Leganya hatiku
September 24, 2009 pada 12:22 pm | Ditulis dalam Apologet | Tinggalkan KomentarKaitkata: keselamatan

Ketika kekuatan kita tidak sanggup membujuk Allah,
Ketika semua ketulusan kita tidak sanggup memalingkan WajahNya,
Ia berkata, “Dosamu sudah dihapuskan seluruhnya,
mari bergabunglah dengan Aku”.
“Oh, dengan tawaran ini, leganya hatiku”…
Paulus
September 24, 2009 pada 11:25 am | Ditulis dalam Apologet | 52 KomentarKaitkata: Mesias, Paulus, Yesus
Paulus, Saulus, adalah seorang yang banyak disalah mengerti.
Ia disalah mengerti oleh para pendahulu kita.
Paulus adalah mantan pembantai pengikut Kristus.
Mereka mengikut Kristus karena mereka percaya bahwa Sang Mesias yang dinanti-nantikan yang dituliskan oleh para Nabi, para bapa leluhur, sudah datang di dalam YESUS. Allah yang adalah ROH telah menjadi manusia di dalam Yesus.
Tetapi Paulus yang ini, Saulus, tidak melihat tanda pemulihan Yesus atas Israel, Ia tidak memimpin kerajaan yang membawa Kedamaian dan kemenangan yang gilang gemilang atas umat ALLAH, Israel.
Sehingga ia, dengan keteguhan imannya di dalam SANG ADONAI, yang tentu tidak diragukan lagi, dan karena setiap bangsa Israel yang mengimani TUHAN YANG ESA wajib dihapuskan dari muka bumi ini, karena perintah TUHANNYA…
Keluaran 20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
Ulangan 8:19 Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa;
Ulangan 13:1-3 Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya, maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.
…,itulah sketsanya.
Saulus yang ini, Paulus, pada akhirnya dijamah oleh SANG ADONAI, lalu…. tepat sekali, ia telah menjadi pejuang iman,.. sayangnya masa lalunya telah menjadikan segala prasangka. Cara TUHAN memakai dia sangat luar biasa, bahkan murid-murid yang setia menemani Guru mereka selama hidupNya-pun menaruh curiga, prasangka yang buruk.
Ia disalah mengerti oleh sesama kita.
Entah bagaimana, yang pasti kita tahu, Paulus telah mengetahui tentang begitu banyak rahasia.
Dan setiap orang yang rahasianya diketahui memang agak membuat gerah juga. Kadang kalaupun rahasia kita benar adanya, tetapi cara pengungkapan yang keras dan tepat membuat kita grogi, membuat kita membual.
Paulus dilimpahkan begitu banyak rahasia ALLAH, sama seperti setiap hamba ALLAH dimanapun dan kapanpun
Rahasia ALLAH;
1 Korintus 4:1 Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.
Rahasia Allah apaan?
1Timotius 3:16 Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: “Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.”
Paulus mengetahui rahasia sebangsanya:
Roma 11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
dan Paulus juga mengetahui rahasia pekerjaan Iblis:
2 Tesalonika 2:7-10 Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
Dan karena mengetahui rahasia inilah ia harus dipenjara, bahkan mati.
Filipi 1:13 sehingga telah jelas bagi seluruh istana dan semua orang lain, bahwa aku dipenjarakan karena Kristus.
Karena prasangka inilah ia menjadi martir.
Sekarang kita yang hidup ini, mau berprasangka tanpa bukti? atau mau mewarisi kemartiran Paulus?
Atau bermain intelijen?, seru lho, dengan mewarisi iman Paulus, maka banyak rahasia yang akan kita tahu.
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
