejarah Israel ketimbang orang Quraisy,…. sederhana kan…
      Nah sekarang yang memiliki nenek moyang Ishak adalah Israel,… dan di Kitab Suci mereka tercatat bahwa Ishaklah yang dikorbankan…bahkan ketika orang mengutip peristiwa itu di tahun 1 Masehi mereka masih mengatakan bahwa Ishaklah yang dikorbankan,… jadi kalau sampai ada yang mengatakan Ismael yang dikorbankan, itu sudah dusta, dan biasanya dusta datang dari Iblis…

      Anda berat sebelah dan tidak objektif. Anda tidak mengakui fakta sejarah siapa yang di kurbankan, mungkin masih dapat di terimah karena itu kepercayaan anda. Akan tetapi lahirnya seorang Nabi dari garis keturunan Nabi Ismail dan anda tutup mata, itu artinya anda tidak mampu lagi mana yang berita yang benar dan mana berita yang salah! Anda mengatakan dusta, dusta yang mana?
      tidak semua orang YAHUDI percaya kepada TUHAN, tetapi semua orang YAHUDI jika tahu sejarah akan mengaminkan bahwa ISHAKLAH yang dikurbankan,…. jadi itu objective,…

      Al Quran di turunkan bukan untuk orang bodoh dan pemalas. Al Quran itu di turunkan kepada orang yang cerdas. Yang apa bila di jelaskan sedikit saja orang sudah mengerti.

      maksud Anda kalau orangnya bodoh berarti tidak bisa dikasih AL QURAN?, 40 juta penduduk indonesia adalah miskin, miskin memang bukan acuan utama menjadi bodoh, tetapi dengan miskin orang menjadi terbatas untuk mengecap sekolah, dan seterusnyta akan melahirkan generasi bodoh, nyatanya mereka itu masih mengaku Islam… so Anda sedang mengklaim klaim yang kosong atau gimana?, sekali lagi rendahkan dirimu kawan….

      Apakah pernyataan saya menggunakan kata orang jamak? Kamu tahu siapa maksud saya dengan kata orang di sanah? Apa kamu pikir Muhammad pernah sekolah? Apa kamu pikir Muhammad itu konglomerat? Sebelum berkoment sebaiknya pergunakan nalar bahasa yang baik agar anda tidak terjebak terus, Ok?!
      maksud Anda Muhammad cerdas, karena meskipun tidak mengecap sekolah tetapi beliau diberi AQ….
      Anda di dalam bahaya kalau begini kawan,…semua orang tua ingin anaknya sekolah dengan alasan biar pintar…. apakah ada orang tua yang ingin anaknya seperti nabi Anda, yaitu tidak usah sekolah supaya tidak bisa baca tulis tetapi akan menjadi cerdas karena bisa menghafal dan menerima AQ?…

      Memang banyak ajaran2 Islam tidak ada dalam Al Quran, namun engkau akan menjumpainya di Al Hikmah. Seperti aturan Sholat dan tata caranya. Nah…demikian juga halnya dengan Kurban Ismail. Siapa yang di kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah. Secara garis besar Al Quran hanya menjelasakan peristiwa tersebut. Dan siapa yang di Kurbankan penjelasannya ada di Al Hikmah.
      itu artinya AQ itu tidak jelas, tidak terang, masih butuh penjelasan….

      Tidak jelas kalau itu menurut kamu, yang hatimu tidak mau membuka sedikit saja tentang cahaya Ilahi ini. Kalau di cermati secara mendalam, Al Quran memang banyak menyebut para Nabi dan Rasul. Ada 25 Nabi dan Rasul yang di singgung di dalam Al Quran. Sebagian besar Al Quran hanya menceritakan Ahklak mulia nabi yang bersangkutan, sebagian tidak di ceritakan kehidupan sosialnya dalam masyarakat. Agar mengetahui cerita nabi yang di singgung di dalam Al Quran itu gunanya Al Hikmah (Hadits).
      Bagaiman mungkin seorang guru ngaji tidak menjelaskan Al Quran kepada muridnya? Seseorang yang belajar Al Quran untuk mengetahui sejarahnya secara mendalam memang harus belajar dan belajar, baik antar kata maupun antar kalimat.
      jika AQ terang dan jelas maka tidak diperlukan kitab lain termasuk Hadits dan lain-lain, kecuali kamu menerima kenyataan bahwa AQ tidak jelas dan butuh penjelasan maka diperlukanlah hadits d.l.l, termasuk footnotes…

      nyatanya ada ayat yang dikatakan Muhammad harus direvisi/diulang/diperbaiki/dibatalkan karena beliau sendiri mengaku itu dari Iblis…
      Bisakah anda menunjukan ayat yang anda maksud tersebut?
      Anda lebih tahu AQ dari saya ya toh (artinya Anda tentu tahu apa yang sedang saya bicarakan), jadi pertanyaan saya adalah pernahkah Muhammad menerima ayat tertentu yang kemudian dikatakan ayat itu dibisikkan oleh Iblis/setan, dan kemudian allahnya menghilangkan yang dibisikkan setan itu?…

      Nabi Muhammad SAW tidak pernah menerimah ayat2 dari Iblis atau bisikan Iblis, turunnya wahyu kepada nabi mempunyai ciri2 khusus dan ciri2 itu sudah umum di dalam kalangan umat islam
      baiklah jika begitu….

      sederhana saja mas Filar,… Gempa Vulkanik adalah Gempa akibat Gunung berapi,…. nah nyatanya Gunung Berapi masih dikatakan sampai sekarang adalah gunung,… dan menurut AQ Gunung berapi akan menjadi salah satu dari penyangkal goncangan di bumi, nyatanya Gunung berapi adalah sumber dari goncangan itu sendiri bukan penyangkal….

      apa yang saya katakan ternyata otak anda tidak mampu menangkap dengan baik. Yang anda katakan itu gunung mau meletus bung. Kalau tanah terasa bergoncang ya wajar sajalah. Tapi yang jelas Gunung itu adalah paku atau pasak untuk bumi. Tingginya gunung menjulang di langit juga sama akarnya terbenam ke dalam bumi. Apabila hutan sebagai penghalang erosi, maka Gunung sebagai penghalang untuk goncangan.
      Bukit Barisan adalah jalur gempa berpotensi Vulkanik di beberapa tempat,.. Bukit barisan berada di jalur sumatera, Bukit barisan itu tidak pernah meletus bung Filar,….tetapi jelas gunung2 itu adalah sumber utama gempa….
      rendahkan hati kalau berbicara, itu lebih menguntungkan…
      kalau ANda rendah hati berarti Anda bisa membenarkan bahwa AQ itu salah dalam hal ini…. tetapi teruslah sombong maka AQ akan terus benar….

      catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…
      jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…

      kalau mau konsekwen Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki, yakni Al Quran dengan huruf Arab tok. Al Quran dengan catatan kaki di berikan oleh penerjemah dengan maksud untuk menjelaskan kepada manusia yang lainnya tentang maksud kata yang sulit dan latarbelakang dari turunnya ayat tersebut, dengan menggunakan ahli2 tafsir terkemuka, agar kaum muslimin yang lain mengetahui sejarah dari turunnya ayat2 tersebut. Hal ini di sebabkan latar belakang manusia tidak sama, padahal semua dari mereka ingin mengetahuinya.
      sumber manuscript tertua dari AQ saya kira jumlahnya ada sekitar 4 buah, nyatanya dari sumber2 itu sepertinya sudah dari sononya ada footnotesnya….dan lebih parah lagi AQ yang pertama ditulis sampai sekarang nyatanya sudah tidak ada lagi…

      semakin jelas bahwa al quran yang dikatakan asli itu tidak jelas, tidak terang, sehingga perlu penjelasan dari penerjemah, dari penulis ulang d.l.l…

      baik…analogi anda ini akan buyar apa bila saya ambil contoh; anak anda yang baru masuk tk, apa dia mengenal guru tknya sebelumnya? Apakah anak anda mengenal dengan teman2nya sebelumnya? Apakah anak anda sebelumya tahu jalan ke tknya? Bukankah guru dan teman2nya serta jalan jelas dan terang? Kalau jelas dan terang untuk apa anda memasukan anak anda ke TK? Apakah pendidikan TK bagi anda berguna?
      analogi Anda saya terima seratus persen, yang menjadi masalah adalah AQ yang sekarang sudah tidak ada yang tidak ada footnotesnya….

      Bagi mereka yang mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan akurat dan mengetahui dengan jelas sejarah turunnya Al Quran dan penguasaan bahasa arab yang sempurna, catatan kaki tidak berguna bagi mereka.

      klaim lagi ini namanya kawan,…
      nyatanya ada paling tidak 4 al quran berbeda yang telah ada sejak jaman Muhammad sampai masa AQ akan disatukan oleh Utsman bahkan antara cucu nabi dan sahabatnyapun ada yang berbeda,… padahal mereka masih saksi-saksi hidup dari keberadaan Muhammad…

      4 AQ yang anda sebutkan bisakah anda jelaskan? Adakah hubungan 4 AQ yang anda katakan itu adalah catatan kaki? Apakah sama catatan kaki dengan Al Quran itu sendiri?
      kalau Anda percaya cara Utsman menkompilasi/mengumpulkan semua catatan tersisa dari AQ maka Anda akan mengerti….
      dikisahkan ada pernah catatan AQ yang digigit kambing, kalau itu benar maka harus ada pengganti dari yang digigit kambing itu toh, artinya yang aslinya sudah musnah digigit kambing,… nah itu baru secarik, belum yang lainnya. Ingat bahasa Arab tidak tunggal, tetapi ditunggal di dalam AQ dari lafas Quraisy…. sehingga kalau ada perkataan yang sedikti berbeda akan diterangkan dalam ukuran Quraisy… dan keterangan itu adalah footnotes… kenapa butuh footnotes, tak lain tak bukan karena pada masa itu tidak semua orang Arab mengerti lafas quraisy…

      Saya beri contoh; misalanya anda seorang dokter yang jam terbangnya sudah lama dan sangat berpengalaman, apa bila anda menjumpai sebuah buku kedokteran yang membahas masalah anatomi tubuh manusia, dan tentu akan banyak catatan kaki di buku itu yang menjelaskan kata2 sulit. Nah…catatan2 kaki itu tidak berguna bagi anda karena anda seorang dokter, bahkan anda bisa saja menambahkannya menurut anda itu sesuai dengan akidah yang ada. Tapi buku itu sangat berguna bagi mereka yang kuliah di bidang itu.

      bagaimanapun catatan kaki itu akan terus ada dan akan terus digukanan atau mungkin akan terus ditambah, seiring perkembangan jaman, ingat satu suku yang dikatakan keturunan Israel yang menggoda Israel membuat Lembu Emas, sampai sekarang itu tidak jelas, suku itu tidak pernah ada, suatu saat ada perkembangan maka akan diupdate catatan kakinya, atau karena Anda seorang yang beriman kepada AQ, coba Anda jelaskan dimana dan bagaimana suku itu ada? asal usulnya?

      di karenakan kecenderungan anda ingin mengetahui sedikit demi sedikit tentang Al Quran itu, mudah2 di kemudian hari engkau mau membaca Al Quran itu ayat demi ayat. Di dalam Islam di kenal dengan istilah Anak Sapi Emas, dan di Taurat di kenal dengan Lembu Emas. Masa kejadian dan peristiwanya sama, yaitu di zaman Nabi Musa As. Di Taurat di jelaskan bahwa yang membuat anak sapi emas dalah Nabi Harun saudara Nabi Musa sendiri. Al Quran menegaskan bahwa yang punya kerjaan adalah Samiri. Apa suku Samiri ini tidak begitu banyak orang yang tahu, juga Al Quran juga tidak menyinggungnya. Apabila kita mencari beberapa buku tentang kisah Nabi Musa, maka akan ada beberapa penjelasan dari penulis bahwa Samiri berasal dari suku Assamirah, yaitu sebuah suku yang terdapat di Bani Israil. Dari mana suku ini berasal sejarah islam memang tidak pernah atau ada yang mengcovernya. Sedikit sekali informasi yang saya ketahui tentang keberadan suku ini. Di pihak lain Yahudi tidak pernah mengakui keberadaan suku ini.
      Namun yang jelas Islam tidak menitik beratkan kepada apa yang terjadi dengan suku2 di Bani Israil. Islam selalu mengedepankan ajaran para nabi dan rasul. Yang dengan kisah itu menjadi contoh suri tauladan pada generasi islam selanjutnya, bahwa seluruh nabi dan rasul mengajarkan tauhid.
      kalau sesuatu kita ketahui salah, kita tidak usah memperpanjang pendalaman akan hal itu…. bagi saya TUHAN adalah KEBENARAN, jadi ngapain cari allah lain….

      Tapi yang jelas Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki.
      pembagian ayat-ayatnyapun tidak ada kan? dan sekarang semua AQ ada ayat2nya, apakah itu juga termasuk upaya menambahi, mengubah atau gimana?
      pertanyaan saya, dimana kah AQ yang anda sebut itu sekarang?

      Kebanyakan nama2 surat dalam Al Quran di ambil dari awal ayat yang turun, Kisah tentang ayat tersebut. Dll. Menamai ayat tidak sama dengan mengubah isi dari Ayat tersebut juga bukan bermaksud untuk menambahi dari pada ayat2 yang bersangkutan. Kamu ketika baru muncul kedunia ini juga tidak ada namanya kok.
      nyatanya ada beberapa kawan muslim yang mengutak atik nomor dan penamaan itu seolah itu sudah dari sononya,….
      kalau Anda mau jujur, penambahan satu titik pun meski berada di posisi tertentu yang bukan kalimat itu sudah penambahan,…

      Jika Anda mengakui Injil Barnabas sebagai Injil yang benar, maka yang paling bermasalah adalah Islam dan bukan Kristen,… itu yang seharusnya Anda pikirkan…

      Islam sangat objektif dalam hal apapun,
      saya potong sedikit di sini:
      jika Anda mengaku Objective maka akan timbul masalah besar:
      1 Yahudi mengatakan Ishak dikurbankan
      1 Kristen mengatakan Ishak dikurbankan
      berarti ada 2
      1 Islam mengatakan Ismael yang dikurbankan
      nah bicara objective seharusnya Anda mempercayai Yahudi/Kristen
      nyatanya? jadi kata2 Anda ini saya katakan klaim kosong….bisa kan begitu ?

      agama ini punya referensi di langit dan di bumi, Kitab Injil hanyalah bagian kecil dari Tubuh Islam, walaupun itu sudah di selewengkan. Islam tidak akan roboh dengan hal2 seperti itu, dia masih punya Al Quran sebagai jalannya. Apa yang saya ambil itu adalah untuk memberikan yang terbaik buat kamu. Barnabas hidup bukan di era Muhammad dan kalau dia tahu dengan nama itu, itu jelas dari Tuhan, tidak ada manusia sebelum Muhammad menggunakan dan mengetahui nama Muhammad. barnabas adalah salah satu orang yang di beri karunia.
      inkonsisten lagi, jika Anda mengatakan Injil sudah diselewengkan lalu bagaimana Anda ketahui bahwa Injil Barnabas yang benar?….
      jadi masalah yang besar terletak pada Islam bukan Kristen…

      pedoman pemikiran saya adalah begini:
      Injil Barnabas yang dapat diketahui ada dua jenis, satu berasal dari tahun 150 Masehi dan satulagi (yang kemungkinan menggabungkan Injil Barnabas yang pertama dengan ajaran2 Islam) yaitu abad 14 Masehi.
      Bagaimana kita mengetahui bahwa Injil Barnabas yang sekarang adalah hasil karya orang yang mau mempromosikan Muhammad adalah sebagai berikut:
      Islam mempercayai bahwa Firman ALLAh pasti dipelihara dan di jaga,
      nah jika ternyata Injil Barnabas diakui sebagai mana ia ada (yaitu buatan tahun 150M oleh salah satu Rasulnya YESUS), maka pasti Muhammad memasukkan Injil Barnabas pada Al Quran.

      Oh…begitu cara pola pikir anda, begini: Yang jelas Injil bukanlah Al Quran. AQ hanya menegaskan bahwa dia membenarkan kitab2 terdahulu. Tidak ada satupun ayat2 dalam Injil Barnabas di Copy paste oleh AQ. Sebab yang namanya AQ adalah perkataan Tuhan di wakili oleh Nabi. Tidak ada hak oleh seorang Muhammad untuk menguranginya ataupun menambahinya. Apa bila hal itu di lakukannya, maka ancaman Allah kepadanya sangat jelas. Yaitu memutuskan batang leher Muhammad sendiri.
      Kalau mempromosikan Muhammad jadi Nabi, dari mana dia tahu bahwa orang yang bernama Muhammad menjadi nabi? Kenalpun tidak, nama Muhammad sendiri tidak ada orang yang memakainya sebelum Muhammd sendiri. Kalaupun dia mengetahui tujuannya apa dulu, apakah ada untung bagi dirinya?
      kalau Injil Barnabas adalah BENAR dan itu adalah Firman ALLAH lalu kenapa tidak dijaga melalui dikompilasikan pada AQ?….

