1+1+1=3

Januari 15, 2010 pukul 11:23 am | Ditulis dalam Apologet | 9 Komentar
Tag: ,

1+1+1=3

Marilah melihat konteks, tidak usah jauh-jauh ke pengembangan matematis atau fisika yang lain.
Ini murni sebagai berikut:satu ditambah satu ditambah satu sama dengan tiga.

Dari ujung bumi sampai ke ujung bumi tidak akan ada yang protes.
Lalu masalahnya dimana?

TIDAK ADA MASALAH.

Kita juga tahu 1 + 1 + 1 = 3, yang kita tidak pahami dari penyanggah adalah….
1 di atas bukan mewakili esensi, tetapi mewakili pribadi. (Kita di dalam kualitas orang yang mempercayai tafsir atau ajaran tritunggal, karena banyak juga yang tidak mempercayainya walaupun mengaku mengenal Alkitab)

Bapa, Anak dan Roh Kudus benar adalah 3 Pribadi,… tidak dapat di sangkal, jumlah numeric adalah 3 Pribadi…
1 Pribadi + 1 Pribadi + 1 Pribadi = 3 Pribadi

TIDAK ADA MASALAH

Yang menjadi masalah dimananya?
Tentu di penyanggah dan penuduh.

Sebab keterbatasan kepercayaan telah mengganti Pribadi tadi dengan Esensi yang kemudian dengan berani membuat rumusan sendiri sebagai berikut:

1 Allah (esensi) + 1 Allah (esensi) + 1 Allah (esensi) = 3 Allah (esensi)

Pertanyaan,… siapa juga yang pernah di sejarah ajaran ketritunggalan yang membuat rumusan begini,
yang ada adalah…

1 Pribadi (Esensi Allah) + 1 Pribadi (Esensi Allah) + 1 Pribadi (Esensi Allah) = 3 Pribadi (Esensi Allah)

Jadi?

Ya Allah adalah ESA… dah 6000 tahun koq diwarning.

Tri itu bukan Tiga Allah, itu adalah tiga Pribadi
Tunggal itu adalah Allah… karena Allah Hanya SATU.

Jadi Tritunggal?

adalah ajaran yang berkata : Allah yang ESA dengan Tiga Pribadi
siapa 3 Pribadi itu, Bapa, Firman dan Roh, so Allahnya ?
TUHAN…

jadi TUHAN adalah Bapa dan Firman dan Roh yang esa.

1+1+1=3
rumusan inipun terlalu dipaksakan sebenarnya….
masak TUHAN dipaksa masuk angka-angka… gila ajah kali.
Tetapi keterbatasan manusia tidak dikesampingkan oleh TUHAN, DIA mau dan rela untuk itu. Jadi manusia aja mau!!!…

About these ads

9 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. Saya perhatikan dari tulisan-tulisan bapak, banyak membahas soal Tritunggal. Ada concern khusus???

    • tidak ada…, atau mungkin ketertarikan yang luar biasa saja atas doktrin ini…

      Bisa dimengerti tetapi susah untuk diucapkan….

      gimana gitu… hehehe…
      untuk ducapkan saja susah yah,
      gimana orang yang tidak mengerti dapat menerima, hehehe

  2. Lae..
    Apa kabar..
    Saya boleh tanya..
    Yang lae kirimkan itu saya kurang mengerti maksudnya… bisa di jelaskan lebih lanjut..
    Biar pertanyaan nya mantep..
    Thanks ya.
    (boleh hapus_)

  3. @ Jelasnggak
    Yang lae kirimkan itu saya kurang mengerti maksudnya… bisa di jelaskan lebih lanjut..
    .
    .
    Kabar baik mas terkasih..
    Saya jawab pembukaannya ya mas.. hr Senin tgl 18 nanti br dijawab sdr Parhobas dgn terinci.
    .
    .

    Gambaran yg dimaksud sdr Parhobas adalah gambaran dari Allah yg berasal dari sudut pandang Kristus. Kita tahu bhw ajaran Allah Yang Maha Esa jikalau ditinjau dari sudut bhs manusia adalah sesuatu Zat Ilahi yg Tunggal dan satu-satunya Allah. Tiada Tuhan melainkan Allah. Hanya satu tidak ada yg lain. Tetapi kedatangan Kristus dan perkataanNya membuka gambaran yg terselubung selama berabad-abad ternyata sebenarnya ada 3 Pribadi Yang Maha Kudus dalam satu penyebutan yang ternyata kita kenal sbg ALLAH YANG MAHA ESA.
    Kita dpt lihat pd bangunan segitiga sama sisi, yg memiliki panjang dn ukuran yg sama. Ketiga sisi itu memiliki kaitan yg setara satu sama lain, nah justru jikalau kita ambil garis salah satunya maka bangunan tsb bukan lagi disebut bangunan segitiga. Demikian juga Allah yg kita sembah itu , tidak akan kita sebut lagi Allah jikalau ketiga Pribadi didalamnya itu kita abaikan dan tidak kita sebut. Kepada siapa kita memberi hormat dan penyembahan kpd salah satu diantaraNya maka kita telah memuliakan ALLAH YANG MAHA ESA.

    Dalam kesetaraan yg kekal itu gelar masing-masing ketiga Pribadi Yang Kudus itu menunjukkan kasih yg tidak terpisahkan antara satu dengan yg lain. Gelar Bapa dan Anak hanya menunjukkan kasih yg sempurna krn Kristus merendahkan diriNya kpd BApaNya. Dan Bapa sudah menyerahkan penciptaan dan kekuasaan kpd AnakNya karena Bapa sudah pasti dimuliakan didalam AnakNya yg sangat Dia kasihi. Roh Kudus adalah Pribadi ketiga Allah yg keluar dari Bapa dan Anak itu sendiri. Mereka sekehendak dan tiada terpisahkan . Karena itulah inti kepercayaan Kristiani dalam TriTunggal Yang Maha Besar Lagi Maha DAHSYAT.

    Semoga mendapat pencerahan.
    Salam KASIH ya mas…

    • Lae Robinson,

      supaya tidak terjadi kekeliruan,
      lae jelasnggak buka bertanya tentang tulisan saya,
      saya sempat ngirim pertanyaan supaya dimuat di blognya dia,
      tetapi pertanyaan saya kurang jelas, jadi dia menanyakan penjelasan lebih lanjut…

      tetapi terimakasih buat tulisan lae…
      Semoga seisi rumah, keluarga, lae diberkati Tuhan Yesus.. Amin

  4. Wah, kok hitam tulisannya?

    • di-block ajah bisa dilihat koq isinya di dalam…

      itu untuk menghindari kekeliruan saja, saya kira lae Sihotang sedang menjawab jelasnggak, padahal jelasnggak sedang tidak bertanya tulisan saya melainlah hal lain..

      salam

  5. Saya yakin sekali untuk memahami Tritunggal harus memakai ILHAM ROH KUDUS..Tidak mungkin memahami Tritunggal dengan memakai NALAR YANG SEHAT… Benar begitu parhobbas?

    • saya masih sehat saudara jalanibrahim….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: