Eloi, Eloi, lama sabachthani?

Januari 20, 2010 pukul 2:04 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran | 6 Komentar
Tag: , , ,

Markus 15:34 menuliskan:
Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

dan

Matius 27:46 menuliskan
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Pertanyaan timbul, yang tepat eloi (mungkin Aramaic) apa eli (mungkin Ibrani)?

Pertama mari membandingkan seruan Yesus ini dengan sebuah Mazmur Raja Daud ratusan tahun sebelum masehi:

אֵלִי אֵלִי לָמָה עֲזַבְתָּנִי :
eli eli lama azavtani
Mazmur 22:2 , [BHS] Biblia Hebraica

Kalau kita lanjut pembacaan ayat di atas, maka kita dapati bahwa orang-orang yang berdiri di dekat salib mengira bahwa Yesus memanggil Eli (Elia, seorang nabi besar di jaman dahulu). Dengan demikian kemungkinan yang paling besar adalah Yesus mengatakan eli eli bukan eloi, eloi.

Lalu kenapa Markus menulis Eloi?
Mari membandingkan dua ayat di atas dengan Alkitab PB berbahasa Ibrani


ובשעה התשיעית ויזעק ישוע בקול גדול אלהי אלהי למה שבקתני ופרושו אלי אלי למה עזבתני׃
…eloi eloi lama s’bakthani… eli eli lama azavtani
Mark 15:34, HNT

dan


וכעת השעה התשיעית ויזעק ישוע בקול גדול אלי אלי למה שבקתני והוא אלי אלי למה עזבתני
…eli eli lama s’bakthani…eli eli lama azavthani
Matthew 27:46, HNT

Jadi kedua-duanya menuliskan formula yang sama yaitu ‘yang artinya
eloi eloi lama s’bakthani …yang artinya… eli eli lama azavthani,
eli eli lama s’bakthani …yang artinya… eli eli lama azavthani.

eloi hanya memiliki makna Allahku, jadi tidak perlu penekanan lagi sesuai formula di atas, tetapi
eli bisa berarti Eli (nama nabi, Elia) atau Allahku, dan karena orang beranggapan Yesus memanggil Elia maka sangat mungkin bahwa Yesus memakai bahasa Ibrani.

Aramaic dan Ibrani memiliki kemiripan di banyak hal. Salah satunya adalah kosakata dan yang terpenting adalah dua bahasa ini dipergunakan juga oleh orang-orang yang ada di daerah yang sama, jadi sangat mungkin terjadi pemakaian kosa kata secara bersamaan, dan saling dimengerti. Contoh, ‘tengarai’ adalah bahasa Jawa, tetapi orang yang tidak mengerti bahasa Jawa juga sudah mengerti artinya karena sudah juga umum dipakai oleh orang yang menggunakan bahasa Indonesia, dan bahkan saking sering dipakai orang bisa saja tidak tahu kalau itu adalah kosa kata dari bahasa Jawa. Contoh ini bisa dilihat di kalimat ayat kutipan di atas, yaitu kata lama dan kalimat konstruksi dari …thani atas sabakthani dan azavthani

Markus menulis konsisten semua di dalam Aramaic, sementara Matius tidak, atau mungkin diucapkan bersamaan, atau mungkin adanya keterbatasan transliterasi huruf “H” oleh huruf Yunani dari huruf “H” Ibrani.
Artinya baik Markus dan Matius tidak mempermasalahkan antara ucapan mana yang paling tepat yang diucapkan Yesus, melainkan apa makna ucapan itu sendiri, sebab ke dua ayat itu menjelaskan makna yang sama yaitu: eli eli lama azavthaniallahku allahku mengapa engkau meninggalkan aku…, yang merupakan penggenapan atas Mazmur 22 di atas tadi. Keduanya menjelaskan bahwa Kristus yang sudah dijanjikan sudah datang dan sudah pula digenapi di dalam diri Yesus, yang bahkan perkataan untuk mendekati ajalNYA saja sudah tertulis di kitab-kitab terdahulu (PL atau Tanakh), yaitu dari Mazmur 22, eli eli lama azavthani

6 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. Karena berteriak eli eli lama sabakhtani yang artinya Allah, Allah mengapa engkau meninggalkan aku. Berarti itu manusia bukan Tuhan. Jelas ya!!!