      Sebab jika itu benar Injil maka itu adalah Firman ALLAH, dan jika Firman ALLAH maka harus dimasukkan kepada AQ,…. nyatanya tidak ada satupun AQ yang berisi INJIL BARNABAS…

      Apakah Firman Allah tersebut di ucapkan oleh Mulut Nabi? Apakah Nabi pernah mengatakannya? Sekali lagi saya tegaskan yang namanya AQ adalah Firman Allah yang diletakan di mulut nabi dan berita ini juga ada di Injil kamu sendiri
      sekarang saya tanya Injil Barnabas benar apa tidak?
      kalau benar, kenapa tidak dijaga allahmu?, kalau tidak kenapa kamu anggap sebagai benar? ISLAM masalah besar kalau mempercayai Injil Barnabas…

      justru itu masalahnya kawan Filar,… Jika ANda mengimani bahwa firman allah dijaga dan dipelihara allah, maka kenapa Injil Barnabas tidak dijaga dan dipelihara dan justru baru sekitar abad 14 kembali muncul?….jawablah itu kawan

      yang dijaga maksudnya oleh Allah itu adalah Al Quran, bukan Zabur, Taurat ataupun Injil, bagaimana sejarahnya Injil Barnabas bisa muncul, engkau sendiri sepertinya lebih mengetahui dari pada saya sendiri. Cerita ini bisa engkau lihat di beberapa web atau blog
      pertanyaan balik ke awal, Injil Barnabas Anda percaya sebagai Injil yang benar apa tidak?

      Masalah Anugrah, Upah, Firman Allah sudah di bahas dan di Counter oleh saudariku @Fanya dan Saudaraku @Triadi, saya rasa tidak perlu menjelaskannya lagi. Anda hanya berputar2 saja
      saudari fanya jelas membedakan mana UPAH dan mana ANUGERAH, tetapi beliau sama seperti Anda tidak bisa membedakan pondasi ANUGERAH dan UPAH, itu dapat dipahami karena memang dogma Anda acak adul dalam hal menjelaskan letak ANUGERAH dan letak UPAH…
      ingat jika sorga adalah ANUGERAH maka Anda tidak memerlukan TIMBANGAN untuk mendapatkannya,… OK bung!!!

      Surga memang benar anugrah Allah, walapun orang yang masuk di hadapi dengan berbagai proses. Misal: Anda masuk UI adalah anugrah, walaupun anda harus tes dahulu. APAKAH UI ITU UPAH ANDA?
      kalau surga adalah anugerah maka Dogma TIMBANGAN pasti salah….masalahnya adalah Anda membaurkan dua2nya dalam satu iman … bahaya kamu ini

      • @Par

        Itu klaim anda, dan mampukah anda membuktikannya?, Maaf kalau ngomong agama harus ada bukti bung!
        membuktikannya gampang,… jika ada allah yang mengatakan bahwa perkara roh adalah dirahasiakan melainkan sedikit maka itu sama dengan bahwa allah itu telah mengajari kita untuk tidak berbicara/berdoa dengan TUHAN…. Jika ada agama yang mengatakan damai, tetapi cara berdialognya tidak lebih dari hanya omong kosong (contohnya mengatakan Tarsus adalah Turki lama), maka agama itu pasti tidak ada ROH KEBENARAN…
        hahahah…saya minta bukti, lain pula yang engkau katakan, Tarsus mau dari Turki kek mau dari Indoneisa kek, apa peduliku. Roh kebenaran yang engkau maksud mau dari mana saja, terserahmulah, apa peduliku. Mau roh gentayangan, mau roh demit apa peduliku, yang aku minta darimu adalah bukti, bukan omong kosong melompong

        Jika Anda meminta bukti, maka mana bukti Muhammad naik ke langit?
        Ini buktinya, Kaum Muslimin Sholat sebanyak 5x sehari semalam. Ibadah sholat ini di ambil langsung oleh Nabi ke Sidratul Muntaha

        yang sedang saya tanya kepada Anda adalah… jika Muhammad Anda sebut sebagau penghulu dari semua Nabi, dengan alasan karena beliau yang terakhir, maka saya bertanya kepada Anda,… Muhammad menerima wahyu dari Malaikat, sementara Nabi yang lain langsung dari TUHAN,… so menurut Anda Nabi yang mana yang lebih tinggi derajatnya?….objektiflah seperti yang ANda klaim, jujurlah seperti yang Anda klaim,… beranilah seperti yang Anda klaim…
        Nabi mana yang menerimah wahyu secara langsung di langit seperti yang terjadi pada diri Nabi Muhammad SAW?, Kamu ini hanya banyak omong kosong!

        saya tanya kepada Anda, apakah kakek Muhammad telah muslim sebelum Muhammad menjadi Nabi?….tolong dijawab

        Kakek yang mana, Ibrahim dan Ismail juga kakeknya. ?!

        ngelesssss

        bukti kamu tidak mampu menjawab apa yang saya tanyakan dan saya counterkan

        Apakah Yahudi sebuah agama? Tentu saja saya protes dengan apa yang anda percayai, sebab hal itu sangat berlawanan dengan realita sesungguhnya. Al Quran itu di turunkan untuk menjelaskan segala sesuatu

        Yahudi bisa disebut agama, jika melihat praktek kehidupan spiritualna….Yahudi bisa juga disebut bangsa,jika dilihat dari historis asal muasal

        Hahahaha…orang yahudi sendiri tidak perna mengklaim apa yang anda klaim

        tidak semua orang YAHUDI percaya kepada TUHAN, tetapi semua orang YAHUDI jika tahu sejarah akan mengaminkan bahwa ISHAKLAH yang dikurbankan,…. jadi itu objective,…

        pendapat seperti itu sah2 saja, sebab Ishak adalah nenek moyangnya. Sementara aku tidak ada sangkut pautnya dengan Ismail, akan tetapi aku tetap mengimani apa yang ada di AQ
        Apakah pernyataan saya menggunakan kata orang jamak? Kamu tahu siapa maksud saya dengan kata orang di sanah? Apa kamu pikir Muhammad pernah sekolah? Apa kamu pikir Muhammad itu konglomerat? Sebelum berkoment sebaiknya pergunakan nalar bahasa yang baik agar anda tidak terjebak terus, Ok?!

        maksud Anda Muhammad cerdas, karena meskipun tidak mengecap sekolah tetapi beliau diberi AQ….
        Anda di dalam bahaya kalau begini kawan,…semua orang tua ingin anaknya sekolah dengan alasan biar pintar…. apakah ada orang tua yang ingin anaknya seperti nabi Anda, yaitu tidak usah sekolah supaya tidak bisa baca tulis tetapi akan menjadi cerdas karena bisa menghafal dan menerima AQ?…

        Benar, Nabi kalau tolol mana ada orang yang mau mengikutinya. Nabi Muhammad SAW itu cerdas sebab yang mendidiknya adalah Tuhan yang menciptakan dirimu dari air yang terpancar. Semua orang tua memang ingin anaknya cerdas dengan cara sekolah, pertanyaannya adalah apakah anak2 itu nabi?

        itu artinya AQ itu tidak jelas, tidak terang, masih butuh penjelasan….
        Tidak jelas kalau itu menurut kamu, yang hatimu tidak mau membuka sedikit saja tentang cahaya Ilahi ini. Kalau di cermati secara mendalam, Al Quran memang banyak menyebut para Nabi dan Rasul. Ada 25 Nabi dan Rasul yang di singgung di dalam Al Quran. Sebagian besar Al Quran hanya menceritakan Ahklak mulia nabi yang bersangkutan, sebagian tidak di ceritakan kehidupan sosialnya dalam masyarakat. Agar mengetahui cerita nabi yang di singgung di dalam Al Quran itu gunanya Al Hikmah (Hadits).
        Bagaiman mungkin seorang guru ngaji tidak menjelaskan Al Quran kepada muridnya? Seseorang yang belajar Al Quran untuk mengetahui sejarahnya secara mendalam memang harus belajar dan belajar, baik antar kata maupun antar kalimat.
        jika AQ terang dan jelas maka tidak diperlukan kitab lain termasuk Hadits dan lain-lain, kecuali kamu menerima kenyataan bahwa AQ tidak jelas dan butuh penjelasan maka diperlukanlah hadits d.l.l, termasuk footnotes…
        apa yang saya katakan ternyata otak anda tidak mampu menangkap dengan baik. Yang anda katakan itu gunung mau meletus bung. Kalau tanah terasa bergoncang ya wajar sajalah. Tapi yang jelas Gunung itu adalah paku atau pasak untuk bumi. Tingginya gunung menjulang di langit juga sama akarnya terbenam ke dalam bumi. Apabila hutan sebagai penghalang erosi, maka Gunung sebagai penghalang untuk goncangan.

        Bukit Barisan adalah jalur gempa berpotensi Vulkanik di beberapa tempat,.. Bukit barisan berada di jalur sumatera, Bukit barisan itu tidak pernah meletus bung Filar,….tetapi jelas gunung2 itu adalah sumber utama gempa….
        rendahkan hati kalau berbicara, itu lebih menguntungkan…
        kalau ANda rendah hati berarti Anda bisa membenarkan bahwa AQ itu salah dalam hal ini…. tetapi teruslah sombong maka AQ akan terus benar….

        Apakah bukit sama dengan gunung? Kamu yang buta atau saya yang begok
        catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…
        jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…
        kalau mau konsekwen Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki, yakni Al Quran dengan huruf Arab tok. Al Quran dengan catatan kaki di berikan oleh penerjemah dengan maksud untuk menjelaskan kepada manusia yang lainnya tentang maksud kata yang sulit dan latarbelakang dari turunnya ayat tersebut, dengan menggunakan ahli2 tafsir terkemuka, agar kaum muslimin yang lain mengetahui sejarah dari turunnya ayat2 tersebut. Hal ini di sebabkan latar belakang manusia tidak sama, padahal semua dari mereka ingin mengetahuinya.
        sumber manuscript tertua dari AQ saya kira jumlahnya ada sekitar 4 buah, nyatanya dari sumber2 itu sepertinya sudah dari sononya ada footnotesnya….dan lebih parah lagi AQ yang pertama ditulis sampai sekarang nyatanya sudah tidak ada lagi…

        Al Quran yang asli itu di tulis oleh para sahabat nabi, di kulit binatang, di tulang, di pelapah kurma dll. Kalau itu yang engkau maksud, sampai kapanpun engkau tidak akan menemukannya lagi. Akan tetapi apa yang di tulis kulit binatang, pelepah kurma dan di tulang sama ayat2nya dengan apa yang saya baca di rumah saya. Itu artinya sama aslinya. Kalau kamu tidak percaya selidiki terus Al Quran itu, mudah-2 engkau menemui buktinya
        semakin jelas bahwa al quran yang dikatakan asli itu tidak jelas, tidak terang, sehingga perlu penjelasan dari penerjemah, dari penulis ulang d.l.l…
        baik…analogi anda ini akan buyar apa bila saya ambil contoh; anak anda yang baru masuk tk, apa dia mengenal guru tknya sebelumnya? Apakah anak anda mengenal dengan teman2nya sebelumnya? Apakah anak anda sebelumya tahu jalan ke tknya? Bukankah guru dan teman2nya serta jalan jelas dan terang? Kalau jelas dan terang untuk apa anda memasukan anak anda ke TK? Apakah pendidikan TK bagi anda berguna?
        analogi Anda saya terima seratus persen, yang menjadi masalah adalah AQ yang sekarang sudah tidak ada yang tidak ada footnotesnya….

        hahaha…Di Arab sono orang membaca Al Quran tidak perlu terjemahan bung…Yang perlu terjemahan orang2 seperti kamu, yang kagak ngerti bahasa arab. Bahkan sebagian dari orang2 Indonesia hafal Al Quran, apa kau kira orang2 seperti itu perlu terjemahan?
        Bagi mereka yang mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan akurat dan mengetahui dengan jelas sejarah turunnya Al Quran dan penguasaan bahasa arab yang sempurna, catatan kaki tidak berguna bagi mereka.
        klaim lagi ini namanya kawan,…
        nyatanya ada paling tidak 4 al quran berbeda yang telah ada sejak jaman Muhammad sampai masa AQ akan disatukan oleh Utsman bahkan antara cucu nabi dan sahabatnyapun ada yang berbeda,… padahal mereka masih saksi-saksi hidup dari keberadaan Muhammad…
        4 AQ yang anda sebutkan bisakah anda jelaskan? Adakah hubungan 4 AQ yang anda katakan itu adalah catatan kaki? Apakah sama catatan kaki dengan Al Quran itu sendiri?

        kalau Anda percaya cara Utsman menkompilasi/mengumpulkan semua catatan tersisa dari AQ maka Anda akan mengerti….

        Utsman tidak mengkompilasi AQ, yang dia lakukan adalah menyalin AQ yang ada pada Hafsah. dan membakar dialeq AQ selain dari yang ada pada Hafsah yaitu dialeq Quraisy.

        dikisahkan ada pernah catatan AQ yang digigit kambing, kalau itu benar maka harus ada pengganti dari yang digigit kambing itu toh, artinya yang aslinya sudah musnah digigit kambing,… nah itu baru secarik, belum yang lainnya. Ingat bahasa Arab tidak tunggal, tetapi ditunggal di dalam AQ dari lafas Quraisy…. sehingga kalau ada perkataan yang sedikti berbeda akan diterangkan dalam ukuran Quraisy… dan keterangan itu adalah footnotes… kenapa butuh footnotes, tak lain tak bukan karena pada masa itu tidak semua orang Arab mengerti lafas quraisy…
        Ketika terjadi perang Armenia dan Azarbaijan dengan penduduk Iraq, di antara orang yang ikut dalam peperangan itu adalah Hudzaifah bin Al Yaman, ia banyak melihat perbedaan dalam cara membaca Al Quran. Sebagaian bacaan itu bercampur dengan kesalahan tapi masing2 pihak mempertahankan dan berpegang teguh dengan bacaannya serta menantang orang setiap orang yang menyalahi bacaannya dan bahkan saling mengkafirkan sebagian dari yang lain.
        Melihat kenyataan ini Hudzaifah segera menghadap Utsman dan melaporkan apa yang di lihatnya. Mendengar laporan ini Utsman mengambil sikap tegas, yaitu mengumpulkan para sahabat termasuk Zaid bin Tsabit Al Ansari seorang yang pernah membacakan Al Quran untuk terakhir kalinya di hadapan Nabi. Sebelum nabi wafat.
        Utsman mengatakan kepada Hudzaifah bahwa apa yang di lihat Hudzaifah akan terjadi pula dengan berbagai generasi, apa lagi tempat mereka berada jauh dari tempat turunnya Al Quran. Maka Utsman mengirim seorang utusan ke rumah Hafsah untuk meminjam Mushaf Abu Bakar. Perlu anda ketahui tokoh di balik pengumpulan Al Quran ini adalah Umar Al Khattab Al Faruq ra. Atas ide beliaulah Al Quran itu terkumpul berkat Rahmat Allah.
        Latar belakang dari ide Umar ini adalah ketika perang Yamamah pecah di zaman pemerintahan Abu Bakar ra. pada tahun 12H. yang melibatkan sejumlah para sahabat yang hafal Al Quran. Dan dalam peperangan ini 70 para sahabat meninggal dunia. Melihat kenyataan ini Umar sangat khawatir dan menghadap Abu Bakar ra, dan mengajukan usulan dan pembukuan Al Quran. Akan tetapi Abu Bakar keberatan atas usulan Umar ini.
        Tetapi Umar tetap membujuk Abu Bakar, sehinggan Allah membukakan pintu hatinya. Dan pada akhirnya usulan Umar itu di terimah dengan baik oleh Abu Bakar. Kemudian Abu Bakar memerintahkan Zaid bin Tsabit Al Ansari untuk mengumpulkan Al Quran, mengingat kedudukannya dalam Qiraat, penulisan, pemahaman dan kecerdasan beliau tidak di ragukan lagi.
        Setelah di bujuk oleh Abu Bakar dan Umar akhirnya Zaid menerima usulan tersebut setelah Allah membukakan kelapangan dada di hatinya. Sebelumnya Zaid pernah berkata kepada kedua orang ini dengan ucapannya yang sangat terkenal, semoga Allah meninggikan kedudukannya di Akhirat, Amin: “Demi Allah sekiranya mereka meminta padaku untuk memindahkan gunung maka tidak akan berat bagiku, dari pada perintah untuk mengumpulkan Al Quran”.
        Setelah Al Quran itu terkumpul dengan tingkat ketelitian tinggi dan cermat, maka Mushaf tersebut di simpan oleh Abu Bakar. Setelah Abu bakar meninggal Mushaf ini di simpan oleh Umar dan ketika Umar wafat maka putrinya yang menyimpan Mushaf ini yaitu Hafsah.
        Itulah sebabnya Utsman mengutus seseorang ke rumah Hafsah untuk meminjam Mushaf Abu Bakar untuk di salin sebayak 7 eksemplar dan di kirim kenegeri2. Sedangkan Mushaf yang asli di kembalikan ke Hafsah.
        Di dalam sebuah forum Utsman memanggil Zaid bin Tsabit Al Ansari, Abdulah bin Zubair, Said bin As dan Abdurahman bin Haris bin Hisyam. Orang2 ini di perintah oleh Utsman untuk menyalin Al Quran yang mereka datangi dari rumah Umar yang di simpan oleh Hafsah. Setelah mereka selesai menyalin Mushaf itu maka Utsman memerintahkan kepada mereka agar mengirimnya ke enam tempat dan satu di Madinah. Dan Utsman memerintahkan kepada mereka untuk membakar dialeg Al Quran selain dari yang baru saja mereka salin.
        Ada tujuh buah Qiraat di dalam penulisan Al Quran ini pada masa itu, antara qiraat yang satu dengan qiraat yang lain berbeda, baik di dalam pengucapan dan penulisan. Qiraat yang tersebar itu mempunyai guru2 agama tersendiri tersendiri, sedangkan yang di ajarkan oleh guru2 qiraat adalah anak2, anak2 akan tumbuh menjadi dewasa, apa bila bertemu antara satu orang dengan orang yang lain maka tentu satu qiraat berbeda dengan satu qiraat yang lain, tidak saja pertengkaran yang akan timbul, perang bisa pecah jadinya. Akibat memiliki cara pandang seperti inilah Utsman memerintahkan untuk membakar qiraat-qiraat yang lain selain dari qiraat yang baru saja mereka salin. Dan qiraat yang mereka salin tersebut adalah qiraat dengan bahasa Quraisy.
        Jadi tujuan Utsman membakar qiraat yang lain adalah untuk menyatukan umat dalam satu QIRAAT. Yaitu Qiraat yang di kumpulkan oleh Zaid bin Tsabit Al Ansari pada masa pemerintahan Abu Bakar. Nah Mushaf Abu Bakar inilah yang sebenarnya yang di baca oleh penduduk dunia saat ini yang beragama islam. APAKAH ANDA SEKARANG SUDAH PAHAM?

