Mencari TUHAN
Agustus 27, 2009 pukul 3:18 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | Tinggalkan komentarKaitkata: hikmat, mencari TUHAN
Banyak orang, katakanlah filsuf, agamawan/wati, mencari TUHAN.
Dengan berbagai cara, termasuk di dalamnya penalaran-penalaran.
Seperti mencari jalan turun dari gedung bertingkat seratus, Tidak mau melalui pintu, juga tidak berani meloncat ke bawah.
Sebab sekali mereka berani memilih, mereka akan “terjerambab” di dalamnya, itulah yang ditakutkan.
Manusia yang mengatakan dirinya “wah” dalam pemikiran tidak mau dikekang, bebas.
Sehingga … ya mereka juga adalah produk dari pemikiran..”menyamai YANG MAHA TINGGI”.
Oleh karena inilah makanya orang berhikmat di dunia tidak mau menggapai hikmat Kristus. Sehingga firman,”Yang berhikmat di dunia dianggap bodoh”, sangatlah benar. Karena orang yang “berhikmat” sorgawi adalah orang yang terpilih, dipilih, sehingga hikmatnya jelas berbeda.
Ditemukan lebih nikmat, walau terkadang disia-siakan, daripada mencari-cari.
Dan ingatlah firman ini, “Tidak ada satupun yang dapat melihat TUHAN”.
tentu.. yang berhikmat di dunia akan mencari dalih… lho… Israel bisa,.. Yesus..?
hmmm lihatlah.. yang berhikmat di dunia memang tidak mengerti TRITUNGGAL.
Bahkan ada mereka ini yang mengklaim arogan akan setiap jawaban dari hikmat sorgawi, tetapi dengan alasan apapun, dengan jawaban apapun, mereka tidak akan dapat menerimanya.
Sekali lagi karena memang sudah berbeda.
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