    • @isa nusantara

      Terimakasih atas kunjungan saudara…

      Kitab Suci Perjanjian Lama dipenuhi oleh berbagai macam nubuatan tentang Mesias, Juru Selamat yang akan datang menebus manusia.
      Salah satunya adalah Mazmur 22, nubuat tentang Mesias yang menderita bahkan sampai berteriak “Eli, Eli, lama sabakhtani”.

      Nah Firman ALLAH harus terjadi, dan tentu nubuat harus digenapi, sehingga jika saudara mengaminkan bahwa YESUS berteriak “Eli, Eli lama Sabakhtani”, berarti saudara mengaminkan bahwa YESUS-lah Mesias, Kristus yang dinantikan itu.

      Jika saudara mengaminkan bahwa DIA-lah yang berteriak “Eli, Eli..” tadi maka saudara juga harus mengaminkan bahwa DIA-lah yang menyelamatkan dunia ini dari dosa-dosa kita.

      sehingga nubuat yang lainnya akan terpenuhi,
      Matius 1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

      Yang menyelamatkan dosa disebut Juru Selamat;
      dan
      camkanlah kata Kitab Suci berikut:
      Yesaya 43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku

      jadi menurut saudara siapakah YESUS yang telah menyelamatkan dosamu?
      (jawablah dalam hati)

      salam

  2. Dan trinitas itu bikinan manusia, dan disahkan oleh Kaisar Konstantin pada 325 Masehi. Alkitab 300 an dibakar, tetapi beruntung masih ada yang diselamatkan dan disimpan di Gua Qumron, yang isi semuanya Tauhid, Keesaan Allah. Gitu teman.!!!

    • @isa nusantara

      Ajaran/dogma tentang trinitas telah dimulai jauh sebelum abad 3, abad ke tiga melalui konsili hanya mensahkan apa yang sudah dianggap diterima oleh Kekristenan Orthodox.
      Ajaran/dogma itu sendiri terlahir dari hasil pemikiran/penelahaan mengenai Kitab Suci.
      contohnya Yohanes 1:1
      Ddikatakan Firman adalah Allah, Firman menjadi manusia namaNya YESUS

      Jadi pondasinya sudah ada di Kitab Suci, tetapi dirumuskan oleh bapa-bapa gereja kemudian.

      Analoginya begini dari dulu benua Amerika itu sudah ada, cuman setelah orang-orang pendatang mengunjungi benua itu macan Amerigo Vesvicci, Cheng Ho, Colombus barulah dikatakan ditemukan benua baru, namanya Amerika. Jadi benua itu sendiri sudah ada dari sononnya, cuman baru dinamai setelah penjelajah-penjelajah mengunjunginya.

      Gua Qumron memang banyak ditemukan manusicript2 “ke-Kristenan”. Tetapi dari sekian penelitian dari sekian manuscript itu dipastikan kitab-kitab yang ditemukan adalah kitab-kitab orang Gnostic, yaitu mereka yang ditentang amat sangat oleh Rasul-Rasul/Murid-murid YESUS..

      salah satu ajaran Gnostic tertuang dalam Injil Thomas yang ditemukan di Qumran, mengatakan
      1. Bahwa YESUS adalah Roh sehingga tidak mungkin disalibkan, jadi pada saat penyaliban Yesus ditukarkan oleh orang lain<– perhatikan ajaran ini terus mengalir sampai ke nabi di abad 6 dan ajaran ini nyata2 telah dinyatakan salah oleh Rasul-rasul awal murid Yesus sendiri yang adalah saksi penyaliban.