        bagaimanapun catatan kaki itu akan terus ada dan akan terus digukanan atau mungkin akan terus ditambah, seiring perkembangan jaman, ingat satu suku yang dikatakan keturunan Israel yang menggoda Israel membuat Lembu Emas, sampai sekarang itu tidak jelas, suku itu tidak pernah ada, suatu saat ada perkembangan maka akan diupdate catatan kakinya, atau karena Anda seorang yang beriman kepada AQ, coba Anda jelaskan dimana dan bagaimana suku itu ada? asal usulnya?
        di karenakan kecenderungan anda ingin mengetahui sedikit demi sedikit tentang Al Quran itu, mudah2 di kemudian hari engkau mau membaca Al Quran itu ayat demi ayat. Di dalam Islam di kenal dengan istilah Anak Sapi Emas, dan di Taurat di kenal dengan Lembu Emas. Masa kejadian dan peristiwanya sama, yaitu di zaman Nabi Musa As. Di Taurat di jelaskan bahwa yang membuat anak sapi emas dalah Nabi Harun saudara Nabi Musa sendiri. Al Quran menegaskan bahwa yang punya kerjaan adalah Samiri. Apa suku Samiri ini tidak begitu banyak orang yang tahu, juga Al Quran juga tidak menyinggungnya. Apabila kita mencari beberapa buku tentang kisah Nabi Musa, maka akan ada beberapa penjelasan dari penulis bahwa Samiri berasal dari suku Assamirah, yaitu sebuah suku yang terdapat di Bani Israil. Dari mana suku ini berasal sejarah islam memang tidak pernah atau ada yang mengcovernya. Sedikit sekali informasi yang saya ketahui tentang keberadan suku ini. Di pihak lain Yahudi tidak pernah mengakui keberadaan suku ini.
        Namun yang jelas Islam tidak menitik beratkan kepada apa yang terjadi dengan suku2 di Bani Israil. Islam selalu mengedepankan ajaran para nabi dan rasul. Yang dengan kisah itu menjadi contoh suri tauladan pada generasi islam selanjutnya, bahwa seluruh nabi dan rasul mengajarkan tauhid.

        kalau sesuatu kita ketahui salah, kita tidak usah memperpanjang pendalaman akan hal itu…. bagi saya TUHAN adalah KEBENARAN, jadi ngapain cari allah lain….

        apanya yang salah?Apakah kamu mampu membuktikan alkitabmu itu adalah kebenaran? Hahahahah. Engkau mengatakan kepadaku mencari Tuhan selain Kebenaran. Hahahah Perlu engkau ketahui seluruh orang Islam itu bertuhankan Allah bukan ‘Kebenaran’ seperti ajaranmu itu. Bertuhanlah engkau kepada Kebenaran itu…apa peduliku. Mau bertuhankan Roh Kudus, Roh Kebenaran, Yesus, Roh Demit, Roh Gentayangan apa peduliku. Mau bertuhankan pada hantu belau apa peduliku. Mau bertuhankan pada Roh Orang Mati apa peduliku. Terserah kamu karena itu ajaranmu.

        nyatanya ada beberapa kawan muslim yang mengutak atik nomor dan penamaan itu seolah itu sudah dari sononya,….
        kalau Anda mau jujur, penambahan satu titik pun meski berada di posisi tertentu yang bukan kalimat itu sudah penambahan,…

        terserah dia, bukankah Allah juga menantang manusia untuk membuat satu surat saja seumpama Al Quran itu? Dan adakah kitab2 yang di ubah2 itu yang setara dengan AQ? Apa kamu pikir AQ yang diubah itu kami percaya? Atau kamu kira kami tidak tahu? Jangankan kamu ubah kamu lenyapkanpun ayat demi ayatnya kami juga sudah tahu kok. Misal engkau ubah surat Al Fatihah atau engkau lenyapkan. Kamu kira kami tidak tahu bacaan aslinya?

        sekarang saya tanya Injil Barnabas benar apa tidak?
        kalau benar, kenapa tidak dijaga allahmu?, kalau tidak kenapa kamu anggap sebagai benar? ISLAM masalah besar kalau mempercayai Injil Barnabas…

        Sekali lagi yang di jaga oleh Allah adalah Al Quran, Injil Barnabas hanyalah sebuah referensi untuk Alkitabmu, apabila berkesesuaian dengan Al Quran itu artinya saya percaya. Dan di Alkitab sendiri masih ada juga ayat2 yang berkesesuaian dengan Al Quran kok, apabila tidak bertentangan dengan AQ, saya percaya.
        yang dijaga maksudnya oleh Allah itu adalah Al Quran, bukan Zabur, Taurat ataupun Injil, bagaimana sejarahnya Injil Barnabas bisa muncul, engkau sendiri sepertinya lebih mengetahui dari pada saya sendiri. Cerita ini bisa engkau lihat di beberapa web atau blog
        pertanyaan balik ke awal, Injil Barnabas Anda percaya sebagai Injil yang benar apa tidak?
        Surga memang benar anugrah Allah, walapun orang yang masuk di hadapi dengan berbagai proses. Misal: Anda masuk UI adalah anugrah, walaupun anda harus tes dahulu. APAKAH UI ITU UPAH ANDA?
        kalau surga adalah anugerah maka Dogma TIMBANGAN pasti salah….masalahnya adalah Anda membaurkan dua2nya dalam satu iman … bahaya kamu ini

        Apanya yang bahaya? Setiap jiwa orang mukmin memegang prinsip seperti ini. Orang yang di adili memang perlu di timbang antara kebaikannya dan keburukannya. Apabila banyak kebaikannya dia mendapat anugrah Allah. Apabila banyak keburukannya dari pada kebaikannya dia mendapat siksa Allah. Gitu aja repot

      • Itu klaim anda, dan mampukah anda membuktikannya?, Maaf kalau ngomong agama harus ada bukti bung!
        membuktikannya gampang,… jika ada allah yang mengatakan bahwa perkara roh adalah dirahasiakan melainkan sedikit maka itu sama dengan bahwa allah itu telah mengajari kita untuk tidak berbicara/berdoa dengan TUHAN…. Jika ada agama yang mengatakan damai, tetapi cara berdialognya tidak lebih dari hanya omong kosong (contohnya mengatakan Tarsus adalah Turki lama), maka agama itu pasti tidak ada ROH KEBENARAN…
        hahahah…saya minta bukti, lain pula yang engkau katakan, Tarsus mau dari Turki kek mau dari Indoneisa kek, apa peduliku. Roh kebenaran yang engkau maksud mau dari mana saja, terserahmulah, apa peduliku. Mau roh gentayangan, mau roh demit apa peduliku, yang aku minta darimu adalah bukti, bukan omong kosong melompong

        Jika Anda meminta bukti, maka mana bukti Muhammad naik ke langit?
        Ini buktinya, Kaum Muslimin Sholat sebanyak 5x sehari semalam. Ibadah sholat ini di ambil langsung oleh Nabi ke Sidratul Muntaha

        yang sedang saya tanya kepada Anda adalah… jika Muhammad Anda sebut sebagau penghulu dari semua Nabi, dengan alasan karena beliau yang terakhir, maka saya bertanya kepada Anda,… Muhammad menerima wahyu dari Malaikat, sementara Nabi yang lain langsung dari TUHAN,… so menurut Anda Nabi yang mana yang lebih tinggi derajatnya?….objektiflah seperti yang ANda klaim, jujurlah seperti yang Anda klaim,… beranilah seperti yang Anda klaim…
        Nabi mana yang menerimah wahyu secara langsung di langit seperti yang terjadi pada diri Nabi Muhammad SAW?, Kamu ini hanya banyak omong kosong!

        saya tanya kepada Anda, apakah kakek Muhammad telah muslim sebelum Muhammad menjadi Nabi?….tolong dijawab

        Kakek yang mana, Ibrahim dan Ismail juga kakeknya. ?!

        ngelesssss

        bukti kamu tidak mampu menjawab apa yang saya tanyakan dan saya counterkan

        Apakah Yahudi sebuah agama? Tentu saja saya protes dengan apa yang anda percayai, sebab hal itu sangat berlawanan dengan realita sesungguhnya. Al Quran itu di turunkan untuk menjelaskan segala sesuatu

        Yahudi bisa disebut agama, jika melihat praktek kehidupan spiritualna….Yahudi bisa juga disebut bangsa,jika dilihat dari historis asal muasal

        Hahahaha…orang yahudi sendiri tidak perna mengklaim apa yang anda klaim

        tidak semua orang YAHUDI percaya kepada TUHAN, tetapi semua orang YAHUDI jika tahu sejarah akan mengaminkan bahwa ISHAKLAH yang dikurbankan,…. jadi itu objective,…

        pendapat seperti itu sah2 saja, sebab Ishak adalah nenek moyangnya. Sementara aku tidak ada sangkut pautnya dengan Ismail, akan tetapi aku tetap mengimani apa yang ada di AQ
        Apakah pernyataan saya menggunakan kata orang jamak? Kamu tahu siapa maksud saya dengan kata orang di sanah? Apa kamu pikir Muhammad pernah sekolah? Apa kamu pikir Muhammad itu konglomerat? Sebelum berkoment sebaiknya pergunakan nalar bahasa yang baik agar anda tidak terjebak terus, Ok?!

        maksud Anda Muhammad cerdas, karena meskipun tidak mengecap sekolah tetapi beliau diberi AQ….
        Anda di dalam bahaya kalau begini kawan,…semua orang tua ingin anaknya sekolah dengan alasan biar pintar…. apakah ada orang tua yang ingin anaknya seperti nabi Anda, yaitu tidak usah sekolah supaya tidak bisa baca tulis tetapi akan menjadi cerdas karena bisa menghafal dan menerima AQ?…

        Benar, Nabi kalau tolol mana ada orang yang mau mengikutinya. Nabi Muhammad SAW itu cerdas sebab yang mendidiknya adalah Tuhan yang menciptakan dirimu dari air yang terpancar. Semua orang tua memang ingin anaknya cerdas dengan cara sekolah, pertanyaannya adalah apakah anak2 itu nabi?

        itu artinya AQ itu tidak jelas, tidak terang, masih butuh penjelasan….
        Tidak jelas kalau itu menurut kamu, yang hatimu tidak mau membuka sedikit saja tentang cahaya Ilahi ini. Kalau di cermati secara mendalam, Al Quran memang banyak menyebut para Nabi dan Rasul. Ada 25 Nabi dan Rasul yang di singgung di dalam Al Quran. Sebagian besar Al Quran hanya menceritakan Ahklak mulia nabi yang bersangkutan, sebagian tidak di ceritakan kehidupan sosialnya dalam masyarakat. Agar mengetahui cerita nabi yang di singgung di dalam Al Quran itu gunanya Al Hikmah (Hadits).
        Bagaiman mungkin seorang guru ngaji tidak menjelaskan Al Quran kepada muridnya? Seseorang yang belajar Al Quran untuk mengetahui sejarahnya secara mendalam memang harus belajar dan belajar, baik antar kata maupun antar kalimat.
        jika AQ terang dan jelas maka tidak diperlukan kitab lain termasuk Hadits dan lain-lain, kecuali kamu menerima kenyataan bahwa AQ tidak jelas dan butuh penjelasan maka diperlukanlah hadits d.l.l, termasuk footnotes…
        apa yang saya katakan ternyata otak anda tidak mampu menangkap dengan baik. Yang anda katakan itu gunung mau meletus bung. Kalau tanah terasa bergoncang ya wajar sajalah. Tapi yang jelas Gunung itu adalah paku atau pasak untuk bumi. Tingginya gunung menjulang di langit juga sama akarnya terbenam ke dalam bumi. Apabila hutan sebagai penghalang erosi, maka Gunung sebagai penghalang untuk goncangan.

        Bukit Barisan adalah jalur gempa berpotensi Vulkanik di beberapa tempat,.. Bukit barisan berada di jalur sumatera, Bukit barisan itu tidak pernah meletus bung Filar,….tetapi jelas gunung2 itu adalah sumber utama gempa….
        rendahkan hati kalau berbicara, itu lebih menguntungkan…
        kalau ANda rendah hati berarti Anda bisa membenarkan bahwa AQ itu salah dalam hal ini…. tetapi teruslah sombong maka AQ akan terus benar….

