Yang Telah Ada
Oktober 20, 2009 pada 1:59 pm | Ditulis dalam Apologet | 11 KomentarKaitkata: akhir, akhir zaman, Kristus, manusia Yesus, Yang Telah Ada, Yesus
Kita tentu mengenal Yohanes Pembabtis. Ia adalah anak dari Zakharia dan Elizabeth. Perihal kelahirannya, Zakharia mendapat berita dari “sosok” yang di Bait Allah, dan setelah itu ia mendapati istrinya yang mandul mengandung.
Kitab suci menulis:
Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya: “Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”
lalu dilanjutkan
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret
Pada usia kandungannya 6 bulan, Gabriel pergi menemui Maria, seorang perawan. Memberitakan berita bahwa Maria akan mengandung, kandunganya dikandung daripara Roh Kudus, Yesus namaNya.
Jadi ada selisih sekitar 6 bulan antara Yohanes dengan Yesus, Yohanes lebih tua paling tidak 6 bulan.
tetapi coba perhatikan kesaksian Yohanes pembabtis di
Yohanes 1:15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.”
Secara jasmani Yesus lebih muda 6 bulan, lalu apakah yang disebut Yohanes ini? Dia telah ada sebelum aku?
(kita teringat langsung ke Yoh. 8:58 Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”)
Yohanes sedang menceritakan Roh Kristus (Yesus sedang menceritakan Roh Kristus di dalam perihal “ada” sebelum Abraham).
Yesus adalah Tuhan karena Ia esa dengan Roh Kudus, dan Roh Kudus adalah ALLAH, Roh Tuhan ada pada Yesus. (Yesaya 11:2, Lukas 4:18)
Wahyu 1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”*
Dia Ada sekarang, Roh Kudus di dalam kita, Ia sudah Ada, yang dituliskan di Alkitab, dan akan datang kelak di akhir zaman.
Bapa dan Anak
Oktober 20, 2009 pada 8:09 am | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan KomentarKaitkata: Bapa dan Anak, Kristus, Mesias
1 Yohanes 2:20-22
| TB | BIS | FAYH |
| Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya. | Tetapi kalian sudah menerima Roh Allah yang dicurahkan oleh Yesus Kristus dan itu sebabnya kamu semuanya mengenal ajaran yang benar. | Tetapi Saudara tidak demikian, karena Roh Kudus telah datang ke atas Saudara dan Saudara mengenal kebenaran. |
| Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran. | Jadi saya menulis ini kepadamu bukannya karena kalian tidak mengenal ajaran yang benar, tetapi malah karena kalian sudah mengenalnya, dan kalian juga tahu bahwa tidak ada dusta dalam ajaran yang benar itu. | Jadi, surat ini saya tulis kepada Saudara bukan seolah-olah kepada orang yang tidak mengenal kebenaran, melainkan sebagai peringatan kepada Saudara yang dapat membedakan yang benar dari yang salah. |
| Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak. | Yang berdusta adalah orang yang berkata bahwa Yesus bukannya Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah. Orang itu Musuh Kristus; ia tidak mengakui Bapa maupun Anak. | Siapakah pendusta yang paling besar? Orang yang mengatakan bahwa Yesus itu bukan Kristus. Orang semacam itu anti Kristus, sebab tidak percaya kepada Allah Bapa dan kepada Anak-Nya. |
Tulisan Yohanes ini ditujukan kepada Jemaat awal, yang pada kondisi pengajaran sesat sudah/selalu mengganggu dan memutarbalikkan sesuatu, salah satu diantaranya adalah Gnostic (ajaran sinkritisme, menggabungkan beberapa ajaran yaitu filosofi Yunani, Yudaisme, dan Kekristenan, yang mengatakan sifat dualisme, dimana manusia adalah tempat jiwa terperangkap dan diciptakan oleh tuhan yang tidak sempurna).
Tetapi buku Yohanes ini juga menjadi jawaban kepada semua ajaran-ajaran yang tumbuh sampai Maranatha (Sampai Tuhan kembali lagi).
Apakah yang dijawabnya?
A. Tentang Tuhan-Roh dan kebenaran
1. Bahwa pengajaran datang dari Tuhan sendiri.
2. Tuhan memberikannya kepada semua orang yang percaya di dalam Roh
3. Orang yang mendapat karunia Roh, akan mengerti kebenaran
4. Karena Roh adalah sumber dan Roh adalah Tuhan maka pengajaran itu pasti Benar.
B. Tentang Bapa dan Anak
1. Bahwa Anak adalah dari Tuhan
2. Tuhan harus menjadi Anak untuk Penyelamatan/Penebusan, disebut Kristus/Mesias
3. Kristus dalam keadaanNya sebagai manusia telah mati, bangkit, naik ke sorga dan Ia dipanggil Bapa
Jadi orang yang percaya Bapa/Tuhan, tentu akan mengetahui pikiran Bapa dari Roh yang diberikanNya, karena Roh mengetahui semua pikiran Allah, sebab Ia Allah, diantara sekian pikiranNya adalah Ia akan turun ke bumi, untuk menyelamatkan manusia, Ia sudah turun, bahkan harus mati, karena memang harus mati demi kepenuhan misiNya, dan dibangkitkan. Kenapa kita yakin Dia bangkit? karena saksi kita banyak, rasul dan bapa iman, tetapi saksi lebih kuat datang dari Allah sendiri yaitu Dia yang membangkitkanNya, yaitu ROH.
c. Tentang Pendusta
- Yaitu yang tidak mempercayai Bapa
- Yaitu yang tidak mempercayai bahwa Bapa telah datang untuk menyelamatkan manusia, Mesias
- Yaitu yang percaya Mesias datang, tetapi tidak mengenalNya
- Yaitu yang percaya Mesias telah naik ke sorga, tetapi tidak menerima pengajaran dari RohNya
- Yaitu yang menerima pengajaran dari RohNya, tetapi tidak meyakini kesalamatan yang di dalamNya
- Yaitu yang percaya Allah, tetapi mengejar keselamatan dengan merampok
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