      2. Bahwa Injil secara rahasia hanya diberikan kepada Thomas,<– ini sangat identik dengan nabi-nabi/rasul-rasul palsu yang mengklaim bahwa wahyu hanya diberikan kepada seorang secara eksklusif, Kitab SUCI Alkitab sama sekali tidak seperti itu, selalu ada orang lain yang dipilih sebagai pengkonfirmasi, saksi, contohnya Surat-surat Paulus dikonfirmasi Oleh Rasul Petrus, Rasul Yohanes, Rasul Yakobus, d.l.l

      saya sarankan saudara mendalami saja temuan Qumran, siapa tahu saudara bisa menemukan link/kesamaan antara setiap nabi/rasul palsu.

      salam

      • Saudaraku parhobass …

        Anda memberikan contoh tentang benua Amerika dengan menjelaskan suatu REALITAS … Keberadaannya … Dimana keberadaannya itu hanya dipertegas dengan suatu penyebutan. Benua AMERIKAnya sendiri itu tetap ada seperti itu. Demikian juga dengan soal YESUS … Anda menjelaskan hal itu bahwa Dia itu TUHAN … Hanya ditegaskan saja … Eksistensinya ya seperti itu bahwa dia itu memang TUHAN ? Tapi anda LUPA satu hal yaitu HISTORISISME ? Soal KESEJARAHAN ? Siapakah yang MENYEBUT YESUS sebagai ANAK ALLAH ? Orang NON KRISTEN ? Atau ORANG KRISTEN sendiri ? Mudah kan MENJAWABNYA ? Terus kapan seorang ANAK bisa menjadi BAPAK dalam hal EKSISTENSI ini ? Coba anda JELASKAN METAMORFOSIS YESUS dari SEBUATAN ANAK ALLAH menjadi ALLAH itu SENDIRI ? Kapan dan kenapa ?

      • Saudara Hari;

        Yang saudara ajukan adalah masalah ajaran TRINITAS,
        jadi realitanya adalah analogis dengan Amerika yang saya sebut.
        Meski benua itu telah ada, tetapi baru setalah para petualadang datanglah nama itu diberikan, TRITUNGGAL juga demikian, konsep itu sudah tertanam di dalam ALKITAB, meski baru setalah itulah bapa-bapa Gereja menamakannya seperti itu.

        YESUS adalah TUHAN,… ketidakyakinan saudara dan ketidakmampuan saudara menerima konsep TRITUNGGAL jangan paksakan untuk menyimpulkan bahwa TRITUNGGAL itu salah atau tidak realistis.Analoginya sbb, saudara mungkin tidak memahami apa itu Persamaan Matematis ordo tinggi, tetapi bukan karena ketidakpahaman saudara persamaan matematis ordo tinggi menjadi tidak ada.

        Matius 27:43 Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah.”

        YESUS mengatakan diriNYA adalah ANAK ALLAH,.. dan oleh karena itulah dianggap penghujat, perusak agama, nah jika saudara menolak YESUS adalah ANAK ALLAH, berarti ada kemiripan saudara dengan orang-orang YAHUDI yang menolah YESUS kala itu..

        Arti kata ANAK selalu saudara anggap sebagai hasil biologis, itu masalah saudara, saya katakan saya anak Indonesia, tetapi sampai kiamatpun saya tidak akan pernah dilahirkan/diperanakkan oleh Indonesia, karena Indonesia tidak memperanakkan, tidak melakukan hal-hal biologis.
        Saudara mengatakan TRINITAS, tetapi tiba2 saudara berkata ANAK menjadi BAPA? ngawur sekali.
        Singkatnya begini.
        ALLAH itu KEKAL dan ROH hakikatNYA.
        ALLAH adalah BAPA, Firman (ANAK), ROH KUDUS yang ESA.
        Firman (ANAK), diutus menjadi manusia, dinamai YESUS.
        Dalam pikiran ALLAH adalah TIGA, tetapi apa yang tampak adalah ESA.
        Analoginya:
        Manusia tampak hanya satu, tetapi secara konsep dia adalah tiga yaitu jiwa, raga dan roh.

        Di sini terlihat perbedaan konsep ALKITAB dengan konsep keyakinan saudara.
        Konsep KITAB SUCI ALKITAB adalah FIRMAN yang KEKAL yang seesensi dengan ALLAH suatu saat pernah menjadi manusia, dan setelah dalam keadaan manusia misiNYA selesai, IA kembali ke Sorga.
        Konsep keyakinan saudara adalah YESUS yang adalah peranakan dari ALLAH yang adalah manusia berubah menjadi ALLAH…

        terlihat kontras kesalahan keyakinan saudara.

        YESUS menjadi manusia, karena ALLAH adalah KEKAL dan IA adalah PENYAYANG, Maha KASIH.
        .

        Salam


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: