Karena Ia adalah Gembalaku
Oktober 10, 2009 pukul 2:14 pm | Ditulis dalam Apologet | 2 KomentarKaitkata: Gembalaku

Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?
Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.
“Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
—————— dari Mazmur 144:3-4, Matius 18:12, Mazmur 23:1-3
2 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Untuk itulah Kristus datang ke dunia, spy menyelamatkan orang-orang yang hilang dari Allah. Sebab Dia tidak diutus utk orang-orang benar dan tidak berdosa tetapi untuk orang-orang tidak benar dan yang berdosa. Karena semua manusia adalah orang-orang berdosa. Sehingga nyatalah kasih Allah bagi semua manusia yang ada dimuka Bumi ini. Sebab barangsiapa manusia menganggap dirinya tidak berdosa dan tidak butuh Juruselamat itu, berarti dia adalah pembohong dan pendusta yg kekal.
Comment by Robinson Agus Sihotang— Oktober 11, 2009 #
tepat sekali lae
Comment by parhobass— Oktober 12, 2009 #