        Apakah bukit sama dengan gunung? Kamu yang buta atau saya yang begok
        catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…
        jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…
        kalau mau konsekwen Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki, yakni Al Quran dengan huruf Arab tok. Al Quran dengan catatan kaki di berikan oleh penerjemah dengan maksud untuk menjelaskan kepada manusia yang lainnya tentang maksud kata yang sulit dan latarbelakang dari turunnya ayat tersebut, dengan menggunakan ahli2 tafsir terkemuka, agar kaum muslimin yang lain mengetahui sejarah dari turunnya ayat2 tersebut. Hal ini di sebabkan latar belakang manusia tidak sama, padahal semua dari mereka ingin mengetahuinya.
        sumber manuscript tertua dari AQ saya kira jumlahnya ada sekitar 4 buah, nyatanya dari sumber2 itu sepertinya sudah dari sononya ada footnotesnya….dan lebih parah lagi AQ yang pertama ditulis sampai sekarang nyatanya sudah tidak ada lagi…

        Al Quran yang asli itu di tulis oleh para sahabat nabi, di kulit binatang, di tulang, di pelapah kurma dll. Kalau itu yang engkau maksud, sampai kapanpun engkau tidak akan menemukannya lagi. Akan tetapi apa yang di tulis kulit binatang, pelepah kurma dan di tulang sama ayat2nya dengan apa yang saya baca di rumah saya. Itu artinya sama aslinya. Kalau kamu tidak percaya selidiki terus Al Quran itu, mudah-2 engkau menemui buktinya
        semakin jelas bahwa al quran yang dikatakan asli itu tidak jelas, tidak terang, sehingga perlu penjelasan dari penerjemah, dari penulis ulang d.l.l…
        baik…analogi anda ini akan buyar apa bila saya ambil contoh; anak anda yang baru masuk tk, apa dia mengenal guru tknya sebelumnya? Apakah anak anda mengenal dengan teman2nya sebelumnya? Apakah anak anda sebelumya tahu jalan ke tknya? Bukankah guru dan teman2nya serta jalan jelas dan terang? Kalau jelas dan terang untuk apa anda memasukan anak anda ke TK? Apakah pendidikan TK bagi anda berguna?
        analogi Anda saya terima seratus persen, yang menjadi masalah adalah AQ yang sekarang sudah tidak ada yang tidak ada footnotesnya….

        hahaha…Di Arab sono orang membaca Al Quran tidak perlu terjemahan bung…Yang perlu terjemahan orang2 seperti kamu, yang kagak ngerti bahasa arab. Bahkan sebagian dari orang2 Indonesia hafal Al Quran, apa kau kira orang2 seperti itu perlu terjemahan?
        Bagi mereka yang mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan akurat dan mengetahui dengan jelas sejarah turunnya Al Quran dan penguasaan bahasa arab yang sempurna, catatan kaki tidak berguna bagi mereka.
        klaim lagi ini namanya kawan,…
        nyatanya ada paling tidak 4 al quran berbeda yang telah ada sejak jaman Muhammad sampai masa AQ akan disatukan oleh Utsman bahkan antara cucu nabi dan sahabatnyapun ada yang berbeda,… padahal mereka masih saksi-saksi hidup dari keberadaan Muhammad…
        4 AQ yang anda sebutkan bisakah anda jelaskan? Adakah hubungan 4 AQ yang anda katakan itu adalah catatan kaki? Apakah sama catatan kaki dengan Al Quran itu sendiri?

        kalau Anda percaya cara Utsman menkompilasi/mengumpulkan semua catatan tersisa dari AQ maka Anda akan mengerti….

        Utsman tidak mengkompilasi AQ, yang dia lakukan adalah menyalin AQ yang ada pada Hafsah. dan membakar dialeq AQ selain dari yang ada pada Hafsah yaitu dialeq Quraisy.

        dikisahkan ada pernah catatan AQ yang digigit kambing, kalau itu benar maka harus ada pengganti dari yang digigit kambing itu toh, artinya yang aslinya sudah musnah digigit kambing,… nah itu baru secarik, belum yang lainnya. Ingat bahasa Arab tidak tunggal, tetapi ditunggal di dalam AQ dari lafas Quraisy…. sehingga kalau ada perkataan yang sedikti berbeda akan diterangkan dalam ukuran Quraisy… dan keterangan itu adalah footnotes… kenapa butuh footnotes, tak lain tak bukan karena pada masa itu tidak semua orang Arab mengerti lafas quraisy…
        Ketika terjadi perang Armenia dan Azarbaijan dengan penduduk Iraq, di antara orang yang ikut dalam peperangan itu adalah Hudzaifah bin Al Yaman, ia banyak melihat perbedaan dalam cara membaca Al Quran. Sebagaian bacaan itu bercampur dengan kesalahan tapi masing2 pihak mempertahankan dan berpegang teguh dengan bacaannya serta menantang orang setiap orang yang menyalahi bacaannya dan bahkan saling mengkafirkan sebagian dari yang lain.
        Melihat kenyataan ini Hudzaifah segera menghadap Utsman dan melaporkan apa yang di lihatnya. Mendengar laporan ini Utsman mengambil sikap tegas, yaitu mengumpulkan para sahabat termasuk Zaid bin Tsabit Al Ansari seorang yang pernah membacakan Al Quran untuk terakhir kalinya di hadapan Nabi. Sebelum nabi wafat.
        Utsman mengatakan kepada Hudzaifah bahwa apa yang di lihat Hudzaifah akan terjadi pula dengan berbagai generasi, apa lagi tempat mereka berada jauh dari tempat turunnya Al Quran. Maka Utsman mengirim seorang utusan ke rumah Hafsah untuk meminjam Mushaf Abu Bakar. Perlu anda ketahui tokoh di balik pengumpulan Al Quran ini adalah Umar Al Khattab Al Faruq ra. Atas ide beliaulah Al Quran itu terkumpul berkat Rahmat Allah.
        Latar belakang dari ide Umar ini adalah ketika perang Yamamah pecah di zaman pemerintahan Abu Bakar ra. pada tahun 12H. yang melibatkan sejumlah para sahabat yang hafal Al Quran. Dan dalam peperangan ini 70 para sahabat meninggal dunia. Melihat kenyataan ini Umar sangat khawatir dan menghadap Abu Bakar ra, dan mengajukan usulan dan pembukuan Al Quran. Akan tetapi Abu Bakar keberatan atas usulan Umar ini.
        Tetapi Umar tetap membujuk Abu Bakar, sehinggan Allah membukakan pintu hatinya. Dan pada akhirnya usulan Umar itu di terimah dengan baik oleh Abu Bakar. Kemudian Abu Bakar memerintahkan Zaid bin Tsabit Al Ansari untuk mengumpulkan Al Quran, mengingat kedudukannya dalam Qiraat, penulisan, pemahaman dan kecerdasan beliau tidak di ragukan lagi.
        Setelah di bujuk oleh Abu Bakar dan Umar akhirnya Zaid menerima usulan tersebut setelah Allah membukakan kelapangan dada di hatinya. Sebelumnya Zaid pernah berkata kepada kedua orang ini dengan ucapannya yang sangat terkenal, semoga Allah meninggikan kedudukannya di Akhirat, Amin: “Demi Allah sekiranya mereka meminta padaku untuk memindahkan gunung maka tidak akan berat bagiku, dari pada perintah untuk mengumpulkan Al Quran”.
        Setelah Al Quran itu terkumpul dengan tingkat ketelitian tinggi dan cermat, maka Mushaf tersebut di simpan oleh Abu Bakar. Setelah Abu bakar meninggal Mushaf ini di simpan oleh Umar dan ketika Umar wafat maka putrinya yang menyimpan Mushaf ini yaitu Hafsah.
        Itulah sebabnya Utsman mengutus seseorang ke rumah Hafsah untuk meminjam Mushaf Abu Bakar untuk di salin sebayak 7 eksemplar dan di kirim kenegeri2. Sedangkan Mushaf yang asli di kembalikan ke Hafsah.
        Di dalam sebuah forum Utsman memanggil Zaid bin Tsabit Al Ansari, Abdulah bin Zubair, Said bin As dan Abdurahman bin Haris bin Hisyam. Orang2 ini di perintah oleh Utsman untuk menyalin Al Quran yang mereka datangi dari rumah Umar yang di simpan oleh Hafsah. Setelah mereka selesai menyalin Mushaf itu maka Utsman memerintahkan kepada mereka agar mengirimnya ke enam tempat dan satu di Madinah. Dan Utsman memerintahkan kepada mereka untuk membakar dialeg Al Quran selain dari yang baru saja mereka salin.
        Ada tujuh buah Qiraat di dalam penulisan Al Quran ini pada masa itu, antara qiraat yang satu dengan qiraat yang lain berbeda, baik di dalam pengucapan dan penulisan. Qiraat yang tersebar itu mempunyai guru2 agama tersendiri tersendiri, sedangkan yang di ajarkan oleh guru2 qiraat adalah anak2, anak2 akan tumbuh menjadi dewasa, apa bila bertemu antara satu orang dengan orang yang lain maka tentu satu qiraat berbeda dengan satu qiraat yang lain, tidak saja pertengkaran yang akan timbul, perang bisa pecah jadinya. Akibat memiliki cara pandang seperti inilah Utsman memerintahkan untuk membakar qiraat-qiraat yang lain selain dari qiraat yang baru saja mereka salin. Dan qiraat yang mereka salin tersebut adalah qiraat dengan bahasa Quraisy.
        Jadi tujuan Utsman membakar qiraat yang lain adalah untuk menyatukan umat dalam satu QIRAAT. Yaitu Qiraat yang di kumpulkan oleh Zaid bin Tsabit Al Ansari pada masa pemerintahan Abu Bakar. Nah Mushaf Abu Bakar inilah yang sebenarnya yang di baca oleh penduduk dunia saat ini yang beragama islam. APAKAH ANDA SEKARANG SUDAH PAHAM?

        bagaimanapun catatan kaki itu akan terus ada dan akan terus digukanan atau mungkin akan terus ditambah, seiring perkembangan jaman, ingat satu suku yang dikatakan keturunan Israel yang menggoda Israel membuat Lembu Emas, sampai sekarang itu tidak jelas, suku itu tidak pernah ada, suatu saat ada perkembangan maka akan diupdate catatan kakinya, atau karena Anda seorang yang beriman kepada AQ, coba Anda jelaskan dimana dan bagaimana suku itu ada? asal usulnya?
        di karenakan kecenderungan anda ingin mengetahui sedikit demi sedikit tentang Al Quran itu, mudah2 di kemudian hari engkau mau membaca Al Quran itu ayat demi ayat. Di dalam Islam di kenal dengan istilah Anak Sapi Emas, dan di Taurat di kenal dengan Lembu Emas. Masa kejadian dan peristiwanya sama, yaitu di zaman Nabi Musa As. Di Taurat di jelaskan bahwa yang membuat anak sapi emas dalah Nabi Harun saudara Nabi Musa sendiri. Al Quran menegaskan bahwa yang punya kerjaan adalah Samiri. Apa suku Samiri ini tidak begitu banyak orang yang tahu, juga Al Quran juga tidak menyinggungnya. Apabila kita mencari beberapa buku tentang kisah Nabi Musa, maka akan ada beberapa penjelasan dari penulis bahwa Samiri berasal dari suku Assamirah, yaitu sebuah suku yang terdapat di Bani Israil. Dari mana suku ini berasal sejarah islam memang tidak pernah atau ada yang mengcovernya. Sedikit sekali informasi yang saya ketahui tentang keberadan suku ini. Di pihak lain Yahudi tidak pernah mengakui keberadaan suku ini.
        Namun yang jelas Islam tidak menitik beratkan kepada apa yang terjadi dengan suku2 di Bani Israil. Islam selalu mengedepankan ajaran para nabi dan rasul. Yang dengan kisah itu menjadi contoh suri tauladan pada generasi islam selanjutnya, bahwa seluruh nabi dan rasul mengajarkan tauhid.

        kalau sesuatu kita ketahui salah, kita tidak usah memperpanjang pendalaman akan hal itu…. bagi saya TUHAN adalah KEBENARAN, jadi ngapain cari allah lain….

        apanya yang salah?Apakah kamu mampu membuktikan alkitabmu itu adalah kebenaran? Hahahahah. Engkau mengatakan kepadaku mencari Tuhan selain Kebenaran. Hahahah Perlu engkau ketahui seluruh orang Islam itu bertuhankan Allah bukan ‘Kebenaran’ seperti ajaranmu itu. Bertuhanlah engkau kepada Kebenaran itu…apa peduliku. Mau bertuhankan Roh Kudus, Roh Kebenaran, Yesus, Roh Demit, Roh Gentayangan apa peduliku. Mau bertuhankan pada hantu belau apa peduliku. Mau bertuhankan pada Roh Orang Mati apa peduliku. Terserah kamu karena itu ajaranmu.

        nyatanya ada beberapa kawan muslim yang mengutak atik nomor dan penamaan itu seolah itu sudah dari sononya,….
        kalau Anda mau jujur, penambahan satu titik pun meski berada di posisi tertentu yang bukan kalimat itu sudah penambahan,…

        terserah dia, bukankah Allah juga menantang manusia untuk membuat satu surat saja seumpama Al Quran itu? Dan adakah kitab2 yang di ubah2 itu yang setara dengan AQ? Apa kamu pikir AQ yang diubah itu kami percaya? Atau kamu kira kami tidak tahu? Jangankan kamu ubah kamu lenyapkanpun ayat demi ayatnya kami juga sudah tahu kok. Misal engkau ubah surat Al Fatihah atau engkau lenyapkan. Kamu kira kami tidak tahu bacaan aslinya?

        sekarang saya tanya Injil Barnabas benar apa tidak?
        kalau benar, kenapa tidak dijaga allahmu?, kalau tidak kenapa kamu anggap sebagai benar? ISLAM masalah besar kalau mempercayai Injil Barnabas…

        Sekali lagi yang di jaga oleh Allah adalah Al Quran, Injil Barnabas hanyalah sebuah referensi untuk Alkitabmu, apabila berkesesuaian dengan Al Quran itu artinya saya percaya. Dan di Alkitab sendiri masih ada juga ayat2 yang berkesesuaian dengan Al Quran kok, apabila tidak bertentangan dengan AQ, saya percaya.
        yang dijaga maksudnya oleh Allah itu adalah Al Quran, bukan Zabur, Taurat ataupun Injil, bagaimana sejarahnya Injil Barnabas bisa muncul, engkau sendiri sepertinya lebih mengetahui dari pada saya sendiri. Cerita ini bisa engkau lihat di beberapa web atau blog
        pertanyaan balik ke awal, Injil Barnabas Anda percaya sebagai Injil yang benar apa tidak?
        Surga memang benar anugrah Allah, walapun orang yang masuk di hadapi dengan berbagai proses. Misal: Anda masuk UI adalah anugrah, walaupun anda harus tes dahulu. APAKAH UI ITU UPAH ANDA?
        kalau surga adalah anugerah maka Dogma TIMBANGAN pasti salah….masalahnya adalah Anda membaurkan dua2nya dalam satu iman … bahaya kamu ini

        Apanya yang bahaya? Setiap jiwa orang mukmin memegang prinsip seperti ini. Orang yang di adili memang perlu di timbang antara kebaikannya dan keburukannya. Apabila banyak kebaikannya dia mendapat anugrah Allah. Apabila banyak keburukannya dari pada kebaikannya dia mendapat siksa Allah. Gitu aja repot

      • @Filar

        Itu klaim anda, dan mampukah anda membuktikannya?, Maaf kalau ngomong agama harus ada bukti bung!
        membuktikannya gampang,… jika ada allah yang mengatakan bahwa perkara roh adalah dirahasiakan melainkan sedikit maka itu sama dengan bahwa allah itu telah mengajari kita untuk tidak berbicara/berdoa dengan TUHAN…. Jika ada agama yang mengatakan damai, tetapi cara berdialognya tidak lebih dari hanya omong kosong (contohnya mengatakan Tarsus adalah Turki lama), maka agama itu pasti tidak ada ROH KEBENARAN…

        hahahah…saya minta bukti, lain pula yang engkau katakan, Tarsus mau dari Turki kek mau dari Indoneisa kek, apa peduliku. Roh kebenaran yang engkau maksud mau dari mana saja, terserahmulah, apa peduliku. Mau roh gentayangan, mau roh demit apa peduliku, yang aku minta darimu adalah bukti, bukan omong kosong melompong

        Jika Anda meminta bukti, maka mana bukti Muhammad naik ke langit?

        Ini buktinya, Kaum Muslimin Sholat sebanyak 5x sehari semalam. Ibadah sholat ini di ambil langsung oleh Nabi ke Sidratul Muntaha
        kalau Anda merasa itu cukup sebagai bukti, ya sudah hiduplah oleh buktimu itu,…tetapi Anda tidak perlu menggurui siapapun yang tidak puas dengan bukti seperti itu…

        yang sedang saya tanya kepada Anda adalah… jika Muhammad Anda sebut sebagau penghulu dari semua Nabi, dengan alasan karena beliau yang terakhir, maka saya bertanya kepada Anda,… Muhammad menerima wahyu dari Malaikat, sementara Nabi yang lain langsung dari TUHAN,… so menurut Anda Nabi yang mana yang lebih tinggi derajatnya?….objektiflah seperti yang ANda klaim, jujurlah seperti yang Anda klaim,… beranilah seperti yang Anda klaim…
        Nabi mana yang menerimah wahyu secara langsung di langit seperti yang terjadi pada diri Nabi Muhammad SAW?, Kamu ini hanya banyak omong kosong!
        mau dia terima dimanapun itu, yang pasti beliau menerima dari Malaikat yang disebut Jibril, bukan langsung dari allahnya,.. jadi dalam hal ini beliau tinggal kelas…

        saya tanya kepada Anda, apakah kakek Muhammad telah muslim sebelum Muhammad menjadi Nabi?….tolong dijawab

        Kakek yang mana, Ibrahim dan Ismail juga kakeknya. ?!
        ayanya si Abdullah

        ngelesssss

        bukti kamu tidak mampu menjawab apa yang saya tanyakan dan saya counterkan
        sy tidak bisa meyakinkan seseorang yang sudah mengatakan Tarsus adalah Turki Kuno… ada sesuatu di dalam diri Anda yang selalu ingin benar dan tidak mau menerima kesalahan….

