Tidak memahami dosa, menolak Kristus

Agustus 25, 2009 pada 10:08 am | Ditulis dalam Apologet | 7 Komentar
Kaitkata: , ,

Dosa asal. Banyak pengajaran yang menolak bahwa dosa Adam diturunkan sampai ke manusia terakhir kelak. Terkadang dengan mengambil alkitab yang sama, firman,”Dosa bapa tidak ditanggungkan ke anaknya”, dosa asal dibenturkan keras. Bahkan isu korupsi dan inkosistensi Alkitab merebak. Menyedihkan sekali.

Dosa dalam rangka yang sangat tepat adalah terpisah dari image Kristus yang telah diberikan kepada manusia sewaktu menciptakan manusia.
Karena Kristus adalah TUHAN, dan TUHAN adalah baik, maka image tersebut tentulah baik. Terlebih ditegaskan lagi bahwa semua ciptaan itu baik adanya. Jelas semuanya baik karena yang menciptakan adalah SANG BAIK.

Si Iblis, yang sedari awal memang ingin menyamai Yang MAHA TINGGI, berusaha menarik manusia keluar dari atribut baik itu, hebatnya dia berhasil.
Keberhasilan iblis inilah yang ditanggung manusia sampai kapanpun yaitu, kematian, penderitaan, dan semua produk-produk dekaden lainnya. Bahkan bumi berserta isinya terkena imbas yang sangat luar biasa, padang gurun, banjir, gempa dan semua bentuk kerusakan lainnya. Bahkan si iblis itupun dihukum. Ciptaan itu menjadi terkutuk. Ya iblis dan sobatnya manusia pertama itu berhasil sudah, mereka berhasil keluar dari yang baik menjadi yang rusak.

Serius sekali bukan terpisah dari baik?
Yang tidak menganggap itu tidak serius adalah si Iblis itu sendiri, karena memang semuanya itu adalah buah dari pekerjaannya sedari awal, dia mencari sekutu untuk memberontak, untuk “mengkudeta” tahta ALLAH.

Ketika kita mendengar firman, “Mata ganti mata, gigi ganti gigi”, sangat tepat sekali. Yesus menggenapinya. Ia melunasi dosa Adam, keterpisahan dari ALLAH, Ia mengganti kutuk itu menjadi hidup. Kristus membangun kembali jembatan ROH kepada ALLAH, lalu dilanjutkan,“tetapi Aku berkata kasihilah musuhmu”. Setelah Yesus menggenapi Firman manusia ganti manusia, Adam (manusia pertama) ganti Adam(Anak Manusia), maka Ia merombak hukum yang sudah Ia genapi itu agar kembali ke HUKUM AWAL, yaitu melakukan HUKUM IMAGE KRISTUS, image TUHAN, yaitu diciptakan untuk berbuat baik.

Bersyukur, dan memang hanya kata syukurlah yang bisa kita ucapkan. Bagaimana tidak, lihatlah ini..
..keterpisahanmu sudah dihapuskan,
..bukan karena kekuatanmu,
..bukan karena pekerjaanmu,
dan terlebih lagi kamu dipilih di dalamnya untuk masuk dalam “pesta” rohani yang hebat.
Curang, sering kali kita berbuat curang. Segala anugerah itu membuat kita buta untuk bersyukur, bahkan sering masih terjerambab dalam kebodohan-kebodohan.

Jangan bermimpi. Kutukan TUHAN atas manusia dan alam semesta masih berlaku. Bahkan dunia dikuasai oleh kegelapan. Anda masih bisa mati, Anda masih merasakan derita, dunia meradang, tetapi kematian yang tadinya adalah tembok besar, YESUS telah ubahkan menjadi gerbang menuju RUMAH BAPA di Sorga. Maut telah dikalahkan.

Semua rahasia ini tidak dapat dimengerti oleh Iblis,
ia menolaknya, ia memelintirnya, ia memutarbalikkan pikiran,
dan pada ujungnya… yang tidak memahami dosa asal adalah menolak Kristus.

Jangan mau iblis menularkan pekerjaannya kepada Anda, biarlah dia berhasil sekali saja.

Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.