Tuhan Yang Maha Kuasa
Agustus 5, 2009 pada 5:33 pm | Ditulis dalam Apologet, Pemikiran, Saya melihat | 1 KomentarKaitkata: Alkitab, Baik, Tuhan
Setiap orang yang menulis Alkitab, setiap orang yang tertulis kehidupannya di sana, kita bisa melihat.
Mereka adalah orang-orang biasa seperti kita. Artinya dalam hal dicobai dan diuji.
Jatuh dan bangun di dalam Tuhan.
Adakah sesuatu yang baik keluar dari sesuatu yang tidak baik?
Dalam hal ini, adakah orang yang tidak baik bisa menuliskan yang baik di dalam Alkitab yang baik?
Tuhan Maha Kuasa, hanya itu yang bisa menjawab.
Entah bagaimana Ia bisa menggunakan Salomo si poligamist sejati itu,
entah bagaimana Ia bisa menggunakan Bileam si nabi itu,
entah bagaimana Ia bisa menggunakan Yunus yang keras kepala itu…
Ya Dia Maha Kuasa. Dia mengendalikan segalanya.
Atau semakin nyatakah bahwa memang Alkitab diinspirasikan oleh Roh Tuhan?
Dia berfirman, Firman ini… Kitab Suci ini.. Alkitab ini.. jangan kamu tambahi jangan kamu kurangi…
Yang baik ini jangan ditambahi, jangan dikurangi..
jika,
B = Baik, Alkitab
maka: B+1
atau: B-1
bukanlah Baik, itu sudah tidak murni, itu sudah melenceng.
Tuhan Yang Maha Kuasa, bisa dikenal, bisa diikuti, bisa mengilhami hanya dengan melihat, merasakan, mendalami dari yang B.
Engkau satu-satunya, tetapi Yesus?
Agustus 5, 2009 pada 9:12 am | Ditulis dalam Apologet | 4 KomentarKaitkata: Bapa, Esa, Tritunggal, Yesus
semua ayat diambil dari: sabda.org dan http://Alkitab.Otak.Info
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Atau dari BIS:
Yohanes 17:3 Inilah hidup sejati dan kekal; supaya orang mengenal Bapa, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang diutus oleh Bapa.
Keterpakuan kepada ayat ini membuat kebingungan luar biasa.
Cara pemecahan memang membuat kesimpangsiuran.
Jika kita memecah Oknum-oknum di ayat ini maka akan sangat mudah untuk menyelesaikannya.
1. Engkau, Allah, Bapa, satu-satunya Allah yang benar, yang mengutus
2. Yesus Kristus, yang diutus.
a.d. 1. Yang mengutus
Siapa Dia ?
Yesaya 45:18 Sebab beginilah firman TUHAN, yang menciptakan langit, –Dialah Allah–yang membentuk bumi dan menjadikannya dan yang menegakkannya, –dan Ia menciptakannya bukan supaya kosong, tetapi Ia membentuknya untuk didiami–:”Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain.
Dia berfirman:
Yesaya 9:6 (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
a.d. 2 Yang diutus
Siapa Dia ?
Yesaya 61:1-3; Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka “pohon tarbantin kebenaran”, “tanaman TUHAN” untuk memperlihatkan keagungan-Nya.
Dia berfirman:
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Kata kuncinya?
ROH TUHAN.
TUHAN memberikan ROHNYA untuk mendiami daging, menjadi daging di dalam Yesus, sehingga Ia disebut Kristus. Karena hanya IA TUHAN, dan hanya satu, tidak yang lain, maka ROH TUHAN juga hanya satu, tidak ada yang lain, maka Mesias juga hanya satu, tidak ada yang lain.
Karena Mesias hanya satu, maka hanya Ia-lah yang mengenal TUHAN, BAPA. Sebab hanya TUHAN yang mengenal TUHAN. Sebab Roh Yesus adalah ROH TUHAN. Dan ROH TUHAN adalah TUHAN.
Jadi,
apakah kita sudah mengenal TUHAN?,
kalau YA, ikutlah…
apakah kita sudah mengikuti TUHAN?,
kalau YA, diamlah di dalamNya
apakah kita sudah diam di dalam TUHAN?,
kalau YA, bertahanlah, pikullah salibmu…
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