        Apakah Yahudi sebuah agama? Tentu saja saya protes dengan apa yang anda percayai, sebab hal itu sangat berlawanan dengan realita sesungguhnya. Al Quran itu di turunkan untuk menjelaskan segala sesuatu

        Yahudi bisa disebut agama, jika melihat praktek kehidupan spiritualna….Yahudi bisa juga disebut bangsa,jika dilihat dari historis asal muasal

        Hahahaha…orang yahudi sendiri tidak perna mengklaim apa yang anda klaim
        maksud Anda apa?

        tidak semua orang YAHUDI percaya kepada TUHAN, tetapi semua orang YAHUDI jika tahu sejarah akan mengaminkan bahwa ISHAKLAH yang dikurbankan,…. jadi itu objective,…

        pendapat seperti itu sah2 saja, sebab Ishak adalah nenek moyangnya. Sementara aku tidak ada sangkut pautnya dengan Ismail, akan tetapi aku tetap mengimani apa yang ada di AQ
        Apakah pernyataan saya menggunakan kata orang jamak? Kamu tahu siapa maksud saya dengan kata orang di sanah? Apa kamu pikir Muhammad pernah sekolah? Apa kamu pikir Muhammad itu konglomerat? Sebelum berkoment sebaiknya pergunakan nalar bahasa yang baik agar anda tidak terjebak terus, Ok?!
        AQ sendiri tidak mencatat Ismael apa Ishak,… jd kalau basis Anda AQ maka tidak usah Anda membela mati2an dengan mengatakan Ismael yang dikurbabkan…

        maksud Anda Muhammad cerdas, karena meskipun tidak mengecap sekolah tetapi beliau diberi AQ….
        Anda di dalam bahaya kalau begini kawan,…semua orang tua ingin anaknya sekolah dengan alasan biar pintar…. apakah ada orang tua yang ingin anaknya seperti nabi Anda, yaitu tidak usah sekolah supaya tidak bisa baca tulis tetapi akan menjadi cerdas karena bisa menghafal dan menerima AQ?…

        Benar, Nabi kalau tolol mana ada orang yang mau mengikutinya. Nabi Muhammad SAW itu cerdas sebab yang mendidiknya adalah Tuhan yang menciptakan dirimu dari air yang terpancar. Semua orang tua memang ingin anaknya cerdas dengan cara sekolah, pertanyaannya adalah apakah anak2 itu nabi?
        Nabi diikuti karena mengatakan yang Benar, bukan karena kecerdasannya…, nabi juga harus bisa baca tulis karena sudah ada Wahyu2 sebelumnya yang dituliskan, jadi harus bica baca itu….
        tetapi maksud saya di sini adalah… jika masa sekarang dan masa2 yang dahulu orang mengharapkan anak2nya sekolah supaya pintar maka ada apa dengan orangtuanya Muhammad sampai2 mereka tidak menyekolahkan anaknya,…

        itu artinya AQ itu tidak jelas, tidak terang, masih butuh penjelasan….
        Tidak jelas kalau itu menurut kamu, yang hatimu tidak mau membuka sedikit saja tentang cahaya Ilahi ini. Kalau di cermati secara mendalam, Al Quran memang banyak menyebut para Nabi dan Rasul. Ada 25 Nabi dan Rasul yang di singgung di dalam Al Quran. Sebagian besar Al Quran hanya menceritakan Ahklak mulia nabi yang bersangkutan, sebagian tidak di ceritakan kehidupan sosialnya dalam masyarakat. Agar mengetahui cerita nabi yang di singgung di dalam Al Quran itu gunanya Al Hikmah (Hadits).
        Bagaiman mungkin seorang guru ngaji tidak menjelaskan Al Quran kepada muridnya? Seseorang yang belajar Al Quran untuk mengetahui sejarahnya secara mendalam memang harus belajar dan belajar, baik antar kata maupun antar kalimat.
        jika AQ terang dan jelas maka tidak diperlukan kitab lain termasuk Hadits dan lain-lain, kecuali kamu menerima kenyataan bahwa AQ tidak jelas dan butuh penjelasan maka diperlukanlah hadits d.l.l, termasuk footnotes…

        saya tanya, jika Al Hikmah tidak ada, apakah Anda bisa tahu perihal sehari2 dari nabi2 seperti yang Anda sebutkan?
        Hadits menjadi perlu karena berfungsi sebagai “pelengkap” dari AQ,.. dengan demikian dapat diartikan AQ itu tidak lengkap, tidak terang…butuh penjelasan…

        apa yang saya katakan ternyata otak anda tidak mampu menangkap dengan baik. Yang anda katakan itu gunung mau meletus bung. Kalau tanah terasa bergoncang ya wajar sajalah. Tapi yang jelas Gunung itu adalah paku atau pasak untuk bumi. Tingginya gunung menjulang di langit juga sama akarnya terbenam ke dalam bumi. Apabila hutan sebagai penghalang erosi, maka Gunung sebagai penghalang untuk goncangan.

        Bukit Barisan adalah jalur gempa berpotensi Vulkanik di beberapa tempat,.. Bukit barisan berada di jalur sumatera, Bukit barisan itu tidak pernah meletus bung Filar,….tetapi jelas gunung2 itu adalah sumber utama gempa….
        rendahkan hati kalau berbicara, itu lebih menguntungkan…
        kalau ANda rendah hati berarti Anda bisa membenarkan bahwa AQ itu salah dalam hal ini…. tetapi teruslah sombong maka AQ akan terus benar….

        Apakah bukit sama dengan gunung? Kamu yang buta atau saya yang begok
        Perhatikan kata2 saya,…
        Di jalur pegunungan Bukit Barisan, ada beberapa Gunung Vulkanik,…dan di jalur Bukit Barisan itulah terjalin aliran Gempa yang disebut Mediteranian dan sekaligus sebagai jalur Gempa Tektonik,… sehingga dapat dipastikan Gunung itu adalah sumber gempa bukan sebagai “pasak” penyangkal gempa…

        catatan kaki dalam berbagai literatur jelas berguna sebagai penjelas,….baik dari si penulis/penerjemah, untuk memperjelas…
        jadi kalau AQ berisi banyak catatan kaki itu sebagai indikasi AQ itu tidak jelas dan perlu dijelaskan oleh manusia supaya terang, dengan sendirinya klaim bahwa AQ itu jelas/ terang d.l.l mentah,… hanya klaim semata…

        kalau mau konsekwen Al Quran yang bukan terjemahan tidak ada catatan kaki, yakni Al Quran dengan huruf Arab tok. Al Quran dengan catatan kaki di berikan oleh penerjemah dengan maksud untuk menjelaskan kepada manusia yang lainnya tentang maksud kata yang sulit dan latarbelakang dari turunnya ayat tersebut, dengan menggunakan ahli2 tafsir terkemuka, agar kaum muslimin yang lain mengetahui sejarah dari turunnya ayat2 tersebut. Hal ini di sebabkan latar belakang manusia tidak sama, padahal semua dari mereka ingin mengetahuinya.
        semakin bertambah ketidakjelasannya,… kalau perlu penafsir dan biasanya penafsir berbeda-beda tafsirannya, maka dpt dipastikan AQ tidak sejelas yang diimankan saudara…
        atau gini saja supaya sedikit lebih sederhana,.. ketika Anda belajar membaca AQ apakah Anda langsung bisa mengerti maknanya?

        sumber manuscript tertua dari AQ saya kira jumlahnya ada sekitar 4 buah, nyatanya dari sumber2 itu sepertinya sudah dari sononya ada footnotesnya….dan lebih parah lagi AQ yang pertama ditulis sampai sekarang nyatanya sudah tidak ada lagi…

        Al Quran yang asli itu di tulis oleh para sahabat nabi, di kulit binatang, di tulang, di pelapah kurma dll. Kalau itu yang engkau maksud, sampai kapanpun engkau tidak akan menemukannya lagi. Akan tetapi apa yang di tulis kulit binatang, pelepah kurma dan di tulang sama ayat2nya dengan apa yang saya baca di rumah saya. Itu artinya sama aslinya. Kalau kamu tidak percaya selidiki terus Al Quran itu, mudah-2 engkau menemui buktinya
        apa yag dipaksakan oleh Utsman itulah kemungkinan yang Anda miliki sekarang… tetapi nyatanya selain yang ditunggalkan Utsman itu masih ada catatan AQ yang lain ya toh…

        semakin jelas bahwa al quran yang dikatakan asli itu tidak jelas, tidak terang, sehingga perlu penjelasan dari penerjemah, dari penulis ulang d.l.l…
        baik…analogi anda ini akan buyar apa bila saya ambil contoh; anak anda yang baru masuk tk, apa dia mengenal guru tknya sebelumnya? Apakah anak anda mengenal dengan teman2nya sebelumnya? Apakah anak anda sebelumya tahu jalan ke tknya? Bukankah guru dan teman2nya serta jalan jelas dan terang? Kalau jelas dan terang untuk apa anda memasukan anak anda ke TK? Apakah pendidikan TK bagi anda berguna?
        analogi Anda saya terima seratus persen, yang menjadi masalah adalah AQ yang sekarang sudah tidak ada yang tidak ada footnotesnya….

        hahaha…Di Arab sono orang membaca Al Quran tidak perlu terjemahan bung…Yang perlu terjemahan orang2 seperti kamu, yang kagak ngerti bahasa arab. Bahkan sebagian dari orang2 Indonesia hafal Al Quran, apa kau kira orang2 seperti itu perlu terjemahan?
        Bagi mereka yang mengetahui sejarah Nabi Muhammad SAW dengan akurat dan mengetahui dengan jelas sejarah turunnya Al Quran dan penguasaan bahasa arab yang sempurna, catatan kaki tidak berguna bagi mereka.
        klaim lagi ini namanya kawan,…
        nyatanya ada paling tidak 4 al quran berbeda yang telah ada sejak jaman Muhammad sampai masa AQ akan disatukan oleh Utsman bahkan antara cucu nabi dan sahabatnyapun ada yang berbeda,… padahal mereka masih saksi-saksi hidup dari keberadaan Muhammad…

        4 AQ yang anda sebutkan bisakah anda jelaskan? Adakah hubungan 4 AQ yang anda katakan itu adalah catatan kaki? Apakah sama catatan kaki dengan Al Quran itu sendiri?
        saudara Muslim Indonesia selalu disuguhi berita bahwa AQ yang mereka baca asli dan sumbernya selalu sama dan tidak berbeda baik titik komanya dengan sumber yang ada di Arab sana, tetapi kalau mau jujur manuscript AQ tertua sepertinya bukan di
        Arab sana melainkan di Eropa (Turkey), Museum London, d.l.l …

        kalau Anda percaya cara Utsman menkompilasi/mengumpulkan semua catatan tersisa dari AQ maka Anda akan mengerti….

        Utsman tidak mengkompilasi AQ, yang dia lakukan adalah menyalin AQ yang ada pada Hafsah. dan membakar dialeq AQ selain dari yang ada pada Hafsah yaitu dialeq Quraisy.
        dari sumber netral dan terpelajar silahkan Anda baca link dari wikipedia berikut:
        History of the Quran

        dikisahkan ada pernah catatan AQ yang digigit kambing, kalau itu benar maka harus ada pengganti dari yang digigit kambing itu toh, artinya yang aslinya sudah musnah digigit kambing,… nah itu baru secarik, belum yang lainnya. Ingat bahasa Arab tidak tunggal, tetapi ditunggal di dalam AQ dari lafas Quraisy…. sehingga kalau ada perkataan yang sedikti berbeda akan diterangkan dalam ukuran Quraisy… dan keterangan itu adalah footnotes… kenapa butuh footnotes, tak lain tak bukan karena pada masa itu tidak semua orang Arab mengerti lafas quraisy…
        Ketika terjadi perang Armenia dan Azarbaijan dengan penduduk Iraq, di antara orang yang ikut dalam peperangan itu adalah Hudzaifah bin Al Yaman, ia banyak melihat perbedaan dalam cara membaca Al Quran. Sebagaian bacaan itu bercampur dengan kesalahan tapi masing2 pihak mempertahankan dan berpegang teguh dengan bacaannya serta menantang orang setiap orang yang menyalahi bacaannya dan bahkan saling mengkafirkan sebagian dari yang lain.
        Melihat kenyataan ini Hudzaifah segera menghadap Utsman dan melaporkan apa yang di lihatnya. Mendengar laporan ini Utsman mengambil sikap tegas, yaitu mengumpulkan para sahabat termasuk Zaid bin Tsabit Al Ansari seorang yang pernah membacakan Al Quran untuk terakhir kalinya di hadapan Nabi. Sebelum nabi wafat.
        Utsman mengatakan kepada Hudzaifah bahwa apa yang di lihat Hudzaifah akan terjadi pula dengan berbagai generasi, apa lagi tempat mereka berada jauh dari tempat turunnya Al Quran. Maka Utsman mengirim seorang utusan ke rumah Hafsah untuk meminjam Mushaf Abu Bakar. Perlu anda ketahui tokoh di balik pengumpulan Al Quran ini adalah Umar Al Khattab Al Faruq ra. Atas ide beliaulah Al Quran itu terkumpul berkat Rahmat Allah.
        Latar belakang dari ide Umar ini adalah ketika perang Yamamah pecah di zaman pemerintahan Abu Bakar ra. pada tahun 12H. yang melibatkan sejumlah para sahabat yang hafal Al Quran. Dan dalam peperangan ini 70 para sahabat meninggal dunia. Melihat kenyataan ini Umar sangat khawatir dan menghadap Abu Bakar ra, dan mengajukan usulan dan pembukuan Al Quran. Akan tetapi Abu Bakar keberatan atas usulan Umar ini.
        Tetapi Umar tetap membujuk Abu Bakar, sehinggan Allah membukakan pintu hatinya. Dan pada akhirnya usulan Umar itu di terimah dengan baik oleh Abu Bakar. Kemudian Abu Bakar memerintahkan Zaid bin Tsabit Al Ansari untuk mengumpulkan Al Quran, mengingat kedudukannya dalam Qiraat, penulisan, pemahaman dan kecerdasan beliau tidak di ragukan lagi.
        Setelah di bujuk oleh Abu Bakar dan Umar akhirnya Zaid menerima usulan tersebut setelah Allah membukakan kelapangan dada di hatinya. Sebelumnya Zaid pernah berkata kepada kedua orang ini dengan ucapannya yang sangat terkenal, semoga Allah meninggikan kedudukannya di Akhirat, Amin: “Demi Allah sekiranya mereka meminta padaku untuk memindahkan gunung maka tidak akan berat bagiku, dari pada perintah untuk mengumpulkan Al Quran”.
        Setelah Al Quran itu terkumpul dengan tingkat ketelitian tinggi dan cermat, maka Mushaf tersebut di simpan oleh Abu Bakar. Setelah Abu bakar meninggal Mushaf ini di simpan oleh Umar dan ketika Umar wafat maka putrinya yang menyimpan Mushaf ini yaitu Hafsah.
        Itulah sebabnya Utsman mengutus seseorang ke rumah Hafsah untuk meminjam Mushaf Abu Bakar untuk di salin sebayak 7 eksemplar dan di kirim kenegeri2. Sedangkan Mushaf yang asli di kembalikan ke Hafsah.
        Di dalam sebuah forum Utsman memanggil Zaid bin Tsabit Al Ansari, Abdulah bin Zubair, Said bin As dan Abdurahman bin Haris bin Hisyam. Orang2 ini di perintah oleh Utsman untuk menyalin Al Quran yang mereka datangi dari rumah Umar yang di simpan oleh Hafsah. Setelah mereka selesai menyalin Mushaf itu maka Utsman memerintahkan kepada mereka agar mengirimnya ke enam tempat dan satu di Madinah. Dan Utsman memerintahkan kepada mereka untuk membakar dialeg Al Quran selain dari yang baru saja mereka salin.
        Ada tujuh buah Qiraat di dalam penulisan Al Quran ini pada masa itu, antara qiraat yang satu dengan qiraat yang lain berbeda, baik di dalam pengucapan dan penulisan. Qiraat yang tersebar itu mempunyai guru2 agama tersendiri tersendiri, sedangkan yang di ajarkan oleh guru2 qiraat adalah anak2, anak2 akan tumbuh menjadi dewasa, apa bila bertemu antara satu orang dengan orang yang lain maka tentu satu qiraat berbeda dengan satu qiraat yang lain, tidak saja pertengkaran yang akan timbul, perang bisa pecah jadinya. Akibat memiliki cara pandang seperti inilah Utsman memerintahkan untuk membakar qiraat-qiraat yang lain selain dari qiraat yang baru saja mereka salin. Dan qiraat yang mereka salin tersebut adalah qiraat dengan bahasa Quraisy.
        Jadi tujuan Utsman membakar qiraat yang lain adalah untuk menyatukan umat dalam satu QIRAAT. Yaitu Qiraat yang di kumpulkan oleh Zaid bin Tsabit Al Ansari pada masa pemerintahan Abu Bakar. Nah Mushaf Abu Bakar inilah yang sebenarnya yang di baca oleh penduduk dunia saat ini yang beragama islam. APAKAH ANDA SEKARANG SUDAH PAHAM?
        cerita ini sudah pernah saya baca dan dengar, jadi terimakasih kalau sudah Anda ulang lagi….Manuscript tertua yang diklaim sebagai peninggalan Utsman ternyata adalah bertuliskan Aksara Kufic, dan kita tahu Kufic bukanlah Quraisy, bagaimana menurut Anda akan hal ini?

        bagaimanapun catatan kaki itu akan terus ada dan akan terus digukanan atau mungkin akan terus ditambah, seiring perkembangan jaman, ingat satu suku yang dikatakan keturunan Israel yang menggoda Israel membuat Lembu Emas, sampai sekarang itu tidak jelas, suku itu tidak pernah ada, suatu saat ada perkembangan maka akan diupdate catatan kakinya, atau karena Anda seorang yang beriman kepada AQ, coba Anda jelaskan dimana dan bagaimana suku itu ada? asal usulnya?
        di karenakan kecenderungan anda ingin mengetahui sedikit demi sedikit tentang Al Quran itu, mudah2 di kemudian hari engkau mau membaca Al Quran itu ayat demi ayat. Di dalam Islam di kenal dengan istilah Anak Sapi Emas, dan di Taurat di kenal dengan Lembu Emas. Masa kejadian dan peristiwanya sama, yaitu di zaman Nabi Musa As. Di Taurat di jelaskan bahwa yang membuat anak sapi emas dalah Nabi Harun saudara Nabi Musa sendiri. Al Quran menegaskan bahwa yang punya kerjaan adalah Samiri. Apa suku Samiri ini tidak begitu banyak orang yang tahu, juga Al Quran juga tidak menyinggungnya. Apabila kita mencari beberapa buku tentang kisah Nabi Musa, maka akan ada beberapa penjelasan dari penulis bahwa Samiri berasal dari suku Assamirah, yaitu sebuah suku yang terdapat di Bani Israil. Dari mana suku ini berasal sejarah islam memang tidak pernah atau ada yang mengcovernya. Sedikit sekali informasi yang saya ketahui tentang keberadan suku ini. Di pihak lain Yahudi tidak pernah mengakui keberadaan suku ini.
        Namun yang jelas Islam tidak menitik beratkan kepada apa yang terjadi dengan suku2 di Bani Israil. Islam selalu mengedepankan ajaran para nabi dan rasul. Yang dengan kisah itu menjadi contoh suri tauladan pada generasi islam selanjutnya, bahwa seluruh nabi dan rasul mengajarkan tauhid.
        persoalannya menjadi sangat kompleks, karena tidak ada satupun orang yang mengerti siapa itu Samiri, konsekuensinya adalah AQ itu tidak jelas…
        masalah kedua adalah bangsa Israel sendiri yang bisa mencatat silsilah nenek moyangnya sampai ke Adam tidak bisa menemukan Samiri, masak allah Anda tiba2 menuliskan Samiri dan pembuat footnotes AQ mengatakan Samiri adalah berasal dari keturunan Israel… masalah besar itu kawan…

        jadi usulan membaca AQ ayat perayat itu bukan usulan yang baru…
        usulan saya kepada Anda adalah milikilah hati yang rendah… itu lebih menguntungkan…

        kalau sesuatu kita ketahui salah, kita tidak usah memperpanjang pendalaman akan hal itu…. bagi saya TUHAN adalah KEBENARAN, jadi ngapain cari allah lain….

        apanya yang salah?
        sejauh ini saya sudah menyebutkan beberapa kesalahan…
        meski itu Anda anggap bukan kesalahan….
        salah satunya adalah Gunung penolak guncangan…,

        Apakah kamu mampu membuktikan alkitabmu itu adalah kebenaran? Hahahahah.
        Kebenaran adalah Milik ALLAH, dan karena ALLAH adalah MAHA dan saya tidak, maka saya tidak bisa membuktikan apa-apa. Tetapi karena saya menghidupi pesan-pesan ALKITAB maka saya tahu ALKITAB benar adanya…ALKITAB berisi KEBENARAN,.. yang lain PALSU…

        Engkau mengatakan kepadaku mencari Tuhan selain Kebenaran. Hahahah Perlu engkau ketahui seluruh orang Islam itu bertuhankan Allah bukan ‘Kebenaran’ seperti ajaranmu itu. Bertuhanlah engkau kepada Kebenaran itu…apa peduliku. Mau bertuhankan Roh Kudus, Roh Kebenaran, Yesus, Roh Demit, Roh Gentayangan apa peduliku. Mau bertuhankan pada hantu belau apa peduliku. Mau bertuhankan pada Roh Orang Mati apa peduliku. Terserah kamu karena itu ajaranmu.

        Karena TUHAN adalah ESA, maka KEBENARAN juga ESA…
        Karena TUHAN ESA maka ada banyak allah lain yang mengklaim keesaanNYA….allah seperti itu sepertinya asalnya dari Iblis…

        nyatanya ada beberapa kawan muslim yang mengutak atik nomor dan penamaan itu seolah itu sudah dari sononya,….
        kalau Anda mau jujur, penambahan satu titik pun meski berada di posisi tertentu yang bukan kalimat itu sudah penambahan,…

        terserah dia, bukankah Allah juga menantang manusia untuk membuat satu surat saja seumpama Al Quran itu? Dan adakah kitab2 yang di ubah2 itu yang setara dengan AQ? Apa kamu pikir AQ yang diubah itu kami percaya? Atau kamu kira kami tidak tahu? Jangankan kamu ubah kamu lenyapkanpun ayat demi ayatnya kami juga sudah tahu kok. Misal engkau ubah surat Al Fatihah atau engkau lenyapkan. Kamu kira kami tidak tahu bacaan aslinya?

        itu tidak lain karena saudara Muslim telah dari sananya disuguhkan tulisan yang sama, tetapi coba musli disuguhkan 4 manuscript tertua, maka mereka akan bingung yang mana yang harus diikuti ya toh….

        sekarang saya tanya Injil Barnabas benar apa tidak?
        kalau benar, kenapa tidak dijaga allahmu?, kalau tidak kenapa kamu anggap sebagai benar? ISLAM masalah besar kalau mempercayai Injil Barnabas…

        Sekali lagi yang di jaga oleh Allah adalah Al Quran, Injil Barnabas hanyalah sebuah referensi untuk Alkitabmu, apabila berkesesuaian dengan Al Quran itu artinya saya percaya. Dan di Alkitab sendiri masih ada juga ayat2 yang berkesesuaian dengan Al Quran kok, apabila tidak bertentangan dengan AQ, saya percaya.
        yang dijaga maksudnya oleh Allah itu adalah Al Quran, bukan Zabur, Taurat ataupun Injil, bagaimana sejarahnya Injil Barnabas bisa muncul, engkau sendiri sepertinya lebih mengetahui dari pada saya sendiri. Cerita ini bisa engkau lihat di beberapa web atau blog
        pertanyaan balik ke awal, Injil Barnabas Anda percaya sebagai Injil yang benar apa tidak?
        Surga memang benar anugrah Allah, walapun orang yang masuk di hadapi dengan berbagai proses. Misal: Anda masuk UI adalah anugrah, walaupun anda harus tes dahulu. APAKAH UI ITU UPAH ANDA?
        pertanyaan saya belum Anda jawab, Injil Barnabas menurut Anda benar atau tidak?

        kalau surga adalah anugerah maka Dogma TIMBANGAN pasti salah….masalahnya adalah Anda membaurkan dua2nya dalam satu iman … bahaya kamu ini

        Apanya yang bahaya? Setiap jiwa orang mukmin memegang prinsip seperti ini. Orang yang di adili memang perlu di timbang antara kebaikannya dan keburukannya. Apabila banyak kebaikannya dia mendapat anugrah Allah. Apabila banyak keburukannya dari pada kebaikannya dia mendapat siksa Allah. Gitu aja repot
        itu bertentangan saudara Filar…
        yang disebut Anugerah itu tidak berdasar TIMBANGAN…
        kacau ente ini….

  40. @Om Parhobass


    Kalau Anda katakan sorga adalah anugerah, berarti Anda orang beriman, tetapi jika ke sorga Anda katakan bagian dari TIMBANGAN, artinya Anda bukan orang beriman kepada TUHAN, tetapi beriman kepada upaya yang dapat Anda lakukan…

    :
    :
    Maaf Om, fanya TIDAK PERNAH MENGATAKAN sbgmn diatas, kalimat itu adalah pernyataan rekaan Om sendiri……. :(

    Yg fanya katakan adalah:

    1. TIMBANGAN sama sekali BUKAN utk mengukur layak tidaknya seseorang masuk Sorga melainkan lebih sbg barometer layak tidaknya seseorang jadi penghuni NERAKA.

    2. namun Allah swt dapat saja mengampuni dosa-dosa manakala kita bertaubat dan bahkan kemudian memasukkan kita kedalam surga-Nya meski sesungguhnya kita tak patut menikmati kemuliaan yg tak ternilai tsb……. itu sebabnya sorga adalah ANUGRAH.

    Justru Om sendiri yg menyatakan :…sebab negasi dari NERAKA atau timbangan ringan ke ARAH neraka tentu negasi dari NERAKA dan negasi dari neraka hanya SURGA namanya…….

    Dgn menyatakan bhw negasi dari neraka hanya SURGA namanya……. secara tidak langsung justru Om tlh mengatakan bhw Surga BUKAN ANUGRAH melainkan hasil dari TIMBANGAN karena masuk tidaknya seseorang ke dalam NERAKA terkait erat dgn TIMBANGAN antara keimanan, amal ibadah dengan kekufuran (ketidak berimanan), dosa dan kesalahan seseorang semasa hidupnya…. ya tokh? (kecuali jika Om yakin bhw orang yg tidak beriman kepada Allah dan banyak dosa juga tetap akan dianugrahi Surga….) :-$

    Kalau kita cermati, manusia juga mengadopsi konsep Anugrah dlm ajaran Islam kedalam kehidupan bernegara melalui apa yg disebut Hak Prerogatif dan privileges Kepala Negara/Pemerintahan yg dlm kapasitasnya berwenang menganugrahkan Grasi, Amnesti, Abolisi, Rehabilitasi, Bintang Kehormatan, Tanda jasa, Mengangkat dlm sesuatu jabatan dll dll…. dan semua anugrah kepala negara tsb jelas bukan upah….

    Seperti halnya anak, setiap manusia MUTLAK HARUS BERUPAYA utk mendapatkan anugrah anak dari Allah swt dgn tingkat upaya yg berbeda-beda. Ada manusia yg hanya dgn sekali coitus sdh dianggap “cukup” dan dianugrahi-Nya anak…..; ada yg tidak cukup dgn sekali coitus dan harus ribuan kali bahkan memakan waktu bertahun2 baru dianugrahi anak; ….ada pula yg barus melalui program bayi tabung (in vitro fertilisation) baru beroleh anak; atau harus puas dgn mengadopsi anak angkat…..; atau bahkan tidak memperoleh seorang anakpun meski segala usaha/ ikhtiar telah ditempuhnya…… Mengapa tidak mendapatkannya? jawabnya sudah pasti karena ANAK adalah ANUGRAH. Anak adalah Hak Prerogative Allah SWT. Tak ada seorang manusiapun yg dpt membuat (menciptakan) anak atau memaksa Tuhan utk memberinya anak. Namun demikian, manusia tetap harus melakukan sesuatu/ikhtiar utk memperolehnya, sekurang2nya ya itu tadi… coitus….!

    Demikianlah dogma yg sangat realistis dan fair dalam Islam…

    Terlepas dari itu, apapun yg Om yakini, pd dasarnya ga jadi masalah buat fanya koq…..

    Salam

    • @Fanya

      jika timbangan adalah barometer untuk menuju Neraka…

      so pertanyaan
      kalau ternyata hasil dari timbangannya tidak ke neraka, kemanakah seterusnya?

      ke sorga apa bukan?

      • @Om Parhobass

        so pertanyaan
        kalau ternyata hasil dari timbangannya tidak ke neraka, kemanakah seterusnya?

        :
        :
        :
        Mereka yg lolos hisab (timbangan) pasti terbebas/selamat dari azab api neraka, kembali ke hadirat Tuhan Sang Maha Pencipta dan hidup di sisi-Nya, yaitu sebaik-baik tempat kembali bagi mahluk-Nya.

        Surga adalah ciptaan Allah utk dianugrahkan bagi mereka yg diridlai Allah menjadi penghuni surga-Nya. Sementara Allah SWT sendiri tetap bersemayam di Arsy-Nya. Demikian yg diajarkan Islam.

        Apa itu Aras/Arsy?…… jangan tanya fanya atau siapapun, karena ttg hal itu hanya Allah saja yg mengetahuinya dan fanya tak berkepentingan pula mengetahuinya.

        salam

      • @fanya

        Mereka yg lolos hisab (timbangan) pasti terbebas/selamat dari azab api neraka, kembali ke hadirat Tuhan Sang Maha Pencipta dan hidup di sisi-Nya, yaitu sebaik-baik tempat kembali bagi mahluk-Nya.

        Surga adalah ciptaan Allah utk dianugrahkan bagi mereka yg diridlai Allah menjadi penghuni surga-Nya. Sementara Allah SWT sendiri tetap bersemayam di Arsy-Nya. Demikian yg diajarkan Islam.

        Apa itu Aras/Arsy?…… jangan tanya fanya atau siapapun, karena ttg hal itu hanya Allah saja yg mengetahuinya dan fanya tak berkepentingan pula mengetahuinya.


        kalau saya simpulkan pernyataan Anda di atas maka saya singkat sbb:
        a.1. selamat dari azab neraka
        a.2. kembali ke hadirat allah Anda
        a.2.1. hidup di sisi allah Anda

        b.1 surga adalah ciptaan
        b.2. surga dianugerahkan bagi mereka yang diridhai

        c.1 Allah Anda bersemayam di arzy
        c.2. Arzy adalah misteri allah Anda bagi saudari (mungkin semua Muslim)

        jawaban atas pertanyaan saya sepertinya ada miss antara statement a.1. dan b di atas….

        a. jika bukan a.1 (neraka) apakah b (surga)
        b. apakah a.2 dan a.2.1 itu disebut surga?

      • @Om Parhobass
        jawaban atas pertanyaan saya sepertinya ada miss antara statement a.1. dan b di atas….

        a. jika bukan a.1 (neraka) apakah b (surga)
        b. apakah a.2 dan a.2.1 itu disebut surga?

        :
        :
        :
        Tidak miss, karena meski kehidupan akhirat adalah sesuatu yg pasti tapi mustahil pengetahuan dan nalar manusia hidup menjangkau keberadaannya, seperti halnya keberadaan nyawa/ruh dalam diri manusia. Kehidupan akhirat hanya bisa diketahui secara pasti setelah manusia meninggalkan dunia fana ini……….

        Surga sudah dpt dipastikan keberadaannya. Tetapi apakah semua manusia yg lolos dari azab neraka semuanya akan berada dlm surga yg sama ? wallahu’alam….. semuanya terpulang kepada kehendak Allah swt.
        Demikianlah yg fanya yakini dlm Islam. Soal Om Parhobass bisa menerima atau tidak dogma tsb sepenuhnya terpulang pd Om sendiri dan ga perlu dipermasalahkan. Faktanya Om Par tidak memeluk agama Islam sehingga sangat tidak relevan jika Om mempermasalahkannya.

        Jika Om Par selalu mempertanyakan logika dogma Islam, fanya jadi tergerak pula utk sekedar bertanya ttg dogma kristiani.

        Kepada fanya berulang kali olrang mengatakan bhw dengan menerima Yesus sbg Tuhan, manusia diselamatkan dari kematian kekal (neraka).
        Pertanyaan fanya, banyak orang yg secara spiritual menerima, meyakini Yesus sbg Tuhan, mengimani trinitas, menginjil dll, tapi fakta sosialnya membuktikan bhw ybs melakukan perbuatan2 negatif, korup, a moral dlsb (katakanlah sosok Pastor2 fedophil, Pendeta James Warren Jones-tokoh sentral Kenisah Rakyat dll). Pertanyaannya:

        1. Apakah mereka tetap diselamatkan Yesus dari mati kekal (neraka)?
        1.a. Jika jawabannya Ya, apakah mereka masuk Surga?
        1.b. Jika masuk surga, apakah mereka berada atau memperoleh surga yg sama dgn surga orang2 suci, santa/santo, nabi/rasul dan sosok2 mulia lainnya?
        1.c. Jika jawabannya Ya diselamatkan dan masuk surga, apakah menurut Om Par hal tsb adil?

        2. Jika jawabannya tidak diselamatkan dan mati kekal, bukankah hal itu jelas kontradiksi dgn dogma bhw dgn menerima Yesus sbg tuhan dan juru selamat melalui baptis sbg wujud penyerahan diri, ia akan diselamatkan dari mati kekal?

        3. Apa mekanisme guna mengetahui/mengukur kemana tokoh penginjil yg menerima Yesus sbg Juru Selamatnya akan menuju setelah kematian dagingnya jika bukan berdasarkan TIMBANGAN thdp iman-ibadah dan amal perbuatan ybs? Suka-suka tuhan kah?

        Terimakasih atas jawaban Om.
        salam

      • @Fanya

        Tidak miss, karena meski kehidupan akhirat adalah sesuatu yg pasti tapi mustahil pengetahuan dan nalar manusia hidup menjangkau keberadaannya, seperti halnya keberadaan nyawa/ruh dalam diri manusia. Kehidupan akhirat hanya bisa diketahui secara pasti setelah manusia meninggalkan dunia fana ini……….

        Surga sudah dpt dipastikan keberadaannya. Tetapi apakah semua manusia yg lolos dari azab neraka semuanya akan berada dlm surga yg sama ? wallahu’alam….. semuanya terpulang kepada kehendak Allah swt.
        Demikianlah yg fanya yakini dlm Islam. Soal Om Parhobass bisa menerima atau tidak dogma tsb sepenuhnya terpulang pd Om sendiri dan ga perlu dipermasalahkan. Faktanya Om Par tidak memeluk agama Islam sehingga sangat tidak relevan jika Om mempermasalahkannya.

        jadi dapat dipastikan bahwa seseorang yang lepas timbangan menuju Neraka belum tentu ke sorga….

        artinya tidak ada kepastian masuk sorga bagi muslim (begitukah maksud Anda?)

        Jika Om Par selalu mempertanyakan logika dogma Islam, fanya jadi tergerak pula utk sekedar bertanya ttg dogma kristiani.

        Kepada fanya berulang kali olrang mengatakan bhw dengan menerima Yesus sbg Tuhan, manusia diselamatkan dari kematian kekal (neraka).
        Pertanyaan fanya, banyak orang yg secara spiritual menerima, meyakini Yesus sbg Tuhan, mengimani trinitas, menginjil dll, tapi fakta sosialnya membuktikan bhw ybs melakukan perbuatan2 negatif, korup, a moral dlsb (katakanlah sosok Pastor2 fedophil, Pendeta James Warren Jones-tokoh sentral Kenisah Rakyat dll). Pertanyaannya:

        1. Apakah mereka tetap diselamatkan Yesus dari mati kekal (neraka)?
        1.a. Jika jawabannya Ya, apakah mereka masuk Surga?
        1.b. Jika masuk surga, apakah mereka berada atau memperoleh surga yg sama dgn surga orang2 suci, santa/santo, nabi/rasul dan sosok2 mulia lainnya?
        1.c. Jika jawabannya Ya diselamatkan dan masuk surga, apakah menurut Om Par hal tsb adil?

        2. Jika jawabannya tidak diselamatkan dan mati kekal, bukankah hal itu jelas kontradiksi dgn dogma bhw dgn menerima Yesus sbg tuhan dan juru selamat melalui baptis sbg wujud penyerahan diri, ia akan diselamatkan dari mati kekal?

        3. Apa mekanisme guna mengetahui/mengukur kemana tokoh penginjil yg menerima Yesus sbg Juru Selamatnya akan menuju setelah kematian dagingnya jika bukan berdasarkan TIMBANGAN thdp iman-ibadah dan amal perbuatan ybs? Suka-suka tuhan kah?

        Terimakasih atas jawaban Om.
        salam

        pertama ada kesahalan orientasi dari cara melihat Anda atas menerima YESUS sebagai TUHAN…

        Injil diberikan ada 4 jenis, dua diantaranya adalah Injil Keselamatan dan Injil Kerajaan ALLAH,…
        yang mengaku percaya kepada YESUS berarti mereka percaya telah diselamatkan dalam darah YESUS, sekaligus percaya bahwa YESUS harus memerintah sebagai Raja pada dirinya sendiri,,,artinya kita memakukan semua keinginan kedagingan kita untuk mati…

        Salah satu keadaan ketika YESUS disebut MESIAS tetapi ditolak ahli agama adalah bahwa YESUS tidak akan mau menyelamatkan ahli agama yang nyata-nyata menolak YESUS sendiri,… mereka mengaku MESIAS akan datang, tetapi ketika MESIAS itu datang mereka menolaknya, jadi yang salah begini masak dimasukkan ke sorga sementara mereka menolak sorga itu sendiri… kira2 begitu

        Nah jika seseorang mengaku Kristen maka, ada hal yang pasti, yaitu ia sudah diselamatkan, dan ia sudah mengaku YESUS adalah raja atas dirinya sendiri….atau tepatnya jika seorang dibaptis dalam Nama Bapa, Anak dan Roh Kudus artinya ia mengaku telah dipilih, diselamatkan dan tunduk kepada TUHAN sebagai Raja atas dirinya sendiri…

        kenyataan yang terjadi adalah… ada orang yang mengaku Kristen tetapi tidak percaya bahwa YESUS adalah Raja atas dirinya sendiri, contohnya telah banyak Anda sebut di atas…jadi kesalahan orientasinya adalah menempatkan perbuatan manusia kepada sesuatu yang telah dilakukan oleh YESUS sendiri… itu tidak tepat…
        Artinya anda menilai masuk sorga itu masih dari upah perbuatan manusia…

        Masuk sorga YES oleh YESUS,…(yang sepaket dengan mengaku YESUS sebagai RAJA)

        kata YESUS berikut:
        “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?
        (Lukas6:46)

        banyak orang mengaku YESUS sebagai TUHAN, tetapi kenyataan mereka tidak menjadikan YESUS sebagai Tuan, sebagai Raja atas dirinya sendiri…banyak mengaku Kristen tetapi masih bisa korupsi,…

        di dalam keadaan itu semoga setiap orang bisa mengingat baptisnya, mengingat materainya, mengingat janji TUHAN…

        seperti nasehat Roh KUdus melalui Paulus:
        Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.
        (Galatia 6:1)

        jadi pelanggaran2 demikian sama saja gambarannya dengan ahli agama versus YESUS di atas, mengaku Kristen alias pengikut Kristus tetapi tidak mengamini Kristus sebagai Tuan atau Raja bagi dirinya… itu sama salah menolak…mengaku Mesias akan datang tetapi ketika Mesias datang ditolak

        jadi sekali lagi Sorga bukan perkara perbuatan manusia secara pribadi tetapi Anugerah dari ALLAH oleh YESUS.

  41. @Om Parhobass

    Surga sudah dpt dipastikan keberadaannya. Tetapi apakah semua manusia yg lolos dari azab neraka semuanya akan berada dlm surga yg sama ? wallahu’alam….. semuanya terpulang kepada kehendak Allah swt.

    jadi dapat dipastikan bahwa seseorang yang lepas timbangan menuju Neraka belum tentu ke sorga….
    artinya tidak ada kepastian masuk sorga bagi muslim (begitukah maksud Anda?)

    fanya heran, mengapa Om Par getol banget “ngarang” atau bahkan cenderung “melintir” pernyataan orang lain sekiranya tidak punya masalah akut dlm memahami dan menyimpulkan kalimat2 sederhana spt diatas.

    Jelas2 fanya katakan: Surga pasti adanya. Tetapi apakah semua manusia yg lolos dari azab neraka semuanya akan berada dlm SURGA YG SAMA ? = Taruh kata parameter utk masuk neraka adalah nilai MINUS, maka fanya tanya: apakah semua orang yg mendapat nilai PLUS akan berada dlm SURGA YG SAMA? Artinya orang yg punya nilai plus 0,0001 (lolos dari azab neraka), apakah juga akan menikmati anugrah surga yg sama dgn mereka yg berhasil mengumpulkan nilai lebih banyak, semisal 10; 1000; sejuta; semilyar dll?

    Islam mengajarkan bhw Allah SWT menciptakan Surga dlm macam-macam tingkatan sbg anugrah bagi siapapun yg diridhoi-Nya mengimbangi derajat keimanan, amal ibadah dan perbuatan masing-masing individu semasa hidupnya. Indah dan adil sekali bukan?

    Selanjutnya fanya bilang “wallahu’alam” (artinya hanya Allah yg mengetahuinya). Mengapa? Karena fanya mengimani bhw Surga adalah ANUGRAH bukan UPAH; artinya: fanya respek dan meyakini bhw penganugrahan Surga adalah sepenuhnya hak prerogatif Allah utk diberikan kepada siapapun yg dikehendaki-Nya.

    Berbeda dengan UPAH. Siapapun jelas bisa menakar dan memastikan apakah akan mendapat atau tidak mendapatkan upah dimaksud. Maka dari itu, jika Om Par bisa memastikan perolehan Surga, berarti Om Par disadari atau tidak telah mengatakan Sorga adalah Upah!

    Jika Om Par selalu mempertanyakan logika dogma Islam, fanya jadi tergerak pula utk sekedar bertanya ttg dogma kristiani.
    Kepada fanya berulang kali olrang mengatakan bhw dengan menerima Yesus sbg Tuhan, manusia diselamatkan dari kematian kekal (neraka).
    Pertanyaan fanya, banyak orang yg secara spiritual menerima, meyakini Yesus sbg Tuhan, mengimani trinitas, menginjil dll, tapi fakta sosialnya membuktikan bhw ybs melakukan perbuatan2 negatif, korup, a moral dlsb (katakanlah sosok Pastor2 fedophil, Pendeta James Warren Jones-tokoh sentral Kenisah Rakyat dll). Pertanyaannya:
    1. Apakah mereka tetap diselamatkan Yesus dari mati kekal (neraka)?
    1.a. Jika jawabannya Ya, apakah mereka masuk Surga?
    1.b. Jika masuk surga, apakah mereka berada atau memperoleh surga yg sama dgn surga orang2 suci, santa/santo, nabi/rasul dan sosok2 mulia lainnya?
    1.c. Jika jawabannya Ya diselamatkan dan masuk surga, apakah menurut Om Par hal tsb adil?
    2. Jika jawabannya tidak diselamatkan dan mati kekal, bukankah hal itu jelas kontradiksi dgn dogma bhw dgn menerima Yesus sbg tuhan dan juru selamat melalui baptis sbg wujud penyerahan diri, ia akan diselamatkan dari mati kekal?
    3. Apa mekanisme guna mengetahui/mengukur kemana tokoh penginjil yg menerima Yesus sbg Juru Selamatnya akan menuju setelah kematian dagingnya jika bukan berdasarkan TIMBANGAN thdp iman-ibadah dan amal perbuatan ybs? Suka-suka tuhan kah?
    Terimakasih atas jawaban Om.
    salam

    pertama ada kesahalan orientasi dari cara melihat Anda atas menerima YESUS sebagai TUHAN…
    Injil diberikan ada 4 jenis, dua diantaranya adalah Injil Keselamatan dan Injil Kerajaan ALLAH,…
    yang mengaku percaya kepada YESUS berarti mereka percaya telah diselamatkan dalam darah YESUS, sekaligus percaya bahwa YESUS harus memerintah sebagai Raja pada dirinya sendiri,,,artinya kita memakukan semua keinginan kedagingan kita untuk mati…
    Salah satu keadaan ketika YESUS disebut MESIAS tetapi ditolak ahli agama adalah bahwa YESUS tidak akan mau menyelamatkan ahli agama yang nyata-nyata menolak YESUS sendiri,… mereka mengaku MESIAS akan datang, tetapi ketika MESIAS itu datang mereka menolaknya, jadi yang salah begini masak dimasukkan ke sorga sementara mereka menolak sorga itu sendiri… kira2 begitu
    Nah jika seseorang mengaku Kristen maka, ada hal yang pasti, yaitu ia sudah diselamatkan, dan ia sudah mengaku YESUS adalah raja atas dirinya sendiri….atau tepatnya jika seorang dibaptis dalam Nama Bapa, Anak dan Roh Kudus artinya ia mengaku telah dipilih, diselamatkan dan tunduk kepada TUHAN sebagai Raja atas dirinya sendiri…
    kenyataan yang terjadi adalah… ada orang yang mengaku Kristen tetapi tidak percaya bahwa YESUS adalah Raja atas dirinya sendiri, contohnya telah banyak Anda sebut di atas…jadi kesalahan orientasinya adalah menempatkan perbuatan manusia kepada sesuatu yang telah dilakukan oleh YESUS sendiri… itu tidak tepat…
    Artinya anda menilai masuk sorga itu masih dari upah perbuatan manusia…
    Masuk sorga YES oleh YESUS,…(yang sepaket dengan mengaku YESUS sebagai RAJA)
    kata YESUS berikut:
    “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?
    (Lukas6:46)
    banyak orang mengaku YESUS sebagai TUHAN, tetapi kenyataan mereka tidak menjadikan YESUS sebagai Tuan, sebagai Raja atas dirinya sendiri…banyak mengaku Kristen tetapi masih bisa korupsi,…


    Om Parhobass tidak menjawab pertanyaan2 fanya….. ga papa…

    Tapi dari penjelasan Om Par diatas dgn kata lain ayat tsb dan juga Om Par menyatakan bhw:
    1. manusia kelak akan DITIMBANG kesesuaian antara ucapan dan perbuatannya……..
    2. untuk diselamatkan Yesus, manusia perlu BERIKHTIAR dengan semaksimal mungkin melaksanakan apa yg diperintahkan Yesus (amal perbuatan yg lurus).
    3. pengakuan thdp Yesus sebagai Tuhan bukan jaminan utk diselamatkan masuk sorga, karena diselamatkan atau tidaknya dari perbuatan dagingnya…….Great!

    di dalam keadaan itu semoga setiap orang bisa mengingat baptisnya, mengingat materainya, mengingat janji TUHAN…
    seperti nasehat Roh KUdus melalui Paulus:
    Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.
    (Galatia 6:1)
    jadi pelanggaran2 demikian sama saja gambarannya dengan ahli agama versus YESUS di atas, mengaku Kristen alias pengikut Kristus tetapi tidak mengamini Kristus sebagai Tuan atau Raja bagi dirinya… itu sama salah menolak…mengaku Mesias akan datang tetapi ketika Mesias datang ditolak
    jadi sekali lagi Sorga bukan perkara perbuatan manusia secara pribadi tetapi Anugerah dari ALLAH oleh YESUS.

    Salam

    • @Fanya

      pertama:
      Anda tentu bisa membedakan antara tanda tanya dan titik bukan..

      perhatikan kalimat saya…

      jadi dapat dipastikan bahwa seseorang yang lepas timbangan menuju Neraka belum tentu ke sorga….
      artinya tidak ada kepastian masuk sorga bagi muslim
      (begitukah maksud Anda?)

      sekarang Anda tinggal menjawab,… benar apa tidak demikian…karena itu sebuah tanda tanya yang membutuhkan ketegasan…

      kedua:
      dari jawaban Anda, Anda tidak bisa memastikan didalam keadaan kemana jika seseorang ternyata hasil timbangannya Tidak ke Neraka,…

      Anda hanya sedang membalikkan arah tujuan percakapan, retorika dialog yang biasa ANda mainkan…

      TIMBANGAN menuji x kali Sorga Anda putar menjadi y kali Neraka…
      kalau ANda perhatikan hasilnya jelas sama saja…
      yaitu Neraka atau Sorga…

      ketiga:
      perhatikan seksama pola dari dialog kita kawan…
      saya katakan negasi dari Neraka itu kemana?
      saya pastikan itu adalah sorga, dan saya belum mengatakan kelas-kelas/tingkatan2 sorga bukan?, kenapa saya pastikan ke sorga? karena “perjuangan” moral agama yang sedang kita bahas hanya dua sisi itu, neraka dan sorga…jadi 0,0000001 sorga tetap saja sorga dan 0,00000001 neraka tetap saja Neraka,…. itu kelas yang harus diuji dari Timbangan bukan?..

      jika bukan MINUS ya PLUS…(seperti kata Anda), jika bukan neraka ya sorga …

      masalah baru justru lahir dari ribetnya dialog ini, bagaimana jika ternyata TIMBANGANNYA IMPAS, alias NOL, kemana orang2 seperti ini?

      keempat:
      Jika sorga adalah anugerah, lalu kenapa ada TIMBANGAN menuju Neraka dan kenapa ada TIMBANGAN menuju kelas/tingkatan sorga?…

      kelima:
      pertanyaan saudari sudah pula saya jawab dengan panjang lebar, masak tidak bisa melihatnya?
      SAYA singkat lagi:

      a. Karena orang memandang masuk sorga adalah sebagai upah, maka orang melihat perbuatan2 yang dilakukan manusia…itu salah, itu orientasi yang tidak baik, sebab perkara masuk sorga SUDAH dikerjakan YESUS.. dan diberikan kepada kita…sorga bahkan bisa kita rasakan sekarang meski masih di dunia, sebab ROH ALLAH dicurahkan bagi mereka yang percaya…

      b. nah menerima Sorga diikuti menerima Raja Sorga itu
      masak mau masuk sebuah rumah tetapi tidak mengakui si pemilik rumah?, itu sederhananya, karena Raja Sorga adalah YESUS maka menerima anugerah YESUS sama dengan mengaku YESUS adalah Raja.. mengaku YESUS Raja berarti berperilaku seperti KRISTUS…Roh ALLAH dicurahkan yang buah-buah ROH antara lain adalah Lemah Lembut, tetapi ternyata orangnya tidak lemah lembut, itu namanya memang belum berbuah lemah lembut, masak orang yang kasar mengaku-ngaku lemah lembut? masak mengaku YESUS menyelamatkan tetapi menolak YESUS? masak mengaku warga sorgawi tetapi kelakuannya duniawi?.. begitu perbandingannya..

      c. ketika kamu mengaku YESUS sebagai TUHAN maka otomatis ada 4 Injil yang diberikan kepada kamu secara bersama-sama, 2 diantaranya adalah INJIL KESALAMATAN (kamu bisa merasakan kepastian sorga meski masih di dunia, memiliki iman akan sorga meski belum kamu lihat) dan INJIL KERAJAAN (bahwa kamu mengaku YESUS adalah RAJA atas tubuh, jiwa dan rohmu)…

      selidiki jawaban singkat saya ini dan bandingkan dengan pertanyaan saudari, sudah terjawab…

      • @Om Parhobass

        keempat:
        Jika sorga adalah anugerah, lalu kenapa ada TIMBANGAN menuju Neraka dan kenapa ada TIMBANGAN menuju kelas/tingkatan sorga?…

        :
        :
        :
        TIMBANGAN adalah mekanisme dan justifikasi dari KEADILAN. Itu sebabnya timbangan dijadikan icon keadilan.
        Tuhan Maha Adil, maka dari itu Tuhan pasti menimbang perbuatan baik dan perbuatan buruk mahluk-Nya baik perbuatan yg tampak maupun yg tersembunyi. Masak gitu aja bingung?

        Orang2 bisa saja memandang si A benar dan soleh dan tak seorangpun yg melihat celanya…… tetapi dimata Allah Yang Maha Mengetahui dan Maha Adil bisa saja ia tampil sbg orang sangat hiprokrit dan Tuhan mengazabnya.

        Tuhan Yang Maha Adil pasti punya dasar dan justifikasi mengapa DIA mengazab seseorang yg dlm pandangan manusia adalah sosok yg sangat baik, lurus dan soleh. Apa dasar dan justifikasi tsb kalau bukan TIMBANGAN iman, amal, ibadah dan perbuatan ybs?

        …sorga bahkan bisa kita rasakan sekarang meski masih di dunia,

        benarkah yg dirasakan tsb sorga? jadi menurut Om Par sorga bukan SUATU TEMPAT di akhirat……? :-/

        Setahu fanya, kenikmatan dan kebahagiaan yg dirasakan dlm hidup ini bukan surga, melainkan hikmah yg tercurah dari khadirat Allah swt (hikmah kebersamaan dgn Allah); Sebagaimana pula yg dirasakan mereka yg lolos dari azab neraka dan kembali ke khadirat Allah….. mereka merasakan hidup yg hidup, nikmat, lapang, bahagia (ecstasy) dsb…. Soal Surga….? itu sih anugrah dan urusan Allah…….

        salam

      • @Fanya

        sekarang ada lagi tambahan dari Anda,
        setelah mengatakan sebagai barometer menuju Neraka, ada lagi sebagai mekanisme dan justifikasi KEADILAN allah Anda…

        jawaban atas pertanyaan dasar saya jadi kabur…

        Penjelasan Anda mengenai keadilan itu bisa segera disetujui,…
        sekarang yang menjadi pertanyaan saya adalah:
        1. Jika ternyata TIMBANGAN itu hasilnya tidak menuju ke NERAKA kemana selanjutnya?
        2. Jika TIMBANGANnya IMPAS apa yang terjadi?

        Sorga;
        Bicara Sorga ada beberapa penjelasan;
        1. SORGA adalah subsitusi dari Nama Tuhan oleh iman Yahudi yang kemudian diikuti oleh Kristen. YHWH tidak ada yang tahu pemvokalannya, dan secara Taurat tidak boleh mengucapkan Nama Tuhan secara sembarangan, sehingga disebutlah ADONAY, HASHEM atau SORGA atau KERAJAAN SORGA untuk mensubsitusi YHWH…
        jadi mendengar kata “Sorga” itu sama dengan menyebut Nama TUHAN, itulah yang sedang diucapkan Yesus di Injil Matius:
        “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”
        (Matius 3:2)

        didapat:
        Kerajaan Sorga=Kerajaan ALLAH
        kenapa disebut dekat? karena MESIAS sudah sedang turun di dalam keadaan manusia, yaitu YESUS, IA akan membawa hadirat Sorga segera setelah kenaikanNYA ke Sorga

        2. Sorga menggambarkan Hadirat TUHAN berada, tidak sebagai tempat yang kita bayangkan, tetapi dilukiskan bagaikan suatu tempat supaya dapat digambarkan/dijelaskan keberadaannya yang benar-benar nyata.

        Nah dari dua pengertian dasar inilah maka Umat ALLAH dapat merasakan sorga meski mereka hidup di dunia yang duniawi ini, karena kita bisa merasakan hadirat TUHAN, kenapa bisa? karena ROH ALLAH dibrikan kepada yang percaya kepada TUHAN…diberikan oleh YESUS di dalam Nama Bapa…sekaligus sebagai dasar iman bahwa suatu saat semua akan merasakan HADIRAT TUHAN Yang Tidak terlihat sekarang itu akan terlihat ketika YESUS datang kedua kali. Nah kita dapat merasakan sorga itu adalah karena SALIB KRISTUS di Golgota, bukan karena perbuatan kita, bukan karena timbangan, dan oleh karena kita dapat merasakannya maka berjuanglah mempertahankannya, sebab itu salah satu bagian dari mengaku YESUS sebagai RAJA SORGA….

        salam

      • @Om Parhobass

        sekarang yang menjadi pertanyaan saya adalah:
        1. Jika ternyata TIMBANGAN itu hasilnya tidak menuju ke NERAKA kemana selanjutnya?

        Sudah berulang kali fanya jawab “ke Khadirat Allah swt”.

        2. Jika TIMBANGANnya IMPAS apa yang terjadi?

        Bicara soal minimnya individual achievement, jangankan hanya sekedar IMPAS, bahkan sampai MINUS sekalipun, bagi MUSLIMIN yg MUKMIN ada fasilitas yg dpt menghindarkan mereka dari azab neraka a.l. safa’at Rasulullah; sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya, serta doa-doa baik yg ia panjatkan semasa hidupnya. Jadi, seluruh umat Islam, termasuk yg MINUS sekalipun, pasti pada akhirnya bakal kembali dan hidup di Khadirat Allah SWT.
        Itu sebabnya bagi umat Islam kematian senantiasa disebut “BERPULANG ke RAKHMAT ALLAH”. Ahamdulillah.

        salam

      • @Fanya

        sekarang yang menjadi pertanyaan saya adalah:
        1. Jika ternyata TIMBANGAN itu hasilnya tidak menuju ke NERAKA kemana selanjutnya?

        Sudah berulang kali fanya jawab “ke Khadirat Allah swt”.

        1. apakah hadirat allah Anda itu disebut surga?
        2. kalau bukan, lalu dimana posisi surga dalam hal TIMBANGAN yang disebut “berat”nya PAHALA?

        2. Jika TIMBANGANnya IMPAS apa yang terjadi?

        Bicara soal minimnya individual achievement, jangankan hanya sekedar IMPAS, bahkan sampai MINUS sekalipun, bagi MUSLIMIN yg MUKMIN ada fasilitas yg dpt menghindarkan mereka dari azab neraka a.l. safa’at Rasulullah; sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya, serta doa-doa baik yg ia panjatkan semasa hidupnya. Jadi, seluruh umat Islam, termasuk yg MINUS sekalipun, pasti pada akhirnya bakal kembali dan hidup di Khadirat Allah SWT.
        Itu sebabnya bagi umat Islam kematian senantiasa disebut “BERPULANG ke RAKHMAT ALLAH”. Ahamdulillah.

        salam
        jadi meski seseorang adalah KORUPTOR (yang pengali menuju nerakanya besar) tetapi jika ia membangun RUMAH IBADAH (yang pahalanya besar), maka ada kemungkinan ia juga akan terhindar dari azab neraka…bisakah disebut demikian?

        tetapi sekarang saya semakin bertanya2,
        1. jika semua “berpulang” kepada allah Anda, dan jika yang di neraka sekalipun bisa dilepaskan dari azab karena doa-doa, dls, lalu buat apa TIMBANGAN itu, toh setelah ditimbang masih bisa menjadi tidak di azab?

        2. Jika seseorang bisa lepas dari azab karena doa2 orang saleh, d.l.l, lalu apakah itu tidak disebut akibat UPAYA orang lain, dan bukan ANUGERAH?

        jadi mana pondasi ANUGERAHnya?

  42. Ralat:

    3. pengakuan thdp Yesus sebagai Tuhan bukan jaminan utk diselamatkan masuk sorga, karena diselamatkan atau tidaknya dari perbuatan dagingnya…….Great!

    seharusnya :

    3. pengakuan thdp Yesus sebagai Tuhan bukan jaminan utk diselamatkan masuk sorga, karena diselamatkan atau tidaknya SESEORANG TERGANTUNG DAN DITENTUKAN dari perbuatan dagingnya…….Great!

    terimakasih

    • @Fanya

      ralat Anda diterima, meski secara kalimat saya mengerti arah tujuannya…
      untuk jawabannya baca bagian kelima di atas

      salam

  43. Salam kenal,,,

    Maap mo nanya,,,
    yang membuat Yesus dianggap Tuhan itu alasannya apa sih ?

    Terima kasih,,,

    • @Samaranji

      Salam kenal juga mas…

      TUHAN mengutuk manusia,
      manusia terkutuk sehingga TUHAN berencana melepas kutuk itu,
      Rencana TUHAN itu dicatat di dalam KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA,
      Rencana itu disebut rencana kedatangan MESIAS,
      Sepanjang Kitab Suci dicatat tentang MESIAS Yang akan datang itu…

      Bakal rencana yang tertulis itu disebut nubuat

      salah satu nubuat itu adalah:

      Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

      Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.
      (Yesaya 9:6-7)

      Jadi YESUS adalah TUHAN bukan karena IA seorang nabi atu seorang manusia yang diangkat atau dibuat menjadi TUHAN, sebab manusia tidak ada yang bisa menjadi TUHAN, tetapi IA adalah TUHAN yang direncanakan/dinubuatkan datang dalam diri MESIAS, dan IA akan dilahirkan oleh seorang perempuan muda/perawan di Betlehem, dinamailah namaNYA YESUS…

      salam dan terimakasih juga

    • Terimakasih tanggapannya, om…

      TUHAN mengutuk manusia,
      manusia terkutuk sehingga TUHAN berencana melepas kutuk itu,
      >>> emang manusia salah apa om, kok dikutuk. Bukankah DIA Maha Pengasih.
      >>> haruskah “rencana” melepas kutuk itu dng cara Tuhan menitis ? adakah cara lain selain “penebusan dosa” sehingga tidak membuat manusia termanja ?
      >>> konsep “penitisan/penjelmaan” hanyalah sikap ke-tidak pede-an kaum agamawan (waktu itu) terhadap serangan argumen kaum atheis yang meminta “wujud” lahiriah Tuhan.
      >>> Alhamdulillah, Islam secara tegas tidak tergoda untuk memvisualkan wujud Allah Subhanahu Wa Ta’ala. IRASIONAL hanyalah ungkapan dari sesuatu yg belum bisa dicapai dng “rasional”. KEKOSONGAN hanyalah ungkapan ketidakberdayaan utk menggambarkan “isi” yg belum pernah terbayangkan. IMPERSONAL hanyalah keterbatasan bahasa manusia utk menggambarkan personal Tuhan yg tak terjangkau akal. Laisa kamitslihi syai’un. DIA tidak sama dengan apapun jua.

      • @Sumaraji

        Terimakasih tanggapannya, om…
        sama-sama

        TUHAN mengutuk manusia,
        manusia terkutuk sehingga TUHAN berencana melepas kutuk itu,

        >>> emang manusia salah apa om, kok dikutuk. Bukankah DIA Maha Pengasih.
        Manusia pertama tidak setia dan berani melawan TUHAN…
        Memang TUHAN Maha Pengasih, tetapi harap diingat TUHAN juga adalah TUHAN YANG ESA dengan TUHAN Yang Maha Adil,…
        contoh:
        Rakyat yang membunuh bisa dipenjara,…
        meski Pemerintah tidak berancana membunuh si pembunuh, tetapi atas kelakuan membunuh ia harus dihukum, dipenjara…itu adil namanya… jadi perkara DOSA bukan perkara melihat MAHA PENGASIH sebagai mutlak, tetapi kalau mengaku TUHAN ESA maka lihat juga ADIL dan KUDUSnya TUHAN. Artinya siapapun yang salah harus dihukum…

        >>> haruskah “rencana” melepas kutuk itu dng cara Tuhan menitis ? adakah cara lain selain “penebusan dosa” sehingga tidak membuat manusia termanja ?
        tidak ada.
        Justru dengan melihat KEKUDUSAN itu maka manusia tidak manja, setiap berdosa lalu dengan mengaku TUHAN MAHA PENGASIH dosanya langsung diampuni, tidak. Apa yang ditabur itu yang dituai,.. jadi kalau Anda berdosa, memang benad dosamu diampuni tetapi akibat dari dosa itu harus Anda rasakan. Sekali lagi karena TUHAN adalah MAHA ESA, IA ADIL, IA KUDUS dan juga IA MAHA KASIH, d.l.l.

        >>> konsep “penitisan/penjelmaan” hanyalah sikap ke-tidak pede-an kaum agamawan (waktu itu) terhadap serangan argumen kaum atheis yang meminta “wujud” lahiriah Tuhan.
        bisa Anda jelaskan sedikit makna statement Anda…
        Jika Anda menyelidiki agama2 kuno maka hampir semua mendambakan tokoh penyelamat, itu sebagai pertanda bagi kita bahwa memang TUHAN pernah menjanjikan Penyelamat…

        >>> Alhamdulillah, Islam secara tegas tidak tergoda untuk memvisualkan wujud Allah Subhanahu Wa Ta’ala. IRASIONAL hanyalah ungkapan dari sesuatu yg belum bisa dicapai dng “rasional”. KEKOSONGAN hanyalah ungkapan ketidakberdayaan utk menggambarkan “isi” yg belum pernah terbayangkan. IMPERSONAL hanyalah keterbatasan bahasa manusia utk menggambarkan personal Tuhan yg tak terjangkau akal. Laisa kamitslihi syai’un. DIA tidak sama dengan apapun jua.
        Anda bisa saja mengimani seperti itu…
        yang menjadi pertanyaan para pemikir sampai sekarang adalah.. Jika TUHAN ternyata tidak pernah “menampakkan” DIRI dalam cara2 tertentu, dan hanya memberi “perintah” melalui “pesuruh2″NYA, apakah DIA benar2 ada?

        nah ALKITAB menjawab bahwa TUHAN benar-benar ADA sebab DIA sering berinteraksi dengan ciptaanNYA…karena sering berinteraksi jadi manusia kelak tidak bisa berdalih…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: